More
    Beranda blog Halaman 399

    Talkshow Halo Lampung Angkat Tema ‘TGB Sosok Pemimpin Unggul’

    0

    Harian Nusa.com, Lampung – TGB Sosok Pemimpin Unggul, itulah tema utama program Talkshow Halo Lampung yang disiarkan langsung Radar TV, bersama Gubenur NTB, Dr TGH. M. Zainul Majdi,dengan pemandu acara Lena Sofia, Jum’at (23/03/2018).

    Kiprah Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) dalam membangun NTB menarik perhatian Media Group Radar Lampung itu.

    TGB diundang untuk berbagi pengalaman atas keberhasilannya merubah wajah NTB menjadi daerah yang maju dan banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun manca negara.

    Tidak hanya menyangkut kunjungan wisatawan, namun juga menyangkut pembangunan sosial, pertumbuhan ekonomi serta prestasi-prestasi yang diraih selama TGB memimpin NTB selama dua periode.

    Ketika ditanya apa kiat membangun NTB, sehingga menjadi daerah yang maju dan memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 7,10 persen di atas pertumbuhan nasional yang rata-rata 5 persen, TGB menjelaskan kiatnya adalah kebersamaan, mulai dari masyarakat umum, pemimpin daerah hingga stakeholder terkait.

    Untuk membangun kebersamaan itu lanjut TGB, perlu melakukan pendekatan kultural dan struktural. Pendekatan kultural dapat dilakukan dengan mendatangi para bupati, termasuk para pemimpin DPRD dan tokoh masyarakat.

    “Saya ajak mereka, yuk kita sama sama bangun NTB,” ungkapnya.

    Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menyediakan lapangan kerja, TGB berbagi pengalaman. Yaitu, mengembangkan sektor yang dapat menyerap tenaga kerja, seperti di sektor pertanian dan pariwisata.

    “Kita sediakan lapangan kerja melalui pembangunan sektor yang memungkinkan terserapnya lapangan kerja,” ungkapnya.

    Dalam hal kepemimpinan, TGB berbagi tips. Yaitu, kalau ingin menjadi pemimpin maka yang perlu dilakukan adalah membangun integritas sejak awal, menjaga nama baik serta track record yang baik.

    Dalam hal tata kelola pemerintahan yang bersih, TGB menjelaskan perlunya membangun Integritas secara konsisten. Bangun keteladanan, Maksimalkan membangun sistem yang ada peringatan kalau ada Penyimpangan. (f3)

    TGB Ajak Anak Bangsa Syukuri Nikmat Hidup Aman di Indonesia

    0

    HarianNusa.com, Lampung – Ratusan masyarakat Lampung terlihat antusias menanti kajian usai Sholat Jumat oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang yang kerap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut.

    Masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di provinsi Lampung itu sengaja datang untuk mendengar tausyiah Gubernur NTB tersebut.

    Di tengah antusiasme itu, TGB menyampaikan tausiyah yang bertajuk kajian setelah sholat Jum’at di Masjid Agung Al-Furqon Bandar Lampung Jumat, (23/03/2018).

    Saat itu, TGB mengajak seluruh anak bangsa untuk mensyukuri nikmat keamanan yang ada di negara Kesatuan Republik Indonesia.

    TGB menegaskan bahwa negara besar seperti Indonesia ini, merupakan negara yang dibangun di atas perbedaan agama, suku, budaya dan latar belakang pendidikan. Namun, di tengah keberagaman tersebut seluruh anak bangsa dapat hidup rukun tanpa mempertentangkan perbedaan tersebut.

    Hal ini berbeda dengan apa yang terjadi di negara-negara luar saat ini yang tengah dilanda berbagai konflik. Sehingga tidak ada rasa aman, tidak ada rasa bahagia untuk menjalani kehidupan sehari-hari atau untuk beribadah kepada Allah SWT. Padahal negara-negara tersebut tidak memiliki suku, adat-istiadat dan budaya yang besar seperti Indonesia.

    “Maka, mari kita syukuri nikmat keamanan yang Allah karuniakan pada negara kita, Indonesia,” ungkap TGB.

    Hal kedua yang disampaikan Gubernur TGB saat itu adalah ajakan untuk menghadirkan Islam dengan wajah yang dapat membuat orang mencintai Islam itu. Tidak saling bermusuhan atau tidak saling mempertentangkan perbedaan. Justru yang dilakukan adalah membangun kebersamaan dan kesepahaman untuk membangun bangsa dan negara serta agama.

    “Mari kita mencari titik titik kesamaan. Jadikan keberagaman itu sebagai kekayaan bangsa,” jelas TGB.

    Ajakan ketiga disampaikan Gubernur Hafidz Al-Qur’an tersebut adalah menumbuhkan kasih sayang diantara sesama. Terutama dalam menjalankan dakwah-dakwah dengan mengedepankan kasih sayang dan kecintaan.

    Sebelumnya, Ketua Umum Masjid Agung al-furqon, Bandar Lampung, Dr. KH. Bukhari Muslim LC Ma, merasa bangga dengan Gubernur NTB. Karena, di samping sebagai ulama, TGB merupakan seorang pemimpin daerah yang berhasil membangun NTB dalam waktu dua periode.

    Selain itu, yang lebih membanggakan lagi menurutnya adalah gubernur TGB merupakan Hafidz Alquran 30 juz.

    Usai kajian, TGB pun terjebak oleh ratusan masyarakat yang ingin bersalaman dan foto selfie. Ratusan masyarakat itu berdesak-desakan sambil memanggil nama Tuan Guru. Petugas keamanan masjid terlihat kewalahan menghalau masyarakat yang hadir. Namun, dengan sabar dan senyum, TGB melayani masyarakat tersebut. (f3)

    Sambut HUT ke- 60 Lobar, Dikes Gelar Sepeda Santai

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke- 60 Kabupaten Lombok Barat, Dinas Kesehatan Lobar menggelar sepeda santai, Jumat (23/3/2018).

    Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat H. Rachman Sahnan Putra mengatakan, kegiatan sepeda santai tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Lombok Barat ke-60.

    “Kegiatan sepeda santai merupakan kegiatan tahunan menyambut HUT Lombok Barat. Melalui sepeda santai ini kita mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebugaran dan kesehatan fisik. Yang terpenting tubuh kita sehat dan bahagia,” ujarnya.

    Kegiatan sepeda santai tersebut dilaksanakan pada 07.45 WITA dan diikuti oleh masyarakat umum dan pegawai Pemkab Lobar. Turut hadir Pjs Bupati Lombok Barat H. Lalu Saswadi, Kepala SKPD Lombok Barat, Kepala Basarnas NTB dan seluruh Puskesmas se-Lombok Barat.

    Para peserta dilepas oleh Pjs Bupati H. L. Saswadi di halaman RSUD Awet Muda Narmada kemudian melewati rute yang sudah ditentukan yakni menuju Pasar Narmada kemudian ke arah Merce Salut. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju ke arah Desa Selat lalu ke arah Desa Nyurlembang melewati LCC belok kanan dan finish kembali di RSUD Awet Muda Narmada.

    “Lewat sepeda santai ini menjadi cara kita untuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat,” kata Pjs Bupati H. L. Saswadi sebelum melepas peserta.

    Saswadi berharap masyarakat semakin gemar berolahraga agar badan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit.

    “Di tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula,” pungkasnya.

    Sepeda Santai semakin meriah dengan pembagian doorprize. Aneka hadiah telah disiapkan di antaranya empat buah sepeda gunung, dua buah kompor gas, dua buah handphone, empat buah kipas angin dan hadiah menarik lainnya. Acara ini juga didukung oleh berbagai pihak seperti Bank NTB, Antrasol, Anline, Kalbe Farma dan lainnya. (f3)

    Targetkan Nilai A, Pemkab Lobar Gelar Rakor

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rakor Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk target predikat nilai ‘A’ OPD Lobar di Ruang Jayengrane,Kamis (22/3/208).

    Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) terus berusaha meningkatkan akuntabilitasnya. Setelah sebelumnya berhasil mendapat penghargaan dari KemenPAN-RB atas capaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) selama kurun waktu tahun 2017 lalu yang statusnya sudah naik predikat B. Tahun ini Pemkab Lobar berusaha meningkatkan status tersebut.

    Saat membuka Rakor, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, H.M. Taufiq saat menyampaikan Lobar ke depan untuk SAKIP menargetkan nilai A.

    “Ada tugas-tugas yang seharusnya sudah tuntas seperti yang kami sampaikan kepada kita semua bahwa untuk Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) kita sudah rangking 1 di NTB dan kemudian Insya Allah menjadi rangking yang kecil ditingkat Nasional ini satu prestasi yang kita lakukan. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kita kemarin mendapat nilai B. Target kita ke depan untuk SAKIP itu besok nilainya A. Dari nilai B ke nilai BB baru ke nilai A dan sama dengan LPPD. Kalau kita sudah berhasil 25 besar dan target kedepannya harus 10 besar,” ujar Taufiq.

    Untuk itu sekda berharap agar para kepala OPD segera menuntaskan seluruh indikator penilaian seperti pelaporan evaluasi, capaian kinerja dan lainnya.

    “Terlebih dengan sistem pelaporan yang cukup berbeda dari sebelumnya, kalau tidak teman-teman SKPD yang intervensi perencanaannya, koordinasi kurang dengan inspektorat dan bappeda laporan itu tidak akan bisa selesai,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Inspektorat Lobar H. Rachmat Agus Hidayat dalam laporannya menyebutkan beberapa OPD yang belum menyampaikan LAKIP, di antaranya Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Kecamatan Gerung, Kecamatan Sekotong, Kecamatan Lembar.

    “Dan hasil evaluasi SAKIP OPD, LAKIP OPD masih belum melampirkan Dokumen Pendukung (RKT, PK, Renaksi) dan LAKIP yang disusun OPD belum sinkron dengan Renstra Kabupaten berdasarkan hasil revisi Renstra,” ungkapnya.

    SAKIP sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mana didalamnya menyebutkan SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklarifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.

    Tujuan SAKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya. (f3)

    Mi6 : LutFer Semakin Agresif dan Trengginas

    HarianNusa.com, Mataram – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi – Fersi Sofiyan, SH, terus menunjukkan grafik peningkatan dukungan. Penantang petahana ini, makin agresif dan Trengginas dalam menjaring basis di tingkat bawah.

    Dengan sembilan partai politik pengusung, yakni Golkar, PAN, PPP, PKB, PKPI, Nasdem, Gerindra, PBB, serta Hanura, makin memperkuat posisi dukungan terhadap pasangan Nomor Urut 2 ini.
    Calon Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, sendiri sudah lama membangun komunikasi dengan masyarakat. Bahkan setahun sebelum pendaftaran dan penetapan pasangan calon, sudah bergerilya.

    Lutfi juga dikenal sebagai sosok yang selalu menyupport berbagai kegiatan kemasyarakatan. Termasuk bagi anak-anak muda, sehingga ketika maju menjadi calon, maka dukungan cepat mengalir.

    Demikian pengamatan direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto , SH yang disampaikan kepada media melalui siaran pers , Sabtu , 24/3/2018.

    Direktur Mi6 yang akrab disapa Didu melihat kemampuan komunikasi politik Lutfi harus diakui, karena tidak hanya dilevel arus bawah. Namun juga dielit politik. “Buktinya banyaknya parpol yang mampu digaet dan menjadi kendaraan politiknya,” ujarnya.

    Selain itu, lanjut Didu kemampuan LutFer mengambil hati Ketua Partai NasDem, Mutmainah, keponakan Petahanan, H A Rahman patutlah diacungi jempol. Hal ini tentu bukan pekerjaan yang mudah dilakukan , jika tidak ada trust politik yang kuat.” Disinilah unique nya konfigurasi bloking politik dalam Pilkada kota Bima,” tambahnya.

    Bagi Didu Modal penting lain yang dimiliki Lutfi, sudah dua periode menjadi anggota DPR RI dapil NTB. Sehingga untuk tingkat pengenalan, tidak diragukan lagi. Apalagi Lutfi dianggap sosok yang tidak terlalu protokoler. “Sering nimbrung dan ngobrol dengan masyarakat di pinggir-pinggir jalan. Sikap merakyat inilah yang membuat dukungan terhadapnya terus bertambah,” ujar didu .

    Sementara itu Dimata Mi6 , Feri Sofiyan, sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Bima. Juga menjadi Ketua DPD PAN Kota Bima. Partai yang selalu solid dan memiliki jejaring hingga tingkat bawah.

    “Perpaduan dua kekuatan politik ini mampu menggetarkan pasangan calon lainnya. Setiap kampanye tatap muka, dialogis, selalu riuh dengan masyarakat yang menghadirinya,” tandas Didu yang juga Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode .

    Terakhur dengan mengusung jargon “Perubahan” menjadikan Paslon LutFer sebagai figur yang didambakan. Dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat pun semakin mengalir. Termasuk dukungan kelompok muda melalui barisan “Pemuda Lutfi”.

    Pasangan ini juga tidak mengenal lelah dan tidak takut memasuki wilayah yang diklaim sebagai basis rival politiknya. Di kantong yang dianggap sulit, justru sambutan meriah. (sat) 

    Budayakan Politik Santun dalam Pilkada 2018

    Oleh: Drs. H. L. Anggawa Nuraksi “Pemerhati Budaya Adat Sasak”

    Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) secara serentak di tahun 2018 sudah diambang pintu. Diprogramkan pada Bulan Juni 2018 yang akan datang. Tensi politik sudah mulai merayap naik. Kontestan PILKADA, baik pasangan calon, partai politik, maupun masyarakat pendukung diharapkan tidak terbawa emosi dan bisa menjadi kontestan yang cerdas, antara lain dengan membudayakan politik santun. Politik santun adalah politik yang  sejalan dengan budaya yang kita miliki, yaitu politik yang berakhlak, beretika, bermoral dan bermental yang kuat.

    Politik santun sesungguhnya merupakan gambaran demokrasi yang baik.  Kesantun akan memberikan kontribusi pada pengembangan kehidupan berdemokrasi. Kemajuan demokrasi akan runtuh jika tidak diikuti kehidupan demokrasi yang santun. Fenomena kebebasan yang kebablasan terlihat jelas ketika dalam konteks pertarungan politik ada pembunuhan karakter di antarapasangan calon kepala daerah.

    Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang  memiliki peradaban dengan beragam budayanya yang penuh dengan norma-norma kesantun. Kesantunan merupakan ajaran dari leluhur kita yang sudah menjadi tradisi turun-temurun.  Dalam berbagai aspek kehidupan, leluhur kita mengajarkan agar selalu menjaga kesantunan dalam berbagai aspek kehidupan. Begitupun halnya dalam dunia politik,  kita harus santun untuk menghindari ketersinggungan atau konflik di antara para kontestan.

    Memang, Pemilihan Kepala Daerah, sesungguhnya adalah pertarungan kepentingan dengan embel-embel berjuang untuk kepentingan rakyat, namun kadang kala mereka lupa akan pentingnya berpolitik secara santun. Kata-kata kasar da nkeras, saling tuding, saling tunjuk,  bahkan sampai membalikkan meja karena rasa ego yang tidak mampu dikendalikan sering kita saksikan dilakukan oleh para politisi kita.

    Berpolitik santun tidaklah berarti sang kontestan lemah, mudah terbawa arus atau mudah diintervensi. Dengan kesantunan dalam berpolitik maka kawan dan lawan politik akan menjadi segan. Memang, budaya politik santun Bangsa Indonesia sekarang ini sedang diuji dengan ketamakan dan kerakusan yang telah menutupi kesopansantun sebagai Bangsa Indonesia, di mana para kontestan melakukan manuver politik dengan berbagai cara demi mendapatkan kekuasaan.

    Para kontestan sering melanggar etika dalam berkampanye, seperti menggunakan tempat ibadah, membagi-bagikan uang atau sembako. Para kontestan harus tahu mana yang pantas dan tidak pantas karena hal itu juga merupakan bagian dari etika berpolitik. Tanpa kesantunan akan merugikan kontestan itu sendiri dan dapat menyeret negara pada konflik yang merusak kesatuan bangsa. Berpolitik secara santun dalam PILKADA bisa melahirkan kader-kader yang memiliki sifat kenegarawanan.

    Medan politik memang keras, saling sikut untuk merebut kekuasaan. Namun bukan berarti berpolitik secara santun tidak bisa dilakukan. Para kontestan di PILKADA  tetap dapat meyakinkan hati masyarakat untuk memilihnya tanpa harus meninggalkan kesantunan dalam berpolitik. Jangan jadikan kesantun sebagai topeng untuk mendulang dukungan konstituen. Kontestan memberikan pencitraan agar terlihat santun namun akhirnya setelah menang dan menduduki jabatan menjadi koruptor.

    Persaingan dalam dunia politik antarkontestan di PILKADA memang menjadi hal yang biasa dan tidak bisa dihindarkan. Kita berharap para kontestan bersaing untuk kepentingan daerahnya yang tercermin dalam kesantunan mereka berpolitik dan menghindari cara-cara kotor dalam memperoleh kekuasaannya.

    Dalam menerapkan politik santun dapat dimulai dengan cara-cara sederhana, seperti menjaga lisan agar tidak melontarkan kata-kata kasar yang tidak senonoh agar harmonisasi juga terjaga. Berhati-hati dalam berdebat dengan lawan politik, serta memilih dan memilah bahasa yang baik dan benar dalam berkampanye.

    Mewujudkan politik santun dalam pilkada serentak 2018 merupakan tugas kita semua sebagai anak bangsa. Hal  itu sering disampaikan oleh Kapolda NTB dalam setiap kuinjungannya ke Kabupaten maupun Kota yang ada di Nusa Tenggara Barat. Mari  harapan beliau kita dukung sebagai harapan kita juga agar Nusa Tenggara Barat tetap kondusip.

    Mengakhiri tulisan ini, sebagai penutup penulis menyampaikan bahwa politik akan santun jika yang menjalankannya juga santun. Wajib pemilih akan percaya jika yang memimpinnya dapat dipercaya. Politik memang kejam namun dapat diredam dengan kesantunan.

    Kemendagri Tunjuk Desa Lingsar Jadi Lokasi Labsite

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Usai mendapatkan penghargaan sebagai Juara I (Pertama) Lomba Desa Tingkat Nasional Regional IV pada bulan Agustus tahun 2017 lalu, Desa Lingsar ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sebagai lokasi Laboratorium Lapangan (Labsite) Pemerintahan Desa tahun 2018. Desa Lingsar menjadi salah satu dari 8 (delapan) desa yang ditunjuk Kemendagri.

    Dipilihnya Desa Lingsar sebagai salah satu desa Labsite mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan yang menyatakan bahwa Desa Juara Tingkat Regional dapat dijadikan lokasi Labsite.

    Kegiatan pembentukan dan pengembangan Labsite Pemerintahan Desa sendiri sebagai wadah untuk mendapatkan model atau percontohan dalam bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

    Dalam pelaksanaan program Labsite Pemerintahan Desa, terdapat program utama dan program tematik yang akan dilaksanakan di Desa Lingsar dengan melibatkan beberapa Kementerian/Lembaga. Salah satu program utamanya yaitu pemenuhan kepemilikan KTP Elektronik (E-KTP) bagi warga Desa Lingsar.

    Desa Lingsar secara resmi melaksanakan salah satu program Labsite yakni perekaman E-KTP pada Jumat (23/3/2018).

    Proses perekaman E-KTP ini dilakukan dengan bantuan alat dari Kemendagri RI dan akan berlangsung hingga tanggal 25 Maret mendatang.

    Perekaman disaksikan langsung oleh Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Dirjen Pemerintah Desa Kemendagri RI, Dr. Eka Prasetyo didampingi Asisten III Setda Lobar H. Fathurrahim, Plh Camat Lingsar H. Hamka dan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Fathurrahman.

    “Program Labsite merupakan program nasional yang berisi perekaman E-KTP, perpustakaan dan banyak program lainnya. Ini adalah laboratorium percontohan untuk desa-desa lain di Indonesia. Target 100 persen perekaman mudah-mudahan bisa tercapai berkat program ini,” terang Eka Prasetyo saat ditemui usai acara.

    Asisten III Setda Lobar H. Fathurrahim dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kementerian. Fathurrahim mengatakan, dengan adanya bantuan dari Kemendagri menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap Desa Lingsar sangat luar biasa.

    “Di Lombok Barat perekaman E-KTP belum memenuhi target. Dari 97 persen target yang diberikan pemerintah pusat baru 86 persen yang terealiasasi. Dengan adanya bantuan program ini kita harap bisa menaikkan target,” harapnya.

    Sementara itu, Sekertaris Dukcapil Lobar Faturrahman di tempat terpisah mengatakan, dari data jumlah 510 ribu yang wajib melakukan perekaman, masih tersisa 46 ribu jiwa yang belum melakukan perekaman. Termasuk penduduk Desa Lingsar.

    Dijelaskannya, berbagai langkah telah ditempuh Dinas Dukcapil Lobar seperti sosialisasi melalui media, baliho, bersuratke desa hingga menjemput masyarakat itu sendiri.

    “Dari data Desa Lingsar sendiri, dari jumlah penduduk 4.800 jiwa yang belum melakukan perekaman itu ada 1.900 jiwa. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan yang tersisa hanya 200 jiwa. Hal ini disebabkan karena data yang masuk hanya data kelahiran saja, sedangkan untuk data kematian sangat kurang laporan kependudukannya,” terangnya. (f3)

    Suhaili-Amin Berkomitmen Tingkatkan Pariwisata NTB

    0

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur NTB nomor Urut satu (1) H Muhammad Suhaili FT dan H Muhammad Amin menggelar kempanye dialogois di desa Labulie, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah (Loteng), Jumat (23/03).

    FSI 2018, Fasilitas Bekraf untuk Kembangkan Startup Kuliner Indonesia

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Bekraf menggelar sosialisasi FSI (Food Startup Indonesia) 2018 di sepuluh kota di Indonesia untuk menyebarluaskan informasi serta memberikan peluang yang sama kepada talenta-talenta startup kuliner daerah.

    Mataram merupakan kota ke- 9 penyelenggaraan sosialisasi FSI 2018. Startup kuliner Indonesia bisa mengikuti demoday FSI dengan mendaftar online pada www.foodstartupindonesia.com yang ditutup 26 Juni 2018.

    Bekraf menyeleksi 100 pengusaha rintisan (Startup) Kuliner Indonesia untuk mengikuti FSI 2018 secara langsung pada demoday.

    Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo,saat membuka sosialisasi FSI ke-9 di Mataram, Jumat (23/3/2018) menekankan era ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, inovasi dan kreativitas SDM.

    Diharapkannya,Bekraf menjadi tulang punggung perekonomian nasional masa depan yang tidak bertumpu pada SDA yang bisa habis.

    ” Kami menyempurnakan kegiatan ini supaya lebih baik dari dua tahun sebelumnya.Startup kuliner bisa mendaftar demoday FSI untuk mendapatkan fasilitas expo,menyorong,dan pitching di hadapan investor. Bagi yang belum terpilih masih tetap bisa tergabung pada ekosistem startup kuliner melalui platform foodstartupindonesia.com,” kata Fadjar.

    Demoday FSI 2018 akan diadakan di Surabaya pada akhir Juli 2018 mendatang. 100 startup kuliner Indonesia terpilih berkesempatan memperlihatkan produk mereka pada masyarakat luas saat expo dan mendapatkan ilmu peningkatan produk dan pitch desk saat mentoring dengan mentor yang ahli di bidang kuliner.

    Fajar menjelaskan dari 100 startup tersebut akan dipilih 30 startup kuliner yang berhak pitching di depan investor dan berpeluang menjadi top three FSI 2018.

    Selain itu,
    lanjutnya ,Bekraf akan memfasilitasi 30 startup kuliner tersebut untuk mendapatkan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).Bekraf mendukung penuh Top Three FSI 2018 untuk mengikuti pameran di dalam dan luar negeri.

    ” Menjadi pemenang bukan satu-satunya hal yang bisa diraih oleh startup kuliner yang mengikuti demoday FSI.Tetapi, mereka juga berpeluang meningkatkan network dan berkolaborasi dengan startup kuliner lainnya,” pungkasnya.

    Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif.

    Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengkoordinasikan dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer arsitektur, desain interior desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan,seni pertunjukan,seni rupa, televisi dan radio. (f3)

    Bang Zul Blusukan di Labuapi

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Calon Gubernur NTB nomor urut 3, Doktor Zulkieflimansyah melakukan hunting dengan berbagai ragam kegiatan seperti menggelar kampanye dialogis di beberapa dusun, Desa Telaga Waru Kecamatan Labuapi Lombok Barat, Jumat (23/03). Kedatangan pria yang akrab disapa Bang Zul ini mendapat sambutan hangat dari warga.

    error: Content is protected !!