Beranda blog Halaman 355

Segera Move On! Ini Harapan untuk Pemimpin Baru NTB

HarianNusa.com, Mataram – Usai penyelenggaraan kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018, Rabu (27/06) lalu , kini menghadirkan harapan-harapan baru bagi sebagian masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Bagi Uul Efriyanti P, Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Mataram berharap, munculnya pemimpin baru di Provinsi NusaTenggara Barat (NTB) akan benar-benar memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di NTB.
Siapa pun yang nanti muncul sebagai gubernur baru, harus segera memperbaiki kondisidunia pendidikan.

“Agar sarana dan fasilitas pendidikan segera diperbaiki, terutama di daerah-daerah terpencil,” harap Uul Efriyanti, Sabtu (30/6).

Menurutnya, di daerah-daerah terpencil di NTB, fasilitasnya memprihatinkan. Umumnya infrastrukturnya masih buruk, selain juga kesejahteraan guru-gurunya jauh dari sejahtera.

“Anak-anak di daerah terpencil juga kekurangan banget buku-buku bacaan,” terangnya.

Ia juga berpendapat, meski kepemimpinan Gubernur NTB, M. Zainul Majdi sudah menunjukkan prestasi cukup baik dalam membangun NTB, namun masyarakat berhak berharap agar pemimpin baru berprestasi lebih baik dari pemimpin sebelumnya.

“Capaian yang sudah baik harus menjadi kian baik,” imbuhnya.

Rencana adanya pengiriman seribu anak muda NTB kuliah ke luar negeri, harus juga terealisasikan. Dikatakan, pembangunan daerah bukan hanya infrastruktur fisik.

“Sumber daya manusia itu juga bagian dari infrastruktur utama daerah,” ujarnya.

Agus K Saputra, lulusan Fakultas Ekonomi Unram yang saat ini menjadi salah satu pejabat di PT Pegadaian Kantor Wilayah Denpasar, mengaku bangga jadi rakyat NTB.

“Kala melihat persentase sebaran hasil pencoblosan, kiranya ini menandakan bahwa arus politik/peristiwa demokrasi di NTB sudah merata,” katanya.

Disebutkan, dalam perpektif politik, di tingkat Nasional tentu saja peristiwa ini menjadi catatan penting di tahun 2018.

“Semoga peristiwa ini juga “mengangkat” para kader yang berbasis di NTB, di peta politik nasional,” ujar Agus K Saputra yang semasa mahasiswa menjadi aktivis Koran Kampus Media Unram .

Seperti halnya Uul Efriyanti yang berharap setelah habisnya masa kepemimpinan Gubernur NTB sebelumnya, Agus juga berharap masyarakat harus cepat move on pada pemimpin baru. Mendorong pemimpin baru segera mengakselerasi pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya.Gubernur NTB terpilih, diharapkan bisa amanah, serta mampu membangun NTB menjadi lebih maju. Bisa membangun NTB lebih baik, membawa NTB lebih maju dari sektor perekonomian, dari sektor agama lebih bersatu lebih, bisa menciptakan toleransi yang baik.
“Pemimpin baru harus bisa membawa gerbong pembangunan NTB bisa jauh lebih baik,” beber Agus.

Saepul Sapturi, seniman dan sutradara teater yang sehari-hari bekerja sebagai ASN di Taman Budaya NTB mengungkapkan, pemimpin baru NTB harus lebih sungguh-sungguh memajukan sektor budaya. Ditegaskannya, memajukan sektor budaya tentu tidak semata-mata memajukan seni tradisi. Memajukan budaya yang berbasis tradisi memang penting, tapi tak kalah pentingnya adalah memberi perhatian pada dunia penciptaan budaya.

Di NTB, banyak seniman-seniman NTB di bidang seni pertunjukan seperti tari dan teater serta musik, maupun seni sastra yang berprestasi secara nasional.
“Terus terang, perhatian pemerintah daerah pada karya seni modern masih kurang. Dan sekarang saatnya perhatian itu harus lebih besar,” kata Saepul yang dikenal humoris ini.

Pemimpin baru, diharapkan bisa menjalin dialog lebih baik dengan seniman dan budayawan. Provinsi NTB mempunyai sarana pengembangan budaya seperti Taman Budaya, yang harus mendapat dukungan lebih baik lagi.

“Agar seniman lebih banyak menghasilkan karya-karya budaya terbaiknya,” tambahnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Mataram , Gde Wenten mengharapkan agar Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih diberikan kesempatan untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan visi dan misi yang tercantum dalam Renstra lima tahun ke depan.” Harapan saya yang lain selalu dekat dengan rakyat tanpa membedakan suku, ras dan agama. Bisa menerima perbedaan dan pendapat (aspirasi) dari masyarakat NTB untuk menuju NTB gemilangnya,” ungkap Gde Wenten. (sat)

DPD Dorong Polisi Usut Tuntas Kasus Bawang Sembalun

HarianNusa.com, Mataram – Anggota DPD RI Prof Farouk Muhammad meminta Polda NTB untuk proaktif mengusut kasus dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan benih bawang putih lokal tahun anggaran 2017 di wilayah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Soal “Tuselak-Tuselak Politik” Mahalli Fikri Diberi Ultimatum

HarianNusa.com, Mataram – Puluhan warga Lombok Tengah menggelar aksi di depan Kantor KPUD NTB, Sabtu (30/06).

Kodim/1615 Lotim Siap Gelar Lomba Jurnalistik TMMD

0

HarianNusa.com, Lombok Timur – Dalam rangka pelaksanaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-102 di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Dandim/1615 Lotim gelar jumpa pers dengan semua wartawan media cetak,TV dan Online di Aula Kodim 1615 di Selong, Jumat (29/06).

Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Agus Setiandar dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan TMMD yang ke 102 tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI pada masyarakat yang bekerjasama dengan Pemda Lombok Timur yang melibatkan semua masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dandim menjelaskan bahwa berdasarkan Surat Telegram Danrem 162/Wira Bhakti Nomor ST/17/Tanggal 18 Januari 2018 tentang pelaksanaan lomba jurnalistik TMMD yang dimulai dari tanggal 10 s/d 25 Juli 2018 diwilayah Kodam IX Udayana.

Tambah Dandim, bahwa sasaran utama dari kegiatan TMMD adalah daerah yang terisolir seperti di Kecamatan Jerowaru, adapun daerah perioritas berdasarkan usulan dan pengajuan dari masing masing Kepala Desa dan sudah diseleksi bahkan dari beberapa tahun lalu.

Adapun lokasi kegiatan TMMD tahun 2018 tersebut akan dilaksanakan di Dusun Sukadamai, Desa Sukaraja Kecamatan Jerowaru yang di dalamnya dilaksanakan giat Lomba Jurnalistik TMMD.

Lebih lanjut dijelaskan Dandim, bahwa kegiatan TMMD ada dua sasaran yakni sasaran fisik dan non fisik.

“Sasaran fisik adalah kegiatan masyarakat dari seluruh sektor yang akan memunculkan jiwa kebersamaan,gotong royong, dan jiwa sama sama memiliki. Sedanhkan sasaran non fisik TMMD kita berharap pemberdayaan generasi muda, pelajar, karang taruna, kelompok masyarakat dan pengarahan tentang ketahanan nasional, bela negara, keluarga berencana dan bahaya narkotika,” ungkap Dandim.

Terkait tentang kondusifitas pelaksaksanaan Pilkada serentak, Dandim mengatakan berjalan sangat aman dan damai hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur.

“Kami sangat mengapresiasi dan ini merupakan sebuah prestasi luar biasa yang merupakan andil dan sinergi semua pihak baik aparat keamanan, muspika, muspida dan seluruh stakeholder yang ada dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat khususnya para timses pemenangan Bupati maupun Gubernur untuk tidak melakukan pawai atau konvoi yang bisa menimbulkan gejolak dan gesekan keamanan pada warga masyarakat Lombok Timur,” tutupnya. (f3)

Warga Lombok Tengah Gelar Demo di KPUD NTB

0

HarianNusa.com, Mataram – Sejumlah massa asal Lombok Tengah mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum.(KPU) Provinsi NTB, Sabtu, (30/6).

Kedatangan massa tersebut sebagai bentuk protes terhadap hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny AJ yang disebutnya sebagai lembaga provokator.

“Kami akan ke Polda melaporkan LSI sebagai lembaga provokator,” ujar orator massa tersebut.

Menurut mereka,hasil quick count Pilkada Gubernur NTB yang dikeluarkan LSI Denny AJ justru menimbulkan kegaduhan politik. Apalagi lembaga ini (LSI Denny AJ,red) tidak mengantongi surat rekomendasi sebagai lembaga survei yang terdaftar di KPU NTB.

“LSI adalah lembaga survei yang tidak terdaftar di KPU NTB,” ujarnya.

Massa menuding LSI Denny AJ melakukan keberpihakan terhadap salah satu calon gubernur dalam Pilkada NTB 2018 dengan menebar opini ke masyarakat bahwa Pilgub NTB dimenangkan paslon nomor urut 3. Dimana opini tersebut terlanjur berkembang luas meski hasil penghitungan KPU NTB belum dipublikasikan.

“Inilah opini yang saat ini terjadi sehingga menyurut persoalan rakyat yang ada dibawah,” katanya.

Komisioner KPU NTB,L.Aksar Anshori saat menemui massa menegaskan bahwa LSI Denny AJ memang tidak mengantongi SK dari KPU sebagai lembaga survei dalam Pilkada Gubernur NTB 2018. Sehingga KPU NTB tidak akan menggunakan hasil quick count lembaga tersebut sebagai acuan.

Aksar mengimbau agar masyarakat NTB bersabar menunggu hasil penghitungan real count KPU NTB yang akan diumumkan pada 7 samapi 9 Juli 2018 mendatang.

“LSI Denny AJ tidak pernah berkoordinasi maupun terdaftarkan diri sebagai lembaga survei Pilkada NTB, untuk itu KPU tidak akan menggunakan apalagi mempercayai hasil survei lembaga ini,” pungkasnya. (f3)

Harapan Tokoh dan Masyarakat Sumbawa untuk Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Terpilih

HarianNusa.com, Sumbawa –  Tidak ada keraguan lagi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd unggul dari tiga pasangan calon lainnya. Mulai dari hasil quick count beberapa lembaga survey termasuk hasil hitung cepat KPU berdasarkan entri Model C1 apa adanya meski tidak bersifat final, maupun di Pusat Data dan Tabulasi sejumlah partai politik terutama PKS dan Demokrat selaku partai pendukung pasangan bernomor urut tiga tersebut, semua menyatakan Zul Rohmi peraih suara tertinggi.

Meski belum ditetapkan secara resmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih, namun sudah muncul berbagai harapan masyarakat terhadap pelanjut ikhtiar TGB ini.

Di antaranya, H. A. Rachman Muchtar, SE., MBA., M.Sc—salah satu tokoh Sumbawa. Sebagai masyarakat Sumbawa Ia mengaku bangga karena proses demokrasi Pilkada NTB berlangsung aman dan damai. Dari empat pasangan putra terbaik NTB berkompetisi secara sehat dan pastinya melahirkan satu pemimpin di antaranya.

Sebagai orang Sumbawa tentunya ia juga mengaku bangga karena akhirnya putra Sumbawa menjadi pemimpin NTB berdasarkan hasil hitung cepat. Ini membuktikan adanya kehidupan ber-NTB masyarakat di Bumi Gora ini, tanpa sentimen etnis. Artinya masyarakat NTB sudah cerdas, memilih pemimpin karena kompetensi, kualitas dan lebih mengedepankan kepentingan yang lebih besar agar NTB dengan pemimpin baru menjadi lebih baik dari sebelumnya. “Kita telah mengantarkan mereka untuk melanjutkan pembangunan di NTB pasca kepemimpinan TGB—Amin,” ungkap Haji Rachman—sapaan akrab mantan Kepala Pertamina Sumbawa yang pernah mencalonkan diri sebagai Bupati Sumbawa periode 2010—2015 (Paket ARAS) Jumat (29/6).

Untuk kesuksesan tugas bagi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dan berdasarkan hasil quick count menempatkan Zul Rohmi unggul, Haji Rachman berharap agar dapat merangkul pihak-pihak yang tidak mendukungnya pada saat pesta demokrasi kemarin. Pasalnya Zul-Rohmi meraih sekitar 31% suara, artinya terdapat 69% yang tidak mendukungnya dan tersebar di tiga calon yang menjadi rivalnya. “Langkah pertama dalam memulai tugasnya sebagai gubernur NTB, Zul Rohmi harus merangkul 69% yang tidak memilih beliau,” saran Haji Rachman.

Sebaliknya, semua masyarakat NTB harus mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih agar dapat mengemban amanah dengan baik untuk lima tahun ke depan. Sebab tidak ada gubernurnya kelompok maupun partai politik tertentu, melainkan gubernur untuk semua masyarakat NTB.

Harapan lainnya datang dari kalangan akademisi di Kabupaten Sumbawa. Adalah Supriyadi SH.I., MH.I yang berharap pemimpin NTB terpilih dapat memberikan perhatian besar di bidang pendidikan agar tidak ada lagi anak yang tidak mendapat kesempatan pendidikan. Selain itu meningkatkan perhatian untuk berbagai perguruan tinggi di NTB secara adil. Pemimpin terpilih juga diharapkan membantu pemerintah daerah Sumbawa dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan yang masih tertunda di ruas Batudulang, Tepal, Baturotok, dan Pelita.

Ady Abu Hafidz–salah seorang warga Sumbawa mengatakan bahwa Pilgub NTB telah usai dan yang menjadi pemenang adalah pilihan bersama. Bagi yang menang untuk tidak terlalu berbangga diri, dan yang kalah tetap semangat dan berbesar hati. “Mari jalin kembali persaudaraan dan jaga silaturrahmi. Jangan ada dendam, amarah, dan kebencian sebab ini hanyalah Pilkada bukan perang,” pungkasnya. (sat)

Rekap PKS-Demokrat, Zul-Rohmi Tetap Unggul

HarianNusa.com, Mataram – Proses rekap pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB oleh DPW PKS dan DPD Demokrat hampir memasuki babak akhir. Perhitungan form C1 KWK hampir selesai.

“Sudah 97,94 persen data C1 yang masuk,” Ketua Divisi Saksi Zul-Rohmi Jupriadi, kemarin (30/6).

Dari data C1 masuk itu, sambungnya, persentase paslon gubernur dan wakil gubernur NTB, secara posisi tak berbeda dengan hasil quick count LSI Denny JA maupun data Real Count KPU. Dimana posisi pasangan calon nomor 3 Dr Zulkieflimansyah-Dr Sitti Rohmi Djalilah ada di urutan teratas.

“Zul-Rohmi meraih 30,54 persen, disusul Suhaili-Amin 26,91 persen, Ahyar-Mori meraih 25,58 persen, dan terakhir Ali-Sakti 16,97 persen,” terangnya.

Hasil rekap PKS-Demokrat

Untuk diketahui dalam proses rekap ini, Ketua DPW PKS Abdul Hadi, Sekretaris DPW PKS Uhibbussaasi, serta Calon Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah ikut memantau prosesnya. Mereka memberi semangat kepada para operator yang bekerja siang dan malam tanpa henti.

“Semuanya luar biasa. Terima kasih atas perjuangan ini,” kata Bang Zul, sapaan akrab Dr Zulkieflimansyah.

Diakuinya, hasil perhitungan yang dilakukan memiliki basis data yang nyata. Pasalnya, sumbernya adalah C1 KWK yang dibawa oleh para saksi Zul Rohmi

“Nyaris sama dengan quick count dan real count hasilnya,” imbuhnya.

Ketua Divisi Kampanye Zul-Rohmi Syawaluddin mengakui, basis data yang diinput data dari masing-masing TPS. Tidak ada data siluman yang dipakai.”Kami gunakan adalah team saksi dengan senjata C1 KWK yang Sah. Selamat datang Gubernur Baru NTB Zul-Rohmi,” katanya.

Diakuinya, meski data belum masuk 100 persen, keunggulan Zul-Rohmi diatas 3 persen. Dengan keunggulan diatas 100 ribu orang lebih.

“Secara matematis mustahil terkejar. Insya Alloh sampai akhir akan tetap memimpin,” imbuhnya. (sat)

Jubir Suhaili-Amin Tuding Server KPU Dihack

HarianNusa.com, Mataram – Juru Bicara Suhaili-Amin, Hasan Masat menuding server KPU yang digunakan untuk menginput data C1 dihack oleh oknum-oknum tertentu. Menurutnya ada beberapa kejanggalan pada website berdomain infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018 tersebut.

Gandeng Tokoh Nasional, BEM FH Unram Gelar Seminar Anti-Korupsi

HarianNusa.com, Mataram – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Mataram (Unram) menggelar seminar nasional anti korupsi dengan mengangkat tema “Semangat 20 Tahun Reformasi Untuk Indonesia Anti Korupsi”. Acara ini dilaksanan pada Jumat, (29/6/2018) di Gedung Dom Universitas Mataram.

Ini Negara yang Akan Bertanding di 16 Besar Piala Dunia

HarianNusa.com, Mataram – Piala dunia 2018 telah melewati tahap penyisihan group. Dari 32 negara telah terjaring 16 negara yang masuk dalam 16 besar.