Beranda blog Halaman 58

Tolak Hasil Verifikasi, 6 Balon Kades Berinding Siap Gempur Kantor Desa

HarianNusa, Lombok Tengah – Suhu politik di Desa Berinding, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, semakin memanas menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2025. Enam bakal calon (balon) Kepala Desa yang tidak lulus verifikasi perbaikan syarat dukungan berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kantor desa setempat. Mereka menuntut panitia Pilkades diganti karena dinilai tidak transparan dan tidak netral dalam proses verifikasi.

"Insya Allah besok pagi (Minggu), kami bersama tim dan pendukung akan melakukan aksi unjuk rasa. Kami meminta panitia Pilkades diganti karena kinerjanya buruk," ujar Muhammad Saofi, salah satu balon yang tidak lulus, Sabtu (25/1).

Saofi menuding panitia Pilkades "masuk angin" dan bermain mata dengan pihak tertentu. Ia mengklaim proses verifikasi sejak awal hingga tahap perbaikan syarat dukungan dilakukan tanpa transparansi, sehingga menimbulkan kecurigaan.

Dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap) Desa Berinding sebanyak 3.816, setiap balon diwajibkan mengumpulkan dukungan minimal 12 persen atau 459 KTP. Dari delapan balon yang mendaftar, hanya dua yang lolos: Badri Tahir (15,02 persen dukungan) dan Agus Agrianto (16,06 persen).

Namun, menurut Saofi, jumlah total dukungan yang memenuhi syarat dari delapan balon hanya 3.136 KTP, jauh di bawah jumlah DPT. Ia mempertanyakan ke mana ratusan KTP yang telah diserahkan tetapi dianggap tidak sah.

"Kalau kita bagi rata 700 KTP itu kepada enam balon, masing-masing bisa mendapat 100 KTP tambahan dan lolos verifikasi. Tapi faktanya, semua dianggap tidak memenuhi syarat," tegas Saofi.

Rencana Aksi dan Petisi Penolakan
Enam balon yang tergabung dalam Aliansi Bakal Calon Kepala Desa Berinding telah menghimpun petisi dari tokoh masyarakat di seluruh dusun untuk menolak hasil verifikasi dan menuntut pengulangan proses tahapan pencalonan.

"Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan melanjutkan gugatan hingga ke pengawas tingkat Kecamatan dan Kabupaten," kata Saofi. Ia menegaskan, ketidaktransparanan ini mencederai demokrasi di Desa Berinding.

Sementara, Panitia Pilkades Berinding Ahmad Yasin, yang dikonfirmasi melalui Whatsapp, membenarkan informasi akan adanya unjuk rasa balon kades yang tidak lulus verifikasi tersebut. "Informasinya seperti itu,"

Terkait dugaan kecurangan proses verifikasi, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur. "Pada dasarnya panitia sudah melakukan semua tahapan sesuai dengan aturan," pungkasnya.

Desa Berinding adalah salah satu dari 24 desa di Lombok Tengah yang akan menggelar Pilkades serentak pada 2025. Konflik ini menjadi perhatian, mengingat Pilkades adalah tonggak demokrasi di tingkat desa yang seharusnya berjalan jujur dan adil. (F3)

Ket. Foto:
Suasana verifikasi bakal calon kepala Desa Berinding, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Barat. (Ist)

Desa Gelogor Kembangkan Tiga Potensi Wisata Unggulan

0

HarianNusa, Lombok Barat – Desa Gelogor, Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat saat ini sedang fokus mengembang tiga potensi wisata unggulan.

Kepala Desa Gelogor, Achmad Arman Iswara, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus mengembangkan tiga potensi wisata unggulan di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Saat ini, ada tiga item wisata yang sedang kami bangun di Desa Gelogor. Yang pertama adalah wisata air. Desa Gelogor, khususnya Dusun Gresik Utara dan Gelogor Timur, memiliki sumber air yang melimpah. Wilayah ini rata-rata merupakan lahan eks galian C, sehingga kami berencana mengubah lahan yang tidak produktif ini menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Arman, Jumat, (24/1/25) di sela-sela kegiatannya.

Selanjutnya, sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Arman menjelaskan bahwa pengembangan UMKM di desanya mendapat dukungan dari berbagai instansi, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Dinas Ketahanan Pangan.

"UMKM kita telah dibina oleh berbagai dinas terkait dan difokuskan pada beberapa kelompok. Kami merasa bahwa UMKM ini perlu dikembangkan lebih lanjut dan diberi wadah. Oleh karena itu, kami akan mengintegrasikan UMKM dengan lokasi wisata air yang sedang kami kembangkan," jelasnya.

Yang paling menarik, menurut Arman, adalah pembangunan wisata agro berbasis pohon kurma. Ia menjelaskan bahwa pengembangan wisata agro ini akan berbeda dengan konsep wisata agro pada umumnya yang berfokus pada tanaman buah seperti manggis dan durian.

"Saat ini, kami telah menanam 24 pohon kurma. Memang hasilnya belum terlihat sekarang, tetapi kami optimis karena unsur hara dan pH tanah Desa Gelogor memiliki kesamaan dengan wilayah di Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang dikenal sebagai salah satu penghasil kurma terbaik di Asia. Kami menargetkan dalam 10 tahun ke depan, pohon kurma akan berkembang pesat di Desa Gelogor," katanya.

Arman berharap bahwa dengan berkembangnya wisata agro berbasis kurma ini, Desa Gelogor dapat meningkatkan nilai tawar Kabupaten Lombok Barat, bahkan Indonesia di kancah internasional.

"Mengingat KLU telah diakui sebagai penghasil kurma terbaik di Asia oleh organisasi kurma internasional, kami optimis Desa Gelogor bisa menciptakan brand ‘Kurma Datu Kluster Desa Gelogor’ yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Lombok Barat," tutupnya.

Desa Gelogor membuka peluang seluas-luasnya bagi para investor untuk turut serta membangun dan mengembangkan potensi desa.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Gelogor. (F3)

Ket. Foto:
Kepala Desa Gelogor, Achmad Arman Iswara. (HarianNusa)

BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah Resmikan Rumah Layak Huni di Sekotong, Lombok Barat

0

HarianNusa, Lombok Barat – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BAZNAS NTB) bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, sukses meresmikan Rumah Layak Huni (MAHYANI) bagi masyarakat di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Rabu, (22/1/25).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Hasanuddin, yang memberikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah. Dalam sambutannya, Hasanuddin menegaskan pentingnya peningkatan akses masyarakat terhadap pemukiman layak huni.

“Di NTB, masih ada sekitar 30 persen masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni. Rumah adalah kebutuhan dasar manusia, dan saya mengajak BAZNAS, Bank Syariah, serta pihak-pihak terkait untuk bahu-membahu meningkatkan taraf hidup masyarakat kita melalui penyediaan pemukiman layak,” ujar Hasanuddin dalam sambutannya usai melakukan peresmian MAHYANI.

Ketua BAZNAS NTB, Dr. TGH. Muhammad Said Gazhali, Lc., MA, menjelaskan, bahwa program MAHYANI merupakan salah satu upaya prioritas BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni. Total anggaran sebesar Rp4,2 miliar dialokasikan dari zakat perusahaan Bank NTB Syariah untuk mendukung program ini.

“Zakat perusahaan Bank NTB Syariah yang kami kelola telah mencapai Rp7,2 miliar pada 2024. Dari jumlah tersebut, Rp4,2 miliar dialokasikan untuk program rumah layak huni. Sisanya untuk sanitasi 230 unit, program stunting Rp418 juta atau 650 mustahil, program kesehatan Rp 101 juta, program pendidikan Rp 895 juta yang dialokasikan ke 310 sekolah, , dan pemberdayaan ekonomi senilai Rp 208 juta," ungkapnya.

Senior Executive Vice President Bank NTB Syariah, H. Muhammad Usman, menambahkan, bahwa zakat perusahaan Bank NTB Syariah akan terus disalurkan untuk mendukung program sosial, termasuk melalui zakat karyawan yang mulai direncanakan.

“Kami optimis dapat meningkatkan jumlah zakat perusahaan tahun ini. Bersama BAZNAS NTB, kami berkomitmen untuk terus membantu masyarakat, termasuk melalui program rumah layak huni seperti ini,” ujarnya.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh
Waki Ketua I Baznas NTB Dr.TGH.L.Pattimura Farhan,M.HI, Wakil Ketua III Drs.H.Maad Umar, M.Pd, Wakil Ketua IV Drs. TGH.Munajib Kholid, Karo Kesra Setda NTB Drs.H. Sahnan, M.Pd dan PJ Bupati Lobar yang diwakilkan beserta Ketua Baznas Kab. Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah berharap mampu menciptakan dampak positif yang lebih besar, khususnya dalam pengentasan kebutuhan dasar masyarakat NTB di masa mendatang. (F3)

Ket. Foto:
Kegiatan peresmian Rumah Layak Huni (Mahyani) program BAZNAS NTB bersama Bank NTB Syariah. (Ist)

Pj. Bupati Lobar : Program Makan Bergizi Gratis Lahirkan Generasi Cerdas

0

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan rapat koordinasi program makan bergizi gratis di Ruang Kerja Bupati Lobar, Rabu 22 Januari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh PJ. Bupati Lobar H Ilham, Perwakilan Kodim 1606 Mataram Kapten Inf. Jamuhur, Kadis Dikbud Lobar Ma’ad Adnan, Kadis Kesehatan Lobar Arief Suryawirawan, Kadis Perindag Lobar H. Maksum, Kadis Lingkungan Hidup Lobar Hermansyah, Kadis Sosial Lobar H. Lalu Martajaya, Plt. Kadis Ketahanan Pangan Lobar Abdul Manan, Sekdis Pertanian Lobar Muhammad Taufik, dan Kepala SPPG BGN Lobar Hasim As’ari.

Dalam arahannya Pj. Bupati Lobar H. Ilham menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 1606 Mataram dan semua pihak terkait yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam menyiapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengatakan program ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. "Ini adalah program prioritas Pemerintah sehingga harus dipersiapkan dengan baik dan matang agar pelaksanaannya bisa maksimal," ujarnya.

Ilham mengatakan, Program MBG ini memiliki manfaat yang sangat besar dan positif bagi generasi penerus bangsa. Hal ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya stunting. Selain itu program ini diharapkan dapat memberikan asupan gizi yang cukup bagi siswa sehingga siswa menjadi sehat dan cerdas. Ia meminta semua pihak untuk terus menguatkan kolaborasi dan kebersamaan dalam menjalankan program MBG ini agar berjalan lancar dan sesuai harapan.

"Program MBG diharapkan dapat melahirkan generasi sehat dan cerdas. Karenanya mari kita semua sukseskan dan persiapan program ini dengan sebaik baiknya agar bermanfaat bagi masyarakat" tekannya.

Sementara itu, Kapten Inf Jamuhur dari Kodim 1606 Mataram dalam pemaparannya mengatakan, program MBG ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia. Program MBG ini memiliki manfaat yang sangat baik bagi generasi penerus bangsa dan masyarakat Indonesia. Ia mengatakan TNI ditugaskan untuk mengawal pelaksanaan kegiatan ini agar berjalan dengan lancar dan maksimal. "TNI dalam hal ini adalah memiliki tugas mendampingi, mengawasi, dan membantu pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh BGN dan SPPG yang ada," ujarnya.

Jamuhur mengatakan, pelaksanaan program MBG ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Selain itu program ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Ia meminta dukungan semua pihak agar program ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

"Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan semua pihak sehingga kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan cita-cita dari pemerintah pusat untuk mencerdaskan anak bangsa melalui program makan bergizi gratis," tekannya. (F3)

Ket. Foto:
Kegiatan rapat koordinasi program makan bergizi gratis di Ruang Kerja Bupati Lobar. (Ist)

Polsek Gunungsari Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Toko Bangunan dalam Waktu Singkat

0

HarianNusa, Lombok Barat – Personel Polsek Gunungsari bergerak cepat mengungkap kasus pencurian yang terjadi di sebuah toko bangunan di Dusun Perempung, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Terduga pelaku, MS (36), warga Desa Mambalan, berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Kejadian ini diketahui oleh pemilik toko pada Selasa (22/01/2025) pukul 05.00 WITA, ketika ia hendak membuka toko. Pemilik terkejut mendapati beberapa barang di dalam tokonya hilang. Segera setelah itu, laporan dibuat ke Polsek Gunungsari.

Kapolsek Gunungsari, AKP Supianto, menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat kerja cepat timnya yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak. Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kami berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, MS berhasil kami amankan di kediamannya beserta barang bukti,” kata AKP Supianto.

Menurut keterangan terduga, ia masuk ke toko dengan cara memanjat tembok depan, merusak atap spandek, lalu mengambil beberapa barang di dalam toko. Perbuatan tersebut menyebabkan kerugian material bagi korban sebesar Rp1 juta.

“Ini adalah bukti komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan memastikan kepastian hukum terhadap pelaku kejahatan,” tambah Kapolsek. (F3)

Ket. Foto:
Terduga pelaku pencurian di salah satu toko bangunan di Gunungsari yang kini diamankan di Polsek Gunungsari. (Ist)

Upaya Pencarian Lalu Raihan yang Terseret Arus Sungai Samapuin Sumbawa Masih Berlanjut

0

HarianNusa, Sumbawa – Tim SAR gabungan masih terus berupaya maksimal mencari Lalu Raihan (14), yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Samapuin, Sumbawa, pada Senin sore (20/1). Memasuki hari ketiga pencarian, Rabu (22/1), keberadaan korban belum juga ditemukan.

Berbagai metode telah dilakukan oleh tim SAR gabungan, termasuk menyisir sepanjang aliran sungai, melakukan penyelaman di titik-titik tertentu, hingga memanfaatkan peralatan khusus seperti aqua eye. Namun, derasnya arus, kondisi air yang keruh, serta luasnya area pencarian menjadi tantangan besar dalam operasi ini.

“Hingga hari ini, pencarian sudah dilakukan sampai ke laut yang menjadi muara sungai tersebut,” ujar Wahyu, Kepala Kantor SAR Mataram.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Pos SAR Sumbawa, TNI, Brimob, SatPol Airud Polres Sumbawa, BPBD, komunitas Sumbawa Grow Up, dan Porsil PAS. Selain itu, masyarakat setempat turut memberikan bantuan untuk mempercepat proses pencarian.

Meskipun telah mengerahkan segala daya dan upaya, hingga pukul 18.00 WITA, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis pagi dengan strategi yang lebih terarah, menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan operasi berjalan efektif dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh tim,” tambah Wahyu. (F3)

Ket. Foto:
Proses pencarian korban yang hilang terseret arus sungai Samapuin, Sumbawa oleh Tim SAR Gabungan. (Ist)

Dukung Pemerintah dalam Digitalisasi Perpajakan, Privy Gratiskan Layanan Sertifikat Elektronik dan Tanda Tangan Elektronik Pada Aplikasi Coretax

0

JAKARTA – Efektif per 1 Januari 2025, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengimplementasikan sistem pajak Core Tax Administration System atau Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP). Kendati berbagai kendala yang sempat terjadi di awal peluncurannya, penerapan Coretax merupakan langkah penting dalam digitalisasi pembaruan teknologi informasi dan perbaikan basis data yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) agar lebih efektif dan efisien.  

Privy selaku  Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Kominfo juga turut mengambil peran dalam inisiatif ini dengan menjadi mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak sebagai salah satu Sertifikat Elektronik yang tersedia di Coretax dalam menyediakan tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi untuk dokumen perpajakan. Lebih lanjut, untuk mendukung percepatan digitalisasi perpajakan ini, Privy juga turut menggratiskan layanan sertifikat elektronik dan tanda tangan elektronik pada aplikasi Coretax bagi para penggunanya.

CEO & Founder Privy, Marshall Pribadi mengatakan, dirinya menyambut baik kerjasama antara DJP dengan Privy dalam bentuk integrasi Coretax. Dengan lebih dari 56 juta masyarakat Indonesia yang telah menjadi pengguna Privy, hal ini tentunya menandakan teknologi yang dihadirkan Privy telah dipercaya sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam reformasi pajak.

“Kami sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan DJP kepada Privy.  Dengan tanda tangan elektronik tersertifikasi dan sertifikat elektronik dari Privy secara gratis, diharapkan dapat mendukung DJP dalam reformasi perpajakan sekaligus memberikan keabsahan hukum, menghemat waktu dan biaya secara signifikan. Selain itu, privasi dan keamanan data Wajib Pajak (WP) menjadi keutamaan bagi kami,” ungkap Marshall. 

Coretax menjadi bagian dari reformasi perpajakan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) 40 Tahun 2018 untuk meningkatkan kinerja sistem yang ada saat ini. Dengan Coretax, WP akan dimudahkan karena kewajiban perpajakan akan dilakukan secara digital.

Coretax mengharuskan WP menggunakan tanda tangan elektronik (TTE) dalam pendandatanganan dokumen perpajakan. [RR1] [MB2] Para WP dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan sertifikat elektronik melalui aplikasi Privy yang tersedia di Playstore/IOS, untuk kemudian dipilih sebagai sertifikat elektronik pada website Coretax dan digunakan untuk menandatangani dokumen. Tata cara pengajuan dan masa berlaku TTE tersertifikasi diatur oleh PSrE.

Penerbitan faktur pajak bagi WP badan kini dapat dilakukan secara digital pada menu e-faktur dan e-bupot yang tersedia di website Coretax. Perwakilan setiap perusahaan harus terlebih dahulu memverifikasi identitasnya melalui kode otorisasi dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik, termasuk Privy, kemudian mengunggah swafoto untuk dilakukan validasi face comparison oleh sistem. Pastikan untuk terlebih dahulu mendaftar akun Privy untuk mempermudah proses verifikasi identitas tersebut. Setelah identitas tersimpan, dalam menu penandatanganan e-faktur pengguna akan diminta untuk memilih sertifikat elektronik Privy kemudian cukup memasukkan kode OTP untuk menyelesaikan proses penandatanganan.

Lebih jauh Marshall mengatakan, kerjasama Privy dengan DJP merupakan kemitraan strategis yang mendorong kesadaran WP pada kepatuhan pajak serta menciptakan ekosistem digital di masyarakat. “Diharapkan, kerjasama Privy dan DJP memberikan dampak luas bagi terciptanya ekosistem digital sekaligus mendorong kesadaran WP untuk melaporkan pajak dan serta meningkatkan pelayanan pajak di masyarakat,” imbuh Marshall.

Palestina: Sebuah Tragedi Kemanusiaan di Zaman Modern

HarianNusa, Jakarta – Universitas Paramadina bekerja sama dengan Paramadina Institute of Ethics and Civilization (PIEC) menyelenggarakan seminar bertajuk “Palestina: Sebuah Tragedi Kemanusiaan di Zaman Modern" diadakan secara langsung bertempat di Auditorium Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Cipayung pada Kamis (16/1/2025).

Dalam sambutannya Prof. Didik J. Rachbini, Rektor Universitas Paramadina mengungkapkan bahwa Palestina, sebagai sebuah negara yang sudah seharusnya merdeka, terus menjadi pusat perhatian dunia. Dalam pidatonya, Prof. Didik menekankan pentingnya komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta peran kampus dalam menyuarakan keadilan.

Dr. H. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR-RI, memberikan keynote speech yang menyentuh berbagai aspek penting terkait Palestina. Hidayat mengungkapkan bahwa tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza, meskipun terisolasi, masih terus menggugah perhatian dunia. Ia juga membahas peristiwa tragis yang terjadi pada 7 Oktober 2024, yang menimbulkan dua pandangan berbeda di Indonesia mengenai siapa yang seharusnya disalahkan.

“Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkenalkan peta Timur Tengah yang tidak mencantumkan Palestina, sebuah langkah yang semakin memunculkan ketegangan internasional. Pada bulan November 2024, Amerika Serikat juga menyatakan bahwa tidak akan ada gencatan senjata jika Israel tidak mengakui Palestina dalam peta tersebut” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Hidayat menyoroti bagaimana tragedi ini menyebabkan meningkatnya jumlah korban jiwa, terutama dalam 24 jam terakhir dengan Israel terus melanjutkan serangan. Ia menekankan bahwa meskipun telah ada upaya untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional, Israel masih belum mendapatkan hukuman yang setimpal atas pelanggaran-pelanggaran kemanusiaan yang terjadi.

“Lembaga-lembaga internasional seperti International Court of Justice (ICJ) dan International Criminal Court (ICC) telah meminta Israel untuk segera meninggalkan tanah Palestina dan menghentikan serangan militer, namun Israel menolak” tuturnya.

Selanjutnya Ketua PIEC, Pipip A. Rifai Hasan menegaskan bahwa persoalan Palestina merupakan masalah kemanusiaan yang menjadi bagian dari hak-hak fundamental setiap bangsa. Meskipun dunia internasional telah sepakat mengenai prinsip kemerdekaan dan hak asasi manusia, perlakuan yang diterima Palestina justru mencerminkan keterbalikan dari prinsip-prinsip tersebut, terutama oleh negara-negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.

Prof. Hikmahanto Juwana kemudian menyampaikan bahwa kebijakan Israel, yang digerakkan oleh ‘dendam pribadi’ terhadap kelompok Hamas, tidak dapat dibenarkan dalam kerangka hukum internasional. Menurutnya, kebijakan Israel untuk memastikan Gaza bebas dari pejuang Hamas dan untuk mengembalikan Sandra yang dikuasai oleh Hamas telah menimbulkan tragedi besar, yang bahkan melibatkan upaya hukum internasional seperti laporan dari Afrika Selatan ke International Court of Justice (ICJ) mengenai tuduhan genosida terhadap Israel.

Prof. Hikmahanto juga menyoroti peran Mahkamah Kejahatan Internasional yang telah memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Perdana Menteri Israel Netanyahu, untuk memberikan pertanggungjawaban atas tindakannya.

Dian Wirengjurit menambahkan bahwa tragedi ini bukan hanya masalah agama, melainkan juga masalah politik yang memiliki akar dalam perebutan wilayah, ideologi, dan sumber daya alam. Ia menyoroti dukungan yang diberikan oleh negara-negara Arab terhadap Hamas serta peran negara-negara besar, seperti China, yang ikut campur dalam isu Palestina meskipun bukan negara dengan mayoritas Muslim. Menurutnya, tragedi ini adalah hasil dari dinamika politik global yang rumit dan berkembang.

Sementara itu, Prof. Din Syamsudin menyampaikan pandangannya tentang kompleksitas masalah Israel-Palestina yang sangat sulit untuk diprediksi. Ia mengingatkan bahwa konflik ini bermula sejak Deklarasi Balfour 1917, yang masih menyisakan dampak buruk hingga kini. Prof. Din juga mengaitkan Zionisme dengan klaim tempat suci yang memperburuk konflik. Ia menilai hubungan internasional, termasuk kebijakan bebas visa Israel ke Uni Emirat Arab sementara negara mayoritas Islam seperti Indonesia tidak mendapatkan hak yang sama, semakin memperparah ketegangan ini.

Kendalikan Inflasi, TPID Lobar Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

0

HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gencarkan gerakan tanam cabai. Kegiatan tanam cabai dilaksanakan di seluruh Lombok Barat dan diawali di wilayah Suranadi Kecamatan Narmada, Kamis 16 Januari 2025. Hadir dalam kegiatan ini Pj Bupati Lobar H. Ilham, kepala OPD, Staf Ahli, Camat se Lobar, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani dan tamu undangan lainnya.

Pj Bupati Lobar H. Ilham mengatakan, pengendalian inflasi merupakan program yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Hal tersebut terlihat dari rapat koordinasi pengendalian inflasi setiap senin dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri. Sehingga Pemerintah daerah harus menjadikan inflasi sebagai salah satu fokus dalam pelaksanaan pembangunan.

“Karenanya gerakan tanam cabai ini menjadi penting sebagai upaya nyata dalam pengendalian inflasi di Lobar,” tekannya.

H. Ilham lebih lanjut mengatakan, bahwa cabai dan sayuran merupakan salah satu komoditi yang menyebabkan inflasi tak terkendali. Hal ini karena cabai pada musim hujan seperti saat ini harganya cenderung melambung tinggi. Karenanya Pemerintah Daerah menggencarkan pelaksanaan gerakan tanam cabai di semua wilayah Lombok Barat.

“Kami mengajak semua masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan tanam cabai ini agar memudahkan masyarakat memperoleh cabai sehingga harga cabai tidak meroket tinggi. Mari kita tanam cabai dan sayuran lainnya di rumah kita,” ujarnya.

Sementara itu Kadis Pertanian Lombok Barat, Damayanti Widyaningrum, mengatakan, gerakan tanam cabai ini menyentuh semua lapisan masyarakat dari ASN, kelompok tani, kelompok wanita dan masyarakat umum. Ia mengatakan bahwa jumlah bibit cabai yang dibagikan dalam gerakan ini mencapai ratusan ribu bibit cabai. Ia berharap melalui gerakan ini cabai tidak lagi langka dan pada saat musim ramadhan dapat dipanen oleh masyarakat.

“Gerakan ini sebagai upaya kita mengendalikan inflasi dan mari kita manfaatkan lahan lahan yang kita miliki untuk menanam cabai dan sayuran untuk kemandirian pangan,” ujarnya.

Kegiatan Gerakan Menanam cabai ini dilaksanakan di semua wilayah Lombok Barat. Gerakan ini mengajak semua masyarakat untuk ikut menanam cabai dengan memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki oleh masyarakat. Kegiatan ini ditandai dengan penanaman cabai secara simbolis oleh Pj. Bupati Lobar, Forkopimda, kepala OPD dan kelompok tani. Sebelumnya kegiatan gerakan menanam cabai juga dilakukan oleh para ASN disekitar kantor Pemerintah Daerah. Diharapkan gerakan ini dapat menjadi salah satu langkah dan upaya mengendalikan inflasi. (F3)

Pj Bupati Lobar : Baznas Lobar Cerdaskan Kehidupan Bangsa

0

HarianNusa, Lombok Barat – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat mengelar kegiatan Baznas Lobar Cerdas dalam rangka memberikan bantuan kepada guru tidak tetap non sertifikasi dan siswa berprestasi kurang mampu se Lombok Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bupati Lobar, Rabu, 15 Januari 2025, dihadiri Pj. Bupati Lobar H. Ilham, Plt Asisten I H. Suherman, Kepala OPD, Ketua dan Komisioner Baznas Lobar, ketua MUI Lobar, Ketua FKSPP, Ketua Dewan Pendidikan Lobar Ahyar Fadli, Kabag Kesra Afgan Kusumanegara, Plt Sekretaris Kominfo Arief Rachman, Kabid Renbang sosbud Bappeda Dr. Hj. Mutmainah dan para penerima bantuan.

Pj Bupati Lobar H. Ilham dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Lobar atas program kegiatan yang telah dilaksanakan. Ia mengatakan, Baznas Lobar sangat progresif dalam membantu pemerintah Lombok Barat dalam mengentaskan kemiskinan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai lembaga pemerintah non struktural, Baznas Lobar memiliki peran penting dalam pembangunan di Lombok Barat

"Kami apresiasi langkah langkah Baznas Lobar dalam upaya mencerdaskan bangsa," ujarnya.

Ilham melanjutkan, program bantuan untuk guru tidak tetap non sertifikasi dan siswa berprestasi kurang mampu yang dilaksanakan oleh Baznas ini menjadi salah satu langkah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini juga menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan IPM Lombok Barat. Saat ini IPM Lombok Barat berada di posisi 4 setelah Kota Mataram, Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Diharapkan kegiatan-kegiatan yang mengintervensi bidang kesehatan dan pendidikan serta ekonomi yang dilakukan oleh Baznas dapat meningkatkan IPM Lobar.

"Mari kita bersama sama berkolaborasi meningkatkan IPM. Tahun 2024 kita telah berhasil melampaui terget target dalam RPJMD. Sehingga kami berharap IPM lobar meningkat dan penduduk miskin menurun serta yang paling penting jangan sampai ada anak lobar yang tidak sekolah karena alasan tidak mampu," ajaknya.

Sementara itu Ketua Baznas Lobar TGH Taisir Al Azhar mengatakan, Baznas Lobar telah melaksanakan sejumlah program dalam upaya membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Beberapa program tersebut bantuan pendidikan, bantuan peningkatan ekonomi, bantuan kesehatan serta bantuan lainnya. Berbagai program ini bersumber dari zakat infaq dan sedekah berbagai pihak di Kabupaten Lombok Barat.

"Tahun 2024 Baznas Lobar berhasil mengumpulkan ZIS sebanyak 8,3 miliar dari target 10 miliar namun apabila diakumulasi dengan kerjasama berbagai pihak kit berhasil menghimpun dana zis sebanyak 10,5 miliar dan didistribusikan sebanyak 9,3 miliar," ujarnya.

TGH Taisir mengatakan pihaknya akan terus berupaya membantu dan mendukung Pemda Lobar dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar masyarakat di Lobar dapat lebih sejahtera. Ia juga mengatakan bahwa Baznas juga telah mengulirkan bantuan produktif bagi para UMKM. Hal ini diharapkan dapat membangkitkan ekonomi masyarakat Lobar khususnya UMKM.

"Baznas Lobar tetap sigap dan aman selalu menjadi yang terdepan untuk ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat Lobar sehingga dapat meringankan beban Pemerintah Lobar. Karena kami adalah bagian dari Pemerintah Daerah sebagai lembaga pemerintah non struktural," ujarnya

Kegiatan hari ini merupakan pendistribusian dana bagi hasil bantuan tahap ke 2 darj Baznas Propinsi tahun 2024. Bantuan baznas cerdas ini diperuntukan kepada 576 penerima yang meliputi Guru Tidak Tetap non sertifikasi sejumlah 360 orang dan siswa berprestasi kurang mampu sebanyak 216 orang. Diharapkan para guru dan siswa berprestasi yang memperoleh bantuan dapat menggunakan bantuan ini dengan baik dan maksimal untuk menunjang peningkatan pendidikan di Lombok Barat. (F3)

Ket. Foto:
Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham didampingi Ketua Baznas Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar menyerahkan secara simbolis bantuan kepada guru tidak tetap non sertifikasi di Lombok Barat. (Ist)