More
    Beranda blog Halaman 425

    Resmi, KPU Tetapkan Nomor Urut Empat Paslon Pilgub NTB

    HarianNusa.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara reami telah mengumumkan dan menetapkan nomor urut masing-masing paslon untuk mengikuti pertarungan pada pilgub NTB 2018.

    Penetapan itu dilakukan oleh KPU dalam Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 di Hotel Lombok Raya Mataram, Selasa ( 13/).

    Sebelumnya keempat paslon gubernur dan wakil gubernur NTB tersebut melakukan pengambilan nomor undian sesuai urutan kehadiran saat mendaftar di KPU.

    Setelah melakukan pengambilan nomor undian kemudian keempat paslon mengambil nomor urut paslon secara bergilir sesuai nomor undian tadi.

    Nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur NTB 2018, nomor urut 1 untuk pasangan Suhaili FT – Muhammad Amin, nomor urut 2 pasangan Ahyar Abduh-Mori Hanafi, nomor urut 3 kepada paslon Zulkiflimansyah-Siti Rohmi Djalilah dan nomor urut 4 paslon M.Ali Bin Dachlan-Lalu Gede Wirasakti.

    Salah seorang calon Wakil gubernur NTB dengan nomor urut 3, DR. Zulkieflimansyah saat ditanya makna dan filosofi dari angka 3 tersebut mengatakan bahwa nomor urut 3 yang didapatkannya tidak ada hubungannya dengan filosofi apapun karena menurutnya nomor 3 tersebut hanya kebetulan saja.

    “Ah, ga ada kok filosofi apapun, ini kebetulqn saja,” katanya seusai acara pengambilan nomor urut paslon. (f3)

    Muliadi Tewas Tersambar Petir di Bendungan Pandan Dure

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Kejadian nahas terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, Senin (12/01) tadi. Seorang warga tewas tersambar petir di bendungan Pandan Dure Kecamatan Sakra Lombok Timur (Lotim).

    Ahyar Abduh Kunjungi Dua Desa di Lotim

    0

    HarianNusa.com, Lombok Timur –
    Untuk mempererat tali silaturrahim antara sesama umat di muka bumi, sudah menjadi kewajiban bagi umat manusia untuk saling mengunjungi dan memperkuat persaudaraan melalui silaturrahim. Hal ini terus dilakukan oleh Ahyar Abduh yang juga saat ini mencalonkan diri sebagai calon gubernur Nusa Tenggara Barat. Minggu, (11/02/18).

    Di hari yang sama Calon gubernur Nusa Tenggara Barat Ahyar Abduh mendatangi dua desa di Kabupaten Lombok Timur, yaitu Desa Mamben Daya dan Desa Sakra Timur. Tampak antusias masyarakat begitu bahagia menyambut Walikota Mataram dua periode ini.

    Juru bicara Ahyar-Mori, Suaeb Qury mengatakan,keberadaan Ahyar Abduh yang mendatangi masyarakat merupakan langkah untuk memperkuat tali silaturrahim antara calon pemimpin dengan rakyatnya. Dan itu harus dilakukan oleh seorang pemimpin dan masyarakatpun menerima Ahyar dengan senang dan bahagia.

    “Semua masyarakat dimanapun saja di Nusa Tenggara Barat menerima kedatangan Pak Ahyar Abduh, bahkan mereka sangat bahagia dan senang didatangi sosok calon gubernur NTB tersebut,” kata Suaeb Qury di Mataram saat diwawancara media ini.

    Masyarakat yang hadir pun tambah Suaeb Qury yang juga mantan ketua Ansor NTB ini, sangat menginginkan sosok Ahyar Abduh menjadi pengganti daripada Gubernur NTB sekarang. Karena jelas masyarakat ingin makmur dan sejahtera sebagaimana visi misi dari Ahyar-Mori.

    Tidak hanya soal sosok Ahyar Abduh lanjut Suaeb, pasangan Ahyar-Mori juga berkomitmen untuk memperkuat dan mendorong para petani-petani tembakau yang menjadi mata pencaharian masyarakat di Lombok Timur. Kelanjutan para petani tembakau di Lombok Timur juga sudah masuk dalam visi-misi Ahyar-Mori yaitu bagaimana mensejahterakan para petani-petani.

    “Pak Ahyar dan Pak Mori berkomitmen untuk meningkatkan dan menjsejahterakan para petani-petani di Nusa Tenggara Barat, lebih-lebih petani tembakau di Lombok Timur,” ujarnya.

    Amaq endeng, kata Sueb, adalah salah satu warga Mamben daya Kecamatan Wanasaba Lombok Timur yang menyatakan bahwa sosok Ahyar patut dan cocok menjadi gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). (f3)

    Jasrem 162/WB Gelar Garjas UKP Prajurit Diikuti Ribuan Personel

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Bagi Prajurit TNI AD yang akan naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya harus melaksanakan beberapa tahapan diantaranya melaksanakan kesegaran jasmani (Garjas) yakni lari 3200 meter, Pull up, Push up, sitt up, Satel run dan renang dasar militer sepanjang 50 meter menggunakan pakaian PDL Loreng dan helm.

    Untuk itu Jasmani Militer Korem (Jasrem) 162/WB menggelar Garjas selama sepuluh hari kedepan dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) para Prajurit Korem 162/WB dan jajaran di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (12/2).

    Kajasrem 162/WB Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem di lokasi kegiatan menyampaikan pelaksanaan Garjas UKP ini sebagai salah satu syarat utama untuk kenaikan pangkat reguler.

    “Bila tidak memenuhi standar nilai hasil Garjas maka secara otomatis tidak bisa di usulkan untuk kenaikan pangkat pada periode satu April 2018, maka bagi Prajurit yang tidak memenuhi persyaratan harus mengulang pada periode berikutnya,” katanya.

    sSebelum pelaksanaan Garjas,lanjut Gde Karangasem, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan yakni tensi maupun riwayat penyakit yang pernah diderita personel bersangkutan seperti pernah patah tulang, darah tinggi dan lainnya.

    Gde Karangasem, mengatakan itu dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan sehingga pelaksanaan Garjas dapat berjalan lancar dan aman.

    “Dalam pelaksanaan Garjas kali ini, dua orang tim atensi dari Kodam IX/Udayana mengawasi Langsung jalannya pelaksanaan Garjas baik dilapangan maupun di kolam renang Yonif 742/SWY,” pungkasnya. (f3)

    Pesta Demokrasi 2018, Wagub Minta ASN ASN Patuhi Aturan

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Pesta demokrasi pemilihan Kepala daerah (pilkada) serentak di seluruh Indonesia termasuk di NTB yang akan melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta pemilihan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota sudah diambang pintu.

    Menyikapi pesta demokrasi yang beberapa bulan kedepan akan berlangsung, wakil gubernur NTB, H. Muhammad Amin menghimbau ASN lingkup pemerintah provinsi NTB agar tetap patuh pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Biarkan proses pilkada berjalan dengan baik dan demokratis. Jangan terpengaruh melakukan politik praktis, nanti disalurkannya di TPS saja,” himbau Wagub di hadapan peserta apel pagi di lapangan bumigora kantor gubernur NTB, Senin,(12/2/2018).

    Wagub juga berpesan bahwa siapapun nantinya terpilih menggantikan pemimpin yang sekarang, itulah yang terbaik untuk melanjutkan pembangunan NTB kedepannya.

    “Siapapun nantinya pemimpin terpilih, yakinilah bahwa itu yang terbaik, untuk melanjutkan ikhtiar membangun NTB tercinta,” pesan Wagub.

    Sesuai Undang-undang yang berlaku, Wakil gubernur yang juga kembali mendaftarkan diri sebagai pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 – 2022 harus melakukan ijin cuti kampanye. Memasuki masa cuti kampanye yang akan dimulai tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018 mendatang, Amin berpamitan kepada seluruh jajaran ASN lingkup pemerintah Provinsi NTB.

    “Hari ini, melalui Sekda saya sengaja minta agar seluruh ASN di semua OPD hadir pada apel pagi bersama. Disamping saya maksudkan untuk mempererat silaturrahim,
    juga sangat baik bagi kita untuk menambah spirit kebersamaan dalam memberi pengabdian terbaik kita kepada bangsa dan negara sesuai tupoksi masing-masing,” kata Wagub dihadapan seluruh peserta apel.

    Saat itu, atas nama Gubernur, Wagub juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas stabilitas politik, keamanan, ketertiban, ekonomi, budaya di daerah serta masyarakat NTB, yang disebutnya merupakan hasil kerja bersama dan ikhtiar seluruh pihak selama ini.

    Dijelaskannya, berbagai kemajuan yang dicapai NTB dalam berbagai sektor hendaknya dijadikan sebagai motifasi untuk semakin meningkakan kinerja baik kualitatif dan kuantitatif dalam melayani masyarakat.

    Di hadapan sekretaris daerah H. Rosyadi H Sayuti yang tampak didampingi pejabat struktural lingkup Pemprov, Wagub menegaskan pentingnya kecermatan membaca berbagai potensi, peluang, tantangan yang ada dalam menghadapi pembangunan, seraya mencari solusi atas berbagai kelemahan yang ada.

    “Melalui kesempatan ini saya pamit, saya tidak bisa lagi melakukan tugas pembinaan kepada masyarakat. Namun jangan sampai kondisi politik dalam daerah ini membuat kinerja surut atau terganggu,”
    tutup wagub sekaligus sekalis berpamitan. (f3)

    Lepas Jalan Sehat, Ahyar Abduh Dinilai Toleran

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Walikota Mataram Ahyar Abduh secara resmi melepas Jalan sehat Hari Ulang Tahun (HUT) Perguruan Tinggi Saraswati Mayaram yang ke 40 di Mataram, Minggu (11/2).

    Jalan sehat dalam rangka HUT yang ke 40 Perguruan Tinggi Sarawaswati Mataram ini dihadiri oleh sekitar 800 peserta yang terdiri dari mahasiswa hingga masyarakat umum Kota Mataram.

    Juru bicara Ahyar Abduh-Mori Hanafi Suaeb Qury menyatakan, Ahyar Abduh adalah mantan atlet taokwondo yang sangat senang dengan agenda-agenda seperti jalan sehat terlebih Ahyar Abduh dinilai merupakan sosok pemimpin yang cinta akan kebersamaan perdamaian.

    “Kita ketahui bersama setiap agenda apapun itu pak Ahyar Abduh pasti akan menghadiri. Karena beliau adalah sosok pemimpin yang merakyat dan cinta akan rakyatnya,” ujar pemuda NU di mataram itu.

    Untuk itu tambah Suaeb Qury, sejatinya masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menilai bahwa sosok Ahyar Abduh dan Mori Hanafi adalah sosok pemimpin yang toleran. Tidak memandang suku, budaya, bahkan agama.

    “Beliau adalah sosok figur toleran yang di miliki NTB hari ini. Jadi masyarakat harus sadar dari sekarang bahwa sudah bisa menentukan pemimpinnya lima 5 tahun kedepan,” pungkas Sueb. (f3)

    Lolos Verifikasi Faktual, DPD Hanura NTB Optimis Raih Tiga Kursi DPR RI

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat pleno hasil rekapitulasi verifikasi faktual terhadap 16 partai politik (parpol) peserta pemilu 2019, Minggu (11/2).

    Dari hasil verifikasi itu ke enam belas partai politik tersebut di anggap memenuhi syarat dan berhak ikut pemilu di tahun 2019 mendatang.
    Salah satu parpol yang lolos verifikasi faktual yakni Partai Hanura.

    Ketua DPD Partai Hanura NTB H. Syamsu Rijal mengucapkan rasa terima kasih kepada semua kader partai besutan Wiranto tersebut. Menurutnya lolosnya Hanura sebagai peserta pemilu tidak terlepas dari kinerja para kader serta pengurus partai yang bekerja secara marathon.

    Meski sebelumnya sempat diterpa perpecahan di tubuh partai namun diakuinya hal itu tidak menjadi penghalang bagi para pengurus partai untuk mempersiapkan semua persyaratan verifikasi faktual,karenanya ia merasa bersukur Hanura lolos dan menjadi peserta pemilu.

    Ditegaskan Syamsu Rijal bahwa lolosnya Hanura sebagai peserta pemilu 2019 mendatang juga tidak terlepas atas pengakuan negara melalui Kemenkumham yang memberikan SK kepengurusan ke Oesman Sapta Odang.

    SK Kemenkumham ini sendiri, kata Syamsu Rijal menjadi acuan KPU untuk melakukan verifikasi faktual selain syarat domisi kantor serta kepengurusan di setiap tingkatan.

    “Persoalan yang terjadi kemarin tidak akan menghentikan langkah kami,ini membuktikan bahwa Hanura tetap solid dan lolosnya pada verifikasi faktual menunjukan bahwa persoalan yang menerpa partai ini hanyalah bantu sandungan yang membuat kami semakin kuat,” jelasnya.

    Terkait target Hanura pada pemilu mendatang, Rijal menyatakan, pada pemilu 2019 Hanura NTB menargetkan tiga kursi di DPR RI serta delapan kursi di DPRD NTB.

    Rijal optimis target itu akan tercapai mengingat kini Hanura di back up oleh organisasi islam terbesar di NTB yakni Nahdlatul Wathan. Selain itu ada penambahan jumlah kursi untuk DPR RI di NTB menjadi 11 kursi hal inilah membuat rasa optimisme Rijal untuk menargetkan tiga kursi di DPR RI.

    “saya optimis Hanura akan mampu meraih tiga kursi di DPR RI, di belakang kita ada NW yang mendukung langkah Hanura dan itu kekuatan yang luar biasa,” papar mantan anggota DPRD Kota Mataram tersebut.

    Tak mau kalah, untuk DPRD Provinsi NTB, Rijal optimis khusus untuk DPRD NTB Hanura akan menargetkan posisi pimpinan dewan. Sedangkan untuk kabupaten kota ia menargetkan Hanura akan menjadi fraksi utuh. (f3)

    TNI Bersama Mahasiswa dan Pelajar Reboisasi Hutan Parado

    0

    HarianNusa.com, Bima – Maraknya penebangan pohon secara liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mengakibatkan hutan dipinggir Dam Pela Parado mulai terlihat gundul.

    Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan hutan dan menghindari bencana alam, Koramil 1608-07/Monta bersama Himpunan Mahasiswa Mataram (HMM), Pramuka SMPN 1 Monta dan SMP 1 Wijaya serta Karang Taruna Desa Pela Kecamatan Monta Kabupaten Bima melaksanakan penghijauan di sekitar lokasi Dam Pela Parado, Minggu (11/2).

    Usai penanaman pohon, Wadan Ramil 1608-07/Monta Kapten Inf Iswan menyampaikan penanaman pohon disekitar Dan Parado Desa Pela ini dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan mengingat pohon-pohon besar disekitar Dam sudah mulai sedikit bahkan tidak ada akibat penebangan pohon secara liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Iswan mengatakan sekitar 500 pohon dengan jenis pohon Slimakama dan Mahoni ditanam dalam kegiatan reboisasi bersama pelajar, mahasiswa dan karang taruna.

    “Semoga reboisasi dimusim hujan ini, semua pohon yang kami tanam bisa hidup dan tumbuh besar yang dapat memberikan manfaat untuk kita bersama,” haranpnya.

    Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka P. ditempat terpisah mengatakan hutan di Pulau Sumbawa khususnya di wilayah Bima sudah terlihat gundul dan harus dilaksanakan reboisasi.

    “Hutan kita dibeberapa titik sudah mulai terlihat gundul akibat penebangan hutan secara liar yang dilakukan oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi. Hal ini lanjut Bambang, tidak bisa dibiarkan karena akan berakibat fatal bagi kita semua.

    Menurutnya, tindakan yang harus dilakukan yakni penanaman kembali pohon-pohon yang dapat menyimpan air sehingga hutan kembali terlihat hijau dan subur.

    Mantan Komandan Secata Rindam IX/Udayana tersebut berharap, setelah dilakukan reboisasi agar secara bersama-sama menjaga keutuhan hutan dari para penebang pohon secara liar dan menghimbau agar para pelaku illegal logging sadar dan tidak lagi melakukan perbuatannya.

    “Semoga oknum-oknum pelaku ilegal loging sadar perbuatannya dapat merusak hutan dan sanksi hukumnya sangat berat,” tegasnya. (f3)

    Keren… Ada Destinasi Wisata Baru di Sesaot

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Sesaot yang merupakan salah satu destinasi wisata kabupaten Lombok Barat terus melakukan inovasi dan rerobosan dalam hal pariwisata.

    Kali ini, Masyarakat Desa Sesaot, Kecamatan Narmada menumbuhkan potensi yang ada di wilayahnya, salah satunya dengan menyulap lahan yang berlokasi di pintu masuk Desa Sesaot menjadi taman wisata yang dinamakan Taman Miring (Tamrin).

    Sesuai namanya, taman ini memiliki kemiringan yang cukup tinggi, sekitar 45 derajat. Taman wisata ini juga menyediakan beberapa gazebo (berugaq) untuk bersantai dan memiliki spot foto yang “instagramable” banget.

    “Dibangunnya Taman Miring (Tamrin) ini karena lokasinya strategis, viewnya juga bagus, cocok buat tempat nongkrong anak muda. Inovasi dan kreasi harus terus kita kembangkan karena Desa Sesaot juga merupakan destinasi wisata yang berkelanjutan. Semua itu tentunya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Kepala Desa Sesaot, Yuni Hari Seni saat peresmian taman wisata Tamrin, Jum’at (9/2/2018).

    Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid setibanya di lokasi acara cukup terkejut. Saat keluar dari mobil, bupati langsung takjub lantaran tidak menyangka lahan yang dulunya biasa saja kini menjadi rapi dan indah.

    “Ini pemandangan yang indah dan alami,” ungkapnya takjub.

    Bupati mengaku bangga dengan inovasi dan kreasi yang dibangun oleh masyarakat Desa Sesaot. Bupati berharap keterlibatan masyarakat dalam menata desa seperti yang dilakukan masyarakat Desa Sesaot dapat ditiru oleh desa lain. Terlebih kini Desa Sesaot bersama Desa Pakuan dan Buwun Sejati merupakan kawasan destinasi wisata yang berkelanjutan sehingga diperlukan inovasi dan berkreasi dalam penataannya.

    Turut hadir dalam kesempatan itu di antaranya Camat Narmada, Ketua BPD, Kepala Dusun dan tokoh masyarakat Desa Sesaot.

    Nah tunggu apalagi, bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu liburan bersama keluarga, kerabat, dan orang terkasih, Sesaot merupakan alternatif yang perlu dikunjungi apalagi kini telah ada destinasi wisata yang baru yakni Tamrin alias Taman Miring. (f3)

    KPU NTB Tetapkan 4 Paslon Pilgub NTB 2018

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB pada Pilgub 2018 mendatang.

    Penetapan empat paslon peserta Pilgub NTB tersebut dilakukan KPU NTB pada rapat Pleno Terbuka yang diselenggarakan di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (11/2).

    Ketua KPU NTB, H. Lalu Aksar Anshori mengatakan empat paslon atas nama Ali Bin Dachlan- TGH L.Gede Wirasakti, Suhaili FT-Muh.Amin, TGH Ahyar Abduh-H.Mori Hanafi dan DR. Zulkieflimansyah-DR. Siti Rohmi Djalilah dinyatakan lolos pencalonan dan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTB pada pilgub NTB 2018 mendatang.

    “KPU Provinsi NTB menyatakan empat paslon tersebut memenuhi syarat pencalonan dan syarat calon,” ungkap Aksar.

    Dikatakan Aksar, Rapat Pleno Terbuka telah menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk menjadi peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB tahun 2018.

    Aksar menegaskan, sejak ditetapkan menjadi pasangan calon peserta Pilgub NTB 2018, tentunya keempat paslon tersebut terikat dengan seluruh aturan main dalam penyelenggaraan seluruh tahapan Pilkada ini baik yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye mulai dari tanggal 15 Februari sampai 23 Juni 2018 maupun berkaitan dengan laporan Dana kampanye serta beberapa persyaratan yang belum diserahkan seperti rekening khusus Dana kampanye laporan awal Dana kampanye SK pemberhentian sebagai anggota DPR RI maupun DPRD Propinsi.

    “Sedangkan yang berkaitan dengan surat cuti seluruh calon petahana sudah menyerahkan juga,” kata Aksar.

    Untuk laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, Aksar mengatakan KPU Provinsi NTB akan mengaudit dengan melibatkan kantor akuntan publik independen.

    “Berapa besaran dana kampanye belum bisa dipastikan, kami akan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan tim, karena paslon juga berhak mengusulkan berapa jumlah dana kampanye selama pelaksaannya,” kata Aksar. (f3)

    error: Content is protected !!