More
    Beranda blog Halaman 48

    Jembatan MATIM Resmi Dibuka, Masyarakat Ladungan Kini Bisa Beraktivitas dengan Lebih Aman

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Warga Dusun Ladungan, Desa Guntur Macan, kini dapat menikmati akses yang lebih aman dan nyaman berkat peresmian Jembatan MATIM (Mataram Timur), Rabu 19 Februari 2025. Jembatan ini terwujud atas dukungan KPP Mataram Timur sebagai donatur utama, bekerja sama dengan LAZ DASI NTB.

    Dalam peresmian yang dihadiri oleh Ketua KPP Mataram Timur, Direktur Utama LAZ DASI NTB, dan Kepala Desa Guntur Macan, Kepala KPP Mataram Timur, Ruseno Hadi, menyampaikan harapannya agar jembatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. “Semoga membawa berkah dan menjadi awal bagi pembangunan lainnya di daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

    Kepala Desa Guntur Macan, Najamudin, menyampaikan apresiasinya atas upaya yang telah dilakukan. “Jembatan ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga,” ungkapnya penuh haru.

    Warga setempat pun merasakan dampak positifnya. Warniwati, salah satu warga, mengungkapkan rasa bahagianya karena kini anak-anak bisa pergi ke sekolah dan mengaji tanpa rasa takut melewati jembatan lama yang tidak layak. “Terima kasih kepada semua donatur, sehat selalu dan panjang umur,” katanya.

    Dengan diresmikannya Jembatan MATIM, warga Dusun Ladungan kini memiliki akses yang lebih baik, meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

    Abdul Hadi Dorong Percepatan Pemanfaatan Bendungan Meninting dan Pengelolaan Sumber Daya Air di Lombok

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Bendungan Meninting Jumat pagi (21/2/2025). Anggota DPR RI dari Fraksi PKS H. Abdul Hadi, SE, MM menyoroti lambatnya pemanfaatan bendungan tersebut untuk kebutuhan masyarakat setempat. Menurutnya, Bendungan Meninting seharusnya sudah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan pertanian di daerah tersebut.

    Hingga saat ini, pemanfaatan dan pengoperasian bendungan masih mengalami kendala karena pembangunan yang belum sepenuhnya selesai. Abdul Hadi menegaskan agar pengerjaan bendungan ini segera diselesaikan sesuai batas waktu yang ditetapkan, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.

    Selain itu, Abdul Hadi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas air di Bendungan Meninting. Ia mendorong pemerintah untuk memperhatikan aspek sanitasi dan pengelolaan lingkungan di sekitar bendungan guna memastikan kualitas air yang baik.

    “Kami berharap Bendungan Meninting ini segera dituntaskan pengerjaannya dan pemanfaatannya dapat dipercepat agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

    Lebih lanjut, anggota DPR-RI dari dapil Lombok (NTB 2) ini mengaitkan percepatan pemanfaatan bendungan ini dengan program prioritas Presiden Prabowo dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketika Presiden meresmikan bendungan ini nantinya, harus dipastikan bahwa pemanfaatan sistem irigasi primer dan sekunder telah jelas sehingga dapat mendukung pengelolaan sumber daya air dengan baik.

    “Kami berharap dengan pemanfaatan Bendungan Meninting ini, akan tercipta swasembada pangan dan juga akan membantu beberapa sektor lainnya seperti energi listrik dan pariwisata,” tambahnya.

    Selain menyoroti Bendungan Meninting, Abdul Hadi juga mendorong pemanfaatan air Sungai Dodokan sebagai salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan pertanian bagi masyarakat Kecamatan Lembar dan Sekotong. Ia menilai potensi Sungai Dodokan sangat besar, terutama di wilayah yang sering mengalami kekeringan saat musim kemarau.

    Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hadi juga menyampaikan kepada Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, agar memberikan perhatian khusus terhadap banjir yang melanda Lombok Barat akibat luapan Sungai Babak, yang menyebabkan tiga kecamatan terendam banjir. Ia menekankan perlunya pengelolaan sumber daya air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Babak untuk mengurangi risiko bencana banjir di masa mendatang.

    Dilantik Presiden Prabowo, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Siap Berbuat Terbaik untuk Masyarakat

    HarianNusa, Jakarta – Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dari 481 Daerah di Indonesia Resmi dilantik secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini dilaksanakan Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Merdeka, Jakarta. Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini dan Hj Nurul Adha termasuk yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto mengucapakan selamat kepada semua kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilantik hari ini. Menurutnya para kepala daerah telah mendapat mandat dari rakyat sehingga diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa semua yang mengikuti pelantikan ini berasal dari berbagai macam latar belakang, namun disatukan oleh semangat persatuan dan bhineka tunggal Ika. Karenanya ia meminta semua untuk dapat menegakan persatuan dan kesatuan.

    "Para Kepala Daerah yang dilantik telah mendapatkan mandat dari rakyat. Sudah seharusnya untuk mengabdi dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat," ujar Presiden Prabowo.

    Ditemui usai pelantikan, Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini atau yang lebih akrab disapa LAZ menyampaikan rasa syukur karena prosesi pelantikan berjalan lancar dan baik. Ia mengatakan amanah dan mandat yang diberikan oleh masyarakat akan dilaksanakan dengan maksimal bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah. Menurutnya mandat atau kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat adalah salah satu bentuk harapan masyarakat untuk mewujudkan Lombok Barat yang Maju, Mandiri dan Berkeadilan dengan program unggulan Sejahtera dari Desa.

    "Amanah dan mandat ini sebagai bentuk harapan yang diberikan kepada kami selaku Bupati dan Wakil Bupati. Kami mohon doa dan dukungannya agar kami bisa melaksanakan harapan masyarakat dengan baik,"ujarnya.

    LAZ melanjutkan setelah pelantikan ia bersama Wakil Bupati Lombok Barat akan tancap gas membangun Lombok Barat. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada saat Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara serentak. Ia bersama Wakil Bupati berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam membangun Lombok Barat. Tentunya ini semua membutuhkan doa dan dukungan semua pihak.

    "Sesuai dengan arahan bapak presiden tadi, kami siap untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lombok Barat dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan Berkeadilan," ujarnya.

    Acara pelantikan berjalan dengan lancar. Prosesi diawali dengan kirab gerak jalan dari Monas menuju Istana Merdeka. Kirab ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Dalam Negeri. Kirab ini juga dimeriahkan oleh marching Band dari Praja IPDN. Dalam pelantikan ini Presiden Prabowo melantik Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota. (F3)

    Ket. Foto:
    Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini dan Hj Nurul Adha di sela-sela prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara. (Ist)

    Presiden Prabowo : Pelantikan 961 Kepala Daerah Serentak Momen Bersejarah untuk Indonesia

    0

    HarianNusa, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam prosesi pelantikan serentak yang digelar di Istana Negara pada Kamis (20/2). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala daerah yang baru dilantik dan menegaskan pentingnya amanah yang kini mereka emban.

    “Selamat atas mandat yang diberikan oleh rakyat di daerah masing-masing,” ujar Presiden Prabowo.

    Pelantikan ini menjadi momen bersejarah pertama di Indonesia dengan jumlah kepala daerah yang dilantik secara serentak, terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 363 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota dari 481 daerah di seluruh Indonesia.

    “Hal ini menunjukkan betapa besar bangsa kita. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, yang memiliki demokrasi yang hidup, berjalan, dan dinamis,” tambah Presiden.

    Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga mengingatkan seluruh kepala daerah untuk senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Ia menegaskan bahwa kepala daerah adalah pelayan dan abdi masyarakat yang bertugas menjaga, membela, dan memperjuangkan kesejahteraan warganya.

    “Kita mungkin berasal dari partai, agama, dan suku yang berbeda-beda, tetapi kita semua lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar Merah Putih, dan keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda, tetapi kita satu. Marilah kita mengabdi dan berbuat yang terbaik untuk rakyat,” tegas Presiden mengakhiri sambutannya.

    Salah satu kepala daerah yang dilantik, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Ia juga mengapresiasi perhatian Presiden yang menyempatkan diri untuk menyalami para kepala daerah usai pelantikan.

    “Ini adalah kesempatan yang luar biasa. Bapak Presiden bahkan menyempatkan diri untuk menyalami kami yang baru dilantik,” ujar Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB.

    Ia juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat NTB agar dirinya bersama Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri (Umi Dinda) dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan.

    “Alhamdulillah, saya dan Umi Dinda telah resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Artinya, mulai saat ini saatnya untuk kerja… kerja… kerja. Kami juga mohon doa dari masyarakat NTB agar perjalanan lima tahun ke depan diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan oleh Allah SWT untuk mewujudkan semua harapan dan visi yang telah kami sampaikan selama ini,” pungkasnya.

    Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi titik awal sinergi baru antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. (F3)

    Ket. Foto:
    Suasana pelantikan kepala daerah terpilih serentak oleh Presiden Prabowo. (Ist)

    Pj Bupati Lombok Barat Tegaskan Kesiapsiagaan dan Selektivitas Perizinan Perumahan 

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar upacara Paripurna di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat pada Senin, 17 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Lombok Barat H. Ilham, Pj Sekda Lobar H. Fauzan Husniadi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Pejabat Eselon III, serta seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

    Dalam amanatnya, Pj Bupati H. Ilham menyoroti berbagai musibah yang melanda Lombok Barat akibat cuaca ekstrem, terutama banjir yang terjadi di lima kecamatan yakni Labuapi, Kediri, Kuripan, Gerung, dan Sekotong. Musibah ini juga mengakibatkan kerusakan pada jembatan penghubung antara Lembar dan Gerung.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat yang telah bahu-membahu dalam menangani bencana ini. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan,” ujar H. Ilham.

    Ia juga menginstruksikan kepada seluruh camat dan OPD untuk tetap sigap, waspada, dan bergerak cepat dalam mengatasi bencana, serta melakukan berbagai langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

    Dalam kesempatan ini, Pj Bupati menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pemberian izin pembangunan perumahan. Ia meminta OPD teknis terkait untuk melakukan kajian mendalam terhadap dampak lingkungan sebelum mengeluarkan izin guna mencegah banjir.

    “Kita harus selektif dan ketat dalam memberikan izin perumahan, agar tidak menimbulkan masalah baru. Selain itu, OPD terkait juga harus melakukan pengawasan ketat terhadap proses pembangunan, sehingga sesuai dengan kajian teknis dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.

    Sebagai langkah antisipasi, ia juga meminta camat dan OPD terkait untuk melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang saat musim hujan guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

    Di akhir amanatnya, H. Ilham menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat terpilih yang akan dilantik secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Lombok Barat.

    Apel Paripurna ini berjalan dengan tertib dan lancar, dengan seluruh petugas apel berasal dari Dinas PUPR Lombok Barat.

    Ket. Foto:
    Pj. Bupati Lombok Barat, H. Ilham memberikan amanat dalam upacara Paripurna di Lapangan Kantor Bupati Lobar. (Ist)

    Pj Bupati dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Lombok Barat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Penjabat (Pj) Bupati Lombok Barat, H. Ilham, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Barat, terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Pada Rabu (12/2), Pj Bupati turun langsung ke wilayah yang terdampak di Kecamatan Gerung dan Kecamatan Kediri untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

    Dalam kunjungannya, Pj Bupati didampingi oleh Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc, S.Ag, MA, beserta Komisioner Baznas, Kepala OPD terkait, Camat Gerung, Kepala Desa Suka Makmur, dan Kepala Desa Banyumulek Barat. Mereka meninjau kondisi warga serta menyerahkan bantuan berupa 300 dus mi instan bagi warga terdampak di dua desa tersebut.

    Pj Bupati Lombok Barat H. Ilham menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas dukungan dan kepedulian yang diberikan kepada warga terdampak banjir. Ia juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk tetap sigap dalam menangani dampak bencana.

    "Dalam situasi seperti ini, semua harus sigap dan gerak cepat agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Saya juga meminta OPD terkait untuk segera menangani fasilitas umum yang rusak akibat banjir," tegasnya.

    Selain bantuan langsung, Ilham mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan guna mencegah bencana serupa di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    "Mari kita rawat alam dan pastikan kebersihan terjaga, terutama dalam pengelolaan sampah agar aliran air tetap lancar dan tidak terjadi banjir," ujarnya.

    Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Taisir Al Azhar, menyatakan bahwa Baznas akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang terkena bencana.

    "Hari ini kami bersama Pj Bupati meninjau langsung korban banjir di dua kecamatan dan menyalurkan bantuan kepada mereka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak," ungkapnya.

    Ia juga menegaskan bahwa Baznas akan terus berupaya memberikan bantuan ke wilayah-wilayah terdampak banjir lainnya di Lombok Barat.

    "Kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus berusaha membantu masyarakat agar mereka bisa bangkit kembali dari bencana ini," tuturnya.

    Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Baznas Lombok Barat, diharapkan penanganan dampak banjir dapat dilakukan secara efektif serta masyarakat terdampak dapat segera pulih dan bangkit kembali. (F3)

    Ket. Foto:
    Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham serahkan bantuan kepada korban banjir. (Ist)

    Dinas PU Lombok Barat Gerak Cepat Koordinasi Atasi Jembatan Bakong yang Retak dan Miring

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lombok Barat, HK. L. Winengan, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Penjabat (Pj.) Gubernur NTB, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, serta Pelaksana Tugas (Plt.) PUTR Provinsi NTB untuk mengatasi kondisi Jembatan Bakong yang mengalami retak dan kemiringan yang mengkhawatirkan.

    HK. L. Winengan menjelaskan bahwa Jembatan Bakong, yang menghubungkan Kecamatan Gerung dan Kecamatan Lembar, merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan ekonomi. Oleh karena itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait agar langkah penanganan segera dilakukan.

    "Tadi kami sudah berkoordinasi dengan Pj. Gubernur NTB, Sekda NTB, dan PUTR NTB. Kami akan menyampaikan kondisi jembatan ini ke PU Pusat, karena ini harus segera ditangani. Jembatan ini merupakan jalur ekonomi masyarakat serta jalur utama untuk kebutuhan PLN Jeranjang yang mengangkut solar dan batu bara. PLN Jeranjang juga harus terlibat dalam penanganan ini. Jika tidak ada langkah konkret dalam satu minggu ke depan, jalan ini akan saya tutup," tegasnya, Kamis, (13/2/25).

    Langkah cepat yang dilakukan Dinas PU Lombok Barat, termasuk pelaporan resmi kepada Pj. Gubernur NTB serta peninjauan langsung ke lokasi, diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan. Selain itu, pihak terkait juga akan melakukan kajian teknis lebih lanjut untuk menentukan apakah jembatan masih bisa diperbaiki atau harus dibangun ulang.

    Menurut HK. L. Winengan, Jembatan Bakong yang dibangun pada tahun 1996/1997 telah mengalami kelelahan struktur akibat usia pakai yang cukup lama. Hujan deras yang melanda Kabupaten Lombok Barat dalam beberapa waktu terakhir juga menyebabkan debit air Sungai Dodokan meningkat, yang diduga menjadi salah satu penyebab utama keretakan dan kemiringan jembatan.

    Hadi, salah seorang warga yang tinggal di sekitar jembatan, berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. "Kami sangat khawatir karena jembatan ini setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

    Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, pemerintah diharapkan segera menetapkan perbaikan Jembatan Bakong sebagai prioritas anggaran agar akses masyarakat dan jalur ekonomi tetap berjalan dengan aman dan lancar. (F3)

    Ket. Foto:
    Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lombok Barat, HK. L. Winengan kembali meninjau kondisi Jembatan Bakong bersama Plt. Kadis PUTR Provinsi NTB. (Ist)

    Le Braga Tongkrongan dengan View Terbaik di Braga Sambil Ngopi Senja

    0

    Sudah tak diragukan lagi, kawasan Braga Kota Bandung jadi pusat wisata kuliner yang diwarnai nuansa historis yang panjang tentang Kota Bandung.

    Dari sekian banyak tempat nongkrong, mulai dari restoran, cafe hingga tempat ngopi, tak semuanya memiliki tempat dengan pemandangan terbaik.

    Dari sedikit cafe di Braga dengan view menarik, LeBraga di Jalan Braga adalah satu-satunya. Cafe ini baru buka sejak Desember 2024, tepat di pertigaan Jalan Braga dan Naripan.

    Posisinya yang strategis di persimpangan itu membuat tongkrongan dengan pemandangan terbaik.

    Apalagi, lantai 2 cafe ini memiliki balkon terbuka dengan view Jalan Braga panjang dan Jalan Braga pendek.

    Cafe ini mengusung tema creative space dimana komunitas kreatif bisa memanfaatkan tempat ini sebagai tempat kreasi. Lukisan yang dipajang di coffee shop ini juga melibatkan seniman pelukis di Jalan Braga.

    "Ini tidak semata coffee shop, kami mengusung creative space dimana komunitas kreatif di Kota Bandung bisa memanfaatkan tempat ini," ujar Iwan Febrian, owner LeBraga.

    Tidak hanya Iwan, turut andil Dendi Salmaeza yang juga menginisiasi keberadaan tempat ini, yang juga menyediakan panggung untuk stand up comedy dan gerakan kreatifitas lainnya.

    "Kemarin juga kami melibatkan komunitas difable di tempat ini untuk berkreatifitas," ucap Iwan.

    Tidak hanya itu, tongkrongan di Braga ini juga ternyata cafe kids friendly atau ramah anak karena menyediakan space melukis untuk belajar anak.

    "Jadi saat emaknya makan, anak-anak bisa belajar melukis di lantai 2 yang punya balkon dengan pemandangan terbaik di Braga," katanya.

    Momen terbaik untuk nongkrong dengan view terbaik tentu saja saat menjelang sore. Di balkon lantai 2, bisa menikmati kopi dengan pemandangan aktifitas manusia di Jalan Braga.

    Soal makanan, tidak hanya kopi, LeBraga juga menyajikan makanan tradisional hingga menu sarapan.

    Dua Pria Spesialis Pencurian Tabung Gas di Ampenan Ditangkap Polisi

    0

    HarianNusa, Mataram – Dua pria berinisial J (22) dan R (24) asal Ampenan yang diduga sebagai spesialis pencurian tabung gas akhirnya ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Ampenan pada Selasa malam (4/2/2025). Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan setelah penyelidikan polisi atas laporan masyarakat terkait pencurian tabung gas 3 kg dan kompor gas di Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, pada 28 Januari 2025 lalu.

    Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta, didampingi Kanit Reskrim Polsek Ampenan Iptu Lalu Arfi K. R. SH., pada Kamis (6/2), menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan respons terhadap laporan korban serta keluhan warga yang sering kehilangan tabung gas 3 kg di lingkungan tersebut.

    "Dari hasil pemeriksaan, kedua terduga mengakui perbuatannya. Mereka bahkan mengaku telah mencuri tabung gas 3 kg di tiga rumah berbeda di lingkungan tersebut," ujar Kapolsek dalam konferensi pers di Mapolsek Ampenan.

    Dijelaskan bahwa modus operandi para pelaku adalah dengan memanjat tembok rumah korban. Salah satu pelaku masuk dan mengambil tabung gas serta kompor gas, sementara rekannya berjaga di luar untuk memantau situasi. Setelah mendapatkan barang curian, mereka langsung menjualnya ke warga di kampung sebelah dengan harga Rp50.000 hingga Rp100.000.

    "Hasil penjualan mereka gunakan untuk kepentingan pribadi dan berfoya-foya. Mereka mengincar tabung gas karena mudah dijual," tambah Kapolsek.

    Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian tabung gas di wilayah Ampenan.

    "Kami akan terus menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain dalam komplotan pencuri tabung gas ini," tegasnya.

    Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

    Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi pencurian dan selalu menjaga keamanan lingkungan demi mencegah tindak kejahatan serupa. (F3)

    Ket. Foto:
    Konferensi pers pengungkapan kasus pencurian tabung gas elpiji 3 Kg di Mapolsek Ampenan. (Ist)

    Pj Bupati Lobar Tekankan Perizinan di Lombok Barat Harus Cepat dan Akurat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar monitoring dan evaluasi terhadap rangkaian proses perizinan di daerah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 5 Februari 2025, di ruang kerja Bupati Lombok Barat dan dihadiri oleh Pj Bupati Lombok Barat H. Ilham, Asisten II Setda Lobar H. Lalu Najamudin, Kepala DPMPTSP Hary Ramadhan, Kepala Bappeda H. Akhmad Saikhu, Inspektur Lobar Hademan, Kepala Dinas Kominfotik Ahad Legiarto, serta sejumlah pejabat lainnya.

    Dalam pertemuan ini, Pj Bupati H. Ilham menekankan bahwa persoalan perizinan menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Hal ini juga telah dibahas dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan Menteri Dalam Negeri pada Selasa lalu. Dalam rapat tersebut, Kementerian Dalam Negeri turut menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah pihak terkait dalam upaya pengawasan perizinan.

    "Kami meminta agar seluruh jajaran bekerja secara maksimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam melaksanakan perizinan di Lombok Barat. Proses perizinan yang baik akan menciptakan kepastian hukum dan mendukung iklim investasi di daerah," ujar Ilham.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan proses perizinan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perizinan yang pada akhirnya berdampak positif pada perekonomian daerah. "Mari kita laksanakan proses perizinan dengan cepat, akurat, dan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto, M.Eng menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memiliki komitmen tinggi dalam mempercepat proses perizinan. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang beroperasi secara terpadu di Dinas Perizinan.

    "Kami telah menerapkan MPP sejak beberapa waktu lalu untuk mempermudah dan mempercepat proses perizinan. Diharapkan keberadaan MPP ini mampu menunjang iklim usaha dan investasi di Lombok Barat," ungkap Ahad Legiarto.

    Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap agar proses perizinan semakin transparan, efisien, serta mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (F3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan monitoring dan evaluasi perizinan di Lombok Barat. (Ist)

    error: Content is protected !!