More
    Beranda blog Halaman 444

    Konflik Hanura, Ahyar-Mori Optimis Tetap Mendapat Dukungan

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) termasuk salah satu dari lima partai yang mendukung pasangan calon (Paslon) TGH Ahyar Abduh – Mori Hanafi mendaftar di KPU.

    Meskipun saat ini Partai Hanura sedang berkonflik, namun Ahyar-Mori tetap optimis didukung pada perlehatan pemilihan kepala daerah (Pikada) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018-2023.

    Ahyar Abduh menegaskan bahwa dukungan Partai Hanura sudah selesai dan tidak ada masalah. Namun demikian, diakui Ahyar bahwa dirinya tetap menyerahkan persoalan dukungan tersebut kepada Partai Hanura.

    “Kita serahkan saja kepada Hanura, ini kan sudah selesai,” ungkapnya didampingi calon wakilnya, Mori Hanafi usai acara silaturahmi dengan tokoh masyarakat Pulau Sumbawa yang ada di Mataram, Sabtu (20/1).

    Dikatakan Ahyar, jika Partai Hanura menarik dukungannya untuk pasangan Ahyar-Mori, menurutnya tidak mempengaruhi, pasalnya jumlah kursi dukungan dari partai koalisi sudah melebihi jumlah kursi yang ditentukan.

    Saat mendaftar di KPU Provinsi NTB tanggal 10 Januari lalu, Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 Ahyar-Mori didukung oleh enam Partai yaitu GERINDRA , PPP, PAN, PDIP, dan HANURA. (f3)

    Tim Ali-Sakti Optimis Lolos Verifikasi

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Tim pemenangan Ali-Sakti optimis kandidat yang diusungnya tersebut akan lolos maju sebagai paslon pada Pilkada NTB 2018 mendatang.

    Kepala Divisi Hukum dan Humas Pemenangan Ali-Sakti, Muhammad Ihwan,  SH yang juga merupakan pengacara handal tersebut sangat optimis kandidat yang diusungnya tersebut akan lolos melewati tahapan verifikasi perbaikan dukungan yang dilakukan oleh KPU Provinsi NTB.

    Seperti diketahui LO Ali-Sakti pada tanggal 18 Januari kemarin menyerahkan sebanyak 138.693 perbaikan dukungan, yang artinya melebihi dari jumlah yang diminta KPU yakni 101.026 atau dua kali dari jumlah kekurangannya yaitu 50.513 dukungan.

    “Dari jumlah yang kami serahkan saya sangat yakin bisa lolos,” ungkapnya kepada Hariannusa.com saat ditemui di kediamannya, Jumat (19/1).

    Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB, H. Lalu Aksar Anshori menyatakan bahwa untuk perbaikan dukungan bakal pasangan calon Ali-Sakti dari 138.693 yang diserahkan, berdasarkan hasil hitungan KPU yang sesuai adalah 137. 429.

    “Nah untuk 137.429 saat ini kami sedang melakukan verifikasi administrasi untuk dicocokkan dengan 5 item alat ukur verifikasi administrasi,” jelasnya usai acara Gerakan Coklut Serentak Nasional.

    Menurut Aksar dari jumlah 137. 429 kemungkinan akan berkurang setelah dilakukan verifikasi administrasi.

    “Hasil verifikasi administrasi kita akan cek kegandaan dengan sistem informasi pencalonan kalau dulu sampai 2 ribu berkurang. Kita akan lihat ganda identik ini terdapat tidaknya sehingga sisanya ini yang kita kirim ke PPS untuk dilakukan verifikasi faktual,” sambungnya.

    Dijelaskan Aksar bahwa verifikasi faktual akan dilakukan sekitar akhir Januari sampai awal Februari 2018.

    “Yang jalas 12 februari 2018 sudah ditetapkan calon. Kalau kurang dari 52 ribu sekian berarti tidak memenuhi syarat dan di coret dari daftar calon,” ujarnya.

    Sedangkan untuk kelengkapan syarat calon, Aksar mengatakan keempat bapaslon sudah memenuhi kelengkapan syarat termasuk pasangan Ali-Sakti. (f3)

    Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat, Ahyar-Mori Dibanjiri Pujian

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Salah seorang tokoh masyarakat asal Sumbawa Zulkarnaen Musa memuji pasangan Ahyar Abduh-Mori Hanafi pada saat menghadiri acara Silaturahim Tokoh Masyarakat Pulau Sumbawa Mataram Bersama TGH Ahyar Abduh – Mori Hanafi di Mataram, Sabtu (20/01).

    Pria kelahiran Sumbawa yang sudah tinggal di Lombok lebih dari 30 tahun ini mengatakan baginya paket Ahyar-Mori merupakan pasangan Dwi Tunggal yang paling ideal.

    Tidak hanya akan memberikan dukungan dan doa resru tetapi dirinya juga menyatakan akan memberikan pilihan terhapad pasangan Ahyar-Mori.

    “Pasngan Ahyar-Mori mori merupakan pasangan dwi tunggal yang komplit, tidak hanya dukungan dan doa restu yang akan saya berikan tetapi juga pilihan,” ungkapnya saat diberikan kesempatan berpidato.

    Senada, Ir. Umar yang merupakan tokoh masyarakat Dompu yang tinggal di Mataram sejak tahun 1963 silam juga mengatakan bahwa Mori Hanafi adalah tokoh muda apabila ia terpilih itu sudah membuka peluang bagi anak-anak muda lainnya.

    “Untuk itulah saya memberikan dukungan dengan majunya Ahyar-Mori ini,” ungkapnya.

    Sementara TGH Ahyar Abduh menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pasangan Ahyar-Mori bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa, Bima, Dompu yang ada di Mataram.

    “Jadi saya sama pak Mori Hanafi sudah mulai melakukan kegiatan yang cukup padat dan kami bersyukur hari ini kami bisa melakulan kegiatan bersilaturahmi dengan para tokoh,para sesepuh dar pulau sumbawa, Bima dan Dompu,” ungkapnya usai kegiatan.

    Ahyar juga mengatakan bahwa dalam silaturahmi tersebut suasana kekeluargaan begitu kental dirasakannya. Tak lupa ia juga meminta doa restu dan dukungan dari para tokoh.

    “Kita mengajak untuk memberikan dukungan kepada kami,” katanya.

    Dikatakan Ahyar, bahwa dirinya juga sudah menyampaikan pembangunan Nusa Tenggara Barat dan apa yang menjadi tekad dan tujuan kehadiran pasangan Ahyar-Mori menyampaikan visi dan misi serta beberapa program ke depan untuk Nusa Tenggara Barat yang pada intinya ingin mewujudkan NTB untuk semua , NTB yang beriman, berbudaya dan sejahtera.

    “Jadi saya rasakan satu hal yang luarbiasa dari para tokoh kita khususnya tokoh Bima, Dompu dan Sumbawa. Pernyataan-pernyataan dan testimoni yang disampaikan beberapa tokoh tadi yang memberikan dukungan dan menitipkan harapan kedepannya,” pungkasnya. (f3)

    Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial KB (20) asal Dusun Banjar Getas Desa Banjar Sari Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur (Lotim). Pelaku tega menyebarkan foto bugil kekasihnya. KB menyebarkan foto bugil kekasihnya pada teman-teman sekolah kekasihnya. Aksinya dilakukan lantaran ia diputusin oleh sang kekasih sebut saja Bunga (15).

    Tidak terima diputus oleh sang kekasih, pada Jumat (19/01) kemarin dia menyebarkan foto bugil kekasihnya di rekan-rekan korban pada salah satu MTS di Lotim.

    Bahkan, foto tersebut beredar hingga ke sejumlah guru di sekolah tersebut. Melihat foto anak didiknya berpose tak senonoh, guru tersebut kemudian memanggil orang tua Bunga. Bahkan, Bunga terancam akan dikeluarkan dari sekolah lantaran beredarnya foto tersebut.

    Orang tua Bunga pada hari itu juga melaporkan kejadian tersebut pada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lotim. Dia melaporkan tindakan KB yang telah merusak nama baik anaknya dan keluarganya.

    “Setelah ada laporan dari orang tua korban, kemudian kita bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya,” ujar Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista, Sabtu (20/01).

    Orang tua korban memberitahukan pada polisi bahwa anaknya dan pelaku telah berpacaran cukup lama. Sekitar November 2017 lalu pelaku meminta Bunga mengirimkan foto telanjangnya melalui inbox facebook pelaku.

    “Pelaku berjanji tidak akan menyebarkan foto tersebut, hanya akan melihat dan menghapusnya. Namun setelah dikirim, pelaku justru menyimpannya dan kini menyebarkannya pada rekan-rekan korban,” ungkap Made Tista.

    “Saat korban memutuskan pelaku, pelaku justru marah dan menyebarkan foto-foto privasi milik korban,” pungkasnya.

    Kini pelaku tengah mendekam di balik jeruji besi Polres Lotim. Ia terancam menjalani hukuman atas perbuatanya yang telah menghancurkan masa depan Bunga.
    Polres Lotim juga mengimbau agar setiap muda-mudi yang pacaran untuk tidak memberikan foto privasi miliknya pada orang lain termasuk kekasihnya. Karena bisa jadi foto tersebut akan disebarkan maupun tanpa sengaja tersebar. (sat)

    Pria di Desa Pohgading Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Seorang pria asal Dusun Gubuq Tengaq Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pria berinisial S (31) ditangkap Polsek Pringgabaya, Jumat (19/01) kemarin.

    Dia diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak perempuan yang masih berumur 6 tahun. Dia diduga menyetubuhi korban yang masih kelas I SD pada Rabu (17/01).

    Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, pelaku ditangkap berdasarkan laporkan keluarga korban pada Polsek Pringgabaya.

    “Pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan berupa pemerkosaan pada anak di bawah umur. Atas laporan keluarga korban, petugas melakukan penangkapan dan mengamankan pelaku,” jelas Tista, Sabtu (20/01).

    IPTU Made Tista menjelaskan, awalnya korban mengeluh mengalami sakit pada bagian organ intimnya pada orang tuanya. Setelah dibujuk untuk memberitahukan apa yang terjadi, korban akhirnya mengaku pelaku telah memperkosanya.

    “Setelah ditanya orang tuanya, korban akhirnya berani mengatakan bahwa pelaku telah menodainya,” ungkapnya.
    Kini pelaku telah diamankan di Polsek Pringgabaya untuk proses penyelidikan kasus tersebut. (sat)

    Potensi Hujan di NTB Meningkat, Waspada Pohon Tumbang Hingga Gelombang Tinggi

    HarianNusa.com, Mataram – Belakangan ini NTB seringkali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Meskipun telah melewati musim hujan, namun pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya dan selatan Jawa sebelah tenggara Timor Leste membentuk palung tekanan rendah.

    Berdasarkan data Stasiun Meteorologi BIL palung tekanan rendah ada pada sepanjang perairan selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara memicu terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin.

    Kondisi ini menimbulkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya termasuk NTB.

    Kondisi cuaca tersebut mulai 19 Januari hingga 21 Januari 2018. Kondisi tersebut berpotensi curah hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang pada pagi, siang, malam hingga dini hari di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Dompu dan Bima.

    Masyarakat diimbau agar berhati-hati dengan bahaya yang ditimbulkan seperti genangan air, pohon tumbang, banjir, longsor dan angin kencang. Juga potensi peningkatan tinggi gelombang mencapat lebih dari 2 meter di Selat Alas, Selat Lombok, Selat Sape dan perairan selatan NTB. (sat)

    Polres Lotim dan Kodim 1615/Lotim Gelar Yasinan dan Persiapan Pengamanan Pilkada

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Polres Lombok Timur (Lotim) dan Kodim 1615/Lotim menggelar yasinan di Masjid Al-Ishlal, Jumat (19/01) kemarin. Kegiatan tersebut untuk mempererat tali silaturahmi menjelang pengamanan Pilkada NTB 2018.

    Dengan mengambil tema “Peningkatan Silaturahmi Antara TNI/Polri Guna Terciptannya Sinergitas dan Solidaritas Mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018” puluhan personel TNI, Polri dan ASN lingkup TNI/Polri antusias dalam acara tersebut.

    Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kapolres Lotim, AKBP M. Eka Fathurrahman, SH., SIK dan Dandim 1615/Lotim yang diwakili Pasi Ops Kapten Zulkarnaen, serta sejumlah tokoh masyarakat dan prajurit TNI/Polri.

    Kapolres Lotim berterimakasih atas terselenggaranya acara tersebut dan berharap kegiatan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi TNI/Polri.

    “Semoga hari ini niat untuk bersilaturahmi mendapat ganjaran setimpal, dan semoga dapat ditingkatkan di kemudian hari, serta semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan hidayahnya pada kita semua dalam mengabdi pada bangsa dan negara,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut juga diisi dengan ceramah TGH Muhanan yang memberi ceramah tentang manfaat silaturahmi. Akhir kegiatan dilakukan dengan penyerahan tali asih pada Yayasan Panti Asuhan Pancor oleh Kapolres Lotim. (sat)

    Pesona dan Daya Tarik Papan Dua di Pilkada Lotim

    HarianNusa.com, Mataram – Harus diakui bahwa pesona dan daya tarik Pilkada Lombok Timur justru terletak pada figur papan dua (Cawabup) pada tiga Paslon yang diusung koalisi parpol masing masing.

    Keberadaan the rising star para Cawabup Lotim ini  menarik diamati karena ketokohan dan latarbelakang afiliasi  politiknya. Dus, tentu para Cawagub memiliki peran penting dan strategis dalam memenangkan Pilkada Lotim. Maka  eksistensi mereka dalam memback-up para cabup tidak boleh dipandang sebelah mata.

    Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram menilai keberadaan Cawabup pendatang baru dalam Pilkada Lombok Timur tentu dihajatkan untuk mendukung dan memback-up pergerakan para Cabup guna meraih suara pemilih.

    “Para Cawabup ini ibarat votegetter untuk mendulang suara pemilih ,” ujar Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, SH, Jumat (19/01).

    Selanjutnya Didu panggilan akrabnya mengatakan,  para Cawabup yang berbeda maqom dan fatsun politiknya tersebut memiliki rekam jejak yang cukup mumpuni di mata konstituen.

    Paket Samsul Lutfhi dan H. Najamuddin Moestafa (Fiddin) yang merepresentasikan kekuatan Jamaah NW dan kaum Nahdliyin ini dipandang sebagai kuda hitam dalam Pilkada Lombok Timur. Cawabupnya H.Najamuddin sebagai mantan Ketua DPW PKB NTB maupun mantan Anggota DPRD NTB memiliki jejaring yang tetap terawat baik dikalangan Jamaah NU Lombok Timur. Cawabup dengan songkok khas Turki ini merupakan pendatang dalam kontestasi  Pilkada NTB.

    “Pesona paket Fiddin ini justru terletak pada figur cawabupnya yang dapat mendongkrak elektabilitas Fiddin,” lanjut Didu.

    Didu menjelaskan, kisah kekalahan Samsul Luthfi dalam Pilkada Lotim tahun 2013 silam, dijadikan pelajaran penting agar tidak terulang kembali. Konon saat itu jamaah NW menginginkan agar Lutfhi menjadi papan satu.

    “Sekarang Samsul Lutfhi papan satu Pilkada Lotim,  jadi tidak ada lagi buat  alasan NW untuk tidak kompak dan bersatu,” ungkap Didu.

    Perpaduan kekuatan Jamaah NU dan NW dalam paket Fiddin, lanjut Didu merupakan sejarah baru dalam konstelasi Pilkada Lombok Timur. “Inilah cerminan power politik yang sanggup meraih simpati publik lombok timur,” jelasnya.

    Ia menambahkan H Najamuddin dan warga Nahdliyin memiliki posisi sentral dalam melapis meraih simpati rakyat Lombok Timur.

    Dengan tagline “muda” dan “merakyat”, paket Fiddin tentu dihajatkan untuk meraup suara pemilih yang segmentasinya rakyat biasa dan pemilih pemula Lombok Timur. Maka branding dan taktik meraih simpati konstituen akan berkaitan kebutuhan rakyat pada umumnya dan ekspektasi kaum muda Lombok Timur.

    “Di sinilah ujian paket Fiddin membuktikan jargon politik agar bisa membumi di kalangan rakyat dan kaum muda lintas kepentingan,” tambahnya.

    Paket Sukma dengan cawabup H Rumaksi, dengan  segudang pengalaman malang melintang sebagai politisi dan anggota DPRD beberapa periode baik di kabupaten, propinsi yang representasi figur dari utara tentu memiliki pengalaman dan tahu medan loyalis pemilihmya.

    “Haji Rumaksi saat ini sudah diidentikkan mewakili masyarakat pemilih wilayah utara,” kata Didu.

    Menurutnya,  bagi sebagian warga Lotim bagian utara, H Rumaksi yang saat ini Anggota DPRD NTB dari Partai Hanura,  dikenal sebagai politisi tua yang merakyat dan senantiasa memahami maksud rakyat.

    “H Rumaksi tipologi politisi yang bersahaja dengan konstituennya,” ungkapnya.

    Sementara Paket Hairul Warisin H Machsun (HaRum) yang diusung Gerindra, PKS dan PAN tidak boleh diremehkan, selain incumbent juga Cawabupnya H Machsun memiliki kapasitas, resources dan jaringan yang cukup baik. Sebagai politisi Udayana yang juga pengusaha sukses Lombok Timur, H Machsun tentu memiliki kelebihan dalam menarik dukungan dari pemilih Lombok Timur, khususnya melalui jejaring bisnisnya.

    “Sebagai incumbent, Hairul Warisin tentu memiliki kalkulasi politik sendiri dengan berpasangan dengan H Machsun,” lanjut Didu.

    Geliat Mesin Partai

    Sementara itu, Sekretaris M16, Lalu Athari Fathulah, SE mengatakan dalam pentas Pilkada Lombok Timur ini  mesin politik parpol akan bergerak dengan pasti untuk memenangkan para kandidat yang diusung. Pilkada Lombok Timur merupakan barometer utama untuk melihat kecendrungan pilihan politik rakyat.

    “Pilkada Lotim menjadi  indikator penting partisipasi politik rakyat dan sampai sejauh mana mesin partai politik bergerak secara efektif,” ujar Athari.

    Menurutnya,  Pilkada Lotim bagi kalangan parpol merupakan ajang pemanasan politik untuk menyambut tahun politik 2019 yakni pemilihan legislatif dan Pilpres. Maka capaian kerja politik dalam Pilkada Lotim nanti  dijadikan rangkaian harapan politik bagi para politisi yang mengusung paslonnya.

    “Jadi wajar jika nanti parpol pengusung akan berjuang habis habisan mempertahankan basis konstituennya,” ujar Athar.

    Dia menambahkan bentuk pengamanan suara pemilih ini diwujudkan dalam bentuk keberpihakan pemilih dan partisipasi politik warga yang jelas arah pilihan politik secara vulgar dan transparan.

    Selanjutnya Direktur M16, Bambang Mei memprediksi dalam Pilkada Lotim ini kampanye hitam tidak akan dilakukan oleh para kandidat. Hal ini ada semacam kesepahaman tak tertulis yang paham maksud,  agar Pilkada Lotim dijadikan pertarungan gentlemen dan fairplay untuk meraih dukungan warga Lombok Timur.

    “Black campaign tidak dikehendaki karena akan menciderai nurani dan jiwa petarung politik para satria ini,” pungkasnya. (sat)

    Demokrasi Kita Bukan Demokrasi Kriminal

    HarianNusa.com, Mataram – Pada 2018 ini sebanyak 171 daerah akan melangsungkan pemilihan kepala daerah secara serentak di seluruh Indonesia. Partai politik dan gabungan partai politik telah mengusung calon masing-masing dan siap bertarung.

    Melihat perkembangan terbaru menyambut pemilukada di NTB, Sekretaris Partai NasDem Lombok Tengah Ahmad SH menyatakan bahwa ada perkembangan yang kurang menarik dalam kontestasi perebutan takhta kepala daerah.

    “Sebagai contoh saja, media sosial menjadi lahan caci maki dan saling mengolok-olok sesama pendukung, dalam satu postingan saja bisa dikomentari paling sedikit 200an. Baik pendapat maupun sekedar memberi like, ” ujarnya, Jumat (19/01).

    Dia menambahkan bahwa jika NTB menyatakan secara mayoritas mempunyai pemilih cerdas maka hal demikian terbalik sama sekali dengan perilaku dan tindakan yang tidak perlu dari para pendukung paslon.

    “Seharusnya para pendukung itu perang gagasan, NTB maupun Kabupaten/Kota kedepan itu harus bagaimana, infrastrukturnya, planologinya, daya dukung lingkungannya, sumber daya manusia harus ditingkatkan atau tidak, bukan dengan adu mulut dan melakukan tindakan bar-bar, merusak alat peraga dan lainnya,” pungkasnya.

    Apa yang seharusnya dilakukan?

    Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu sedang bekerja sesuai perintah konstitusi. Tetapi yang lebih penting adalah partai sebagai tulang punggung dari semua proses ini harus bekerja lebih. Partai bisa memantau keadaan sehingga para kader dan simpatisan bekerja dengan simpatik.

    “Seperti Tim Suhaili-Amin yang cukup ketat menyaring materi kampanye, kutipan-kutipan dari pasangan calon harus memberikan kesejukan dan fakta. Sehingga rakyat bisa menilai dan memberikan pendapat atas kinerja selama ini, tapi dengan cara yang baik dan tentu mengedepankan etika dalam berpolitik,” ucapnya.

    “Pemilukada sebenarnya ajang pembuktian kalau partai dan rakyat bisa bersama-sama memberikan teladan sehingga yang terpilih nanti benar-benar putra daerah terbaik, bukan memenangkan calon dengan “maen kayu” yang disertai dengan kalimat caci maki, apalagi menyerang pribadi paslon.” sambung Ahmad SH yang juga Sekretaris Tim Koalisi Bersatu Suhaili-Amin di Lombok Tengah. (sat)

    Bawaslu NTB Siap Awasi Pelaksanaan Coklit

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB siap lakukan pengawasan terhadap pelaksanaan coklit data daftar pemilih pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018.

    Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth kepada hariannusa.com mengatakan bahwa Bawaslu NTB siap melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan coklit data daftar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang akan dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 20 Januari hingga 18 Februari 2018.

    Hal ini, kata Umar dibuktikan dengan telah dilakukannya bimbingan teknis (bimtek) pengawasan coklit kepada Panwas kabupaten/kota se NTB.

    “Kegiatan bimtek tersebut berlangsung tanggal 16 hingga 18 Januari 2018 di Hotel Lombok Plaza,” jelas Umar saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (19/1).

    Dilanjutnya, sebelumnya sampai hari ini (Jumat, 19/1) dilakukan bintek pengisian alat kerja pengawasan kepada Pengawas dan PPL se NTB.

    “Alat Kerja Pengawas itu menjadi pegangan merwka dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya.

    Ditegaskan Umar, Bawaslu ingin memastikan bahwa PPDP mendatangi langsung rumah pemilih sehingga semua masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih, termasuk masyarakat yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih dipastikan tidak lagi terdaftar sebagai pemilih.

    “Proses ini penting untuk menjamin kredibilitas daftar pemilih dan menjamin kualitas pemilihan baik pilkada, pileg maupun pilpres,” paparnya.

    Umar mengatakan, daftar pemilih yang kredibel menjadi salah satu kunci kesuksesan penyelenggaraan pemilihan yang demokratis, karena akan berpengaruh pada terpenuhinya hak warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih serta mempengaruhi tingkat kepercayaan peserta pemilu dan legitimasi atas hasil pemilihan itu sendiri.

    Terpisah, Ketua KPU Provinsi NTB, H. Lalu Aksar Anshori mengatakan bahwa dalam pelaksanaan coklis telah melibatkan sejumlah 8.336 orang petugas PPDP yang tersebar di sepuluh kabupaten kota se NTB.

    ” 8.336 petugas PPDP tersebut akan mulai bekerja melakulan pencoklitan data dari tanggal 20 Januari hingga 18 Februari 2018,” pungkasnya. (f3)

    error: Content is protected !!