Beranda blog Halaman 121

Bupati Lombok Utara Lantik Staf Ahli Ekonomi Keuangan dan Pembangunan

0

HarianNusa.com, KLU – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH melantik dan mengambil sumpah ASN H. Simparudin, SH., sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Utara (16/4/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut sesuai SK Bupati Lombok Utara nomor 158/174/BKD-PSDM/2021 tentang Pengangkatan Kembali dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pegawai Negeri Sipil.

Pelantikan juga dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara,Danny Karter Febrianto R ST MEng, Pj Sekda Drs H Raden Nurjati, Inspektur Inspektorat H Zulfadli SE, Para Asisten, unsur Kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Setda KLU.

Bupati Djohan usai pelantikan menyampaikan selamat atas kembalinya saudara Simparudin sebagai PNS dimana beberapa tahun silam oleh pengadilan telah dihukum sesuai dengan tingkat kesalahannya. Pemda saat itu, melakukan tuntutan perdata akhirnya dibebaskan murni. Kemudian pemda melakukan upaya Peninjauan Kembali dan keputusan Mahkamah Agung membebaskan dan mengembalikan haknya sebagai PNS.

"Setelah melakukan konsultasi dengan KASN, akhirnya segala haknya sebagai PNS termasuk jabatan yang pernah ditinggalkan yaitu Asisten Bidang Pemerintahan dikembalikan dengan posisi yang baru yang setara sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Untuk itu, mari kita semua mengambil hikmah dari kejadian ini, supaya kita berhati-hati dalam menjalankan tugas," tuturnya.

Terlebih era sekarang ini, dalam rangka membangun daerah ke depan, lanjutnya, akibat gempa tahun 2018, masih ada berkisar sejumlah 18.000 rumah belum terselesaikan dan Pandemi Covid-19 membuat struktur ekonomi kita amburadul.

"Dengan hadirnya saudara Simparudin pada jabatan eselon II, maka lebih banyak teman kita untuk berfikir. Mari kembali bekerja sungguh-sungguh dalam rangka menjalankan roda pemerintahan," tandasnya.

Sementara itu, sesaat setelah pelantikan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Simparudin, SH., kepada awak media menyampaikan, bahwa tiap jabatan yang diberikan itu adalah amanah. Oleh karena itu, harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembankan. (*)

Menteri PPPA Dialog dan Resmikan Radio “Nina Bayan” di Lombok Utara

0

HarianNusa.com, Lombok Utara – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA), Ni Gusti Ayu Bintang Puspayoga, melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan Radio Sekolah Perempuan Darurat Siaga Covid-19 "Nina Bayan" di Lombok Utara. Kunker tersebut didampingi Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH beserta Ketua Tim Penggerak PKK KLU Dra Hj Galuh Nurdiyah, berlokasi di Desa Sukadana Bayan (15/4/2021). Hadir pula Asisten I Setda Provinsi NTB Hj Baiq Eva Nurcahya Ningsih MSi, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan S Sos MT, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Kadis Sosial dan PPA KLU Drs Faisol MSi, Plt Camat Bayan Muslihin SSos, Kades Sukadana Zul Rahman SH, unsur Tim Institut Kapal Perempuan dan LPSDM, Toga, Toma, serta para undangan lainnya.

Menteri PPPA dalam sambutannya menyatakan rasa bangga dan penghargaan atas penerimaan dari pemda, para perempuan dan anak-anak hebat Desa Sukadana dengan talenta yang menunjukkan Lombok Utara kaya dengan potensi yang dapat ditumbuh kembangkan.

Keberadaan Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" yang diresmikan diharapkan menjadi media komunikasi dalam mendukung tumbuh kembang potensi-potensi perempuan yang ada di Lombok Utara. Sekaligus sebagai referensi media guna memperjuangkan hak-hak perempuan yang bermanfaat bagi keluarga, nusa dan bangsa.

"Apa yang sudah dirintis dan dibentuk semoga tidak berhenti sampai di sini, namun untuk dipelihara dan dikembangkan lagi. Radio Sekolah Perempuan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas perempuan di daerah ini, sehingga mampu menjadi wadah sosialisasi guna menekan angka pernikahan usia dini," tuturnya.

Keberadaan Sekolah Perempuan merupakan refleksi dari pemda yang perlu diapresiasi, diperhatikan, dan dikawal dengan baik, agar keberadaan sekolah perempuan ini dapat melahirkan perempuan-perempuan mandiri, yang bisa bermanfaat untuk keluarga, daerah, nusa, bangsa dan negara.

"Ini adalah bulan Ramadhan penuh berkah, momentum baik dapat bertemu perempuan-perempuan hebat, dan bulan ini juga momentum perjuangan perempuan hebat Indonesia Hari Kartini. Dengan momentum yang baik, hari yang baik, kita bisa menciptakan sesuatu yang terbaik bagi Lombok Utara," imbuhnya.

Terkait dengan pembangunan pemenuhan hak anak tidak terlepas dari kebijakan daerah. Bagaimana perempuan berdaya, bagaimana hak anak terpenuhi, semuanya bergantung pada kebijakan daerah. Kementerian dan stakeholders support," ujarnya.

Dikatakannya pula, pernikahan usia dini memiliki dampak tidak baik bagi banyak aspek kehidupan, seperti kesehatan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, meningkatnya angka kemiskinan, sehingga sekolah perempuan dan kelompok perempuan lainnya dapat menjadi solusi.

"Pada kesempatan ini, kepada bupati, kami titip kaum perempuan dan anak yang yang luar biasa di Lombok Utara ini, karena setengah dari populasi penduduk Indonesia adalah perempuan dan sepertiganya adalah anak-anak, yang harus dikuatkan dan diberdayakan," harapnya.

Sementara, Bupati Djohan menyampaikan Lombok Utara berusia 13 tahun, dalam usia yang relatif belia banyak hal yang bisa dilakukan, termasuk peran kelompok perempuan.
Dengan adanya tumbuh kembang sekolah perempuan bagian dari inovasi kreatif perempuan hebat Lombok Utara. Adanya radio perempuan menjadi media komunikasi antara perempuan dan masyarakat.

"Kehadiran ibu menteri akan memberikan dukungan dan semangat kepada kita, terutama untuk ibu-ibu dan anak-anak yang ada di wilayah Lombok Utara," urainya.

Bupati Djohan mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiasi para ibu-ibu atas pendirian Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" yang menjadi motivasi pendirian radio sejenis di desa lain. Bermakna dan bermanfaat bagi kemajuan Lombok Utara.

Kemajuan perempuan desa sebagai akar rumput buah dari kerja intensif dan penuh perjuangan dari gerakan pemberdayaan perempuan. Berawal dari tahun 2014, telah ditandatanganinya nota kesepahaman program gender watch. Inisiasi dari Kapal Perempuan dan LPSDM menjadi cikal bakal lahirnya gerakan pemberdayaan perempuan di Lombok Utara.

"Kelompok sasaran program pemberdayaan perempuan mengutamakan perempuan desa yang rata-rata berpendidikan rendah dan berasal dari kalangan prasejahtera," terangnya.

Bupati Djohan menyampaikan bahwa Lombok Utara merupakan daerah yang masih tinggi angka pernikahan di bawah umur. Pemerintah kemudian menerbitkan Perda yang mengatur hal tersebut. Bilamana terjadi pernikahan dibawah umur dapat dikenakan sanksi sebagaimana peraturan yang berlaku.

"Saya berterima kasih pada ibu menteri atas kedatangan, bimbingan dan kebijakan selama ini, menjadikan perempuan-perempuan tangguh di Lombok Utara," tandasnya.

Rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19. Dilanjutkan dengan dialog, kemudian penandatangan piagam dan peresmian Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" oleh Menteri PPPA dan Bupati Lombok Utara serta melihat langsung kegiatan radio tersebut. Acara diakhiri dengan kunjungan ke wilayah Desa Teniga. (*)

Dekranasda Lombok Barat Raih Juara Pertama Lomba Cerita Wastra 2021

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) meraih juara pertama dalam ajang lomba Cerita Wastra 2021 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemenang diumumkan secara langsung melalui media sosial Dekranasda Provinsi NTB Tanggal 12 April 2021.

Penyerahan Piagam serta hadiah dilaksanakan di Ruang Kerja Gubernur NTB, Mataram, Rabu (14/4/2021), dan turut disaksikan oleh Ketua Umum Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua Dekranasda Lobar Hj. Khaeratun Fauzan Khalid, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Lale Prayatni, serta dihadiri Sekertaris Daerah Provinsi NTB L. Gita Ariadi, perwakilan pengurus Dekranasda pemenang dan tamu undangan lainnya.

Lomba Cerita Wastra dimulai sejak tanggal 24 Maret sampai dengan 7 April 2021 dan diikuti 10 Kabupaten dan Kota se NTB. Peserta diwajibkan mengunggah foto di media sosial menggunakan kebaya dan kain tradisional sembari bercerita. Unggahan foto tersebut kemudian dinilai oleh tim juri yang telah ditunjuk oleh Dekranasda NTB. Pengumuman dilakukan secara online melalui media sosial Dekranasda Provinsi NTB Tanggal 12 April 2021.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada juri dan seluruh pengurus Dekranasda Lobar yang selama ini telah berjuang bersusah payah membina para pengrajin untuk membuat karya wastra atau kain yang sangat indah dan berhasil meraih juara pertama se Provinsi NTB,” ujar Baiq Dewi Septemi Abdiana perwakilan Dekranasda Lobar.

Menurut Temi sapaannya, kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat guna meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap kain khas daerah, serta mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perajin wastra maupun produk lokal lainnya kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya lomba seperti ini, kita dapat membantu para pelaku UMKM khususnya pengrajin kain tradisional untuk promosi produk mereka,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati dalam keterangannya mengatakan, lomba Cerita Wastra Dekranasda NTB 2021 merupakan kegiatan kerja sama antara Dekranasda Pusat dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, yang mengusung tema “Aku dan Kain”.

“Tujuannya untuk mempopulerkan kembali wastra atau kain dari setiap daerah menjadi busana keseharian, khususnya untuk dipakai oleh generasi muda. Kompetisi ini juga dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada setiap individu terhadap nilai-nilai tradisi dan budaya melalui wastra yang digunakan,” katanya.

Sementara, Hj. Khaeratun Fauzan Khalid mengatakan , Lomba Cerita Wastra juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang mengandung nilai historis dan filosofis kehidupan yang agung dan luhur, yang perlu dijaga dan ditingkatkan sebagai warisan bagi generasi muda. Ia juga mengajak kepada semua jajaran untuk mendukung kampanye “Bangga Buatan Indonesia” yang dicanangkan pemerintah.

“Kampanye ini perlu terus digalakkan demi menciptakan kesadaran, kecintaan, dan kebanggaan menggunakan produk-produk Indonesia,” tegas Ketua Dekranasda Lobar ini.

Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Silva Iza Azizah dengan menggandeng model Syarifah Aisyah. Duo asal Dompu ini membawakan Tenun Tembe Nggoli dan Munapa’a khas Dompu. Sedangkan juara 3 diraih oleh Sri Mila Hardiana. Melaui UKM Ana Tenun Sukarara, ia membawakan kain Motif Songket Lolo Jagung khas Sukarara. Serta juara Favorit Ina Pariska yang membawakan Kain Songket Kiping Jempiring khas Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah. (*)

Puluhan Pasangan di Lombok Barat Ikuti Isbat Nikah

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Isbat nikah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pada hari Senin, (12/04/2021) kemarin diikuti oleh sebanyak 50 pasangan suami istri di Lobar.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesra, H. Maksum, membuka kegiatan Isbat Nikah bagi masyarakat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang digelar di Aula Madrasah Nurul Wathon Banyumulek, Kecamatan Kediri.

Dalam sambutannya, H. Maksum menyampaikan apresiasi sekaligus terimakasih atas inisiatif dan inovasi Yayasan Pebagus Lobar dengan PA Giri Menang yang telah melakukan inovasi terobosan kegiatan yang sangat bermanfaat yaitu Isbat Nikah massal bagi pasangan suami istri di Lobar yang belum mendapatkan pengakuan secara Negara.

“Isbat Nikah massal ini sangat besar manfaatnya untuk kalangan masyarakat tidak mampu. Hal ini terangnya memudahkan bagi anak-anak kita untuk mendapatkan identitas kependudukan yang akan mempermudah masyarakat dalam proses administrasi pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan administrasi sosial lainnya,” ujarnya.

“Pelayanan Itsbat Nikah ini sangat bermanfaat dalam memangkas biaya, mendekatkan layanan pada masyarakat yang membutuhkan serta menyederhanakan proses demi terciptanya pelayanan maksimal bagi masyarakat sehingga penataan administrasi yang teratur,” tambahnya.

Menurutnya, prosesi Itsbat Nikah ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tertib administrasi, baik pernikahan maupun kependudukan. Akta perkawinan yang sah menjadi dokumen penting yang wajib dimiliki pasangan suami istri.

“Akta nikah menjadi acuan untuk mengurus kartu keluarga, Kartu Tanda Penduduk, akta kelahiran anak maupun dokumen lain,” jelasnya.

Dengan tertib administrasi pernikahan dan kependudukan, warga tercatat dalam data kependudukan Disdukcapil. Sekaligus memiliki identitas yang jelas dan diakui secara hukum.

Di akhir sambutannya, H. Maksum berharap kepada peserta untuk mengikuti acara dengan baik dan menjalankan proses sidang yang dilaksanakan dengan seksama dan dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada kendala apa pun.

Sementara, Ketua PA Giri Menang yang diwakili oleh Ketua Majelis Hakim PA, Fathur Rahman memberikan apresiasi kepada Yayasan Pebagus Lobar atas kerjasama yang baik dengan telah menyelenggarakan acara isbat nikah massal.

Ia mengatakan Isbat Nikah massal ini adalah Program kerjasama antara PA Giri Menang, dan Yayasan Pebagus Lobar, isbat nikah ini tugas dan wewenang PA Giri Menang yang merupakan program berkelanjutan secara merata dan menyeluruh.

“Zaman sekarang Isbat Nikah itu wajib dilaksanakan bagi masyarakat yang tidak dicatat pernikahannya. Dengan adanya isbat nikah, buku nikah bapak ibu dapat dikeluarkan sebagai bukti autentik adanya pernikahan, nantinya berguna untuk mengurus akta anak dan pengurusan pasport untuk naik haji, ungkapnya mengenai pentingnya isbat nikah tersebut,” terangnya.

Fathur Rahman juga melaporkan, bahwa jumlah pasangan yang di isbat nikahkan hari ini sebanyak 50 pasangan untuk memberikan kepastian identitas hukum kepada masyarakat atas pernikahannya.

Isbat nikah adalah cara yang dapat ditempuh oleh pasangan suami istri yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum agama (perkawinan siri). Namun, lantaran statusnya hanya sah secara agama, Pegawai Pencatat Nikah tidak dapat menerbitkan Akta Nikah atas perkawinan siri.

Jadi, isbat nikah diajukan dalam rangka mendapatkan pengakuan dari negara atas perkawinan yang statusnya hanya sah menurut agama sehingga perkawinan tersebut berkekuatan hukum. Dengan mengajukan isbat nikah, maka pasangan suami-istri yang melakukan perkawinan siri akan mendapatkan akta nikah yang kedudukannya sebagai bukti adanya perkawinan tersebut dan jaminan bagi suami atau istri serta melindungi hak-hak anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Hak anak yang dimaksud antara lain akta kelahiran, warisan, dan lain-lain.

Pelaksanaan isbat nikah massal ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan bertahap di Lobar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama (PA) Giri Menang Fathur Rahman, Pembina Yayasan Pebagus Lobar Agus Kamarwan, Kabag Sumba Polres Lobar AKP. Gede Aryadana, Camat Gerung, Camat Kediri, Camat Kuripan, para Kepala Desa perwakilan 3 Kecamatan dan seluruh pasangan suami istri peserta Isbat Nikah. (*)

Terus Melayani dan Membela Rakyat, PKS Optimis Raih 10 Kursi DPRD dan Bupati Lombok Barat

0

HarianNusa.com, Senggigi – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lombok Barat optimis dapat meraih 10 kursi DPRD pada pemilu 2024 mendatang. Tidak hanya itu, PKS juga targetkan mengusung calon dan memenangkan pilkada bupati Lombok Barat yang juga direncanakan dihelat pada tahun yang sama.

Hal tersebut disampaikan Hj. Nurul Adha, S.Th.I, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Lombok Barat pada acara penutupan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partainya di sebuah hotel di kawasan Senggigi, Senin 12 April 2021. Rakerda PKS Lombok Barat berlangsung selama 2 hari, tanggal 11-12 April 2021.

“Rakerda PKS Lombok Barat menghasilkan beberapa amanat dan rekomendasi untuk jajaran pengurus DPD PKS Lombok Barat, target kita di tahun 2024 akan mengusung dan memenangkan kader PKS sebagai Bupati Lombok Barat”, ujar Nurul.

Nurul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lombok Barat mengatakan, untuk mencapai terget tersebut, partainya harus meraih 10 kursi DPRD sebagai syarat minimal pengajuan calon bupati ke KPUD.

“Oleh karena itu, untuk mewujudkan amanah tersebut, maka DPD PKS Lobar, harus memenangkan Pemilu 2024 dengan capaian perolehan 9+1 atau 10 kursi. Karena itu adalah tiket menuju Pilkada 2024 yang akan mengusung kader partai”, ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini PKS Lombok Barat menempatkan 5 orang wakilnya di DPRD. Sehingga harus ada penambahan 5 kursi lagi untuk mencapai target tersebut. Target ini memang sesuai dengan yang ditetapkan DPP PKS yaitu perolehan 15% suara atau setara dengan 10 kursi DPRD Lombok Barat.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan, target itu adalah untuk semakin mengokohkan PKS sebagai partai Islam yang rahmatan lil alamin, dan terus memberikan pelayanan dan pembelaan kepada rakyat. Untuk itu PKS juga akan melakukan perekrutan 13 ribu orang kader baru.

Keren, Bupati Lobar Touring Bersama Bikers, Tanam 10 Ribu Pohon di Bukit Mekaki Sekotong

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid bersama Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Lobar touring bersama klub motor serta komunitas Bikers untuk mengeksplorasi keindahan alam Lobar khususnya Kawasan Sekotong, yang dirangkai dengan penanaman puluhan ribu pohon.

Bupati Lobar H.Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan touring sekaligus penanaman 10 ribu pohon ini dalam rangka peringatan HUT Lobar ke 63 yang diikuti oleh ratusan peserta dari jajaran Forkopimda, OPD, kadin, klub motor dan para biker.

Menurut bupati touring ini istimewa, karena Wabup, Kapolres, Dandim dan ketua DPRD Lobar naik motor dengan menempuh jarak sekitar 40-50 kilometer.

“Ini kebanggaan kita, dan kita menanam 10 ribu Pohon bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Kegiatan ini dalam rangka peringatan HUT Lobar ke 63,” jelas Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Minggu (11/4/2021).

Meksipun diikuti ratusan orang, namun touring ini tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Dimana Ratusan peserta dilepas dari Bencingah Agung, Kantor Bupati Lobar secara bertahap. Kemudian menempuh jarak 40 kilometer hingga Jalur Selatan Bukit Mekaki.

Keindahan alam yang di suguhkan sepanjang perjalanan yang dilalui mampu menghilangkan rasa lelah dan letih. Setiba di kawasan Mekaki, tampak keindahan jalan membelah bukit dengan pemandangan alam pantai dan perbukitan di sebelah kiri dan kanan sepanjang jalan hotmik tersebut. Pemandangan tersebut tentu tak ingin dilewatkan, para peserta langsung mengambil kesempatan untuk berswafoto.

“Pemandangan begitu luar biasa dengan melihat sekeliling bukit dan lautan luas,” ujar Bupati.

Kehadiran para bikers dan peserta lainnya diharapkan mampu mengeksplor keindahan Lobar khususnya kawasan Mekaki melalui media masing-masing.

Bupati begitu takjub melihat keindahan jalur selatan menuju Kek Mandalika yang baru pertama kali dilihatnya.

“ini begitu takjub dengan keindahan alam pantainya yang masih alami. Untuk penanaman pohon kali ini, masing-masing peserta menanam lima Pohon. Dengan jumlah peserta sekitar 300 orang, peserta melakukan penanaman sudah dibagi per kelompok untuk menghindari kerumunan,” tambahnya.

Lokasi penanaman dibagi menjadi beberapa titik rest area dan kokasi utama di puncak bukit Mekaki.

“Penanaman pohon ini kerjasama antara Pemda Lobar, DLHK provinsi dan Kadin. Kurang lebih sekitar 10 ribu pohon yang ditanam. Bupati berpesan kepada warga sekitar, setelah pohon ditanam agar dijaga supaya bisa tumbuh dengan baik. Karena kita tanam bersama, maka mari kita jaga bersama, dan kedepannya di wilayah Mekaki ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Hotel oleh Wings Group,” tutupnya.

Di tempat yang sama Komandan Kodim (Dandim) 1606/Lobar, Kolonel Arm Gunawan mengatakan, kegiatan dalam rangkaian HUT Lobar ke 63 ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Lobar terhadap upaya pelestarian alam.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan seluruh masyarakat dapat menyadari betapa pentingnya menjaga pelestarian alam karena alam dan kehidupan memiliki hubungan yang sangat erat. Serta ikut berpartisipasi dalam perlindungan dan pengelolaannya,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan kesadaran sebagai langkah melestarikan alam.

"Penanaman pohon yang dilaksanakan ini perlu kita apresiasi bersama, ini dapat menggugah kepedulian berbagai pihak akan pentingnya keberadaan pohon serta pemeliharaan yang berkelanjutan untuk kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (*)

SMAIT Gelar MABIT Secara Online

HarianNusa.com, Sumbawa – SMA IT Samawa Cendekia pada Sabtu- Minggu, (10-11/04/2021) telah menggelar kegiatan Malam Pembinaan Iman dan Taqwa (MABIT) secara online.

MABIT ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh para peserta didik SMA IT SC. Tujuannya, agar para siswa tetap terjaga ruh keislamannya dengan menerima materi-materi atau kegiatan yang berhubungan dengan meningkatkan rasa Iman dan Islam nya kepada Allah SWT.

"Kegiatan ini diwajibkan untuk para siswa karena bagian dari kurikulum yang ada di SMA IT Samawa Cendekia," ungkap kepala SMA IT Samawa Cendekia, Ustadz Muslim.

Berbeda dari sebelumnya, MABIT kali ini dilaksanakan secara daring/online dikarenakan pandemi Covid 19 yang belum usai. Tetapi hal ini tidak mengurangi semangat para siswa untuk mengikuti kegiatan MABIT ini dengan khusyuk dari awal hingga akhir sesi.

"Alhamdulillah kegiatan MABIT ini bisa terlaksana dengan baik, kegiatan ini adalah kegiatan rutin SMA IT SC, namun karena pandemi, kegiatan ini dilaksanakan dengan sistem Online," ungkapnya.

Pada kegiatan MABIT kali ini, para siswa diwajibkan mengikuti pembukaan yang dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi meeting zoom dan juga mengikuti materi ke-Islaman yang disampaikan oleh Ust Ahmad Arifin, LC. Adapun kegiatan Sholat wajib ataupun sunnah dilaksanakan masing-masing di rumah, juga untuk tilawah Qur’an. Sebelum kegiatan usai, kegiatan di tutup dengan mendengar tausiyah dari Ustadz Husnayadi dan juga dzikir pagi. (*)

Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Rakor Evaluasi dan Strategi Capaian Kinerja

0

HarianNusa.com, Sumbawa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (5/4/2021), membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Strategi Capaian Kinerja yang berlangsung di Grand Hotel Sumbawa.

Kakanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, A.K.S., M.H. dalam sambutannya mengungkapkan, rakor tersebut sebagai sarana evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2021, sekaligus sebagai media perencanaan penyusunan strategi capaian kinerja tahun anggaran 2022.

“Selain itu, rakor ini juga sebagai sarana monitoring dan evaluasi, terhadap semua kegiatan di satuan kerja (satker, red) lingkup Kanwil Kemenkumham NTB,” ungkapnya.

Di hadapan peserta rakor yang terdiri dari Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama dan Kepala Satker Kanwil Kemenkumham NTB itu, Haris Sukamto menegaskan bahwa kegiatan rakor menjadi penting guna melihat hasil kinerja triwulan I, untuk menyongsong triwulan selanjutnya.

“Secara umum triwulan pertama sudah memenuhi target, sehingga hal ini bisa menjadi modal awal, karena sudah patuh dan taat terhadap disbursement plan (dokumen rencana penyerapan, red),” tandasnya.

Karenanya, Kakanwil Kemenkumham NTB yang akrab dengan sapaan Haris itu menekankan, agar segenap jajaran Kanwil Kemenkumham NTB mencermati dengan seksama, hasil yang telah dicapai sebelumnya sehingga dapat menentukan strategi dan langkah ke depan.

“Jadi, saya berharap semua jajaran paham benar terhadap dukungan manajemen dan dukungan teknis, serta dapat menyusun program kerja dan rencana kerja, yang sesuai dengan target yang akan dicapai dan rencana kebutuhan pada masing-masing satker,” ujar Haris.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai sumber daya manusia (SDM) Kemenkumham, segenap jajaran harus adaptif dengan perubahan.

“Artinya, dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini, tentunya SDM yang dimiliki Kemenkumham, harus selalu belajar dan adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi,” tegasnya.

Kakanwil juga menyampaikan terkait pembangunan Kemenkumham Corporate University (CorpU), yang merupakan rumah belajar manajemen strategis pengembangan SDM, yang fokus pada program strategis kementerian dengan mengelola individu pegawai, termasuk pengelolaan pengetahuan untuk pencapaian karakter unggul di bidang hukum dan HAM.

“Kemenkumham CorpU adalah satu tindakan konkret yang harus diwujudkan, dalam rangka pembangunan SDM unggul. Kemenkumham CorpU harus up to date, based on information technology, dan mampu menjawab isu-isu strategis yang ada,” jelas Haris.

Untuk diketahui, selain dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada satker berprestasi, dalam kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) Kanwil Kemenkumham NTB. (*)

Kemenkumham NTB Teken Kerja Sama Kekayaan Intelektual dengan Pemkab Sumbawa Barat

0

HarianNusa.com, Sumbawa – Kanwil Kemenkumham NTB kian inten menjalin sinergi lintas institusi dan sektoral di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai bentuk perlindungan dan pengawasan terhadap kekayaan intelektual (KI), Rabu (7/4/2021), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) NTB, menandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kakanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, A.K.S., M.H. mengatakan, MoU kerja sama tersebut bertujuan, untuk memberikan perlindungan dan pemanfaatan KI komunal maupun personal.

“Selain itu, melalui pengawasan sekaligus juga bertujuan untuk mendorong inovasi dan investasi, dan ini juga merupakan bentuk sinergitas antara Kemenkumham dengan Pemkab Sumbawa Barat,” ungkapnya.
Di hadapan Bupati dan kepala instansi terkait di KSB, Kakanwil Kemenkumham NTB yang akrab dengan sapaan Haris itu berpesan, agar dengan ditandatanganinya MoU kerja sama itu, segala kekayaan intelektual yang ada di KSB terjaga dan segera terdaftar.

“Jangan sampai kekayaan intelektual tersebut diklaim oleh daerah lain, atau bahkan hilang,” tandas Haris.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. W. Musyafirin, memberi atensi terhadap setiap program Kakanwil Kemenkumham NTB, terutama terkait perlindungan dan pengawasan KI.

“Kami juga saat ini tengah membangun Kantor Imigrasi serta menyiapkan lahan untuk Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Musyafirin.

Bupati Sumbawa Barat itu juga memberikan apresiasi, karena salah satu tradisi dan atau budaya masyarakat KSB, saat ini telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Alhamdulillah, Budaya Barapan Ayam sudah terdaftar di HKI. Kami berharap pendaftaraan HKI bisa meningkat di Sumbawa Barat,” ucapnya.

Tampak hadir dan memberikan arahan spesifik, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Harniati dan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa Barat Siti Nuraini. (*)

Lagi, Fraksi PKS DPR Potong Gaji untuk Bantu Korban Banjir Bima dan NTT

0

HarianNusa.com, Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini kembali menerbitkan instruksi kepada seluruh anggota Fraksi untuk menyisihkan gaji dewan guna membantu korban bencana banjir bandang dan longsor di Flores Timur NTT dan Bima NTB.

Menurut Jazuli musibah yang terjadi di NTT dan NTB perlu mendapat perhatian khusus mengingat dampaknya yang meluas hingga jatuhnya korban jiwa yang cukup besar. Berdasarkan pemberitaan sejumlah media pada Minggu (4/4) korban jiwa meninggal di Flores Timur NTT mencapai 67 orang, sementara di Bima 2 orang.

Belum lagi dampak kerusakan tempat tinggal dan besarnya jumlah warga yang mengungsi di dua wilayah tersebut.

“Fraksi PKS kembali terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Flores Timur NTT dan Bima NTB. Atas nama Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS kami mengucapkan keprihatinan dan belasungkawa yang dalam atas musibah ini. Semoga segera teratasi dengan baik,” ungkap Jazuli.

Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini mengajak seluruh komponen bangsa bahu membahu menunjukkan kepedulian kepada saudara kita di NTT dan NTB dengan mengirim bantuan dalam bentuk apapun sesuai kapasitas dan kemampuan.

“Pertolongan dan bantuan kita atas nama kemanusiaan tanpa melihat ras, suku, dan agama. Tapi yang pasti kita saudara satu bangsa harus menunjukkan solidaritas nasional agar saudara-saudara kita di sana menjadi ringan bebannya,” ungkapnya.

Fraksi PKS DPR berkomitmen untuk terus menggalang solidaritas kepedulian dalam bentuk bantuan di setiap musibah yang terjadi di Indonesia.

“Semoga ikhtiar sederhana ini mendatangkan keberkahan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” pungkas Jazuli.