Beranda blog Halaman 29

Polresta Mataram Ringkus Empat Pengedar Narkoba di Pejarakan

HarianNusa, Mataram – Polresta Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil meringkus empat terduga pelaku di Kelurahan Pejarakan, Kecamatan Ampenan, pada Sabtu dini hari (6/9/2025).

Keempat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial A (35), K (41), dan AH (38), warga Pejarakan, serta AJA (31), warga Sandik, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim langsung melakukan penindakan dan mengamankan para pelaku beserta barang bukti.

“Awalnya petugas mengamankan A di pinggir gang depan rumahnya. Dari penggeledahan di dalam rumah, kami temukan tiga orang lainnya yakni K, AH, dan AJA, serta sejumlah barang bukti,” ungkap AKP Bagus Suputra.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sabu seberat 5,95 gram, alat konsumsi sabu, timbangan elektrik, telepon genggam, dan uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba.

Keempat terduga saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.

Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polresta Mataram dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah NTB, khususnya di Kota Mataram. (F2)

Ket. Foto:

Terduga pengedar Narkotika yang diamankan beserta barang bukti di Polresta Mataram. (Ist)

Bupati LAZ: MBG Dorong Ekonomi Lokal dan Cegah Stunting

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (4/9/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, Asisten I H. Saiful Akhkam, Kepala OPD terkait, Kepala BPOM Mataram, serta ketua SPPG se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan bahwa program MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menyerap tenaga kerja. “Melalui program MBG, kita ingin memastikan seluruh sasaran di Lombok Barat memperoleh makanan bergizi. Pemenuhan bahan baku harus mengutamakan produk lokal agar dapat menyerap tenaga kerja, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kualitas gizi,” tegasnya.

Menurut Bupati, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan, mulai dari penyediaan bahan pangan, distribusi, hingga pengawasan kualitas gizi. Ia berharap program MBG dapat menjadi langkah nyata dalam mengentaskan stunting, menekan angka kemiskinan, dan mengurangi pengangguran.

Sementara itu, Wakil Bupati UNA menyampaikan bahwa program MBG berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan memberdayakan sumber daya manusia (SDM). “Sebisa mungkin bahan baku MBG kita ambil dari produk lokal Lombok Barat dengan berkoordinasi bersama OPD dan distributor. Dengan begitu, manfaat program ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Rakor ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain pembentukan tim pelaksana tingkat kabupaten, penentuan mekanisme distribusi, serta evaluasi rutin setiap bulan. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang pola makan sehat. (F2)

Ket. Foto:

Kegiatan Rapat MBG kabupaten Lombok Barat. (Ist) 

Abdul Hadi Tekankan Pentingnya Penyelesaian Tugas Pemerintah yang Melibatkan Masyarakat

Hariannusa, Jakarta (04/09) – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Abdul Hadi, menegaskan pentingnya penyelesaian seluruh program pemerintah secara tuntas dan melibatkan partisipasi masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja dengan Pemerintah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (04/09).

Menurut Abdul Hadi, keterlibatan masyarakat dalam berbagai program pemerintah bukan hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Selama ini kami juga tidak mengetahui adanya lucuran tambahan pada program yang disampaikan. Terima kasih Pimpinan dan Pak Menteri sudah menyampaikan hal itu. Dengan sisa waktu yang ada, kami menekankan agar penyelesaian tugas dari Pak Menteri ini bisa benar-benar kita tuntaskan,” ujar Abdul Hadi.

Legislator asal Fraksi PKS itu menekankan, program pembangunan infrastruktur maupun karya nyata pemerintah harus dijalankan secara partisipatif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari proses pembangunan itu sendiri.

“Pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya pada karya, ataupun yang melibatkan masyarakat, harus benar-benar dituntaskan. Dengan begitu manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh rakyat,” tambahnya.

Abdul Hadi menutup pernyataannya dengan ajakan agar pemerintah lebih konsisten dan transparan dalam melaksanakan program, sehingga keberhasilan pembangunan tidak hanya terukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari dampak nyata bagi masyarakat.

LAZ – Adha Ajak Bersama-sama Jaga Lombok Barat Agar Tetap Damai dan Aman

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lombok Barat tercinta agar tetap damai, aman, dan kondusif. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha saat kegiatan di Gerung, Rabu (3/9/2025).

Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lombok Barat adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan penuh rasa memiliki. Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus ditumbuhkan agar suasana daerah tetap aman dan nyaman.

“Mari kita rawat persatuan dan kedamaian di Lombok Barat. Kalau kita jaga bersama, insyaAllah daerah ini akan selalu aman, nyaman, dan menjadi tempat yang baik untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menambahkan, nilai kekeluargaan dan gotong royong yang sudah melekat pada masyarakat Lombok Barat adalah modal besar dalam menjaga kedamaian. Ia mengingatkan pentingnya saling mengingatkan agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kekuatan kita ada pada persatuan dan kebersamaan. Dengan saling menghormati dan menjaga, Lombok Barat akan selalu damai dan harmonis,” katanya.

Hal senada juga disampaikan para tokoh agama dalam pertemuan antara Pemda Lobar, Forkopimda, dan tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari TGH. Muhlis Ibrahim yang memberikan pesan menyejukkan.

“Menjaga keamanan adalah bagian dari ibadah. Jika daerah kita aman, ibadah akan lebih tenang, anak-anak bisa belajar dengan baik, dan masyarakat hidup lebih tenteram,” tuturnya.

Pemerintah Daerah berharap ajakan ini dapat menjadi semangat bersama. Dengan kebersamaan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan pemerintah, Lombok Barat akan tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan penuh persaudaraan. (F2)

Ket. Foto: 

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini  dan Hj. Nurul Adha (LAZ -Adha). (Ist)

Mendagri Imbau  Pemerintah Daerah Jaga  Situasi Kondusif dan Damai

HarianNusa, Lombok Barat  – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengikuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait perkembangan situasi terkini melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar di Ruang Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat. 

Kegiatan yang dilaksanakan secara video conference (daring), pada Selasa, (02/09) ini dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kepala bagian, perwakilan Forkopimda, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Barat.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengimbau seluruh kepala daerah dan pejabat negara untuk menghindari gaya hidup berlebihan atau pamer kemewahan, terutama di tengah situasi sosial yang sensitif akibat demonstrasi di sejumlah daerah. Ia menekankan bahwa pejabat publik harus menjadi teladan dalam menjaga citra dan kepercayaan masyarakat. 

“Jangan sampai ada flexing kemewahan, baik pejabat maupun keluarga pejabat, karena tindakan pamer kemewahan dapat menimbulkan provokasi di tengah masyarakat,” tegas Tito.

Mendagri juga menyoroti potensi media sosial, khususnya TikTok, yang sering dimanfaatkan sebagai medium provokasi dan bahkan digunakan untuk menyiarkan langsung aksi penjarahan. “Menjarah juga ada yang live, dan live-nya pakai TikTok. Situasi ini gampang sekali memicu masyarakat untuk terprovokasi,” tambahnya.

Selain isu sosial, Tito menekankan pentingnya pengendalian inflasi di setiap daerah. Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok.

Menindaklanjuti arahan Mendagri, Sekda Lobar H. Ilham, menjelaskan bahwa Pemkab Lombok Barat melalui TPID terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai kecamatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau dan menekan laju inflasi. 

“Keberhasilan pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat. Dengan keterbukaan informasi serta langkah nyata seperti GPM, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Ilham.

Sekda juga menekankan peran komunikasi publik dalam menjaga stabilitas situasi. Diskominfotik Lombok Barat diminta untuk terus menyebarluaskan informasi positif agar masyarakat tidak terpengaruh isu yang dapat menimbulkan keresahan.

Rapat koordinasi ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai upaya konkret menekan angka inflasi di Lombok Barat. (F2)

Ket. Foto:

Pemkab Lombok Barat mengikuti arahan Mendagri yang digelar secara daring. (Ist) 

NTB  Rumah Kita : Gubernur Tekankan Aksi Damai dan Jaga Kondusifitas Daerah 

HarianNusa, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, melakukan silaturahmi dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dari Cipayung Plus serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Minggu (31/8). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan tujuan memperkuat komitmen bersama menjaga ketenangan dan kedamaian daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa dirinya tidak melarang mahasiswa atau organisasi untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi maupun demonstrasi. Namun, ia meminta agar setiap aksi dilakukan dengan tertib dan damai.

“Kami tidak melarang mahasiswa untuk aksi. Pertemuan ini semata-mata silaturahmi, bukan untuk membatasi. Yang kami harapkan hanya komitmen bersama agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dan pemuda yang menunjukkan kepedulian besar terhadap daerah.

“Saya justru kaget sekaligus bangga, adik-adik mahasiswa menyampaikan bahwa NTB ini rumah kita bersama. Mereka cinta daerah ini dan tidak ingin NTB mengalami instabilitas. Mereka hanya ingin aspirasinya didengar, dan itu sangat saya hargai,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak tokoh lintas agama untuk memberikan dukungan dengan doa sekaligus menyerukan persatuan kepada umat masing-masing.

Ia menegaskan, menjaga kondusivitas adalah kepentingan bersama karena stabilitas daerah sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.

“Kalau NTB tidak kondusif, ekonomi akan terganggu dan yang pertama merasakan dampaknya adalah rakyat. Karena itu kita semua harus menjaga kedamaian,” tegasnya. (F3)

Ket. Foto:

Silaturahmi Pemerintah Provinsi dan Kota Mataram dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dari Cipayung Plus serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). (Ist)

LAZ-Adha Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kebersamaan untuk  Lombok Barat

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Semangat ini diyakini menjadi kunci utama terwujudnya pembangunan yang harmonis, adil, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Lombok Barat Hj Nurul Adha atau yang dikenal dengan pasangan LAZ-Adha, pada Ahad, 31 Agustus 2025.

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Namun demikian, persaudaraan dan kebersamaan serta kedamaian harus tetap dijaga. “Mari kita satukan hati, eratkan tangan, dan bersama-sama membangun daerah ini. Dengan kebersamaan, insya Allah semua tantangan dapat kita lewati,” ujarnya dengan penuh keteduhan.

Wakil Bupati Hj. Nurul Adha juga menyampaikan pesan serupa. Menurutnya, menciptakan suasana rukun, aman, dan damai di tengah masyarakat harus terus dilakukan. Hal ini agar proses pembangunan dapat terus dilaksanakan. Ia juga meminta agar semua pihak dapat menahan diri sehingga hal hal negatif tidak terjadi. 

“Kita ingin Lombok Barat menjadi rumah yang nyaman bagi semua, tempat kita saling mendukung, saling menjaga, dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Sejumlah tokoh masyarakat turut menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah yang selalu mengedepankan semangat kebersamaan. Mereka menilai suasana damai dan persaudaraan akan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat persatuan yang terus dijaga, Lombok Barat diharapkan mampu menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga teduh dan harmonis dalam kehidupan sosial warganya. (F2)

Ket. Foto:

Pasangan Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (LAZ-Adha). (Ist)

Tingkatkan Layanan EV, PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru

HarianNusa, Surabaya – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan _Home Charging Services_ (HCS) Ultima sebagai versi terbaru dari layanan pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah. Hadir dengan proses pemasangan yang lebih singkat dan praktis, HCS Ultima menjadi terobosan penting dalam peningkatan layanan pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia.

Berbeda dari versi sebelumnya, HCS Ultima dirancang lebih singkat dan praktis. Layanan ini terintegrasi pada sistem PLN seluruh proses mulai dari pengajuan, instalasi, hingga layanan purna jual dapat dilakukan secara _end-to-end_ dan _real-time_ melalui aplikasi PLN Mobile, di mana pada layanan sebelumnya pemohon tidak dapat melihat progress masing-masing tahapan secara _real-time_.

Dari segi kecepatan penyambungan, layanan HCS Ultima dipercepat menjadi hanya 7 hari kerja untuk sambungan standar saluran udara tegangan rendah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa HCS Ultima dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan pemasangan fasilitas pengisian daya yang cepat dan praktis. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat untuk beralih kendaraan listrik.

“Layanan terbaru ini kami hadirkan sebagai langkah nyata dalam mendukung percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia sekaligus mendorong upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Daniel Lestanto, menjelaskan bahwa HCS Ultima pertama kali diluncurkan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu, (27/8) bersamaan dengan _event_ Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. 

Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran karena wilayah ini menjadi wilayah yang memiliki pertumbuhan kendaraan listrik terbesar di luar Jabodetabek. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan yang sesuai dengan harapan pelanggan.

“Sebagai penyedia layanan HCS, kami mendengar apa yang diinginkan para pelanggan. Untuk itu kami meluncurkan layanan HCS Ultima. Tidak sampai di situ kami juga menawarkan penawaran khusus berupa diskon pemasangan 50 persen untuk mengakomodir antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Daniel menambahkan promo ini berlaku mulai 27 Agustus 2025 hingga 30 Juni 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan menyambut momentum Hari Pelanggan Nasional. 

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan menambahkan hadirnya layanan HCS Ultima ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama pelanggan dalam melakukan pengisian daya kendaraan listriknya. 

Dengan HCS Ultima, pengguna cukup melakukan pengisian daya 1 sampai 2 kali seminggu di rumah, terutama untuk kebutuhan harian dalam kota. 

“Bagi pelanggan yang ingin mengajukan pemasangan HCS Ultima cukup melalui aplikasi PLN Mobile pada menu EV. Setelah pengajuan, pelanggan bisa melakukan monitoring _real-time_ hingga pemasangan HCS Ultima selesai,” pungkas Syarief. (F*)

Ket. Foto:

PLN luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru.  (Ist)

Bupati Lombok Barat Tanggapi Kunjungan BAP DPD RI: “Kami Ingin Proses yang Clear and Clean”

HarianNusa, Lombok Barat –  Merespon kehadiran Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Kantor Gubernur NTB untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan multi pihak (Jum’at, 29/8/2025), Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memberikan tanggapan. 

“Saya ada di Jakarta untuk Rakornas Inflasi dengan Bapak Presiden. Ada Tim GTRA dan Asisten 1 yang hadir di Provinsi,” ujar LAZ  melalui sambungan  telepon.

Menanggapi pernyataan 12 Senator dari BAP DPD RI dalam RDP tersebut, LAZ menampik tudingan dirinya tidak pro rakyat.

“GTRA Lombok Barat tidak mau sembarangan. Kita tidak ingin sembarangan. Kita ingin sesuai aturan. Maksud baik akan baik jika dijalankan dengan proses yang baik juga,” tegas LAZ.

Seharusnya pihak BAP DPD RI jika ingin memberi kepastian hukum, menurut LAZ harusnya ikut mendengar pihak lain agar lebih proporsional.

“Lahan seluas lebih dari 90-an Hektar itu kan adalah HGB milik PT. Lingga. Supaya adil harusnya pihak PT juga dihadirkan? Kan syarat tanah bisa dijadikan TORA adalah dalam status clear and clean,” ujarnya.

LAZ juga menampik tudingan dirinya berada di belakang PT. Lingga.

“Saya baru dilantik 3 bulan baru tahu urusan itu. Kami normatif saja. Bagaimana mungkin lahan yang sudah jelas ada HGB nya tapi terbit Sertifikat Hak Milik di dalamnya? 

Kita ingin ini clear and clean dulu baru mengambil tindakan selanjutnya. Toh rekomendasi kita adalah agar lahan itu dijadikan bank tanah atau aset negara, bukan menjadi HGB PT. Lingga lagi”, tegasnya.

Kehadiran BAP yang berjumlah 12 orang senator DPD RI itu menanggapi aduan masyarakat yang menyebut diri Komisi Independen Pengurusan Hak-Hak atas Tanah dan Lahan NTB (KIPHTL-NTB). Aduan tersebut adalah karena di atas lahan tersebut telah bermukim banyak penduduk yang tinggal turun temurun akibat PT. Lingga tidak kunjung beroperasi. 

Polemik tentang lahan yang berada di wilayah Pangsing Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat mencuat akibat ditetapkan sebagai lahan terlantar oleh Kementerian ATR/ BPN. Penetapan ini pun terjadi jauh sebelum LAZ menjadi bupati dan pihak PT. Lingga sudah mengajukan keberatan. 

Senada dengan LAZ, Penjabat Sekretaris Daerah NTB Lalu Moh Faozal yang hadir di RDP dengan DPD itu juga tidak menampik jika masalah agraria di daerah pariwisata, khususnya di wilayah selatan Pulau Lombok memang cukup banyak, termasuk di lahan HGB PT. Lingga itu. Menurutnya, lahan itu harus segera diselesaikan sesuai aturan.

“Saya kira ini harus kita duduk bersama agar masalah bisa dilihat seobjektif mungkin,”  tandasnya. (F2)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). (Ist)

Wabup UNA Ajak Semua Pihak Kolaborasi Atasi Stunting

HarianNusa, Lombok Barat – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat bekerja sama dengan RSUD Tripat, RSUD Awet Muda Narmada, serta seluruh Puskesmas menggelar kegiatan senam bersama, jalan sehat, dan aksi bergizi di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Sekda Lobar H. Ilham, Ketua TP PKK Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, Ketua DWP Lobar Erni Zuhara, para Kepala OPD, jajaran pegawai Puskesmas, kader posyandu, pelajar, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menurunkan angka stunting di Lombok Barat. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dimulai dari kepedulian terkecil di keluarga hingga dukungan lintas sektor. “Perlu kerja sama dan kepedulian dari semua pihak. Mari kita jaga pola hidup sehat, bergerak bersama, dan peduli pada gizi anak-anak kita. Dengan begitu, kita bisa menurunkan stunting di Lombok Barat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta, baik jajaran pegawai maupun masyarakat, menjadikan momentum jalan sehat dan aksi bergizi ini sebagai motivasi untuk terus menjaga kebugaran serta meningkatkan kualitas hidup.

“Ayo, kita sehat bareng, bugar bareng, bergizi bareng, dan bahagia bareng. Pegawai dan masyarakat yang sehat akan membuat kerja nyata makin semangat, belajar makin kuat,” tambahnya penuh semangat.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan peserta tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan keluarga sekaligus pencegahan stunting. Semarak acara semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize menarik bagi peserta jalan sehat. (F2)

Ket. Foto:

Wabup UNA memberikan sambutan dalam kegiatan Jalan Sehat dalam rangka meriahkan HUT RI. (Ist)