More
    Beranda blog Halaman 421

    Mukernas I Forjim, TGB Ajak Sebarkan Kebaikan Melalui Tulisan

    HarianNusa.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. TGH. M. Zainul Majdi, membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Forum Jurnalis Muslim (Forjim) di Aula Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB, Selasa (20/2/2018).

    Dalam sambutan pembukaannya Gubernur yang lebih terkenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut mengajak seluruh jajaran Forjim untuk senantiasa menyebarkan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat melalui tulisan.

    TGB mengatakan ide atau gagasan dari para jurnalis muslim yang tertuang dalam bentuk tulisan harus berisikan kebenaran, bukan isu-isu yang masih diragukan kebenarannya.

    “Mukernas Forjim ini akan menjadi titik awal dari kebangkitan jurnalis muslim di kancah nasional dalam meyuarakan kebenaran dan ide-ide serta gagasan untuk kebangkitan bangsa, baik dalam bidang ekonomi dengan prinsip pemerataan dan bidang pendidikan melalui dakwah-dakwahnya,” tegasnya.

    Melalui kegiatan yang bertajuk “Menguatkan Peran Jurnaslis Muslim untuk Kemajuan Umat”,
    TGB berharapan ke depan Forjim harus mampu mengintegrasikan agenda kebangsaan dengan agenda keumatan, dengan prinsip dasar untuk menghadirkan keadilan dan persatuan antar umat di tingkat nasional bahkan internasional.

    “Apapun yang dilakukan oleh organisasi ini kedepan harus mampu memberikan impact terbaik bagi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harapnya.

    TGB juga mencontohkan kejayaan tulisan-tulisan jurnalis muslim pada masa orde baru, sehingga tulisan-tulisannya selalu dinanti oleh masyarakat untuk dibaca.

    “Jurnalis muslim harus lebih maju dan berkembang di era keterbukaan informasi saat ini,” ujarnya.

    TGB menggambarkan bahwa jurnalis muslim tidak selalu indentik dengan isi berita mengenai ilmu Fiqih dan ilmu agama saja, tetapi juga berbicara Indonesia yang terintegrasi dengan dia agenda-agenda keummatan, baik dalam posisi ekonomi yang berkeadilan, pendidikan sebagai da’i dengan tulisan dan ide yang konstruktif tentang pendidikan.

    “Mengeluarkan ide-ide untuk kebaikan ummat jauh lebih penting dari pembelaan umat”, ujarnya.

    Lebih jauh TGB mengatakan terkait situasi akhir-akhir ini di media-media mainstrem, dimana banyak sekali wacana-wacana yang terlempar ke publik, namun sering hilang tanpa ada solusi, Forjim harus bisa mendedikasikan sebuah media dalam bentuk edukasi yang melahirkan solusi kepada umat.

    “Inilah yang akan menjadi pembeda dan keistimewaan Forjim dengan media-media yang lain,” pungkasnya.

    Sebelumnya dalam kesempatan yang sama ketua Forjim Dudy Syabani Takdir menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi NTB yang telah memfasilitasi pelaksanaan Mukernas I Forjim sehingga dapat berjalan dengan baik.

    Ia mengutarakan alasan utamanya memilih NTB sebagai lokasi Mukernas I Forjim, karena ingin belajar dan sekaligus menyaksikan secara langsung kesuksesan NTB dengan predikat halal tourismnya.

    “Kami berharap dengan Mukernas I Forjim ini akan menjadi momentum dalam melahirkan ide-ide dan formula yang strategis dalam merespon isu-isu kebangsaan saat ini, terutama mengambil contoh-contoh positif dari NTB untuk diaplikasikan di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia,” harapnya. (f3)

    Ada Pocong di Jalur Bypass BIL II Lombok Barat

    HarianNusa.com, Mataram – Unik dan kreatif, itulah yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat (Lobar) dalam melakukan sosialisasi ketertiban lalu lintas di Bypass BIL II Lobar, Selasa (20/02).

    Zul-Rohmi: Bersatulah Kaum Perempuan dan Jilbab Ijo!

    HarianNusa.com, Mataram – Slogan Bersatulah Kaum Perempuan dan Jilbab Ijo tetap didengungkan oleh Cawagub nomor urut 3, Sitti Rohmi Djalilah dalam setiap pertemuan dengan konstituennya. Atensi Sitti Rohmi tidak terlepas dari tekadnya untuk menyatukan suara perempuan dan “jilbabers ijo” sebagai simbolisasi perempuan pendukung setia Zul-Rohmi.

    Baiq Gita: Terima Kasih Warga NTB Atas Doa dan Dukungannya

    HarianNusa.com, Mataram – Baiq Gita Febiliyasni merupakan perwakilan asal NTB yang lolos dalam Liga Dandut Indonesia yang diselenggarakan stasiun televisi swasta Indosiar. Gita lolos setelah berhasil memperoleh SMS dukungan tertinggi dari empat kontestan lain asal NTB.

    Revisi UU MD3: Kartu Merah untuk DPR

    Oleh: Satria Madisa

    Demokrasi sebuah sistem politik dengan legitimasi masyarakat dunia. Terbukti sistem ini banyak dijadikan asas bernegara.

    Berpikir Cerdas Menyikapi Berita “Hoax” Gempa Bumi

    Oleh: I Gusti Ketut Satria Bunaga, S.Tr

    Observer BMKG Stasiun Geofisika Mataram

    Guncangan di permukaan tanah akibat gempa bumi, beberapa kali dirasakan langsung oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya. Bagaimana tidak, rata-rata hampir seribu gempa bumi terjadi tiap tahunnya di NTB dan bahkan tsunami pun pernah melanda Bumi Gora ini. Berdasarkan riwayat itulah, wilayah NTB dan sekitarnya dapat dikatakan daerah rawan gempa bumi dan tsunami.

    Pencuri di Kantor Desa Ekas Buana Ditembak Polisi

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Tim Buser Sat Reskrim Polres Lombok Timur (Lotim) dan Polsek Jerowaru melakukan penangkapan seorang terduga pencuri yang membobol Kantor Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Lotim. Penangkapan dilakukan Kamis (15/02) lalu.

    Belasan Investor Amerika Tertarik Berinvestasi di NTB

    HarianNusa.com, Mataram – Belasan orang investor asal Amerika Serikat berminat berinvestasi dan menanamkan sahamnya di berbagai sektor di NTB seperti real estate, kesehatan, perikanan, pertanian,pertambangan, makanan, kelistrikan dan pariwisata.

    Hal itu terungkap saat Sekretaris Daerah (Sekda) Priovinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D., menerima Kunjungan Investor Amerika Serikat dan Konsulat Jenderal RI di Amerika Serikat ke Provinsi NTB, di Pendopo Gubernur NTB, Senin (19/02/2018).

    Konsulat Jenderal RI di Amerika Serikat, sekaligus ketua rombongan, Winanto Adi menyampaikan kehadiran para investor ke NTB tersebut untuk melihat dan mempelajari langsung tentang potensi-potensi yang dimiliki NTB. Sehingga, melalui kunjungan serta pertemuan dengan pemerintah Provinsi NTB, para investor tersebut dapat mengambil keputusan, pada sektor mana yang paling potensial untuk dikembangkan di NTB.

    “Terus terang, selama ini kalau kita promosi itu selalu ‘self centries’, apa yang kita mau. Tapi, kita jarang sekali menanyakan apa yang diinginkan oleh para investor,” ungkapnya.

    Winanto Adi menilai bahwa promosi yang cenderung ‘self centries’ tersebut kurang efektif bagi para investor.

    Lebih lanjut ia menjelaskan maksud kehadiran para investor tersebut, disamping untuk melihat langsung potensi yang ada, juga untuk berdialog langsung dengan pemerintah daerah terkait regulasi serta kebijakan-kebijakan yang diterapakan apabila para investor hendak menanamkan sahamnya di NTB.

    Karena jumlahnya banyak serta memiliki latar belakang bisnis yang berbeda lanjut Winanto, provinsi NTB menjadi daerah yang cocok karena memiliki beragam sektor yang membutuhkan para investor.

    “Ketika mereka memutuskan untuk investasi, apa saja faktor-faktor yang menjadi pertimbangannya. Ini harus terjawab melalui dialog dengan pemangku kepentingan di NTB” ungkapnya.

    Menurutnya, satu yang menjadi catatan dalam pertemuan tersebut yaitu para investor ingin mempelajari regulasi atau kepastian hukum bagi para investor.

    “Yang paling penting bagi investor Amerika, bukan angka-angka, bukan statistik. Tetapi adalah kepastian bahwa investasi mereka aman. Dan kepastian itu dapat dilihat dari regulasi, baik nasional maupun daerah,” tegasnya.

    Sementara Sekda NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D., menyampaikan dukungan serta menyambut baik kahadiran para investor tersebut.

    Menurutnya, pemerintah Provinsi NTB, di bawah Kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi selalu menyambut baik para investor demi terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Saat itu, Sekda yang lebih akrab disapa Pak Ros tersebut menyampaikan sejumlah sektor yang dapat dikembangkan oleh para investor, yaitu KEK Mandalika, Global Hub Bandar Kayangan, Kawasan Samota serta sektor lain yang potensial. Karena itu, Sekda mengajak para investor untuk segera merealisasikan hasil kunjungan tersebut. Sebab, pemerintah provinsi telah menyiapkan regulasi yang memudahkan para investor untuk menanamkan sahamnya di NTB, salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam hal perizinan.

    Dalam sesi diskusi, Sekda menjelaskan berapa hal yang menjadi pertanyaan para investor, di antaranya jumlah rumah sakit, pengembangan power plant, potensi perikanan dan kelautan serta bidang pertambangan. (f3)

    4 Fraksi Tolak Raperda Penambahan Penyertaan Modal PT. GNE

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Dari lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa eksekutif, satu di antaranya ditolak yakni Raperda tentang penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ke dalam saham PT Gerbang NTB Emas sebanyak 80 miliar, ditolak pada saat rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi tentang 5 buah raperda yang diusulkan eksekutif, di Gedung DPRD Provinsi NTB, Senin (19/2).

    Penolakan tersebut berasal dari 4 fraksi, di antaranya Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), fraksi Partai Golkar, fraksi Partai Hanura, dan fraksi Bintang Retorasi.

    Penolakan ini disampaikan, saat pembacaan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap 5 buah raperda prakasa eksekutif, yakni raperda tentang konversi bank NTB menjadi bank NTB syariah, Raperda tentang penambahan penyertaan modal pemerintah Provinsi NTB pada saham PT Gerbang NTB Emas, Raperda tentang Bale Mediasi, Raperda tentang perubahan atas Perda nomor 4 tahun 2015 tentang penyelenggaran pendidikan, dan raperda tentang perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2015, tentang penyelenggaraan perhubungan.

    Penolakan terhadap raperda penambahan modal dan penyartaan modal pada saham PT Gerbang NTB Emas dikarenakan, belum ada kejelasan penambahan modal yang akan diberikan, dan belum ada kejelasan keuntungan yang akan diterima Nusa Tenggara Barat.

    Pimpinan sidang paripurna, yang juga wakil ketua DPRD Nusa Tenggara Barat, H. Mahaili Fikri mengatakan terhadap 4 Raperda bisa dibuatkan pansus, 1 sepakat tidak dilanjutkan namun dapat diusulkan kembali pada sidang selanjutnya.

    “Kesimpulan, dari sidang paripurna, terdapat 4 fraksi menyetujui, dan 4 fraksi menolak, dua fraksi dinilai abstain terhadap raperda penambahan penyertaan modal pemerintah provinsi NTB pada saham PT Gerbang NTB Emas,” ungkapnya.

    Dua Fraksi yang abstain terhadap Raperda penambahan penyertaan modal pemerintah Provinsi Nusa Tenggara ke dalam modal saham PT Gerbang NTB Emas yakni fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Amanat Nasionat (PAN).

    Sementara Sekertaris Daerah (sekda) provinsi Nusa Tenggara Barat,H. Rosiady Sayuti menyatakan pihaknya menerima keputusan dewan dan memahami alasan yang diberikan dewan atas penolakan satu raperda tersebut.

    “Kami terima alasan yang diberikan, dimana posisi saat ini gubernur dalam kondisi akhir masa jabatan,” ungkapnya usai sidang paripurna DPRD Provinsi NTB itu.

    Namun pihaknya juga akan melakukan pengajuan kembali raperda tersebut pada sidang paripurna selanjutnya.

    “Pada sidang paripurna berikutnya kami akan ajukan Raperda yang ditolak tadi,” pungkasnya. (f3)

    Ratusan Aktivitas Lintas Organisasi Dukung Ahyar Pimpin NTB

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Ratusan aktivis lintas organisasi di NTB mendeklarasikan diri mendukung TGH Ahyar Abduh – Mori Hanafi menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023,Minggu (18/2).

    Ratusan aktifis tersebut terdiri dari berbagai organisasi pergerakan di NTB seperti PMII, LMND, HMI LARD, IPNU dan organisasi lainnya.

    Kordinator umum pergerakan aktivis NTB, Sirra Prayuna menyatakan deklarasi tersebut sebagai bentuk dukungan para aktifis untuk pasangan Ahyar-Mori sebagai gubernur dan wakil gubernur NTB 2018-2023.

    Memurutnya paslon Ahyar-Mori merupakan pasangan lintasnpulau yang diyakini mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk menuntaskan sejumlah persoalan yang masih terjadi di NTB,yakni
    masih tingginya Gini Ratio (kesenjangan) antara Pulau Lombok dan Sumbawa, juga terkait persoalan kemiskinan, lapangan pekerjaan dan tingginya angka pengangguran.

    “Masih banyak persoalan yang di hadapi oleh NTB, terutama persoalan hak-hak dasar rakyat, dan kami yakin pasangan Ahyar-Mori mampu menuntaskan persoalan tersebut,” ujarnya.

    Di tempat yang calon gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh didampingi calon pendampingnya, H. Mori Hanafi menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi dukungan dari para aktifis tersebut.

    “Ini bulan merupakan deklarasi dukungan untuk Ahyar-Mori lebih dari itu ini merupakan deklarasi perubahan untuk NTB,” ungkapnya.

    Kehadiran semua aktifis untuk mendeklarasikan diri mendukung dirinya untukaji memimpin NTB, bagi Ahyar adalah merupakan momentum yang sangat bersejarah.

    ” Ini merupakan kebanggaan dan pendorong bagi kami Ahyar-Mori dalam meraih kemenangan bersama memimpin NTB,” sambungnya.

    Terkait berbagai
    persoalan yang masih dihadapi di NTB, Ahyar menyatakan ketika dirinya menjadi gubernur nanti segala tanggung jawab persoalan di NTB akan di tuntaskan.

    Ditegaskan Ahyar, mengurangi kesenjangan antara dua pulau serta meningkatkan indeks prestasi manusia merupakan program perioritas yang akan di laksanakan bila dirinya menjadi gubernur NTB terlebih visi misi paslon ini (Ahyar-Mori, red) dinilai sejalan dengan prioritas para aktifis tersebut.

    Senada, Ahyar yakin dukungan para aktifis terhadap pasangan dirinya karena diyakini mampu menyelesaikan persoalan di NTB.

    “Pemiliran kami dengan para aktifis tersebut sejalan, dan saya akan mengambil tanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan di NTB jika terpilih menjadi gubernur, ” pungkasnya.

    Deklarasi aktifis medukung Ahyar Abduh-Mori sebagai gubernur dan wakil gubernur NTB di promotor oleh FKMM tahun 80-an Sirra Prayuna, Ketua Serikat Tani NTB Wahidjan,
    ketua KNPI NTB Hamdan Kasim, FKMM/FMN Budi Wawan, Alumni PMII/NU Suaeb Qury, Mantan Ketua WALHI NTB Ali Alkhairi dan Ketua PRD NTB Lahmudin Blank.

    Acara kemudian diakhiri dengan pernyataan sikap aktifis oleh ketua Serikat Tani NTB bersama sejumlah perwakilan aktifis. (f3)

    error: Content is protected !!