More
    Beranda blog Halaman 25

    Aruna Senggigi Rayakan Anniversary ke 9 dengan Semangat Bangkit dan Berbagi

    HarianNusa, Lombok Barat – Menjelang perayaan hari jadinya yang ke-9, Aruna Senggigi Resort and Convention menggelar Media Gathering bertema “Bound For Greatness – Celebration to 9th Anniversary” di Seaview Aruna Senggigi, Kamis (7/8) malam. Acara ini dihadiri pimpinan dan jajaran manajemen Aruna Senggigi, serta puluhan awak media baik cetak, online, dan elektronik.

    General Manager Aruna Senggigi, Yeyen Heryawan, dalam sambutannya menyebut momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemanasan menuju puncak perayaan ulang tahun Aruna Senggigi pada 18 Agustus 2025 mendatang.

    “Sesuai tema Bound For Greatness, kami ingin bangkit kembali setelah menghadapi berbagai tantangan di tahun 2025, termasuk efisiensi dan isu terkait hak siar atau hak cipta musik,” ujar Yeyen.

    Menjelang hari jadinya, Aruna Senggigi telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosial, di antaranya donor darah, Good Nineteen, aksi bersih pantai di Senggigi, dan bakti sosial di Panti Jompo Mandalika.

    Yeyen berharap, program tersebut tidak hanya menjadi perayaan internal, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

    “Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir dan selalu mendukung perjalanan Aruna Senggigi,” pungkasnya.

    Acara Media Gathering ini dimeriahkan dengan berbagai  Door Prize menarik, berupa sejumlah voucher menginap di Aruna Senggigi, Rice Cooker, Blander, Mixer, kipas Angin, Mesin Cuci hingga TV 32 Inc, dan lainnya. (F3)

    Ket. Foto: General Manager Aruna Senggigi Resort and Convention, Yeyen Heryawan saat memberikan sambutan pada acara Media Gathering Anniversary Aruna Senggigi ke 9. (Ist)

    Rayakan HUT RI ke-80, FSKR dan SMSI NTB Gelar Lomba Mancing di Ranggagata

    HarianNusa, Mataram – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, yang mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, warga Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, siap berkolaborasi menyelenggarakan Lomba Mancing Merdeka yang terbuka untuk umum, Sabtu, 16 Agustus 2025.

    Acara unik tersebut digagas Forum Silaturrahmi Keluarga Ranggagata (FSKR), bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTB, media online gatanews.id, dan Pemerintah Desa Ranggagata. Rencananya, kegiatan akan digelar mulai pukul 09.30 Wita hingga selesai, di Embung Eat (kali) Berobot, tapal batas Lombok Tengah dengan Lombok Barat.

    Ketua FSKR, H. Maskur, S.Pd., mengatakan jika kegiatan itu lebih dari sekadar lomba mancing biasa.

    “Ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi antara warga desa dan para perantau asal Ranggagata. Semangat kemerdekaan kami rayakan dengan cara yang menyenangkan, tapi juga penuh makna,” ujar Maskur dengan antusias, Kamis (7/8/2025), di Mataram.

    Tema kegiatan tahun ini yakni “Merajut Kebersamaan dalam Bingkai Kemerdekaan Menuju NTB Makmur Mendunia”, yang sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dan promosi potensi desa.

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan desa, sekaligus sebagai model kolaborasi antara komunitas perantau, pemerintah desa, media, dan organisasi masyarakat.

    “Merdeka bukan hanya soal seremonial, tapi juga bagaimana kita bisa saling rangkul, bersatu, dan maju bersama. Itulah semangat yang ingin kami tanamkan, dalam Lomba Mancing Merdeka ini,” tutur H. Maskur.

    Ketua SMSI NTB, H. Abdus Syukur, S.H., yang juga wartawan senior san ahli pers menambahkan jika kegiatan tersebut bukan hanya soal hiburan, tetapi juga bentuk nyata dukungan media dalam mempromosikan potensi lokal dan pariwisata desa.

    “Melalui media, termasuk gatanews.id yang merupakan bagian dari SMSI, kami ingin tunjukkan bahwa desa seperti Ranggagata, memiliki kekayaan alam dan semangat warganya yang luar biasa. Ini penting untuk mengangkat nama NTB di kancah nasional bahkan internasional,” ungkap Abdus Syukur.

    Untuk diketahui, panitia menargetkan kegiatan itu akan diikuti sekitar 700 peserta, baik warga lokal maupun perantau asal Ranggagata dari berbagai daerah. Yang lebih menarik, pendaftaran lomba gratis alias tanpa pungutan biaya. Peserta hanya perlu membawa alat pancing dan semangat kemerdekaan.

    Lomba Mancing Merdeka ini juga akan disemarakkan dengan hadiah menarik, doorprize, dan berbagai hiburan khas desa yang bakal menambah kemeriahan suasana. (F3)

    Warga Perbukitan Pantai Duduk Tuntut Penegakan Hukum atas Kebisingan Warung

    HarianNusa, Lombok Barat –  Para warga perbukitan Dusun Duduk, Kecamatan Batulayar, akhirnya angkat bicara melalui kuasa hukum mereka terkait gangguan kebisingan dari warung-warung di Pantai Duduk yang telah berlangsung berbulan-bulan. Mereka menilai narasi yang beredar di media tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya dan mendesak penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran ketertiban umum.

    Keluhan warga bukan tanpa dasar. Sejak April 2025, mereka telah menyampaikan protes melalui berbagai jalur, dimulai dari laporan lisan kepada kepala dusun, dua surat resmi kepada kepala desa, hingga dua petisi tertulis yang ditandatangani oleh puluhan warga. Namun, tidak ada solusi konkret yang diambil oleh pihak terkait.

    “Ini bukan keluhan satu orang. Kami bicara sebagai satu komunitas,” tegas salah satu warga yang mengungkap kekecewaannya atas pemberitaan yang menyudutkan seolah-olah hanya segelintir pihak yang terganggu.

    Musik dangdut dan karaoke keras yang diputar dari pagi hingga larut malam disebut sangat mengganggu kehidupan sehari-hari warga. Suara tersebut merambat hingga ke perbukitan, masuk ke rumah-rumah warga, dan mengganggu waktu istirahat mereka.

    Upaya mediasi pun dinilai tidak adil. Dalam mediasi pertama, hanya satu warga yang diundang, sementara puluhan lainnya tidak dilibatkan meskipun turut menandatangani petisi. Bahkan, suasana pertemuan disebut tidak kondusif karena salah satu pemilik warung membawa belasan orang.

    “Yang dipermasalahkan bukan soal izin atau keberadaan warung, tapi suara keras yang terus-menerus. Kalau tidak ada kebisingan, maka tak akan ada masalah,” kata seorang warga.

    Kondisi semakin memperburuk setelah beredarnya video dari salah satu pemilik warung yang secara terang-terangan merekam dirinya bersama petugas Satpol PP, lalu memutar musik keras dengan speaker diarahkan ke rumah warga di perbukitan. Video itu diunggah ke media sosial sebagai bentuk ejekan terhadap warga yang melaporkan gangguan tersebut.

    Terkait hal itu, warga telah menyerahkan video dan bukti unggahan media sosial kepada kuasa hukum mereka, Kantor Law Office Dr. I Gede Sukarmo, SH, MH; DKK, sebagai bagian dari langkah hukum yang sedang ditempuh.

    Menanggapi pernyataan pemilik warung yang meragukan suara bisa terdengar dari jarak 1,5 kilometer, warga menyampaikan bahwa secara ilmiah, gelombang suara frekuensi rendah seperti bass memang mampu merambat jauh, terutama saat tidak ada penghalang dan arah angin mendukung.

    “Kami bisa melihat jelas warung-warung itu dari rumah kami. Getarannya bahkan terasa. Ini bukan perasaan, ini fakta,” tegas warga lainnya.

    Kuasa hukum warga mengecam lambannya penegakan hukum oleh aparat.

    “Sudah ada pelanggaran nyata terhadap ketertiban umum. Pasal 503 KUHP sudah cukup jelas. Ini bukan saatnya menunggu mediasi ketiga. Yang dibutuhkan warga adalah tindakan tegas, bukan dialog tak berujung,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa warga tidak menolak usaha atau pariwisata, tetapi ketenangan dan perlindungan hukum harus tetap dijunjung.

    “Klien kami berhak atas kehidupan yang tenang. Tidak seharusnya korban justru diminta terus-menerus bernegosiasi dengan pelanggar ketertiban umum,” pungkasnya.  (F3)

    Ket. Foto:

    Ilustrasi kebisingan suara musik keras  yang diputar warung sekitar pantai duduk. (Ist)

    Kapolresta Mataram Pimpin Penanaman Jagung di Ponpes Darul Hikmah, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    HarianNusa, Lombok Barat – Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan penanaman jagung di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi Polri sebagai implementasi program swasembada pangan nasional.

    Dalam sambutannya, Kapolresta Mataram menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pondasi utama bagi stabilitas sosial, ekonomi, dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, upaya menciptakan ketahanan pangan harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan.

    “Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan secara cukup, berkualitas, dan berkelanjutan bagi setiap individu. Ini adalah pilar penting bagi negara, dan harus diwujudkan dengan langkah konkret, salah satunya memanfaatkan lahan produktif secara optimal,” tegas Kombes Pol Hendro.

    Ia menambahkan, penanaman jagung di Ponpes Darul Hikmah ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama yang terus hidup melalui semangat gotong royong dan sinergi antara Polri, pesantren, pemerintah, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian.

    “Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang nyata, mampu memberikan manfaat bagi warga sekitar dan mendorong kemandirian pangan di lingkungan Ponpes,” lanjutnya.

    Selain aspek ketersediaan pangan, Kapolresta juga menyoroti pentingnya pengelolaan lahan secara bijak demi menjaga kelestarian lingkungan. “Keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan pangan dan pelestarian lahan adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.

    Kapolresta juga mengajak seluruh elemen untuk mengelola lahan secara efektif. Ia optimistis dengan modal disiplin, gotong royong, dan semangat juang yang tertanam di lingkungan pondok pesantren, program ini akan berjalan sukses.

    Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah, TGH Kholilurrahman M.Ag., mengapresiasi inisiatif Polresta Mataram dalam mendukung program ketahanan pangan. Ia menyebut, peran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan yang menanamkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan kemandirian bangsa melalui ketahanan pangan.

    “Penanaman jagung ini adalah simbol menanam semangat, menanam persaudaraan, dan menanam rasa cinta kepada bangsa dan negara,” tegas TGH Kholilurrahman.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, di mana Polri diberikan mandat sebagai pelaksana di lapangan, khususnya dalam upaya meningkatkan swasembada jagung. (F3)

    Ket. Foto:

    Kegiatan penanaman jagung yang dipimpin Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H.,  di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. (HarianNusa) 

    Bupati LAZ Kukuhkan Pengurus GOW:  Perempuan Memiliki Peran Strategis dalam Kerja Nyata Lombok Barat

    HarianNusa, Lombok Barat – 

    Pengukuhan Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Masa Bakti 2025–2030 dilakukan oleh Bupati Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat Selasa 5 Agustus 2025, dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Membangun Kabupaten Lombok Barat yang Maju, Mandiri, Berkeadilan, dan Sejahtera dari Desa”. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua TP PKK Lobar Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, Ketua DWP Lobar Hj. Erni Zuhara Ilham, para Asisten Daerah, Kepala OPD, serta seluruh anggota organisasi wanita di Lobar

    Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan apresiasi terhadap peran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Lombok Barat. Ia mengatakan bahwa organisasi wanita, khususnya yang tergabung dalam GOW, memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah.  Hal ini karena tugas utama GOW adalah mendukung dan membantu pemerintah dalam mewujudkan visi-misi daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Lombok Barat. 

    “Peran Perempuan sangat penting dan strategis dalam Kerja Nyata Lombok Barat. GOW tidak hanya menjadi wadah komunikasi antar organisasi wanita, tetapi juga motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial, hingga penguatan ekonomi perempuan, dan GOW merupakan wadah bagi perempuan untuk berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

    Lebih lanjut Bupati LAZ juga menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mengentaskan kemiskinan dan memastikan validasi data dengan berbasis data. Hal ini agar berbagai program prioritas yang diarahkan ke masyarakat tepat sasaran. Ia meyakini GOW akan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi konkret. 

    “Seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan, harus mampu menerjemahkan peran nyata untuk mewujudkan masyarakat Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan. Tentu ini semua membutuhkan kerja nyata kita semua,” pungkasnya.

    Sementara itu ketua GOW Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) yang juga Wakil Bupati Lombok Barat, menyampaikan bahwa Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lobar merupakan organisasi yang menaungi para wanita hebat. Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain itu GOW juga akan mengedepankan kolaborasi dan sinergi agar bisa bekerja secara maksimal. Menurutnya GOW harus menjadi garda terdepan mendukung pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan khususnya terkait kemiskinan dan stunting. 

    “Semoga amanah yang diberikan kepada kami bisa di emban dengan penuh tanggung jawab sehingga organisasi GOW bisa menjadi wadah strategi dalam menjalankan program prioritas di kabupaten Lombok Barat,” harapnya.

    Dalam kegiatan ini Bupati LAZ secara langsung mengukuhkan Hj Nurul Adha sebagai ketua GOW Lombok Barat bersama seluruh jajaran pengurus GOW. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) adalah sebuah forum atau wadah yang menghimpun berbagai organisasi wanita di suatu daerah yang berfungsi menjadi tempat penyaluran aspirasi anggota dan menjembatani hubungan antara organisasi wanita dengan pemerintah. (F2)

    Ket. Foto:

    Acara pengukuhan Pengurus GOW Kabupaten Lombok Barat. (Ist) 

    Bupati LAZ  Terima Audiensi Kepala Lapas, Perkuat Kolaborasi dan Integritas untuk Indonesia 

    HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menerima audiensi dari jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat di Ruang Kerja Bupati Lombok Barat, Senin 4 Agustus 2025. Audiensi ini membahas kesiapan teknis dan administratif dalam rangka pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80. 

    Hadir dalam audiensi ini Kepala Lapas M. Fadli, bersama sejumlah pejabat struktural di antaranya Kasi Kegiatan Kerja Murdahi, Kasi Keamanan dan Ketertiban M. Pauzan, Kepala Kesatuan Pengamanan Nyoman Agus, serta Kasubag Tata Usaha Novan Leksono.

    Bupati LAZ dalam arahannya mengatakan, sangat gembira dan menyambut baik atas kunjungan yang telah dilakukan oleh Kalapas dan jajaran. Ia memberikan apresiasi upaya Lapas dalam melaksanakan proses pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial. Tentu ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dan bagaimana saling support antara satu dengan yang lain. 

    “Kami siap mendukung sepenuhnya program pemberian remisi ini sebagai bagian dari sistem pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Ini bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan perilaku, tetapi juga bagian dari upaya membangun kembali harapan dan masa depan warga binaan,” ujarnya

    Lebih lanjut, Bupati LAZ menegaskan bahwa pemberian remisi harus tetap mengedepankan asas keadilan, objektivitas, serta transparansi agar dapat dirasakan manfaatnya secara menyeluruh oleh warga binaan. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat selalu terbuka terhadap kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak.  Hal ini diperlukan untuk memperlancar proses pembangunan. 

    “Pemda Lombok Barat selalu siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak. Lombok Barat adalah Kabupaten Kolaboratif dengan kerja nyata yang terus kita lakukan. Mari kita kuatkan Kolaborasi dan Integritas Untuk Indonesia,” ujarnya.

    Sementara itu Kepala Lapas Kelas II A Lombok Barat,  M. Fadli, menyampaikan pentingnya Remisi kepada warga binaan dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas perilaku positif warga binaan selama menjalani masa pembinaan di lapas. 

    “Momentum ini menjadi simbol harapan baru bagi para warga binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat nantinya,” harapnya.

    Pemerintah Kabupaten Lobar bersama jajaran Lapas berkomitmen menjunjung tinggi prinsip pembinaan yang humanis, mendukung reintegrasi sosial, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan. (F2)

    Ket. Foto:

    Bupati LAZ menerima audiensi Kalapas Kelas IIA Lombok Barat beserta jajaran. (Ist)

    Coffee Morning OPD,  Bupati LAZ  Ajak Dinas PUTR dan Dinas Perkim Lobar Kerja Nyata untuk Masyarakat 

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan Coffee Morning OPD dalam rangka mempererat sinergitas antara jajaran perangkat daerah, sekaligus Rapat Evaluasi Kinerja. Pada Coffee Morning edisi 4 Agustus 2025 merupakan giliran dari Dinas PUTR dan Dinas Perkim Lobar. Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala Dinas PUTR Lobar Ahad Legiarto berserta jajaran, Kepala Dinas Perkim, H. Lalu Najamudin berserta jajaran.

    Dalam arahannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan kegiatan Coffee Morning ini untuk percepatan Kinerja OPD. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan evaluasi untuk mengetahui berbagai masalah dan kendala yang ada sehingga dapat dicarikan solusi dan jalan keluar.  Harapannya melalui kegiatan ini kinerja OPD khususnya yang bergerak di bidang pelayanan dapat terus meningkat. Berbagai kendala diharapkan dapat dicari jalan keluar atau solusi agar tidak mengganggu pelayanan prima kepada masyarakat. 

    “Coffee morning ini sebagai langkah percepatan Kinerja OPD  dan untuk mengevaluasi kinerja agar ada perubahan dan peningkatan kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dengan baik di Lombok Barat. Kita harus kerja nyata dan bergerak cepat untuk masyarakat,” ujarnya.

    Bupati LAZ juga menginstruksikan kepada dua dinas yaitu dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan dan pemukiman untuk mempercepat pelaksanaan program dan kinerja. Bupati LAZ meminta dinas PUTR untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang telah dianggarkan. Hal ini agar program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan cepat serta dapat dinikmati oleh masyarakat. Dalam kesempatan ini Bupati juga meminta kepada jajaran PUTR untuk selalu mengawasi dan memperhatikan saluran irigasi yang ada. Hal ini untuk mencegah terjadinya luapan air saat banjir.  

    “Kami instruksikan jajaran PUTR untuk kerja maksimal. Yang penting untuk diperhatikan adalah terkait pembangunan jalan jalur dua dari by pass Bil ke Kantor Bupati. Ini adalah wajah ibu kota Gerung, jadi harus indah,” jelasnya.

    Lebih lanjut Bupati LAZ juga menyoroti beberapa permasalahan di Dinas Perkim yaitu bagaimana cara mengentaskan kemiskinan di daerah, dengan terus mendata masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni. Bupati LAZ meminta agar semua harus berbasis data sehingga bantuan bisa tepat sasaran. Selain itu Bupati juga meminta Perkim untuk menginventarisir data akses air bersih sehingga ketika musim kering sumber air bersih bisa dialokasikan kepada masyarakat yang terdampak. 

    “Dinas Perkim harus selalu bergerak berbasis data khususnya terhadap bantuan rumah layak huni. Intervensi yang dilakukan harus berdampak pada penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.

    Sementara itu Kepala Dinas PUTR Lobar,  Ahad Legiarto, mengatakan Dinas PUTR akan terus bekerja maksimal sesuai instruksi Bupati. Pihaknya akan melakukan percepatan terhadap semua program pembangunan yang telah dianggarkan. Saat ini beberapa program telah berkontrak dan ada beberapa program yang masih dalam proses tender. Ia juga mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan maksimal terhadap semua program pembangunan yang dilakukan agar hasilnya maksimal. 

    “Dinas PUTR telah melakukan gotong royong rutin pada saluran irigasi di beberapa titik. Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir akibat tumpukan sampah di saluran irigasi,” ujarnya.

    Rapat ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mempercepat pembangunan. Hal ini agar proses pembangunan di Lobar bisa semakin maksimal untuk mewujudkan Lombok Barat maju, mandiri dan berkeadilan. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan coffee Morning Bupati LAZ dan Wabup UNA dengan Dinas Perkim dan Dinas PUTR Lombok Barat. (Ist)

    Warga Perbukitan Terganggu Suara  Musik Keras di Warung Pantai Duduk, Minta Ketegasan Aparat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat –  Suara bising musik yang terdengar keras  dari warung -warung yang diduga illegal di sepanjang Pantai Duduk, Kecamatan Batulayar, dianggap mengganggu warga  yang tinggal di perbukitan Pantai Duduk. 

    Bayangkan saja, sejak pagi hingga tengah malam, lantunan karaoke dan dangdut berdentum dari pengeras suara yang diarahkan ke segala arah, seolah-olah pantai ini tak lagi menjadi destinasi wisata alam, tapi berubah menjadi klub malam terbuka 24 jam.

    “Saya pindah ke sini untuk hidup tenang, menikmati suara alam. Tapi sekarang, malah harus tidur ditemani dentuman bass dari bawah bukit,” keluh salah satu warga yang merasa terganggu.

    Keluhan bukan hanya satu-dua. Puluhan warga sudah menandatangani petisi, menyampaikan laporan ke kepala dusun, kepala desa, camat, Polsek, Polres, hingga Satpol PP. Tapi sayangnya, suara mereka seolah tak terdengar. Petugas memang sempat turun dan menegur pemilik warung, tapi tak ada perubahan berarti. Bahkan, beberapa pemilik warung justru menambah jumlah speaker,  seolah menantang aturan.

    “Bukan soal menolak pariwisata, kami dukung usaha lokal. Tapi tolonglah, ada batasan dan rasa hormat. Kami juga manusia yang butuh istirahat,” tambah warga lainnya.

    Yang menyedihkan, banyak warung itu beroperasi tanpa izin. Namun, lebih dari soal legalitas, yang paling mencolok adalah kurangnya empati pada lingkungan sekitar. Suara bising bukan hanya mengganggu, tapi perlahan merusak kenyamanan, kesehatan mental, dan kualitas hidup warga.

    Kini, masyarakat mendesak agar pihak berwenang tidak hanya memberikan teguran, tapi benar-benar mengambil tindakan tegas. Jika tidak, kawasan Pantai Duduk dikhawatirkan akan kehilangan identitasnya sebagai wilayah hunian dan wisata yang nyaman, berubah menjadi kawasan liar tanpa aturan. 

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan  Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lombok Barat, I Ketut Rauh, membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga perihal kebisingan di Pantai Duduk. Ia mengatakan, pelapor datang langsung ke Kantor Sat Pol PP.

    “Kami sudah menerima laporan dan meminta perangkat kecamatan untuk melakukan mediasi terlebih dahulu bersama kepala desa dan kepala dusun setempat,” jelas Rauh, dikutip dari Lombok Post. (F3)

    Ket. Foto:

    Ilustrasi warga yang terganggu dengan suara musik keras di pantai Duduk. (Ist)

    Wabup UNA Ajak Semua Pihak Kolaborasi Turunkan Angka Kemiskinan di Lombok Barat 

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha memimpin langsung Apel Pagi di halaman kantor Bupati Lombok Barat, Senin 4 Agustus 2025. Turut hadir dalam Apel Pagi ini Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Sekwan, Sekretaris dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Para ASN dan PPPK, serta tenaga Non ASN lingkup pemerintah kabupaten Lombok Barat yang berkantor di lingkungan kantor Bupati Lobar.

    Dalam arahannya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua jajaran pemerintah daerah dan semua pihak atas semangat kerja yang luar biasa pada pagi hari ini. Ia mengatakan kesuksesan menjadi pemimpin yaitu dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal tersebut bisa bermakna lebih luas yaitu upaya untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan individu dan masyarakat. Ia mengatakan salah satu tujuan dari pemerintah yaitu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. 

    “Mari kita kerja cepat dan berpikir cerdas dalam melaksanakan kewajiban Kinerja kita untuk bersama sama menurunkan angka kemiskinan di Lobar,” ujarnya.

    Lebih lanjut Wabup UNA mengatakan tugas besar yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah adalah menurunkan angka kemiskinan khusus kemiskinan ekstrim di Lombok Barat. Ia mengatakan saat ini persentase kemiskinan di Lombok Barat sekitar 12,65 persen atau setara kurang lebih 96.570 jiwa. Sementara persentase kemiskinan ekstrim di Lobar sebesar 1,57 atau setara kurang lebih 12.307 jiwa. Wabup UNA mengatakan Pemerintah Pusat minta agar kemiskinan ekstrim di semua wilayah bisa menjadi 0. 

    “Mari kita kuatkan Kolaborasi dan Kepedulian kita untuk bersama sama menghilangkan kemiskinan ekstrim di daerah kita. Ini adalah tugas besar kita,” ujarnya.

    Wabup UNA mengatatakan sesuai dengan indikator dari BPS, seseorang dikategorikan miskin ekstrem jika pengeluarannya di bawah Rp. 10.739/orang/hari atau Rp. 322.170/orang/bulan (BPS,2021). Sehingga misalnya dalam 1 keluarga terdiri dari 4 orang (ayah, ibu, dan 2 anak), memiliki kemampuan untuk memenuhi pengeluarannya setara atau di bawah Rp. 1.288.680 per keluarga per bulan. Hal ini tentu membutuhkan kepedulian kita bersama agar dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Lobar. Ia berharap upaya Kerja Nyata dari pemerintah daerah kabupaten Lombok Barat dengan berbagai kegiatan seperti Car Free Nite (CFN) dan Car Free Day (CFD) Fun Walk akan mampu membangkitkan perekonomian di daerah. 

    “Kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sehingga angka kemiskinan bisa ditekan,” harapnya.

    Kegiatan Apel pagi ini berjalan dengan lancar dan hidmat. Para ASN di Sekretariat Daerah mengikuti pengarahan wakil bupati degan antusias. Kegiatan dilanjutkan dengan Copee Morning dengan, Asisten, Kadis PUTR dan Kadis Perkim di ruang rapat Jayengrane. (F2)

    Ket. Foto:

    Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha memimpin langsung Apel Pagi di halaman kantor Bupati Lombok Barat, Senin 4 Agustus 2025. (Ist)

    Wamendagri Bima Arya Kunjungi Lombok Barat

    HarianNusa, Lombok Barat – Kerja Nyata yang dilakukan oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Setelah sebelum apresiasi datang dari Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kini Apresiasi kerja nyata datang dari Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan khusus Wamendagri ke Pendopo Bupati Lombok Barat, Minggu, 3 Agustus 2025. Hadir dalam kunjungan ini Bupati LAZ, Wabup UNA, para Asisten dan Kepala OPD.

    Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan, kunjungan ke Lombok Barat ini dalam rangka melaksanakan tugas dari Menko Pangan dalam penguatan Koperasi desa merah putih. Hal ini agar koperasi desa merah putih di semua daerah di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan maksimal. 

    “Kunjungan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan terhadap progres program koperasi desa merah putih. Kita ingin semuanya berjalan dengan lancar dan maksimal,” ujarnya, di sela-sela kunjungan.

    Lebih lanjut dikatakan Wamen,  kunjungan ke Bupati Lombok Barat merupakan yang spesial dan wajib. Hal ini karena ia memiliki semangat pembangunan yang kuat sehingga membuatnya dekat dengan Lombok Barat. Baginya setiap berkunjung ke pulau Lombok  terasa belum lengkap  apabila belum bertemu Bupati Lobar. Hal ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja nyata yang dilakukan oleh Pemda Lombok Barat. 

    “Pak Bupati Lombok Barat selalu memberikan inspirasi sehingga saya wajib ke Lombok Barat ketika berkunjung ke pulau Lombok. Kami sama-sama suka olahraga, kuliner dan semangat pembangunan yang kuat. Banyak hal yang inspiratif dari beliau,” ujarnya.

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati LAZ menyampaikan bahwa kunjungan Wamendagri berkaitan dengan rencana evaluasi dan monitoring terhadap program Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Lombok Barat. Hal ini tentu sebagai upaya pemerintah pusat dalam mempercepat program koperasi desa merah putih. Bupati LAZ menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Wamendagri terhadap kerja nyata yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “

    Hal ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua dalam membangun Lombok Barat. Kedatangan Wamendagri Bima Arya untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap program koperasi desa merah putih. Terima kasih atas apresiasi beliau kepada Lombok Barat. Mari kita perkuat kolaborasi untuk Lombok Barat,” ujarnya.

    Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola koperasi desa agar lebih profesional dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Lombok Barat. (F3)

    Ket. Foto:

    Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini didampingi Wabup Nurul Adha saat menjamu Wamendagri Bima Arya. (Ist)

    error: Content is protected !!