More
    Beranda blog Halaman 112

    Silaturahim Kebangsaan dengan Demokrat, PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama

    HarianNusa.com, Jakarta – Setelah sebelumnya bertemu jajaran DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajaran kembali menggelar Silaturahim Kebangsaan. Kali ini dengan mengunjungi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran di kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021).

    Dalam pertemuan tersebut, mantan wakil bupati Bekasi ini menyampaikan seruan untuk bersama-sama menolak segala bentuk aksi kekerasan dan penodaan agama.

    “Kita harus menyerukan penolakan terhadap segala bentuk aksi kekerasan seperti terorisme, anarkisme dan separatisme yang mengancam keamanan dan pertahanan NKRI. Serta tindakan penodaan agama yang menciderai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan dapat memecah belah bangsa,” tegas Syaikhu sebagaimana dirilis website resmi PKS.

    Lebih lanjut, Syaikhu juga menegaskan penolakan terhadap upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat Islam.

    “Kami juga menolak segala upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat islam. Islam dan seluruh agama di dunia adalah ajaran yang menyerukan rasa persaudaraan dan perdamaian,” lanjut Syaikhu.

    Silaturahim Kebangsaan ini merupakan kegiatan rutin yang akan dijalankan oleh PKS dengan berbagai elemen keumatan dan kebangsaan dalam rangka sinergi dan kolaborasi. Sebelum berkunjung ke Partai Demokrat, PKS telah menerima kunjungan dari PPP.

    Aman & Nyaman Saat Berpergian Naik Pesawat Di Masa Pandemi? Begini Tipsnya

    Pandemi Covid-19 saat ini memang cukup membuat repot bagi orang-orang yang sering bepergian, baik untuk bekerja, liburan atau berkunjung ke sanak saudara. Adanya Covid-19 saat ini tidak hanya menjadi cukup sulit untuk bepergian naik pesawat namun transportasi umum yang lainnya.

    Tapi yang menjadi permasalahan adalah ketika di dalam transportasi penerbangan posisi dari sistem sirkulasi udara yang minim dan bangku yang berdekatan di dalam pesawat. Sangat berbeda dengan kendaraan yang lainnya yang dapat untuk buka jendela agar pergantian dari udara lancar, tapi jika pesawat memakai sistem sirkulasi sendiri guna memutar kandungan udara yang ada di dalamnya.

    Tidak hanya itu, risiko terpapar Covid-19 karena bepergian dengan memakai pesawat cukup besar.

    Maka tidak heran jika beberapa negara menutup sejumlah akses penerbangan baik dalam negeri ataupun luar negei. Namun meski begitu, bila Anda memang mempunyai keperluan yang mendesak dan penting sehingga mengharuskan pergi dengan memakai transportasi pesawat haru memperhatikan beberapa hal. Nah, di sini akan memberikan rangkuman apa saja yang harus Anda perhatikan supaya tetap aman ketika naik pesawat di masa pandemi Covid-19.

    Beberapa Tips Aman Bepergian dengan Naik Pesawat

    Pemeriksaan kesehatan saat di Bandara (ilustrasi)
    • Pastikan Dahulu Bila dalam Kondisi yang Sehat Benar
      Guna memastikan Anda tetap aman ketika naik pesawat di masa pandemi seperti sekarang, Anda harus pastikan kondisi kesehatan dahulu sebelum penerbangan. Anda harus memastikan jika tubuh di dalam keadaan yang benar-benar sehat, prima serta tidak mempunyai keluhan sakit.

    Apabila Anda sedang merasa tubuh kurang fit, kurang enak badan seperti pilek, pusing batuk atau berbagai gejala tidak sehat yang lain sangat disarankan untuk menunda penerbangan. Hal itu karena kondisi imun tubuh yang kurang baik maka akan membuat tubuh Anda mudah untuk tertular berbagai macam penyakit atau virus.

    • Lebih Bijak dalam Memilih Maskapai Penerbangan
      Ketika memilih penerbangan, Anda harus bijak di dalam memilih maskapai penerbangan. Anda sebaiknya mencari tahu mana saja penerbangan yang mempunyai standar protokol kesehatan yang memenuhi standar WHO dan baik tentunya. Hal ini merupakan usaha pertama Anda yang harus dilakukan agar memastikan tetap aman ketika naik pesawat di masa pandemi ini.
    • Lakukan Check-In Secara Online
      Saat masa pandemi ini banyak hal diatur dan dibuat agar mengurangi kontak fisik atau sentuhan. Begitu juga dengan penerbangan saat ini yang diatur sedemikian rupa sehingga kontak antar penumpang bisa terjaga dan tidak menimbulkan kerumunan yang bisa membuat penyebaran virus semakin meluas.

    Salah satu contohnya adalah saat ini adanya check-in online, dimana Anda bisa untuk melakukan check-in bahkan sebelum di bandara. Dengan check-in online ini, Anda pun antre di konter check-in maskapi penerbangan. Nah, salah satu penerbangan yang menyediakan layanan adalah Lion Air. Anda bisa melakukan check-in online untuk maskapai Lion Air di Traveloka web checkin lion air.

    • Selalu Menggunakan Masker serta Menyiapkan Masker Cadangan
      Supaya Anda tetap aman ketika naik pesawat, maka Anda harus pastikan untuk selalu memakai masker di sepanjang perjalanan. Lalu jika perkiraan perjalanan memerlukan waktu yang lebih dari 4 jam, maka Anda harus untuk menyediakan masker cadangan. Jangan lupa juga untuk memastikan masker yang dipakai dalam keadaan yang bersih.
    • Membawa Peralatan Sanitasi Sendiri Dalam Tas
      Benda yang memang tidak boleh untuk Anda lupa dan lewatkan bawa di dalam tas adalah peralatan untuk sanitasi. Peralatan ini wajib untuk dibawa oleh Anda kemana saja untuk menjaga supaya diri tetap dalam keadaan steril. Alat-alat sanitasi yang harus Anda bawa seperti disinfektan, tisu basah, hand sanitizer dan sabun.
    • Mematuhi Protokol Kesehatan yang Sudah Ditetapkan Maskapai Penerbangan
      Tips aman yang harus Anda perhatikan ketika baik pesawat selanjutnya adalah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan maskapai penerbangan. Setelah Anda mendapatkan maskapai penerbangan yang mempunyai standar kesehatan baik dan sesuai dengan standar WHO, maka Anda harus ikuti apa yang petugas maskapai instruksikan. Dengan demikian, Anda bisa tetap aman ketik bepergian naik pesawat.

    Nah, demikian beberapa tips tetap aman naik pesawat. Sebenarnya masih ada banyak hal lain yang harus Anda perhatikan selain hal-hal di atas misalnya sering mencuci tangan, membersihkan tempat duduk sebelum memakainya dan lain sebagainya. Namun yang terpenting dari semua itu adalah Anda tetap patuh pada protokol kesehatan yang diterapkan supaya tidak mudah tertular virus corona. Semoga bermanfaat.

    Asagri Gagas Gerakan #1JutaOrangBaik Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

    0

    Hariannusa.com, Jakarta – Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, PT. Asagri Selaras Asia selaku produsen beras premium dan beras organik terbaik di Indonesia meluncurkan Gerakan #1JutaOrangBaik di Nur Corner, Minggu, (18/4).

    Dalam kesempatan ini, turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno beserta Ibu Nur Asia Uno selaku salah satu penggerak gerakan #1JutaOrangBaik. Menurut Sandiaga, gerakan tersebut mengajak orang-orang untuk bersedekah di bulan ramadhan.

    “Program #1JutaOrangBaik adalah sebuah gerakan yang diinisiasi oleh Muhammad Assad sebagai CEO Asagri dengan mengajak orang-orang untuk berbagi dan peduli terhadap sesama dengan berdonasi sebesar Rp65.000,00 yang setara dengan beras kualitas premium 5 Kg,”jelasnya.

    Senada dengan Sandiaga, Nur Asia Uno menjelaskan dengan adanya gerakan #1JutaOrangBaik menjadi bukti masih ada orang lain Yang peduli dengan sesama melalui cara bersedekah pada bulan Ramadhan.

    “Secara pribadi, saya sangat berterimakasih dengan adanya gerakan ini, dengan ASAGRI karena masih ada yang peduli untuk mengajak orang untuk bersedekah. Dengan mendonasikan sedikit rupiah namun mendapatkan beras yang sangat berkualitas,”jelasnya.

    Menurutnya, Sedekah, apalagi di bulan Ramadhan adalah kebiasaan yang penting. Dimana Dalam agama kita juga diajarkan jangan takut untuk bersedekah.
    “tidak akan mengurangi apapun, malah justru akan dikembalikan berlipatganda.
    Untuk itu saya sangat berharap nantinya gerakan ini akan didukung banyak pihak, termasuk Bang Sandi dan teman-eman sekalian. Ini tepat waktunya di bulan Ramadhan, karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Namun saya berharap kegiatan seperti tidak hanya di bulan Ramadhan saja, tapi terus ada di bulan-bulan berikutnya,”tuturnya.

    Dilain pihak, CEO Asagri, Muhammad Assad menjelaskan Asagri bekerjasama dengan Nur Corner yang menjadi tempat pelaksanaan gerakan #1JutaOrangBaik agar target 1jutq orang baik mampu memberikan efek Yang baik bagi masyarakat.

    “Ini merupakan bulan penuh berkah, dan dibulan inilah kita lebih mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa serta harus lebih peduli dengan sesama terutama Yang membutuhkan,”katanya.

    Sekadar informasi, PT. Asagri Selaras Asia adalah produsen beras premium dan beras organik terbaik di Indonesia. Tersedia beragam jenis beras seperti beras premium, beras pandan wangi, beras japonica, dan beras pera kualitas premium dari daerah terbaik di Indonesia.

    Kopi Robusta dan Arabica Asal Lombok Barat Diekspor ke Korea

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Kopi Robusta dan Arabica asal Kabupaten Lombok Barat yang diproduksi oleh UD Berkah Alam kembali diekspor ke Korea Selatan. Pelepasan ekspor dilakukan Sekda Provinsi NTB H. Lalu Gita Ariadi didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Heru Saptaji, di halaman kantor perwakilan Bank NTB Provinsi NTB, Senin (19/04/2020). Hadir pula pada kesempatan itu, para Kepala OPD lingkup pemerintah Provinsi NTB, GM Angkasa Pura, GM Garuda, Kepala Balai Karantina, Perwakilan Bea Cukai, GM Pelindo, Perwakilan BRI, Pengusaha eksportir, dan para pelaku Ekonomi.

    Kepala Perwakilan BI NTB, Heru Saptaji dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pelepasan kali ini adalah lanjutan dari ekspor yang sudah dilakukan ke Korea Selatan yaitu sebanyak kurang lebih 2 kontainer atau 44 ton green coffee yang merupakan produk unggulan Nusa Tenggara Barat.

    "Rangkaian Pelepasan ekspor ini merupakan pelepasan processing order yaitu sejumlah 140 ton Dan pada tahun 2021 permintaan dari Korea selatan akan meningkatkan permintaan," ungkapnya.

    UD Berkah Alam akan mendapatkan processing order kedua dari Mesir sebanyak kurang lebih 80 ton, menurut Heru ini merupakan suatu progres yang sangat baik untuk Nusa Tenggara Barat, yang dimana dari tanggal 23 Maret lalu melakukan percepatan perluasan ekspor non tambang, hal ini dilatar belakangi oleh potensi yang Ada di NTB. Meskipun pertumbuhan ekonomi NTB mengalami kontraksi tahun 2020 yaitu 0,64 % yang dimana mempunyai peluang disisi ekspor 94,4% yang didominasi oleh sektor pertambangan. Tak hanya itu, disisi ekspor non tambang juga sangat besar yaitu kopi, lobster, vanilla, teripang, sarang burung walet, ikan, mutiara, udang, dsb.

    "Ditengah pandemi covid -19 peluang virtual market sangat besar dan menjanjikan yang tentunya akan terus di eksplor dan dikembangkan. Semoga perekonomian global secara luas sudah terakselerasi dengan baik," harapnya.

    Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. L. Gita Aryadi dalam sambutan singkatnya mengatakan, sesuai dengan tagline "Bangkitkan Ekonomi Rakyat Nurut Tatanan Baru" dalam konteks ekonomi dengan adanya tiga pilar yaitu TIPD, TEPD (Tim Pemasaran Ekonomi Daerah), dan Tim percepatan dan Perluasan Ekspor adalah suatu hal yang sangat strategis untuk membantu Nusa Tenggara Barat.

    "Pemerintah memberikan Atensi bagaimana meningkatkan arus investasi ke negara dan daerah dengan melahirkan kebijakan spesial Ekonomi zone ( kawasan Ekonomi khusus) agar para investor beramai-ramai ke Indonesia khususnya berinvestasi ke NTB contohnya dengan keberadaan KEK Mandalika," ungkapnya.

    Menurutnya, dengan dibentuknya Kawasan Ekonomi Khusus diharapkan bisa mengundang investor sebanyak-banyaknya dengan meningkatkan volume ekspor dengan berbagai komoditi unggulan yang tentunya harus meningkatkan kualitas dan menjaga kontinuitas atau menghasilkan banyak produk unggulan.

    "Industrialisasi dan hilirisasi yang tentunya harus mendapat dukungan dari otoritas Bea Cukai, Otoritas Kepelabuhan dan Perbendaharaan yang dimana volume ekspor dari tahun ke tahun diharapkan mengalami peningkatan," pungkasnya. (*)

    Miris, Ini Dampak Buruk Penggunaan Gadget Bagi Pendidikan Dan Perkembangan Anak

    0

    Tulisan Opini dari Hurriyatul Azizah
    Mahasiswi PIAUD UIN Mataram

    Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak. Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam membimbing, mengawasi, melindungi dan mendisiplinkan anak untuk dapat membentuk kepribadian yang baik pada anak dalam usaha mencapai kedewasaan yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam lingkungan masyarakat.

    Keluarga merupakan suatu unit terkecil dalam lapisan masyarakat tetapi memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mempengaruhi kehidupan anak. Lingkungan keluarga merupakan faktor yang sangat menentukan bagi perkembangan anak. Pengaruh lingkungan keluarga yang baik akan berdampak baik bagi perkembangan anak yang akan berpengaruh terhadap perilaku dan karakter anak.

    Perkembangan teknologi yang semakin canggih sudah tidak dapat dipungkiri lagi terlebih di zaman sekarang ini. Seperti contoh dalam penggunaan gatget, anak-anak zaman dahulu yang jarang bahkan tidak pernah mengenal apa itu gadget memiliki masa kecil yang terbilang asik dan menyenangkan. Mereka menghabiskan waktu untuk bermain kesana kemari bersama teman-temannya.

    Berbeda dengan anak zaman sekarang mereka malah lebih banyak menghabiskan waktu bermain di rumah dengan mengurung diri di kamarnya sambil bermain gadget. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak yang baru berusia 2 tahun saja sudah mengenal apa itu gadget. Mungkin hal ini terdengar sangat miris namun kenyataannya memang seperti itu. Terlebih lagi di masa pandemi ini dimana sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (daring) yang mengharuskan setiap siswa untuk memiliki Hp/gadget.

    Untuk dapat mendukung kegiatan belajar anak di rumah orang tua berusaha untuk memfasilitasi dengan membelikan gadget untuk anak dengan tujuan agar anak dapat melaksanakan kegiatan belajar daring dengan mudah. Namun hal tersebut justru menimbulkan banyak sekali dampak negatif terhadap pendidikan dan perkembangan anak. Mulai dari perkembangan otak anak, kesehatan anak terutama pada mata, waktu yang terbuang sia-sia, hilangnya ketertarikan anak bermain di luar, dan masih banyak dampak negatif lainnya. Anak menjadi kecanduan dalam menggunakan gadget secara berlebihan terutama dalam bermain game dan menonton youtube.

    Disinilah letak dan peran penting orang tua dalam mengawasi dan memperhatikan bagaimana pertumbuhan dan perkembangan anak. Terlebih pada masa sekarang ini anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Namun tidak jarang kita lihat banyak sekali orang tua yang kurang bahkan tidak memperhatikan anak sama sekali dalam kesehariannya terutama dalam kegiatan belajar anak di rumah. Tanpa disadari hal tersebut menjadi boomerang bagi orang tua ketika anak mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget dibandingkan dengan bersosialisasi bersama keluarga maupun orang lain.

    Melihat begitu banyaknya dampak negatif dari penggunaan gadget terhadap perkembangan anak, hendaknya orang tua bisa lebih fokus dalam menjaga, mengawasi dan memperhatikan perkembangan anak di rumah.

    HUT Lobar ke 63, Fauzan Ajak Pejabat Lobar Berterima Kasih Kepada Pemimpin Terdahulu

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Barat yang ke-63 tahun 2021 digelar secara sederhana bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju (RSUD Tripat) Gerung dirangkai dengan peresmian Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut, Sabtu, (17/4).

    "Hari ini tanggal 17 April 2021 tepat Lombok Barat berumur 63 tahun," kata bupati dalam sambutannya.

    Kalau dianalogikan umur 63 pada seseorang, lanjutnya, orang tersebut sudah tua menjelang senja.

    "Tapi kalau umur organisasi, umur 63 masuk kategori baru matang, tetapi seharusnya sudah matang bukan setengah matang," harapnya.

    Pada usia Lombok Barat yang sekarang, Fauzan Khalid mengajak semua yang hadir saat itu untuk berterima kasih kepada pemimpin-pemimpin dan pendiri Lombok Barat terdahulu atas jasa-jasa mereka.

    "Kita harus bersyukur, kita harus berterima kasih kepada beliau termasuk pemimpin-pemimpin terdahulu dari Kabupaten Lombok Barat," katanya.

    Apapun kenikmatan yang dirasakan saat sekarang ini, sambungnya, tidak bisa dipisahkan dengan jasa mereka.

    "Beliau pemimpin terdahulu, bupati, wakil bupati, para pejabat Kabupaten Lombok Barat sebelumnya," jelasnya.

    Untuk itu, ia mengajak semua untuk memperbaharui komitmen, mempertinggi komitmen, ketulusan dan keikhlasan untuk dapat memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Lombok Barat.

    "Kabupaten yang sama-sama kita cintai dan banggakan," sebutnya.

    Lanjut dikatakannya, perayaan ulang tahun Lombok Barat mengambil tema Kolaboratif dan Inovatif. Diambilnya tema tersebut, katanya, sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pandemi Covid-19.

    "Kolaborasi ini cara yang jitu kalau bersama-sama kita mau maksimalkan menangani pandemi Covid-19,"ujar bupati dua periode itu.

    Tidak lupa, Fauzan menyampaikan kebanggaannya atas kekompakan Forkopimda selama dirinya menjabat Bupati Lombok Barat.

    "Saya sampaikan Forkopimda luar biasa kompaknya, banyak inspirasi yang akhirnya menjadi program. Kita kalau berkumpul saling olok (saling ledek, Bahasa Sasak), tapi dari saling olok itu muncul sebuah program. Dan itu kemudian alhamdulillah kita bergerak secara bersama-sama," akunya.

    "Selama saya jadi Bupati, saya senang, saya mendapatkan kekompakan yang tidak ada jarak seperti ini," ucapnya bangga.

    Demikian juga, di internal eksekutif atau pejabat Lombok Barat, paparnya, ada peningkatan yang membanggakan baginya. Karena, kata Fauzan, mereka sudah mulai membuat terobosan atau inovasi baru di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

    "Alhamdulillah sudah banyak masukan dari OPD dalam mengembangkan inovasi- inovasinya," cetusnya.

    Usai memberi sambutan, Bupati H.Fauzan Khalid menandatangani prasasti Peresmian IGD RSUD Tripat Gerung didampingi Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun, Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satrio Wibowo, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, Wakil Ketua DPRD Hj. Nurul Adha, dan Sekda Lombok Barat Dr.H.Baehaqi.

    Selesai penandatanganan, selanjutnya untuk pemotongan pita dilakukan oleh Wakil Bupati Hj. Sumiatun disaksikan bupati dan Forkopimda serta para kepala OPD dan undangan lainnya. (*)

    HUT Lobar ke-63 Menuju Lombok Barat Mantap, Kolaboratif dan Inofatif

    0

    Hariannusa.com, Lombok Barat – Dzikir dan do’a bersama dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Lombok Barat ke 63 digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar di Giri Menang, Gerung, Jumat, (16/4).

    Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid dalam sambutannya menyampaikan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lobar tahun ini, merupakan tahun kedua pendemi Covid-19 sehingga diselenggarakan secara sederhana.

    "Perayaan ulang tahun yang kita sesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 walaupun sederhana tetapi tetap menjadi penyemangat untuk terus berjuang dan bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lombok Barat," kata Bupati Fauzan Khalid.

    HUT Lombok Barat ke 63 ini Tahun ini mengambil tema Lombok Barat Mantap, Kolaboratif dan Inovatif. Pada kesempatan itu Bupati menjabarkan makna dari tema HUT Lobar tersebut.

    "Kolaboratif atau kolaborasi artinya agar apa yang kita inginkan dan kerjakan itu maksimal dan berkah, maka program yang dijalankan harus melibatkan banyak pihak. Tidak boleh ada pengakuan itu adalah kerja keras sendiri," ujarnya.

    "Insya Allah kalau kata kolaborasi ini bisa diwujudkan tidak ada hal yang sulit. Kolaborasi juga sangat paralel dengan nilai silaturrahmi. Dengan kata kolaborasi, OPD di Lombok Barat tidak bisa sendiri harus melibatkan pihak terkait, baik itu antar OPD maupun di luar OPD," jelasnya lagi.

    Kata yang kedua lanjutnya, yakni inovatif yang paralel dengan kata genem (tekun, Bahasa Sasak) atau giat.

    "Dengan tema ini tidak ada satupun OPD bahkan tidak ada satupun personal dari ASN yang tidak memiliki inovasi terkait dengan tugas-tugasnya di dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan," ungkapnya.

    Kegiatan Dzikir dan do’a tersebut dirangkai ceramah singkat oleh TGH. Muhammad Taisir, Lc.,MA, penyerahan wakaf Al-Qur’an, pemberian santunan kepada 100 anak yatim, shalat magrib berjamaah dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng.

    Kegiatan Dzikir dan doa bersama tersebut turut dihadiri Forkopimda Lobar, Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Sekretaris Daerah Dr. H. Baehaqi beserta para asisten dan staf ahli, para Kepala OPD Lobar, Kakan Kemenag Lobar H.Jalalussayuthy, Ketua MUI Lobar Drs. TGH. Abdullah Mustafa, Baznas Lobar, tokoh agama dan tamu undangan lainnya. (*)

    Bupati Lombok Utara Lantik Staf Ahli Ekonomi Keuangan dan Pembangunan

    0

    HarianNusa.com, KLU – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH melantik dan mengambil sumpah ASN H. Simparudin, SH., sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Utara (16/4/2021).

    Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut sesuai SK Bupati Lombok Utara nomor 158/174/BKD-PSDM/2021 tentang Pengangkatan Kembali dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pegawai Negeri Sipil.

    Pelantikan juga dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara,Danny Karter Febrianto R ST MEng, Pj Sekda Drs H Raden Nurjati, Inspektur Inspektorat H Zulfadli SE, Para Asisten, unsur Kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Setda KLU.

    Bupati Djohan usai pelantikan menyampaikan selamat atas kembalinya saudara Simparudin sebagai PNS dimana beberapa tahun silam oleh pengadilan telah dihukum sesuai dengan tingkat kesalahannya. Pemda saat itu, melakukan tuntutan perdata akhirnya dibebaskan murni. Kemudian pemda melakukan upaya Peninjauan Kembali dan keputusan Mahkamah Agung membebaskan dan mengembalikan haknya sebagai PNS.

    "Setelah melakukan konsultasi dengan KASN, akhirnya segala haknya sebagai PNS termasuk jabatan yang pernah ditinggalkan yaitu Asisten Bidang Pemerintahan dikembalikan dengan posisi yang baru yang setara sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Untuk itu, mari kita semua mengambil hikmah dari kejadian ini, supaya kita berhati-hati dalam menjalankan tugas," tuturnya.

    Terlebih era sekarang ini, dalam rangka membangun daerah ke depan, lanjutnya, akibat gempa tahun 2018, masih ada berkisar sejumlah 18.000 rumah belum terselesaikan dan Pandemi Covid-19 membuat struktur ekonomi kita amburadul.

    "Dengan hadirnya saudara Simparudin pada jabatan eselon II, maka lebih banyak teman kita untuk berfikir. Mari kembali bekerja sungguh-sungguh dalam rangka menjalankan roda pemerintahan," tandasnya.

    Sementara itu, sesaat setelah pelantikan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Simparudin, SH., kepada awak media menyampaikan, bahwa tiap jabatan yang diberikan itu adalah amanah. Oleh karena itu, harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembankan. (*)

    Menteri PPPA Dialog dan Resmikan Radio “Nina Bayan” di Lombok Utara

    0

    HarianNusa.com, Lombok Utara – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA), Ni Gusti Ayu Bintang Puspayoga, melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan Radio Sekolah Perempuan Darurat Siaga Covid-19 "Nina Bayan" di Lombok Utara. Kunker tersebut didampingi Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH beserta Ketua Tim Penggerak PKK KLU Dra Hj Galuh Nurdiyah, berlokasi di Desa Sukadana Bayan (15/4/2021). Hadir pula Asisten I Setda Provinsi NTB Hj Baiq Eva Nurcahya Ningsih MSi, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan S Sos MT, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Kadis Sosial dan PPA KLU Drs Faisol MSi, Plt Camat Bayan Muslihin SSos, Kades Sukadana Zul Rahman SH, unsur Tim Institut Kapal Perempuan dan LPSDM, Toga, Toma, serta para undangan lainnya.

    Menteri PPPA dalam sambutannya menyatakan rasa bangga dan penghargaan atas penerimaan dari pemda, para perempuan dan anak-anak hebat Desa Sukadana dengan talenta yang menunjukkan Lombok Utara kaya dengan potensi yang dapat ditumbuh kembangkan.

    Keberadaan Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" yang diresmikan diharapkan menjadi media komunikasi dalam mendukung tumbuh kembang potensi-potensi perempuan yang ada di Lombok Utara. Sekaligus sebagai referensi media guna memperjuangkan hak-hak perempuan yang bermanfaat bagi keluarga, nusa dan bangsa.

    "Apa yang sudah dirintis dan dibentuk semoga tidak berhenti sampai di sini, namun untuk dipelihara dan dikembangkan lagi. Radio Sekolah Perempuan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas perempuan di daerah ini, sehingga mampu menjadi wadah sosialisasi guna menekan angka pernikahan usia dini," tuturnya.

    Keberadaan Sekolah Perempuan merupakan refleksi dari pemda yang perlu diapresiasi, diperhatikan, dan dikawal dengan baik, agar keberadaan sekolah perempuan ini dapat melahirkan perempuan-perempuan mandiri, yang bisa bermanfaat untuk keluarga, daerah, nusa, bangsa dan negara.

    "Ini adalah bulan Ramadhan penuh berkah, momentum baik dapat bertemu perempuan-perempuan hebat, dan bulan ini juga momentum perjuangan perempuan hebat Indonesia Hari Kartini. Dengan momentum yang baik, hari yang baik, kita bisa menciptakan sesuatu yang terbaik bagi Lombok Utara," imbuhnya.

    Terkait dengan pembangunan pemenuhan hak anak tidak terlepas dari kebijakan daerah. Bagaimana perempuan berdaya, bagaimana hak anak terpenuhi, semuanya bergantung pada kebijakan daerah. Kementerian dan stakeholders support," ujarnya.

    Dikatakannya pula, pernikahan usia dini memiliki dampak tidak baik bagi banyak aspek kehidupan, seperti kesehatan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, meningkatnya angka kemiskinan, sehingga sekolah perempuan dan kelompok perempuan lainnya dapat menjadi solusi.

    "Pada kesempatan ini, kepada bupati, kami titip kaum perempuan dan anak yang yang luar biasa di Lombok Utara ini, karena setengah dari populasi penduduk Indonesia adalah perempuan dan sepertiganya adalah anak-anak, yang harus dikuatkan dan diberdayakan," harapnya.

    Sementara, Bupati Djohan menyampaikan Lombok Utara berusia 13 tahun, dalam usia yang relatif belia banyak hal yang bisa dilakukan, termasuk peran kelompok perempuan.
    Dengan adanya tumbuh kembang sekolah perempuan bagian dari inovasi kreatif perempuan hebat Lombok Utara. Adanya radio perempuan menjadi media komunikasi antara perempuan dan masyarakat.

    "Kehadiran ibu menteri akan memberikan dukungan dan semangat kepada kita, terutama untuk ibu-ibu dan anak-anak yang ada di wilayah Lombok Utara," urainya.

    Bupati Djohan mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiasi para ibu-ibu atas pendirian Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" yang menjadi motivasi pendirian radio sejenis di desa lain. Bermakna dan bermanfaat bagi kemajuan Lombok Utara.

    Kemajuan perempuan desa sebagai akar rumput buah dari kerja intensif dan penuh perjuangan dari gerakan pemberdayaan perempuan. Berawal dari tahun 2014, telah ditandatanganinya nota kesepahaman program gender watch. Inisiasi dari Kapal Perempuan dan LPSDM menjadi cikal bakal lahirnya gerakan pemberdayaan perempuan di Lombok Utara.

    "Kelompok sasaran program pemberdayaan perempuan mengutamakan perempuan desa yang rata-rata berpendidikan rendah dan berasal dari kalangan prasejahtera," terangnya.

    Bupati Djohan menyampaikan bahwa Lombok Utara merupakan daerah yang masih tinggi angka pernikahan di bawah umur. Pemerintah kemudian menerbitkan Perda yang mengatur hal tersebut. Bilamana terjadi pernikahan dibawah umur dapat dikenakan sanksi sebagaimana peraturan yang berlaku.

    "Saya berterima kasih pada ibu menteri atas kedatangan, bimbingan dan kebijakan selama ini, menjadikan perempuan-perempuan tangguh di Lombok Utara," tandasnya.

    Rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19. Dilanjutkan dengan dialog, kemudian penandatangan piagam dan peresmian Radio Sekolah Perempuan "Nina Bayan" oleh Menteri PPPA dan Bupati Lombok Utara serta melihat langsung kegiatan radio tersebut. Acara diakhiri dengan kunjungan ke wilayah Desa Teniga. (*)

    Dekranasda Lombok Barat Raih Juara Pertama Lomba Cerita Wastra 2021

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) meraih juara pertama dalam ajang lomba Cerita Wastra 2021 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemenang diumumkan secara langsung melalui media sosial Dekranasda Provinsi NTB Tanggal 12 April 2021.

    Penyerahan Piagam serta hadiah dilaksanakan di Ruang Kerja Gubernur NTB, Mataram, Rabu (14/4/2021), dan turut disaksikan oleh Ketua Umum Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua Dekranasda Lobar Hj. Khaeratun Fauzan Khalid, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Lale Prayatni, serta dihadiri Sekertaris Daerah Provinsi NTB L. Gita Ariadi, perwakilan pengurus Dekranasda pemenang dan tamu undangan lainnya.

    Lomba Cerita Wastra dimulai sejak tanggal 24 Maret sampai dengan 7 April 2021 dan diikuti 10 Kabupaten dan Kota se NTB. Peserta diwajibkan mengunggah foto di media sosial menggunakan kebaya dan kain tradisional sembari bercerita. Unggahan foto tersebut kemudian dinilai oleh tim juri yang telah ditunjuk oleh Dekranasda NTB. Pengumuman dilakukan secara online melalui media sosial Dekranasda Provinsi NTB Tanggal 12 April 2021.

    “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada juri dan seluruh pengurus Dekranasda Lobar yang selama ini telah berjuang bersusah payah membina para pengrajin untuk membuat karya wastra atau kain yang sangat indah dan berhasil meraih juara pertama se Provinsi NTB,” ujar Baiq Dewi Septemi Abdiana perwakilan Dekranasda Lobar.

    Menurut Temi sapaannya, kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat guna meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap kain khas daerah, serta mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perajin wastra maupun produk lokal lainnya kepada masyarakat.

    “Kami berharap dengan adanya lomba seperti ini, kita dapat membantu para pelaku UMKM khususnya pengrajin kain tradisional untuk promosi produk mereka,” harapnya.

    Sebelumnya, Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati dalam keterangannya mengatakan, lomba Cerita Wastra Dekranasda NTB 2021 merupakan kegiatan kerja sama antara Dekranasda Pusat dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, yang mengusung tema “Aku dan Kain”.

    “Tujuannya untuk mempopulerkan kembali wastra atau kain dari setiap daerah menjadi busana keseharian, khususnya untuk dipakai oleh generasi muda. Kompetisi ini juga dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada setiap individu terhadap nilai-nilai tradisi dan budaya melalui wastra yang digunakan,” katanya.

    Sementara, Hj. Khaeratun Fauzan Khalid mengatakan , Lomba Cerita Wastra juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang mengandung nilai historis dan filosofis kehidupan yang agung dan luhur, yang perlu dijaga dan ditingkatkan sebagai warisan bagi generasi muda. Ia juga mengajak kepada semua jajaran untuk mendukung kampanye “Bangga Buatan Indonesia” yang dicanangkan pemerintah.

    “Kampanye ini perlu terus digalakkan demi menciptakan kesadaran, kecintaan, dan kebanggaan menggunakan produk-produk Indonesia,” tegas Ketua Dekranasda Lobar ini.

    Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Silva Iza Azizah dengan menggandeng model Syarifah Aisyah. Duo asal Dompu ini membawakan Tenun Tembe Nggoli dan Munapa’a khas Dompu. Sedangkan juara 3 diraih oleh Sri Mila Hardiana. Melaui UKM Ana Tenun Sukarara, ia membawakan kain Motif Songket Lolo Jagung khas Sukarara. Serta juara Favorit Ina Pariska yang membawakan Kain Songket Kiping Jempiring khas Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah. (*)

    error: Content is protected !!