HarianNusa.com, Mataram – Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB meringkus dua perempuan pelaku perdagangan orang. Kedua perempuan paruh baya tersebut berinisial SU (40) asal Dompu dan UA (40) asal Bima.
Hindari Pelanggaran Pilkada, Korem 162/WB Gelar Penyuluhan Hukum
HarianNusa.com, Mataram – Ratusan personel Korem 162/WB mengikuti penyuluhan hukum program kerja triwulan I tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Hukum Komando Daerah Militer (Kumdam) IX/Udayana yang dibuka oleh Danrem162/WB, Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Senin (5/2/2018).
Dalam sambutan pembukaannya, Farid menyampaikan penyuluhan hukum ini merupakan program karja dari komando atas sebagai penyegaran tentang segala ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan militer terutama khususnya tentang netralitas TNI pada pilkada serentak Juni mendatang.
Dikatakan Farid, dengan diketahui ketentuan hukumnya maka diharapkan personel berpikir seribu kali untuk melakukan pelanggaran karena akan merugikan diri dan keluarga serta satuan. Bagi para pejabat yang membidangi apabila ada permasalahan anggota agar segera diselesaikan.
“Semoga penyuluhan hukum ini dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan sehingga dapat meminimalisir adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota,” pungkasnya.
Penyuluhan hukum yang disampaikan oleh tim penyuluhan hukum Kodam IX/Udayana diikuti para Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN Korem 162/WB serta ibu-ibu Persit KCK Korcab Korem 162 membahas tentang tindak pidana Asusila, Tindak Pidana Militer (disersi), Peraturan Disiplin Militer (PDM), bantuan hukum, netralitas TNI dan ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018, pemilihan legislatif dan presiden beserta wakil presiden tahun 2019.
Kegiatan penyuluhan hukum di akhiri dengan penyerahan buku pedoman netralitas TNI secara simbolis kepada sepuluh orang perwakilan dari personel TNI dan ASN Korem 162/WB. (f3)
TNI Turun Tertibkan Balap Liar di Aikmel
HarianNusa.com, Lombok Timur – Balap liar bagi kalangan anak-anak muda sudah menjadi trend dan hobi, namun karena seringkali dilakukan di tempat umum sehingga tentu sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat terutama di jalan raya yang digunakan untuk kepentingan umum.
Untuk itu bedasarkan laporan masyarakat, Koramil 1615-11/Aikmel dan anggota Unit Inteldim 1615/Lotim berkoordinasi dengan Polsek Aikmel bersama-sama melakukan tindakan penertiban terhadap para pemuda pengguna jalan raya yang melakukan trek-trekan atau balap liar di sepanjang jalan raya Rengrud Desa Sukarma Kecamatan Aikmel Lombok Timur, Minggu (4/2/2018 ).
Danramil 1615-11/Aikmel Kapten Inf Lalu Arik mengatakan kegiatan penertiban balapan liar tersebut dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang merasa resah akibat ulah anak-anak muda di jalan raya. Sehingga lanjut Lalu Arik, ia mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan Polsek Aikmel melakukan penertiban agar masyarakat kembali tenang dan tidak dibuat resah.
Menurut Lalu Arik, pada kesempatan tersebut, beberapa anggota Koramil bersama anggota Unit Inteldim 1615/Lotim dan dua orang anggota Polsek Aikmel berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, namun pelakunya berhasil kabur.
Terpisah Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus setiandar, S.IP., menyampaikan bahwa dirinya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya balapan liar yang meresahkan tersebut, kemudian memerintahkan anggota Unit Inteldim 1615/Lotim bersama Koramil setempat untuk berkoordinasi dengan Polsek melaksanakan penertiban.
“Dari penertiban tersebut, dua unit sepeda motor sebagai barang bukti berhasil diamankan oleh anggota dan saat berada di Makodim 1615/Lotim,” jelasnya.
Agus menambahkan, rencananya barang bukti tersebut bisa diambil oleh pemiliknya dengan menghadirkan orang tua bersama Kepala Desa setempat maupun anak tersebut untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi.
Orang nomor satu di Kodim Lombok Timur tersebut berharap, dengan kegiatan penertiban ini para pemuda khususnya, tidak lagi melakukan tindakan-tindakan yang dapat menggangu kepentingan masyarakat umum apalagi dilakukan di jalan-jalan yang merupakan fasilitas umum.
“Semoga anak-anak muda kita di Lombok Timur khususnya sadar jika yang dilakukan itu melanggar norma-norma hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. (f3)
Wagub Berharap Pilkada NTB Berjalan Damai
HarianNusa.com, Mataram – Bagi masyarakat NTB, tahun 2018 merupakan tahun politik. Karena, pada tahun ini akan dilangsungkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak, yakni pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.
Selain memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, di NTB juga akan dilaksanakan pemilihan bupati/wakil bupati di kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat, serta pemilihan walikota/wakil walikota untuk Kota Bima.
Pesta demokrasi tersebut dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih calon pemimpin terbaik bagi masing-masing daerah. Karena itu, meskipun berbeda pilihan, menghadapi pilkada serentak ini masyarakat diajak untuk hidup rukun dan damai serta menghindari perselisihan yang dapat merugikan masyarakat dan daerah itu sendiri.
Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.,M.Si menegaskan hal tersebut saat membuka Focus Group Discussion (FGD), kerjasama Polda NTB dan Universitas Mataram, di Aula Gedung Abu Bakar Unram, Senin, (5/2/2018).
“Saya menilai tema yang akan didiskusikan pada FGD ini sangat tepat. Peran serta masyarakat itu sangat penting guna mewujudkan Pilkada NTB yang aman, tertib, adil dan demokratis dalam rangka ketahanan nasional,” ungkap Wagub.
Di hadapan ribuan peserta yang hadir, terdiri dari Kapolda NTB – Brigjen. Pol. Firli, M.Si, Danrem 162/WB-Kolonel Inf Farid Makruf, M.A, Ketua KPU NTB-Lalu Aksar Anshori, Ketua Bawaslu NTB- Khuwailid, Rektor PTN-PTS se-NTB, Forkompida, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa PTN-PTS se-NTB,Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin, S.H., M.Si, mengajak seluruh masyarakat NTB untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan Pilkada di NTB dengan aman dan damai.
“Saat ini stabilitas politik dan keamanan di NTB sangat baik, ini adalah modal kita dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, bukan di Pilkada saja, namun pertumbuhan ekonomi juga sangat membutuhkan stabilitas keamanan yang baik”, ujarnya.
Menurut Amin, kegiatan FGD di lingkungan kampus sangat tepat, karena Mahasiswa sebagai salah satu elemen yang kritis, diharapkan mampu memberikan masukan kepada pemerintah melalui diskusi,serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar senantiasa patuh kepada Undang-undang yang berlaku.Sehingga tahapan-tahapan Pilkada di NTB dapat berjalan dengan baik.
“Mari kita perkuat dan tingkatkan kepatuhan kita terhadap Undang-undang yang berlaku. Dengan demikian, maka proses Pilkada dapat berjalan dengan profesional. Bangun Komitmen bersama wujudkan Pilkada NTB yang aman dan damai,” ajak wagub Amin.
Senanda dengan apa yang disampaikan Wagub, Kapolda NTB Brigjen Pol. Firli, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa, Pilkada NTB yang damai dapat dicapai dengan komitmen dan kerjasama semua pihak.
Ia berharap, melalui kerjasama ini seluruh tahapan Pilkada di NTB dapat berjalan lancar dan aman. Kapolda melaporkan, saat ini kondisi keamanan di NTB sangat baik. Semua ini berkat kerjasama semua elemen masyarakat di NTB.
“Saya berharap, ke depan Provinsi NTB akan menjadi daerah yang zero konflik, jaga persatuan dan kesatuan antara kita,” pungkasnya. (f3)
Bang Zul Sambangi Pedagang di Pasar Hingga Launching Gerakan NTB Gemilang
HarianNusa.com, Mataram – Relawan Gerakan NTB Gemilang mulai bergerak dari satu titik ke titik lainnya bersama Calon Gubernur NTB DR Zulkieflimansyah melakukan kunjungan ke Pasar Renteng di Praya Lombok Tengah, Senin (05/02).
Beredar Kabar Ali-Sakti Gagal Maju Pilgub NTB, ini Komentar KPU
HarianNusa.com, Mataram – Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan beredarnya kabar pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ali-Sakti tidak lolos hasil verifikasi KPU.
Wagub Ajak Masyarakat NTB Bantu Palestina
HarianNusa.com, Mataram – Pada pertengahan Januari 2018 lalu,. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyerukan warga dunia untuk membantu kemerdekaan Palestina dalam Forum Konferensi Internasional Pembebasan Al-Quds, di Mesir.
Dukungan yang sama juga disampaikan Wakil Gubernur NTB, H.Muh. Amin, SH., M. Si saat konser kemanusiaan bersama Opick Tombo Ati, di Hotel Grand Madani Mataram, Sabtu malam (03/02).
Pada acara yang mengusung tema “Dari Bumi Seribu Masjid untuk Masjid Al-Aqsa”, Wagub mengajak seluruh masyarakat NTB untuk memberikan dukungan penuh dan nyata kepada Negara Palestina dengan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap rakyat Palestina.
Sebab, kata Amin, persoalan Pelestina bukanlah persoalan agama, melainkan masalah kemanusiaan secara universal.
“Bangsa Palestina adalah saudara kita yang sudah lama menderita. Oleh karena itu, mari kita bantu dan berikan perhatian dengan segala bentuk sumbangsih,” ajak Wagub yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph. D.
Wagub meyakini, segala bentuk sumbangsih yang diberikan akan dapat meringankan beban dan menjadi semangat bagi para pejuang di Palestina.
“Kita berharap agar Palestina dapat bangkit dan tegar memperjuangkan segala haknya serta dapat menjadi negara yang berdaulat,” ungkap Wagub kelahiran Sumbawa itu.
Ia menegaskan bahwa Palestina merupakan negara yang spesial bagi Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di hadapan Senior Vice President dari ACT Syuhelmaidi Syukur, para tuan guru serta para anggota forkopimda, Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada Opick Tombo Ati dan ACT yang telah menyelenggarakan acara penggalangan dana tersebut.
Ratusan juta donasi untuk bantuan kemanusiaan di Palestina berhasil terkumpul,yang berasal dari ratusan warga muslim Nusa Tenggara Barat yang turut hadir meramaikan acara konser sekaligus penggalangan donasi bantuan kemanusiaan sebagai bentuk perhatian dalam membantu saudara-saudara yang tertindas di Palestina. (f3)
Wagub : KONI Harus Hantarkan NTB Raih Prestasi
HarianNusa.com, Mataram – Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab KONI NTB dalam membina dan mencetak atlet-atlet NTB, karenanya pemerintah dan masyarakat NTB menaruh harapan besar terhadap kiprah dan kerja keras Koni dalam menghantarkan atlet – atlet NTB pada prestasi gemilang, baik di level nasional maupun internasional. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M.Si saat menghadiri rapat anggota Komite Olahraga Nasional (KONI) di Lombok Astoria Hotel, Sabtu (03/02).
Saat itu, M. Amin menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan hasil-hasil yang sudah diperoleh KONI selama ini.
“Berbagai prestasi olahraga telah berhasil diraih NTB, dibalik tiap keberhasilan ada target yang belum bisa dicapai. Ini menjadi tugas utama bagi KONI. Institusi kuat, pengelolannya juga kuat hasilnya pasti akan baik,” jelas wakil gubernur kelahiran Sumbawa tersebut.
Amin juga berharap agar rapat anggota kali ini menghasilkan kiat konstruktif yang mampu menghantarkan atlet NTB kepada prestasi tertinggi baik di tingkat nasional maupun internasional, terlebih hajat rapat kali ini adalah untuk menggalang kekuatan dan kebersamaan menuju Asean Games pada bulan Agustus 2018, Pekan Olahraga Provinsi pada bulan November serta menyambut PON di tahun 2020 mendatang.
“Mari satukan tekad bagi kejayaan olahraga yang kita cintai, mari tuangkan berbagai ide/gagasan secara terbuka dan konstruktif,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Rapat Anggota KONI NTB, Haji Mufti Murad menilai apat tersebuta strategis sebagai ajang menentukan program dalam satu tahun ke depan.
Senada dengan itu, Ketua KONI NTB, H. Andy Hadianto, menyampaikan bahwa rapat kali ini memiliki nilai yang luar biasa. Pertama, rapat ini akan menyusun program-program, di antaranya program pada bulan Agustus 2018 di mana akan diselenggarakan Asian Games. Pada ajang tersebut nantinya, hampir 12 atlit dari NTB akan berjuang untuk mengibarkan merah putih di podium.
“Kita akan support atlet-atlet kita, apa yang belum menjadi perhatian pemerintah pusat, kita sebagai warga NTB harus mensupport habis-habisan,” tegasnya.
Selain Asian Games, pada bulan November 2018 akan diselenggarakan pula Pekan Olahraga Provinsi. Beranjak dari ajang ini, selanjutnya KONI NTB akan melakukan persiapan penuh menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2020. Tidak tanggung-tanggung, NTB menargetkan menggondol banyak emas di ajang tersebut.
“Saya yakin 17 emas bisa dicapai,” ucap Andy optimis.
Selain itu menurut Andy, pada 2024 masyarakat Nasional berharap NTB dapat menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan PON 2024.
“Kita ingin membuat sejarah untuk NTB, dari 15 provinsi yang sudah saya kunjungi semua atlitnya ingin PON mendatang diadakan di Bali-NTB,” tutupnya. (f3)
Pertarungan Marwah dan Gengsi Politik: AMAN the Great vs Ali Sakti
HarianNusa.com, Mataram – Publik seantero NTB saat ini menanti hari penetapan Paslon Pilgub NTB oleh KPU pada 12 Februari 2018 mendatang. Hal ini tentu terkait dengan siapa paslon yang lolos mengikuti etape konstestasi Pilgub NTB 2018.
Terlepas hal tersebut, menarik untuk melihat postulat AMAN the Great vs Ali Sakti. Hal ini karena kedua paslon itu memiliki inner beauty politik yang kuat di mata publik, khususnya performance dan ketangguhan daya jelajah mesin politik yang berbeda fatsun.
Ibarat kapal induk, AMAN the Great, dengan ketangguhan mesin Parpol pengusungnya dan relawan loyalisnya diprediksi akan sanggup menjelajah dan melakukan penetrasi politik yang masif pada setiap jengkal wilayah kekuasaan politik yang berhasil diAMANkan.
Misalnya, PDIP NTB Parpol pengusung AMAN sudah memberikan instruksi tegas disertai reward and punishment kepada semua kadernya untuk berjuang secara sungguh-sungguh penuh dedikasi agar memenangkan AMAN di wilayahnya.
Sementara itu Ali Sakti, sebagai calon independen dengan 303 ribu loyalis vottersnya terlihat makin agresif dalam melakukan penetrasi di kantong-kantong pemilih, khususnya di tiga wilayah yang memiliki jumlah pemilih besar yakni Lotim, Loteng dan Lobar.
Gerakan Paket Ali Sakti untuk memperluas massa pendukungnya terlihat makin sistematis dan terukur. Hal ini tentu terkait kepastian dukungan dari rakyat untuk memenangkan paket Ali Sakti melawan Cagub NTB yang diusung parpol.
Ali BD sebagai panglima politiknya terlihat begitu piawai memainkan ritme dan psikologi massa dengan melontarkan berbagai statemen atau opini di media yang kerap menjadi polemik.
Ibarat ring tinju, sosok Cagub Ali BD sungguh cerdik mengatur irama permainan gerbongnya, kapan harus melakukan hook politik, jeb-jeb ringan ataupun merangkul seperti baru-baru ini Ali BD tiba-tiba bersama TGB dalam satu acara. Padahal beberapa waktu sebelumnya, Ali BD sempat melontarkan statement soal wisata halal yg menuai polemik di publik.
Paket AMAN the Great vs Ali Sakti, cermin pertarungan marwah dan gengsi politik sejati. Hal ini terkait background politik para calon Gubernur NTB ini dengan segala track record dan pengalaman sebagai petarung politik yang hebat.
Demikian analisis politik Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 terkait rivalitas AMAN the Great vs Ali Sakti yang disampaikan ke media, Minggu (04/02).
Selanjutnya M16 melanjutkan, AMAN sebagai gerbong besar yang didalamnya berhimpun para petarung politik dengan berbagai karakter dan spesifikasi keahlian politik yang tidak perlu disangsikan lagi.
“Ketua PDIP NTB Rachmat Hidayat yang juga menjadi anggota parlemen sejak 1982 misalnya, tak perlu disangsikan kepiawaiannya dalam meraih dukungan rakyat,” ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH yang didampingi Sekretaris M16, Lalu Athari Fathullah, SE
Parpol pengusung lainnya, PPP NTB pilihan Hj Wartiah, pasti akan siap menggerakkan gerbong partai dan loyalisnya guna memback-up AMAN.
“Di internal PPP pasti akan.ada intruksi. khusus untuk memenangkan paket AMAN,” lanjut Didu , panggilan akrab Direktur M16.
Sementara itu Sekretaris M16 Lalu Athari Fathullah menilai, Ali Sakti tentu memiliki kalkulasi politik tersendiri untuk memusatkan energi politiknya melakukan penetrasi di tiga wilayah tersebut.
“Lotim, Lobar dan Loteng diprediksi menjadi lumbung utama peroleh suara Ali Sakti,” katanya.
Dia mengatakan apabila Ali Sakti menang telak di tiga wilayah tersebut, Ali Sakti Gubernur NTB 2018-2023.
Athari menambahkan secara matemati politik Ali Sakti tetap memiliki peluang memenangi Pilgub NTB dengan berbagai alasan yang rasional antara lain:
Pertama, Ali Sakti dengan back up 303 ribu loyalis vottersnya lebih mudah meraih dukungan suara dibanding Paslon yang diusung parpol karena mapping dan konsentrasi pemilih loyalnya sudah ada dalam databasenya.
Kedua, keberadaan Lembaga Survey LSI yang membackup Ali Sakti tak perlu diragukan kredibilitas dalam mengupgrade Paslon yang ditangani.
Ketiga, jejaring Ali Sakti yang sudah terbina sejak lama. Sebagaimana diketahui Ali BD dulunya aktivis LSM yang sering turun ke masyarakat. Lewat Yayasan Swadaya Membangun (YSM) Ali BD banyak terlibat dalam membantu rakyat miskin lewat berbagai program charity.
Selain itu didirikannya Universitas Gunung Rinjani salah bukti Ali BD peduli terhadap pengembangan SDM untuk memajukan NTB.
“Kedua hal tersebut baru sebagian networking Ali BD di rakyat yang siap memenangkan paket ini plus ditambah jejaring Jamaah NW,” ungkap Athar.

Mataram Simbol Prestise Politik AMAN
Athar melanjutkan, meskipun Kota Mataram pemilihnya relatif kecil dibanding tiga kabupaten lain, tetapi secara prestise, bagi AMAN dan Ali Sakti memiliki arti penting secara politik.
“Mataram adalah simbol benteng AMAN yang harus dipertahankan loyalitas warganya untuk AMAN,” kata Athari.
Sementara itu di mata Paslon lain, khususnya Ali Sakti berharap warga Kota Mataram kelak bisa menjatuhkan pilihan politiknya ke Ali Sakti.
“Inilah obsesi politik sesungguhnya dari Ali Sakti ingin menang juga di benteng pertahanan AMAN,” ujar Athari.
Dia mengatakan justru di Kota Mataram ini banner dan baliho Ali Sakti bertebaran di setiap sudut kota.
Sementara bagi Didu, Mataram sebagai simbol politik AMAN akan dijadikan ajang perebutan pengaruh Paslon Pilgub NTB lainnya karena secara politik, Mataram identik dengan episentrum kekuasaan politik di NTB yang memiliki gengsi dan bobot politik tersendiri, tidak sekedar perolehan suara semata.
“Kurang afdol secara prestise politik, jika kemenangan para Paslon Pilgub NTB tidak linier dengan perolehan suaranya di Kota Mataram,” pungkasnya. (sat)
DPD REI NTB Bersiap Gelar Musda di Mataram
HarianNusa.com, Mataram – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) REI ke VIII. Musda yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 Februari 2018 ini mengusung tema “Optimalisasi Kemitraan REI NTB dan Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Sejuta Rumah di NTB”.
Ketua Panitia Musda DPD REI NTB, Heri Susanto, menyebut agenda utama Musda ialah melakukan pemilihan Ketua Umum DPD REI NTB masa Bakti 2017-2020. Hal itu sesuai dengan amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Di samping itu, pelaksanaan Musda dikarenakan telah berakhirnya masa kepengurusan DPD REI NTB periode 2014-2017 di bawah Ketua Umum DPD REI NTB H. Miftahuddin Ma’ruf SH.
“Persiapan sudah 80 persen,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (04/02).
Heri Susanto memastikan, Musda DPD REI NTB akan berlangsung di Hotel Golden Palace Mataram dan akan diikuti sejumlah kandidat. Hingga kini kata dia, beredar nama-nama calon ketua umum yang akan maju dalam bursa pemilihan, di antaranya Dirut PT. Royal Drs. Izzat Husein, MM., dan Dirut PT. Dasar Ilham Sakinah H. Ahmad Rusni, SE., MM.
Nama-nama lainnya dipastikan akan bertambah seiring semakian dekatnya pelaksanaan Musda. Mereka akan memperebutkan 40 suara anggota dan pengurus DPD REI NTB dengan mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat. Namun jika tidak ditemukan titik temu, maka pemilihan akan dilaksanakan secara voting.
“Kalau tidak bisa musyawarah, baru kita akan voting,” jelas Heri.
Lebih jauh dikatakan, untuk menjadi ketua umum, para calon harus mempunyai sejumlah kualifikasi. Adapun kualifikasi calon ketua umum ialah harus mempunyai pengalaman bisnis di bidang properti, memiliki akses ke stake holder, mampu memimpin organisasi, dan berkomitmen untuk mengurus organisasi.
Selain memilih ketua umum baru, agenda lain Musda ialah untuk menyusun rencana kerja organisasi berdasarkan program kerja yang dihasilkan dari rapat komisi. Hal ini penting mengingat keberadaan REI sebagai organisasi perusahaan-perusahaan yang berhimpun atas dasar kesamaan usaha, kegiatan dan profesi di bidang pembangunan dan pengelolaan perumahan permukiman, serta jasa-jasa realestat lainnya, memilki tujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat, mutu kehidupan dan kesejahteraan masyarakat peningkatan dan pengembangan pembangunan secara terpadu, terarah, berencana dan berkesinambungan.
Di samping itu, momentum Musda mendatang sekaligus meneguhkan komitmen REI secara organisasi untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di NTB. Terlebih tahun ini, keberadaan REI NTB genap memasuki usia 23 tahun. Waktu yang cukup matang bagi keberadaan satu organisasi
“Dalam rentang waktu tersebut REI NTB selalu aktif mendukung setiap kebijakan pemerintah untuk sektor perumahan,” ungkapnya.
Berbagai program juga telah dicanangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pengadaan rumah yang layak dan terjangkau. Komitmen tersebut terus dijaga karena REI NTB ingin tetap menjadi garda terdepan dalam menyediakan rumah bagi rakyat.
“REI tidak hanya mendukung tetapi juga berkomitmen untuk menyediakan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat,” tukasnya. (sat)
