HarianNusa.com, Mataram – Seorang pendaki asal Makasar Sulawesi Selatan meninggal dunia akibat longsor di Gunung Rinjani pasca gempa Lombok.
Baiq Diyah Ratu Ganefi : Korban Gempa Butuh Trauma Healing
HarianNusa.com, Lombok Utara – Gempa 6,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di Lombok Timur mengakibatkan belasan korban jiwa, ratusan korban luka dan ratusan rumah ambruk. Tidak hanya itu, masyarakat yang menjadi korban gempa juga merasakan trauma pasca gempa.
Johan Rosihan : Korban Gempa Butuh Tim Trauma Healing
HarianNusa.com, Mataram – Gempa 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok menyebabkan banyak korban jiwa dan korban meterial. Belasan korban jiwa, ratusan korban luka dan ratusan rumah warga roboh menimbulkan luka yang mendalam bagi masyarakat.
Tim Evakuasi Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki Gunung Rinjani dengan Selamat
HarianNusa.com, Mataram – Tim Evakuasi Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BTNGR (Balai Taman Nasional Gunung Rinjani), tenaga medis, dan relawan telah berhasil mengevakuasi 543 orang dari Gunung Rinjani Lombok pada Senin (30/07) sore.
Kedatangan Jokowi dan TGB di UTS Disambut Antusias
HarianNusa.com, Sumbawa – Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengunjungi dan bersilaturahmi dengan seluruh civitas akademika Universitas Teknologi Sumbawa, Senin (30/07/2018) kemarin.
Perum Bulog NTB Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa
HarianNusa.com, Mataram – Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR di kedalaman 10 KM mengguncang Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7) lalu tidak hanya menyebabkan kerugian material tapi juga korban jiwa dan luka-luka.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah gempa bumi tersebut, Perum Bulog NTB melaksanakan aksi peduli gempa lombok dengan menggelontorkan bantuan bagi korban gempa.
Kepala Divisi Regional Divre Bulog NTB, Ramlan UE menyatakan saluran bantuan korban gempa lombok tersebut diserahkan melalui posko-posko yang ada di 3 (tiga) kecamatan yang terdampak cukup parah yaitu kecamatan Sambelia dan Sembalun Kabupaten Lombok Timur dan Kecamatan Bayan Lombok Utara.
Bantuan tersebut akan diserahkan hari ini, Selasa (31/7/2018).
Lebih lanjut Ramlan menjelaskan bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, biskuit dewasa dan bayi, obat-obatan, selimut, tikar dan pampers.
” Harapannya semoga dengan adanya bantuan tersebut dapat mengurangi beban korban gempa lombok,” harap Ramlan.
Menurut Ramlan bantuan yang disalurkan tersebut merupakan agenda rutin Perum Bulog yang dinamakan Program Bina Lingkungan atau yang dikenal di masyarakat dengan CSR.
“Jadi Perum BULOG berupaya hadir di tengah masyarakat dalam bentuk kepedulian sosial dan bantuan pembangunan lingkungan-lingkungan lainnya. Ini bentuk kami sebagai BUMN Hadir untuk Negeri,” pungkasnya. (f3)
Jokowi dan TGB Terjun ke Lokasi Gempa Sambelia
HarianNusa.com, Lombok Timur – Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo bersama Istri Hj. Iriana Jokowidodo didampingi Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama Istri, Hj. Erica Zainul Majdi mengunjungi lokasi dan posko Tagana Gempa Bumi 6,4 SR di Desa Madiyan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin, (30/7/2017).
Di lokasi bencana, Presiden Jokowi bersama gubernur TGB membagikan buku kepada anak-anak terdampak gempa bumi di Desa Madyan, sekaligus sembako dan meninjau salah satu rumah yang rusak berat akibat gempa.
Presiden Jokowi juga melakukan diskusi dengan masyarakat di tenda pengungsian yang menghasilkan kesepakatan untuk besarnya bantuan bagi pembangunan rumah masyarakat yang rusak berat.
“Masing-masing rumah yang rusak berat akan diberikan dana sebesar Rp 50 juta. Pembangunan dan supervisi akan dibantu oleh TNI, sedangkan untuk pengawasan dilakukan oleh Gubernur, Bupati dan perangkat yang lain,” ujar Jokowi.
Diakhir kunjungannya Presiden Jokowi kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada.
“Kita harus sadar bahwa negara kita berada di ring of fire. Jadi, masyarakat kita harus siap menghadapi setiap bencana yang mungkin saja bisa terjadi kapanpun seperti gempa, banjir dan sebagainya,” ujar Jokowi saat diwawancara. (f3/hm)
Bencana Gempa, TGB Zainuddin Atsani : NW Turut Berduka
HarianNusa.com, Mataram – Bencana bencana alam berupa gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Pulau Lombok dan Sumbawa yang terjadi Minggu (29/7) sekitar pukul 6.45 wita menyisakan taruma yang memdalam bagi warga. Bagaimana tidak guncangan hebat tersebut terjadi cukup banyak sekitar 200 kali gempa susulan hingga Minggu malam.
Akibat gempa tersebut, banyak korban jiwa dan materil yang berjatuhan, terutama di dua kecamatan di Lombok Timur dan satu kecamatan di Lombok Utara yang banyak korban jiwa.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) NTB dan keluarga besar Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, langsung bergerak cepat dengan mengerahkan bantuan kepada titik lokasi korban bencana gempa.
“Saya ucapkan Innalillahi wainnailaihi rojiun. NW ikut berbela sungkawa atas musibah ini. Ini bagian dari ujian dari Allah SWT senantiasa kita tetap ingat Allah, bisa juga ini bagian dari peringatan bagi ummat manusia. Kita sudah instruksi warga NW untuk berdoa dan kepada seluruh Badan Otonom (Banom) NW untuk segera membantu warga kita yang terkena musibah sekaligus membuat posko di lokasi bencana,” kata Ketua PW NW NTB Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, di Mataram, Minggu sore ( 29/7).
TGB Atsani, panggilan akrabnya juga menambahkan bahwa keluarga besar pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, sudah mendroping bantuan kepada korban. Ia meminta kepada warga yang terkena musibah untuk tetap bersabar dan ingat kepada Allah. Ia juga mengimbaukan kepada pondok-pondok pesantren NW dan lembaga NW lainnya agar melakukan kegiatan sosial yang hasilnya akan disalurkan kepada korban gempa bumi.
“Mungkin ini peringat dari Sang Kholiq atas apa yang pernah kita lakukan selama ini. Untuk itu mari tetap berbuat kebaikan dan menerima musibah ini dengan kesabaran. InsyaAllah ada hikmah dibalik musibah ini,” imbuhnya.
TGB juga memberikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan ibu negara yang sangat peduli kepada rakyatnya yang terkena musibah dan langsung hadir di tengah -tengah rakyat yang sedang mendapat musibah.
“Terima kasih Pak Presiden Jokowi, sudah berkenan mengunjungi korban bencana gempa di Lombok Timur. Beliau benar-benar pemipin yang merakyat dan peduli kepada rakyatnya,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB, M Zainul Pahmi langsung menggelar rapat bersama semua pengurus Pemuda NW untuk melanjutkan instruksi TGB Atsani agar bertindak cepat untuk mengerahkan pasukan dan membantu korban gempa tersebut.
“InsyaAllah sore Senin ini (30/7) kita akan turun bawa bantuan kepada sejumlah tempat yang terkena musibah,” ujarnya.
Pahmi menambahkan saat ini kita tengah menginventarisir kebutuhan mendasar dari para korban yang kita datangi agar bisa dimanfaatkan untuk saat ini.(sat)
Caleg Muda Termotivasi Kemenangan Zul-Rohmi
HarianNusa.com, Mataram – Momentun Pilgub NTB, Pilwakot Bima maupun Pilbup Lotim, harus dimanfaatkan oleh para caleg jelang Pemilihan Legislatif 2019, sebagai aspirasi rakyat yang memilih perubahan pemimpin di daerahnya.
Spirit perubahan akan berimbas kuat pada Pemilu Legislatif 2019, rakyat diduga akan menjatuhkan pilihan kepada para wakil rakyat yang mampu memperjuangkan aspirasinya.
Menurut Calon Legislatif kota Mataram dapil Cakranegara dari Partai Berkarya, I Gusti Nyoman Agung Sugantha, ST, kemenangan Zul – Rohmi dalam Pilgub NTB menyemangati dan menjadi spirit buat dirinya untuk mendekatkan diri dengan konstituennya.
“Saya akan meniru cara-cara pendekatan ke masyarakat seperti yang dilakukan oleh Zul Rohmi,” ungkapnya, Senin (30/07)
Bagi I Gusti Nyoman Agung Sugantha, 35 tahun, meskipun dirinya baru pertama kali menjadi Caleg, tapi tak membuatnya berkecil hati bersaing dengan sejumlah incumben didapilnya.
“Buktinya, siapa sangka Zul Rohmi bisa menang di Pilgub NTB padahal Paslon yang tidak diunggulkan,” tambahnya .
Caleg Muda yang berprofesi sebagai Arsitek ini mengatakan, akan berusaha yang terbaik dan berbuat maksimal untuk membesarkan Partai Berkarya yang telah memberikan kepercayaan menjadi Calegnya.
“Saya akan menjaga kepercayaan Partai Berkarya menjadi Caleg yang bisa meraih dukungan pemilih,” ujar Agung Sugantha yang saat ini menempuh studi di Fakultas Hukum di Unizar .
Agung Sugantha ingin banyak menimba ilmu tentang tehnik dan strategi melakukan pendekatan kepada konstituen.
“Saya pribadi ingin berdialog dan berdiskusi dengan tim Zul Rohmi, bagaimana meraih simpati rakyat dengan benar,” tuturnya.
Spirit kemenangan Zul-Rohmi , kata Agung Sugantha, setidaknya telah membuka mata hati semua caleg muda atau pemula seperti dirinya.
Dalam politik itu ternyata tidak ada yang tidak mungkin, semuanya serba mungkin terjadi. Jika strategi pendekatan kepada masyarakat dilakukan dengan cara memahami kondisi wilayah tersebut.
“Sebagai orang awam dalam politik , saya akan memperdalam pengetahuan saya tentang blusukan yang efektif,” tambah Sugantha.
Dengan latarbelakang Arsitektur, I Gusti Nyoman Agung Sugantha ingin berbuat banyak untuk berbagi pengetahuan dengan konstituennya agar bisa saling membesarkan.
“Jurusan Arsitektur kurang diminati karena persepsi warga masyarakat kurang clear. Padahal menjadi arsitek saat ini sangatlah prospektif,” pungkasnya.
Caleg Muda Berkarya ini dikenal juga sebagai pengusaha muda/ owner Alam Mimpi Hotel Batu Layar dan Tepi Sawah Hotel Lingsar, sekaligus Direktur CV Agung AmerthaJaya Kontraktor. (sat)
Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup
HarianNusa.com, Mataram – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) Direktorat Jeneral Konservasi Sumber Daya Alam dan Kosistem Balai Taman Gunung Rinjani melakukan penutupan jalur pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengeluarkan surat pengumuman bernomor PG 1222/T.39/TU/KSA/7/2018 tentang Penutupan Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani.
Dalam surat tersebut Kepala Balai TNGR, Sudiono, M.Si menyatakan bahwa telah terjadi gempa bumi di Pulau Lombok pada hari Minggu tanggal 29 Juli 2018 mulai pukul 05.47 WIB dan mengakibatkan terjadinya longsor di Taman Nasional Gunung Rinjani.
“Sehubungan dengan hal tersebut dan untuk meminimalisir adanya korban, maka seluruh jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani dinyatakan ditutup dan tertutup untuk umum terhitung mulai tanggal 29 Juli 2018 hingga waktu yang belum ditentukan,” ungkap Sudiono dalam surat pengumuman tertanggal 29 Juli 2018 tersebut. (f3)
