More
    Beranda blog Halaman 113

    Puluhan Pasangan di Lombok Barat Ikuti Isbat Nikah

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Isbat nikah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pada hari Senin, (12/04/2021) kemarin diikuti oleh sebanyak 50 pasangan suami istri di Lobar.

    Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesra, H. Maksum, membuka kegiatan Isbat Nikah bagi masyarakat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang digelar di Aula Madrasah Nurul Wathon Banyumulek, Kecamatan Kediri.

    Dalam sambutannya, H. Maksum menyampaikan apresiasi sekaligus terimakasih atas inisiatif dan inovasi Yayasan Pebagus Lobar dengan PA Giri Menang yang telah melakukan inovasi terobosan kegiatan yang sangat bermanfaat yaitu Isbat Nikah massal bagi pasangan suami istri di Lobar yang belum mendapatkan pengakuan secara Negara.

    “Isbat Nikah massal ini sangat besar manfaatnya untuk kalangan masyarakat tidak mampu. Hal ini terangnya memudahkan bagi anak-anak kita untuk mendapatkan identitas kependudukan yang akan mempermudah masyarakat dalam proses administrasi pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan administrasi sosial lainnya,” ujarnya.

    “Pelayanan Itsbat Nikah ini sangat bermanfaat dalam memangkas biaya, mendekatkan layanan pada masyarakat yang membutuhkan serta menyederhanakan proses demi terciptanya pelayanan maksimal bagi masyarakat sehingga penataan administrasi yang teratur,” tambahnya.

    Menurutnya, prosesi Itsbat Nikah ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tertib administrasi, baik pernikahan maupun kependudukan. Akta perkawinan yang sah menjadi dokumen penting yang wajib dimiliki pasangan suami istri.

    “Akta nikah menjadi acuan untuk mengurus kartu keluarga, Kartu Tanda Penduduk, akta kelahiran anak maupun dokumen lain,” jelasnya.

    Dengan tertib administrasi pernikahan dan kependudukan, warga tercatat dalam data kependudukan Disdukcapil. Sekaligus memiliki identitas yang jelas dan diakui secara hukum.

    Di akhir sambutannya, H. Maksum berharap kepada peserta untuk mengikuti acara dengan baik dan menjalankan proses sidang yang dilaksanakan dengan seksama dan dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada kendala apa pun.

    Sementara, Ketua PA Giri Menang yang diwakili oleh Ketua Majelis Hakim PA, Fathur Rahman memberikan apresiasi kepada Yayasan Pebagus Lobar atas kerjasama yang baik dengan telah menyelenggarakan acara isbat nikah massal.

    Ia mengatakan Isbat Nikah massal ini adalah Program kerjasama antara PA Giri Menang, dan Yayasan Pebagus Lobar, isbat nikah ini tugas dan wewenang PA Giri Menang yang merupakan program berkelanjutan secara merata dan menyeluruh.

    “Zaman sekarang Isbat Nikah itu wajib dilaksanakan bagi masyarakat yang tidak dicatat pernikahannya. Dengan adanya isbat nikah, buku nikah bapak ibu dapat dikeluarkan sebagai bukti autentik adanya pernikahan, nantinya berguna untuk mengurus akta anak dan pengurusan pasport untuk naik haji, ungkapnya mengenai pentingnya isbat nikah tersebut,” terangnya.

    Fathur Rahman juga melaporkan, bahwa jumlah pasangan yang di isbat nikahkan hari ini sebanyak 50 pasangan untuk memberikan kepastian identitas hukum kepada masyarakat atas pernikahannya.

    Isbat nikah adalah cara yang dapat ditempuh oleh pasangan suami istri yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum agama (perkawinan siri). Namun, lantaran statusnya hanya sah secara agama, Pegawai Pencatat Nikah tidak dapat menerbitkan Akta Nikah atas perkawinan siri.

    Jadi, isbat nikah diajukan dalam rangka mendapatkan pengakuan dari negara atas perkawinan yang statusnya hanya sah menurut agama sehingga perkawinan tersebut berkekuatan hukum. Dengan mengajukan isbat nikah, maka pasangan suami-istri yang melakukan perkawinan siri akan mendapatkan akta nikah yang kedudukannya sebagai bukti adanya perkawinan tersebut dan jaminan bagi suami atau istri serta melindungi hak-hak anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Hak anak yang dimaksud antara lain akta kelahiran, warisan, dan lain-lain.

    Pelaksanaan isbat nikah massal ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan bertahap di Lobar.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama (PA) Giri Menang Fathur Rahman, Pembina Yayasan Pebagus Lobar Agus Kamarwan, Kabag Sumba Polres Lobar AKP. Gede Aryadana, Camat Gerung, Camat Kediri, Camat Kuripan, para Kepala Desa perwakilan 3 Kecamatan dan seluruh pasangan suami istri peserta Isbat Nikah. (*)

    Terus Melayani dan Membela Rakyat, PKS Optimis Raih 10 Kursi DPRD dan Bupati Lombok Barat

    0

    HarianNusa.com, Senggigi – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lombok Barat optimis dapat meraih 10 kursi DPRD pada pemilu 2024 mendatang. Tidak hanya itu, PKS juga targetkan mengusung calon dan memenangkan pilkada bupati Lombok Barat yang juga direncanakan dihelat pada tahun yang sama.

    Hal tersebut disampaikan Hj. Nurul Adha, S.Th.I, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Lombok Barat pada acara penutupan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partainya di sebuah hotel di kawasan Senggigi, Senin 12 April 2021. Rakerda PKS Lombok Barat berlangsung selama 2 hari, tanggal 11-12 April 2021.

    “Rakerda PKS Lombok Barat menghasilkan beberapa amanat dan rekomendasi untuk jajaran pengurus DPD PKS Lombok Barat, target kita di tahun 2024 akan mengusung dan memenangkan kader PKS sebagai Bupati Lombok Barat”, ujar Nurul.

    Nurul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lombok Barat mengatakan, untuk mencapai terget tersebut, partainya harus meraih 10 kursi DPRD sebagai syarat minimal pengajuan calon bupati ke KPUD.

    “Oleh karena itu, untuk mewujudkan amanah tersebut, maka DPD PKS Lobar, harus memenangkan Pemilu 2024 dengan capaian perolehan 9+1 atau 10 kursi. Karena itu adalah tiket menuju Pilkada 2024 yang akan mengusung kader partai”, ujarnya.

    Sebagai informasi, saat ini PKS Lombok Barat menempatkan 5 orang wakilnya di DPRD. Sehingga harus ada penambahan 5 kursi lagi untuk mencapai target tersebut. Target ini memang sesuai dengan yang ditetapkan DPP PKS yaitu perolehan 15% suara atau setara dengan 10 kursi DPRD Lombok Barat.

    Lebih lanjut Nurul menjelaskan, target itu adalah untuk semakin mengokohkan PKS sebagai partai Islam yang rahmatan lil alamin, dan terus memberikan pelayanan dan pembelaan kepada rakyat. Untuk itu PKS juga akan melakukan perekrutan 13 ribu orang kader baru.

    Keren, Bupati Lobar Touring Bersama Bikers, Tanam 10 Ribu Pohon di Bukit Mekaki Sekotong

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid bersama Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Lobar touring bersama klub motor serta komunitas Bikers untuk mengeksplorasi keindahan alam Lobar khususnya Kawasan Sekotong, yang dirangkai dengan penanaman puluhan ribu pohon.

    Bupati Lobar H.Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan touring sekaligus penanaman 10 ribu pohon ini dalam rangka peringatan HUT Lobar ke 63 yang diikuti oleh ratusan peserta dari jajaran Forkopimda, OPD, kadin, klub motor dan para biker.

    Menurut bupati touring ini istimewa, karena Wabup, Kapolres, Dandim dan ketua DPRD Lobar naik motor dengan menempuh jarak sekitar 40-50 kilometer.

    “Ini kebanggaan kita, dan kita menanam 10 ribu Pohon bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Kegiatan ini dalam rangka peringatan HUT Lobar ke 63,” jelas Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Minggu (11/4/2021).

    Meksipun diikuti ratusan orang, namun touring ini tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Dimana Ratusan peserta dilepas dari Bencingah Agung, Kantor Bupati Lobar secara bertahap. Kemudian menempuh jarak 40 kilometer hingga Jalur Selatan Bukit Mekaki.

    Keindahan alam yang di suguhkan sepanjang perjalanan yang dilalui mampu menghilangkan rasa lelah dan letih. Setiba di kawasan Mekaki, tampak keindahan jalan membelah bukit dengan pemandangan alam pantai dan perbukitan di sebelah kiri dan kanan sepanjang jalan hotmik tersebut. Pemandangan tersebut tentu tak ingin dilewatkan, para peserta langsung mengambil kesempatan untuk berswafoto.

    “Pemandangan begitu luar biasa dengan melihat sekeliling bukit dan lautan luas,” ujar Bupati.

    Kehadiran para bikers dan peserta lainnya diharapkan mampu mengeksplor keindahan Lobar khususnya kawasan Mekaki melalui media masing-masing.

    Bupati begitu takjub melihat keindahan jalur selatan menuju Kek Mandalika yang baru pertama kali dilihatnya.

    “ini begitu takjub dengan keindahan alam pantainya yang masih alami. Untuk penanaman pohon kali ini, masing-masing peserta menanam lima Pohon. Dengan jumlah peserta sekitar 300 orang, peserta melakukan penanaman sudah dibagi per kelompok untuk menghindari kerumunan,” tambahnya.

    Lokasi penanaman dibagi menjadi beberapa titik rest area dan kokasi utama di puncak bukit Mekaki.

    “Penanaman pohon ini kerjasama antara Pemda Lobar, DLHK provinsi dan Kadin. Kurang lebih sekitar 10 ribu pohon yang ditanam. Bupati berpesan kepada warga sekitar, setelah pohon ditanam agar dijaga supaya bisa tumbuh dengan baik. Karena kita tanam bersama, maka mari kita jaga bersama, dan kedepannya di wilayah Mekaki ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Hotel oleh Wings Group,” tutupnya.

    Di tempat yang sama Komandan Kodim (Dandim) 1606/Lobar, Kolonel Arm Gunawan mengatakan, kegiatan dalam rangkaian HUT Lobar ke 63 ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Lobar terhadap upaya pelestarian alam.

    “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan seluruh masyarakat dapat menyadari betapa pentingnya menjaga pelestarian alam karena alam dan kehidupan memiliki hubungan yang sangat erat. Serta ikut berpartisipasi dalam perlindungan dan pengelolaannya,” tegasnya.

    Menurutnya, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan kesadaran sebagai langkah melestarikan alam.

    "Penanaman pohon yang dilaksanakan ini perlu kita apresiasi bersama, ini dapat menggugah kepedulian berbagai pihak akan pentingnya keberadaan pohon serta pemeliharaan yang berkelanjutan untuk kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (*)

    SMAIT Gelar MABIT Secara Online

    HarianNusa.com, Sumbawa – SMA IT Samawa Cendekia pada Sabtu- Minggu, (10-11/04/2021) telah menggelar kegiatan Malam Pembinaan Iman dan Taqwa (MABIT) secara online.

    MABIT ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh para peserta didik SMA IT SC. Tujuannya, agar para siswa tetap terjaga ruh keislamannya dengan menerima materi-materi atau kegiatan yang berhubungan dengan meningkatkan rasa Iman dan Islam nya kepada Allah SWT.

    "Kegiatan ini diwajibkan untuk para siswa karena bagian dari kurikulum yang ada di SMA IT Samawa Cendekia," ungkap kepala SMA IT Samawa Cendekia, Ustadz Muslim.

    Berbeda dari sebelumnya, MABIT kali ini dilaksanakan secara daring/online dikarenakan pandemi Covid 19 yang belum usai. Tetapi hal ini tidak mengurangi semangat para siswa untuk mengikuti kegiatan MABIT ini dengan khusyuk dari awal hingga akhir sesi.

    "Alhamdulillah kegiatan MABIT ini bisa terlaksana dengan baik, kegiatan ini adalah kegiatan rutin SMA IT SC, namun karena pandemi, kegiatan ini dilaksanakan dengan sistem Online," ungkapnya.

    Pada kegiatan MABIT kali ini, para siswa diwajibkan mengikuti pembukaan yang dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi meeting zoom dan juga mengikuti materi ke-Islaman yang disampaikan oleh Ust Ahmad Arifin, LC. Adapun kegiatan Sholat wajib ataupun sunnah dilaksanakan masing-masing di rumah, juga untuk tilawah Qur’an. Sebelum kegiatan usai, kegiatan di tutup dengan mendengar tausiyah dari Ustadz Husnayadi dan juga dzikir pagi. (*)

    Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Rakor Evaluasi dan Strategi Capaian Kinerja

    0

    HarianNusa.com, Sumbawa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (5/4/2021), membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Strategi Capaian Kinerja yang berlangsung di Grand Hotel Sumbawa.

    Kakanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, A.K.S., M.H. dalam sambutannya mengungkapkan, rakor tersebut sebagai sarana evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2021, sekaligus sebagai media perencanaan penyusunan strategi capaian kinerja tahun anggaran 2022.

    “Selain itu, rakor ini juga sebagai sarana monitoring dan evaluasi, terhadap semua kegiatan di satuan kerja (satker, red) lingkup Kanwil Kemenkumham NTB,” ungkapnya.

    Di hadapan peserta rakor yang terdiri dari Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama dan Kepala Satker Kanwil Kemenkumham NTB itu, Haris Sukamto menegaskan bahwa kegiatan rakor menjadi penting guna melihat hasil kinerja triwulan I, untuk menyongsong triwulan selanjutnya.

    “Secara umum triwulan pertama sudah memenuhi target, sehingga hal ini bisa menjadi modal awal, karena sudah patuh dan taat terhadap disbursement plan (dokumen rencana penyerapan, red),” tandasnya.

    Karenanya, Kakanwil Kemenkumham NTB yang akrab dengan sapaan Haris itu menekankan, agar segenap jajaran Kanwil Kemenkumham NTB mencermati dengan seksama, hasil yang telah dicapai sebelumnya sehingga dapat menentukan strategi dan langkah ke depan.

    “Jadi, saya berharap semua jajaran paham benar terhadap dukungan manajemen dan dukungan teknis, serta dapat menyusun program kerja dan rencana kerja, yang sesuai dengan target yang akan dicapai dan rencana kebutuhan pada masing-masing satker,” ujar Haris.

    Ia juga mengingatkan bahwa sebagai sumber daya manusia (SDM) Kemenkumham, segenap jajaran harus adaptif dengan perubahan.

    “Artinya, dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini, tentunya SDM yang dimiliki Kemenkumham, harus selalu belajar dan adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi,” tegasnya.

    Kakanwil juga menyampaikan terkait pembangunan Kemenkumham Corporate University (CorpU), yang merupakan rumah belajar manajemen strategis pengembangan SDM, yang fokus pada program strategis kementerian dengan mengelola individu pegawai, termasuk pengelolaan pengetahuan untuk pencapaian karakter unggul di bidang hukum dan HAM.

    “Kemenkumham CorpU adalah satu tindakan konkret yang harus diwujudkan, dalam rangka pembangunan SDM unggul. Kemenkumham CorpU harus up to date, based on information technology, dan mampu menjawab isu-isu strategis yang ada,” jelas Haris.

    Untuk diketahui, selain dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada satker berprestasi, dalam kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) Kanwil Kemenkumham NTB. (*)

    Kemenkumham NTB Teken Kerja Sama Kekayaan Intelektual dengan Pemkab Sumbawa Barat

    0

    HarianNusa.com, Sumbawa – Kanwil Kemenkumham NTB kian inten menjalin sinergi lintas institusi dan sektoral di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai bentuk perlindungan dan pengawasan terhadap kekayaan intelektual (KI), Rabu (7/4/2021), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) NTB, menandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

    Kakanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, A.K.S., M.H. mengatakan, MoU kerja sama tersebut bertujuan, untuk memberikan perlindungan dan pemanfaatan KI komunal maupun personal.

    “Selain itu, melalui pengawasan sekaligus juga bertujuan untuk mendorong inovasi dan investasi, dan ini juga merupakan bentuk sinergitas antara Kemenkumham dengan Pemkab Sumbawa Barat,” ungkapnya.
    Di hadapan Bupati dan kepala instansi terkait di KSB, Kakanwil Kemenkumham NTB yang akrab dengan sapaan Haris itu berpesan, agar dengan ditandatanganinya MoU kerja sama itu, segala kekayaan intelektual yang ada di KSB terjaga dan segera terdaftar.

    “Jangan sampai kekayaan intelektual tersebut diklaim oleh daerah lain, atau bahkan hilang,” tandas Haris.

    Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. W. Musyafirin, memberi atensi terhadap setiap program Kakanwil Kemenkumham NTB, terutama terkait perlindungan dan pengawasan KI.

    “Kami juga saat ini tengah membangun Kantor Imigrasi serta menyiapkan lahan untuk Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Musyafirin.

    Bupati Sumbawa Barat itu juga memberikan apresiasi, karena salah satu tradisi dan atau budaya masyarakat KSB, saat ini telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

    “Alhamdulillah, Budaya Barapan Ayam sudah terdaftar di HKI. Kami berharap pendaftaraan HKI bisa meningkat di Sumbawa Barat,” ucapnya.

    Tampak hadir dan memberikan arahan spesifik, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Harniati dan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa Barat Siti Nuraini. (*)

    Lagi, Fraksi PKS DPR Potong Gaji untuk Bantu Korban Banjir Bima dan NTT

    0

    HarianNusa.com, Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini kembali menerbitkan instruksi kepada seluruh anggota Fraksi untuk menyisihkan gaji dewan guna membantu korban bencana banjir bandang dan longsor di Flores Timur NTT dan Bima NTB.

    Menurut Jazuli musibah yang terjadi di NTT dan NTB perlu mendapat perhatian khusus mengingat dampaknya yang meluas hingga jatuhnya korban jiwa yang cukup besar. Berdasarkan pemberitaan sejumlah media pada Minggu (4/4) korban jiwa meninggal di Flores Timur NTT mencapai 67 orang, sementara di Bima 2 orang.

    Belum lagi dampak kerusakan tempat tinggal dan besarnya jumlah warga yang mengungsi di dua wilayah tersebut.

    “Fraksi PKS kembali terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Flores Timur NTT dan Bima NTB. Atas nama Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS kami mengucapkan keprihatinan dan belasungkawa yang dalam atas musibah ini. Semoga segera teratasi dengan baik,” ungkap Jazuli.

    Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini mengajak seluruh komponen bangsa bahu membahu menunjukkan kepedulian kepada saudara kita di NTT dan NTB dengan mengirim bantuan dalam bentuk apapun sesuai kapasitas dan kemampuan.

    “Pertolongan dan bantuan kita atas nama kemanusiaan tanpa melihat ras, suku, dan agama. Tapi yang pasti kita saudara satu bangsa harus menunjukkan solidaritas nasional agar saudara-saudara kita di sana menjadi ringan bebannya,” ungkapnya.

    Fraksi PKS DPR berkomitmen untuk terus menggalang solidaritas kepedulian dalam bentuk bantuan di setiap musibah yang terjadi di Indonesia.

    “Semoga ikhtiar sederhana ini mendatangkan keberkahan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” pungkas Jazuli.

    Duta Lingkungan NTB dan PWLT Galang Dana untuk Korban Bencana di Bima dan NTT

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Paguyuban Duta Lingkungan Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam yang melanda warga Bima dan Flores Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Aksi penggalangan tersebut dilakukan di sejumlah tempat di Kota Mataram, Lombok Tengah dan rencananya juga akan bergeser ke Lombok Timur.

    Ketua Paguyuban Duta lingkungan NTB, Samsul Hadi mengungkapkan, aksi penggalangan dana tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang sudah melekat di tubuh Paguyuban Duta Lingkungan NTB.

    “Sebagai sebuah lembaga yang memang berbasis sosial, maka penggalangan dana sebagai kepedulian terhadap korban bencana secara otoamatis akan kita lakukan dengan mengerahkan semua kekuatan,” jelas Samsul Hadi di sela-sela mendampingi anggota paguyuban Duta Lingkungan saat penggalangan dana di simpang empat Puyung, Lombok Tengah, Selasa (6/4/2021).

    Disadari Samsul Hadi yang kerap disapa Adi Ello, aksi penggalangan dana itu tidak serta merta akan menyelesaikan semua persoalan para korban musibah banjir tersebut. Namun, setidaknya bisa meringankan beban mereka.

    “Kami berharap setidaknya apa yang kami lakukan bisa meringankan beban para korban melalui keringanan hati masyarakat yang telah bersimpati memberikan donasi melalui Paguyuban Duta Lingkungan NTB,” imbuhnya.

    Adanya musibah banjir itu, kata dia, Paguyuban Duta Lingkungan NTB akan lebih menekankan lagi pentingnya pelestarian lingkungan.

    “Musibah banjir itu jadi pemicu kami untuk terus meningkatkan lagi sosialisasi dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan,” kata Adi Ello.

    Sebelumnya, kegiatan penggalangan dana telah dilakukan di Kota Mataram, dan rencananya akan dilakukan di Lombok Timur bekerjasama dengan elemen mahasiswa di Lombok Timur.

    Sementara itu, Duta Lingkungan NTB tahun 2020, Agustina Rahmawati mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat pengguna jalan yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu para korban bencana alam.

    “Alhamdulillah kami bangga menjadi bagian dari orang-orang yang peduli terhadap sesama. Dengan senang hati dan ihklas kami melakukan kegiatan ini bersama teman-teman yang lain,” ujar Agustina.

    Selain bisa membantu sesama, kegiatan penggalangan dana tersebut bagi Agustina, merupakan sebuah pembelajaran berharga bagi dirinya dan kawan-kawan yang tergabung dalam keluarga besar Paguyuban Duta Lingkungan NTB.

    “Ini mengajarkan kami tentang bagaimana peduli sesama dan peduli lingkungan sekitar. Ternyata, benar kata orang kalau berbagi itu indah dan ini memang sangat menyenangkan. Terimakasih buat semua masyarakat yang telah berbagi melalui kami,” ucap dara cantik asal Kota Mataram ini.

    Dirinya bersama-sama yang lain, khususnya keluarga besar Paguyuban Duta Lingkungan NTB, lanjut Tina, akan terus korbarkan semangat untuk peduli terhadap lingkungan dan peduli terhadap sesama.

    “Hutanku Lestari, alamku asri, penopang NTB Gemilang,” tutup Tina yang juga seorang penyiar radio di NTB ini.

    Sebagai informasi, Paguyuban Duta Lingkungan NTB dibentuk oleh Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) yang setiap tahun melakukan upaya pelestarian lingkungan dengan penghijauan terutama di sumber-sumber mata air di Lombok Tengah.

    Selain penghijauan dan pembersihan pantai, PWLT dan Duta Lingkungan NTB kerap melakukan aksi-aksi sosial lainnya dengan menggandeng sejumlah pihak terkait di daerah ini.

    Pemda KLU Gelar Silaturahmi Pembimbingan Kepribadian Klien Bapas Kelas II Mataram

    0

    HarianNusa.com, KLU – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU) mengadakan silaturahmi dan pembimbingan kepribadian bagi Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Mataram. Kegiatan dibuka oleh Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH., yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Evi Winarni MSi bertempat di Aula Kantor Bupati setempat (6/4/2021).

    Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan KLU, Evi Winarni, M. Si., dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas bimbingan Bapas dan seluruh jajaran Lapas Mataram terhadap klien Warga Binaan Pemasyarakatan di Lombok Utara.

    "Koordinasi seperti ini kami butuhkan sehingga kedepannya kami bisa tahu apa yang harus kami lakukan kepada saudara-saudara kami sehingga nanti bisa memperbaiki hidup mereka lebih baik lagi. Kami juga berharap kita tetap saling menjaga silaturahmi," tuturnya.

    Dikatakan pula oleh Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian ini, kepada klien binaan Bapas, nanti bila sudah bebas bisa beradaptasi dengan baik. Bersungguh-sungguh mengikuti bimbingan dan apa yang disampaikan berguna bagi kehidupan yang lebih baik selanjutnya.

    Sementara itu, mewakili Kalapas Kelas II Mataram, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa Baiq Ria Yulihartini, SH. MH., menyampaikan kegiatan seperti sekarang, telah biasa diadakan sekali dalam sebulan di Bapas Mataram.

    "Hadir di sini para mantan Warga Binaan Pemasyarakatan yang sudah mendapatkan pembinaan di lapas dan sudah mendapatkan asimilasi, serta pembebasan bersyarat," imbuhnya.

    Ia mengatakan, menjadi tugas pihaknya di Lapas melakukan pembimbingan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Tugas dan fungsi dari Bapas yang pertama dalam pembuatan Litmas untuk diusulkan keluar dari Lapas dengan pembebasan bersyarat. Dikatakannya, biasa dilakukan di Mataram dengan menghadirkan 150 orang dari semua kabupaten/kota, secara bergilir. Terkait pandemi maka solusinya mengadakan kegiatan bimbingan per kabupaten.

    "Kedepannya kami mohon kerja sama dan mohon perhatiannya dengan Pemda kepada klien-klien kami di Bapas Mataram yang berasal dari KLU, supaya mereka merasa mendapatkan perhatian dan tidak akan mengulang kembali perbuatannya," pungkasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kesbangpol KLU Itradim SSos, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa Baiq Ria Yulihartini SH MH dan jajaran, beserta klien Bapas Kelas II Mataram yang menghadirkan narasumber Ir Muhamamd Ilham MM dari unsur Nahdlatul Ulama NTB. (*)

    Bupati KLU Buka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah dan Pengawas

    0

    HarianNusa.com, KLU – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH., membuka acara Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah dan Pengawas di Kabupaten Lombok Utara (5/4/2021). Hadir pula Kepala Dinas Dikpora Dr Fauzan MPd, Direktur Eksekutif Perkumpulan Indonesian Overseas Alumni (IOA) Tantu Sugiharti Singgih Direktur South East Asian Ministers of Education Organizations –

    Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Language (SEAMOE – QITEP) Dr Indrawati MPd, serta unsur Dinas Dikpora KLU, Para Pengawas, dan Para Kepala Kepala Sekolah se-KLU.

    Bupati Djohan menyampaikan, kemajuan satu daerah bergantung pada pendidikan. Oleh karena itu, pemda menaruh harapan kepada semua elemen yang mengelola pendidikan di Kabupaten Lombok Utara. Daerah Lombok Utara yang masyarakat miskinnya masih di angka 26,9 persen, masih menyandang daerah tertinggal di NTB menjadi tantangan tersendiri.

    "Bagi seluruh masyarakat dan perangkat daerah, sebagai pendidik harus memacu diri guna meningkatkan mutu pendidikan di Lombok Utara," tandasnya.

    Bupati Djohan berterima kasih kepada segenap multipihak yang telah berkiprah meningkatkan mutu kualitas pengawas, kepala sekolah, dan guru yang ada di Lombok Utara. Segala macam kegiatan pendidikan diuji, untuk menjadi bahan pembelajaran evaluasi pembenahan pembelajaran pada masa Covid-19.

    Bupati Djohan menyampaikan pula terkait perkembangan Rumah Tahan Gempa (RTG). Dikatakannya, hampir 60 ribu bangunan rusak berat, hingga kini belum terselesaikan 18 ribu rumah, kecuali fasilitas pendidikan dan tempat ibadah rampung dalam waktu 2 tahun, berkat bantuan pihak swasta dan lainnya.

    "Saya mengutus Wakil Bupati menghadap BNPB, ada dana daerah untuk pembangunan RTG tertahan hampir 300 miliar dan tambahan SK baru 7.164 unit rumah. Ditemukan adanya 25 persen indikasi salah sasaran. Simalakama bagi saya, sehingga melakukan verifikasi penerima RTG, karena ditemukan penerima, ada yang dapat lebih dari satu unit rumah, menjadi persoalan," tuturnya.

    Selanjutnya, terjadinya Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk Lombok Utara. Terhitung sampai dengan hari ini (5/4/2021) jumlah yang terpapar positif Covid-19 berjumlah 218 orang, meninggal 11 orang. Sekitar 189 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan kini sedang isolasi berjumlah 18 orang.

    "Sesuai dengan seruan negara kita, tetaplah melaksanakan peraturan kesehatan. Terlebih pengajar dan pengawas tetap menggunakan masker, mendidik anak kita membiasakan diri ikut dalam suasana Covid-19," jelasnya.

    Selain itu, Lombok Utara sesungguhnya memiliki banyak potensi yang luar biasa, namun dalam kondisi ini, secara bersama dapat memperbaiki dan membangun daerah Lombok Utara, termasuk pada aspek kependidikan.

    "Saya yakin dan percaya dengan peningkatan mutu dan kualitas melalui pelatihan ini, output kepala sekolah dan pengawas menjadi lebih baik. Menyambut baik apa yang dilakukan oleh pihak yang membantu kegiatan ini, menjadi amaliah berkegiatan di Lombok Utara. Dalam rangka melatih sumber daya manusia, guna meningkatkan output pendidikan," urainya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Dr Fauzan MPd mengungkapkan, perjuangan pada aspek pendidikan cukup berat dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang sedang melanda, namun apapun yang terjadi, pembangunan kependidikan tidak boleh berhenti. Tetap bersemangat, bersama-sama untuk Lombok Utara tercinta.

    Visi misi bupati dan wakil bupati bidang pendidikan diejawantahkan diantaranya melalui peningkatan kualitas SDM. Prioritasnya adalah pelatihan untuk guru-guru, magang ke sekolah maju dan favorit, memberikan perhatian pondok pesantren, dan pendidikan luar sekolah.

    Melihat berbagai kendala dan kesulitan, Dispora melakukan kerja sama dengan pihak luar, membuat MoU dengan IOA dalam melatih pengawas, kepala sekolah, dan guru sesuai bidang masing-masing, dengan mendatangkan tutor kredibel, terbaik, seluruhnya difasilitasi IOA.

    "Alhamdulillah visi misi pimpinan daerah, kita laksanakan tanpa memberatkan APBD kita, aktivitas meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Utara tidak berhenti akibat pengurangan anggaran saat Pandemi Covid-19," imbuhnya.

    Hal lain yang dilakukan Dikpora yaitu pencanangan Program "Simpel Saja" (Sistem Pelayanan Satu Jam), dapat terlaksana dengan baik. Tujuannya agar segala urusan pelayanan diselesaikan secepat mungkin, sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik pada dinasnya.

    Setelah acara dibuka Bupati Djohan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pelatihan secara bergiliran dari para narasumber yang ada, dengan tetap mengacu prokes Covid-19. (*)

    error: Content is protected !!