Beranda blog Halaman 325

Gagal Beraksi, Warga Desa Sakra Bawa Maling ke Kantor Polisi

HarianNusa.com, Lombok Timur – Upaya pencurian sepeda motor terjadi di Dusun Selong, Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Lombok Timur (Lotim), Selasa (14/08) pukul 16.10 Wita. Seorang pelaku yang hendak mengambil sepeda motor milik korban, digagalkan oleh korbannya sendiri.

BMKG Minta Warga Lombok Jangan Percaya Isu Gempa 8,7 SR

HarianNusa.com, Jakarta – Sesuai Undang-Undang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofosika No. 31 tahun 2009, BMKG merupakan Lembaga Pemerintah yang bertanggung jawab dalam memberikan layanan informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (khususnya info kegempaan dan tsunami) serta Kualitas Udara kepada masyarakat, maka terkait kejadian gempabumi di Lombok, Sekretaris Utama BMKG, Untung Merdijanto di Jakarta, Selasa (14/8) menjelaskan bahwa BMKG terus memonitor perkembangan selama 24 jam dan menginformasikan perkembangan gempa dari Pusat Gempa Nasional (PGN) di Jakarta.

Untung pun meminta masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoaks yang tersebar diberbagai kanal media sosial pasca terjadinya gempa bumi dibumi. “Seperti yang kita ketahui sebelumnya dalam sejumlah berita yang beredar menyebutkan BMKG menyampaikan ramalan perihal akan terjadinya gempa susulan hingga enam bulan ke depan.

Bahkan disebutkan gempa tersebut dikaitan dengan gempa yang berkekuatan hingga 8.7 SR. Ramalan tersebut dinilai membuat warga Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi khawatir dan was-was,” ucapnya.

Menurut Untung, kabar bohong sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menciptakan kepanikan di mayarakat. Hingga saat ini, tuturnya, belum ada cara ataupun teknologi untuk memprediksi secara tepat, kapan, dimana, dan beberapa kekuatan yang ditimbulkan.

Lebih lanjut, Untung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai kabar bohong yang beredar lewat media sosial. BMKG sendiri, pungkasnya selain memonitor gempabumi, BMKG pun selama 24 jam penuh terus mengupdate prakiraan cuaca, maritime, penerbangan, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami.

“Pastikan informasi hanya diperoleh dari BMKG. selain lewat website, masyarakat pun bisa memantau akun media sosial BMKG sera melalui aplikasi mobile yang bisa didownload di App Store dan Google Play Store,” imbuhnya.

Hasil Survei Gempabumi Lombok

Terkait gempabumi di Lombok, Tim BMKG yang dipimpin oleh Bambang Setiyo Prayitno, M.Si. sebagai Plt. Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu pun telah melakukan survei ke lokasi gempa bumi di Lombok. Dari perjalanan survei inilah, diperoleh hasil survei dan pemetaan lapangan gempabumi Lombok 29 Juli dan 13 Agustus 2018, seperti yang diutarakan Bambang.

Bambang dalam keterangannya mengutarakan bahwa dari survei yang dilakukan tim BMKG ditemukan tingkat kerusakan, seperti yang tertera di dalam infografis. “Zona merah menggambarkan kondisi rusak terparah (rusak berat), kondisi ini akibat percepatan tanah setempat yang tinggi saat terjadi guncangan gempabumi dan pengaruh kondisi infrastruktur di wilayah tersebut (kerentanan tinggi),” ujar Bambang.

Sementara itu, zona kuning menggambarkan tingkat kerentanan sedang atau mempunyai potensi tingkat kerusakan menengah/sedang dan untuk zona hijau menggambarkan tingkat kerentanan rendah atau mempunyai potensi tingkat kerusakan rendah.

Bambang pun menambahkan dari hasil survei ini diperoleh Informasi pemetaan yang dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan untuk rekonstruksi /rehabilitasi bangunan dan infrastruktur, serta terkait tata ruang pasca gempabumi. Adapun Jenis peta yang disajikan antara lain :

  1. Shakemap

Peta ini menampilkan informasi estimasi tingkat goncangan diwilayah terdampak akibat bahaya gempabumi, sumber data peta ini terdiri dari data PGA akselerometer stasiun wilayah Mataram, data hasil survey observasi tingkat kerusakan dilapangan dalam bentuk skala MMI dan hasil perhitungan menggunakan model fungsi attenuasi global. Dalam peta shakemap nilai terbesar dari alat yang merekam adalah sebesar 43.4 gal dengan jarak dari pusat gempa 33.7 km, sedangkan nilai 350 gal adalah nilai kesetaraan PGA dengan nilai tingkat kerusakan yang digambarkan dalam skala intensitas gempabumi (MMI).

  1. Peta Periode Dominan Getaran Tanah

Peta ini menampilkan informasi hasil estimasi nilai periode dominan getaran tanah dari rekaman alat seismometer yang dipasang di beberapa titik wilayah kerusakan dan wilayah yang tidak mengalami kerusakan. Manfaat dari peta ini dapat membantu estimasi efek lokal geologi bawah permukaan terhadap respon getaran tanah.

  1. Peta indeks Kerentanan Seismik

Peta ini menampilkan estimasi tingkat kerentanan dari bahaya gempabumi dengan menggunakan parameter hasil pengukuran periode dominan getaran tanah dengan memanfaatkan parameter amplitude H/V dengan parameter frekuensi dominan getaran tanah.

Dari hasil survei, Bambang menyarankan agar bangunan-bangunan vital dan strategis tidak dibangun di zona merah kecuali dilengkapi dengan tekonologi tahan gempa yang handal dilakukan pengawasan sangat ketat dimulai dari perencanaan sampai proses pembangunan.

“Untuk zona merah perlu dilakukan pendampingan dan pengawasan yang sangat ketat kepada masyarakat saat membangun kembali rumahnya, agar mereka mampu membangun RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) dengan tepat. Barangkali perlu dilakukan pengawasan langsung dari aparat/petugas PUPR setempat,” tambahnya.

Sementara untuk zona kuning, Ia mengutarakan perlu dilakukan pendampingan dalam pembangunan RISHA namun tidak seketat di zona merah. Berbeda halnya dengan zona hijau yang direkomendasikan perlu tetap adanya pendampingan, namun pengawasan bisa diserahkan kepada masyarakat secara mandiri.

Bambang pun berharap peta tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan tata ruang wilayah rentan gempabumi dan masyarakat diminta agar selalu bersikap tenang, namun tetap waspada. (Rilis BMKG Pusat)

Peta kerusakan gempa Lombok. (BMKG)

Satu Jenazah Korban Gempa Lombok Utara Ditemukan

HarianNusa.com, Lombok Utara – Usaha terus menerus yang dilakukan tim SAR mencari korban atas nama Syaiful Bahri yang tertimbun tanah longsor di Dusun Busur Timur Kelurahan Tempos Koa Kecamatan Rempek membuahkan hasil, Rabu (15/7) sekitar 12.30 WITA. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Gili Trawangan Kembali “Mempercantik” Diri

HarianNusa.com, Mataram – Setalah beberapa banguanan mengalami kerusakan pasca gempa bermagnitudo 7,0 Mw, kini Gili Trawangan kembali “dipercantik” seperti sedia kala.

Sitti Rohmi Pastikan Penyaluran Logistik Pengungsi Gempa Merata

HarianNusa.com, Lombok Utara – Bertempat di halaman Gelanggang Olahraga (GOR) Gondang Lombok Utara, tampak berdiri posko Sinar 5 Care sebagai posko utama dalam membantu penanganan dan pemulihan korban gempa bumi Kabupaten Lombok Utara.

Satu Pengungsi Gempa di Lombok Barat Meninggal

HarianNusa.com, Lombok Barat – Satu Orang pengungsi korban gempa bumi asal Lombok Barat meninggal dunia di pengungsian Dusun Kapek Bawah Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari, Rabu (15/8).

Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid menyempatkan diri menyolatkan jenazah seorang perempuan yang meninggal dunia di pengungsian, Dusun Kapek Bawah Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat.

Jenazah tersebut diketahui bernama Hj. Saini.Ia meninggal di RSU Kota Mataram semalam karena tensi darahnya naik tinggi akibat trauma.
Almarhumah adalah salah satu dari dua ratusan ribu pengungsi yang sangat rentan terhadap banyak penyakit ala pengungsi.

Dengan kondisi pengungsian yang seadanya, mereka terancam terhadap melemahnya ketahanan fisik akibat perubahan cuaca ekstrim siang dengan malam, debu, air bersih dan sanitasi yang seadanya, serta persoalan krusial yang paling utama, yaitu traumatik yang parah.
Hj. Saini teridap trauma tersebut. Hal itu sudah disadari menjadi kebutuhan penting saat bencana melanda.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar, H. Rachman Sahnan Putra dari awal sudah mengingatkan pentingnya trauma healing dan konseling kepada para warga terdampak gempa.

“Trauma healing ini adalah treatment untuk mengobati psikis warga, terutama anak-anak, untuk mengalihkan psikologis mereka dari suasana bencana kepada suasana normal,” jelas Rachman.

Ia mengaku, selama sepuluh hari masa tanggap darurat, pihaknya telah banyak bekerja sama dengan pihak luar untuk menyelenggarakan trauma healing dan konseling ini.

“Kita dibantu oleh para psikolog dari Universitas Indonesia, dokter lintas batas yang markasnya di Filiphina, Universitas Gadjah Mada, dan Bapelkes. Saya juga melakukan rekrut tenaga trauma healing dari staf puskesmas kita yang dilatih oleh dokter lintas batas yang setiap hari bergerak untuk pelayanan trauma healing dalam rangka memperbaiki psikolgis pengungsi,” kata Rachman.

Sepanjang masa tanggap darurat ini, ia mengaku telah melakukan kegiatan trauma healing kepada lebih dari 2.000 warga.

“Trauma healing ini minimal dilakukan sekali kepada warga,” tegasnya.

Rachman mengaku, keterbatasan fasilitas luar gedung menjadi kendala dalam pelayanan saat ini. Rasa takut akan terjadinya gempa kembali mengharuskan pelayanan dilakukan di luar gedung.

“Sehingga yang perlu dilakukan segera adalah peningkatan perbaikan pelayanan luar gedung. Makanya kami minta rumah sakit sementara dan puskesmas sementara kepada BNPB. Kami usulkan lima puskesmas sementara dan satu rumah sakit sementara. Nanti lokasinya di dekat puskesmas terdampak,” pungkas Rachman sambil menjelaskan optimismenya bahwa masyarakat Pulau Lombok akan tegar dan tangguh dalam menghadapi bencana. (f3)

Begini Arahan TGB Dalam Percepat Pemulihan Pasca Gempa

HarianNusa.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menggelar rapat terbatas dengan sejumlah kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB, di Musholla Pendopo Gubernur NTB, Rabu (15/08/2018).

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Lombok Timur

HarianNusa.com, Mataram – Gempa bumi susulan berkekuatan 4,7 magnitudo mengguncang Lombok Timur. Gempa terjadi pukul 17.04 Wita, Rabu (15/08).

Pulihkan Citra Pariwisata, FJP NTB Undang 200 Warganet ke Lombok

HarianNusa.com, Mataram – Gempa besar beruntun yang melanda Lombok baru baru ini, secara langsung membuat pariwisata daerah ini terkena imbas.

Di Lobar, Kecamatan Gunung Sari Terdampak Paling Parah

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Pasca gempa bumi yang mengguncang lombok 7 SR beberapa waktu lalu, Pos Komando Utama Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Lombok Barat (Lobar) terus melakukan update data.