Harian Nusa.com, Mataram – Ratusan orang atlet yang terdiri dari pelajar, pelatih dan oficial seluruh kabupaten/kota se Nusa Tenggara Barat berkompetisi di POPDA ke-15 NTB yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tujuh Belas Desember ,Mataram, Minggu (25/3/2018).
Jilbab Hijau Iringi Bang Zul Gerilliya di Ampenan
HarianNusa.com, Mataram – Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat, nomor urut 3, Dr. Zul sejak Sabtu pagi bergerilya ke beberapa ke belasan dusun di Ampenan, Mataram. Seperti sebelum-sebelumnya, Kunjungan ini merupakan bentuk kampanye dialogis ala Dr.Zul sembari menyapa dan berkenalan dengan seluruh warga.
Pawai 1000 Obor Rakyat, Sambut Kedatangan Lutfi-Feri di Rabadompu Timur
HarianNusa.com, Bima – Ramai layaknya pasar malam di lapangan Kelurahan Rabadompu Timur, sabtu malam (24/3). Selain tumpah ruahnya warga, pawai 1000 obor pun mengawal perjalanan Paslon Walikota Bima dan Paslon Wakil Walikota Bima, HM Lutfi-Feri Sofiyan saat hadiri silaturahim di tengah warga.
Acara digelar sejak pukul 15:30 Wita diawali agenda blusukan paslon didukung sembilan parpol itu ke rumah-rumah warga setempat, dari ujung timur sampai ke barat.
Tak pelak pada setiap gang perkampungan didatangi yel-yel dukungan dari masyarakat setiap rumah menggema, bahkan ada memeluk dan menyampaikan pada paslon nomor urut dua itu “InsyaAllah ndai kaso akan menang karena masyarakat inginkan perubahan untuk Kota Bima, “.
Sapa tawa canda masyarakat pun hiasi blusukan dilakukan paslon kini lebih dikenal panggilan Lutfi-Feri itu, tak ketinggalan bahkan kakek-kakek pun antusias menyambut keduanya sampai kedalam rumahnya sekedar untum istrahat dari perjalanan blusukan dilakukannya.
Dan setelah sholat Isya, kemudian ribuan obor mulai menyala, begitu antusiasnya masyarakat ikut pawai obor mengarak paslon wali dan wakil walikota pilihannya dari ujung timur kelurahan rabadompu timur ke barat kemudian memutar masuk kedalam areal kegiatan pengukuhan tim pemenangan.
Dan Usai pemaparan Visi Misi pasangan H.M. Lutfi, SE – Feri Sofiyan, SH langsung melakukan penandatangan Kontrak Politik dengan masyarakat Rabadompu Timur, berupa 2 keinginan kelompok tani dan masyarakat setempat.
Tokoh Masyarakat Kelurahan Rabadompu Timur Irawan, SE dihadapan pasangan LUTFI-FERI menyampaikan 2 harapan dan keinginan kelompok tani dan masyarakat, yakni berupa perjanjian kontrak politik.
Adapun kontrak politik tersebut, yakni meminta pada pasangan LUTFI-FERI agar membangun dan memperbaiki bronjong So Raba Risa dan pemagaran bronjong pada watasan Rabadompu timur. Dan Pembebasan lahan untuk kegiatan kemasyarakatan.
“InsyaAllah kalau pasangan LUTFI-FERI menang dan tidak memperhatikan apa yang menjadi kontrak politik ini, maka kita bersama-sama mengawal dan mendatangi H. Lutfi dan Feri Sofiyan untuk mempertanggungjawabkan apa yang menjadi janjinya untuk segera memenuhinya,” ucap Irawan disambut yel siap menangkan Lutfi-Feri.
Apa yang menjadi keinginan masyarakat dan kelompok tani rabadompu timur, H. M. Lutfi tanpa berpikir panjang menyatakan siap untuk menandatangani kontrak politik ini.
Menurut H. Lutfi, mengingat apa yang menjadi keinginan ini, merupakan untuk kemaslahatan masyarakat Rabadompu dan sekitarnya kami siap menandatangi Kontrak politik dengan kelompok tani dan masyarakat.
Anggaran untuk membangun ini juga adalah uang rakyat yang harus diberikan dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat. Terangnya.
Setelah melakukan teken kontrak politik, LUTFi-FERI menghimbau pada seluruh masyarakat Rabadompu Timur untuk rapatkan barisan dan satukan hati serta mari berjuang bersama-sama demi memenangkan pasangan nomor urut 2 pada 27 Juni nantinya. (sat)
Ratusan Botol Tuak Disita Polres Mataram
HarianNusa.com, Mataram – Menjelang Pilkada NTB dan bulan puasa, Polres Mataram menggelar razia minuman keras di sejumlah cafe di Mataram. Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) tersebut digelar Jumat (23/03).
TGB dan Ustadz Somad Motivasi Ribuan Santri di Sulawesi Selatan
HariaNusa.com, Sulawesi Selatan – Ribuan santri pondok pesantren As’ Adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan berdiri berjejar menyambut kehadiran Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Minggu (25/03/2018).
Gubernur NTB yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu saat turun dari mobil langsung diserbu ribuan santri untuk bersalaman. Desak desakanpun terjadi. Namun, Gubernur TGB merasa bahagia dapat bersilaturahim dengan jajaran dan keluarga besar ponpes tersebut.
Melalui siaran pers yang dikirimkan kepada media ini bahwa mengungkapkan kebahagian itu, TGB menceritakan sejarah perjalanan hidupnya, mulai masa-masa belajar di ponpes, hingga menjadi seorang gubernur.
TGB menceritakan itu sebagai motivasi kepada ribuan santri bahwa belajar di ponpes merupakan sebuah keberuntungan.
“Jangan pernah minder menjadi seorang santri. Suatu saat, seorang santri akan menjadi apa saja, yang penting sungguh-sungguh belajar. Apa buktinya? Sayalah bukti hidupnya,” ungkap TGB menyemangati ribuan santri tersebut.
Ungkapan TGB tersebut langsung disambut tepuk tangan bangga oleh para santri.
“Belajarlah sungguh-sungguh, suatu saat, akan ada santri di ponpes ini yang akan terbang ke Kairo, Mesir,” ungkap TGB.
Usai memberikan tausiyah, TGB menunggu kehadiran Ustazd Abdul Somad (UAS). Sembari menunggu, TGB mendengarkan tausyiah Dr. Mukhlis Hanafi, Sekjen OIAA Cabang Indonesia.
Sesaat kemudian, suasana semakin membahana, ketika ustad Abdul Somad (UAS) menghadiri tabligh akbar itu. Ribuan santri memadati jalan, tempat UAS lewat. Tidak terelakkan lagi, saling berdesakkanpun terjadi.
Gubernur TGB yang lebih duluan hadirpun harus sedikit bersabar untuk menyambut UAS di atas panggung.
Duet TGB dan UAS itupun menjadi momen bersejarah dan tak terlupakan bagi keluarga besar ponpes tersebut.
UAS kembali membakar semangat para santri untuk terus belajar dan menuntut ilmu. (f3)
Bang Zul Ungkap Pengalaman Selama Blusukan
HarianNusa.com, Mataram – Calon Gubernur NTB Nomor Urut 3, Dr.Zulkiflimasyah menyampaikan bebera pengalamannya selama melakukan blusukan ke berbagai daerah di Provinsi NTB.
Ia menuturkan selama dua bulan berkeliling melakukan kegiatan blusukan dirinya mendapat satu pelajaran penting dimana keinginan masyarakat sangat sederhana yakni ingin disapa oleh calon pemimpinnya.
Pesan mereka sederhana, katanya,mereka berharap tetap disapa oleh calon pemimpinnya jika sudah terpilih menjadi gubernur mereka.
“Mudah-mudahan bapak tetap menyapa kami jika sudah menjadi gubernur nantinya,” ujar Bang Zul Sapaan akrab Dr.Zulkieflimasyah menirukan ucapan masyarakat yang pernah ditemuinya itu.
Dikatakan Dr.Zul, bahwa pihaknya memiliki survei yang memberikan indeks daerah mana yang perlu dikunjungi dan apa yang diinginkan oleh masyarakat.
“Kita itu ada survei yang memberikan indeks kira-kira mana daerah-daerah yang harus dikunjungi dan hal-hal seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat,” ungkapnya usai menghadiri Lounching dan Pembekalan BCAD 2019 di Kantor DPW PKS NTB, Minggu (25/3/2018).
Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan blusukan dan pendekatan kepada masyarakat secara modern mengingat waktu yang semakin sempit sedangkan daerah-daerah yang akan dikunjungi masih banyak.
“Dan kita melakukan blusukan bukan secara modern,kita cepat aja karena waktunya semakin sedikit sementara tempat yang akan dikunjungi makin banyak.sederhana saja, kalau pakai halo-halo kan lama,mumpung kita masih kuat jalan aja, gitu,” ujarnya.
Diakuinya, selama melakukan blusukan banyak hal yang didapatkannya. Dirinya menjadi tahu apa yang selama ini diinginkan oleh masyarakat secara nyata.
” Kita menjadi mengetahui apa yang diinginkan masyarakat secara riil karena apa yang dipikirkan elit yang hanya duduk di kantor dengan yang di lapangan itu bisa jadi berbeda. Dengan mendapatkan langsung dari akar rumput saya kira kalau kita membuat program itu akan lebih masuk akal misalnya seperti masalah pupuk, harga jagung,harga bawang dan banyaklah yang lainnya,” terangnya.
Ditanya dari beberapa titik yang dikunjungi apa yang perlu menjadi evaluasi,Ia mengatakan bahwa apa yang menjadi permasalahan antara satu daerah dengan daerah lainnya pasti berbeda. Dan beberapab kriteria daerah yang menurutnya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
“Saya kira setiap daerah itu beda-beda,apa yang menjadi masalah di Bima belum tentu relevan dengan kota Mataram.
Saya kira kota Mataram itu merupakan daerah industri,ada tempat bikin tahu dan macam-macamnya. Indah sekali sebetulnya tapi nampaknya perhatian itu perlu lebih banyak lagi,” pungkasnya. (f3)
TGB Ajak Umat Islam Bangun Kemandirian Ekonomi
HarianNusa.com, Mataram – Usai memberikan kuliah umum di kampus UIN Alaudin Makassar, gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi memberikan tausiah pada tabligh akbar yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1439 Hijriah/2018 M, di Masjid Raya Makasar, Sabtu (24/03/2018).
Meski Tanpa Fahri Hamzah, PKS NTB Yakin Unggul
HarianNusa.com, Mataram – DPWÂ (Dewan Pengurus Wilayah) PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Nusa Tenggara Barat menggelar acara Launching dan Pembekalan Bakal Calon Anggota DPR/DPRD Pemilu Legislatif 2019 se-NTB di Kantor DPTW PKS NTB, Minggu (25/3/2018).
Didominasi Pelajar dan Mahasiswa, 25 Pasangan Mesum di Mataram Terjaring Razia
HarianNusa.com, Mataram – Razia gabungan terhadap pasangan mesum dilakukan Polres Mataram, TNI, Satpol PP dan Dinas Sosial, Sabtu (24/03) malam. Razia tersebut dilakukan di tiga hotel melati di Kota Mataram.
Danrem 162/WB Buka Pelatihan Wasit Tennis Nasional di NTB
HarianNusa.com, Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., selaku Ketua Pembina Persatuan Tennis Seluruh Indonesia (Pelti) NTB membuka pelatihan wasit tennis Nasional tingkat dasar yang diselenggarakan oleh Pengprov Pelti NTB bekerjasama dengab pengurus pusat Pelti di Aula Mayonif 742/SWY Gebang Mataram,Sabtu (24/3/2018).
Mengawali sambutannya, Farid menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas terselenggaranya pelatihan Wasit Tennis ini berkat kerjasama yang baik antara PP Pelti dan Pelti NTB.
“Saya memberikan apresiasi terhadap semangat dan keinginan untuk mendapatkan pengetahuan tentang ilmu Wasit tennis,” kata Farid.
Menjadi wasit, kata Danrem, tidaklah mudah karena harus betul-betul memiliki niat dan tekad untuk belajar. Selain itu, profesi sebagai Wasit akan mendapat penghasilan sebagai tambahan.
Menurut Farid, untuk menjadi wasit yang luar biasa, seorang Wasit harus memiliki karakter dan mental yang kuat serta integritas yang bagus.
“Tekuni apa yang menjadi keinginan rekan-rekan sebagai Wasit sehingga dapat memberikan manfaat dengan memelihara dan meningkatkan kemampuan dari masing-masing calon Wasit,” pungkasnya.
Sementara Ketua Pelti NTB Jamaludin dalam sambutannya menyampaikan pelatihan wasit tennis ini merupakan pelatihan yang pertama kali di NTB sehingga akan memberikan nilai lebih bagi Pelti NTB.
Ditambahkannya, sesuai rencana pertandingan tennis untuk tingkat nasional di NTB akan dilaksanakan tiga kali yang akan diselenggarakan oleh CBR, Danrem 162/WB dan Pelti NTB.
“Ke depan setiap pertandingan tingkat Porda maupun Porprov akan digelar dengan para easit yang sudah berkualifikasi atau bersertifikat,” ungkapnya.
Kegiatan pelatihan yang dihadiri pengurus PP Pelti, Pengurus Koni Pusat Slamet Widodo dan Ketua Diklatsar Pelti NTB Kapten Inf Jamuhur, S.Sos., diikuti sekitar 33 peserta dari berbagai daerah di NTB tersebut akan dilaksanakan selama dua hari terhitung mulai hari ini di Aula Mayonif 742/SWY dan akan langsung praktik di lapangan tennis Yonif 742/SWY. (f3)
