Lombok Barat – Fahrul Mustofa ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat hingga Mei 2025.
Keputusan penunjukkan Fahrul Mustofa menjadi Plt Ketua PMI Lombok Barat itu tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Palang Merah Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat nomor : 012/KEP/PMI NTB/111/2025 penetapan pelaksana tugas Ketua PMI Lombok Barat
Ketua PMI NTB dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan penunjukan Fahrul Mustofa yang aktif sebagai tokoh pers di NTB sebagai Plt Ketua PMI Lombok Barat demi keberlangsungan organisasi Kepalangmerahan di Kabupaten Lombok Barat.
“Penunjukan ini untuk mempersiapkan kegiatan Musyawarah Kabupaten PMI yang akan memilih kepengurusan yang baru, maka dipandang perlu untuk menunjuk seorang pelaksana tugas Ketua PMI Lombok Barat,” katanya, Rabu (9/4/2025).
Menurut dia, sosok Fahrul Mustofa dianggap mampu dan bersedia melaksanakan tugas-tugas sebagai Plt Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat. Hal itu, berdasarkan pertimbangan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan.
Menurut Jack sapaannya, penunjukan Fahrul Mustofa menjadi Plt Ketua PMI Lombok Barat juga berdasarkan Keputusan Pengurus Pusat PMI Nomor :204/KEP/PP.PMI/XN/2024 Tentang Penggantian Antar waktu Kepengurusan PMI Provinsi NTB masa bakti tahun 2021-2026.
Pasalnya, hasil keputusan pada Rapat Pleno Pemilihan Ketua PMI Lombok Barat oleh Pengurus PMI NTB tanggal 26 Maret 2025 deadlocked alias tidak memiliki keputusan tetap.
Dengan begitu, pengurus PMI Provinsi PMI NTB menunjuk Fahrul Mustofa yang sebelumnya sebagai Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI NTB sebagai Plt Ketua PMI Lombok Barat.
“Kami kira Fahrul Mustofa bisa menjalankan tugas-tugas Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat, sampai terlaksananya Musyawarah Kabupaten PMI Kabupaten Lombok Barat, atau sampai masa berlaku SK ini selesai,” tegasnya.
Jack mangaku tugas ketua sementara ini akan melakukan persiapan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten PMI Lombok Barat serta melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Bupati Lombok Barat selaku Pelindung PMI Kabupaten Lombok Barat.
“Kami juga meminta memberikan laporan dan pertanggungjawaban tertulis kepada Pengurus PMI Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai tugas-tugas yang diberikan,” katanya.
Plt Ketua PMI Lombok Barat Fahrul Mustofa mengaku siap membantu proses terselenggaranya musyawarah kabupaten PMI Lombok Barat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Komitmen kami akan mengembalikan organisasi kembali ke AD/ART PMI. Kami juga sekaligus akan melaporkan hal-hal yang ada di PMI Lombok Barat,” tandas Arul sapaanya.
Halal Bi Halal 1446 H DPW PKB NTB Bersama DPC PKB Lombok Timur, Penuh Kehangatan dan Kebersamaan
HarianNusa, Lombok Timur – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Halal bi Halal 1446 H yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Lombok Timur. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 04 April 2025, bertempat di Erina Hotel, Sandubaya, Selong, Lombok Timur, ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar kader dan simpatisan PKB.
Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas lancarnya acara tersebut dan mengungkapkan bahwa Halal bi Halal kali ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai momentum penting untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, dan memperkuat komitmen perjuangan politik yang santun dan berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.
"Alhamdulillah, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara ini. Halal bi Halal kali ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat semangat perjuangan politik kita yang berlandaskan nilai-nilai keislaman," ujar Miq Arie sapaan akrabnya.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW PKB NTB, DPC PKB Lombok Timur, serta para kader dan simpatisan yang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Semangat kekeluargaan yang terjalin selama acara menunjukkan tekad untuk terus bersatu dalam memperjuangkan aspirasi umat dan masyarakat.
Miq Arie berharap, bahwa silaturahmi yang terjalin dalam acara ini akan semakin menguatkan langkah PKB dalam memperjuangkan aspirasi umat, serta berkontribusi dalam membangun Lombok Timur menjadi lebih baik lagi khususnya dan NTB pada umumnya.
"Semoga silaturahmi ini semakin menguatkan langkah kita dalam perjuangan PKB untuk membangun Lombok Timur yang lebih baik dan terus mendengarkan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat," tambahnya pria yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI
Acara Halal bi Halal ini diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Wilayah DPW PKB NTB sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD NTB, H.M. Jamhur, ia berharap agar langkah-langkah perjuangan PKB ke depan senantiasa diberkahi dan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. (F3)
Ket. Foto:
Kegiatan halal bihalal DPW PKB dan DPC PKB Lombok Timur. (Ist)
Ketua KONI NTB Mori Hanafi Apresiasi Komitmen Pemprov Beri Bonus Atlet PON 2024
HarianNusa, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi atlet daerah dengan memberikan bonus kepada peraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Bonus ini diserahkan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. L. Muhamad Iqbal, didampingi Wakil Gubernur, Ketua KONI NTB Mori Hanafi, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, di Kantor Gubernur NTB, Rabu (27/3).
Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi cepat dari Pemprov NTB kepada para atlet dan pelatih. Menurutnya, pencairan bonus ini bukan hanya bentuk penghargaan atas kerja keras mereka, tetapi juga menjadi motivasi besar untuk meningkatkan prestasi di masa depan.
"Bonus ini adalah bentuk penghormatan bagi perjuangan atlet NTB yang telah berjuang di PON XXI. Kami di KONI NTB sangat mengapresiasi langkah cepat Pemprov, karena ini akan menjadi dorongan bagi atlet dan pelatih untuk terus berprestasi," ujar Mori Hanafi.
Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk pemberian bonus ini. Atlet yang meraih medali emas mendapatkan Rp 350 juta, medali perak Rp 250 juta, dan medali perunggu Rp 150 juta. Selain atlet, para pelatih juga mendapatkan apresiasi berupa bonus dari Pemprov.
Mori Hanafi menegaskan, bahwa pembinaan olahraga di NTB harus terus diperkuat dengan investasi yang berkelanjutan. Ia menilai, regenerasi atlet dan penciptaan juara baru hanya bisa terwujud dengan pelatih yang kompeten serta ekosistem olahraga yang solid.
"Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pelatih dan program pembinaan yang lebih baik. Dengan dukungan Pemprov dan berbagai pihak, NTB bisa terus mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.
Dalam ajang PON XXI tahun lalu, sebanyak 54 cabang olahraga berhasil menyumbangkan medali untuk NTB, termasuk dari event olahraga yang bersinergi dengan PON seperti Porwanas untuk wartawan olahraga dan Peparnas bagi atlet penyandang disabilitas.
Dengan adanya dukungan penuh dari Pemprov NTB dan peran aktif KONI, diharapkan prestasi olahraga NTB terus meningkat dan mampu melahirkan lebih banyak juara di masa mendatang. (F3)
Ket. Foto:
Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi memberikan sambutan dalam dalam kegiatan penyerahan bonus atlet PON 2024 di Kantor Gubernur NTB. (Ist)








