More
    Beranda blog Halaman 43

    Fahrul Mustofa Ditunjuk Jadi Plt Ketua PMI Lombok Barat

    0



    Lombok Barat – Fahrul Mustofa ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat hingga Mei 2025.

    Keputusan penunjukkan Fahrul Mustofa menjadi Plt Ketua PMI Lombok Barat itu tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Palang Merah Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat nomor : 012/KEP/PMI NTB/111/2025 penetapan pelaksana tugas Ketua PMI Lombok Barat

    Ketua PMI NTB dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan penunjukan Fahrul Mustofa yang aktif sebagai tokoh pers di NTB sebagai Plt Ketua PMI Lombok Barat demi keberlangsungan organisasi Kepalangmerahan di Kabupaten Lombok Barat.

    “Penunjukan ini untuk mempersiapkan kegiatan Musyawarah Kabupaten PMI yang akan memilih kepengurusan yang baru, maka dipandang perlu untuk menunjuk seorang pelaksana tugas Ketua PMI Lombok Barat,” katanya, Rabu (9/4/2025).

    Menurut dia, sosok Fahrul Mustofa dianggap mampu dan bersedia melaksanakan tugas-tugas sebagai Plt Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat. Hal itu, berdasarkan pertimbangan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan.

    Menurut Jack sapaannya, penunjukan Fahrul Mustofa menjadi Plt Ketua PMI Lombok Barat juga berdasarkan Keputusan Pengurus Pusat PMI Nomor :204/KEP/PP.PMI/XN/2024 Tentang Penggantian Antar waktu Kepengurusan PMI Provinsi NTB masa bakti tahun 2021-2026.

    Pasalnya, hasil keputusan pada Rapat Pleno Pemilihan Ketua PMI Lombok Barat oleh Pengurus PMI NTB tanggal 26 Maret 2025 deadlocked alias tidak memiliki keputusan tetap.

    Dengan begitu, pengurus PMI Provinsi PMI NTB menunjuk Fahrul Mustofa yang sebelumnya sebagai Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI NTB sebagai Plt Ketua PMI Lombok Barat.

    “Kami kira Fahrul Mustofa bisa menjalankan tugas-tugas Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat, sampai terlaksananya Musyawarah Kabupaten PMI Kabupaten Lombok Barat, atau sampai masa berlaku SK ini selesai,” tegasnya.

    Jack mangaku tugas ketua sementara ini akan melakukan persiapan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten PMI Lombok Barat serta melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Bupati Lombok Barat selaku Pelindung PMI Kabupaten Lombok Barat.

    “Kami juga meminta memberikan laporan dan pertanggungjawaban tertulis kepada Pengurus PMI Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai tugas-tugas yang diberikan,” katanya.

    Plt Ketua PMI Lombok Barat Fahrul Mustofa mengaku siap membantu proses terselenggaranya musyawarah kabupaten PMI Lombok Barat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

    “Komitmen kami akan mengembalikan organisasi kembali ke AD/ART PMI. Kami juga sekaligus akan melaporkan hal-hal yang ada di PMI Lombok Barat,” tandas Arul sapaanya.

    Nyaris Hilang, Bocah 3,5th Ditemukan Selamat Ditpolairud Polda NTB

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Keceriaan perayaan Lebaran Topat yang berlangsung di Pantai Duduk 3, Batulayar, Lombok Barat, Senin (7/4/2025), nyaris berubah menjadi tragedi bagi keluarga asal Dasan Agung, Kota Mataram. Rafka Halid Alfarizki, seorang bocah berusia 3,5 tahun, sempat hilang saat sedang bermain di bibir pantai, menyebabkan kepanikan di kalangan keluarga dan pengunjung.

    Rafka bersama nenek dan dua bibinya datang ke pantai sekitar pukul 10.00 Wita untuk menikmati suasana wisata bahari. Setelah makan bersama, Rafka bermain air di pinggir pantai. Namun, sekitar sepuluh menit kemudian, keluarga menyadari bahwa Rafka sudah tidak terlihat. Panik, mereka mulai mencari di sekitar pantai, namun tidak menemukannya.

    Keluarga segera melapor ke Pos Pengamanan (Pospam) Pantai Duduk, yang dijaga oleh personel Ditpolairud Polda NTB dalam rangka Operasi Ketupat Rinjani 2025. AKP I Gusti Made Suarjaya, Kanit Patwal Air Subdit Patroli Ditpolairud Polda NTB, menceritakan respons cepat timnya yang langsung bergerak untuk mencari Rafka.

    "Setelah menerima laporan, kami segera menyisir area dari Pantai Duduk 1 hingga Pantai Duduk 3. Kami juga dibantu oleh pengunjung yang menggunakan perahu untuk mencari di pesisir pantai. Alhamdulillah, sekitar 20 menit kemudian, kami menemukan Rafka di atas batu karang, basah kuyup dan menangis mencari orang tuanya," ujar AKP Gusti Made Suarjaya.

    Rafka ditemukan dalam keadaan selamat di bagian utara Pantai Duduk 3. Setelah memastikan kondisinya aman, tim langsung menyerahkannya kembali kepada keluarga yang sudah sangat cemas menunggunya.

    Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap anak-anak saat berkunjung ke tempat wisata, terutama pada saat momen liburan seperti Lebaran Topat.

    "Kami bersyukur anak tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak, terutama di tempat ramai seperti pantai. Satu detik saja lengah, bisa berisiko," tegas Kombes Kholid.

    Keluarga Rafka mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Ditpolairud Polda NTB yang telah bekerja cepat dan sigap, memastikan buah hati mereka kembali dengan selamat. (F2)

    Ket. Foto:
    Personal Ditpolairud Polda NTB menggendong Rafka Halid Alfarizki, bocah 3,5 tahun yang nyaris hilang saat sedang bermain di bibir pantai. (Ist)

    Tradisi Lebaran Topat, Bupati LAZ Ajak Jaga Budaya dan Kebersihan Lingkungan

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar tradisi Lebaran Topat (Lebaran Ketupat) pada Senin, 7 April 2025, di Pantai Duduk 3, Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar. Kegiatan yang digelar tujuh hari pasca Idul Fitri ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Forkopimda, serta berbagai pejabat dan masyarakat dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok.

    Dalam sambutannya, Bupati LAZ mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Ia menegaskan bahwa Lebaran Topat bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sarat makna untuk melatih kesabaran, rasa syukur, dan kebersamaan. Bupati LAZ juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan, termasuk pantai di sekitar acara. "Mari kita lestarikan tradisi ini dan cintai budaya kita untuk anak cucu," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Bupati LAZ mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mempromosikan Lebaran Topat sebagai daya tarik wisata, baik domestik maupun mancanegara. Ia berharap, dengan pengemasan yang maksimal, acara ini dapat memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.

    Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Agus Gunawan, menjelaskan bahwa tema Lebaran Topat tahun ini adalah "Menjaga Tradisi dan Budaya Menuju Lombok Barat Sejahtera dari Desa." Menurutnya, acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam melestarikan budaya dan mendorong pertumbuhan pariwisata Lombok Barat. Ia berharap, event ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan UMKM di destinasi wisata.

    Selain ritual ziarah makam Batulayar, acara ini dimeriahkan dengan lomba parade kreasi Cidomo, lomba pukul bedug, lomba kreasi dulang pesaji, serta pameran produk UMKM. Tradisi Lebaran Topat kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam menjaga warisan budaya sambil mendukung kemajuan pariwisata Lombok Barat. (F2)

    Ket. Foto :
    Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini ( empat dari kiri) dalam momen perayaan tradisi Lebaran Topat di Pantai Duduk 3, Batulayar, Lombok Barat. (Ist)

    Halal Bi Halal 1446 H DPW PKB NTB Bersama DPC PKB Lombok Timur, Penuh Kehangatan dan Kebersamaan

    0

    HarianNusa, Lombok Timur – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Halal bi Halal 1446 H yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Lombok Timur. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 04 April 2025, bertempat di Erina Hotel, Sandubaya, Selong, Lombok Timur, ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar kader dan simpatisan PKB.

    Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas lancarnya acara tersebut dan mengungkapkan bahwa Halal bi Halal kali ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai momentum penting untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, dan memperkuat komitmen perjuangan politik yang santun dan berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.

    "Alhamdulillah, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara ini. Halal bi Halal kali ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat semangat perjuangan politik kita yang berlandaskan nilai-nilai keislaman," ujar Miq Arie sapaan akrabnya.

    Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW PKB NTB, DPC PKB Lombok Timur, serta para kader dan simpatisan yang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Semangat kekeluargaan yang terjalin selama acara menunjukkan tekad untuk terus bersatu dalam memperjuangkan aspirasi umat dan masyarakat.

    Miq Arie berharap, bahwa silaturahmi yang terjalin dalam acara ini akan semakin menguatkan langkah PKB dalam memperjuangkan aspirasi umat, serta berkontribusi dalam membangun Lombok Timur menjadi lebih baik lagi khususnya dan NTB pada umumnya.

    "Semoga silaturahmi ini semakin menguatkan langkah kita dalam perjuangan PKB untuk membangun Lombok Timur yang lebih baik dan terus mendengarkan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat," tambahnya pria yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI

    Acara Halal bi Halal ini diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Wilayah DPW PKB NTB sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD NTB, H.M. Jamhur, ia berharap agar langkah-langkah perjuangan PKB ke depan senantiasa diberkahi dan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. (F3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan halal bihalal DPW PKB dan DPC PKB Lombok Timur. (Ist)

    Lapas Lombok Barat Pastikan Penyandang Disabilitas Terlayani Dengan Baik

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, memastikan setiap pengunjung dan keluarga warga binaan mendapat pelayanan terbaik, terutama bagi penyandang disabilitas.

    “Kita harus memastikan semua pengunjung, terutama yang memiliki keterbatasan fisik, mendapatkan pelayanan terbaik. Ini bukan hanya soal akses fisik, tetapi juga tentang penghormatan terhadap hak dan martabat mereka,” kata Kepala Lapas (Kalapas) Lombok Barat, M Fadli, Rabu (2/4/2024)

    Jika terdapat penyandang disabilitas dalam sesi kunjungan, lanjut Kalapas, pihaknya akan langsung memberikan bantuan terbaik dan maksimal, termasuk menyediakan alat bantu khusus bagi penyandang disabilitas.

    Layanan ini menunjukkan komitmen Lapas dalam memberikan perhatian penuh terhadap hak-hak pengunjung dengan keterbatasan fisik dan hal ini sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang berbasis Hak Asasi Manusia (HAM).

    “Kami selalu menegaskan kepada seluruh jajaran akan pentingnya pelayanan yang manusiawi. Karena bagi kami layanan bagi penyandang disabilitas adalah wujud nyata dari rasa kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh seluruh pegawai,” demikian kata Fadli.

    Layanan yang diberikan Lapas Lombok Barat ini pun mendapat apresiasi dari keluarga warga binaan. Pengunjung disabilitas pun tampak terharu mendapat bantuan dari petugas Lapas setempat hingga tiba di aula kunjungan tanpa kesulitan.

    “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Akses yang memadai membuat kunjungan kami lebih mudah dan bermakna,” ucap pengunjung yang enggan disebutkan namanya itu.

    Keluarga warga binaan pun merasa lega karena proses kunjungan berjalan lancar. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa perhatian pada detail kecil dapat menciptakan kenyamanan yang sangat berarti.

    Sepanjang layanan kunjungan Idul Fitri dibuka, jajaran Lapas Lombok Barat bekerja dengan penuh tanggung jawab, memastikan setiap langkah berjalan mulus dan sesuai peraturan yang berlaku serta kenyamanan pengunjung adalah prioritas. (F2)

    Ket. Foto:
    Seorang nenek penyandang Disabilitas dibantu petugas saat berkunjung ke Lapas Lombok Barat. (Ist)

    Lapas Kelas IIA Lombok Barat Tetap Buka Layanan Kunjungan dan Titipan Saat Idul Fitri 1446 H

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan keluarga mereka, Lapas Kelas IIA Lombok Barat tetap membuka layanan kunjungan dan penitipan barang selama tiga hari pada momen Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Layanan ini berlangsung mulai 31 Maret hingga 2 April 2025.

    Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat meskipun dalam suasana libur Idul Fitri. "Kita tetap buka, dan tetap berusaha memberikan pelayanan maksimal," ujarnya pada Selasa (01/04).

    Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama Hari Raya, Lapas telah menyiapkan tambahan petugas serta berkoordinasi dengan TNI dan POLRI guna memastikan keamanan dan kelancaran layanan. "Kami sudah siagakan petugas tambahan secara terjadwal, ditambah lagi dengan pengamanan dari rekan TNI-POLRI," jelas Fadli.

    Sebagai langkah persiapan, Lapas Lombok Barat juga telah menyusun berbagai skenario pembagian tugas guna memastikan pelayanan berjalan dengan tertib dan efisien. "Alhamdulillah, simulasi dan skenario pelayanan kunjungan telah kami laksanakan secara maksimal. InsyaAllah semua terlayani dengan baik," tambahnya.

    Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan warga binaan tetap dapat melakukannya dengan nyaman dan aman. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mendukung pemenuhan hak-hak warga binaan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri. (F2)

    Ket. Foto:
    Petugas Lapas Kelas II Lombok Barat melayani kunjungan dan penitipan barang saat idulFitri 1446 H. (Ist)

    Ketua Peneliti SPHERES Sebut Lombok Barat Menjadi Kabupaten Terbaik Se Indonesia

    HarianNusa, Lombok Barat – . Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menerima kunjungan tim SPHERES (Scalable Public Empowerment, Resiliance and Education Sites) di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati Lobar, Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini juga dihadiri Sekda Lobar H. Ilham, Para Kepala OPD terkait, Direktur Rumah Sakit Tripat, Dirut Rumah Sakit Awet Muda Narmada, Tim SPHERES yang berasal dari OUCRU Universitas Indonesia, Summit Institute of Development (SID), GSI Lab.

    Dalam kesempatan ini, Ketua Peneliti Program SPHERES, Anuraj Sangkar, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Kabupaten Lombok Barat yang menjadi nomor satu atau terbaik dari semua Kabupaten di Indonesia. Hal ini merupakan suatu kebanggan karena Lombok Barat dapat menjadi contoh bagi Kabupaten lain di Indonesia. Ia mengatakan kedatangan tim SPHERES untuk melakukan monitoring kesiapan Lombok Barat sebagai Pilot Project SPHERES. Hal ini karena Lombok Barat terpilih menjadi Kabupaten Terbaik dalam kompetisi Kabupaten Katalon Implementasi proyek Scalable Public Empowerment, Resiliance and Education Sites (SPHERES) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dan OUCRU.

    "Kami apresiasi atas prestasi Lombok Barat menjadi yang menjadi terbaik atau nomor satu dari seluruh Kabupaten di Indonesia dalam Kompetisi program SPHERES," ujarnya.

    Anuraj Sangkar juga menyampaikan, bahwa inovasi dan aksi SPHERES merupakan program pertama di dunia. Hal ini karena tim SPHERES merupakan card creator sehingga ketika program ini sukses, misalnya dalam menurunkan stunting dan tingkat kemiskinan maka Kabupaten Lombok Barat tidak hanya menjadi leader saja. Namun akan menjadi pendobrak dalam hal inovasi pertama di Indonesia. "Untuk itu diharapkan agar Lobar dapat menyiapkan proses yang berkelanjutan untuk proses mengajak semua pihak dalam menjalankan program ini agar berkelanjutan. "jelasnya

    Sementara itu Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan selamat datang kepada Tim SPHERES yang sudah memilih Kabupaten Lombok Barat sebagai pilot project. Bupati LAZ berharap seluruh stakeholder dan OPD yang ada untuk mendukung kelancaran progam SPHERES ini agar bisa bekerja lebih optimal dan maksimal tentunya dengan memperhatikan beberapa data dalam hal memenuhi semua kebutuhan dalam menjalankan program SPHERES.

    "Saya berharap agar program Pilot Project SPHERES ini harus selaras dengan prinsip kerja kabupaten Lombok Barat yaitu bekerja sesuai data by name by address sehingga bisa menghasilkan Satu data berbasis online sehingga dengan melaksanakan program satu data bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengentaskan kemiskinan serta menciptakan lapangan pekerjaan," tutupnya.

    Program SPHERES bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan primer melalui transformasi digital berkelanjutan, pengambilan keputusan berbasis data, serta kolaborasi lintas sektoral. Program ini dimulai pada Februari 2025 dengan mengundang 20 kabupaten/kota yang memenuhi persyaratan, hingga akhirnya terpilih 10 kabupaten/kota terbaik yang berkompetisi dalam Kompetisi Kabupaten Katalon. Kabupaten Lombok Barat terpilih menjadi nomor 1 atau terbaik dari seluruh Kabupaten di Indonesia. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sosialisasi dan pemaparan program SPHERES yang dilaksanakan di aula Rumah sakit Tripat Lombok Barat. (F2)

    Ket. Foto:
    Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini didampingi Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menerima kunjungan tim SPHERES (Scalable Public Empowerment, Resiliance and Education Sites). (Ist)

    Ribuan Warga Binaan Lapas Lobar Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Total sebanyak 1.148 orang Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat resmi mendapatkan pengurangan masa pidana (PMP) atau remisi khusus pada Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2025.

    Adapun rinciannya, sebanyak 76 orang narapidana beragama Hindu mendapatkan remisi khusus (RK) Hari Raya Nyepi. Sedangkan 1.072 orang narapidana beragama Islam mendapatkan remisi khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri.

    Penyerahan remisi ini dilakukan secara serentak oleh seluruh Lapas dan Rutan se-Indonesia yang terhubung secara virtual pada Jumat, (28/3) termasuk pada Lapas Lombok Barat.

    “Alhamdulillah, ada dua orang langsung bebas (RK-II), satu dari narapidana yang beragama Islam akan bebas langsung saat Hari Raya Idul Fitri dan satunya dari yang Hindu akan bebas saat Hari Raya Nyepi nanti,” terang Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M Fadli usai kegiatan penyerahan SK secara simbolis pada, Jum’at (28/03/2025)

    Adapun besaran remisi yang didapatkan mulai dari 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari, dan dua bulan.

    Kalapas merinci dari 1.148 orang yang diusulkan mendapat remisi 15 Hari sebanyak 190 orang, 1 bulan ada 832 orang, 1 bulan 15 hari ada 107 orang serta 2 bulan ada 18 orang.

    “Tidak ada pengecualian, asalkan memenuhi syarat (sesuai UU), pasti diusulkan, seluruh proses pengusulan juga menggunakan SPPN yang setiap WBP dipantau oleh Wali Pemasyarakatan dan dilakukan penilaian asesmen resiko oleh Asesor Pemasyarakatan,” tegas Fadli.

    Syarat warga binaan yang diusulkan, lanjut Fadli, merupakan warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku ke arah lebih baik selama menjalani masa hukuman, aktif mengikuti program pembinaan, telah menunjukkan penurunan tingkat risiko selama menjalani pidana hingga telah memenuhi syarat administratif dan substansif.

    Pemberian remisi khusus Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun 2025 diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus menjadi manusia yang lebih baik, memperbaiki diri, dan meningkatkan kapasitas dan tetap aktif mengikuti seluruh pembinaan dengan baik.

    “Sehingga ketika nanti ketika kembali ke tengah masyarakat, (warga binaan) kami bisa lebih aktif dan produktif,” ucapnya.

    Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam sambutannya secara daring menegaskan bahwa meskipun penyerahan remisi dilakukan serentak pada hari ini, namun penerapan remisi tersebut tetap mengikuti tanggal perayaan hari raya yang telah ditetapkan oleh pemerintah. (F2)

    Ket. Foto:
    Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M Fadli menyerahkan SK Remisi secara simbolis kepada salah seorang warga binaan. (Ist)

    Pembina Fortal M. Sawaludin Berbagi Berkah Ramadhan dengan Pengurus dan Anggota

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Bulan suci Ramadan menjadi momentum berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi. Pembina Forum Wartawan Lombok (Fortal), M. Sawaludin, menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan parsel bingkisan lebaran kepada seluruh pengurus dan anggota Fortal dalam acara berbagi berkah Ramadan yang berlangsung di Gerung, Kamis (27/3/25).

    Kegiatan ini disambut antusias oleh para penerima yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, M. Sawaludin menyampaikan bahwa berbagi di bulan Ramadan bukan hanya soal materi, tetapi juga wujud kepedulian dan kebersamaan dalam komunitas.

    "Saya berharap bingkisan ini bisa menjadi simbol kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di antara kita. Semoga kita semua diberikan keberkahan di bulan yang penuh rahmat ini," ujar M. Sawaludin.

    Ketua Fortal, Trisnawandi, juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi Fortal dalam memperkuat solidaritas antar anggota.

    "Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pak M. Sawaludin yang selalu mendukung Fortal. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi dan menjaga kebersamaan, terutama di bulan suci Ramadan," kata Trisnawandi.

    Pengurus dan anggota Fortal yang menerima bingkisan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Kegiatan berbagi berkah ini pun menjadi agenda tahunan Fortal sebagai bentuk solidaritas, sekaligus menginspirasi semangat berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah ini.

    Sebelumnya, M. Sawaludin mengajak seluruh pengurus dan anggota FORTAL buka bersama di Lesehan Ayang Asri, pada Selasa, (25/3). Kegiatan ini diisi dengan diskusi dan bincang santai terkait agenda FORTAL ke depannya. (F2)

    Ket. Foto:
    Pembina FORTAL, Muhammad Sawaludin menyerahkan bingkisan parsel lebaran secara simbolis kepada Ketua FORTAL Trisnawandi. (HarianNusa)

    Ketua KONI NTB Mori Hanafi Apresiasi Komitmen Pemprov Beri Bonus Atlet PON 2024

    0

    HarianNusa, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi atlet daerah dengan memberikan bonus kepada peraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Bonus ini diserahkan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. L. Muhamad Iqbal, didampingi Wakil Gubernur, Ketua KONI NTB Mori Hanafi, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, di Kantor Gubernur NTB, Rabu (27/3).

    Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi cepat dari Pemprov NTB kepada para atlet dan pelatih. Menurutnya, pencairan bonus ini bukan hanya bentuk penghargaan atas kerja keras mereka, tetapi juga menjadi motivasi besar untuk meningkatkan prestasi di masa depan.

    "Bonus ini adalah bentuk penghormatan bagi perjuangan atlet NTB yang telah berjuang di PON XXI. Kami di KONI NTB sangat mengapresiasi langkah cepat Pemprov, karena ini akan menjadi dorongan bagi atlet dan pelatih untuk terus berprestasi," ujar Mori Hanafi.

    Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk pemberian bonus ini. Atlet yang meraih medali emas mendapatkan Rp 350 juta, medali perak Rp 250 juta, dan medali perunggu Rp 150 juta. Selain atlet, para pelatih juga mendapatkan apresiasi berupa bonus dari Pemprov.

    Mori Hanafi menegaskan, bahwa pembinaan olahraga di NTB harus terus diperkuat dengan investasi yang berkelanjutan. Ia menilai, regenerasi atlet dan penciptaan juara baru hanya bisa terwujud dengan pelatih yang kompeten serta ekosistem olahraga yang solid.

    "Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pelatih dan program pembinaan yang lebih baik. Dengan dukungan Pemprov dan berbagai pihak, NTB bisa terus mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.

    Dalam ajang PON XXI tahun lalu, sebanyak 54 cabang olahraga berhasil menyumbangkan medali untuk NTB, termasuk dari event olahraga yang bersinergi dengan PON seperti Porwanas untuk wartawan olahraga dan Peparnas bagi atlet penyandang disabilitas.

    Dengan adanya dukungan penuh dari Pemprov NTB dan peran aktif KONI, diharapkan prestasi olahraga NTB terus meningkat dan mampu melahirkan lebih banyak juara di masa mendatang. (F3)

    Ket. Foto:
    Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi memberikan sambutan dalam dalam kegiatan penyerahan bonus atlet PON 2024 di Kantor Gubernur NTB. (Ist)

    error: Content is protected !!