More
    Beranda blog Halaman 36

    Lombok Barat Raih Penghargaan Dalam Melestarikan Bahasa Daerah

    HarianNusa, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menorehkan prestasi yang membanggakan daerah. Terbaru Pemda Lombok Barat meraih penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai Kepala Daerah yang peduli dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah. Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2025 di Jakarta, Senin 26 Mei 2025. Hadir dalam kegiatan ini Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Pendidikan dasar dan Menengah, Pejabat Kementerian, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Para Kepala Daerah, serta tamu undangan lainnya.

    Wakil Bupati Lombok Barat yang akrab disapa UNA (Ummi Nurul Adha) mengatakan prestasi ini adalah hasil kerja keras semua pihak di Lombok Barat. Ia mengatakan semangat kolaborasi dan kebersamaan menjadi salah satu kunci sukses dalam melaksanakan berbagai pembangunan. Ia bersama Bupati Lombok Barat akan terus menerapkan penilaian berbasis kinerja untuk meningkatkan daya saing dan pencapaian target daerah. Ia mengatakan bahasa daerah menjadi aset penting dan berharga bagi daerah sehingga harus terus dilestarikan dalam kehidupan. “Tentunya berbagai prestasi ini diraih dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan. Kami berharap agar perjuangan kita dalam mewujudkan Lombok Barat maju, mandiri dan berkeadilan dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.

    Sementara itu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya melestarikan bahasa daerah yang merupakan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa ini. Bahasa daerah ini menjadi entitas yang tersebar dari sabang sampai marauke. Karenanya keberadaan bahasa daerah ini harus tetap dilestarikan ditengah tengah era globalisasi saat ini. “Kita mendorong agar anak anak kita mengekspresikan kreativitasnya melalui bahasa daerah yang tercermin dalam prilaku dan sikapnya. Ini adalah keberagaman dan kekayaan luar biasa yang dimiliki oleh bangsa kita. Tentunya setiap bahasa memiliki nilai tersendiri dalam kehidupan kita. Mari kita terus lestarikan bahasa daerah sebagai kekayaan yang bangsa ini miliki,”ujarnya.

    Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2025 ini dimeriahkan oleh penampilan atau pentas dari anak anak bangsa yang membawakan pentas menggunakan bahasa daerah dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada berbagai daerah di Indonesia. Untuk Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat, Kepala Daerah yang memperoleh penghargaan yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kota Bima. Penghargaan ini diberikan oleh Mendikdasmen atas kepedulian dan usaha dalam melestarikan bahasa daerah. (F3)

    Ket. Foto:

    Wabup Lombok Barat Hj. Nurul Adha (dua dari kanan) saat menerima penghargaan. (Ist)

    Lapas Lombok Barat dan Dinas Dikbud Lombok Barat Siap Bentuk PKBM Wujudkan Hak Pendidikan Warga Binaan

    HarianNusa, Lombok Barat – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan belajar bagi para Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat Kanwil Ditjenpas NTB dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat sepakat akan membentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). 

    Kepala Lapas Lombok Barat, M Fadli menjelaskan pembentukan  PKBM ini merupakan sebuah program untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan yang belum mendapat ijazah agar ketika nantinya sudah selesai menjalani masa pidana mereka dapat memanfaatkannya untuk kelangsungan hidup. 

    “Warga binaan nantinya akan menjalani proses belajar pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A atau pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD/MI, Paket B pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP/MTs dan Paket C atau pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA/MA,” papar M Fadli usai menerima kunjungan Dinas Dikbud pada, Senin (26/05/2024).

    Ia melanjutkan, pembentukan PKBM ini adalah dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), serta pembinaan dan pemberian pendidikan non formal bagi narapidana ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan, dan ini diimplementasikan dengan pelaksanaan pendidikan non formal bagi warga binaan.

    “Bahwa warga binaan itu berhak mendapatkan pendidikan, jadi amanat dari Undang-Undang itu (UU No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan), dan Alhamdulillah disambut baik oleh Dinas Dikbud Lombok Barat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Lombok Barat melalui Kasi Kelembagaan dan Sarpras Bidang Paud PNF Dinas Dikbud Kab. Lobar, Muhammad Suandi menyatakan pihaknya siap bekerjasama untuk mewujudkan cita-cita baik tersebut. 

    “Alhamdulillah, dari kunjungan hari ini, Lapas Lombok Barat sendiri telah siap dari segala aspek. Fasilitas yang tersedia sudah sangat layak  dan memadai. InsyaAllah mengenai proses dan mekanismenya segera akan kami sama – sama tindak lanjuti segera,” ucap Suandi.

    Dalam mewujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan, Lapas Lombok Barat membutuhkan dukungan, baik dari instansi pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat, dengan kerja sama sebagai salah satu upayanya. Oleh karena itu, Sinergitas kali ini akan memberikan peluang besar khususnya dibidang pendidikan non formal melalui terbentuknya PKBM. (F2)

    Ket. Foto:

    Kepala Lapas Lombok Barat M. Fadli menerima kunjungan silaturahmi dari Dinas Dikbud Lobar. (Ist)

    Jusuf Kalla: Pemimpin Tangguh Harus Mengambil Keputusan Tepat Saat Krisis Datang

    0

    Jakarta, 24 Mei 2025 — Dalam acara Meet The Leader Universitas Paramadina bertajuk “Leading Through The Storm: Resilient Leadership in Time of Crisis”, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, H.M. Jusuf Kalla, menegaskan bahwa peran pemimpin bukan sekadar memimpin, tetapi juga menginspirasi, mempersatukan, dan mengambil keputusan yang tepat di tengah situasi genting.

    Program ini merupakan rangkaian dari acara peresmian Universitas Paramadina Kampus Kuningan di Trinity Tower dan Auditorium Benny Subianto. Berbicara di hadapan hadirin yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan masyarakat umum, JK menekankan pentingnya ketegasan dan keberanian seorang pemimpin. “Tugas pemimpin adalah menginspirasi, mempersatukan, memberikan dorongan semangat, dan harus bertanggung jawab karena dia harus mengambil keputusan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keputusan yang baik harus cepat, punya dasar, dan dipahami oleh bawahan.

    Dalam pidatonya, JK juga menyoroti kondisi global yang penuh gejolak. Ia menyebut konflik Rusia-Ukraina, Israel-Hamas, hingga ketegangan di Asia seperti China-Taiwan dan Korea Selatan-Korea Utara sebagai tantangan nyata bagi stabilitas dunia, yang juga berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

    “Perang Rusia dan Ukraina membuat pasokan gandum terhambat dan gas Rusia ke Eropa tersendat. Negara-negara seperti Jerman dan Prancis pun mengalami kelangkaan energi,” jelas JK.

    Ia juga mengkritik kebijakan tarif tinggi mantan Presiden AS, Donald Trump, yang menurutnya justru merugikan rakyat Amerika sendiri. “Trump belum paham, justru kebijakan tarif tinggi itu akan membebani rakyat USA,” katanya. Ia menilai kebijakan semacam itu adalah bentuk “kebijakan bunuh diri” yang memperburuk perang dagang global.

    Di tingkat nasional, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa efek dari krisis global memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menyebut pertumbuhan yang semula direncanakan 5,2% menjadi hanya 4,8%. “Bukan salah Prabowo,” tegas JK, “tetapi ini akibat akumulasi masalah masa lalu dan tekanan global saat ini.” Karena itu, pemerintahan saat ini harus mengambil langkah efisiensi, meski hal ini berdampak pada terhambatnya sejumlah program.

    JK pun menyoroti kondisi dalam negeri yang memprihatinkan, seperti meningkatnya PHK dan melemahnya konsumsi rumah tangga. Ia menyebut fenomena ini sebagai “negative cycle” yang memperparah kemerosotan ekonomi. Menurutnya, tumbuhnya premanisme juga merupakan dampak dari pengangguran massal akibat krisis ekonomi.

    Menutup pidatonya, JK mengajak generasi muda untuk memahami dinamika kepemimpinan di tengah krisis. “Pemimpin yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil dalam kondisi normal, tetapi mereka yang mampu mengambil keputusan tepat saat badai datang,” pungkasnya.

    Upaya Jemput Bola Dukcapil Sepi Peminat, Warga Perumahan Masih Ogah Jadi Penduduk Lombok Barat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Upaya jemput bola yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat untuk mendata dan memfasilitasi perpindahan KTP bagi warga perumahan, rupanya belum membuahkan hasil yang menggembirakan.

    Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat, H. Saepul Akhkam, mengklaim warga perumahan memang kurang antusias untuk migrasi menjadi penduduk Lombok Barat. Hal itu disampaikannya usai jemput bola di Perumahan Lingkar Muslim Desa Bajur dan Sudak Palace Desa Terong Tawah.

    "Masyarakat di dua perumahan ini memang kurang antusias menjadi penduduk tetap. Padahal kita sudah sosialisasi jauh-jauh hari, tapi yang datang sangat sedikit," ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (25/5/2025).

    Dari ratusan rumah dan Kepala Keluarga yang disasar, pihak Dukcapil hanya didatangi kurang dari lima puluh kepala keluarga di dua tempat dalam dua malam berturut-turut. "Selama dua malam kami turun, hanya sedikit yang datang dan sadar ingin pindah. Ratusan rumah lainnya tidak. Mungkin saja sudah ber KTP Lombok Barat, tapi mungkin juga tidak dan tidak tertarik menjadi penduduk Lombok Barat," terang mantan Kepala Dinas Arpusda dan Dinas Pariwisata itu.

    Terpisah, Kepala Desa Bajur, Ahmad Husni, mengaku pihaknya dan pihak Desa Terong Tawah sudah melibatkan para Kepala Dusun dan Ketua RT untuk gencar menginformasikan kegiatan dan menghimbau agar warga non KTP Lombok Barat bersedia dilayani untuk menjadi warganya. "Para Ketua RT mengumumkan pelayanan ini jauh-jauh hari. Bahkan setiap selesai ibadah shalat diumumkan melalui toa masjid," terang Ahmad Husni.

    Hal senada juga diungkap oleh salah seorang Ketua RT di Perumahan Lingkar Muslim. "Kami sudah berusaha, tapi memang banyak warga yang pulang kampung," terang sang Ketua RT, Saiful Bahri.

    Berdasarkan data yang dimiliki Kepala Desa Bajur, di Perumahan Lingkar Muslim paling sedikit terdapat tiga ratus lima puluh rumah dengan tingkat keterisian rumah melebihi delapan puluh lima persen. Perumahan yang berada persis di sisi ruas jalan rusak yang sempat viral itu memang cukup padat. Di sekitarnya juga terdapat banyak perumahan lama dan bahkan beberapa lagi ada perumahan yang baru lima tahun terakhir terbangun. Menurut Camat Labuapi Lalu Rifhandani, perumahan-perumahan itu banyak dihuni oleh para pegawai negeri dan swasta serta wiraswasta yang datang dari berbagai wilayah lain. Tidak hanya warga seputar Nusa Tenggara Barat, bahkan juga dari luar. Menurutnya, banyak pengembang yang tidak memberikan data berapa unit yang terisi dan berasal dari daerah mana.

    "Bagi developer yang penting rumah laku. Tidak peduli siapa yang beli. Harapan saya ke depan agar pihak developer juga bisa membantu informasi dan data pemilik rumah agar sinkron dengan seluruh program pemerintah," harapnya.

    Menurut Dani, sapaannya, data kependudukan yang ada akan mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam seluruh pembangunan. Tidak hanya untuk urusan ketentraman, ketertiban, dan penanggulangan masalah lingkungan dan sosial, bahkan untuk persoalan politik elektoral.
    "Di setiap Pilkades sampai Pilkada, komplek perumahan selalu menjadi perhatian. Mau milih atau tidak. Mau milih di komplek atau pulang ke tempat asal. Padahal dengan banyaknya perumahan di kecamatan Labuapi, sangat mungkin akan berpengaruh terhadap jumlah kursi di dapil dan di DPRD. Jadi kegiatan pendataan dan migrasi penduduk yang diselenggarakan Dukcapil berimbas banyak," paparnya.

    Dani berharap pada kegiatan berikut di perumahan lainnya bisa diikuti sebanyak-banyaknya warga agar bersedia menjadi penduduk permanen di Lombok Barat. "Kalau sudah pasti punya rumah di situ, tidak ada masalah jika pindah ber KTP tetap di sana. Dukcapil sudah siap membantu," pungkas Dani. (F2)

    Ket. Foto:
    Kegiatan jemput bola pelayanan Adminduk di salah satu perumahan di kecamatan Labuapi oleh dinas dukcapil Lombok Barat. (Ist)

    Car Free Night Gerung, Wabup UNA : UMKM dan Masyarakat Tersenyum Bahagia

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Kerja nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dibawah Kepeminpinan Bupati H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) mulai terlihat hasilnya. Belum genap 100 hari memimpin Pasangan LAZADHA berhasil membuat ramai Kota Gerung yang merupakan prioritas LAZADHA di tahun 2025. Hal tesebut terlihat dalam gelaran Car Free Nite, Sabtu 24 Mei 2025 yang dipadati oleh masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Lobar UNA (Ummi Nurul Adha) yang didampingi oleh direktur rumah sakit, Direktur PTAM Giri Menang, Kepala OPD dan ribuan masyarakat.

    Dalam sambutannya Wabup UNA mengatakan upaya Pemda dalam meramaikan dan menghidupkan kota gerung sudah mulai membuahkan hasilnya. Melalui gelaran CFN Gerung kota gerung yang tadinya sepi aktivitas menjadi sangat ramai aktivitas. Hal ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak sehingga ikhtiar meramaikan kota gerung dapat terwujdu. “Ini adalah ikhtiar dan upaya yang kita lakukan bersama sama dalam rangka menghidupkan kota gerung. Bapak Bupati dan kami serta seluruh Jajaran Pemerintah Daerah terus berupaya agar Gerung yang merupakan Ibu Kota Kabupaten agar ramai dan hidup. Tentu nanti akan didukung dengan adanya alun alun kota gerung,” ujarnya.

    Wabup UNA juga mengatakan adanya kegiatan CFN Gerung ini juga berimbas pada meningkatkan perputaran ekonomi di Lombok Barat. Hal ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh UMKM dan Pedagang kecil yang jualannya laris manis di area CFN ini. Para pedagang kecil dan UMKM sangat senang dan bahagia dengan adanya CFN Gerung ini karena mereka menjadi hidup dan tumbuh. “Tentu ini memberi manfaat yang besar bagi UMKM dan Pedagang Kecil. Setiap kami keliling ke stand UMKM mereka menyampaikan ungkapan senang dan bahagia. CFN Gerung membuat masyarakat dan UMKM Tersenyum Bahagia” ujarnya.

    Pada CFN Gerung edisi 24 Mei 2025 ini, Rumah Sakit Patut Patuh Patju menjadi pihak penyelanggara. Dalam gelaran ini CFN Gerung menghadirkan atraksi dan pentas seni dari siswa Lombok Barat, band dan artis nia dirga serta Eka Mustika Ayu. Kegatian CFN gerung juga akan diramaikan oleh senam sehat dan Fun Walk yang akan dilaksanakan hari Minggu 25 Mei 2025. Kegiatan ini berjalan lancar dan dihadiri oleh ribuan masyarakat. (F2/Kom)

    Jama’ah Calon Haji Lobar Meninggal, Pemda Lobar Melayat ke Rumah Duka

    0

    HarianNusa, Sekotong – Setelah menerima informasi tentang meninggalnya salah seorang Jama’ah Calon Haji dari Lombok Barat atas nama Sahrim Sulaiman, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melayat atau berkunjung ke rumah duka di Dusun Labuhan Poh, Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Sabtu, 24 Mei 2025. Hadir mewakili Pemerintah Daerah Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi, Kabag Kesra Setda Lobar Afgan Kusumanegara, Camat Sekotong Lalu Pardita Utama. Sementara di rumah duka tim Pemda Lobar diterima oleh Muhammad Azhar, Putra dari Almarhum Sahrim Sulaiman, yang didampingi oleh Kepala Desa Batu Putih, Kadus Labuan Poh, Tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan tersebut H. Fauzan Husniadi mewakili Pemda Lombok Barat menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Jama’ah Calon Haji Lobar atas nama Sahrim Sulaiman. Ia juga menyampaikan secara langsung salam dari Bupati dan Waki Bupati Lombok Barat yang turut berduka atas meninggalnya almarhum di mekkah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan atas musibah ini. "Kami atas nama Pemerintah Daerah Lombok Barat menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Bapak Sahrim Sulaiman semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT,"ujarnya.

    Fauzan Husniadi menyampaikan kehadirannya bersama jajaran ke rumah duka sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah kepada keluarga Jama’ah Calon Haji Lobar yang meninggal di tanah suci. Selain itu hal ini juga merupakan perintah langsung dari Bupati LAZ yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. Menurut Fauzan, Bupati LAZ memberikan perhatian khusus pada para Jama’ah Calon Haji Lombok Barat agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar. Dalam kesempatan ini Pemda juga menyerahkan tanda duka cita kepada keluarga almarhum. "Ini adalah bentuk kepedulian dan Perhatian Pemerintah Daerah terhadap para Jama’ah Calon Haji asal Lombok Barat. Sesuai pesan bapak Bupati agar Pemda harus hadir ditengah tengah masyarakat sehingga kami hadir disini untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga almarhum secara langsung. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,"harapnya.

    Sementara itu Muhammad Azhar menyampaikan terima kasih kepada Pemda Lombok Barat khusus Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Hal ini karena Pemda Lombok Barat telah memberikan perhatian secara khusus dan langsung kepada keluarga almarhum. Ia bersama keluarga tabah dan ikhlas atas musibah ini. Hal ini adalah takdir dan ketetapan dari Allah SWT. "Kami sampaikan terima kasih kepada Pemda dan kami juga berdoa agar almarhum diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,"ujarnya.

    Sebelumnya salah seorang Jama’ah Calon Haji asal Lobar bernama Sahrim Sulaiman meninggal dunia di tanah suci mekah. Kabar ini disampaikan langsung oleh Bupati Lobar LAZ melalui wa grup. Dari informasi dilaman kementerian agama propinsi Nusa Tenggara Barat, Sahrim Sulaiman termasuk pada jama’ah calon Haji Kloter 1 Lombok. Ia termasuk salah satu jama’ah calon haji yang menggunakan kursi roda dari 5 jama’ah calon haji yang menggunakan kursi roda.

    Dari 384 jamaah ini sebanyak 5 orang jamaah menggunakan kursi roda atas nama 1.Sahrim Sulaiman asal Sekotong , 2. Musib Paharudin asal Gerung, 3.Le Hantik Mawardi asal Gerung,4. Dirasih Durasit asal Narmada dan 5.Inaq Saimah Janurah asal Lingsar. Rombongan Jama’ah Calon Haji yang tergabung dalam kloter 1 dilepas secara resmi pada Kamis, 1 Mei 2025. Sedangkan jadwal keberangkatan (Take off ) pada Jum’at, 2 Mei 2025 pukul 01:50 WITA Route penerbangan: LOP – MEd dengan nomor penerbangan ( Flight Numb ).GIA5101. (F2)

    Bupati LAZ Sampaikan Kabar Duka, Seorang Jama’ah Calon Haji Lombok Barat Meninggal Dunia

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Seorang Jama’ah Calon Haji asal Lombok Barat yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Lombok meninggal Dunia. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dari Tanah Suci Mekah, Sabtu, 24 Mei 2025.

    Bupati LAZ menyampaikan bahwa salah seorang Jama’ah Calon Haji asal Lombok Barat yang tergabung dalam Kloter 1 Lombok atas nama Sahrim Sulaiman meninggal dunia. Dari Informasi yang diperoleh Almarhum Sahrim Sulaiman berasal dari Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong. Dalam kesempatan ini Bupati LAZ menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Jama’ah Calon Haji asal Lombok Barat. “Kami atas nama pemerintah daerah sampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah seorang Jama’ah Calon Haji asal Lombok Barat di tanah suci. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,”ujarnya.

    Dalam kesempatan ini Bupati LAZ meminta jama’ah calon haji dari Lombok Barat untuk menjaga stamina dan kesehatan. Selain itu ia juga meminta agar para jama’ah calon haji dapat fokus dan konsentrasi pada ibadah utama. “Semoga semua jama’ah calon haji khususnya dari Lombok Barat diberikan kelancaran dalam beribadah dan memperoleh haji mabrur,”ujarnya.

    Dari informasi di laman kementerian agama propinsi Nusa Tenggara Barat, Sahrim Sulaiman termasuk pada jama’ah calon Haji Kloter 1 Lombok. Ia termasuk salah satu jama’ah calon haji yang menggunakan kursi roda dari 5 jama’ah calon haji yang menggunakan kursi roda. Dari 384 jamaah ini sebanyak 5 orang jamaah menggunakan kursi roda atas nama 1.Sahrim Sulaiman asal Sekotong , 2. Musib Paharudin asal Gerung, 3.Le Hantik Mawardi asal Gerung,4. Dirasih Durasit asal Narmada dan 5.Inaq Saimah Janurah asal Lingsar. Rombongan Jama’ah Calon Haji yang tergabung dalam kloter 1 dilepas secara resmi pada Kamis, 1 Mei 2025. Sedangkan jadwal keberangkatan (Take off ) pada Jum’at, 2 Mei 2025 pukul 01:50 WITA Route penerbangan: LOP – MEd dengan nomor penerbangan ( Flight Numb ) GIA5) . (F3)

    [attach 1]

    Rakor Tim Koordinator SPBE 2025, Asisten III : Kuatkan Kolaborasi Menuju Pemerintahan Digital

    0

    HarianNusa, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kominfotik menggelar Rakor Tim Koordinator SPBE 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, RABU, 21 MEI 2015. Hadir dalam kegiatan ini Asisten III Setda Lobar H.Fauzan Husniadi, Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan, Kadis PUPR Ahad Legiarto, Kadis Dikbud M.Hendrayadi, Direktur RSUD Tripat dr. Suryadi, perwakilan OPD, operator OPD dan Tamu Undangan lainnya.

    Dalam sambutannta Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi mengatakan kegiatan hari ini diselenggarakan dalam rangka Penguatan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dan mendukung Transformasi Digital. Hal ini diperlukan untuk mendukung upaya pemkab Lobar melalui dinas Kominfotik dalam meningkatkan indeks SPBE Kabupaten Lombok Barat. Karena indikator indikator dalam asesmen atau penulisan SPBE berasal dari sejumlah OPD. "Karenanya mari kita Kuatkan Kolaborasi untuk mendukung Pemerintahan Digital di Lombok Barat. Ini semua membutuhkan kerjasama dan Kolaborasi semua pihak agar indeks SPBE kita bisa lebih baik lagi,"harapnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan mengatakan pihaknya bersama seluruh jajaran membutuhkan dukungan penuh dari semua tim yang berasal dari semua OPD. Hal ini agar indeks SPBE Lobar bisa terus meningkat. Ia mengatakan terdapat sejumlah komponen yang nilainya masih rendah antara 1 hingga 2, sehingga membutuhkan kerja keras dari semua pihak agar nilai ini bisa naik terus. "Indeks SPBE kita tahun 2024 sebesar 3,05 terjadi meningkatkan dari tahun 2023 yaitu 2,77. Target kita tahun 2025 agar bisa lebih baik lagi sehingga membutuhkan bantuan rekan rekan admin atau operator OPD untuk melengkapi indikator yang belum tersedia,"ujarnya

    Sementara itu Kepala Bidang Aptika Diskominfotik Lobar, Sumirah menyampaikan pencapaian indeks SPBE Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2025 diharapkan dapat meninngkat dari sebelumnya. Sehingga Rakor ini dibuat agar indeks SPBE Lombok Barat bisa semakin meningkatkan dari sebelumnya. "Kita harapkan Rakor atau rapat tim Koordinator SPBE ini bisa membuat perubahan mendasar dalam tata kelola Pemerintahan Digital sehingga SPBE Lombok Barat bisa menjadi terbaik di NTB"ujarnya.

    Dalam Kesempatan tersebut, seluruh OPD yang hadir melaporkan pelaksanaan implementasi SPBE dan kendala yang dihadapi sekaligus mencari solusi bersama. SPBE harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, agar tidak tertinggal dengam daerah lain. Target indeks SPBE tahun ini harus meningkat dari Target yang telah ditetapkan. Hal ini tentu memerlukan sinergitas antar irganisasi Perangkat Daerah se- Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung kelengkapan data yang dibutihkan. Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki tugas untuk mengkoordinasikan terkait sarana dan prasarana Tekhnologi Informatika untuk mendukung implementasi SPBE di Kabupaten Lombok Barat. (F2/ikp)

    Polres Lombok Barat Ungkap 21 Kasus Narkoba, Ratusan Gram Sabu Dimusnahkan

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan minuman keras ilegal. Dalam kurun waktu empat bulan terakhir, Polres Lobar berhasil mengungkap 21 kasus narkotika dengan 33 tersangka dan memusnahkan ratusan gram sabu serta ribuan liter miras hasil Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

    Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (23/5/2025) di Mapolres Lombok Barat, Kapolres AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., mengungkapkan bahwa total 157,96 gram sabu dan 26,71 gram ganja berhasil disita dari para pelaku. Dari jumlah tersebut, 105,7 gram sabu langsung dimusnahkan sebagai bentuk komitmen perang terhadap narkoba.

    “Selama Januari hingga April 2025, kami berhasil mengungkap 21 kasus narkotika, mengamankan 33 tersangka—30 pria dan 3 wanita. Ini adalah bukti nyata keseriusan kami,” tegas AKBP Yasmara.

    Kecamatan Labuapi dinyatakan sebagai wilayah paling rawan dengan 10 kasus terungkap, disusul Batulayar dengan 5 kasus. Salah satu wilayah yang disorot adalah Karang Bongkot, yang dianggap sebagai “zona merah” peredaran narkoba.

    Kasat Resnarkoba AKP I Nyoman Diana Mahardika, S.H., mengungkapkan bahwa sebagian besar narkoba masuk dari luar Lombok Barat, bahkan hingga ke Lombok Timur. Ia juga menyoroti peran perempuan dalam jaringan ini. “Dua dari tiga tersangka perempuan berperan sebagai pengedar dan perantara,” jelasnya.

    Tak hanya narkoba, Polres juga menyita ribuan liter miras dari berbagai jenis dalam razia kafe-kafe ilegal. Di antaranya tuak, brem, anggur merah, hingga berbagai merek bir. Semua barang bukti ini turut dimusnahkan bersama narkotika, disaksikan oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

    AKBP Yasmara berharap, langkah tegas ini mampu menjadikan Lombok Barat sebagai daerah yang aman dan religius. “Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tapi juga pencegahan. Sosialisasi bersama BNN, Pemkab, dan dinas-dinas terkait terus digalakkan,” tambahnya.

    Kinerja Polres Lombok Barat mendapat apresiasi dari BNNP NTB. “Empat bulan dan sudah lebih dari satu ons sabu disita, ini luar biasa,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP NTB, Kombes Pol. Dr. Gede Suyasa.

    Sinergi lintas sektor juga diperkuat, termasuk mendorong rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba melalui puskesmas dan BNN. Ke depan, kerja sama operasi gabungan dan pemetaan jaringan akan ditingkatkan, khususnya di wilayah rawan seperti Karang Bongkot dan Sekotong.

    Dengan pemusnahan barang bukti ini, Lombok Barat menegaskan komitmennya: perang terhadap narkoba bukan hanya slogan, tapi gerakan nyata. (F2)

    Ket. Foto:
    Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolres Lombok Barat. (HarianNusa)

    Ketua PMI Lobar Terpilih Haris Karnaen Bertekad Kembalikan Fungsi Relawan

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Ketua Terpilih Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat Haris Karnaen mengaku akan mengembalikan tugas dan bukan fungsi relawan sebagai mestinya setelah didaulat menjadi ketua PMI. Sebagai ketua terpilih, Haris memperkuat layanan kemanusiaan.

    "Ini adalah amanah, harapan, dan tanggung jawab besar yang saya emban dengan penuh kerendahan hati," ujarnya, Kamis malam (22/5/2025).

    Haris mengucap terimakasih telah diberikan kepercayaan, dukungan, dan doa. Kemenangan ini kata politikus Partai Demokrat itu adalah kemenangan kita bersama, kemenangan seluruh keluarga besar PMI, kemenangan gerakan kemanusiaan di Lombok Barat.

    "Saya berjanji akan menjaga kepercayaan ini dengan kerja nyata. PMI bukan sekadar organisasi, tapi adalah panggilan nurani. Kita hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, saat bencana datang, saat darah dibutuhkan, dan saat kemanusiaan dipertaruhkan," tegasnya.

    Ke depan, Haris berujar, pengurus akan memperkuat kapasitas relawan, memperluas jaringan donor darah, dan meningkatkan respon cepat terhadap bencana.

    "Yang terpenting kita wujudkan PMI yang terbuka, inklusif, dan berdampak," ujarnya.

    Haris juga akan mengajak seluruh elemen, baik yang memilih saya maupun yang belum untuk bersatu. Perbedaan dalam pemilihan adalah bagian dari demokrasi.

    "Tapi setelah ini, yang utama adalah bersinergi demi satu tujuan: kemanusiaan. Mari kita melangkah bersama, bukan hanya dengan langkah kaki, tetapi dengan langkah hati," tegas Haris.

    Untuk itu, Haris mengajak seluruh relawan memperkuat misi, tekad, untuk satu kemajuan PMI Lombok Barat. "Mari kita bekerja, bukan untuk populer, tetapi untuk bermanfaat. Bukan untuk dilihat, tetapi untuk dirasakan," ujarnya.

    Sekretaris PMI NTB Lalu Dody Setiawan menjelaskan Muskab PMI Lombok Barat ini telah dilakukan secara resmi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

    "Kegiatan Muskab ini inline semua dengan UU nomor 1 tahun 2018 sampai dengan tata tertib di Muskab ini. Tidak ada yang melanggar," kata Dody.

    Menurut Dody dari 7 bakal calon yang mengambil formulir lima calon ketua antara lain: Hasan Basri, Samsyul Arifin, Fatur Rahman, Agus Sastrawan dan H. L Sadri tidak bisa dipilih karena tidak mengembalikan formulir pendaftaran pada rapat pleno ketiga.

    Dari hasil pemilihan anggota DPRD dari Dapil III Lombok Barat Haris Karnaen terpilih menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2025-2030 dengan mendapat 9 suara dari total 13 suara pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Lombok Barat, Kamis malam (22/5/2025).

    "Pak Haris dapan 9 suara dan pak Lalu Winengan dapat 4 suara berdasarkan hasil pemungutan," urainya.

    Berdasarkan Keputusan Musyawarah Kabupaten Palang Merah Indonesia Lombok Barat nomor: 031/MUSKAB/V/2025 Haris Karnaen resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih. (F2)

    Ket Foto

    Ketua Terpilih Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat Haris Karnaen. (Ist)

    error: Content is protected !!