Beranda blog Halaman 38

Sengketa Tapal Batas Selesai, Nambung Tetap Milik Lobar

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemkab Lombok Tengah mencapai kesepakatan terhadap tapal batas atau batas  wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah. Kesepakatan itu ditandai penandatanganan kesepakatan antara Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dengan Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fahul Bahri dalam pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi NTB di Samara Hills Resort, Kamis, 10 Juli 2025. 

Hadir dalam penandatanganan kesepakatan tersebut Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, Kabag Kerja Sama Biro Pemerintahan Provinsi NTB Sri Irmalasari, Sekda Lobar H. Ilham, Sekda Loteng H. Lalu Firman Wijaya, Staf Ahli Bidang Politik dan Kesra Lobar Hermansyah, Kepala Bappeda Lombok Tengah Lalu Wiranata, Kedis PUTR Lombok Tengah Lalu Rahadian, Sekretaris Dinas PUTR Lobar Lalu Ratnawi, Kabag Tata Pemerintahan Setda Lobar Rosaria Indah,  dan Kabag Tata Pemerintahan Setda Loteng Baiq Murniati.

Menurut Kabag Tata Pemerintahan Lombok Barat, Rosaria Indah, dalam kesepakatan itu Pantai Nambung, desa persiapan Pengantap tetap masuk Lombok Barat. Wilayah yang dibagi adalah wilayah sengketa yang berada di dalam kawasan Samara Hills Resort, wilayah sengketa tersebut memiliki luas kurang lebih sekitar 64,43 hektar dimana Lombok Barat memperoleh 34,22 hektar dan Lombok Tengah 30,21 hektar. 

“Alhmdulillah sudah ada kesepakatan dimana Nambung tetap masuk Lobar. Yang dibagi dr awal itu hanya wilayah Samara Hills Resort yang selama ini menjadi sengketa,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, mengatakan Pemerintah Daerah perlu memberikan kepastian hukum terhadap tapal batas karena hal tersebut berpengaruh terhadap banyak hal. Karenanya pihaknya difasilitasi Pemerintah Propinsi NTB menjalin komunikasi dengan Pemkab Lombok Tengah untuk menyelesaikan sengketa tapal batas secara kekeluargaan. Bupati LAZ mengatakan diperlukan komunikasi yang baik dan lancar serta setara untuk mengatasi tapal batas. Hal ini karena kedua kabupaten masih dalam wilayah NKRI yang harus saling mendukung kemajuan dan pembangunan daerah. 

“Kita selesaikan melalui cara kekeluargaan melalui komunikasi yang lancar dan setara agar ada kepastian hukum dan  untuk semua masyarakat,” ujarnya.

Bupati LAZ mengatakan bahwa kesepakatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Propinsi NTB untuk mencari jalan keluar terbaik untuk kepentingan masyarakat luas. Ia mengatakan setelah tercapai kesepakatan nantinya tim dari masing masing kabupaten akan menentukan titik-titik koordinat sesuai kesepakatan yang ditandatangani. Lokus penyelesaiannya sebenarnya adalah terkait dengan pembagian kawasan wisata Samara Hills Resort yang selama ini disengketakan. 

“Alhmdulillah kita sudah menyelesaikan semuanya dengan baik dan tinggal ditindaklanjuti oleh tim masing masing daerah nantinya,” ujarnya.

Tim dari kedua Kabupaten turun meninjau secara langsung batas wilayah. Kesepakatan ini mencakup wilayah Nambung, Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong, Lobar, yang berbatasan langsung dengan Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Loteng. 

Kedua belah pihak menyepakati secara teknis titik koordinat yang telah disepakati dan ditentukan bersama. Titik koordinat tapal batas ini pun tertuang melalui berita acara kesepakan terkait batas wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah. Pertemuan dua kepala daerah tersebut berlangsung di Samara Hills Resort yang berlokasi di wilayah perbatasan Lombok Barat dan Lombok Tengah. Pertemuan ini berjalan baik. (F2)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dengan Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fahul Bahri dalam pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi NTB di Samara Hills Resort, Kamis, 10 Juli 2025. (Ist)

Dituding Memeras, Abubakar Abdullah Gugat Balik: Saya Difitnah, Ini Murni Sengketa Bisnis

HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, Abubakar Abdullah balik resmi melaporkan rekan bisnisnya, Nigel Barrow, investor asal Australia, beserta kuasa hukumnya, Lalu Anton Hariawan, ke Polda NTB atas dugaan pencemaran nama baik dan penggelapan dana perusahaan senilai Rp15 miliar, Kamis (10/7).

Langkah hukum ini diambil Abubakar setelah dirinya dilaporkan lebih dulu ke Kejaksaan Tinggi NTB oleh Nigel atas tuduhan pemerasan. Tak terima dengan tudingan yang dinilai tidak berdasar, Abubakar menegaskan bahwa kasus ini murni sengketa bisnis, bukan tindak pidana.

“Saya merasa nama baik saya dicemarkan. Tuduhan itu tidak punya dasar dan tidak disertai bukti kuat. Ini kerjasama bisnis yang sah sejak 2016, jauh sebelum saya menjadi anggota dewan,” tegas Abubakar pada sejumlah media saat konferensi pers di Labuapi,  Lombok Barat.

Melalui kuasa hukumnya,  M. Arif, SH, Abubakar mengungkapkan bahwa ia sudah menyerahkan sederet bukti otentik kepada Polda NTB. Laporan pertama menyangkut dugaan pencemaran nama baik dengan jeratan pasal UU ITE, dan yang kedua terkait dugaan penggelapan dana perusahaan PT Bakau Gili Gede, di mana Nigel menjabat sebagai direktur utama.

“Audit internal perusahaan menemukan penggunaan dana hingga Rp1,3 miliar oleh Nigel yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, termasuk biaya operasional yang tidak wajar untuk bangunan joglo,” jelas Arif.

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta auditor independen untuk mengusut aliran dana perusahaan secara objektif dan transparan.

Ia membeberkan bahwa  bisnis ini bermula tahun 2016, saat Abubakar menggandeng Nigel membentuk joint venture untuk mengembangkan kawasan wisata di Gili Gede. Dalam akta perjanjian notaris, disepakati pembagian saham dan kontribusi dana masing-masing 50 persen, termasuk pembayaran tanah senilai Rp1,5 miliar oleh Nigel,  yang kini diputarbalikkan menjadi tuduhan pemerasan.

“Uang itu bukan hasil pemerasan. Itu murni pembayaran atas kerjasama yang sah dan tercatat,” jelasnya

Tahun 2018, keduanya mendirikan PT Bakau Gili Gede, dengan rencana awal membangun hotel darat. Namun belakangan, konsep berubah menjadi water bungalow yang memerlukan perizinan ruang laut dari berbagai lembaga, semua proses diklaim telah diurus langsung oleh Abubakar.

“Semua izin diurus oleh pak Abubakar,  dari kabupaten, provinsi, hingga ke Dinas Lingkungan Hidup. Tidak mudah dan butuh waktu dan dana besar. Dan semua dokumen  dipegang pak Abu,” ujar Arif sambil menunjukkan dokumen yang dimaksud.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa konflik muncul ketika rencana bisnis berubah, dan proyek mengalami ketidaksesuaian antara master plan awal dengan kebutuhan investor baru. Perubahan ini berimbas pada izin dan sertifikat tanah, sehingga memerlukan biaya tambahan. Namun pihak Nigel disebut enggan menanggung beban itu.

“Awalnya 20 unit vila, tapi karena regulasi berubah, hanya bisa bangun 3 unit. Kalau dipaksakan, itu justru menabrak hukum,” jelasnya.

Tak hanya menempuh jalur pidana, pihak Abubakar juga menempuh proses keimigrasian untuk memeriksa legalitas aktivitas Nigel Barrow di Indonesia.

 “Kalau mereka bicara hukum, maka bicaralah dengan data. Jangan asal tuduh,” tukas Arif.

Sementara itu, Lalu Anton selaku kuasa hukum Nigel saat dihubungi mengaku masih menunggu kliennya untuk memberikan keterangan lebih detail.

“Saya masih menunggu kedatangan klien saya. Nanti kami tunjukkan bukti-buktinya,” kata Anton singkat via WhatsApp. (F3)

Ket. Foto:

(kiri) Abubakar Abdullah usai melapor ke Dirreskrimum Polda NTB. (Kanan) Abubakar Abdullah bersama kuasa hukumnya menunjukkan bukti dokumen saat melakukan konferensi pers di Labuapi, Lombok Barat. (HarianNusa)

ASN Bersih-bersih Setiap Jumat, Bupati LAZ : Salah Satu Bentuk Kerja Nyata Menjaga Kebersihan

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan bersih bersih setiap jumat. Kegiatan bersih bersih pada jumat pekan kedua, 11 Juli 2025 dilaksanakan di Kompleks Kantor Bupati Lombok Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Sekretaris Daerah H.Ilham, Asisten, Kepala OPD dan ASN di Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat, H.Lalu .Ahmad Zaini,  menyampaikan kegiatan gotong royong ini merupakan salah satu bentuk kerja nyata Pemkab Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya atau ikhtiar untuk menjaga kebersihan di Lombok Barat. Menurutnya budaya gotong royong untuk bersih bersih ini harus menjadi tradisi untuk menumbuhkan kesadaran semua pihak untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan. 

“Ini salah satu bentuk kerja nyata kita dalam upaya menjaga kebersihan di Lombok Barat. Kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran kita semua untuk menjaga dan melestarikan lingkungan kita,” ujarnya.

Bupati LAZ lebih lanjut mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan alam adalah upaya kita untuk menyelamatkan bumi ini. Karenanya dibutuhkan kolaborasi semua pihak dalam menjaga lingkungan. Ia mengatakan kegiatan bersih bersih ini dilaksanakan setiap hari jumat sebagai wujud dari gerakan bersih bersih sapta pesona Lombok Barat. Dalam kesempatan ini ia juga mengajak semua masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar untuk mencegah dan mengantisipasi terjadi bencana saat musim hujan. 

“Semoga kita dapat memberikan yang terbaik untuk Lombok Barat salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan. Mari kita bersihkan semua saluran saluran di lingkungan kita untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan,” ujarnya.

Kegiatan bersih bersih ini dilaksanakan setiap hari jumat. Pada pekan pertama kegiatan bersih bersih dilaksanakan di kawasan wisata senggigi. Pekan kedua dilaksanakan dikantor bupati, pekan ketiga dikantor masing masing dan pekan keempat diisi dengan senam dan olahraga. (F2)

Ket. Foto:

Bupati Lombok Barat, H.Lalu .Ahmad Zaini dan aksi bersih-bersih ASN Pemkab Lobar. (Ist)

Amanda Brownies Hadir di Mataram dengan Citarasa Legendaris, Usung Konsep Baru bersama UMKM Lokal

HarianNusa, Mataram – Pecinta brownies, siap-siap dimanjakan! Amanda Brownies resmi membuka outlet ke-146 mereka di Pulau Lombok, tepatnya di Jalan Pejanggik No. 21–23, Cakranegara, Kota Mataram. Grand opening brand kuliner legendaris asal Bandung yang digelar pada Jumat, (11/7/25) ini tidak hanya seru, tapi penuh kejutan spesial dan promo menarik.

General Manager Amanda Brownies, Endi Yunarso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Mataram dan kemitraan yang terjalin dengan baik.

“Terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat. Ini adalah outlet ke-146 Amanda di seluruh Indonesia. Tahun ini, kami mengusung konsep baru, yaitu bertumbuh bersama UMKM lokal,” ungkapnya.

Amanda Mataram menghadirkan konsep outlet modern dan nyaman, dilengkapi dengan area Doh&GO dan Scoop&Skoops, yang menyediakan aneka roti segar, kopi hangat, dan es krim segar. Selain sebagai pusat oleh-oleh, outlet ini juga menjadi tempat berkumpul dan bersantai bagi keluarga dan anak muda.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal, Amanda membuka ruang khusus untuk produk-produk UMKM agar bisa dipasarkan di outlet secara gratis, tanpa pungutan biaya.

“Syaratnya hanya legalitas sederhana dan sertifikasi halal. Produk UMKM terpilih nantinya berpeluang masuk ke seluruh jaringan outlet Amanda di Indonesia,” tambah Endi.

Dalam kesempatan ini, Amanda juga memperkenalkan produk terbarunya, yakni Bolen Lilit, camilan kekinian dengan adonan berlapis, renyah, dan isian manis yang cocok untuk oleh-oleh khas Lombok.

Regional Manager Amanda Area Timur, Muhajir Rahman, menambahkan, bahwa Amanda telah menyiapkan berbagai promo menarik selama tiga hari pembukaan, antara lain:

Brownies gratis untuk 10 pengunjung pertama yang ikut challenge media sosial.

Diskon Rp10.000 untuk pembelian minimal 3 box brownies

Promo beli 2 gratis 1 untuk beberapa varian

Beli 1 gratis 1 untuk es krim,  dan beli 3 gratis Tumbler ekslusif. 

Kepala Dinas Perindustrian dan UMKM Kota Mataram, M. Ramdani, yang hadir mewakili Wali Kota Mataram, memberikan apresiasi atas kontribusi Amanda terhadap perekonomian daerah.

“Kehadiran Amanda Brownies di Mataram sangat kami sambut baik. Ini bukan hanya menambah pilihan oleh-oleh, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang positif bagi UMKM lokal agar bisa berkembang dan bersaing secara nasional,” ujarnya.

Acara juga dihadiri oleh istri Direktur Utama Amanda Brownies, Ibu Atin, serta Kapolsek Sandubaya, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang turut menggeliatkan sektor ekonomi kreatif di kota ini.

Kehadiran Amanda Brownis di Mataram ini disambut antusias para pengunjung. Usai launching mereka langsung menyerbu beragam rasa brownis yang ada di outlet. Lina (32), salah seorang  pengunjung pertama mengaku senang bisa ikut merasakan suasana pembukaan. Ia pun tak mau ketinggalan berburu jajanan manis tersebut. “Saya dapat brownies gratis, tempatnya nyaman, dan Bolen Lilit-nya enak banget!” serunya.

Menurutnya konsep tempat nongkrong yang nyaman, menambah daya tarik untuk para pengunjung, terutama anak-anak muda kekinian. 

“Disini kita bisa berbelanja dan menikmati kuliner enak sambil nongkrong,” ujarnya.

Amanda Outlet Mataram Jl. Pejanggik No. 21–23, Cakranegara – Kota Mataram Buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WITA

Ayo kunjungi Amanda Brownies Mataram dan nikmati manisnya promo, lezatnya kuliner khas Amanda Brownis serta hangatnya suasana baru di jantung Kota Mataram!.  (F3)

Ket. Foto:

Regional Manager Amanda Area Timur, Muhajir Rahman menyerahkan bingkisan dan plakat kepada Kepala Dinas Perindustrian dan UMKM Kota Mataram, M. Ramdani dalam acara Grand Opening Outlet ke 146 Amanda Brownis di Mataram. (HarianNusa)

Saeful Akham Dilantik sebagai Asisten I Lombok Barat

HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) melantik H.Saeful Akham S.Ag, M.hum sebagai asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (9/7/2025). Hadir dalam Pengambilan Sumpah Jabatan ini Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Sekretaris Daerah H. ilham, Para Asisten, Staf ahli bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian dan Camat se Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H.L.Ahmad Zaini, menyampaikan bahwa jabatan adalah tanggung jawab yang harus diemban dengan sebaik-baiknya. Karenanya ia memerintahkan agar semua pejabat untuk dapat melaksanakan tanggung jawab jabatan dengan maksimal. Ia juga mengatakan semua pejabat harus melaksanakan tugas sesuai dengan perjanjian kinerja yang sudah di tanda tangani. 

“Mari kita bekerja dengan semaksimal mungkin yang berpacu dengan tugas yang sudah menunggu untuk diselesaikan dengan tepat waktu dan sesuai sengan perjanjian kinerja,” jelasnya.

Bupati LAZ lebih lanjut mengatakan, semua jajaran pemerintah Lombok Barat harus bekerja cepat. Untuk menjawab harapan masyarakat yang telah dititipkan, perlu  menguatkan kolaborasi dan kerjasama semua pihak. Hal ini  untuk mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan dengan program utama sejahtera dari desa. Ia juga meminta agar OPD dapat menunjukan kerja nyata bagi masyarakat. 

“Kita harus kerja nyata untuk masyarakat. Berbagai program telah dilaksanakan dan hasilnya sudah terlihat seperti CFN dan program lainya. Inilah kerja nyata Lombok Barat,” ujarnya.

Dalam Pengambilan Sumpah dan janji jabatan ini H. Saeful Ahkam S.Ag M.hum dilantik sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil. 

Proses Pengambilan Sumpah janji jabatan dari kepala dinas Dukcapil ke asisten I ini membutuhkan proses dan persetujuan dari Pemerintah Pusat. Karena  perubahan Jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memerlukan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. (F2)

Ket. Foto:

Pengambilan Sumpah dan janji jabatan H. Saeful Akham S.Ag M.hum sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah kabupaten Lombok Barat. (Ist)

Stadion Malomba Disulap Jadi Sport Center Modern, Persembahan Lanal Mataram untuk FORNAS dan Masyarakat

HarianNusa, Mataram — Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mataram menghadirkan wajah baru Stadion Malomba sebagai pusat olahraga modern dan multifungsi. Kini bernama Mataram Naval Base Sports Center, stadion yang berlokasi di Kelurahan Ampenan Tengah, Kota Mataram ini telah disulap menjadi venue representatif yang siap mendukung pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) maupun kegiatan olahraga masyarakat umum.

Diresmikan pada Rabu (9/7/2025), revitalisasi stadion ini mencakup pembangunan fasilitas lapangan voli, basket, pickleball, dan arena panahan bertaraf nasional. Seluruh fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Lanal Mataram memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menyediakan ruang publik yang berkualitas bagi masyarakat dan prajurit TNI AL.

Komandan Lanal (Danlanal) Mataram, Kolonel Marinir Achmad Hadi Alhasny, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan hanya demi kebugaran fisik prajurit, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan atlet lokal.

“Lapangan ini sengaja kami resmikan sebagai persembahan dari seluruh prajurit Lanal Mataram. Selain untuk prajurit, kami juga membuka akses bagi masyarakat, khususnya warga Kota Mataram, tentunya dengan pengaturan waktu yang tertib,” ujar Danlanal saat peresmian.

Yang paling membanggakan, salah satu fasilitas unggulan yang kini dimiliki adalah lapangan panahan standar nasional, yang disebut sebagai satu dari hanya dua fasilitas serupa di Indonesia. Keberadaan venue ini menjadi daya tarik tersendiri bagi NTB sebagai tuan rumah FORNAS.

“Tempat saya berdiri ini kami persembahkan untuk tim panahan Mataram, dan umumnya untuk NTB. Lapangan ini hanya ada dua di Indonesia. Saya minta adik-adik panahan menjaganya baik-baik,” pesannya.

Danlanal juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pembangunan, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit yang turut berperan aktif dalam mewujudkan fasilitas olahraga tersebut.

Dengan wajah baru Stadion Malomba sebagai sport center modern, Mataram kini memiliki venue kebanggaan yang bukan hanya menunjang FORNAS, tapi juga menjadi pusat kebugaran dan pembinaan olahraga berkelanjutan di NTB. (F3)

Ket. Foto:

Mataram Naval Base Sport Center yang diresmikan Danlanal Mataram. (Ist)

Percepat Transformasi Digita, Desa Karang Bayan Gelar Pelatihan Desa Digital

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, menggelar pelatihan bertema Desa Digital sebagai bagian dari upaya transformasi digital di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/7) di Lesehan Taliwang Nada Sayang-sayang ini diikuti oleh seluruh perangkat desa.

Kepala Desa Karang Bayan, Sudirati, menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi era digital. “Perangkat desa harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar bisa memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien kepada masyarakat,” ujarnya.

Camat Lingsar, Marzuqi, turut hadir dan memberikan arahan. Ia mengapresiasi Karang Bayan sebagai desa pertama di Kecamatan Lingsar yang mengadakan pelatihan bertema digital. Ia juga mengungkapkan bahwa program desa digital ini merupakan kebijakan Bupati Lombok Barat yang didukung dengan bantuan dana sebesar Rp30 juta untuk masing-masing desa pelaksana.

“Digitalisasi desa memerlukan infrastruktur internet yang tertata dan kerja sama lintas instansi. Masyarakat ke depan harus bisa akses layanan desa dari mana pun selama ada jaringan internet,” tegas Marzuqi.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Iwan Setiawan, yang memaparkan tiga komponen utama dalam program Desa Digital, yakni: pelatihan peningkatan kapasitas perangkat, peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI), dan pemanfaatan aplikasi digital. Tiga aplikasi utama yang dikenalkan adalah Website Desa, Website Layanan Desa, dan SP4N-LAPOR.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara daring. Program ini juga mendukung visi “Lombok Barat Sejahtera dari Desa” melalui digitalisasi yang inklusif dan berkelanjutan. (F2)

Ket. Foto: Kegiatan pelatihan desa digital di desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. (Ist)

Listrik untuk Rakyat, PLN Pastikan Keandalan Kelistrikan di Penutupan MTQ Lombok Tengah

HarianNusa, Lombok Tengah – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat dengan memastikan keandalan pasokan listrik pada malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-31 Tingkat Kabupaten Lombok Tengah yang berlangsung di Masjid Agung Praya, Senin malam (7/7).

Sejak pembukaan hingga malam penutupan, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya melakukan pengamanan sistem kelistrikan secara konsisten melalui suplai utama di Penyulang Praya Kota, serta jalur cadangan melalui Penyulang Batujai sebagai langkah mitigasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan listrik selama pelaksanaan MTQ ini merupakan bentuk nyata peran PLN sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial. “PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat. MTQ ini adalah ajang penting yang membawa semangat religius dan kebersamaan. Kami bangga bisa turut menyukseskannya dengan menghadirkan listrik yang andal dan aman,” ujar Heny.

Setiap malam selama pelaksanaan MTQ, PLN menurunkan personel teknis yang siaga penuh untuk memastikan distribusi listrik tetap stabil. Personel bertugas melakukan monitoring rutin dan siap menangani potensi gangguan dengan cepat jika dibutuhkan. Hingga akhir kegiatan, tidak tercatat adanya gangguan kelistrikan.

Penutupan MTQ ke-31 dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga. Beliau memberikan apresiasi kepada PLN atas keandalan listrik yang terjaga selama acara.“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN. Dukungan kelistrikan yang stabil adalah bagian penting dari suksesnya MTQ ini,” ujar Pathul.

Manager PLN ULP Praya, Rezha Muhabid, menyampaikan bahwa tim teknis di lapangan telah menjalankan semua prosedur pengamanan kelistrikan dengan optimal. “Kami pastikan kesiapan peralatan dan jalur distribusi sebelum acara dimulai. Selama kegiatan, tim kami berjaga dan berkoordinasi langsung dengan panitia. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan listrik,” jelas Rezha.

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, PLN juga membuka komunikasi intensif dengan panitia penyelenggara serta pemerintah daerah guna memastikan respons cepat jika diperlukan.

PLN terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dengan memanfaatkan layanan digital seperti aplikasi PLN Mobile. Melalui kolaborasi ini, PLN percaya bahwa kualitas pelayanan kelistrikan akan semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Melalui keberhasilan pengamanan kelistrikan dalam MTQ ke-31 ini, PLN berharap semangat kolaborasi antara PLN dan masyarakat akan terus tumbuh, demi mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memperkuat nilai religius dan social,” tutup Heny. (F*)

Ket. Foto:

Petugas PLN terus berkolaborasi dalam menyukseskan MTQ ke 31 di Praya Lombok Tengah. (Ist)

PDIP Kota Mataram Gercep Buka Dapur Umum, Salurkan 3 Ribu Nasi Bungkus selama Masa Tanggap Darurat

HarianNusa, Mataram – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI)Perjuangan Kota Mataram bersama Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPC PDI Perjuangan setempat mendirikan dapur umum untuk korban banjir yang menghantam ibukota provinsi NTB pada Minggu (6/7) kemarin. 

Penyiapan makanan bagi sejumlah wilayah dan ribuan jiwa terdampak menjadi penting dilakukan. 

“Insya Allah, mulai hari ini, dapur umum kami buka selama masa tanggap darurat  10 hari sesuai SK Gubernur NTB yang dipusatkan di kantor DPC PDIP Kota Mataram,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Nyayu Ernawati, Selasa (8/7).

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram ini, menegaskan bahwa dapur umum tersebut sesuai arahan DPP PDI Perjuangan dan Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat akan dibuka selama 24 jam.

Menurutnya, dana penyiapan dapur umum merupakan sumbangan sukarela dari seluruh kader PDI Perjuangan.

Untuk hari pertama, kata Nyayu, dapur umum ditargetkan bisa menyiapkan sekitar 3.000 bungkus nasi, untuk didistribusikan ke warga yang terdampak banjir di enam kecamatan se-Kota Mataram.

Hal ini, lanjutnya, saat ini warga yang terdampak banjir terpantau hingga kini, belum bisa beraktivitas normal, sehingga membutuhkan bantuan makanan.

Pesan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader harus turun membantu rakyat dengan seluruh pikiran dan tenaga dan juga hindari sikap lupa pada rakyat saat sudah menjabat menjadi anggota dewan. Teruslah turun ke bawah menyapa warga untuk menangis dan tertawa bersama mereka,” tegas Nyayu menjelaskan. 

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Made Slamet, mengatakan bahwa arahan DPP telah jelas, yakni memerintahkan kepentingan rakyat harus selalu dikedepankan, dan anggota serta kader partai wajib membantu rakyat.

“Jadi, ketika terjadi bencana di suatu wilayah maka organ partai secara otomatis bergerak memberikan bantuan. Di sini, seluruh kader PDIP Kota Mataram juga langsung turun ke semua wilayah terdampak bencana di Kota Mataram, dengan mendatangi dan memberikan bantuan pada mereka. Puncaknya, hari ini adanya dapur umum,” jelasnya. 

Menurut Anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram ini, selain memberikan bantuan, pihaknya juga berjanji akan mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat proses penanganan pascabanjir.  termasuk bantuan pemulihan pada rumah warga yang rusak. 

“Penanganan pasca-bencana harus segera dilakukan secara cepat dan tepat. Kami akan terus mengawal agar warga yang menjadi korban bisa mendapatkan haknya. Dengan langkah cepat ini, diharapkan semangat solidaritas dan gotong royong antar warga dan pemerintah terus terjaga, terutama dalam menghadapi musibah yang datang tak terduga ini,” tandas Made Slamet.

Diketahui, akibat banjir setinggi dua meter pada Minggu (6/7), yang dipicu intensitas hujan deras dan merata, sebanyak 7.676 rumah terendam banjir dengan ketinggian hingga satu meter dan 7.676 kepala keluarga (KK) atau sekitar 30.681 jiwa mengungsi dan dua orang meninggal dunia karena tersengat listrik.

Korban pertama adalah seorang pria (30) di Kecamatan Narmada dan korban kedua seorang perempuan (50) di Ampenan.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Ahmad Muzaki, terdapat enam kecamatan yang terdampak banjir antara lain Kecamatan Sandubaya meliputi 7 kelurahan, yakni Kelurahan Bertais, Selagalas, Babakan, Abian Tubuh, Mandalika, Dasan Cermen, dan Turida.

Kemudian Kecamatan Mataram meliputi Kelurahan Pagutan, Pagutan Timur, Pagesangan Timur, dan Mataram Timur.

Sementara untuk Kecamatan Sekarbela, wilayah yang terdampak di Kelurahan Kekalik Jaya, Karang Pule, Tanjung Karang, dan Jempong Baru.

Untuk Kecamatan Selaparang meliputi Kelurahan Dasan Agung Baru dan Gomong, sedangkan Kecamatan Cakranegara meliputi Kelurahan Karang Taliwang, Mayura, Cakranegara Selatan Baru, dan Cakranegara Barat.

“Tadi malam kami buka sekitar 30 titik pengungsian, baik di masjid, sekolah, rumah warga terdekat, serta fasilitas umum lainnya,” kata dia.

Namun hari ini, lanjutnya, rata-rata mereka sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah dari sisa banjir berupa lumpur dan sampah.

“Meskipun demikian, mereka belum bisa beraktivitas normal dan masih membutuhkan bantuan makanan,” tandas Muzaki. (F/*)

ket. Foto:

DPC PDI Perjuangan Kota Mataram terus berkontribusi membantu masyarakat terdampak banjir dengan membangun Dapur Umum. (Ist)

Bupati LAZ Gerak Cepat Turun ke Lokasi Banjir di Lobar 

0

HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini bersama jajarannya gerak cepat langsung turun ke sejumlah lokasi banjir di Lombok Barat. Hal tersebut dilakukan pada sejak minggu sore hingga Minggu malam, 6 Juli 2025. Ia didampingi sejumlah jajaran langsung memantau titik banjir sembari meminta warga tetap waspada terhadap situasi.

Bupati LAZ meminta agar warga tetap waspada dengan kondisi yang ada. Ia juga meminta warga untuk melakukan evakuasi apabila kondisi semakin memburuk atau air semakin tinggi. Menurutnya keselamatan jiwa adalah hal utama yang harus diprioritaskan. “Segera evakuasi apabila situasi semakin memburuk atau air semakin naik. Keselamatan jiwa yang utama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Bupati LAZ juga meminta warga yang rumahnya terendam banjir untuk mematikan aliran listrik sementara waktu agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Ia juga memerintahkan jajarannya di semua kecamatan untuk memantau situasi dan bergerak cepat dalam mengantisipasi terjadinya banjir. Selain itu ia memerintahkan langsung kepada BPBD dan Dinas sosial untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terendam banjir. 

“Semua camat dan semua jajaran pemkab harus memantau situasi di wilayahnya masing masing dan saya minta harus gerak cepat,” ujarnya.

Sejumlah wilayah di Lombok Barat terpantau mengalami banjir akibat luapan sungai dan curah hujan yang cukup tinggi. Banjir terjadi di wilayah narmada, Labuapi dan lingsar. Banjir ini juga menyebabkan beberapa akses jalan di wilayah Lembuak Narmada tidak dapat dilalui. (F/IKP)

Ket. Foto:

Bupati LAZ saat meninjau salah satu titik banjir di Lombok Barat. (Ist)