Beranda blog Halaman 35

Tembus Fortune Global 500, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia

HarianNusa, Jakarta – PT PLN (Persero) mencetak sejarah baru dengan masuk ke daftar Fortune Global 500 tahun 2025, menempati peringkat ke-469 dunia. Capaian ini menjadikan PLN sebagai perusahaan utilitas satu-satunya di Asia Tenggara yang berhasil menembus daftar perusahaan terbesar di dunia berdasarkan pendapatan.

Sebelumnya, dalam peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia semakin kompetitif, profesional, dan terintegrasi dalam ekonomi global.

“Kita ingin lihat BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500. Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tapi juga menjadi pelopor dalam ekonomi dunia,” ungkap Prabowo pada Senin (24/2/2025) lalu.

Prestasi ini mencerminkan pertumbuhan dan transformasi PLN secara signifikan dalam satu dekade terakhir. Sepanjang tahun 2024 PLN berhasil mencatatkan kinerja keuangan impresif dengan pendapatan sebesar Rp545,4 triliun. Jumlah ini meningkat 11,9% dari Rp487,38 triliun pada tahun sebelumnya (YoY).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa PLN telah mampu menunjukkan transformasi yang terukur, tata kelola yang kuat, dan inovasi yang konsisten dapat menjadikan perusahaan nasional di Indonesia sebagai salah satu pemain utama di ekosistem energi dunia.

“Pencapaian ini mencerminkan kapasitas global BUMN Indonesia dalam membangun model bisnis yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Danantara Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung agenda transformasi ini demi menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan mitra global kami,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang telah dijalankan PLN dalam beberapa tahun terakhir.

“PLN terus berkomitmen untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di pelosok negeri. Torehan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi PLN, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia karena menandai posisi kita di pentas ekonomi regional dan global,” ujar Darmawan, dalam keterangannya, Rabu, (30/7).

Sepanjang tahun 2024, PLN mencatat penjualan listrik sebesar 306,22 terawatt hour (TWh), meningkat 6,17% dibanding tahun sebelumnya dan melampaui target pemerintah yang sebesar 299,99 TWh. Dari total pendapatan, sebesar Rp353,17 triliun berasal dari penjualan tenaga listrik, naik dari Rp333,19 triliun pada 2023. Kinerja tersebut menghasilkan laba bersih sebesar Rp17,76 triliun.

Capaian ini memperkuat kedudukan PLN sebagai perusahaan utilitas terbesar di Asia Tenggara dan semakin mengukuhkan posisinya dalam kancah bisnis global.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat serta pemerintah, yang membuat PLN semakin tangguh dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Keberhasilan ini selaras dengan visi PLN untuk menjadi bagian dari Top 500 Global Company,” tutup Darmawan. (F*)

Ket. Foto:

PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang handal untuk kebutuhan masyarakat dan bangsa. (Ist)

Rapim II Pemkab Lobar, Bupati LAZ : Kita Harus Bergerak Cepat untuk Kesejahteraan Masyarakat

HarianNusa, Lombok Barat – Untuk mempercepat proses Pembangunan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat pimpinan II. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lobar, Selasa, 29 Juli 2025. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini, Plh Sekretaris Daerah Lombok Barat H.Akhmad Saikhu, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian, Sekretaris Dinas, Camat dan Kepala Bidang.

Dalam arahnya Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan agar semua OPD dapat bergerak cepat untuk melaksanakan pembangunan di Lombok Barat. Hal ini diperlukan agar ekonomi masyarakat dapat bergerak seiring dengan proses pembangunan yang dilakukan. Bupati juga meminta agar semua jajarannya memperhatikan fasilitas pelayanan publik. 

“Saya minta semua kepala OPD bergerak cepat dalam melaksanakan pembangunan khususnya yang berkaitan dengan kepentingan publik. Agar ekonomi masyarakat bergerak dan pelayanan publik dapat berjalan dengan cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ meminta semua jajarannya untuk dapat memperbanyak program yang berorientasi masyarakat. Hal ini agar masyarakat benar benar merasakan pembangunan. Selain itu ia juga menginstruksikan semua jajarannya untuk dapat menjadikan RPJMD pedoman dalam melaksanakan pembangunan di Lobar. 

“Mari kita membangun untuk kemajuan Lombok Barat. Semua pembangunan harus mengacu pada RPJMD agar kita bisa membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini Bupati LAZ juga meminta agar semua ASN dapat mensukseskan peringatan HUT RI ke 80. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melaksanakan instruksi presiden terkait dengan pelaksanaan peringatan HUT RI ke 80. Pada momen HUT RI ini, Ia juga meminta agar semua ASN tetap disiplin dalam bekerja dan taat terhadap semua aturan yang berlaku. “Mari kita peringati HUT RI ini dengan semarak dengan tetap menguatkan disiplin dan komitmen kita dalam bekerja untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Dalam rapat pimpinan ini dibahas juga tentang pelaksanaan peringatan HUT RI ke 80, Realisasi  PAD dan belanja OPD, dan pelaksanaan pembangunan di Lombok Barat. Semua pejabat mengikuti rapat pimpinan ini dengan Hidmat. Rapat pimpinan ini berjalan dengan baik dan lancar. (F3)

Ket. Foto: Kegiatan Rapat Pimpinan II Kabupaten Lombok Barat. (Ist)

Antisipasi Bencana, PUPR Lobar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

HarianNusa, Lombok Barat – Untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan saluran irigasi atau parit yang mengaliri persawahan yang tersumbat di Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Jumat, 25 Juli 2025. Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kadis PUPR Lobar Ahad Legiarto ST, M.Eng, dan diikuti oleh seluruh pegawai PUPR. 

Ditemui di lokasi kegiatan, Kepala Dinas PUPR Lobar Ahad Legiarto mengatakan gotong royong ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tumpukan sampah yang menghambat aliran air di saluran Irigasi Pengge di wilayah Giri Tembesi, Gerung, Lobar.  Menurutnya tumpukan sampah di saluran irigasi tersebut berpotensi merusak sistem irigasi pertanian warga. Selain itu hal tersebut juga berpotensi menyebabkan bencana banjir. 

“Saluran irigasi ini adalah urat nadi pertanian masyarakat. Kita tidak bisa membiarkan sampah terus menumpuk dan mengganggu distribusi air. Karena itu, kami bergerak cepat dengan menggandeng berbagai elemen untuk bersama-sama turun ke lapangan,” ujarnya.

Ahad menambahkan kegiatan gotong royong saluran irigasi yang tertutup sampah ini juga didukung oleh dinas lingkungan Hidup yang turut menyediakan perlengkapan dan logistik pendukung. Selain itu unsur TNI dan Polisi juga ikut membantu kegiatan ini bersama mahasiswa KKN Unram dan pelajar dari Nurul Hakim Kediri terlihat antusias mengangkat sampah ke dalam karung dan kantong plastik besar. Ahad menambahkan bahwa pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan peduli pada sampah yang berserakan di sekitar kita. Hal ini diperlukan sebagai upaya untuk mencegah bencana banjir dan agar saluran irigasi sawah tetap lancar. Ahad berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak langsung terhadap kebersihan lingkungan dan kelancaran irigasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. 

“PUPR Lombok Barat berharap gotong royong ini dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi lintas sektor, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian infrastruktur publik. Ayo kita peduli pada sampah di sekitar kita,” ajaknya 

Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta kegiatan menyusuri saluran irigasi yang cukup panjang, mengangkat sampah plastik, ranting, serta endapan lumpur yang telah lama menumpuk.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Kadis Perkim H.Lalu Najamudin, ST, Dinas Lingkungan Hidup, Unsur TNI-Polri, Mahasiswa KKN Unram, Pelajar dari Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, serta masyarakat setempat. (F2)

Ket. Foto:

Kegiatan gotong royong dinas PUPR Lombok Barat. (Ist)

Dampingi Menko AHY Serahkan Sertifikat PTSL, Bupati LAZ : Lobar Selalu Siap Bersinergi Dengan Pusat

HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mendampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan menyerahkan 228 Sertifikat tanah kepada Warga Desa Golong dan Keru, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Golong, Kecamatan Narmada Lobar, Minggu, 27 Juli 2025. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat pusat, pejabat propinsi dan sejumlah pejabat Lobar serta warga desa Golong dan Keru.

Ditemui di lokasi, Bupati LAZ menyampaikan terima kasih kepada Menko AHY dan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, yang telah menyerahkan 228 sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) kepada warga desa Golong dan Keru. Menurut Bupati LAZ, penyerahan sertifikat ini sangat berarti dan bermanfaat karena ada kepastian hukum terhadap tanah milik warga. Hal ini juga dapat mengurangi dan mencegah terjadinya konflik agraria di daerah. 

“Kami berterima kasih kepada bapak presiden, Menko AHY dan Wakil Menteri ATR/BPN yang telah berkenan memberikan sertifikat PTSL kepada warga kami di Narmada. Ini memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap agar pemerintah pusat tetap dapat membantu masyarakat Lombok Barat dalam menerbitkan sertifikat PTSL. Bupati mengatakan hal ini penting agar tanah-tanah yang dimiliki secara sah oleh warga memiliki kepastian hukum. Ia juga berharap agar pemerintah pusat dapat terus membantu Lobar dalam berbagai program pembangunan. Bupati LAZ mengatakan, Lombok Barat selalu siap untuk bersinergi dengan pemerintah pusat. 

“Kami selalu siap bersinergi dan berkolaborasi. Kami berharap pemerintah pusat dapat membantu kami dengan program program pembangunan dari pusat agar pembangunan di Lobar semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Menko AHY mengatakan, sertifikat tanah menjadi bagian penting dari tata kelola bidang agraria yang harus ditata secara profesional. Hal ini untuk mencegah terjadinya konflik lahan. Selain itu, hal tersebut juga untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Dengan adanya sertifikat tentu akan memberikan kepastian hukum dan kami meyerahkan ini sebagai bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyatnya dalam upaya mencegah konflik agraria,” ujar AHY.

Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan mengatakan, Lombok Barat memiliki  sekitar 443.000 bidang tanah. Namun dari semua bidang tanah tersebut baru sekitar 300.000 bidang telah disertifikasi. Sisanya masih belum disertifikasi dan hal ini menjadi tantangan bersama  antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dapat memiliki kepastian hukum. 

“Ini adalah Tugas dan Pekerjaan Rumah kita. Kita akan terus melakukan percepatan, agar seluruh bidang tanah bisa memiliki sertifikat sebagai bentuk perlindungan hukum dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Ossy

Menko AHY, Wakil Menteri dan Bupati Lobar secara langsung menyerahkan sertifikat kepada warga. Mereka mendatangi langsung sejumlah warga untuk diserahkan sertifikat secara langsung sekaligus untuk melakukan monitoring secara langsung. (F3)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mendampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  menyerahkan sertifikat kepada salah seorang warga Lobar yang menerima. (Ist)

PLN Genjot Pembangunan SUTT 150 kV Jeranjang – Sekotong, Perkuat Infrastruktur Kelistrikan Lombok 

HarianNusa, Lombok Barat –  PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Nusa Tenggara Barat. Salah satu proyek strategis yang tengah digarap adalah pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Jeranjang – Sekotong yang ditargetkan rampung pada 30 Oktober 2025.

“Proyek ini sudah efektif berjalan sejak awal 2024 dan progresnya hingga kini telah mencapai 82 persen, melampaui target awal sebesar 72 persen. Ini menunjukkan progres positif 10 persen,” ujar  Yogi Yohanes Siburian, Manager UPP Nusra 1, saat memberikan pemaparan di hadapan awak media dalam kunjungan ke lokasi pembangunan SUTT pada kegiatan Media Visit bersama  Media NTB, Kamis, (24/7) di Lombok Barat.

Proyek ini melibatkan pembangunan 76 tower setinggi kurang lebih 68 meter di sepanjang jalur Jeranjang hingga kawasan wisata Sekotong, Lombok Barat.

Menurut Yogi, keberadaan SUTT ini akan menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Pulau Lombok. “Ketika beroperasi, proyek ini akan meningkatkan keandalan pasokan listrik  di  Lombok, terutama di wilayah Sekotong yang kini tumbuh sebagai destinasi pariwisata unggulan di NTB,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, proyek ini juga dinilai akan memberikan multiplayer effect terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. “Pembangunan jaringan ini akan membuka peluang investasi perhotelan , membuka lapangan kerja baru, serta mendorong berkembangnya usaha kuliner dan jasa wisata di Sekotong,” tambah Yogi.

Yogi menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya menyokong sektor energi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Lombok sekaligus mendorong transformasi ekonomi masyarakat sekitar.

“Harapan kami, proyek ini bisa menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Pulau Lombok, khususnya di wilayah Lombok Barat,” pungkasnya. (F3)

Ket. Foto:

Yogi Yohanes Siburian, Manager UPP Nusra 1, saat  memberikan pemaparan kepada awak media saat kunjungan ke lokasi pembangunan SUTT dalam kegiatan Media Visit bersama  Media NTB, Kamis, (24/7) di Lombok Barat.

Penyatuan Data Nasional Jadi Penyebab Berkurangnya Penerima Bansos di Lombok Barat

HarianNusa, Lombok Barat – Jumlah penerima bantuan sosial di Kabupaten Lombok Barat mengalami penurunan sebanyak 39 ribu lebih. Penurunan jumlah penerima bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BPNT, PBI Jaminan Kesehatan, maupun sembako, disebabkan oleh proses integrasi data nasional yang tengah dilakukan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, H. Lalu Winengan diwakili Kepala Bidang Fakir Miskin Zainul Mutaqin, menjelaskan, bahwa saat ini lima jenis data sosial yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) data subsidi Pertamina, dan data pelanggan PLN telah disatukan menjadi satu sistem terpadu bernama Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional (DTESN).

“Penyatuan lima data ini bertujuan menyajikan satu data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara nasional. Namun, konsekuensinya adalah berkurangnya jumlah penerima bantuan di daerah, termasuk di Lombok Barat,” kata Zainul, Selasa, (22/7) ditemui HarianNusa di kantornya.

Sebagai contoh, lanjutnya, pada program PBI Jaminan Kesehatan tercatat 39.993 penerima dinonaktifkan.Hal ini terjadi karena berbagai faktor, seperti NIK yang tidak valid atau tidak padan dengan data Dukcapil, keberadaan anggota keluarga yang berstatus Pekerja Penerima Upah (PPU) seperti guru, karyawan restauran atau hotel, pegawai Indomart, dan profesi lainnya yang menerima penghasilan tetap.

“Data PPU dalam satu KK langsung berdampak pada status bantuan. Kementerian Sosial menganggap rumah tangga tersebut sudah tidak lagi memenuhi kriteria penerima bansos,” jelas Zainul.

Selain itu, Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga turut dikeluarkan sementara dari data penerima bansos karena tidak menggunakan jaminan kesehatan PBI selama berada di luar negeri. “Kami ajukan penghapusan sementara. Kalau mereka sudah kembali ke Indonesia, bisa diusulkan lagi untuk dimasukkan. Ini agar negara tidak terus membayar iuran bagi yang sedang berada di luar negeri, dan alokasinya bisa dialihkan ke warga yang lebih membutuhkan,” tambahnya. 

Zainul menegaskan, bahwa kebijakan ini dilakukan semata-mata untuk memastikan bantuan sosial yang disalurkan pemerintah tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna. “Kita tidak ingin bantuan jatuh ke tangan yang tidak layak. Maka data yang akurat dan mutakhir sangat penting,” pungkasnya. (F2)

Ket. Foto:

Kepala Bidang Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Zainul Mutaqin saat di temui di ruang kerjanya. (HarianNusa) 

Pemkab Lombok Barat Salurkan Bantuan Pangan untuk 12 Ribu KK Miskin, Bupati LAZ : Harus Tepat Sasaran

HarianNusa, Lombok Barat –  Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi melepas penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten II Setda Lobar Ahkmad Saikhu, para camat, dan perwakilan Bulog.

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap masyarakat miskin di daerahnya. Ia menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam distribusi bantuan demi menekan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi.

“Saya berharap seluruh camat dapat memonitor secara aktif proses distribusi bantuan ini agar benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerima,” tegas Bupati yang akrab disapa LAZ ini.

Bupati LAZ mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 12.000 Kepala Keluarga (KK) miskin di Lombok Barat. Ia meminta agar seluruh bantuan, baik pangan maupun modal usaha, disalurkan berdasarkan database kemiskinan yang telah disusun oleh pemerintah daerah.

“Penyaluran bantuan harus menyentuh langsung ke masyarakat miskin sesuai data. Ini penting agar program-program ini bisa menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh program bantuan akan dievaluasi secara menyeluruh pada akhir tahun 2025 untuk menilai efektivitasnya. Jika tidak ada penurunan signifikan, maka akurasi data akan menjadi sorotan utama dalam evaluasi.

“Kita harus pastikan bahwa yang disebut miskin itu benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.

Di akhir acara, Bupati LAZ mengapresiasi Bulog yang telah mendistribusikan bantuan dengan baik. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

“Mudah-mudahan ikhtiar kita ini membawa manfaat besar dan menjadi ladang amal untuk kita semua,” tutupnya.

Kegiatan pelepasan bantuan berjalan lancar dan ditandai dengan pelepasan simbolis armada distribusi yang akan menyalurkan beras ke desa-desa di Lombok Barat. (F2)

Ket. Foto:

Bupati LAZ melepas mobil bantuan pangan untuk masyarakat miskin di Lombok Barat. ( Ist)

PLN Terangi Festival Lakey 2025: Wujud Listrik untuk Rakyat, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Dompu

HarianNusa, Dompu – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui PLN UP3 Bima berkomitmen penuh menghadirkan listrik andal sebagai bentuk semangat Listrik untuk Rakyat. Komitmen ini kembali ditunjukkan dalam dukungan kelistrikan pada perhelatan Festival Lakey 2025 yang berlangsung di Pantai Lakey, Hu’u, Kabupaten Dompu, selama sembilan hari penuh dari 12 hingga 20 Juli 2025.

Festival Lakey 2025 menjadi salah satu agenda wisata unggulan Provinsi NTB yang sukses menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Berbagai kegiatan seperti Fun Run, Kemah Budaya, Lakey Expo, pemecahan rekor MURI Tarian Ou Balumba, Surf Competition, hingga konser musik, membutuhkan dukungan energi listrik yang stabil dan tanpa gangguan.

Demi memastikan keandalan pasokan listrik selama acara berlangsung, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima menyiagakan penuh peralatan pendukung, termasuk satu unit Unit Gardu Bergerak (UGB) 250 kVA, satu unit UPS 100 kVA, dan genset 100 kVA. Selain itu, 12 personel teknis turut diterjunkan untuk siaga di lokasi festival guna memastikan seluruh sistem kelistrikan berjalan optimal. Estimasi beban kelistrikan selama acara tercatat sebesar 131 kVA.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa dukungan kelistrikan pada Festival Lakey merupakan bagian dari peran aktif PLN dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan pariwisata daerah. 

“Kami meyakini listrik bukan sekadar energi, tetapi penggerak utama pembangunan. Di Dompu, PLN hadir untuk memastikan geliat ekonomi lokal seperti UMKM, pariwisata, dan sektor informal dapat tumbuh dengan pasokan listrik yang aman dan andal,” ujar Sri Heny.

Tidak hanya memastikan kelistrikan berjalan lancar, PLN juga hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui booth informasi selama penyelenggaraan festival. Di booth ini, masyarakat diberikan edukasi dan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile, termasuk informasi penyambungan baru, pembelian token, serta pelaporan gangguan listrik secara cepat dan transparan.

Salah satu pelaku UMKM yang ikut serta dalam festival memberikan testimoni positif atas layanan PLN. “PLN sangat cepat respons dalam membantu kami mendirikan stand pada event Festival Lakey. Alhamdulillah stand kami saat malam tidak pernah ada gangguan atau mati lampu, sehingga proses jualan kami di sini jadi lancar. Terima kasih PLN,” ungkap Nurhayati, pelaku usaha kuliner lokal asal Hu’u.

Manager PLN UP3 Bima, Syaiful Hannan, menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan seluruh kebutuhan kelistrikan dengan maksimal untuk memastikan acara berlangsung tanpa kendala. 

“Kami siagakan seluruh petugas dan peralatan yang andal karena kami sadar peran listrik sangat krusial dalam memastikan kesuksesan setiap rangkaian acara, dari pentas budaya hingga bazar UMKM,” ujarnya.

Festival Lakey 2025 menjadi bukti bagaimana kolaborasi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat, dapat menciptakan dampak nyata. Kehadiran listrik yang andal tidak hanya membuat acara berjalan lancar, tetapi juga menghidupkan semangat usaha rakyat, membuka peluang ekonomi, dan memajukan pariwisata Dompu sebagai destinasi kelas dunia.( F*)

Ket. Foto:

Petugas PLN mengawal kelancaran listrik pada festival Lakey 2025 di Dompu. (Ist)

Lepas Atlet Kormi Lobar, Bupati LAZ: Jadilah Duta Positif Bagi Lombok Barat

HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) melepas secara simbolis atlet Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) asal Lombok Barat.  Semangat dan optimisme mengiringi pelepasan atlet Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Lombok Barat yang akan berlaga di ajang bergengsi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pelepasan berlangsung di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu 23 Juli 2025. Kegiatan ini di hadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Asisten I, Kepala Dispora Lobar. Kepala Dishub Lobar, para official beserta para atlet Kormi.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua atlet yang sudah mempersiapkan diri mengikuti kancah olahraga rekreasi bergengsi ini. Ia menegaskan bahwa Fornas bukan hanya sebuah pertandingan untuk meraih prestasi dan juga bukan arena kompetisi, tapi juga momentum strategis untuk mempererat persaudaraan antar daerah dan memperkenalkan potensi daerah ke kancah nasional. Hal ini penting agar kontingen yang dari luar NTB memungkinkan untuk datang kembali menikmati keindahan alam dan kuliner Lombok Barat. 

“Tagline Kalah Menang Semua Senang menjadi simbol bahwa Fornas ini untuk sama sama senang sehingga kami berharap agar para atlit Kormi dari Lombok Barat dapat menjadi Duta bagi Lombok Barat untuk memperkenalkan kuliner dan wisata Lombok Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ mengatakan kita semua adalah duta-duta NTB yang berasal dari Kabupaten Lombok Barat. Hubungan baik antar sesama atlet harus dijaga, baik itu dari NTB maupun dari Provinsi lain di wilayah Indonesia. Hal ini agar dapat meninggalkan kesan yang mendalam bahwa utusan-utusan NTB khususnya Lombok Barat terkenal dengan keramah-tamahan masyarakatnya dan juga  keindahan alamnya serta kulinernya. Disamping sebagai atlet, nantinya juga bisa berperan sebagai duta wisata untuk Lombok Barat.  

“Saya bangga atas dedikasi para atlet dan penggiat olahraga rekreasi, semoga kontingen Lombok Barat mampu mengharumkan nama daerah dengan torehan prestasi. Mari kita jadi tuan rumah yang baik, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan prestasi terbaik untuk Lombok Barat,” imbuhnya.

Kontingen Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Lombok Barat yang akan berlaga dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dilepas secara simbolis oleh Bupati Lobar. Fornas akan berlangsung pada 22 Juli hingga 1 Agustus 2025 di NTB dengan venue yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota di NTB.  Acara pelepasan ini berjalan lancar dan penuh semangat. (F2)

Ket. Foto:

Kegiatan pelepasan kontingen KORMI Lombok Barat. (Ist)

Lombok Barat Jadi Favorit Kampus dalam Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

HarianNusa, Lombok Barat – Kabupaten Lombok Barat benar-benar menjadi Favorit bagi universitas sebagai mitra dalam menguatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setelah menjalin kerjasama dengan UIN Mataram, UGM dan Brawijaya Malang, kini Pemkab Lombok Barat kembali menjalin kerjasama dengan Universitas Al Azhar (UNIZAR) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dengan Rektor UNIZAR Dr.lr.Muh.Ansyar MP di ruang kerja Bupati, Rabu (23/72025). Turut menyaksikan penandatanganan tersebut adalah Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian dan Jajaran Rektorat UNIZAR Mataram.

Bupati Lombok Barat H.L.Ahmad Zaini dalam Sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rektor Unizar Mataram atas kepercayaannya kepada Pemkab Lombok Barat dalam Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia mengatakan kerjasama kemitraan dengan kampus menjadi sangat penting sebagai upaya kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan daerah. Menurutnya masukan dan saran dari pihak akademisi sangat dibutuhkan sebagai upaya dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan Terbuka. 

“Tentu kerjasama ini sangat baik dan kami sangat terbuka kepada kalangan akademisi sebagai upaya untuk mewujudkan pembangunan yang kolaboratif,” ujarnya.

Bupati LAZ mengatakan, kerjasama ini tentu diharapkan dapat menguatkan Pemkab Lombok Barat dalam melaksanakan pencapaian target target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Lombok Barat. Beberapa diantaranya adalah terkait dengan kualitas pendidikan, pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting serta target lainnya. Hal tersebut tentunya dapat dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dapat diukur target dan output dari program tersebut. 

“Kita berharap agar kerjasama ini dapat menguatkan dan mendukung pencapaian target target yang tertuang dalam RPJMD. Dimana didalamnya terdapat beberapa hal spesifik dan strategis yang dapat dilaksanakan dengan melakukan hal-hal kongkret dan terukur,” jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama Rektor UNIZAR Dr. lr. Muh.Ansyar menyampaikan bahwa tujuan penandatanganan MOU ini adalah

untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menciptakan inovasi dan solusi bagi permasalahan, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun citra positif perguruan tinggi. Hal ini sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi yang merupakan landasan utama dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Ia mengatakan Tri Dharma tersebut mencakup tiga aspek yaitu Pendidikan dan pengajaran, Penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. 

“Dengan Penandatanganan MOU ini  diharapkan kontribusi UNIZAR dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semakin meningkat. Selain itu kami berharap juga dapat berkolaborasi dalam mendukung pembangunan di Lombok Barat,” ujarnya.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar. Diharapkan kerjasama kemitraan dalam hal penguatan Tri Dharma Perguruan tinggi ini dapat menguatkan berbagai aspek dalam pembangunan Lombok Barat. (F2)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Rektor UNIZAR Dr.lr.Muh.Ansyar MP (kiri-kanan). (Ist)