HarianNusa.com, Mataram – Sebuah kapal pengangkut pasir dari Pantai Mentigi ke Gili Air, Lombok-NTB terbalik. Satu orang hilang, Kamis (12/07).
Johan Rosihan : Kemenangan Lalu Zohri Jadi Kado Terbaik untuk NTB Gemilang
HarianNusa.com, Mataram – Pemuda asal Dusun Karang Pangsor Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Lombok Utara, Lalu Muhammad Zohri berhasil mempersembahkan emas dalam ajang lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung di Finlandia, Rabu (11/07).
DPW PKS NTB: Target 30% Caleg Perempuan Melebihi Kuota
HarianNusa.com, Mataram – Meskipun pendaftaran pencalonan legislatif sudah dibuka sejak tanggal 4 Juli lalu namun hingga hari ini, Rabu (11/7) belum satupun Partai yang mendaftarkan calegnya di KPU NTB.
Pelari Asal Lombok Raih Emas di Kejuaraan Dunia
HarianNusa.com, Mataram – Indonesia meraih emas dalam ajang lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung di Finlandia, Rabu (11/07).
Terbentuk, LCC Siap Mengabdi untuk Pariwisata NTB
HarianNusa.com, Mataram – Ketika pariwisata NTB semakin disoroti dan menjadi perhatian penting, semua pihak bergerak untuk melakukan promosi product wisata dengan berbagai tawaran menarik.
Namun di saat telah banyaknya pihak pendukung yang mempromosikan pariwisata, ratusan orang perwakilan stake holder dan insan pariwisata Lombok justru membuat gebrakan baru dengan membentuk Komunitas Insan Peduli Pariwisata Lombok atau Lombok Care Community (LCC).
Organisasi kelembagaan ini nantinya akan mendorong pembangunan pariwisata NTB dari sudut pandang berbeda, yakni aksi sosial kemanusiaan dan lingkungan wisata.
LCC dibentuk melalui Musyawarah Besar dengan melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan pariwisata pada Rabu (11/7) di Caffe Danim’s jalan Adi Sucipto Rembiga Mataram. Mubes pertama sekaligus menjadi momen penting untuk memperkenalkan keberadaan LCC pada publik.
“Musyawarah Besar pertama ini sekaligus peresmian LCC dan pembentukan pengurus setelah mendapatkan legal formal dari Kemenkumham secara sah,” ungkap Agus Harianto, Koordinator sekaligus Inisiator terbentuknya LCC.
Agus mengatakan, musyawarah ini sebagai hajatan untuk membangun pariwisata NTB dalam perspektive pengelolan dan pemberdayaan. Karenanya diharapkan prosesi periode kepengurusan ini nantinya dapat melahirkan kepengurusan yang akan mengawal kebijakan pemerintah bidang industri pariwisata.
“Di sini kira bermusyawarah apapun keputusanmya harus ditetapkan melalui hasil musyarah. Tidak ada voting maupun walkout. Karena kita berkeluarga, jadi semua harus dimusyawarahkan,” katanya.
Sejalan dengan musyawarah ini lanjut Agus, akan dibentuk langsung bidang pelaksanaan kegiatannya. Program kerja dari organisasi akan dibentuk atas inovasi dari masing-masing koordinator bidang, untuk dirembukkan dan ditentukan arah pelaksanaannya dalam jangka waktu dekat.
“Kita akan menyusun bidang – bidang, sebagai langkah untuk membuat rencana kerja masing – masing bidang. Struktur organisasi akan dibentuk langsung pada musyawarah ini agar rencana kerja dapat berjalan baik,” ucap Agus.
Apresiasi atas terbentuknya organisasi LCC juga dilontarkan oleh Sekretaris FJP NTB Syamsu Rizan, yang juga ditunjuk sebagai Koordinator Bidang Organisasi dan Kehumasan LCC. Menurutnya, LCC yang bersinergi dengan media atau insan pers dapat lebih cepat menggerakkan visi dan misi dari dibentuknya organisasi.
“Sukses berlangsungnya Musyawarah Besar yang pertama ini membuktikan kemantapan tujuan dan pelaksanaan program kerja organisasi. Kami dari media akan terus memboomingkan setiap gebrakan positif yang fokus dengan gerakan sosial kemanusiaan dan peduli lingkungan dalam kerangka pengembangan pariwisata NTB,” ujar pewarta media cetak dan online ini.
Acara Mubes LCC pertama dihadiri oleh lebih dari 100 orang perwalilan dari stake holder pariwisata di NTB. Melalui forum ini, telah dibentuk kepengurusan yang dipimpin oleh sang inisiator Agus Harianto dengan didampingi Sekretaris Hariyanto. (sat)
Wacana TGB Diberi Sanksi, Tuai Kekecewaan Kader Demokrat NTB
HarianNusa.com, Mataram – Pernyataan sebagian elit DPP Partai Demokrat yang akan memberi sanksi pada M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), terkait dukungannya pada Joko Widodo untuk presiden dua periode, mendapat respon kader Partai Demokrat di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kader Partai Demokrat NTB, M Nashib Ikroman, menilai banyak sikap tidak simpatik dari para elit DPP Partai Demokrat dengan hadirnya TGB yang merebut perhatian di pentas poliitik nasional.
“Sebagai kader Demokrat asal NTB, terus terang saya kecewa dengan sikap para elit di DPP Partai Demokrat yang tendensius dan menganaktirikan hadirnya TGB di pentas nasional,” kata Acip, panggilan akrab Nasib Ikroman yang juga Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah Partai Demokrat NTB, Rabu (11/07) di Mataram.
Acip mencontohkan, salah satu petinggi Partai Demokrat seperti Syarif Hasan yang mewacanakan sanksi atas sikap kader partainya, dinilai tidak simpatik dan mengecewakan para kader partai.
Padahal Ketua umum Partai Demokrat, SBY, belum memutuskan apa pun atas sikap yang diambil TGB.
“Tidak hanya di NTB tapi juga di daerah lain (banyak kader kecewa, red), hanya mereka tidak berani bertentangan dengan para elit,” kata Acip.
Menurutnya, seharusnya para elit Partai Demokrat memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama pada semua kadernya.
“Partai Demokrat sebagai Parpol yang memiliki ideologi nasionalis relijius, justru menganaktirikan TGB yang jelas-jelas profilnya sangat pas dengan partai Demokrat, sebagai figur yang nasionalis dan relijius,” ungkap Acip.
Sejauh ini, apa yang disampaikan TGB dalam pesan tausiyah dan sikap politiknya dalam menghadapi situasi kekinian yakni ‘partai tengah’, menunjukkan sikap relevan yang seharusnya menjadi sikap Partai Demokrat.
Kepentingan Bangsa
Lebih jauh Acip mengatakan, bahkan sebelum Pilkada berlangsung TGB selalu menyuarakan partai yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok atau golongan.
TGB selalu menyerukan sikap untuk fastabiqul khoirot dalam politik, tidak memecah belah bangsa hanya untuk kepentingan politik.
“Apa yang disampaikan TGB pas dengan visi partai demokrat,” ujar Acip.
Namun disayangkan, kata Acip, justru elit DPP Partai Demokrat mau menjatuhkan sanksi kepada TGB yang sudah membesaran partai Demokrat di NTB.
“Jadi saya rasa sangat wajar, bila saya sebagai kader Demokrat kecewa dan bersuara seperti ini,” ujar Acip yang selama ini dikenal sebagai penggerak tim sukses yang memenangkan pasangan Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi dalam Pilgub NTB 2018.
Sebagai kader, acip berharap para elit DPP Partai Demokrat lebih bijak dan mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi dalam mengemudikan arah partai.
“Dan kami yakin, ketua Umum Partai Demokrat yaitu Bapak SBY melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi itu,” pungkasnya. (sat)
Terlibat Jambret, Sepasang Kekasih di Mataram Ditangkap Warga
HarianNusa.com, Mataram – Sepasang kekasih yang berboncengan menggunakan motor harus berurusan dengan kepolisian setelah kepergok massa, Selasa, (10/07) di Jl. Catur Warga Lingkungan Pajang Barat Kota Mataram.
Forum Jurnalis Pariwisata Ajak HPI Bangun Pariwisata Bersama
HarianNusa.com, Mataram – Terpilihnya Ketua DPD HPI NTB periode 2018-2023 menjadi bentuk apresiasi bagi Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) NTB di tahun pertamanya.
Danrem : TMMD Ciptakan Komunikasi Imbal Balik Masyarakat dengan TNI
HarianNusa.com, Lombok Timur – Usai upacara pembukaan TMMD ke 102 tahun 2018 oleh Assisten I Setda Lombok Timur, Hamidin, S.Sos., di Lapangan Jerowaru Kecamatan Jerowaru, Selasa (10/7).
