More
    Beranda blog Halaman 23

    WNA Spanyol 73 Tahun Hilang di Lombok, Polres Lombok Barat Intensifkan Pencarian

    0

    HarianNusa, Lombok Barat –  Seorang warga negara asing (WNA) asal Spanyol, Maria Matilde Muñoz Cazorla, dilaporkan hilang sejak awal Juli 2025. Perempuan berusia 73 tahun itu terakhir kali terlihat di sebuah hotel di kawasan Senggigi. 

    Polres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan pencarian intensif. Upaya ini dilakukan setelah adanya permintaan resmi dari Kedutaan Besar Spanyol yang diteruskan melalui Kementerian Luar Negeri RI.

    Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Reskrim, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Pencarian terhadap Maria Matilde dimulai setelah pihak kepolisian menerima laporan mengenai hilangnya perempuan kelahiran 11 September 1952 tersebut. 

    “Kami telah menerima surat permintaan bantuan pencarian dari Kedutaan Besar Spanyol. Sebagai tindak lanjut, Polres Lombok Barat langsung melakukan upaya pencarian dan menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang Hilang (DPOH),” ujar Kasat Reskrim, Selasa (19/8/2025).

    Berdasarkan investigasi, Maria Matilde Muñoz Cazorla diketahui menginap di Kamar 107 Hotel Bumi Aditya, Desa Senggigi, Batu layar sejak (13/6/2025). Ia terakhir terlihat pada (1/7/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. 

    Saat itu, ia baru saja kembali ke kamarnya setelah pamit hendak pergi ke pantai. Sejak saat itu, keberadaannya tidak diketahui.

    “Korban sudah check-in sejak (13/6/2025) dan terakhir melakukan perpanjangan kamar hingga 20 Juli 2025. Namun, sejak tanggal (1/7/2025), ia tidak terlihat lagi,” kata AKP Lalu Eka.

    Untuk menemukan Maria, pihak kepolisian telah memperluas area pencarian. Tim investigasi memeriksa sejumlah lokasi vital, pintu keluar masuk wilayah lombok termasuk bandara dan pelabuhan. Koordinasi dilakukan dengan pihak Bandara Internasional BIZAM, dan hasilnya menunjukkan bahwa Maria terakhir kali terbang ke Jakarta pada 5 Maret 2025. 

    “Tidak ada catatan penerbangan atas nama Maria Matilde Muñoz Cazorla untuk periode Juli-Agustus 2025,” jelas AKP Lalu Eka.

    Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan di Pelabuhan ASDP Lembar, Pelabuhan Senggigi, dan Pelabuhan Bangsal. Pihak kepolisian telah menempelkan poster DPOH di lokasi beberapa lokasi tersebut termasuk area publikdan hotel-hotel dan melakukan pengecekan manifest penumpang. 

    Namun, hingga saat ini belum ditemukan catatan nama Maria Matilde sebagai penumpang yang menyeberang ke Bali maupun daerah lain.

    Maria Matilde Muñoz Cazorla memiliki ciri-ciri fisik yang cukup spesifik: rambut pendek bergelombang warna putih, tubuh kurus, kulit putih berkerut, dan tinggi sekitar 150 cm. Saat ini, keberadaannya masih misterius.

    “Hingga saat ini, keberadaan Maria Matilde Muñoz Cazorla masih belum ditemukan. Pencarian terus kami lakukan dan informasi terkait keberadaannya masih kami himpun,” tutup AKP Lalu Eka.

    Polres Lombok Barat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Maria Matilde untuk segera menghubungi pihak berwenang. 

    Informasi bisa disampaikan kepada Hotline Layanan Pengaduan Masyarakat Sat Reskrim Polres Lombok Barat  (+62 81230154600), atau kantor kepolisian terdekat (Hotline Layanan 110). (F2)

    Ket. Foto: Maria Matilde Muñoz Cazorla WNA asal Spanyol yang dilaporkan hilang. (Ist)

    HUT RI ke-80, LSM Garuda Indonesia Tegaskan Identitas Baru Hadapi Oknum Nakal

    0

    HarianNusa, Mataram – Momen HUT ke-80 Republik Indonesia dimaknai berbeda oleh LSM Garuda Indonesia. M. Zaini selaku direktur, mengumumkan pergantian logo dan stempel resmi sebagai penanda era baru sekaligus tameng melawan pencatutan nama.

    Pergantian itu, menurutnya, adalah jawaban atas laporan adanya oknum yang menggunakan nama Garuda Indonesia untuk menekan dan menipu pihak lain.

    “Bertepatan dengan perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ini, kami sudah mengganti logo dan stempel lembaga Garuda Indonesia yang baru,” kata Zaini kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).

    Menurut Zaini, keputusan ini dilatarbelakangi temuan adanya oknum yang menggunakan nama dan identitas lembaga Garuda Indonesia untuk kepentingan pribadi. Oknum tersebut, kata dia, bahkan menyalahgunakan nama lembaga untuk menekan pihak lain.

    “Kami mendapat laporan bahwa ada oknum-oknum yang mencatut atau menggunakan logo LSM Garuda untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Itu sangat merugikan kami karena berdampak pada nama baik lembaga,” tegas Zaini.

    Praktik ini, lanjutnya, membuat citra organisasi ternodai. Bahkan, ada laporan masyarakat yang merasa resah akibat tindakan intimidasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengaku anggota Garuda Indonesia.

    Zaini menegaskan, setiap surat resmi dari LSM Garuda Indonesia selalu disertai stempel basah, bukan hasil scan atau fotokopi. Ia meminta semua pihak untuk lebih waspada jika menerima dokumen yang meragukan.

    “Kami selalu mengirim surat resmi berstempel basah, bukan melalui rilisan atau scan. Kalau ada yang mencurigakan, segera klarifikasi ke kami,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terintimidasi oleh pihak yang mengaku sebagai bagian dari Garuda Indonesia tanpa bukti otentik.

    “Kalau ada yang mengatasnamakan lembaga kami, tanyakan apakah mereka punya kartu anggota resmi. Kalau tidak, jelas mereka bukan bagian dari kami,” imbuhnya.

    Zaini mengimbau semua pihak, baik lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil, agar proaktif melakukan klarifikasi setiap kali ada surat atau rilis yang mencatut nama Garuda Indonesia. Ia menyebut klarifikasi adalah kunci untuk mencegah kesalahpahaman.

    “Konfirmasi itu penting. Dengan begitu saya bisa memastikan kebenarannya. Kalau ternyata bukan dari kami, jangan sampai dianggap perbuatan lembaga kami,” tuturnya.

    Menurut Zaini, setiap anggota resmi Garuda Indonesia memiliki kartu tanda anggota (ID Card) yang ditandatangani langsung oleh dirinya. Identitas ini menjadi pembeda utama antara anggota resmi dan oknum yang hanya mengaku-ngaku.

    “Kalau tidak ada tanda tangan saya di kartu keanggotaan, maka bisa dipastikan orang itu bukan bagian dari LSM Garuda Indonesia,” katanya.

    Peran Sosial LSM Garuda

    Selain berfungsi sebagai pengawas kebijakan dan advokasi rakyat, Garuda Indonesia juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka rutin menggelar bakti sosial untuk fakir miskin, anak yatim piatu, anak terlantar, dan lansia.

    “Kami hadir bukan hanya untuk mengawasi jalannya kebijakan pemerintah, tapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi sosial,” tambah Zaini.

    Zaini menegaskan, perubahan logo bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah strategis untuk melindungi integritas lembaga. Menurutnya, menjaga kepercayaan publik adalah kunci keberlangsungan organisasi masyarakat sipil.

    “Kalau nama baik kami dirusak oleh oknum, maka semua kerja keras kami akan sia-sia. Karena itu, pergantian logo ini adalah upaya kami menjaga kredibilitas,” ujarnya.

    Dengan logo baru, LSM Garuda Indonesia berharap bisa menutup celah pencatutan nama sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran mereka dalam advokasi demokrasi dan kemanusiaan.

    “Dengan adanya logo baru ini, maka sekali lagi kami menegaskan bahwa sejak tanggal 17 Agustus 2025, logo, stempel dan atribut lainnya yang lama-lama itu tidak berlaku lagi,” pungkas Zaini.

    Pasokan Listrik PLN Andal, Rangkaian Peringatan HUT RI Berlangsung Khidmat dan Meriah

    HarianNusa, Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil menyuplai listrik andal selama rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8). Acara kenegaraan mulai dari Malam Renungan Suci, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih tersebut berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna kebangsaan, dengan dukungan pengamanan listrik berlapis.

    Kepala Biro Umum Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Sekretariat Presiden, Brigjen TNI Mulyadi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan listrik yang andal dari PLN selama rangkaian perayaan HUT ke-80 RI.

    “Kami sangat terbantu dengan kesiapan dan kerja PLN yang luar biasa. Kehadiran rekan-rekan PLN memberi rasa aman dan tenang, sehingga seluruh rangkaian upacara bisa berjalan dengan khidmat dan lancar. PLN telah menjadi bagian penting dari suksesnya momen bersejarah ini,” ujar Brigjen TNI Mulyadi.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI bukan hanya seremoni kenegaraan, melainkan momentum sakral untuk mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus merayakan kemerdekaan yang hakiki. Karena itu, PLN dengan sepenuh hati berkontribusi menjaga kelancaran acara dengan pasokan listrik yang andal 

    “HUT ke-80 RI adalah momentum sakral bagi seluruh bangsa. Karena itu, PLN tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menyalurkan semangat kebangsaan. Kami berdiri tegak bersama rakyat, memastikan setiap detik upacara berjalan tanpa gangguan. Listrik yang terjaga ini adalah wujud dedikasi kami untuk Indonesia yang maju dan merdeka seutuhnya,” tegas Darmawan.

    Darmawan menambahkan, keberhasilan pengamanan kelistrikan merupakan hasil persiapan teknis yang matang dan kerja kolaboratif seluruh tim. Sejak jauh hari, PLN melakukan asesmen dari hulu hingga hilir sistem kelistrikan serta menetapkan masa siaga kelistrikan khusus Jakarta pada 1–18 Agustus 2025.

    “Kami melakukan simulasi beban dan pengujian sistem secara menyeluruh. Koordinasi lintas unit diperkuat, dan setiap perangkat cadangan dipastikan dalam kondisi prima. Ini adalah kerja teknis yang presisi, namun tetap mengedepankan kecepatan dan ketepatan,” jelas Darmawan.

    General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menambahkan untuk memastikan kelancaran acara, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang terdiri dari suplai 2 subsistem, 4 gardu induk, 4 penyulang, _full automation_ melalui scada, 8 unit _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) dengan total daya 3.200 kVA, serta _power generator_ dengan total daya 8.000 kVA. Seluruh sistem ini diawasi secara _real-time_ selama 24 jam melalui  _control center_ di Powerhouse PLN Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

    Selain itu sebanyak 131 personil PLN disiagakan penuh selama 24 jam di 7 titik posko siaga di sekitar Istana Merdeka. Mereka tergabung dalam petugas khusus PLN yang dibentuk untuk mendukung keandalan kelistrikan selama rangkaian kegiatan HUT ke-80 RI.

    ”Kami menyusun strategi pengamanan kelistrikan dengan pendekatan sistemik dan berlapis. Setiap komponen, dari gardu induk hingga UPS, kami pastikan berfungsi optimal. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung momen penting bangsa,” ujar Andy.

    Andy juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personil PLN dalam menjaga keandalan listrik selama acara berlangsung.

    “Kami menempatkan personil siaga di titik-titik strategis dan melakukan pengawasan 24 jam. Semua ini demi memastikan listrik tetap andal, tanpa gangguan, dan mendukung jalannya upacara dengan sempurna,” tutup Andy. (F*)

    Ket. Foto:

    .Foto suasana pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Minggu (17/08). (Foto: BPMI Setpres)

    Upacara Bendera HUT RI ke-80, Polsek Sandubaya Tekankan Nasionalisme dan Semangat Pengabdian

    0

    HarianNusa, Mataram – Polsek Sandubaya menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu (17/08/2025) pukul 08.00 WITA. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolsek Sandubaya, dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Mataram, KOMPOL Yozana Fajri Sidik AF., S.I.K., MH., C.PHR.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., perwakilan staf Kecamatan Sandubaya dan Cakranegara, personel gabungan Polsek Sandubaya, Linmas, serta perwakilan Bhayangkari.

    Rangkaian upacara berjalan sesuai tata urutan, mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga doa bersama. Seluruh prosesi berlangsung lancar hingga selesai pukul 08.30 WITA.

    Kapolsek Sandubaya menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan kedisiplinan, serta meningkatkan semangat pengabdian anggota kepolisian kepada masyarakat.

    “Upacara ini menjadi pengingat bahwa tugas kita bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjaga persatuan dan nilai luhur bangsa,” tegas Kapolsek.

    Kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta memperkokoh persaudaraan di wilayah hukum Polsek Sandubaya. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Upacara HUT RI ke 80 di Polsek Sandubaya. (Ist)

    Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Bupati LAZ: Mari Kita Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata dari Lobar untuk Indonesia

    HarianNusa, Lombok Barat – 

    Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat, Minggu (17/8/2025). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua DPRD Lalu Ivan Indaryadi beserta Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda Lobar, mantan Bupati, Mantan Wakil Bupati, Mantan Sekda, pimpinan instansi vertikal, Sekda, Kepala OPD, BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

    Dalam amanatnya, Bupati LAZ menegaskan bahwa peringatan hari kemerdekaan merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta melanjutkan perjuangan dengan kerja nyata. Menurutnya dengan kerja nyata akan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. 

    “Kemerdekaan bukan akhir perjuangan, melainkan fondasi untuk mengisi kemerdekaan dengan upaya melindungi bangsa, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan, serta menjaga perdamaian dan keadilan. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata dari Lobar Untuk Indonesia,” ujarnya.

    Bupati LAZ mengatakan tahun ini, tema nasional peringatan HUT ke-80 RI adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Menurut Bupati LAZ tema ini sejalan dengan visi pembangunan Lombok Barat, yaitu “Maju, Mandiri, dan Berkeadilan. “Maju” selaras dengan semangat “Indonesia Maju”. Sementara “Mandiri” bermakna sama dengan “Bersatu dan Berdaulat”, serta “Berkeadilan” mencerminkan cita-cita “Rakyat Sejahtera.”

    Lebih lanjut, Bupati LAZ memaparkan misi pembangunan Lombok Barat, di antaranya peningkatan SDM unggul dan berdaya saing global, transformasi ekonomi berkelanjutan, ketahanan sosial-budaya berbasis kearifan lokal, pemerataan infrastruktur, serta tata kelola pemerintahan yang transparan. Untuk mendukung misi tersebut, Pemkab Lobar menjalankan sejumlah program prioritas, antara lain: Sejahtera dari Desa, SDM Unggul, Pengentasan Pengangguran, Transformasi Ekonomi Mandiri, Ketahanan Sosial, Agrominipolitan, Infrastruktur Berkelanjutan, Tata Kelola Pemerintahan, dan Harmoni Sosial. 

    “Perjuangan mengisi kemerdekaan tidaklah mudah. Namun dengan persatuan, sinergi, dan kolaborasi, Lombok Barat akan mampu mewujudkan visi ‘Maju, Mandiri, dan Berkeadilan’ serta ikut mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Maju,” tegasnya.

    Upacara HUT RI ke-80 ini turut dimeriahkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Lombok Barat 2025 yang sukses mengibarkan Sang Merah Putih. Adapun petugas upacara yaitu pembawa baki Riyanti Dwi Rasada Putri dan Ni Kadek Sukriyanti, penggerek bendera Lalu Aqil Alsyak, Ida Bagus Eka Krisnagana, serta Yoga Andika Saputra. Komandan Upacara Danramil Sekotong Kapten Infanteri Muhadi. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Upacara Bendera HUT RI ke 80 di Pemkab Lombok Barat. (Ist)

    Ruko Dua Lantai di Sweta Terbakar, Diduga Akibat Mesin Cuci Meledak

    HarianNusa, Mataram – Warga Gerung Butun Timur, Sweta, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 06.20 Wita, dikejutkan dengan kepulan asap dan api dari sebuah rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan TGH. Faisal No.16.

    Ruko tersebut diketahui lantai satunya difungsikan sebagai toko mebel “Sinar Aluminium”, sementara lantai dua menjadi rumah tinggal sekaligus kantor sebuah portal berita online.

    Api diduga berasal dari mesin cuci yang meledak saat sedang digunakan. Yuni, saksi sekaligus orang yang sedang mencuci, menuturkan detik-detik awal munculnya api.

    “Tiba-tiba mesin cuci meletus dan langsung mengeluarkan api yang membakar pakaian di dalamnya. Saya segera memanggil pemilik ruko, Anang, yang saat itu sedang beristirahat,” ungkapnya.

    Mendengar teriakan Yuni, I Made Sanakumara atau akrab disapa Anang, langsung sigap menyelamatkan diri dan mengamankan tabung gas elpiji, agar tidak menimbulkan ledakan yang lebih besar.

    “Saya langsung mengamankan tabung gas, kemudian meminta pertolongan warga sekitar. Setelah itu saya menghubungi Kapolsek Sandubaya,” katanya.

    Tak lama kemudian, tiga unit mobil water tank dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram tiba di lokasi. Dibantu aparat kepolisian dan warga sekitar, api berhasil dijinakkan sebelum sempat merembet lebih luas ke bagian bangunan lainnya.

    Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Meski begitu, sebagian plafon dan dinding ruko tampak hangus terbakar.

    Anang menyampaikan rasa syukurnya sekaligus terima kasih, kepada semua pihak yang terlibat.

    “Api bisa cepat dipadamkan berkat kesigapan warga, Kepala Lingkungan, pihak kelurahan, Kapolsek Sandubaya, serta tim Damkar Kota Mataram yang diinformasikan oleh Kapolsek Sandubaya. Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan bantuannya,” ujar Anang.

    Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti kerugian akibat kebakaran tersebut. (F3)

    Ket. Foto,:

    Mesin cuci yang diduga menjadi pemicu kebakaran Ruko dua lantai dan petugas damkar yang sigap mengatasi musibah tersebut. (Ist)

    Ratusan Warga Ranggagate Tumpah Ruah Ikuti Mancing Merdeka, Semarakkan HUT RI ke- 80

    HarianNusa, Lombok Tengah– Suasana kemerdekaan terasa berbeda di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Minggu (16/8/2025), ketika ratusan warga tumpah ruah mengikuti Lomba Mancing Merdeka di Embung Eat Berobot. Kegiatan ini digelar Forum Silaturrahmi Keluarga Ranggagata (FSKR) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ranggagata, Gatanews.id, serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTB, dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-6 Gatanews.id.

    Kepala Desa Ranggagata, Mohammad Haikal, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme luar biasa masyarakat. Panitia mencetak sekitar 700 kupon peserta, dan semuanya ludes habis bahkan masih banyak warga yang mencari.

    “Acara ini murni hiburan untuk masyarakat. Dana kegiatan dikumpulkan oleh forum keluarga besar Ranggagata yang ada di Mataram bersama sponsor. Semua gratis, masyarakat tinggal memancing, ikan bisa dibawa pulang, dan kupon diundi untuk mendapatkan doorprize,” jelas Haikal.

    Sebanyak 300 kilogram ikan dilepas ke embung sebagai tantangan bagi peserta. Sementara itu, doorprize yang disiapkan mencapai 70-an hadiah, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda dan satu unit kipas angin.

    Ketua FSKR, H. Maskur, S.Pd., menyampaikan jika kegiatan itu tidak sekadar hiburan, tetapi juga wadah silaturahmi antara warga desa dengan keluarga besar Ranggagata yang ada di perantauan.

    “Setelah Mancing Merdeka ini, kami juga sudah menyiapkan program penghijauan dengan menanam 1.000 bibit pohon nangka, di sepanjang jalan Desa Ranggagata, juga pemerikasaan kesehatan gratis,” ujar Maskur.

    Sementara itu, Ketua Panitia, Drs. Mashap Hanapi, mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak, mulai dari Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional RI Kombes Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan, S.IK., M.M., jajaran Polda NTB dan Polres/ta, Perum BULOG Kanwil NTB, DPRD Kota Mataram, hingga sejumlah sponsor seperti Inul Vizta Family KTV Lombok dan Ricky Smartfren.

    Acara berlangsung sejak pukul 07.00 Wita hingga 14.00 Wita, dan turut dihadiri Camat Praya Barat Daya. Warga tampak riang gembira, saling bercengkerama sambil menunggu kail mereka disambar ikan. (F3)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Mancing Merdeka dan  pembagian door prize dalam kegiatan Lomba Mancing HUT RI ke 80 di Desa Ranggagate, Lombok Tengah. (HarianNusa)

    Bupati LAZ Kukuhkan 25 Anggota Paskibraka Lombok Barat

    HarianNusa, Lombok Barat  – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memimpin Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025, Jumat (15/8/2025) di Aula Kantor Bupati Lombok Barat. Turut hadir Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Forkopimda Lobar, Wakil Ketua DPRD Abu Bakar Abdullah Sekda Lobar H. Ilham, para Kepala OPD, pelatih, orang tua anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lobar mengukuhkan 25 anggota Paskibraka yang terdiri dari 13 putra dan 12 putri terbaik hasil seleksi dan pelatihan intensif selama hampir satu bulan. Pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana secara simbolis kepada perwakilan paskibraka oleh Bupati.

    “Pengukuhan ini adalah momen sakral bagi para anggota Paskibraka. Mereka telah dilatih untuk menanamkan kedisiplinan, rasa percaya diri, dan kesiapan mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka,” ungkap Bupati LAZ. 

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih, pembina, sekolah, dan orang tua atas dukungan yang diberikan. Bupati berharap para anggota Paskibraka mampu menjadi teladan dan motivator bagi generasi muda Lombok Barat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lombok Barat Maju, Mandiri dan Berkeadilan. Ia juga mengajak semua paskibraka dan undangan yang hadir untuk selalu meneladani para pahlawan pejuang bangsa yang telah berkorban untuk bangsa dan negara. “Mari kita terus meneladani para pahlawan dalam kehidupan kita. Kita harus menanamkan prinsip Jiwa dan raga kita untuk NKRI tercinta,”ujarnya.

    Upacara ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lombok Barat. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan pengukuhan Pasibraka Lombok Barat yang akan bertugas pada Upacara HUT RI ke 80. (Ist)

    Hadiri Kick Off GPM Polri secara Virtual, Kapolresta Mataram :  Beras SPHP harus Tepat Sasaran 

    HarianNusa, Mataram – Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., menghadiri Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak melalui Zoom Meeting dari Mako Polsek Mataram, Kamis (14/8/2025). Kegiatan nasional ini juga diikuti Wakapolda NTB, jajaran PJU Polda NTB, serta seluruh pejabat utama Polresta Mataram yang memantau langsung pelaksanaan GPM di berbagai wilayah Indonesia.

    Di Kota Mataram, GPM dirangkaikan dengan operasi pasar murah yang digelar Polresta Mataram bersama Polda NTB dan Perum BULOG Kanwil NTB, dengan menjual beras SPHP Bulog kepada warga di halaman Polsek Mataram.

    Kapolresta Mataram menjelaskan, kegiatan ini berlangsung di tiga titik utama, yakni Kecamatan Mataram, Gunungsari, dan Lingsar. “Polresta Mataram sudah memulai GPM ini beberapa hari sebelumnya dan akan terus berlanjut sesuai target. Setiap hari, kami mendistribusikan 2,5 hingga 3 ton beras SPHP kepada masyarakat,” ujarnya.

    Distribusi dilakukan melalui dua skema: pertama, lewat Koperasi Polresta untuk kebutuhan anggota kepolisian; kedua, melalui GPM yang dioperasikan Polresta dan Polsek jajaran untuk masyarakat umum. Tujuannya, menekan lonjakan harga dan menjaga stabilitas beras di pasaran.

    Beras SPHP dijual dengan harga standar pemerintah, Rp58 ribu per kemasan isi 5 kg. Setiap pembeli hanya boleh membeli maksimal dua kemasan, guna mencegah aksi penimbunan atau penjualan kembali dengan harga tinggi.

    “Kami melarang keras penjualan beras ini kepada oknum yang berniat menjual kembali. Kalau ada yang nekat memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi, termasuk oplosan atau pengurangan isi, akan kami tindak tegas sesuai SOP,” tegas Kapolresta.

    Ia berharap, dalam beberapa hari ke depan harga beras di pasaran bisa terkendali. “Tujuan utama GPM ini adalah membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasar,” tutupnya.

    Kegiatan GPM ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai pembeli. “Saya dangat berterima kepada Polri yang telak melaksanakan Gerakan Pangan Murah ini. Sebagai masyarakat biasa saya merasa, sangat terbantu bisa mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau. Saya harap kegiatan ini terus terus diadakan agar kami sebagai masyarakat bisa terbantu,” ucap Ibu Hani salah seorang masyarakat yang membeli beras SPHP di stan GPM Polresta Mataram. (F2)

    Ket. Foto:

    Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK., MH., (dua dari kanan)  mengikuti kegiatan Kick off Gerakan Pangan Murah Serentak melalui zoom meeting dari Mako Polsek Mataram. (Ist)

    Kapolresta Mataram Pimpin Pelantikan dan Sertijab Pejabat Utama, Tekankan Pentingnya Penyegaran Organisasi

    HarianNusa, Mataram – Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH. memimpin upacara pelantikan Kabagops serta serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Intelkam dan Kasat Samapta Polresta Mataram, Rabu (13/08/2025). Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolresta Mataram dan dihadiri Wakapolresta, pejabat utama, para perwira, serta seluruh personel.

    Upacara ini dirangkaikan dengan acara syukuran dan pisah sambut di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram. Dalam prosesi tersebut, Kompol I Gede Maharta, SH. resmi dilantik sebagai Kabagops Polresta Mataram. Sertijab Kasat Intelkam dilakukan dari Kompol Hatta, S.IP. kepada AKP Syarifuddin Zohri, SH., sedangkan jabatan Kasat Samapta diserahterimakan dari Kompol Sopian Hadi, SH. kepada AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wisma, SH.

    Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Kapolresta Mataram dan diikuti para pejabat yang dilantik, dilanjutkan penandatanganan berita acara.

    Dalam sambutannya, Kapolresta Mataram menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari program pembinaan personel Polri yang bertujuan untuk penyegaran organisasi, promosi, dan peningkatan kinerja.

     “Kepada pejabat baru, selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Polresta Mataram. Segera lakukan penyesuaian agar tugas-tugas dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Kapolresta.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan loyalitasnya selama bertugas.

     “Terima kasih telah mengabdi dengan baik untuk Polresta Mataram. Tetap pertahankan kinerja dan jaga nama baik institusi di tempat tugas yang baru,” pesannya.

    Acara diakhiri dengan momen kebersamaan dalam syukuran dan pisah sambut, menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pelayanan dan pengabdian Polresta Mataram. (F2)

    Ket. Foto:

    Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH. memimpin upacara pelantikan Kabagops serta serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Intelkam dan Kasat Samapta Polresta Mataram, Rabu (13/08/2025). (Ist)

    error: Content is protected !!