More
    Beranda blog Halaman 24

    Konflik Kebisingan Suara Musik di Pantai Duduk Berakhir, Semua Pihak Sepakat Jaga Kedamaian

    0

    HarianNusa, Lombok Barat –  Pemerintah Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, berhasil menuntaskan mediasi ketiga terkait keluhan kebisingan yang disampaikan oleh warga perbukitan Kampung Duduk. Gangguan yang telah dilaporkan selama beberapa minggu lalu terakhir ini mencakup musik dengan volume tinggi, termasuk karaoke, DJ, dan dangdut, yang diduga berasal dari Pantai Duduk serta sejumlah warung di tepi pantai.

    Mediasi yang berlangsung di Kantor  Desa Batulayar Barat, Kamis, (14/8/25) ini, mempertemukan semua pihak terkait, termasuk pihak pelapor, pihak terlapor, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Polsek Batulayar, Camat Batulayar, dan Posramil Batulayar. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batulayar Barat, Marjuni, bersama Kaur Desa, dengan suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan.

    Dalam forum tersebut, setiap pihak diberi kesempatan penuh untuk menyampaikan pandangan, klarifikasi, dan usulan solusi. Melalui dialog yang terbuka dan transparan, para pihak berhasil mencapai kesepakatan bersama yang memuat langkah-langkah konkret untuk mencegah gangguan serupa terulang dan menjaga keharmonisan warga. Kesepakatan ini juga diharapkan dapat meluruskan informasi atau narasi yang simpang siur di kalangan masyarakat, dan sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat semoga kejadian ini akan mempererat hubungan baik antar warga.

    “Kita berharap semoga persoalan serupa tidak terjadi lagi dan hubungan antar warga semakin erat dan solid,” ungkap Kades. 

    Warga perbukitan Kampung Duduk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepala Desa Batulayar Barat yang telah memfasilitasi proses mediasi dengan bijak dan adil. Penghargaan serupa juga disampaikan kepada pihak kepolisian, pemerintah kecamatan, dan jajaran TNI yang hadir dan berperan aktif menjaga ketertiban jalannya mediasi.

    “Kami menyampaikan terimakasih kepada bapak Kepala Desa Batulayar Barat, Bhabinkamtibmas dan Bhabinkamtibmas serta dan semua pihak sehingga mediasi ini berjalan lancar dan kondusif,” ungkap salah seorang warga Perbukitan Kampung Duduk.

    Dengan adanya kesepakatan ini, semua pihak berkomitmen untuk saling menghormati, menjaga ketenteraman, dan menjadikan Desa Batulayar Barat sebagai contoh masyarakat yang mampu menyelesaikan masalah melalui musyawarah damai. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mempertahankan Pantai Duduk sebagaimana mestinya, sebuah pantai indah dengan pasir lembut, pemandangan menawan, dan suasana tenang yang memungkinkan pengunjung menikmati pesona alam tanpa terganggu musik keras yang mengusik kenyamanan. (F3)

    Ket. Foto:

    Foto bersama warga usai mediasi di Kantor Desa Batulayar Barat. (Ist) 

    Wabup UNA : Desa Persiapan Harus Tancap Gas Wujudkan Visi Misi Daerah

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti pemekaran wilayah. Sebanyak 11 desa persiapan kini memasuki tahapan persiapan penerimaan tim penataan desa tingkat pusat dalam rangka verifikasi. Hal ini merupakan sebuah langkah penting dalam proses menuju status desa definitif. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 12 Agustus 2025 dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA), Asisten I H. Saeful Akham, Inspektur Lobar Suparlan, Kepala OPD, para Camat dan para Penjabat Desa Persiapan.

    Dalam arahannya Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA) mengatakan proses pemekaran desa sebagai upaya pemerintah Daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa. Selain itu pemekaran desa juga menjadi upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan di desa. Ia menekankan bahwa keinginan masyarakat merupakan faktor utama dalam proses pemekaran desa hingga menjadi definitif. Karenanya ia berharap desa persiapan dapat melalui tahapan verifikasi ini dengan baik. 

    “Seluruh proses verifikasi dan validasi harus melalui prosedur dan peraturan yang sudah ditentukan, agar semua pelayanan dan data yang dibutuhkan tersedia sehingga proses menuju desa definitif berjalan dengan lancar,” ujarnya.

    Selanjutnya Wabup UNA mengatakan, pentingnya pemerataan pembangunan desa untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Pemerataan pembangunan desa bisa melalui berbagai program dan kebijakan yang dapat mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan demikian mengingat sejumlah desa persiapan yang akan menuju desa definitif, adanya kolaborasi aktif dari semua pihak akan mempermudah setiap tahapan proses pemerataan, terutama wilayah yang mengajukan pemekaran desa. Ia juga meminta desa persiapan untuk langsung bergerak cepat dalam mewujudkan visi misi daerah. 

    “Diharapkan untuk desa persiapan harus mampu berperan dalam menyongsong visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan Lombok Barat yang Maju , Mandiri, dan Berkeadilan serta Sejahtera dari Desa,” harapnya.

    Sementara itu Asisten l Setda Lobar H.Saeful Akhkam menyampaikan apresiasi kepada dinas PMD dan jajaran yang memfasliitasi desa persiapan menuju penilaian desa definitif. Ia menjelaskan bahwa pembentukan desa baru diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pemerataan pembangunan. Diketahui ada sebelas desa persiapan yang akan di nilai yaitu 3 (tiga) desa di Kecamatan Batulayar (Desa Persiapan Penanggak, Desa Persiapan Tunjung Are dan Desa Persiapan Tunjung sari), 3 (tiga) desa persiapan di Kecamatan Lingsar (Desa persiapan Longseran, Desa persiapan Reban Madani dan Desa persiapan Punikan), kemudian 5 (lima) Desa di Kecamatan Sekotong (Desa persiapan Empol, Desa persiapan Pengantap, Desa persiapan Blongas, Desa persiapan Lendang Guar dan Desa persiapan Pesisir Emas). 

    “Harapan besar kami, semoga proses pemekaran desa persiapan ini berjalan lancar hingga menjadi desa definitif, dan seluruh desa persiapan dapat memenuhi persyaratan dan layak untuk dijadikan sebagai desa difinitif,” harapnya. (F2)

    Ket. Foto:

    Rapat menindaklanjuti pemekaran wilayah yang dipimpin Wabup UNA di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Barat. (Ist)

    Coffee Morning, Bupati LAZ :  Berikan Perhatian Maksimal Kepada Petani Kita untuk Wujudkan Lumbung Padi Nasional

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar agenda rutin Coffee Morning setiap awal pekan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat pada Senin 11 Agustus 2025. Coffee Morning kali ini diisi dengan pemaparan dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan di hadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Sekda Lobar H. Ilham, Asisten II H. Ahmad Syaikhu, Asisten III H. Fauzan Husniadi, Kepala Dinas pertanian Lobar Hj. Damayanti Widyaningrum yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lobar beserta jajaran Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Lobar.

    Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), meminta dinas pertanian untuk meningkatkan strategi dalam pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada. Selain itu Bupati LAZ meminta Dinas Pertanian untuk melakukan optimalisasi fungsi Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Dinas Pertanian. Menurutnya, Jangan hanya banyak jumlahnya tetapi fungsinya kurang, tidak mengapa sedikit UPT, tetapi fungsinya dikedepankan dan harus memiliki fungsi yang jelas. Ia mengingatkan agar komunikasi antara penyuluh dan petani diperkuat, penyuluh tidak boleh keluar dari tugas pokok dan fungsinya, seperti menjual atau menawarkan pupuk kepada petani. 

    “Kami ingin para penyuluh menjalankan tugas pokok sebagaimana mestinya agar masyarakat merasakan hasil dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Bupati LAZ juga meminta agar Dinas Pertanian memberikan perhatian maksimal kepada para petani. Hal ini karena para petani memiliki jasa yang besar dalam mewujudkan Lombok Barat sebagai Lumbung Padi Nasional. Menurutnya Lombok Barat memiliki potensi besar untuk terus menjadi lumbung padi nasional selama para petani mendapat perhatian dan sejahtera. 

    “Saya minta agar Dinas Pertanian memberikan perhatian maksimal kepada para petani kita untuk kemajuan pertanian Lobar,” ujarnya.

    Lebih lanjut Bupati LAZ juga memberikan catatan penting kepada Dinas Ketahanan Pangan agar mengoptimalkan perannya dalam menjaga kestabilan pasokan dan ketersediaan pangan di daerah. Ia menegaskan pentingnya fungsi ketahanan pangan sebagai penyeimbang untuk mendeteksi potensi kelangkaan sejak dini. Untuk itu, ia meminta Dinas Ketahanan Pangan menjalin koordinasi erat dengan bidang-bidang terkait, termasuk Dinas Pertanian, agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur. 

    “Pentingnya menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan dalam meningkatkan produksi pangan domestik, memperkuat infrastruktur distribusi, dan mengentaskan kemiskinan sebagai langkah utama penanganan untuk mewujudkan ketahanan pangan di daerah,” ungkapnya. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Lobar Hj. Damayanti dalam paparannya menyampaikan bahwa target PAD tahun 2025 sebesar Rp. 510.000.000, (Lima Ratus Sepuluh Juta Rupiah), dengan realisasi hingga Agustus mencapai 50,58% atau sekitar Rp. 257.900.000, (Dua Ratus Lima Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Capaian ini bersumber dari 3 Rumah Potong Hewan, Lahan sawah seluas 8 hektare, Kebun 6 hektare, dan lahan lainnya seluas 5 hektare. Ia juga menyebutkan dari delapan UPT yang ada saat ini, pihaknya juga sedang mempertimbangkan untuk menutup sebagian UPT yang dianggap kurang fungsional dan produktif. 

    “Kami akan terus berkomitmen meningkatkan target PAD serta mengoptimalkan kinerja staf agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. 

    Kegiatan coffee morning yang di laksanakan  setiap awal pekan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mengevaluasi kinerja OPD. Hal ini sebagai upaya percepatan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Coffee Morning Bupati LAZ dengan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat. (Ist)

    Semarak HUT RI ke-80, Wabup UNA :  Dengan Semangat Kemerdekaan Berikan Yang Terbaik untuk Bangsa, Negara dan Daerah

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) secara resmi melepas ratusan peserta jalan santai dan sepeda hias dalam Rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 80. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan bola Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP), Kecamatan Labuapi, Minggu 10 Agustus 2025 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA),  Asisten II Setda Lobar, Anggota DPRD Lobar, Kadis Perhubungan Lobar, Camat Labuapi, Forkopimcam Labuapi, para peserta dan warga Perumahan BHP.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat Ummi Nurul Adha (UNA) menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan warga dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan. Ia mengatakan kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Selain itu semangat kemerdekaan seperti ini akan menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah. 

    “Kekuatan dan semangat gotong royong masyarakat selaras dengan visi misi Lombok Barat yang Maju, Mandiri, dan Berkeadilan serta Sejahtera dari Desa. Karenanya mari terus kobarkan semangat kebangsaan untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

    Selanjutnya Wabup UNA mengatakan ia sangat bangga melihat ratusan warga tumpah ruah dengan penuh semangat dan antusias mengikuti jalan santai dan lomba sepeda hias hari ini. Hal ini memperlihatkan jiwa dan semangat nasionalisme dan patriotisme masyarakat masih tinggi. Hal ini juga sebagai wujud dari rasa syukur atas kemerdekaan bangsa dan negara serta perjuangan para pahlawan Kusuma bangsa. 

    “Semoga semangat kemerdekaan terus mempersatukan kita semua untuk memberikan yang terbaik bagi Bangsa, Negara dan Daerah kita tercinta,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lobar Baiq Yeni Satriani Ekawati,  turut mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan semangat kebersamaan. Selain itu yang paling utama adalah menjaga keselamatan saat berkendara, dan menggunakan kelengkapan saat mengendarai kendaraan. Hal ini untuk keamanan dan ketertiban di jalan raya. Ia meyakini masyarakat BHP memiliki semangat yang kuat untuk menjadi bagian dari Lombok Barat, dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk kemajuan daerah.

    Kegiatan jalan santai dan sepeda hias ini diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh ratusan peserta. Dengan Start dan Finish di lapangan bola Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) Labuapi. Peserta terdiri dari semua kalangan termasuk juga dari anak-anak yang tak kalah semangatnya memamerkan sepeda hias hasil kreatifitas mereka, mulai dari tema bendera merah putih hingga hiasan warna-warni yang memukau. (F2)

    Ket. Foto:

    Wabup UNA melepas peserta jalan santai dan sepeda hias dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 di Lombok Barat. (Ist)

    Tiga Pengedar Narkoba Ditangkap di Mataram, Polisi Sita Sabu dan Ekstasi

    HarianNusa, Mataram – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram  membekuk tiga terduga pengedar  Narkotika di wilayah hukumnya, Minggu (10/8/2025) dini hari. Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,59 gram dan empat butir ekstasi.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., membenarkan penangkapan tersebut.

    “Benar, dini hari tadi tim kami mengamankan tiga pria terduga pengedar Narkotika berikut barang bukti. Saat ini ketiganya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik,” ujarnya.

    Kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran Narkotika di wilayah Kota Mataram. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, tim menangkap terduga pertama berinisial DA di area parkiran salah satu tempat hiburan malam di wilayah Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

    Dalam penggeledahan, polisi menemukan sabu dan ekstasi, serta sejumlah barang lain yang berkaitan dengan tindak pidana Narkotika. Berdasarkan keterangan DA, barang tersebut didapat dari SU, yang saat itu sesuai informasi sedang berada di kawasan Senggigi, Lombok Barat.

    Tim kemudian bergerak cepat dan mengamankan SU beserta seorang pria lainnya berinisial INS di lokasi tersebut. Penggeledahan dilanjutkan ke tempat kos serta rumah ketiga terduga. Meski tidak ditemukan Narkotika tambahan, polisi menyita barang bukti lain seperti klip plastik kosong, pipet kaca, bong, serta uang tunai yang diduga hasil penjualan Narkoba.

    Atas perbuatannya, ketiga terduga dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (F2)

    Ket. Foto:

    Tiga terduga pengedar dan barang bukti narkotika yang diamankan Satresnarkoba Polresta Mataram. (Ist)

    Pengecatan Kerb Jalan Nasional HUT RI 80, Bupati LAZ : Pembangunan Infrastruktur sebagai Bagian dari Perjuangan Bangsa

    HarianNusa, Lombok Barat – Jelang HUT RI ke 80, Balai Pelaksana Jalan Nasional NTB bersama Pemkab Lombok Barat melaksanakan kegiatan Pembersihan dan Pengecatan Kerb Jalan Nasional di Ruas m Ampenan menuju KLU. Seremoni kegiatan ini dilaksanakan di Depan Hotel Aruna Senggigi, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Sabtu 9 Agustus 2025. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Kepala Balai Jalan Nasional NTB, Kepala Dinas PUTR Prov. NTB, Kepala Dinas Perhubungan Prov. NTB, Dinas PUTR Lobar, Kepala Dinas Perhubungan Lobar, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nus Tenggara I, Kepala Balai Penataan Bangunan, Sarana dan Kawasan Nusa Tenggara. Para Kepala Satuan Kerja. Camat Batulayar, Kepala Desa Senggigi, dan para undangan lainnya.

    Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana jalan Nasional  Provinsi NTB dan juga semua pihak atas terselenggaranya seremoni perbaikan dan pengecatan kerb jalan nasional di kawasan Senggigi ini. Tentu ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)  RI yang ke-80, guna menggelorakan rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Ia mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk perjuangan mengisi kemerdekaan dalam bidang infrastruktur. 

    “Momentum kemerdekaan ini mari kita kuatkan kembali semangat kerjasama dalam melanjutkan Indonesia maju, menjadikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai bagian dari perjuangan bangsa dalam era kemerdekaan, sesuai dengan Tags-line menyemarakkan peringatan HUT RI ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera dan Indonesia maju,” ujarnya .

    Lebih lanjut Bupati LAZ mengatakan jalan Nasional merupakan infrastruktur yang sangat penting dalam sistem jaringan jalan yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Indonesi. Hal ini untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Menurutnya, kegiatan pengecatan kerb jalan khususnya di wilayah pariwisata ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen kita dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan serta menjaga kebersihan dan keindahan jalan agar dapat memberikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan serta untuk meningkatkan estetika dalam memberikan informasi bagi pengguna jalan. Terlebih Senggigi merupakan kawasan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. 

    “Tentu ini juga menunjang pembangunan di kawasan wisata Senggigi. Mari kita bekerjasama untuk menjadikan daerah kita menjadi lebih baik, indah dan aman, terutama daerah wisata Senggigi ini demi keamanan dan kenyamanan para wisatawan serta masyarakat setempat dan perekonomian daerah yang lebih baik lagi kedepan,” harapnya.

    Sementara itu Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti mengatakan kegiatan yang dilaksanakan hari ini sangat baik sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur terutama disejumlah lokasi-lokasi potensi pariwisata yang kita miliki seperti wilayah Senggigi ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan bukti nyata bahwa kita telah memberikan pengabdian bagi Nusa Tenggara Barat di bawah kementerian PU dalam meningkatkan infrastruktur. Hal ini dapat kita lihat dari konektivitas jalan maupun  jembatan mulai dari Ampenan sampai dengan Sape Bima yang snagat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan berbagai dinamika dan keterbatasan anggaran, namun tetap mengutamakan berbagai titik-titik rawan yang tentunya dalam rangka mempermudah akses dari sejumlah ruas jalan provinsi maupun kabupaten.

    “Forum ini bukan hanya sekedar bisa hadir untuk merayakan, namun perlu lebih banyak lagi koordinasi-koordinasi antara pemerintah dan seluruh masyarakat di Nusa Tenggara Barat pada umumnya dan masyarakat Lombok Barat pada khususnya untuk harapan yang lebih baik lagi ke depan agar infrastruktur kita tetap bermanfaat,” ujarnya.

    Selanjutnya Wagub Indah juga mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian PU sampai ke tingkat daerah secara serentak kali ini cukup unik. Hal ini dilakukan dengan melakukan pembersihan dan pengecatan kerb jalan Nasional secara bersama-sama. Dengan adanya kegiatan seremoni pembersihan dan pencatatan jalan Nasional ini bisa memotivasi dan menggerakkan semangat nasionalisme dan optimisme masyarakat.  

    Kami berharap semua pihak agar menunjukkan kinerja lebih baik lagi dalam mewujudkan infrastruktur menuju konstruksi jalan dan jembatan yang andal dan juga berkesinambungan,” harapnya.

    Kegiatan seremoni pembersihan dan pengecatan kerb jalan nasional di ruas jalan ini merupakan kegiatan atau program pemeliharaan jalan yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan jalan. Pembukaan kegiatan ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur NTB dan Bupati Lombok Barat, didampingi oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Provinsi NTB, Kepala Perangkat Daerah, Camat Batulayar dan Kepala Desa Senggigi dengan mengecat kerb jalan. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Pengecatan Kerb Jalan Nasional HUT RI 80 di Lombok Barat. (Ist)

    Bangkitkan Potensi Lokal, KKN UNRAM Bimbing Petani Desa Salut Kelola Kakao Berkelanjutan

    HarianNusa, Lombok Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) Desa Salut tahun 2025 menggelar penyuluhan budidaya kakao sekaligus membagikan bibit kakao kepada petani di Dusun Salut Timur, Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (5/8). Kegiatan ini mengusung tema Ekonomi Hijau dengan tajuk “Penyuluhan Kakao Berkelanjutan: Mengintegrasikan Ekonomi Hijau dan Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Masa Depan yang Lebih Baik.”

    Program ini bertujuan mendorong pertanian berkelanjutan melalui edukasi dan pemberdayaan potensi lokal. Sebanyak 25 petani kakao menjadi peserta utama dalam kegiatan ini. Ketua KKN PMD Unram Desa Salut, Rizieq, berharap penyuluhan tersebut dapat meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola kebun kakao secara efektif, ramah lingkungan, dan berorientasi jangka panjang.

    “Kami berharap, para petani lokal memperoleh pengetahuan baru khususnya dalam budidaya kakao. Harapannya, ilmu yang didapat dapat diterapkan sehingga hasil panen kakao menjadi lebih optimal,” ujarnya.

    Penyuluhan menghadirkan narasumber ahli pertanian dari Fakultas Pertanian Unram, yakni Ir. I Ketut Ngawit, MP., didampingi Dr. Ni Wayan Sri Suliartini, SP., MP., dan Andi Tri Lestari, S.Hut., M.Si. Materi yang disampaikan meliputi pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, teknik penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta perawatan tanaman sesuai fase pertumbuhan.

    Salah satu poin penting adalah strategi pengendalian hama secara ramah lingkungan. Peserta juga diajak melihat langsung contoh tanaman kakao yang terserang hama, mempelajari ciri-ciri visualnya, serta cara perawatan agar tetap menghasilkan panen optimal. Teknik pruning atau pemangkasan rutin turut ditekankan guna memastikan tanaman mendapat cahaya cukup dan mengurangi risiko serangan hama.

    Sebagai penutup, seluruh peserta menerima bibit kakao untuk ditanam di kebun masing-masing. Ketua Kelompok Tani Dusun Salut Timur menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN dan narasumber. “Terima kasih atas ilmu dan bantuan bibit yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi petani di sini,” ungkapnya.

    Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif. Para petani berharap penyuluhan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas panen, dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

    KKN UNRAM 2025 Desa Salut Lombok Utara

    Polresta Mataram Gelar Pasar Murah Beras di CFD, Jaga Stabilitas Harga Menjelang HUT RI ke-80

    0

    HarianNusa, Mataram – Dalam rangka menjaga stabilitas harga beras sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Polresta Mataram Polda NTB akan menggelar Operasi Pasar Murah di Teras Udayana, saat Car Free Day (CFD) pada Minggu (10/08/2025).

    Kegiatan ini menawarkan beras SPHP Bulog dengan harga terjangkau. Setiap pengunjung dapat membeli maksimal dua kantong plastik, masing-masing berisi 5 kilogram beras.

    Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK., MH., menjelaskan bahwa pasar murah ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur dan semangat menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

    “Menyambut 17 Agustus, kami ingin berbagi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Ini juga bentuk dukungan kami dalam menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya, Sabtu (09/08/2025).

    Pasar murah ini merupakan hasil kerja sama Polresta Mataram dengan Perum BULOG NTB, yang menargetkan masyarakat umum, khususnya mereka yang terdampak fluktuasi harga beras.

    Kapolresta berharap, kegiatan ini dapat membantu mencegah praktik penjualan beras dengan harga tinggi yang melampaui batas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. 

    Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa tersenyum lega menjelang perayaan kemerdekaan, tanpa khawatir terbebani harga kebutuhan pokok. (F3)

    Gempur Rokok Ilegal, Lombok Barat Intensifkan Operasi Pasar 

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberantas peredaran rokok illegal di wilayahnya, dengan mengintensifkan pelaksanaan operasi pasar pemberantasan rokok tembakau ilegal, salah satunya di wilayah Kecamatan Gunungsari, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk menekan peredaran rokok tanpa cukai atau berpita cukai palsu yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

    Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat, Maad Adnan,  menjelaskan jika operasi ini merupakan tindak lanjut dari  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 Tahun 2020, yang mengatur penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

    “Kami bersama Bea Cukai melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran rokok ilegal. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, rokok ilegal juga tidak memenuhi standar kesehatan sehingga beresiko lebih besar bagi konsumen,” ungkapnya. 

    Operasi yang melibatkan enam personel dari unsur Bappeda, Dinas Kominfotik, Pol PP dan Bea Cukai ini menyisir sejumlah titik penjualan di kawasan Gunungsari. Tim menemukan beberapa produk yang diduga tidak sesuai ketentuan, dan langsung memberikan pembinaan kepada penjual agar tidak lagi memperdagangkan rokok ilegal.

    Maad menegaskan, pemberantasan rokok ilegal bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya edukasi. Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk mengenali ciri rokok ilegal, seperti tidak adanya pita cukai, pita cukai palsu, atau pita cukai bekas.

    “Kita dorong pedagang untuk menjual produk yang legal. Ini bukan hanya soal pajak tapi juga perlindungan kesehatan dan ketertiban masyarakat sesuai Perda Lombok Barat Nomor 9 Tahun 2016,” tambahnya. 

    Pemkab Lombok Barat berkomitmen melaksanakan operasi serupa secara rutin di berbagai kecamatan, sebagai bagian dari program “Gempur Rokok Ilegal” yang menjadi agenda nasional. (F3)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Operasi pasar  dalam upaya memberantas peredaran rokok tembakau ilegal bertempat di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. (Ist)

    Lombok Barat Kembali Raih Anugerah Kabupaten Layak Anak 

    HarianNusa, Jakarta – Kabupaten Lombok Barat berhasil mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Katagori Nindya pada anugrah KLA tahun 2025. Hal ini juga menjadikan Lombok Barat menjadi yang terbaik diantara Kabupaten/Kota lain di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan Anugrah KLA 2025 yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025 ini dihadiri oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala DP2KBP3A Lobar Arief Suryawirawan, berserta sejumlah kepala daerah se Indonesia.

    Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, mengatakan prestasi ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras semua jajaran pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini sebagai hasil kerja nyata semua jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat sehingga berhasil menjadi yang terbaik di NTB dalam anugrah Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2025. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan ini. 

    “Ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Lombok Barat sehingga berhasil menjadi yang terbaik di NTB,” ujarnya.

    Lebih lanjut Wabup UNA mengatakan,  pemerintah daerah harus terus hadir di masyarakat. Hal ini sebagai wujud komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang kolaboratif dan partisipatif serta peduli pada masyarakat. Karenanya ia bersama bupati terus memerintahkan semua jajaran untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sebagai wujud kerja nyata. Wabup juga meminta kepada jajarannya untuk memperhatikan dan mengawasi serta menyelesaikan berbagai persoalan terkait anak dan perempuan dengan cepat dan tuntas. 

    “Semua jajaran harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar masyarakat selalu merasakan kehadiran pemerintah daerah dalam setiap situasi dan kondisi,” tegasnya 

    Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, dalam sambutannya mengatakan anugrah KLA 2025 ini sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam melindungi anak dan perempuan. Menurutnya, KLA ini juga sebagai komitmen daerah dalam memenuhi hak anak dan perlindungan terhadap anak dan sebagai langkah untuk mewujudkan ekosistem lingkungan yang ramah dan layak anak di semua wilayah. Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan KLA ini sebagai upaya nyata dalam mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bertanggung jawab.

    “Kami menyampaikan apresiasi kepada semua tim penilai dan semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan KLA 2025 ini,” ujarnya.

    Sementara itu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan bahwa digitalisasi telah membawa perubahan yang sangat mendalam pada kehidupan manusia. Menurutnya screen time anak-anak Indonesia sudah terlalu jauh. Hal ini tentu membutuhkan adanya filter atau solusi bagi anak agar tidak terjebak pada Gadget. Ia mengatakan untuk membatasi penggunaan gadget pada anak tentu harus ada solusi dan jalan keluar. 

    “Ketika kita minta anak anak kita mengurangi penggunaan handphone tentu harus ada solusi seperti bermain bersama di taman atau memperbanyak waktu bersepeda sebagai wujud menjaga semangat anak. Jadi bisa teralihkan pada kegiatan lain agar generasi kita bisa menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya.

    Pada KLA ini Lombok Barat bersama 67 daerah lain di Indonesia masuk dalam Kabupaten Layak Anak katagori Nindya. Dalam anugrah ini Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menerima secara langsung piagam penghargaan dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah didampingi Veronica Tan yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

    Anugrah KLA Katagori Nindya ini telah diraih dua kali. Kabupaten/Kota lain di NTB berada pada katagori Madya. Hal ini menempatkan Lombok Barat menjadi Kabupaten terbaik di NTB dalam anugrah KLA 2025. (F/Kom)

    Ket. Foto:

    Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menerima secara langsung piagam penghargaan dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah didampingi Veronica Tan yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (Ist)

    error: Content is protected !!