More
    Beranda blog Halaman 47

    Jelang Ramadhan, TPID Lobar Gelar Gerakan Pangan Murah

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Menjelang Ramadhan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lombok Barat melalui Dinas Ketahanan pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini digelar di desa Tempos, Kecamatan Gerung, Rabu 26 Februari 2025. Hadir dalam kegiatan ini Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Suherman, Kepala Desa Tempos Sudirman, Perwakilan OPD dan masyarakat Tempos.

    Dalam kesempatan tersebut, Plt Kadis Ketahanan Pangan Lombok Barat H. Suherman mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan berbagai kebutuhan pokok jelang bulan suci ramadhan. Hal ini agar masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan stok pangan dan kebutuhan pokok. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya panic buying di masyarakat.

    "Kegiatan ini kita hajat kan untuk mencegah terjadinya inflasi jelang bulan suci ramadhan. Kita berharap agar kegiatan ini dapat mengendalikan harga di masyarakat," ujarnya .

    H. Suherman mengatakan TPID Lombok Barat terus bergerak cepat untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok. Salah satunya melalui kegiatan GPM yang diselenggarakan di semua kecamatan secara bergilir. Ia mengatakan dalam GPM ini dijual sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, bawang, cabai, telur dan kebutuhan pokok lainnya. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Ketahanan pangan, dinas Pertanian, dinas perindag, dinas koperasi, dinas kelautan, Bulog dan berbagai pihak lainnya.

    "GPM ini akan dilaksanakan di semua kecamatan secara bergilir. Kami berharap agar GPM ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga dan pasokan jelang bulan suci ramadhan," harapnya.

    Sementara itu Kepala Desa Tempos Sudirman mengapresiasi kegiatan GPM ini. Ia mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena tersedianya barang kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau. Ia berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap saat agar memudahkan masyarakat.

    "Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini TPID bersama semua dinas terkait sehingga GPM ini dapat terlaksana dan berjalan dengan baik," ujarnya.

    Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Masyarakat terlihat antusias dalam membeli barang kebutuhan pokok di GPM ini. (F2)

    Ket. Foto:
    Kegiatan pasar murah di Desa Tempos, Gerung, Lombok Barat. (Ist)

    Pemkab Lobar Gelar Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Statistik Sektoral

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Diskominfotik menggelar kegiatan peningkatan kapasitas statistik sektoral. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2025, di ruang rapat Bappeda Lombok Barat.
    Hadir dalam kegiatan ini Kadis Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto, Kabid Statistik Sektoral Lombok Barat, Perwakilan BPS, Kabid Litbang Renbang Bappeda Lobar, serta Perwakilan OPD.

    Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan informasi terbaru terkait Aplikasi e-Walidata serta memberikan pemahaman kepada OPD selaku Produsen Data terkait dengan e-Walidata. Ia mengatakan
    Keluaran yang di harapkan dari kegiatan ini adalah OPD selaku Produsen data dapat memahami peraturan yang mendasari penerapan aplikasi e-Walidata serta dapat menerapkan penggunaan aplikasi e-Walidata dengan baik.

    "Sehingga kedepannya OPD dapat menyediakan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi pakaikan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan," ujarnya.

    Lebih lanjut Ahad Legiarto menyampaikan, bahwa e-Walidata merupakan sistem infromasi yang dikembangkan dengan tujuan untuk mengelola, memvalidasi, dan menyebarluaskan data terkait pembangunan daerah. Selain itu ia mengatakan acuan yang digunakan dalam e-Walidata adalah menggunakan prinsip-prinsip dalam Satu Data Indonesia yang menjadi pedoman dalam mewujudkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dibagipakaikan sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan peraturan BPS nomor 10 tahun 2023 tentang Standar Data Statistik.
    Ia mengatakan data menjadi basis utama dalam perencanaan pembangunan dan pimpinan daerah dalam arahannya meminta semua OPD dapat bekerja berbasis data. "Karenanya kita harus dapat menyediakan data yang valid dan akurat agar dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan," ujarnya.

    Sementara itu Deny Arif Nugroho, ST., ME.,Kepala Bidang Litbang Renbang Bappeda Kabupaten Lombok Barat, selaku narasumber menyampaikan materi tentang Pengelolaan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD). Ia mengatakan, e-Walidata merupakan salah satu proses dalam sub Modul Informasi Pembangunan Daerah pada SIPD RI. Hal ini untuk menjamin data dan informasi yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas. Penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah wajib menggunakan e-walidata dalam SIPD RI.

    "Bappeda sebagai pengelola ewalidata dalam SIP RI dibantu oleh walidata dan produsen data. Kami berharap agar ini menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.

    Selanjutnya, narasumber dari badan Pusat Statistik, Muhamad Fariq Hidayat, S.Si, M.Stat. menyampaikan peran BPS dalam Statistik Sektoral Daerah. Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik terutama Pasal 29 ayat (1) dan (2) dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2000 tentang Sistem Statisitk Nasional yang isinya mengenai Peran BPS dalam Statistik dalam Kelembagaan. BPS sebagai Badan Penyelenggara Statistik Dasar dan sebagai Koordinator SSN memalui Koordinasi Penyelenggaraan Statistik dan Pembinaan Statistik serta Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. "kami akan terus berkolaborasi bersama dalam mewujudkan data yang valid dan akurat," tekannya.

    Kegiatan ini berjalan dengan lancar. Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan ini. Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat dalam arahannya menekankan pentingnya kerja berbasis data sehingga diharapkan semua OPD dapat memberikan data yang akurat dan valid. (F4)

    Ket. Foto:
    Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Ahmad Legiarto memimpin rapat peningkatan statistik data sektoral. (Ist)

    Reses di Lombok Barat dan KLU, Jamhur Serap Aspirasi dan Keluhan Masyarakat 

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Anggota DPRD NTB H. Muhammad Jamhur melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 NTB yang meliputi wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara (KLU). Dalam reses kali ini, Jamhur menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat setempat yang disampaikan dengan penuh harapan akan perbaikan di berbagai sektor.

    Salah satu masalah yang banyak disampaikan adalah anggaran pendidikan yang diharapkan tidak dipangkas. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan pengurangan anggaran yang bisa berdampak pada kualitas pendidikan di daerah tersebut. “Anggaran pendidikan harus tetap menjadi prioritas. Kami berharap agar jangan sampai ada pemangkasan, agar dunia pendidikan tetap maju,” ujar Jamhur, yang juga anggota Komisi V DPRD NTB ini, Selasa, 25 Februari 2025.

    Selain itu, Jamhur juga menyerap aspirasi dari para guru honorer di madrasah yang belum bersertifikasi. Masyarakat meminta pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran guna membantu kesejahteraan guru-guru tersebut. “Guru honor di madrasah, terutama yang non-sertifikasi, perlu perhatian lebih. Kami berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk mereka,” tambah Politisi PKB NTB ini.

    Dalam reses ini, Jamhur juga mencatat aspirasi terkait pemberian makan bergizi gratis. Masyarakat merasa bahwa program tersebut belum merata, terutama di daerah pelosok desa yang masih sulit dijangkau.

    “Masyarakat mempertanyakan kenapa program makan bergizi gratis belum menyentuh hingga ke pelosok desa? Kami ingin program ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama di daerah yang lebih terpencil,” kata Jamhur.

    Masalah infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Banyak jalan dan jembatan yang belum layak, sementara hujan deras beberapa waktu lalu telah mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Hal ini semakin memperburuk kondisi akses transportasi di beberapa wilayah di dapilnya. “Banyak jalan yang belum diaspal dan jembatan yang rusak. Ini sangat mengganggu mobilitas warga. Kami berharap agar masalah infrastruktur ini bisa segera ditangani,” tegasnya.

    Tak hanya itu, ia juga menerima keluhan para UMKM yang sulit mendapatkan akses modal. Menurut Jamhur, pentingnya bantuan modal untuk para pedagang kecil dan UMKM yang saat ini masih sangat membutuhkan dukungan. “Pedagang kecil dan UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Bantuan modal dan fasilitasi sangat dibutuhkan agar mereka bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal,” ungkapnya.

    Terakhir, Jamhur mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat yang masih berada dalam kategori miskin ekstrem. Kondisi tempat tinggal mereka yang jauh dari kelayakan membuat kehidupan mereka semakin sulit. “Masih banyak masyarakat kita yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Lingkungan mereka jauh dari kelayakan dan ini menjadi perhatian serius untuk bisa diperbaiki,” tutupnya.

    Jamhur berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan dalam reses ini agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait demi kemajuan daerah. Tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan daerah dan visi misi gubernur NTB yang baru.

    Diharapkan dengan kepemimpinan gubernur yang baru, NTB akan mengalami kemajuan yang lebih pesat dan mendunia. (F3)

    Ket. Foto:
    Anggota DPRD NTB Fraksi PKB dapil 2 Lombok Barat – KLU, HM. Jamhur saat melaksanakan kegiatan reses di wilayah dapilnya. (Ist)

    Kasus Penganiayaan di Jalan Udayana Terungkap, 6 Orang jadi Tersangka 3 diantaranya masih dibawah umur

    HarianNusa, Mataram – Insiden penganiayaan yang terjadi di Jalan Udayana, Mataram, pada 16 Februari 2025 sekitar pukul 04.00 WITA lalu akhirnya menemui titik terang. Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Mataram berhasil mengidentifikasi para pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

    Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Hingga Selasa pagi, 25 Februari 2025, tim penyidik telah memeriksa dan mengamankan 19 orang
    yang diduga terlibat dalam insiden penganiayaan tersebut.

    Setelah menjalani pemeriksaan panjang hingga Selasa malam, pukul 20.00 WITA, penyidik akhirnya menetapkan enam orang sebagai calon tersangka. Dari enam orang tersebut, tiga di antaranya adalah orang dewasa dan telah ditahan di Mapolresta Mataram, sementara tiga lainnya masih di bawah umur dan untuk sementara dititipkan di LPKA Lombok Tengah.

    Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili S.Tr.k., S.I.K., menyampaikan perkembangan terbaru kasus ini.

    "Malam ini, kami telah memulangkan 13 anak di bawah umur yang sebelumnya diamankan dalam kasus ini. Mereka diserahkan langsung kepada orang tuanya di Unit PPA Polresta Mataram. Meski dipulangkan, mereka tetap dikenakan wajib lapor dan dapat dipanggil kembali jika dibutuhkan dalam proses hukum," jelas AKP Regi Halili, Selasa (25/02/2025) malam.

    Tiga orang dewasa menjadi tersangka telah diamankan di Polresta Mataram berinisial AHB, FM dan SA.
    Sementara itu, tiga calon tersangka yang masih di bawah umur berinisial: RA, RHK, dan AM.

    Ketiga tersangka di bawah umur tersebut untuk sementara dipulangkan ke orang tua mereka sebelum secara resmi dititipkan di LPKA Lombok Tengah.

    "Para terduga dewasa sudah kami tahan di Polresta Mataram. Sedangkan yang masih di bawah umur akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan nantinya dititipkan di LPKA Lombok Tengah," tambah AKP Regi Halili.

    Dengan perkembangan terbaru ini, kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus penganiayaan di Jalan Udayana dan memastikan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya. (F2)

    Ket. Foto:
    Tersangka kasus penganiayaan di jalan Udayana Kota Mataram diamankan Polisi. (Ist)

    Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha  Lakukan Sidak, Minta RSUD Tripat  Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, terus bergerak cepat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Setelah mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh jajaran pada Senin, (24/2) kemarin, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke RSUD Tripat dan beberapa layanan publik lainnya, pada Selasa, 25 Februari 2025.
    Dalam kegiatan ini, Wakil Bupati didampingi oleh Kasat Pol PP, Kadis Kesehatan, Direktur Utama RSUD Tripat, dan sejumlah pejabat terkait.

    Hj. Nurul Adha menyampaikan bahwa Bupati Lobar bersama dirinya berkomitmen untuk memastikan petugas rumah sakit memberikan pelayanan yang maksimal dan prima kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa ini menjadi perhatian penting untuk memastikan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan.

    "Berikan pelayanan prima kepada masyarakat agar mereka merasa puas. Jangan pernah mempersulit masyarakat, layani dengan baik dan ramah," tegasnya.

    Lebih lanjut, Hj. Nurul Adha mengapresiasi fasilitas yang dimiliki oleh RSUD Tripat yang dinilai sudah cukup baik. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang ada harus dimaksimalkan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik. "Mari berikan yang terbaik untuk masyarakat. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah cukup baik dan memadai, tinggal SDM yang melayani harus tetap senyum dan ramah," tuturnya.

    Selain itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kecepatan dan responsivitas dalam pelayanan. Ia berharap agar seluruh jajaran RSUD Tripat tetap kompak dan solid dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. "Kami ingin agar semua petugas dan jajaran rumah sakit memberikan pelayanan dengan senyum dan ramah agar masyarakat merasa puas," ujar Hj. Nurul Adha.

    Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Arief Suryawirawan, yang turut serta dalam sidak tersebut, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Kami minta kepada semua tenaga kesehatan di semua jenjang, baik di puskesmas maupun RSUD, untuk bekerja sesuai dengan SOP dan memberikan pelayanan prima dengan ramah dan senyum," katanya.

    Selain mengunjungi RSUD, Wakil Bupati Lombok Barat juga melakukan sidak ke sejumlah layanan publik lainnya, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), perizinan, dan kantor Camat Lembar. Dalam kunjungan tersebut, Hj. Nurul Adha juga memantau pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

    Langkah-langkah yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat pembangunan dan mewujudkan visi misi Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan. (F4)

    Ket. Foto:
    Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Arief Suryawirawan melakukan sidak di RSUD Tripat di Gerung. (Ist)

    TPID Lombok Barat Gelar Operasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi inflasi menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Barat menggelar Operasi Pasar (OP) yang menyediakan kebutuhan pokok (sembako) dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan fasilitas pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, H. Marlina, S.STP., menjelaskan bahwa Operasi Pasar (OP) ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah, terutama di tengah potensi kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. "Kami ingin memastikan masyarakat tidak terlalu terbebani dengan lonjakan harga bahan pokok. OP ini menjadi salah satu langkah nyata kami dalam mengendalikan inflasi di daerah," ujarnya, saat diwawancara di sela-sela kegiatan Operasi Pasar di Desa Gelogor, Kediri, Senin, (24/2/25).

    Operasi Pasar kali ini melibatkan berbagai instansi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Barat, seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi, serta Dinas Perikanan dan Kelautan. Kolaborasi antar instansi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal.

    Masyarakat pun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini. Dalam waktu kurang dari dua jam, sebagian besar sembako yang disediakan hampir habis diborong warga. “Kami sangat terbantu dengan harga yang lebih murah, apalagi kebutuhan menjelang Ramadhan pasti meningkat,” ujar salah satu warga di lokasi kegiatan.

    Untuk saat ini, Operasi Pasar digelar di dua titik, yakni di Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, dan Desa Gelogor, Kecamatan Kediri. Namun, kegiatan ini akan terus dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya hingga menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah.

    Tidak berhenti sampai di situ, setelah Operasi Pasar selesai, program akan dilanjutkan dengan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang konsepnya serupa dan tetap melibatkan gabungan TPID Lombok Barat. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjaga kestabilan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga Lebaran nanti. (F3)

    Ket. Foto:

    Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, H. Marlina, S.STP., saat diwawancara dalam kegiatan Operasi Pasar di Desa Gelogor, Kediri. (HarianNusa)

    Tingkatkan Kinerja Birokrasi, Lobar Gelar Rakor Perdana

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Beberapa saat setelah dilantik Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat langsung gerak cepat. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rakor Perdana yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Senin, 24 Februari 2025. Hadir dalam rakor ini Wakil Bupati Lombok Barat, Sekda Lombok Barat H.Ilham, para asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan semua pejabat eselon III di Kabupaten Lombok Barat.

    Mengawali arahannya Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menyampaikan salam dan pesan dari Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) yang sedang mengikuti kegiatan lanjutan setelah pelantikan di Magelang. Ia mengatakan Bupati Lobar berpesan agar semua jajaran Pemkab Lombok Barat dapat bergerak cepat serta bersinergi dan berkolaborasi dalam melaksanakan pembangunan di Lombok Barat. Hal ini agar pembangunan di Lobar dapat berjalan dengan lancar sehingga visi misi yang telah disusun yaitu mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan dapat terlaksana dengan baik.

    “Semua jajaran harus bergerak cepat dan berkolaborasi dalam melaksanakan berbagai program pembangunan utamanya program Sejahtera dari desa,”ujarnya.

    Lebih lanjut Hj. Nurul Adha menyampaikan bahwa Bupati dan wakil Bupati merupakan satu kesatuan dalam menjalankan visi misi dan program unggulan Sejahtera dari desa. Ia meminta semua jajaran Pemkab Lombok Barat untuk segera beradaptasi dan menyesuaikan diri untuk bekerja cepat dan berbasis data. Hal ini agar harapan dari masyarakat yang telah dititipkan pada Bupati dan Wakil Bupati dapat diwujudkan dalam bentuk program kegiatan. Ia meminta agar OPD dapat fokus dalam melaksanakan program yang sesuai dengan visi misi yang tertuang dalam RPJMD.

    “Kami minta nantinya semua kepala OPD secara acak untuk dapat mempresentasikan program kerjanya dan output serta capaian yang dihasilkan dalam mewujudkan visi misi Lombok Barat,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini Hj Nurul Adha kembali menekankan bahwa Bupati Lombok Barat bersama dirinya akan melihat dan melakukan penilaian berdasarkan kinerja. Karenanya ia meminta semua jajarannya untuk bekerja dengan serius dan penuh dedikasi agar program kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan menjadi prestasi kinerja. Dengan kinerja yang baik tentunya pimpinan akan memberikan reward kepada pejabat yang berkinerja baik.

    “Pak Bupati dan kami, sepakat dalam manajemen kepegawaian yaitu terkait promosi dan mutasi kami akan ukur dan nilai berdasarkan pendekatan prestasi dan kinerja. Jika dia memiliki kinerja dan prestasi yang baik tentu akan mendapat reward begitu juga sebaliknya. Jadi mulai sekarang bekerjalah yang maksimal dan penuh dedikasi,” tegasnya.

    Dalam kesempatan ini Wakil Bupati juga berdialog langsung dengan sejumlah kepala OPD secara acak mempertanyakan sejumlah data data penting. Hal ini dilakukan agar semua jajarannya dapat bekerja berbasis data. Sebab dengan data yang akurat tentu perencanaan akan lebih maksimal. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. (F3)

    Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha Pimpin Apel Pagi Perdana, Tekankan Kinerja dan Semangat Kolaborasi

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, memimpin perdana apel pagi di Halaman Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (24/2). Apel ini menjadi momen penting bagi Hj. Nurul Adha untuk memberikan arahan pertamanya sejak resmi menjabat sebagai Wakil Bupati. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Lombok Barat H. Ilham, para Asisten Daerah, Kadis Kominfotik Lobar Ahad Legiarto, Kepala Bagian, Sekdis Kominfo, Kabid Kominfo, serta seluruh staf Setda dan Kominfo.

    Dalam arahannya, Hj. Nurul Adha mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas semangat kerja yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa seharusnya apel ini dihadiri bersama Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), namun Bupati sedang menghadiri kegiatan lanjutan di Magelang. “Mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan kita kemudahan, kekuatan, dan kesehatan untuk membawa Lombok Barat menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.

    Mengawali amanatnya, Hj. Nurul Adha membagikan sebuah kisah inspiratif dari zaman Rasulullah SAW untuk memotivasi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan pentingnya niat tulus dan semangat dalam bekerja demi kemajuan daerah.

    “Mari kita niatkan kerja ini sebagai ibadah, agar semangat dan motivasi kita tetap terjaga. Dengan kolaborasi dan kerja keras, kita bisa mensejahterakan masyarakat Lombok Barat,” pesannya.

    Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya peningkatan kinerja ASN dalam menjalankan program-program pemerintah. Ia menegaskan bahwa bersama Bupati LAZ, mereka berkomitmen menerapkan sistem penilaian berbasis kinerja untuk menentukan mutasi dan promosi jabatan. “Kami ingin memastikan setiap ASN menunjukkan kinerja terbaiknya. Penilaian berbasis kinerja ini menjadi tolok ukur dalam pengambilan keputusan ke depan,” tegasnya.

    Apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi terbatas bersama Sekda, para Asisten Daerah, Kadis Kominfo, dan para Kepala Bagian di Ruang Rapat Jayengrane guna membahas langkah strategis untuk memperkuat pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. (F4)

    Kisah Inspiratif di OSMB UT Mataram: Mahasiswa 66 Tahun Buktikan Semangat Belajar Tanpa Batas

    0

    HarianNusa, Mataram – Universitas Terbuka (UT) Mataram menggelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) pada hari Sabtu, 22 Februari 2025 di Hotel Golden Palace. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan di UT yang unik dan fleksibel.

    OSMB kali ini diikuti oleh ratusan mahasiswa baru dari berbagai program studi. Hadir sebagai narasumber, Direktur UT Mataram, Manager Marketing dan Registrasi, Manager Pembelajaran dan Ujian, dan Kasubbag Tata Usaha. Keempat-empatnya memberikan wawasan dan motivasi kepada para mahasiswa baru.

    Direktur UT Mataram,Heriyanto, S.IP., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya OSMB sebagai langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan di UT. "OSMB ini adalah gerbang awal bagi kalian untuk meraih mimpi. UT memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk belajar, tanpa batasan usia dan waktu," ujarnya.

    Salah satu peserta OSMB yang menarik perhatian adalah seorang mahasiswa berusia 66 tahun, seorang dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Mataram yang sudah menyandang gelar Doktor. Semangat belajarnya yang tinggi menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. "Saya ingin membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujar witono.

    Selama OSMB, mahasiswa baru diberikan informasi lengkap mengenai UT Mataram, mulai dari sistem pembelajaran, layanan akademik, hingga tips sukses belajar di UT. Mereka juga berkesempatan berinteraksi dengan sesama mahasiswa baru.

    OSMB kali ini juga memberikan penekanan pada adaptasi di era digital. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai platform dan aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring di UT, seperti platform e-learning, aplikasi mobile UT, dan sumber belajar digital lainnya.

    Antusiasme Mahasiswa Baru
    Para mahasiswa baru terlihat antusias mengikuti kegiatan OSMB. Mereka berharap dapat memanfaatkan kesempatan belajar di UT dengan sebaik-baiknya. "Saya sangat bersemangat untuk memulai kuliah di UT. Saya yakin UT adalah pilihan yang tepat untuk saya," ujar salah seorang mahasiswa baru.

    Universitas Terbuka Mataram terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel, UT memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk meraih gelar sarjana, tanpa batasan usia dan waktu. (F3)

    Ket. Foto:
    Proses OSMB Universitas Terbuka Mataram. (Ist)

    Wabup Lombok Barat Hj. Nurul Adha Tegaskan Peran Strategis Ponpes dalam Membangun Bangsa dan Negara

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menghadiri Haul Pendiri Ponpes Al-Ishlahuddiny di Ponpes Al-Ishlahuddiny di Kediri, Sabtu, 22 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Pemprov NTB, Rektor UIN Mataram, Forkopimda NTB dan Lombok Barat, Kakanwil Kementerian Agama NTB, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ponpes, Keluarga Besar Muassis Ponpes Al Islahuddiny, dan para Santri Ponpes Al Islahuddiny.

    Dalam sambutan Wakil Bupati Lombok barat Hj. Nurul Adha pondok pesantren memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa dan negara. Pondok pesantren telah mendukung pemerintah dalam mendidik anak bangsa sehingga memiliki wawasan, ilmu pengetahuan dan ilmu agama. Karenanya Pemerintah Daerah mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pondok pesantren di Lombok Barat atas jasa jasanya dalam mendidik anak bangsa.

    "Pondok pesantren sangat berperan dalam membangun bangsa dan negara khususnya dalam mendidik generasi penerus bangsa yang memiliki ilmu dan akhlak yang mulia," ujar orang nomor dua di Lombok Barat ini.

    Dalam kesempatan itu, Wabup Hj. Nurul Adha juga memberikan apresiasi kepada semua ponpes khusus pondok pesantren Al Ishlahuddiny yang telah banyak melahirkan alumni – alumni yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Ia mengatakan kegiatan Haul ini sangat bermanfaat karena dapat merekatkan dan menyatukan semua tuan guru menjadi kekuatan bagi umat. Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk menguatkan peran pondok pesantren dalam pembangunan bangsa dan negara.

    "Pondok pesantren Al-Ishlahuddiny berkontribusi dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan bidang politik. Ponpes telah melahirkan banyak tokoh- tokoh besar dan tentunya ini adalah hasil keuletan para massaikh perintis ponpes Al Ishlahuddiny," ujarnya.

    Dalam kesempatan ini Wakil Bupati meminta doa dan dukungan dari para tokoh agama dan semua pihak agar dapat mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan sesuai dengan harapan masyarakat. Ia mengatakan doa dan dukungan dari semua pihak dibutuhkan agar berbagai program pembangunan yang telah dirumuskan khususnya program Sejahtera dari desa dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

    "Kami mohon doa dan dukungan dari para tokoh agama dan semua pihak agar kami dapat melaksanakan program pembangunan dengan baik dan lancar," ujarnya.

    Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Di lokasi acara juga terdapat bazar UMKM yang banyak dikunjungi oleh masyarakat dan orang tua siswa. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi usaha kecil dan menengah di Lombok Barat. (F3)

    Ket. Foto:
    Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha memberikan sambutan pada acara Haul Pendiri Ponpes Al-Ishlahuddiny di Ponpes Al-Ishlahuddiny di Kediri. (Ist)

    error: Content is protected !!