HarianNusa.com, Mataram – Polsek Narmada melakukan giat operasi minuman keras (miras) dan pemeriksaan kamar hotel jelang perayaan natal dan tahun baru 2018, Sabtu (21/12). Sejumlah warung dan cafe yang menjual miras didatangi petugas.
Koramil 1608-01/Kota Bima Bersihkan Sisa Banjir Semalam
HarianNusa.com, Bima – Curah hujan yang cukup tinggi di penghujung tahun mengakibatkan banjir di Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima.
Danramil 1608-01/Bima bersama anggotanya dan BPBD Kota Bima serta masyarakat setempat membersihkan sisa-sisa banjir kemarin malam, Minggu (24/12).
Danramil 1608-01/Bima, Kapten Inf Nasirudin bersama anggota Koramil, BPBD Kota Bima dan masyarakat melaksanakan gotong royong membersihkan kolong jembatan yang tersumbat oleh ranting kayu dan sampah.
Selain pembesihan kolong jembatan atau saluran air, mereka juga membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur di rumah warga yang terendam banjir.
Di tempat terpisah, Dandim 1608/Bima Letkol Czi Yudil Hendro menyampaikan anggota Kodim 1608/Bima akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu memberikan solusi setiap permasalahan yang ada.
Selain itu, Dandim juga berharap agar ke depan masyarakat menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kelestarian alam dengan tidak menebang pohon sembarangan, sehingga hutan sebagai penahan air pada musim hujan dapat berfungsi dengan baik.
“Dengan demikian air tidak meluap ke permukaan mengakibatkan banjir dan naik ke perumahan warga,” harapnya. (f3)
Ribuan Anggota Pramuka Gelar Kemah Silaturahmi di Anjani
HarianNusa.com, Mataram – Kemah Silaturrahmi dan Lomba Penjelajah Penggalang dan Penegak (KSLP3) NTB resmi dibuka di Ponpes Nahdhatul Wathan Syeh Abdul Majid Anjani Kecamatan Suralaga Lombok Timur, Sabtu (23/12).
Ketua Kwartir Cabang Lombok Timur, H. Burhanudin dalam sambutannya menyampaikan kegiatan kemah silaturahmi ini merupakan kegiatan terbesar di Provinsi NTB karena melibatkan ribuan anggota Pramuka dari Kwarcab se-NTB yang nantinya dapat menjadi ikon NTB bahkan Nasional.
Ditambahkannya, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturrahmi untuk saling mengenal antar para peserta Pramuka dan merasa bangga terhadap kegiatan Pramuka di Kabupaten Lombok Timur yang semakin baik bahkan terbaik di NTB.
“Kegiatan kemah silaturahmi kali ini akan memperebutkan piala bergilir untuk menjadi Pramuka terbaik dari Kwarcab se NTB,” tutupnya.
Sebanyak 240 Gugus Depan (Gudep) se-NTB dengan 4.200 orang peserta Kemah silaturahmi dihadiri Ketua Kwarcab Kabupaten Lombok Timur H. Burhanuddin, Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., Ditbimas Polda NTB, Kapolsek Suralaga, Kasat Bimas Polres Lotim mewakili Kapolres Lombok Timur Iptu Sigit Sugianto dan Camat Suralaga.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1615/Lotim dalam sambutannya menyampaikan sebagai pembina Gudep Kartika merasa bangga dan terharu mengingat kegiatan Pramuka Lombok Timur yang semakin terus maju.
Namun menurutnya, dari jumlah Pramuka yang ada di Kabupaten Lombok Timur jika dihadapkan dengan jumlah penduduk tidak sebanding karena banyak yang tidak mengikuti kegiatan semacam ini.
Ia berharap kondisi lingkungan tetap terjaga dan jangan sampai generasi muda terjerumus kedalam pergaulan bebas terutama berhubungan dengan Narkoba.
“Jadikan pertemuan ini sebagai modal bagi adik-adik Pramuka untuk berkiprah dan menghadapi tantangan hidup di masyarakat,” pesannya.
Kegiatan Kemah silaturrahmi ini akan diselenggarakan selama empat hari kedepan mulai hari ini hingga Selasa minggu depan. (f3)
10,27 Persen Penduduk NTB Belum Melakukan Perekaman e-KTP
HarianNusa.com, Mataram – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa – Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) Provinsi NTB mencatat hingga November 2017 sebanyak 10,27 persen penduduk NTB belum melakukan perekaman e-KTP.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa – Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) provinsi NTB, Azhari di Mataram, Jumat (22/12/2017).
Azhari memaparkan dari 3.706.082 jiwa warga NTB yang wajib melakukan perekaman e-KTP, baru 3.325.507 jiwa yang telah melakukan perekaman atau 89,73 persen.
“Sisanya 380.575 jiwa atau 10,27 persen belum melakukan perekaman,” ungkapnya.
Keterlambatan perekaman e-KTP tersebut, kata Azhari selain lantaran banyaknya peralatan perekaman e-KTP yang rusak, juga kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman e-KTP, serta para jompo dan lansia yang kurang tersentuh.
“Alat yang rusak itu terdiri dari server, CPU, printer, sidik jari, iris mata, perekaman tanda tangan,” terangnya.
Azhari mengakui kerusakan peralatan e-KTP tersebut sangat berpengaruh pada progres 100 persen e-KTP di tahun 2018. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut pihaknya melakukan beberapa terobosan.
“Banyak giat yang di lakukan kabupaten/kota seperti jemput bola ke rumah penduduk maupun ke tempat-tempat umum,” ungkapnya.
Kabupaten yang mendominasi keterlambatan perekaman e-KTP yakni kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Tengah.
“Kabupaten Lombok Timur paling tinggi yakni sekitar 190. 000 jiwa,” pungkasnya. (f3)
NTB Keluar dari Kategori Zona Konflik
HarianNusa.com, Mataram – Sepanjang tahun 2017 jumlah konflik di NTB hanya 26 kejadian. Angka tersebut menurun drastis dari tahun 2016 lalu yang berjumlah 172 kejadian. Atas minimnya jumlah konflik tersebut, Mabes Polri mengeluarkan NTB dari kategori zona konflik.
Penyelesaian Kasus Korupsi di NTB Terbentur Biaya Ahli
HarianNusa.com, Mataram – Sepanjang tahun 2017 Polda NTB berhasil menyelesaikan 50 kasus korupsi. Pencapaian tersebut cukup besar dibanding anggaran yang disiapkan dalam mengusut kasus korupsi yang setara dengan penuntasan 25 kasus korupsi.
Biaya yang cukup besar tersebut sebagain besar untuk membiayai ahli dalam penuntasan kasus tindak pidana korupsi. Ahli memiliki peran penting dalam memberikan keahlian pada penyidik menuntaskan perkara korupsi.
Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli, SH, M.Si membenarkan hal tersebut. Menurutnya, tanpa ahli kasus korupsi tidak dapat dijalankan, sehingga instansi di luar kepolisian sangat dibutuhkan.
“Karena memang harus kita akui bahwa penyelesaian dan penyidikan tindak pidana korupsi banyak lembaga atau instansi yang diikutkan. Misalnya ahli hukum pidana, ahli administrasi, ahli bahasa dan termasuk ahli perhitungan kerugian negara,” ujarnnya dalam jumpa pers akhir tahun Polda NTB, Sabtu (23/12).
Penyelesaian tindak pidana korupsi pada 2017 cukup besar dibanding tahun lalu. Sebelumnya, pada 2016 Polda NTB hanya menyelesaikan 29 kasus korupsi. Namun itu melebihi target dari 25 perkara sesuai anggaran yang tersedia.
“Tindak pidana korupsi ada memang yang belum selesai, tapi bukan karena niat tidak menyelesaikan. Trand korupsi memang selalu meningkat dari tahun sebelumnya, melebihi target yang dianggarkan APBN terkait biaya penyidikan tindak pidana korupsi,” pungkas Kapolda. (sat)
Polda NTB Tuntaskan 50 Kasus Korupsi pada 2017
HarianNusa.com, Mataram – Polda NTB berhasil menuntaskan perkara korupsi sebanyak 50 kasus di tahun 2017. Hal tersebut lebih besar dibanding tahun 2016 yang mencapai 29 kasus korupsi yang diselesaikan.
2017: Lombok Tengah Peringkat Atas Kejahatan pada WNA
HarianNusa.com, Mataram – Polda NTB menggelar rilis akhir tahun 2017. Bertempat di Hotel Lombok Plaza, Kapolda NTB Brigejen Pol Drs Firli, SH, M.Si memaparkan sejumlah kasus yang ditangani Polda NTB dan masing-masing Polres jajaran.
Kontraktor Sisakan Sampah di Laut, Faozal Minta Segera Dibereskan
HarianNusa.com, Mataram – Pembangunan dermaga di Gili Air Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dipertanyakan warga lantaran adanya sisa material bangunan yang dibuang ke dasar laut.
Dinas PUPR NTB Gandeng Danrem Gelar Dialog Kebangsaan
HarianNusa.com, Mataram – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Dialog Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan dengan mengundang Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., sebagai narasumber di Aula Irigasi Dinas PU/PR jalan Majapahit Mataram, Jumat (22/12).
