Beranda blog Halaman 208

Independen, Makmur Said Pastikan Maju di Pilkada Kota Mataram

0

HarianNusa.Com – Konstalasi politik Mataram jelang Pilwakot Mataram 2020 kian dinamis. Setelah Lalu Athari , Lalu Winengan, pengusaha Bambang Muntoyo, dan lain-lain menyatakan diri ikut dalam pilkada kota Mataram, kini giliran mantan Sekda kota Mataram yang populer yakni HL Makmur Said memastikan siap maju dan tampil dalam Pilwakot Mataram. Makmur Said maju karena begitu banyak dorongan dari elemen masyarakat.

“Awalnya saya anggap guyonan aspirasi sejumlah elemen warga Kota Mataram itu. Tapi ketika mereka berbondong-bondong menyerahkan foto kopi KTP dan surat pernyataan dukungan, saya tidak kuasa menolak ketulusan aspirasi ini,” ungkap HL. Makmur Said melalui siaran pers yang disampaikan ke awak media, Minggu ( 17/6/19) .

Makmur Said mengaku, tidak pernah punya harapan dan keinginan untuk maju menjadi pemimpin di Kota Mataram. Justru, karena tingginya apresiasi, dirinya mulai berpikir untuk merespon harapan masyarakat ini.

“Saya panggil dulu mereka satu-persatu. Saya tanya, apa benar aspirasi dari bawah ini, jangan-jangan hanya untuk menyenangkan saya. Ternyata serius. Mereka minta saya maju independen,” ujarnya.

Makmur Said mengatakan, penegasan kalau ia akan maju di Pilwakot 2020 ini sekaligus memotivasi calon-calon yang lain untuk tampil secara gentle memakmurkan kehidupan warga Kota Mataram .

“Kota Mataram yang heterogen dan pluralistik tatanan kehidupan masyarakatnya, sudah saatnya pola pikir (mindset) dirubah dengan melakukan inovasi tepat guna untuk kemajuan dan kemakmuran bersama,” katanya.

Sebagai Mantan Birokrat, Makmur memiliki modal yaitu tahu persis bagaimana menata dan mengelola wajah depan dan belakang Mataram lewat kebijakan untuk menjadikan kota metropolis tapi juga religius.

“Di era yang serba transparan saat ini , pelibatan partisipasi masyarakat dalam mengontrol jalannya pemerintanan tetap saya kedepankan, jika kelak Allah SWT mentakdirkan menjadi Walikota Mataram,” ucap Makmur Said.

Diakuinya, saat ini sudah terbentuk sejumlah relawan dari berbagai tingkatan strata sosial yang siap bekerja secara swadaya dan gotong royong disetiap simpul lingkungan/kelurahan di Kota Mataram.

“Kebanyakan relawan ini berasal dari kalangan pensiunan ASN, Guru , tokoh masyarakat di lingkungan, kalangan media , grup milenial , seniman, dan banyak lagi. Mereka ingin berjuang bersama Makmur Said dengan caranya masing-masing,” beber Makmur Said .

“Secara resmi bertatap muka belum terjadi. Saya rencanakan segera menemui simpul ini,” sambungnya.

Menurut Makmur Said ia ingin berjalan seperti adanya dan tidak ingin memaksakan kehendak orang lain agar memilih dirinya. Hal ini karena warga kota Mataram merupakan pemilih cerdas yang bisa menilai kapasitas dan kapabilitas setiap calon kepala daerah nantinya.

“Saya tetap bersilaturahmi dan berdialog untuk memperbanyak relasi di setiap lingkungan dan kawasan ingin memastikan keberterimaan masyarakat,” tandasnya.

Makmur Said maju melalui jalur perseorangan karena dipandang lebih praktis dan biaya politik rendah. Keuntungan lainnya adalah lewat jalur independen mapping loyalis vottersnya terlihat secara pasti pergerakannya di setiap lingkungan di kota Mataram.

“Selain itu interaksi saya dengan relawan lebih mudah guna mendorong partisipasi warga kota lainnya agar terlibat aktif memenangkan saya ,” katanya.

Tak lupa Makmur menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan warga Kota Mataram.

“Mari berikhtiar Memakmurkan kota Mataram demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tukasnya. (f3)

Ket. Foto:
Keterangan foto : Makmur Said menerima bukti dukungan KTP dari Para Relawannya. (istimewa)

Tokoh Masyarakat Empang Dorong Kades Pamanto jadi Wakil Husni Djibril

0

HarianNusa.Com – Dinilai sukses memajukan desa yang dipimpinnya, Kepala Desa Pamanto H. Iman Ikraman didorong menjadi Wakil HM. Husni Djibril di Pemilukada serentak 2020 mendatang. Dorongan tersebut datang dari salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Empang, M. Saleh.

Tokoh masyarakat Kecamatan Empang M. Saleh

“Anakda H. Iman Ikraman adalah Kades yang sukses. Jadi layak untuk kita dorong untuk menjadi wakil HM. Husni Djibril,” ungkapnya seperti yang dilansir di harnasnesw.com

Menurutnya figur H. Iman ini sangat bagus dan layak untuk didorong menjadi Wakil Bupati Sumbawa mendampingi HM. Husni Djibril di Pemilukada tahun depan, pasalnya kades muda tersebut dinilai sukses memajukan Desa Pamanto.

“H. Iman layak kita dukung untuk menjadi wakil dari Incambent yakni H. Husni. Karena dia adalah Kades yang sukses dan maju untuk membawa Desa Pamanto untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya. (f3)

 

Ribuan Guru Hadiri Halal Bihalal, Fauzan Pesan Tingkatkan Profesionalitas

0

HarianNusa.Com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar kegiatan Halal Bihalal di GOR Mini Gerung, Sabtu (15/6). Kegiatan ini diikuti 3000 guru Pegawai Negeri Sipil dan guru status P3K se-Lombok Barat.

Kegiatan ini rutin digelar untuk mempererat dan menjalin tali silaturahmi antar keluarga besar Dikbud, untuk saling berinteraksi demi terciptanya persatuan dan persaudaraan yang lebih akrab sesama insan pendidikan. Pertemuan rutin ini diharapakan menjadi tradisi setiap tahunnya sekaligus menjadi momen melepas para guru yang akan purna bakti sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas jasa mereka.

“Ini sebagai media mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar dikbud, baik yang masih aktif dan pensiun. Tidak lain tujuannya agar persaudaran antar guru PNS, kontrak maupun yang pensiun tidak putus begitu saja,” jelas Kepala Dinas Dikbud Lombok Barat, Hendrayadi.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati H. Fauzan Khalid berpesan agar para guru terus meningkatkan soliditas, solidiaritas, dan profesionalitas sebagai insan pendidik. Bupati juga mengingatkan para guru untuk berhati-hati dalam berkata-kata, baik saat berinteraksi dengan sesama guru ataupun terhadap murid. Menurutnya, kata-kata yang disampaikan ke murid akan merepsentasikan perbuatan guru terhadap muridnya.

“Sebagai pendidik semestinya guru terbiasa mengucapkan kata-kata yang positif. Ini dalam rangka membangkitkan apa yang awalnya negatif dari karakter anak didik diolah menjadi sesuatu yang baik,” ujarnya.

“Contohnya, seorang peserta didik yang awalnya nakal bisa diubah guru jika cara pikir guru terhadap anak tersebut positif,” lanjutnya menambahkan.

Pada kesempatan itu juga, bupati melepas para tenaga pendidik yang memasuki masa purna tugas, serta 67 Jamaah Calon Haji (JCH) Lombok Barat dari lingkup Dinas Dikbud. Dari total 608 JCH Lombok Barat tahun ini, sekitar sepuluh persennya berasal dari keluarga besar Dinas Dikbud.

“Ini (67 JCH, red) cukup luar biasa, dan semoga mereka yang berangkat ke tanah suci bisa menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya,” pungkas Fauzan.

Kodim 1607/Sumbawa Gelar Kerja Bhakti

0

HarianNusa.Com – TNI bersama masyarakat menggelar kerja bhakti memperbaiki masjid At-Taqwa yang terletak di Kampung Bugis Kecamatan Sumbawa. Hal itu diungkapkan Danramil 1607-01/Sumbawa Kapten Inf Tamtanus disela-sela kegiatan perehangan, Sabtu (15/6/19).

Dijelaskannya, kegiatan karya bhakti tersebut sebagai upaya satuan untuk membantu meringankan beban masyarakat terkait dengan pembangunan atau perehaban masjid sebagai pusat ibadah bagi umat Muslim.

“Alhamdulilah, semangat dan antusias masyarakat bersama anggota dari pagi hingga selesai luar biasa, ini patut diapresiasi,” ujar Tamtanus.

Sementara, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., di tempat terpisah memberikan apresiasi terhadap kebersamaan masyarakat dan anggota dalam berbagai kesempatan.

“Ini bagian dari wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat secara bersama-sama bahu membahu bergotong royong untuk kepentingan bersama,” terang Dandim.

Selain itu, Dandim kelahiran Jawa Timur ini juga berharap agar seluruh Babinsa di wilayahnya secara rutin dan kontinyu melaksanakan komukasi sosial dengan warga binaan sehingga mengetahui secara pasti kondisi yang dihadapi masyarakat dan minimal solusi yang bisa ditawarkan.

“Semoga kebersamaan seperti ini bisa kita jaga dan ditingkatkan dalam berbagai kesempatan kedepan sehingga slogan TNI kuat bersama Rakyat benar adanya,” pungkas Dandim. (f3)

Ket. Foto:
Kegiatan kerja bhakti TNI dan masyarakat di Masjid At-Taqwa Kampung Bugis, Sumbawa. (istimewa)

Selamat Jalan “Bisma Angkatan Darat” Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi

0

HarianNusa.Com – Innalillahi wa innailaihi rojiuun, Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi yaitu Mantan Kasad ke-26, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, telah kembali ke haribaan Ibu Pertiwi pada Hari Rabu (12/06/2019).

Dalam rilis yang diterima media ini menerangkan bahwa berita duka tersebut disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Dijelaskan Kadispenad, mantan Kasad yang terkenal dengan ketegasannya tersebut wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, karena sakit yang dideritanya.

“Hari ini kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa,”ujar Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, sebelumnya mendapatkan perawatan medis di RSPAD, dikarenakan menderita sakit kanker usus. Keluarga maupun Tim Medis (RSPAD), seluruhnya telah berupaya secara maksimal dan melakukan yang terbaik, namun Allah, SWT telah berkehendak,” imbuh Candra.

Almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mendapatkan gelar kehormatan Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi atau Pemimpin Besar Pemersatu yang Tangguh dari Majelis Latupati Maluku atas keberhasilannya dalam mengharumkan Maluku di pentas nasional maupun internasional serta ketegasan dalam memimpin pasukan sampai menjadi orang nomor satu di TNI AD pada tahun 2010 silam.

“Sebagaimana umumnya, setelah dinyatakan wafat oleh tim dokter, selepas dimandikan tadi pagi, jenazah almarhum disholatkan di Masjid As-Syifa RSPAD dan disemayamkan di Rumah Duka RSPAD,” terang Candra.

Lebih lanjut dijelaskan Kadispenad bahwa semenjak terdengarnya berita duka tersebut, para pejabat TNI AD maupun purnawirawan TNI serta keluarga almarhum berdatangan untuk bertakziyah dan turut melaksanakan sholat jenazah.

“Selain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istri, juga hadir para pejabat teras TNI AD, para mantan Kasad, para purnawirawan Pati TNI untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan agar almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta diterima di sisi-Nya dan husnul khotimah”, ujar Candra.

“Dan dalam kesempatan tersebut, Kasad dan Ny. Hetty Andika Perkasa bertemu dengan keluarga dan kerabat almarhum saat disemayamkan,” imbuhnya.

Dikatakan Chandra bahwa para peserta yang hadir tidak dapat menutupi rasa haru mereka yang sangat mendalam
saat upacara pemberangkatan jenazah yang dipimpin langsung oleh Kasad di halaman Rumah Duka RSPAD.

“Terlebih saat penghormatan jenazah, seluruhnya memberikan penghormatan terakhir dengan penuh haru kepada almarhum yang jenazahnya diusung dalam peti berselubung bendera Merah Putih. Ini tentunya menujukkan betapa tinggi kharisma almarhum dihadapan keluarga, rekan maupun anak-buahnya selama ini,” tegas Candra.

“Usai upacara pemberangkatan, jenazah almarhum diberangkatkan ke Makassar melalui Bandara Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules C 130 untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi, Makassar. Serangkaian acara pemakaman juga telah disiapkan di Makassar,” tambahnya

Dikatakan Candra, setelah setibanya di Lanud Makassar, jenazah almarhum akan langsung dibawa menuju rumah duka di Jl. Rotan No. 80, Gunung Sari Makassar untuk disemayamkan dan selanjutnya disholatkan di Masjid Nurul Ilmi Makassar.

“Pemakaman akan dilaksanakan di TPU Dadi, Makassar. Bertindak selaku Irup yaitu Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dimana pelaksanaannya akan dikordinasikan oleh Garnisun setempat,” terangnya.

Meski berdarah Ambon, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta dilahirkan di Makassar pada tanggal 1 Juni 1953, dan saat ini meninggalkan tiga orang anak dari pernikahannya dengan Hj. Nur Alam.

Selama hidupnya, selain memegang teguh filosofi kerohanian Islam yaitu semua harus sama, almarhum juga menyukai tokoh wayang Begawan Bisma yang terkenal jujur dan pemberani.

“Latar belakang jabatan dan penugasan Almarhum sangat lengkap hingga menjabat menjadi Kasad dari tahun 2009 sampai 2011. Sebelum menjadi Kasad pada tahun 2009, beliau menjadi Pangkostrad menggantikan Mayjen TNI Erwin Sujono waktu itu,” tutur Candra.

“Beliau juga pernah menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Trikora (sekarang Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr) dan Kodam III/Slw, dan sebelum menjabat sebagai Pangdivif 1/Kostrad, pernah ditugaskan sebagai Pangkoops TNI di Aceh pada tahun 2003,” pungkasnya.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari mulai tanggal 12 hingga 18 Juni 2019.

Selamat jalan Sang Bisma Angkatan Darat, sebagai Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Darma Bhaktimu tidak hanya tertanam dalam diri setiap prajurit TNI AD, namun juga akan terkenang oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Aceh hingga Papua. (f3/*)

Ket. Foto:
Upacara penghormatan terakhir Almarhum Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi. (istimewa)

Pelaku Judi Dadu Kabur Tinggalkan Motor saat Lihat Polisi Datang

HarianNusa.com – Polsek Monta menggerebek penjudi dadu di pinggir sungai Desa Pela, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Minggu, 9 Juni 2019.

Penggerebekan tersebut atas laporan masyarakat yang resah dan gelisah akibat wilayah tersebut kerapkali dijadikan tempat judi jenis dadu.

Polisi secara diam-diam melakukan penggerebekan di area tersebut. Para pelaku yang menyadari polisi datang, lari tunggang langgang meninggalkan lokasi judi. Sayangnya, motor milik mereka tidak sempat diselamatkan.

“Setelah petugas Polri tiba di TKP, para pelaku judi langsung melarikan diri meninggalkan TKP,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama.

Polisi berhasil amankan tiga unit motor milik pelaku beserta alat judi yang digunakan. Barang bukti tersebut kemudian diamankan di kantor polisi. (sat)

Tiga Bulan Kabur di Makassar, DPO Rampok Diringkus di Bima

0

HarianNusa.com – Sub Sektor Soromandi di Kabupaten Bima meringkus terduga berunonan rampok yang kabur selama tiga bulan di Makassar. Penangkapan dipimpin Kasubsektor Soromandi, IPDA Muh. Sofyan Hidayat, Minggu, 9 Juni 2019.

Pelaku bernama Andika Putra (25) asal Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, ditangkap saat tengah berkumpul bersama teman-temannya di lapangan Dusun Lewintana, Desa Lewintana.

“Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berkumpul bersama teman-temannya,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama.

Terduga perampok ini sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Dia melarikan diri selama tiga bulan di Makassar.

Rekan pelaku bernama Maskur alias Yono dan M. Nasir alias Baglen telah ditangkap duluan. Tersisa satu rekannya masih buron bernama Irwan alias No.

Pelaku Andika Putra kemudian diamankan di Mako Polres Bima untuk proses hukum. (sat)

Evakuasi Curanmor di Kota Bima Berlangsung Menegangkan

HarianNusa.com – Warga di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, belakang ini resah akibat maraknya aksi Curanmor atau pencurian kendaraan bermotor di wilayah mereka.

Keresahan tersebut berbuntut pada kemarahan warga saat memergoki dua pemuda yang diduga sebagai pelaku Curanmor di RT.01, RW.01 Kelurahan Penatoi, Senin sore, 10 Juni 2019.

Kedua pelaku diduga hendak melakukan aksi Curanmor di salah satu rumah warga. Kemudian pemilik rumah menyadari motornya yang diparkir hendak dicuri, dia kemudian meneriaki maling pada pelaku. Para tetangga mendengar dan mengejar pelaku.

“Kemudian pelaku berusaha melarikan diri, di mana salah satu dari pelaku masih di atas sepeda motor miliknya, selanjutnya para pelaku dengan mengendarai sepeda motor berusaha melarikan diri ke arah selatan namun tidak berhasil,” ujar Kabid Humas Polda NTB AKBP Purnama.

Kedua pelaku yang diamuk massa kemudian dilarikan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Para pelaku diamankan di rumah seorang warga. Sementara di luar rumah ada ratusan warga yang kian bertambah ingin menghakimi pelaku. Warga marah karena sering terjadi Curanmor di kampung mereka.

Beruntung pukul 17.10 Wita Polres Bima Kota dan gabungan personel Polsek Rasanae Barat tiba di lokasi. Polisi berusaha mengevakuasi pelaku dengan membubarkan massa. Namun massa tetap bertahan.

Massa tetap berkumpul di depan rumah para pelaku dievakuasi. Polisi kesulitan mengontrol massa agar main hakim tidak terjadi. Beruntung satu jam kemudian pelaku dievakuasi dengan dramatis, meksipun massa hendak mencoba menghakiminya.

Tidak puas menghakimi pelaku, massa melampiaskan kekesalannya dengan membakar motor yang digunakan pelaku menjalankan aksinya.

Massa awalnya melempari motor pelaku. Kemudian, motor tersebut dibawa di sebelah barat jembatan kemudian dibakar.

Polisi berusaha menenangkan massa agar tidak main hakim sendiri. Api berhasil dipadamkan dan motor tersebut diamankan.

Sementara dua pelaku yang diamankan di Polres Kota Bima masing-masing berinisial FR (15) seorang pelajar dan N alias Joris, bekerja bertani. (sat)

Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi Lantaran Bawa Miras dari NTT

0

HarianNusa.com – Seorang ibu rumah tangga berinisial NH (53) diamankan polisi lantaran kepergok membawa minum keras atau miras jenis sofi di pelabuhan laut Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 9 Juni 2019.

NH membawa miras dari NTT, kemudian menuju Pelabuhan Badas Sumbawa dan melanjutkan perjalanan di Bima. Sesampainya di Pelabuhan Bima, petugas memergoki dirinya.

Saat petugas melaksanakan pengamanan kedatangan Kapal KMP Sabuk Nusantara 79, Kapolsek Iptu Sulaiman yang saat itu selaku Kapospam, berserta anggota mencurigai dua kotak kardus milik NH. Polisi kemudian memeriksa dan mendapati miras.

Ditemukan miras sofi sepuluh jerigen ukuran lima liter, sehingga total miras tersebut 50 liter. Miras tersebut kemudian diamankan. NH mengaku hendak menjual miras tersebut di Dompu. (sat)

Aksi Curanmor di Kota Bima Kian Marak, Dandim Minta Warga Waspada

HarianNusa.com – Maraknya pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Bima akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat, dalam sepekan ini di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, sedikitnya 7 unit sepeda motor warga hilang kecurian.

Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa, masyarakat Penatoi setiap saat selalu siaga dan waspada. Alhasil pada Senin, 10 Juni 2019, sekitar pukul 17.30 Wita, warga Penatoi menangkap dua diduga pelaku curanmor yang hendak melakukan aksi di RT. 02 RW. 01 Kelurahan Penatoi Kota Bima.

Kedua pelaku berinisial FR (24) dan SR (23) asal Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima tersebut sempat mendapat bogem mentah dari warga Penatoi setelah kedapatan ingin melancarkan aksinya. Namun beruntung Babinsa Penatoi Pelda Ismail cepat tiba dilokasi mengamankan kedua terduga pelaku dari amukan massa.

Suasana di TKP sempat tegang karena masyarakat belum puas ingin menghakimi kedua pelaku, namun kedua pelaku berhasil diamankan oleh Babinsa Penatoi bersama Piket Koramil Rasanae dan anggota kepolisian ke Polres Bima Kota menggunakan mobil Patroli Polres untuk diproses lebih lanjut.

Kekecewaan dan kekesalan warga tersebut kemudian dilampiaskan dengan membakar sepeda motor milik pelaku.

Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra membenarkan adanya pembakaran satu unit sepeda motor yang diduga milik pelaku curanmor yang diamankan di Polres Bima Kota.

“Ya, tadi dari laporan anggota, ada kasus pencurian tapi terduga pelaku sudah diamankan oleh Babinsa setempat dan aparat Kepolisian untuk mempertanggung jawabkan kesalahannya,” ujar Dandim.

Menurutnya, pembakaran sepeda motor itu sebagai pelampiasan kekesalan masyarakat terhadap seringnya terjadi kasus pencurian serta karena tidak bisa menghakimi pelaku pencurian.

“Langkah yang diambil Babinsa bersama aparat Kepolisian sudah sesuai prosedur untuk mengamankan terduga pelaku dari kemarahan warga dengan membawanya ke Polres,” sebut Bambang sapaan akrab Dandim.

Dandim alumni Akmil 1999 ini berharap apabila ada kejadian serupa agar diserahkan keaparat Kepolisian terkait dengan penegakan hukum.

Selain itu, Dandim juga menginstruksikan kepada seluruh Babinsa jajarannya untuk mengajak warga tetap waspada dan serta selalu mengaktifkan ronda malam untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. (sat)