Beranda blog Halaman 34

Coffee Morning OPD,  Bupati LAZ  Ajak Dinas PUTR dan Dinas Perkim Lobar Kerja Nyata untuk Masyarakat 

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan Coffee Morning OPD dalam rangka mempererat sinergitas antara jajaran perangkat daerah, sekaligus Rapat Evaluasi Kinerja. Pada Coffee Morning edisi 4 Agustus 2025 merupakan giliran dari Dinas PUTR dan Dinas Perkim Lobar. Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala Dinas PUTR Lobar Ahad Legiarto berserta jajaran, Kepala Dinas Perkim, H. Lalu Najamudin berserta jajaran.

Dalam arahannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan kegiatan Coffee Morning ini untuk percepatan Kinerja OPD. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan evaluasi untuk mengetahui berbagai masalah dan kendala yang ada sehingga dapat dicarikan solusi dan jalan keluar.  Harapannya melalui kegiatan ini kinerja OPD khususnya yang bergerak di bidang pelayanan dapat terus meningkat. Berbagai kendala diharapkan dapat dicari jalan keluar atau solusi agar tidak mengganggu pelayanan prima kepada masyarakat. 

“Coffee morning ini sebagai langkah percepatan Kinerja OPD  dan untuk mengevaluasi kinerja agar ada perubahan dan peningkatan kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dengan baik di Lombok Barat. Kita harus kerja nyata dan bergerak cepat untuk masyarakat,” ujarnya.

Bupati LAZ juga menginstruksikan kepada dua dinas yaitu dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan dan pemukiman untuk mempercepat pelaksanaan program dan kinerja. Bupati LAZ meminta dinas PUTR untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang telah dianggarkan. Hal ini agar program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan cepat serta dapat dinikmati oleh masyarakat. Dalam kesempatan ini Bupati juga meminta kepada jajaran PUTR untuk selalu mengawasi dan memperhatikan saluran irigasi yang ada. Hal ini untuk mencegah terjadinya luapan air saat banjir.  

“Kami instruksikan jajaran PUTR untuk kerja maksimal. Yang penting untuk diperhatikan adalah terkait pembangunan jalan jalur dua dari by pass Bil ke Kantor Bupati. Ini adalah wajah ibu kota Gerung, jadi harus indah,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ juga menyoroti beberapa permasalahan di Dinas Perkim yaitu bagaimana cara mengentaskan kemiskinan di daerah, dengan terus mendata masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni. Bupati LAZ meminta agar semua harus berbasis data sehingga bantuan bisa tepat sasaran. Selain itu Bupati juga meminta Perkim untuk menginventarisir data akses air bersih sehingga ketika musim kering sumber air bersih bisa dialokasikan kepada masyarakat yang terdampak. 

“Dinas Perkim harus selalu bergerak berbasis data khususnya terhadap bantuan rumah layak huni. Intervensi yang dilakukan harus berdampak pada penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Lobar,  Ahad Legiarto, mengatakan Dinas PUTR akan terus bekerja maksimal sesuai instruksi Bupati. Pihaknya akan melakukan percepatan terhadap semua program pembangunan yang telah dianggarkan. Saat ini beberapa program telah berkontrak dan ada beberapa program yang masih dalam proses tender. Ia juga mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan maksimal terhadap semua program pembangunan yang dilakukan agar hasilnya maksimal. 

“Dinas PUTR telah melakukan gotong royong rutin pada saluran irigasi di beberapa titik. Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir akibat tumpukan sampah di saluran irigasi,” ujarnya.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mempercepat pembangunan. Hal ini agar proses pembangunan di Lobar bisa semakin maksimal untuk mewujudkan Lombok Barat maju, mandiri dan berkeadilan. (F2)

Ket. Foto:

Kegiatan coffee Morning Bupati LAZ dan Wabup UNA dengan Dinas Perkim dan Dinas PUTR Lombok Barat. (Ist)

Warga Perbukitan Terganggu Suara  Musik Keras di Warung Pantai Duduk, Minta Ketegasan Aparat

0

HarianNusa, Lombok Barat –  Suara bising musik yang terdengar keras  dari warung -warung yang diduga illegal di sepanjang Pantai Duduk, Kecamatan Batulayar, dianggap mengganggu warga  yang tinggal di perbukitan Pantai Duduk. 

Bayangkan saja, sejak pagi hingga tengah malam, lantunan karaoke dan dangdut berdentum dari pengeras suara yang diarahkan ke segala arah, seolah-olah pantai ini tak lagi menjadi destinasi wisata alam, tapi berubah menjadi klub malam terbuka 24 jam.

“Saya pindah ke sini untuk hidup tenang, menikmati suara alam. Tapi sekarang, malah harus tidur ditemani dentuman bass dari bawah bukit,” keluh salah satu warga yang merasa terganggu.

Keluhan bukan hanya satu-dua. Puluhan warga sudah menandatangani petisi, menyampaikan laporan ke kepala dusun, kepala desa, camat, Polsek, Polres, hingga Satpol PP. Tapi sayangnya, suara mereka seolah tak terdengar. Petugas memang sempat turun dan menegur pemilik warung, tapi tak ada perubahan berarti. Bahkan, beberapa pemilik warung justru menambah jumlah speaker,  seolah menantang aturan.

“Bukan soal menolak pariwisata, kami dukung usaha lokal. Tapi tolonglah, ada batasan dan rasa hormat. Kami juga manusia yang butuh istirahat,” tambah warga lainnya.

Yang menyedihkan, banyak warung itu beroperasi tanpa izin. Namun, lebih dari soal legalitas, yang paling mencolok adalah kurangnya empati pada lingkungan sekitar. Suara bising bukan hanya mengganggu, tapi perlahan merusak kenyamanan, kesehatan mental, dan kualitas hidup warga.

Kini, masyarakat mendesak agar pihak berwenang tidak hanya memberikan teguran, tapi benar-benar mengambil tindakan tegas. Jika tidak, kawasan Pantai Duduk dikhawatirkan akan kehilangan identitasnya sebagai wilayah hunian dan wisata yang nyaman, berubah menjadi kawasan liar tanpa aturan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan  Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lombok Barat, I Ketut Rauh, membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga perihal kebisingan di Pantai Duduk. Ia mengatakan, pelapor datang langsung ke Kantor Sat Pol PP.

“Kami sudah menerima laporan dan meminta perangkat kecamatan untuk melakukan mediasi terlebih dahulu bersama kepala desa dan kepala dusun setempat,” jelas Rauh, dikutip dari Lombok Post. (F3)

Ket. Foto:

Ilustrasi warga yang terganggu dengan suara musik keras di pantai Duduk. (Ist)

Wabup UNA Ajak Semua Pihak Kolaborasi Turunkan Angka Kemiskinan di Lombok Barat 

HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha memimpin langsung Apel Pagi di halaman kantor Bupati Lombok Barat, Senin 4 Agustus 2025. Turut hadir dalam Apel Pagi ini Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Sekwan, Sekretaris dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Para ASN dan PPPK, serta tenaga Non ASN lingkup pemerintah kabupaten Lombok Barat yang berkantor di lingkungan kantor Bupati Lobar.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua jajaran pemerintah daerah dan semua pihak atas semangat kerja yang luar biasa pada pagi hari ini. Ia mengatakan kesuksesan menjadi pemimpin yaitu dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal tersebut bisa bermakna lebih luas yaitu upaya untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan individu dan masyarakat. Ia mengatakan salah satu tujuan dari pemerintah yaitu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. 

“Mari kita kerja cepat dan berpikir cerdas dalam melaksanakan kewajiban Kinerja kita untuk bersama sama menurunkan angka kemiskinan di Lobar,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup UNA mengatakan tugas besar yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah adalah menurunkan angka kemiskinan khusus kemiskinan ekstrim di Lombok Barat. Ia mengatakan saat ini persentase kemiskinan di Lombok Barat sekitar 12,65 persen atau setara kurang lebih 96.570 jiwa. Sementara persentase kemiskinan ekstrim di Lobar sebesar 1,57 atau setara kurang lebih 12.307 jiwa. Wabup UNA mengatakan Pemerintah Pusat minta agar kemiskinan ekstrim di semua wilayah bisa menjadi 0. 

“Mari kita kuatkan Kolaborasi dan Kepedulian kita untuk bersama sama menghilangkan kemiskinan ekstrim di daerah kita. Ini adalah tugas besar kita,” ujarnya.

Wabup UNA mengatatakan sesuai dengan indikator dari BPS, seseorang dikategorikan miskin ekstrem jika pengeluarannya di bawah Rp. 10.739/orang/hari atau Rp. 322.170/orang/bulan (BPS,2021). Sehingga misalnya dalam 1 keluarga terdiri dari 4 orang (ayah, ibu, dan 2 anak), memiliki kemampuan untuk memenuhi pengeluarannya setara atau di bawah Rp. 1.288.680 per keluarga per bulan. Hal ini tentu membutuhkan kepedulian kita bersama agar dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Lobar. Ia berharap upaya Kerja Nyata dari pemerintah daerah kabupaten Lombok Barat dengan berbagai kegiatan seperti Car Free Nite (CFN) dan Car Free Day (CFD) Fun Walk akan mampu membangkitkan perekonomian di daerah. 

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sehingga angka kemiskinan bisa ditekan,” harapnya.

Kegiatan Apel pagi ini berjalan dengan lancar dan hidmat. Para ASN di Sekretariat Daerah mengikuti pengarahan wakil bupati degan antusias. Kegiatan dilanjutkan dengan Copee Morning dengan, Asisten, Kadis PUTR dan Kadis Perkim di ruang rapat Jayengrane. (F2)

Ket. Foto:

Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha memimpin langsung Apel Pagi di halaman kantor Bupati Lombok Barat, Senin 4 Agustus 2025. (Ist)

Wamendagri Bima Arya Kunjungi Lombok Barat

HarianNusa, Lombok Barat – Kerja Nyata yang dilakukan oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Setelah sebelum apresiasi datang dari Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kini Apresiasi kerja nyata datang dari Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan khusus Wamendagri ke Pendopo Bupati Lombok Barat, Minggu, 3 Agustus 2025. Hadir dalam kunjungan ini Bupati LAZ, Wabup UNA, para Asisten dan Kepala OPD.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan, kunjungan ke Lombok Barat ini dalam rangka melaksanakan tugas dari Menko Pangan dalam penguatan Koperasi desa merah putih. Hal ini agar koperasi desa merah putih di semua daerah di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan maksimal. 

“Kunjungan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan terhadap progres program koperasi desa merah putih. Kita ingin semuanya berjalan dengan lancar dan maksimal,” ujarnya, di sela-sela kunjungan.

Lebih lanjut dikatakan Wamen,  kunjungan ke Bupati Lombok Barat merupakan yang spesial dan wajib. Hal ini karena ia memiliki semangat pembangunan yang kuat sehingga membuatnya dekat dengan Lombok Barat. Baginya setiap berkunjung ke pulau Lombok  terasa belum lengkap  apabila belum bertemu Bupati Lobar. Hal ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja nyata yang dilakukan oleh Pemda Lombok Barat. 

“Pak Bupati Lombok Barat selalu memberikan inspirasi sehingga saya wajib ke Lombok Barat ketika berkunjung ke pulau Lombok. Kami sama-sama suka olahraga, kuliner dan semangat pembangunan yang kuat. Banyak hal yang inspiratif dari beliau,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati LAZ menyampaikan bahwa kunjungan Wamendagri berkaitan dengan rencana evaluasi dan monitoring terhadap program Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Lombok Barat. Hal ini tentu sebagai upaya pemerintah pusat dalam mempercepat program koperasi desa merah putih. Bupati LAZ menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Wamendagri terhadap kerja nyata yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “

Hal ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua dalam membangun Lombok Barat. Kedatangan Wamendagri Bima Arya untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap program koperasi desa merah putih. Terima kasih atas apresiasi beliau kepada Lombok Barat. Mari kita perkuat kolaborasi untuk Lombok Barat,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola koperasi desa agar lebih profesional dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Lombok Barat. (F3)

Ket. Foto:

Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini didampingi Wabup Nurul Adha saat menjamu Wamendagri Bima Arya. (Ist)

PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

HarianNusa, Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil mencetak sejarah dengan masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025 sebagai salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia. Pencapaian ini merupakan buah transformasi digital menyeluruh dan strategi diversifikasi bisnis yang menghasilkan pendapatan dari bisnis di luar sektor kelistrikan (_beyond kWh_).

Pada tahun 2024, PLN membukukan pendapatan _beyond kWh_ sebesar Rp13,23 triliun, melonjak 28,69% dibanding tahun 2023 yang mencatat Rp10,28 triliun. Kontribusi pendapatan ini berasal dari berbagai sektor, seperti layanan jaringan dan jasa telekomunikasi Iconnet, layanan energi terbarukan/Renewable Energy Certificate (REC), pengembangan infrastruktur kendaraan listrik (EV), jasa pemeliharaan, layanan digital berbasis energi, hingga penyediaan platform _smart grid_ dan sistem manajemen energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa masuknya PLN ke dalam Fortune Global 500 merupakan hasil nyata dari transformasi yang dilakukan perusahaan, sehingga mendorong pendapatan perusahaan.

“Prestasi ini merupakan bukti keberhasilan transformasi digital dan _beyond kWh_ yang dijalankan. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan.

Ia melanjutkan, PLN terus mempercepat transformasi digital di seluruh lini bisnis guna meningkatkan efisiensi operasional, keandalan pasokan, dan kualitas layanan pelanggan. Transformasi ini menjadi bagian integral dari strategi korporasi untuk mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memperkuat peran PLN sebagai penggerak utama elektrifikasi dan dekarbonisasi di Indonesia.

Darmawan menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengadopsian teknologi, tetapi juga mencerminkan perubahan kultur, proses kerja, dan model layanan untuk menjawab tantangan energi masa depan.

“Transformasi digital PLN adalah pilar utama dalam mempercepat elektrifikasi, memperluas energi bersih, dan membangun pelayanan pelanggan yang modern, efisien, dan terhubung secara _real-time_. PLN harus hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penyedia solusi energi,” ucapnya.

Selain transformasi digital, PLN juga terus memperkuat strategi _beyond kWh_ sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks dan dinamis. Strategi ini menandai transisi PLN dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi, inovasi, dan keberlanjutan.

“Strategi _beyond kWh_ adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih _customer-centric_ dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” kata Darmawan.

Dirinya mengatakan, strategi _beyond kWh_ merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan _Energy as a Service_ (EaaS), di mana pelanggan dapat memperoleh layanan menyeluruh terkait energi mulai dari pembangkitan, manajemen beban, efisiensi, hingga transisi ke energi hijau. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan agenda transformasi dan memperluas kontribusi _beyond kWh_, termasuk pengembangan produk berbasis _Internet of Things_ (IoT), _smart metering_, serta pembentukan ekosistem energi berbasis komunitas dan industri. (F*)

Ket. Foto:

Ilustrasi petugas tengah memasang jaringan internet Iconnet. Layanan ini merupakan salah satu strategi diversifikasi bisnis yang menghasilkan pendapatan _beyond kWh_. (Ist)

Fun Walk Sukses Gerakkan Ekonomi Lobar

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara rutin menggelar kegiatan Fun Walk atau jalan sehat Car Free Nite (CFN). Pada pelaksanaan Fun Walk edisi Minggu pagi (3/8/2025) di kawasan Jalur Penas, Gerung berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan yang diikuti ribuan warga dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua TP PKK Lobar Ayu Indra Rukmana, para Kepala OPD, Camat Gerung, dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam keterangannya usai kegiatan, Bupati Lalu Ahmad Zaini mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan Fun Walk CFN dan meningkatnya partisipasi masyarakat dari minggu ke minggu. Menurutnya ini sangat positif karena dapat menggerakkan ekonomi UMKM Lokal. Ia mengatakan Kota Gerung butuh keramaian agar ekonomi bergerak. 

“Ini adalah upaya kita agar Kita Gerung Rami sehingga Ekonomi masyarakat bergerak dan perputaran ekonomi lokal menjadi kuat sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi. Ini adalah bentuk kerja nyata kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Fun Walk tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan, tetapi juga ajang pemberdayaan UMKM yang mampu meningkatkan perekonomian warga, khususnya di kawasan Gerung dan sekitarnya. Menurutnya kegiatan kegiatan seperti ini perlu ditumbuhkan agar semua sehat dan gembira. “Kehadiran masyarakat bukan hanya sebagai peserta, tapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Ani (34), salah satu peserta, mengaku sangat menikmati kegiatan ini. Ia merasa bahwa kegiatan jalan sehat yang rutin digelar oleh pemerintah daerah memberikan hiburan dan manfaat ekonomi. Ia sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena kota Gerung menjadi ramai dan hidup.

“Terima kasih pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Gerung menjadi ramai. Biasanya para pedagang hanya mendapatkan sedikit hasil. Tapi dengan adanya acara seperti ini, pendapatan mereka meningkat. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar masyarakat selalu bahagia dan terhibur,” ungkap Ani.

Para pelaku UMKM berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi ruang produktif bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat maju, mandiri dan berkeadilan dengan program utama sejahtera dari desa. Fun Walk edisi ini menjadi lebih istimewa karena melibatkan sejumlah OPD yang berkolaborasi aktif, yakni Dinas Sosial, Dinas P2KBPA, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Dukcapil, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Cuaca yang cerah dan sejuk turut mendukung kelancaran acara yang dipenuhi dengan keceriaan masyarakat. (F3)

Ket. Foto:

Kegiatan  Senam Bersama di acara Fun Walk Gerung. (Ist)

Kerja Nyata, Puluhan Ribu Masyarakat Tumpah Ruah Padati CFN Hari Kemerdekaan

HarianNusa, Lombok Barat – Gelaran Car Free Nite edisi Sabtu, 2 Agustus 2025 sekaligus Hari Kemerdekaan RI, dipadati kurang lebih puluhan ribu  pengunjung. Penonton membeludak memenuhi semua arus jalan Kawasan Penas Kantor Bupati Lombok Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua TP PKK Lobar Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, Pejabat Kementerian, para Asisten, Kepala OPD dan Puluhan ribuan masyarakat Lombok Barat dan Kabupaten/kota lainnya ikut meramaikan.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan terima kasih dan atas nama pemerintah bersama Wakil Bupati Lobar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi di bawah kendali Dinas Sosial Lobar, Dinas Damkar, Dinas Dukcapil, DP2KBP3A, Dinas Kelautan dan Perikanan sehingga CFN yang digelar dalam rangka HUT RI ke 80 ini bisa menghadirkan band lokal ternama Amtenar ke CFN. 

“Mari terus berkolaborasi untuk  meramaikan kota Gerung dan bersama-sama untuk menghadirkan berbagai kegiatan agar Gerung tidak lagi menjadi kota mati. Ini adalah kerja nyata kita semua sehingga Ibu Kota kita ramai bahkan hingga puluhan ribu penonton hadir dalam rangka memperingati HUT RI ke 80,” ujarnya.

Bupati LAZ juga mengatakan gelaran Car Free Nite (CFN) malam ini sangat membanggakan. Karena CFN yang dihajatkan untuk merayakan HUT kemerdekaan RI ke 80 ini sangat ramai dan meriah hingga penontonnya membeludak. Band lokal Amtenar Lombok mampu menyedot puluhan ribuan penonton malam ini. Ia meyakini pengunjung malam hari ini tidak hanya masyarakat Lobar saja, namun dari kota Mataram dan bahkan kabupaten lain. ini merupakan salah satu wujud Kerja nyata Pemerintah dalam memajukan Kota Gerung yang sebelum ini tidak ada aktivitas pada malam harinya. 

“Gelaran CFN ini adalah kerja nyata dan ikhtiar kita semua dalam memajukan kota Gerung. Tentu ini juga sebagai tempat bagi masyarakat untuk memperoleh hiburan dan kuliner yang telah berhasil menghidupkan UMKM di lobar. Kedatangan puluhan ribu penonton ini tentu menghidupkan UMKM yang jumlahnya hingga kurang lebih 400,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ menyampaikan bahwa pada tanggal 23 Agustus akan ada gelaran Peresean Bupati Cup I dan terbuka untuk umum. Kegiatan ini merupakan rangkaian Peringatan HUT RI ke 80 yang akan dilaksanakan setelah kejuaraan bola voly Bupati Cup juga yang saat ini sedang berlangsung dan akan berakhir tanggal 23 Agustus 2025. 

“Mari dukung terus semua program pemerintah untuk Lombok Barat maju, mandiri, berkeadilan serta sejahtera dari desa. Jaga keamanan, jaga ketertiban, dan jaga kebersihan agar ke depan lebih kegiatan seperti ini lebih meriah lagi. Tentunya kita harus tetap menguatkan semangat para pejuang kita dalam membangun bangsa,” harapnya.

Sementara Itu pengunjung CFN, Muslim dari Kota Mataram mengatakan ia hadir ke CFN Gerung mengobati rasa penasaran bersama keluarga. Menurutnya CFN Gerung ini sangat seru dan keren, Amtenar mampu menghipnotis pengunjung di sini. Ia berharap agar lebih dikembangkan lagi untuk titik-titik untuk nonton barengnya, karena kita lihat penontonnya sangat ramai sekali. “Lombok Barat Kerja Nyata semakin jaya, dan sejahtera dari desa,” ujarnya.

Dalam kegiatan Car Free Nite (CFN) edisi kali ini Dinas Sosial berkolaborasi dengan Dinas Damkar, Dinas Dukcapil, DP2KBP3A dan Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi koordinator dalam kegiatan ini. Kegiatan yang merupakan rangkaian HUT RI ke 80 ini dimeriahkan oleh Band Lokal ternama Amtenar Lombok, Jhon kursi roda dan Eva Yolanda. CFN berjalan lancar dan meriah. Puluhan Ribu Penonton memenuhi Kota Gerung malam ini. Selain itu Ratus UMKM tersenyum karena produknya laris manis. (F/Kom)

Ket. Foto:

Acara CFN Hari Kemerdekaan di Kota Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Bupati LAZ Tinjau Lokasi MBG dan Koperasi Merah Putih di Desa Kekeri

HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) melakukan kunjungan ke lokasi dapur MBG (makan bergizi Gratis)dan Koperasi merah putih di Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Lobar, Jumat, (1/8/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan didatangi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. 

Turut mendampingi Bupati, Asisten II dan III, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Plt. Kasat Pol PP, serta Camat Gunung Sari dan Kepala Desa Kekeri. Sementara dari Kementerian Pangan hadir Asisten Deputi Sistem Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Saleh Nugrahadi.

Dalam kesempatan itu, Bupati LAZ berdialog dengan sejumlah pihak untuk memastikan semua persiapan telah disiapkan maksimal. Bupati LAZ mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat selalu siap bersinergi dengan pemerintah pusat. Hal ini merupakan kewajiban dari Pemerintah Daerah untuk mendukung program Asta cita dari Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap agar kunjungan dari menteri koordinator bidang pangan dapat berjalan lancar. “Tentu dengan persiapan matang semuanya kita harapkan berjalan dengan baik dan maksimal,”ujarnya.

Bupati LAZ juga berharap, agar Pemerintah Pusat dapat memberikan programnya kepada pemerintah daerah. Hal ini sebagai upaya dan terobosan untuk mempercepat pembangunan di Lobar. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar dapat mengalokasikan dana dan programnya kepada Lombok Barat. 

“Tentunya kita berharap program program pembangunan dari pemerintah pusat dapat diberikan ke Lombok Barat untuk mendukung percepatan pembangunan di Lobar pada semua sektor. Sehingga masyarakat Lobar bisa sejahtera dan maju,” ujarnya. (F3)

Ket. Foto: 

Bupati LAZ meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat. (Ist)

Peningkatan Pendapatan Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

HarianNusa, Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati peringkat ke-469 dunia, didorong oleh pendapatan sebesar Rp545,4 triliun sepanjang 2024 atau tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan PLN sebagai satu-satunya perusahaan utilitas asal Indonesia yang masuk dalam daftar korporasi terbesar global.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari konsistensi dan ketangguhan perusahaan dalam memperkuat daya saing di kancah internasional.

“Masuknya PLN ke dalam daftar Fortune Global 500 adalah bukti bahwa strategi transformasi yang kami jalankan membuahkan hasil. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan.

Ia menjelaskan, peningkatan pendapatan PLN didorong oleh volume penjualan listrik yang mencapai 306,22 terawatt hour (TWh) sepanjang 2024, naik 6,17% dibanding tahun sebelumnya. Konsumsi tenaga listrik tersebut setara dengan Rp353,17 triliun.

Penjualan listrik didominasi oleh sektor rumah tangga sebesar 43%, disusul sektor industri 30%, sektor bisnis 19%, dan sektor lainnya 8%. Konsumsi listrik rumah tangga tercatat tumbuh 6,62% menjadi 130,43 TWh, sementara konsumsi sektor industri meningkat 4,17% menjadi 92,28 TWh.

“Capaian ini tak lepas dari dukungan penuh Pemerintah dalam menciptakan iklim investasi dan kebijakan energi yang kondusif, serta kepercayaan masyarakat yang terus mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa kinerja keuangan PLN juga ditopang oleh efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio bisnis yang adaptif terhadap dinamika pasar global.

“Kami menerapkan efisiensi menyeluruh tanpa mengurangi kualitas layanan. Melalui digitalisasi sistem, penguatan struktur keuangan, dan inovasi layanan pelanggan, kami berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus menekan beban operasional,” tambahnya.

Selain pertumbuhan pendapatan, kesehatan keuangan PLN juga tercermin dari membaiknya _Debt to Equity Ratio_ (DER) menjadi 38,02%, sementara _Consolidated Interest Coverage Ratio_ (CICR) meningkat menjadi 3,71 kali pada 2024. 

Salah satu inisiatif kunci PLN dalam penguatan sistem keuangan adalah program _Cash War Room_ (CWR), yang mengintegrasikan pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, dan valuasi aset. PLN juga menerapkan berbagai inisiatif strategis seperti _spend control tower_, _centralized payment_, dan _centralized planning_ guna menciptakan visibilitas tinggi dan menjaga efisiensi di seluruh lini keuangan.

“Dengan sistem _centralized payment_, kami dapat mempercepat proses pembayaran bahkan sebelum jatuh tempo. Ini berdampak langsung pada kesehatan finansial dan daya saing perusahaan,” lanjut Darmawan.

Tak hanya itu, total aset PLN juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir 2024, aset perusahaan tercatat sebesar Rp1.772,4 triliun, naik 6,09% dibanding tahun sebelumnya. Ini mencerminkan fundamental keuangan yang solid serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang PLN.

Lebih lanjut, Darmawan juga menyoroti peran sistem digital dalam mempercepat kinerja dan memperluas jangkauan layanan. PLN terus membangun infrastruktur teknologi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional, sekaligus memperkuat ekosistem energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kami tidak berhenti bertransformasi. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi, membangun ekosistem energi hijau, dan memperluas kerja sama internasional demi memastikan PLN mampu bersaing di panggung global dan menjadi motor penggerak transisi energi Indonesia,” tutup Darmawan. (F*)

Hidupkan Wisata Senggigi, Bupati LAZ Gelar Pertemuan dengan Pelaku Wisata 

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata Lombok Barat menggelar pertemuan khusus dengan Pelaku Wisata Senggigi dan pengurus DMO (Destination Management Organization) Kawasan Khusus Senggigi. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel  Merumata Senggigi, Selasa 29 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Ketua DPRD Lobar H Abubakar Abdullah, sejumlah Kepala OPD terkait, Camat Batulayar, Camat Labuapi, para kepala Desa SE Kecamatan Batulayar,  para pengusaha hotel dan restoran, serta pengelola DMO. 

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengapresiasi kegiatan Gathering DMO yang di selenggarakan hari ini. Menurutnya pertemuan seperti ini harus sering dilakukan untuk membicarakan berbagai masalah dan perkembangan pariwisata yang ada sehingga diperoleh solusi atau jalan keluar terhadap masalah tersebut. Bupati LAZ juga menekankan agar semua pihak berkolaborasi dan saling bekerja sama untuk menghidupkan kembali pariwisata Senggigi yang sudah mulai menurun. Ia mengatakan ada beberapa fokus pemerintah daerah dalam menghidupkan senggigi di antaranya Membangun Darmaga Senggigi yang menjadi pintu masuk wisatawan dari Bali ke Lombok. 

“Seluruh persyaratan sudah siap, jika tidak ada kendala proses pembangunannya akan segera di laksanakan dalam waktu dekat. Ini semua langkah kita menghidupkan kembali senggigi,” paparnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ juga memaparkan hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi (Pemprov) NTB tentang pembebasan lahan provinsi dari pasar seni hingga depan view hotel Aruna. Telah disepakati akan membebaskan seluruh kawasan pasar seni untuk menjadi area publik. Nantinyan kawasan tersebut akan ditata sehingga menjadi pintu masuk para wisatawan. Hal ini agar bongkar masuk ke pelabuhan dapat dilakukan dari pasar seni hingga di tempat yang telah ditentukan. “Mari kita terus berbuat untuk daerah kita tercinta agar semakin maju dan mandiri,”ujarnya.

Bupati LAZ mengatakan upaya menghidupkan senggigi terus dilakukan. Salah satunya dengan menerapkan sloga Senggigi terang di malam hari dan bersih disiang hari. Pemda telah menyiapkan 4 kendaraan baru untuk mendukung pengangkutan sampah di Senggigi. Selain itu Pemda juga akan membentuk pengolahan sampah terpadu di kecamatan Batulayar, sehingga seluruh sampah ini nanti akan diolah menghasilkan pupuk dan juga untuk manfaat yang lain, namun dengan demikian ini perlu kerjasama antar semua pihak. 

“Semua kegiatan dan ikhtiar kita untuk memajukan kawasan wisata Senggigi ini agar bisa kembali berjaya, tentu kita membutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak akan maksimal jika di lakukan  sendirian, ini perlu sinergi dan kolaboratif dengan semua pihak sehingga apa yang kita inginkan untuk Senggigi terang dimalam hari dan bersih disiang serta kembali jaya bisa kita wujudkan bersama,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap DMO dan semua pelaku wisata dapat berkolaborasi dalam mengakselerasi pembangunan pariwisata.  Pertemuan ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah mengkoordinasikan, mengkomunikasikan dan memberikan masukan untuk memajukan pariwisata Senggigi. (F2)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). (Ist)