Beranda blog Halaman 219

PKS Lombok Timur: “Tidak Ada Money Politik di Acara Caleg”

HarianNusa.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Timur tegaskan tidak ada transaksi money politic dalam acara caleg PKS. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PKS Lombok Timur, Murnan Selasa (16/04/2019).

“Tidak ada transaksi money politic, memang benar ada pertemuan dengan ibu-ibu, yang bersangkutan hanya mengganti biaya konsumsinya dan itu bukan money politic apalagi sampai keluar istilah OTT padahal Bawaslu sendiri tidak pernah mengeluarkan statement tersebut,” tegas Murnan.

Ia sendiri sudah mencoba mengontak Bawaslu Kabupaten Lombok Timur meminta waktu audiensi untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.

Baca: Panwaslu Lombok Timur: Saya Tidak Pernah Bilang OTT

Dirinya juga meminta Bawaslu untuk segera bertindak dan melihat apakah ada aturan Pemilu yang dilanggar atau tidak. Jika tidak, lanjut Murnan, Bawaslu diminta segera melakukan klarifikasi atas isu yang bisa menimbulkan citra negatif kepada partai nomor urut 8 ini.

“Jika Bawaslu telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan ternyata memang tidak ada aturan Pemilu yang dilanggar, kami meminta kepada Bawaslu untuk memberikan klarifikasi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Harapan kami dilakukan secepat-cepatnya agar tidak menjadi isu yang negatif untuk PKS,” terangnya.

Menurut Murnan, PKS akan tetap berkomitmen untuk menjaga pesta demokrasi yang bersih, jujur dan adil.

“Saya tegaskan kembali, bagi kami, PKS tetap berkomitmen untuk mengikuti Pemilu dengan jujur dan bersih. Mudah-mudahan Lombok Timur menjadi contoh yang baik dalam kita berdemokrasi,” tutupnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Lombok Timur, Murnan, S.Pd
Ketua DPD PKS Kabupaten Lombok Timur, Murnan, S.Pd

Panwaslu Lombok Timur: Saya Tidak Pernah Bilang OTT

HarianNusa.com – Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) Panwaslu Kabupaten Lombok Timur, Sahnam menyangkal adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salahsatu oknum caleg. Menurutnya, istilah OTT itu hanya bahasa media saja.

“Mhn mf sy sndri tdk pernah bilang OTT” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Ia mengaku dirinya memang menerima laporan dari masyarakat dan menindaklanjuti laporan tersebut ke lokasi.

Seperti diketahui, beredar berita di beberapa media online, ada oknum caleg PKS berinisial MAA tertangkap tangan bagi-bagi amplop berisi uang dan stiker caleg.

MAA sendiri membantah membagikan amplop berisi uang dan foto dirinya. Ia mengaku memenuhi undangan kelompok ibu-ibu di kampung yang ternyata basis lawan, kemudian memberikan uang pengganti konsumsi yang jumlahnya tidak sampai 700 ribu rupiah.

“Berita ini berlebihan” ungkap MAA.

“Uang pengganti konsumsi itu kalo kt total gak sampe 700 ribu. Dan amplop itu tdk seperti yg dihebohkan .. ada uang dan foto. Mungkin yg tepat itu …kampanye di luar jadwal ..” terangnya melalui pesan Whatsapp.

Di kesempatan terpisah, Ketua DPD PKS Lombok Timur Murnan, SP, hari ini akan segera meminta klarifikasi Panwaslu Lombok Timur terkait masalah ini.
“Kita akan bertemu untuk meminta penjelasan, klarifikasi dari pihak yang berwenang hari ini. Bila ada temuan, tentu ada proses yang harus dijalankan. Bila tidak benar, harusnya media-media yang memberitakan juga memuat klarifikasi apa yang sesungguhnya terjadi” tegasnya.

Hingga saat ini, kasus ini masih diproses dan didalami Panwaslu Kabupaten Lombok Timur.

APK di Dompu Mulai Diturunkan

HarianNusa.com – Memasuki masa tenang pemilu, alat peraga kampanye atau APK di Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu diturunkan, Minggu, 14 April 2019.

Penurunan APK tersebut dilakukan Bawaslu Dompu dan Satpol PP, serta mendapat pengamanan Anggota Polres Dompu yang dipimpin  Perwira Pengendali AKP Nusra.

Kabid Humas Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, dalam keterangan tertulis mengatakan, masa kampanye telah berakhir hari ini, dan selanjutnya pemilu dalam masa tenang, sehingga  APK harus ditertibkan.

“Dalam tahapan masa tenang kampanye, seluruh alat maupun bahan peraga kampanye akan ditertibkan,” ujarnya.

APK yang ditertibkan meliputi bendera Parpol, stiker peserta pemilu, spanduk dan baliho peserta pemilu. (sat)

Polres Sumbawa Lepas Anggota Pengamanan Pemilu

HarianNusa.com – Polres Sumbawa menggelar apel pengamanan pemilu, Minggu, 14 April 2019. Apel tersebut sekaligus dalam rangka pelepasan jajaran Polres Sumbawa dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda NTB untuk pengamanan pemilu.

Kabid Humas Polda NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, mengatakan dalam apel tersebut juga anggota diarahkan untuk proses pengamanan pemilu.

Dalam arahannya, kata Purnama, Kapolres Sumbawa menegaskan setiap anggota berlaku netral dalam pengamanan pemilu.

“Anggota diarahkan untuk bersikap netral dan bila mengambil tindakan harus mengacu pada aturan dan komunikasi yang baik dengan penyelenggara pemilu maupun pihak lain,” jelasnya. (sat)

Bangkitkan Pariwisata, Lomba Dayung Sampan Meriahkan HUT Lobar ke -61

0

HarianNusa.Com – Pemerintahan Kabupaten Lombok Barat dalam hal ini
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) (Lobar) menggelar Lomba Dayung Sampan di Pantai Duduk, Batulayar, Kamis (11/4) sebagai puncak rangkaian kegiatan menyambut HUT Lombok Barat ke-61.

Sebelumnya, DKP juga telah menggelar berbagai kegiatan, diantaranya melepas sekitar 1 juta bibit ikan di perairan umum yang ada di Lobar. DKP juga telah melakukan kerjasama dengan Balai Budidaya Lokal Sekotong dalam menyalurkan ikan kakap putih ke kelompok tani air payau dimana setiap kelompok diberikan kurang lebih 14 ribu ekor. Dalam inovasi masakan DKP juga telah bekerjasama dengan Kementerian Perikanan untuk membuat masakan dari keong mas dan siomay dari ikan.

Kepala Dinas DKP Lobar, H. A. Subandi dalam laporannya selaku ketua panitia mengatakan ditetapkanya Pantai Duduk sebagai lokasi lomba untuk membantu mensosialisasikan dan memulihkan pariwisata Lombok Barat pasca gempa.

“Kita gelar di Pantai Duduk agar tingkat kunjungan pariwisata meningkat pasca gempa. Melalui lomba kita ingin mengingatkan kepada nelayan untuk kembali menggunakan perahu dayung, karena selama ini nelayan terlena mengoperasikan perahu dengan mesin,” ujarnya.

Lomba perahu dayung pada tahun 2019 di pantai Duduk menjadi kali ketiga digelar. Sebelumnya, lomba dayung pertama digelar di Kecamatan Sekotong pada tahun 2017. Saat itu ditujukan untuk membantu pariwisata di Sekotong.
Kedua pada tahun 2018 di Pantai Endok Kecamatan Gerung. Lokasi tersebut dipilih sekaligus untuk mensosialisasikan bahwa masyarakat nelayan anti merusak lingkungan, justru masyarakat nelayan menjaga kelestarian lingkungan. Diketahui, kerusakan pantai endok salah satunya disebabkan karena pengerukan pasir untuk bahan bangunan.

“Pada tahun berikutnya, tidak hanya lomba perahu dayung yang akan diadakan. Kita berencana akan mengadakan lomba sampan hias dan juga lomba renang pantai yang merupakan aspirasi masyarakat nelayan,” ungkap Subandi.

Lomba perahu dayung kali ini diikuti 300 peserta dari 15 desa di lima kecamatan yang memiliki pantai, yaitu Kecamatan Sekotong, Lembar, Gerung, Labuapi dan Batulayar.

Keluar sebagai juara pertama adalah Kelompok Nelayan Beriuk Dayung dari Dusun Cemare Kecamatan Lembar dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar 3.500.000 rupiah.

“Alhamdulillah, tim kami juara satu, kami sangat bersyukur sekali dan kami senang Lomba dayung sampan ini terus bisa diselenggarakan setiap tahunnya,” kata Burhan, perwakilan Kelompok Beriuk Dayung yang mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelumnya. (f3)

Ket. Foto:
Para peserta lomba dayung sampan tampak berjejer diperairan laut pantai Duduk Batu Layar Lombok Barat. (istimewa)

Geser >>>

Musisi Senior Mus Mulyadi Tutup Usia

0

HarianNusa.com, Jakarta – Musisi senior Mus Mulyadi meninggal dunia pada Kamis (11/4). Ia diketahui menderita diabetes sudah cukup lama. Ia meninggal dunia di usia 73 tahun.

Anak Mus Mulyadi, Erick, melalui akun instagramnya mengunggah gambar ketika menggenggam tangan sang ayah yang sedang diinfus.

“Selamat jalan Papa, Papa uda ga sakit lagi. Maafin aku yang belum bisa membahagiakan Papa,” tulisnya.

Demikian juga dengan rekan Mus, Triawan Munaf. Musisi yang juga pengusaha ini mengunggah berita itu melalui Instagram.
“RIP Mus Mulyadi (Arista Birawa, Favorite Grup), pionir pop keroncong Indonesia. Selamat jalan sahabat, pahlawan musik Indonesia. Damai dalam pelukan-Nya,” tulis Triawan.

Mus Mulyadi dikenal sebagai pionir musik keroncong di Indonesia. Ia dikenal dengan julukan Buaya Keroncong. Lagu-lagunya yang terkenal antara lain, ‘Dinda Bestari‘, ‘Jembatan Merah‘ dan ‘Telomoyo‘.

Mus Mulyadi (Foto: Instagram)

Bawaslu Hentikan Laporan Kapolres Kota Bima Dukung Jokowi

HarianNusa.com – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menghentikan proses laporan dugaan Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah mengerahkan Kapolsek di wilayahnya untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf.

Kasus tersebut dihentikan Bawaslu berdasarkan hasil rapat pleno hari ini, Rabu, 10 April 2019.

Berdasarkan surat pemberitahuan tentang status laporan Bawaslu, alasan penghentian kasus tersebut lantaran laporan yang diberikan pelapor tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pemilu.

Ketua Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu NTB, Suhardi, mengatakan penghentian tersebut karena pelapor tidak menghadirkan saksi dalam tenggang waktu tujuh hari, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saksi pelapor tidak hadir dalam tujuh hari sehingga laporan tersebut tidak bisa dilanjutkan,” ujar Suhardi melalui sambungan telepon malam ini.

Menurutnya, untuk melanjutkan kasus tersebut pada tahap selanjutnya, pelapor harus menghadirkan saksi terlebih dahulu. Namun, hingga tujuh hari sejak laporan diajukan, pelapor tidak menghadirkan saksi.

Suhardi menegaskan, dihentikan laporan tersebut bukan berarti Kapolres Kota Bima bebas dari tuduhan pengerahan bawahan untuk mendukung pasangan calon presiden 01, melainkan pelapor yang tidak mengajukan saksi untuk melanjutkan pemeriksaan kasus tersebut.

Bahkan, ahli belum dimintai keterangan oleh Bawaslu. “Kita tidak bisa mengatakan chat grup WhatsApp tersebut asli atau tidak, karena, belum ke tahap ahli (keterangan ahli),” ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa pekan terakhir beredar tangkapan layar grup WhatsApp yang berisi percakapan seseorang bernama Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah yang tengah memerintahkan anggotanya, untuk mengkampanyekan pasangan 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kapolsek yg wilayahnya kalah dievaluasi oleh Kapolda. Ini serius. Jadi tolong dukungannya secara ikhlas dan sadar diri karena kita berjuang utk institusi berarti juga memperjuangkan nasib kita sendiri. Target minimal 60%,” tulis seseorang bernama AKBP Erwin Ardiansyah pada grup tersebut.

Menanggapi putusan Bawaslu tersebut, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, mengatakan sebelum keluar putusan Bawaslu, Propam Polda NTB telah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu pada Kapolres Bima Kota. Hasilnya, Kapolres tidak terbukti mendukung salah satu peserta pemilu.

“Terkait isu beredarnya capture WA (WhatsApp), setelah diperiksa Bid. Propam Polda NTB dengan Asistensi Div. Propam Polri, bahwa isu tersebut tidak terbukti. Itu merupakan hoaks,” ungkapnya.

Purnama menjelaskan, dalam pasal 28 ayat (1) undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Polri, bahwa Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. (sat)

Sandi Janji Tidak Beri Ruang Paham Komunis di Indonesia

HarianNusa.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, tegas menyatakan tidak akan memberi ruang terhadap paham komunis untuk hidup di Indonesia. Hal itu diungkapnya di hadapan ratusan ulama dan tokoh lintas etnis di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 9 April 2019.

“Paham-paham yang tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, kita akan pastikan tidak ada di bumi Indonesia,” tegas Sandi.

Sandi mengungkapkan, Prabowo Subianto adalah seorang patriot dan nasionalis, sehingga tidak akan mungkin memberikan ruang terhadap paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Prabowo sebagai pancasilais, seorang patriot, seorang nasionalis akan berjuang sampai titik darah penghabisan membela Pancasila,” ucapnya.

Ucapan Sandi tersebut dilontarkan saat seorang ulama mempertanyakan sikapnya terhadap paham komunis jika dia terpilih menjadi wakil presiden.

“Kita tidak akan mungkin memberikan ruang untuk paham-paham lainnya terutama paham komunis dan paham sejenis. Kita pastikan jangan sampai negeri yang sudah betul-betul dirahmati Allah SWT dengan kerukunan bisa terpecah belah,” tutur Sandi. (sat)

 

Ultah Anak Seru, Holiday Resort Lombok Sediakan Paket Weekend Brunch Birthday

HarianNusa.Com – Holiday Resort Lombok menyediakan paket Weekend Brunch Birthday bagi anda yang ingin merayakan ulang tahun buah hati dengan suasana nyaman dan berbeda.

“Harga Paket Weekend Brunch Birthday yang kami tawarkan, mulai dari Rp.200,000,-nett/pax. Minimal untuk 30 anak,” kata Annisa Novel, Sales Executive Holiday Resort Lombok, di Lombok Barat, Senin (8/4/2019).

Annisa menjelaskan, promo paket Weekend Brunch Birthday ini berlaku untuk hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 10.00 sampai 13.00 WITA.

“Jadi, pesta ulang tahun akan berjalan selama 3 jam, itu sudah termasuk jus tanpa batas, teh atau kopi gratis untuk orang tua anak ulang tahun, penggunaan Seaworld Kids Club, taman bermain dan kolam renang,” ujarnya.

“Dekorasinya di areal kolam renang dengan fasilitas buffet, ada photo booth, kue ulang tahun. Semua tertata dengan dekorasi ekslusif dari kami,” imbuh Annisa.

Nah, tunggu apalagi, jadikan hari spesial ulang tahun putra putri anda menjadi tak terlupakan di Holiday Resort Lombok.

Untuk info lebih lengkap mengenai paket Weekend Brunch Birthday dapat menghubungi: Annisa 087865662009 atau bisa melalui email: reservation@holidayresort-lombok.com.(f3/*)

HUT Lobar ke-61, Ratusan Peserta Ikuti Sepeda Sehat

0

HarianNusa.Com – Ratusan peserta mengikuti Sepeda Sehat yang digelar Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Barat (Lobar) Kegiatan ini juga dirangkasi dengan pemeriksaan kesehatan gratis seperti mengecek gula darah, kolestrol, dan tensi, Selasa Pagi (9/4/19).

Sebelumnya Diskes Lobar juga melaksanakan kegiatan Lomba Balita Sehat, Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut, serta Donor Darah. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Lobar ke-61.

Peserta dilepas oleh Asisten I Setda Lobar H. Ilham, kemudian menyusuri rute sepanjang 5 km mulai dari RSAM Narmada menuju ke arah timur menuju Pasar Narmada kemudian ke arah Merce Salut. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju ke arah Desa Selat lalu ke arah Desa Nyurlembang menuju Telage Ngembeng dan finish kembali di RSAM Narmada.

“Seluruh rangkaian acara berjalan atas dukungan semua pihak. Untuk itu saya sampaikan ucapan terimaksih atas partisipasi dan kontribusi semua pihak, ” ujar Kepala Dikes Lobar, H. Rachman Sahnan Putra.

Sementara itu Bupati Lombok Barat yang diwakili Asisten I Setda H. Ilham berharap olah raga dapat menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup masyarakat untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang dicanangkan pemerintah.

“Semiga kegiatan semacam ini dapat memotivasi dan menggerakkan, serta mendorong segenap masyarakat Lombok Barat untuk menuju hidup sehat dengan olah raga. Tidak cukup dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, tetapi harus diimbangi dengan kegiatan olah raga, instirahat yang cukup dan bekerja yang seimbang,” pesannya. (f3)

Ket. Foto:
Asisten I Setda Lobar H. Ilham melepas para peserta Sepeda Sehat. (istimewa)