HarianNusa.com, Mataram – Gempa 7,0 skala richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok pukul 19.46 Wita, Minggu (05/08) kemarin menimbulkan kerusakan parah di sejumlah tempat. Kerusakan terparah di Lombok Utara, dengan jumlah korban jiwa yang besar.
Cuaca Buruk, Pelabuhan Poto Tano Ditutup Sementara
HarianNusa.com, Mataram – Cuaca yang buruk membuat penyeberangan Poto Tano – Kayangan ditutup untuk sementara. Penutupan dilakukan pukul 22.00 Wita, Selasa (07/08). Pelabuhan akan kembali dibuka ketika kondisi cuaca membaik.
Polisi : Tetap Waspada Namun Jangan Mudah Percaya Isu Maling
HarianNusa.com, Mataram – Beberapa wilayah di Pulau Lombok geger dengan isu maling dan rampok. Bahkan, beberapa orang asing yang mereka duga sebagai maling menjadi amukan kemarahan warga. Aksi mengejar maling pun turut terjadi.
#PrayForLombok, Antara Trauma Gempa dan Isu Maling
Aparat Kepolisian mengimbau masyarakat tidak mudah percaya isu hoax yang beredar soal maling
HarianNusa.com, Mataram – Gempa susulan yang terus melanda Lombok-NTB hingga saat ini membuat masyarakat sangat trauma dan ketakutan.
Malam ini Gempa 4,0 SR Guncang Pulau Lombok
HarianNusa.com, Mataram – Gempa berkekuatan 4,0 skala richter (SR) mengguncang Pulau Lombok pukul 22.04 Wita, Selasa (07/08).
Korban Gempa di Masjid dan Puskesmas Tanjung Dievakuasi Tim SAR
HarianNusa.com, Mataram – Tim Basarnas Mataram kembali melakukan evakuasi jenazah tertimbun bangunan di Masjid Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Lombok Utara dan dan Puskesmas Tanjung Lombok Utara, Selasa (07/08).
JOIN NTB Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Percaya Isu “Hoax”
HarianNusa.com, Mataram – Masyarakat patut waspada terkait maraknya informasi menyesatkan terutama di media sosial seperti Facebook, pasca gempa yang melanda Lombok Minggu malam (5/8).
5 Orang Pasien Gempa Bumi Di RSUD NTB Meninggal
HarianNusa.com, Mataram – Pasien korban gempabumi yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB mencapai hampir dua ratusan orang.

Menurut informasi Kepala Bidang Humas RSUD NTB, Solikin hingga saat ini, Selasa (7/8/2018) pagi sebanyak 190 orang korban gempa dirujuk ke Rumah Sakit yang beralamat di Dasan Cermen Mataram ini.
Dari jumlah tersebut,5 orang diantaranya meninggal dunia.
“Jumlah paaien gempa di RSUD NTB 190 yang diterima, meninggal 5 orang dan baru pulang 9 yang terdata,” jelasnya saat dikonfirmasi media ini.
Kata dia, korban yang dirujuk ke RSUD Provinsi NTB itu sebagian besar berasal dari Kabupaten Lombok Utara.
“Mayoritas pasien gempa yang dirujuk berasal dari KLU,” lanjutnya.
Pelayanan medis masih dilakukan di areal parkir RSUD NTB dikarenakan ketakutan terhadap terjadinya gempa susulan.
Sebagaimana diketahui Pulau Lombok telah diguncang gempabumi yang sangat dahsyat dengan kekuatan 7 SR pada Minggu (5/8), sebelumnya (29/7) minggu lalu juga terjadi gempa dengan kekuatan 6,4 SR. Dimana gempabumi tersebut mengakibatkan ribuan rumah hancur dan 98 orang meninggal dunia. (f3)
