More
    Beranda blog Halaman 416

    Bang Zul Minta Calon Lain Jangan Kaitkan Dirinya dengan Kasus Divestasi Saham

    HarianNusa.com, Mataram – Calon Gubernur NTB nomor urut 3 Dr Zulkieflimansyah membantah dirinya terlibat dalam divestasi saham Newmont. Melalui akun facebooknya Bang Zul membantah tudingan banyak pihak yang mengaitkannya dalam kasus saham, Sabtu (24/02).

    Beberapa hari lalu aktivis NTB di Jakarta menggelar demo di KPK meminta KPK mengusut kasus divestasi saham. Mahasiswa mempertanyakan sisa penjualan saham sebesar Rp 408 miliar.

    Mahasiswa mengindikasikan ada keterlibatan Dr Zul yang saat itu menjabat sebagai komisaris newmont.

    Melalui akun facebook Bang Zul Zulkieflimansyah, Dr Zul membantah keterlibatan dirinya.

    “Ini ada yg Demo saya di KPK tentang 6 persen saham newmont yg di jual krn saya pernah jadi komisaris di Newmont 🙂 Kalau ada kandidat yg tim nya gunakan isyu ini mbok ya jgn mengada2.. Jgnkan terlibat, saya tahu saja itu dijual saya nggak tahu. Itu persoalan dan otoritasnya ada di Pemda dan DPRD… Kami di komisi 7 DPR nggak tahu prosesnya. Itu proses business to business biasa..,” tulisnya.

    Pemprov NTB sebelumnya memberikan batas waktu Bakrie Group untuk membayar saham tersebut hingga 16 Februari 2018, namun hingga lewat waktu belum juga direalisasikan.

    Kegarangan Pemprov NTB semakin melemah ketika belum berani menggunakan Jaksa Pengacara Negara untuk mengambil uang milik daerah tersebut. Bahkan Rapat Umum Pemegang Saham – Luar Biasa (RUPS-LB) batal digelar dengan tidak hadirnya Pemkab Sumbawa dan Sumbawa Barat. (sat)

    Tewasnya Samrah Jadi Penyebab Belasan Cafe di KSB Dibakar

    HarianNusa.com, KSB – Sekitar 500 orang yang berasal dari Desa Mapin Kebak,  Mapin Rea,  Labuhan Mapin dan Masyarakat Simpang Tano tersulut kemarahan akibat tewasnya Samrah (38) warga Desa Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Korban tewas sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, Sabtu (24/02) di kompleks Cafe Bintang Batu Jl. Lintas Sumbawa Tano Batu Guring Desa labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat.

    Korban dibantai secara brutal oleh orang tak dikenal. Buntut dari pembunuhan tersebut membuat warga tersulut emosi, dan menyerang cafe di Poto Tano usai pemakamannya.

    Beruntung pemilik cafe dan karyawan melarikan diri ke gunung dan ke pelabuhan saat warga melakukan pembakaran. Data sementara sebanyak 14 cafe di Poto Tano dibakar massa.

    “Pemilik dan pekerja cafe melarikan diri ke gunung dan sebagian ke Pelabuhan Tano, untuk sementara belum ada laporan tentang korban jiwa,” ujar Kabid Bina Linmas Satpol PP KSB, H.  Abdul Muthalib.

    Kronologis bermula pukul 03.00 Wita saat Cafe Bintang sudah tutup, selang beberapa menit korban masuk ke ruang kasir  dan bertemu saksi Mira (29) asal Dusun Terara Desa Prubanyar Kecamatan Terara Lombok Timur.

    Saat saksi tidur, beberapa menit kemudian korban berteriak memanggil operator cafe. Mendengar teriakan korban, saksi Mira bangun dan melihat ke arah jendela. Saat itu dia melihat korban hendak berkelahi dengan orang tak dikenal, di mana korban saat itu membawa parang.

    Saksi kemudian berteriak minta tolong dan lari ke bagian kasir sembari memanggil saksi dua bernama Jihad (18).

    Sampai di luar cafe, para saksi tidak melihat korban dan pelaku. Pelaku telah lari, sementara saat saksi mencari korban, mereka kaget melihat korban di selokan dengan tubuh penuh luka menganga. Korban saat itu telah tewas.

    Pukul 05.30 Wita, Polsek Alas Barat yang menerima informasi pembunuhan tersebut mendatangi TKP. Polisi mengamankan barang bukti dan mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Alas Barat. (sat)

    14 Cafe di Poto Tano Dibakar Massa

    HarianNusa.com, Mataram – Keributan di Poto Tano berakhir dengan pembakaran sejumlah cafe, Sabtu (24/02). Pembakaran tersebut dipicu terbunuhnya seorang warga bernama Samrah (38) warga Desa Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa.

    Korban tewas sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi di kompleks Cafe Bintang Batu Jl. Lintas Sumbawa Tano Batu Guring Desa labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat.

    Usai pemakaman korban, sedikitnya 14 cafe di Poto Tano dibakar massa yang tersulut emosi atas tewasnya korban. “Ada sekiat 14 cafe di sana yang dibakar massa,” ujar Aini salah seorang warga yang berada saat peristiwa terjadi melalui pesan singkat.

    Sementara Kabid Bina Linmas Satpol PP KSB, H.  Abdul Muthalib mengatakan, saat kejadian penyerangan cafe, pemilik dan karyawan spontan melarikan diri ke gunung dan sebagian ke Pelabuhan Poto Tano. Mereka menyelamatkan diri karena khawatir menjadi korban amukan massa yang marah.

    “Pemilik dan pekerja cafe melarikan diri ke gunung dan sebagian ke Pelabuhan Tano, untuk sementara belum ada laporan tentang korban jiwa,” ujarnya.

    Korban yang tewas dini hari tadi akibat dibunuh orang tak dikenal. Beberapa saksi melihat sebelum pembunuhan terjadi, korban dan orang tak dikenal terlibat perkelahian dengan senjata tajam berupa parang. (sat)

    Keributan di Poto Tano Lantaran Kasus Pembunuhan di Area Cafe

    HarianNusa.com, KSB – Siang tadi, Sabtu (24/02) sejumlah cafe di Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dibakar ratusan massa. Pembakaran tersebut dipicu tewasnya seorang warga akibat dianiaya di sekitar cafe.

    Korban tewas diketahui bernama Samrah (38) warga Desa Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Korban tewas sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi di kompleks Cafe Bintang Batu Jl. Lintas Sumbawa Tano Batu Guring Desa labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat.

    Kronologis bermula pukul 03.00 Wita saat Cafe Bintang sudah tutup, selang beberapa menit korban masuk ke ruang kasir  dan bertemu saksi Mira (29) asal Dusun Terara Desa Prubanyar Kecamatan Terara Lombok Timur.

    Saat saksi tidur, beberapa menit kemudian korban berteriak memanggil operator cafe. Mendengar teriakan korban, saksi Mira bangun dan melihat ke arah jendela. Saat itu dia melihat korban hendak berkelahi dengan orang tak dikenal, di mana korban saat itu membawa parang.

    Saksi kemudian berteriak minta tolong dan lari ke bagian kasir sembari memanggil saksi dua bernama Jihad (18).

    Sampai di luar cafe, para saksi tidak melihat korban dan pelaku. Pelaku telah lari, sementara saat saksi mencari korban, mereka kaget melihat korban di selokan dengan tubuh penuh luka menganga. Korban saat itu telah tewas.

    Pukul 05.30 Wita, Polsek Alas Barat yang menerima informasi pembunuhan tersebut mendatangi TKP. Polisi mengamankan barang bukti dan mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Alas Barat.

    Hasil pemerisaan terhadap korban mengalami luka tebas pada tangan bagian kiri, luka tusuk pada dada sebelah kiri, luka tebas pada pinggang belakang, luka tebas di bagian leher balakang.

    Sementara siang tadi usai pemakaman korban, ratusan warga mengamuk dan mendatangi Poto Tano, kemudian melakukan pembakaran sejumlah tempat hiburan malam di lokasi. Belum diketahui pasti berapa jumlah cafe yang dibakar massa.

    Beruntung pemilik cafe dan karyawan melarikan diri ke gunung dan ke pelabuhan saat warga melakukan pembakaran.

    “Pemilik dan pekerja cafe melarikan diri ke gunung dan sebagian ke Pelabuhan Tano, untuk sementara belum ada laporan tentang korban jiwa,” ujar Kabid Bina Linmas Satpol PP KSB, H.  Abdul Muthalib. (sat)

    Mencekam, Sejumlah Cafe di Poto Tano KSB Dibakar Massa

    HarianNusa.com, KSB – Keributan terjadi di Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Sejumlah cafe di Poto Tano dibakar massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 500 orang, Sabtu (25/02).

    Berdasarkan informasi yang diterima dari Kabid Bina Linmas Satpol PP KSB, H.  Abdul Muthalib, kemarahan warga tersebut lantaran seorang warga Mapin Rea dibacok hingga tewas sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi.

    “Penyebab kejadian karena salah seorang warga Mapen Rea dibacok hingga meninggal dunia sekitar jam 3.00 tadi subuh,” ujarnya.

    Siang tadi saat usai pemakaman korban, warga yang tersulut emosi berkumpul dan berteriak marah atas kejadian tersebut. Warga Desa Mapin Kebak,  Mapin Rea,  Labuhan Mapin dan Masyarakat Simpang Tano mendatangi cafe di Poto Tano dan melakukan pembakaran.

    “Hingga saat ini pembakaran masih berlangsung. Polisi dan aparat gabungan lain sudah diturunkan, namun belum dapat berbuat banyak karena jumlahnya massa,” jelasnya.

    Sepanjang jalan menuju Poto Tano massa berteriak marah. Tiba di Poto Tano, massa melampiaskan kemarahan dengan membakar sejumlah cafe. (sat)

    Warga Jatisela dan Sesela Deklarasikan Dukungan untuk Ahyar-Mori

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Puluhan perwakilan masyarakat Jatisela dan  Sesela Lombok Barar beramai-ramai   mendatangi Rumah Juang Ahyar Mori, Jumat (23/02).

    Kedatangan puluhan orang yang  mengatasnamakan diri masyarakat Jatisela dan Sesela bermaksud mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Ahyar-Mori sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018-2023.

    Perwakilan masyarakat tersebut terdiri dari kepala dusun,  tokoh agama,  tokoh masyarakat,  dan karang taruna Desa Jatisela dan Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.

    Derasnya hujan saat itu tak menyurutkan semangat dan antusias mereka mereka untuk mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Ahyar-Mori pada Pilgub NTB 2018.

    Calon Wakil Gubernur NTB, H. Mori Hanafi langsung menyambut dan mengapresiasi kedatangan puluhan waega Jatisela dan Sesela tersebut.

    Dalam sambutannya, H. Mori Hanafi menyampaikan bahwa silaturahmi  antara dirinya dengan seluruh masyarakat Jatisela dan Sesela sudah terjalin sudah lama  sejak ia  menduduki kursi DPRD Provinsi NTB.

    Dalam kesempatan itu, dengan penuh semangat beberapa perwakilan kepala dusun menyampaikan testimoni dan dukungannya kepada pasangan Ahyar-Mori sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

    “Kami siap memenangkan pasangan  Ahyar-Mori sebagai gubernur dan wakil gubernur. 70 persen  suara Sesela dan Jatisela untuk Ahyar – Mori,” ujar Gunawan,  Ketua Forum Kepala Dusun Jatisela.

    Seolah tak mau kalah, deklarasi dukungan juga disampaikan Najamudin,  perwakilan Kepala Dusun Sesela.

    “Saya siap mendukung dan memenangkan Ahyar-Mori. Kita sama-sama berjuang, Pak. InyaAllah di desa kami siap memenangkan Bapak,” ujarnya kepada Mori Hanafi. (f3)

    Korem 162/WB Gelar Pertandingan Tenis Jelang HUT ke-57

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Korem 162/WB menggelar pertandingan tenis lapangan yang diikuti personel internal Korem 162/WB dan jajaran di lapangan tenis Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Jumat (23/2).

    Kegiatan ini sebagai rangkaian menjelang HUT Korem Ke- 57 tahun 2018. Danrem 162/WB, Kolonel Inf. H. Farid Makruf, M.A., menyampaikan pertandingan ini digelar sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Korem 162/WB ke-57 tahun 2018. Selain itu juga sebagai upaya untuk mengukur kemampuan masing-masing perorangan maupun tim.

    Danrem mengatakan ke depan Korem 162/WB akan mengirim perwakilannya untuk bertanding pada event-event yang berskala nasional baik internal TNI seperti pekan olah raga TNI AD (Porad) maupun umum.

    Ia berpesan para pemain bertanding dengan penuh semangat dan mengutamakan sportivitas.

    “Laksanakan pertandingan ini dengan semangat dan menjunjung sportivitas dalam bertanding,” pungkasnya.

    Pertandingan tenis diikuti delapan tim gabungan terdiri dari dua tim A dan B Korem 162/WB, dua tim Satdisjan Korem 162/WB, Kodim 1615 Lotim, Kodim 1620/Loteng, Kodim 1606/Lobar dan Yonif 742/SWY. (f3)

    Pengedar Narkoba di Taliwang Terciduk Polisi

    HarianNusa.com, KSB – Satresnarkoba Polres Sumbawa Barat meringkus seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba. Pria berinisial SF terciduk polisi di Lingkungan Arab Kenangan Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat (23/02).

    Penangkapan tersebut atas laporan masyarakat yang mengaku resah karena pelaku sering kali melakukan transaksi narkoba di lingkungan tersebut. Atas laporan tersebut polisi mengatensikannya dengan melakukan pengintaian dan pengamatan.

    Dari kantong pelaku saat digeledah, didapatkan satu poket plastik berupa sabu. Selain itu polisi juga menyita HP, motor dan barang bukti lainnya milik pelaku.

    “Kita menemukan barang bukti diduga sabu pada kantong pelaku. Pelaku kemudian kita amankan beserta barang bukti tersebut,” ujar Kasubbag Humas Polres KSB, AKP Suwardi.

    Polisi kemudian membawa pelaku di Polres Sumbawa Barat untuk dilakukan penyidikan dan pemeriksaan tes urine. (sat)

    Bobol Gudang, Empat Remaja di Sumbawa Ditangkap

    HarianNusa.com, Sumbawa – Tim Opsnal Polres Sumbawa berhasil menangkap tiga pelaku pembobolan gudang dan seorang penadah barang curian, Rabu (21/02). Ketiga pelaku berinisial SP (17), AN (16), AR (20) dan penadah berinisial NN.

    Kabag Ops Polres Sumbawa Kompol Jamaluddin S.Sos mengatakan ketiga pelaku diduga membobol gudang UD Hidayah dan UD Harapan Baru di Sumbawa.

    “Ada dua laporan polisi terkait kasus curat (pencurian dengan pemberatan), di mana kasus tersebut merupakan kasus pembobolan gudang,” ujarnya belum lama ini.

    Dari tangan para pelaku, polisi menyita dua unit mesin traktor merek Kubota, satu mesin molen dan satu mesin pompa air merek Shimitzu. Para pelaku beraksi dengan cara merusak gerbang gudang tersebut, kemudian masuk ke dalam mengambil barang-barang.

    “Mereka merusak pintu dan engsel gerbang, kemudian masuk ke dalam mengambil barang-barang,” jelasnya.

    Usai mencuri, barang curian kemudian dijual pada penadah berinisial NN. Kini keempatnya masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut. (sat)

    Cuaca Buruk di NTB Tiga Hari ke Depan, Waspada Baliho Tumbang

    HarianNusa.com, Mataram – Semakin meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Indonesia seperti longsor di Brebes, banjir di Bandung, Cirebon, Jombang dan Bojonegoro, serta angin kencang di Sidoarjo dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh kondisi atmosfer yang sangat labil di wilayah Indonesia.

    Kondisi ini dipicu oleh beragam fenomena, dari adanya pola angin baratan yang cukup kuat dan didukung adanya pola daerah pertemuan angin (konvergensi) hingga dipicu oleh skala atmosfer skala lokal maupun skala yang lebih luas di sekitar lokasi bencana serta kondisi uap air dan kelembaban udara yang cukup tinggi.

    Mewaspadai hal buruk terjadi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk NTB dan beberapa daerah lain di Indonesia.

    “Dalam beberapa hari ke depan suplai uap air sebagai pendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan relatif tinggi. Diperkirakan potensi hujan masih terus meningkat dalam tiga hari ke depan khususnya di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi BIL Praya, Oral Sem Wilar, Jumat (23/02).

    Besarnya pengaruh lokal dan tingginya pemanasan mengakibatkan periode saat ini hingga akhir Februari nanti, memicu peningkatan intensitas hujan lebat yang memungkinkan disertai kilat/petir dan angin kencang.

    BMKG juga mengimbau agar masyarakat menjauhi pohon maupun baliho saat hujan disertai angin kencang, karena sangat rentan roboh dan menimpa warga.

    “Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang. Jangan berlindung di bawah baliho atau pohon jika ada hujan disertai kilat,” imbaunya.

    Selain itu BMKG juga mengimbau masyarakat agar waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor.

    Selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah tingginya gelombang laut, sehingga saat berbahaya bagi kapal yang berukuran kecil.

    “Waspada hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil dan kenaikan tinggi gelombang,” tambahnya. (sat)

    error: Content is protected !!