More
    Beranda blog Halaman 5

    BPN Kota Mataram: Wajah Baru, Semangat Baru dalam Pelayanan Pertanahan

    HarianNusa, Mataram – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan transformasi dalam penataan pegawai. Kebijakan terbaru menegaskan bahwa seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru diangkat tidak diperkenankan untuk ditempatkan di kantor asal. Mereka diwajibkan bertugas di satuan kerja lain sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi dan pengalaman kerja.

    Langkah ini diambil untuk memastikan setiap pegawai memiliki kesempatan memperluas wawasan dan keterampilan. Dengan penempatan di lingkungan kerja yang berbeda, pegawai akan menghadapi tantangan baru, beradaptasi dengan kultur organisasi lain, serta memperkaya pengalaman profesional. Kebijakan ini sekaligus menjadi upaya membangun aparatur yang lebih tangguh dan berdaya saing di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

    Di Kota Mataram, kebijakan ini langsung terlihat dampaknya. Kantor Pertanahan Kota Mataram mendapatkan tambahan pegawai sebanyak 25 orang, sementara sebanyak 27 orang pegawai keluar untuk bertugas di satuan kerja lain. Pergerakan ini mencerminkan semangat rotasi dan pembelajaran lintas unit yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan pertanahan di daerah.

    Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN NTB, H. Rury Irawan, S.SiT., M.H, mengungkapkan, Pimpinan ATR/BPN menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penataan administratif, melainkan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin setiap pegawai memiliki kesempatan belajar dan berkembang. Penempatan di satuan kerja baru adalah bagian dari upaya membangun aparatur yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya, Jumat, (6/3/26).

    Transformasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada internal kementerian, tetapi juga pada masyarakat luas. Dengan pegawai yang lebih berpengalaman dan adaptif, pelayanan pertanahan akan semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah nyata ATR/BPN dalam memperkuat integrasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas layanan di seluruh Indonesia. (*)

    Ket. Foto: Pegawai Kantor Pertanahan Kota Mataram saat mengikuti rapat.  (Ist)

    Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H

    HarianNusa, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Bazar Ramadan 1447 H, di lapangan Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Kamis (05/03/2026). Membawa tema “Bazar Ramadan Mewujudkan Kepedulian dan Kebersamaan”, kegiatan ini diisi oleh 70 tenant yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) eksternal maupun UMKM Binaan Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) ATR/BPN Pusat, Banten, dan DKI Jakarta.

    “Bazar Ramadan 1447 merupakan bentuk kepedulian dari Kementerian ATR/BPN untuk kita semua, seperti salah satunya untuk teman-teman UMKM selaku peserta bazar. Mudah-mudahan banyak manfaatnya juga untuk para staf, bisa dapat harga barang yang terjangkau,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan saat membuka Bazar Ramadan.

    Dalam kesempatan ini, diserahkan santunan dan bingkisan kepada 15 perwakilan keluarga Kementerian ATR/BPN yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pramubakti, satpam, dan pengemudi di Kementerian ATR/BPN. Penyerahan santunan diwakili oleh Pembina Ikawati ATR/BPN, Dily Nusron Wahid yang didampingi oleh Ketua Umum Ikawati ATR/BPN, Erna Dalu dan Wakil Ketua Ikawati ATR/BPN, Dian Suyus. Sementara bingkisan penyerahannya diwakili oleh Sekjen ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan dan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Deni Santo.

    “Di bulan penuh berkah ini, kita semua bersama-sama mengasah kepedulian kita terhadap sesama. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, menjadi sarana silaturahmi bersama dan juga memberikan umpan balik positif atas kinerja Kementerian ATR/BPN ke depan,” terang Dalu Agung Darmawan.

    Selaku Penanggung Jawab Bazar, Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan, Awaluddin, menjelaskan dalam bazar ini terdapat berbagai tenant yang terlibat, mulai dari lauk-pauk, buah-buahan, beragam kerajinan tangan, kosmetik, bahkan kebutuhan sembako.

    “Kami juga bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog. Mudah-mudahan kegiatan Bazar Ramadan dan pemberian santunan hari ini memberikan berkah, kebahagiaan bagi kita semua,” tutur Awaluddin.

    Kegiatan Bazar Ramadan ini dipadati oleh pegawai Kementerian ATR/BPN. Turut hadir dalam kegiatan ini, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, serta sejumlah Pimpinan dan Anggota Ikawati ATR/BPN Pusat, Banten, dan DKI Jakarta. (*)

    Ket. Foto: 

    Pembukaan Bazar Ramadhan 1447 H Kementerian ATR/BPN. (Ist)

    Gemerlap Ramadan di Teras Udayana, PLN Pastikan Listrik Andal Dukung Kampoeng Kuliner Ramadan Season 2

    HarianNusa, Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik dalam gelaran Kampoeng Kuliner Ramadan Season 2 di Teras Udayana, Kota Mataram. Dukungan kelistrikan dari PLN turut berperan dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk berburu takjil dan menikmati suasana berbuka puasa bersama selama bulan suci Ramadan.

    Kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pariwisata tersebut kembali digelar untuk kedua kalinya di kawasan Teras Udayana. Sejak awal penyelenggaraannya, Kampoeng Kuliner Ramadan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang untuk menikmati beragam sajian kuliner khas Ramadan.

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, PLN menyediakan layanan listrik multiguna dengan daya sebesar 41,5 kVA. Pasokan listrik ini digunakan untuk menunjang kebutuhan penerangan area, operasional tenant kuliner, serta berbagai fasilitas pendukung selama acara berlangsung.

    Lebih dari 40 tenant kuliner lokal turut berpartisipasi dalam event ini, menghadirkan beragam pilihan menu berbuka puasa yang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Kehadiran para pelaku usaha kuliner tersebut menjadikan kawasan Teras Udayana ramai dikunjungi warga setiap harinya menjelang waktu berbuka.

    Tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadan, kegiatan ini juga menyediakan area berbuka puasa bersama yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Suasana kebersamaan yang tercipta menjadikan Kampoeng Kuliner Ramadan sebagai ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan warga Kota Mataram selama bulan suci.

    Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk event ekonomi dan pariwisata daerah. 

    “PLN senantiasa memastikan keandalan pasokan listrik agar berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar. Dukungan kelistrikan dalam kegiatan Kampoeng Kuliner Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung kegiatan ekonomi lokal serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung,” ujar Hengky.

    General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menambahkan bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

    “Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin antara PLN dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. PLN akan terus berupaya menjaga keandalan listrik sehingga berbagai aktivitas sosial dan ekonomi, termasuk event Ramadan seperti ini, dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Sri Heny, Kamis, (5/3)

    Sebagai informasi, kebutuhan listrik pada kegiatan ini menggunakan Layanan Penerangan Sementara, yaitu layanan kelistrikan yang diperuntukkan bagi kebutuhan non permanen seperti pameran dan kegiatan masyarakat lainnya. Layanan ini dapat diajukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile maupun melalui kantor layanan PLN terdekat sesuai dengan kebutuhan daya dan periode penggunaan pelanggan. (F*)

    Ket. Foto:

    Suasana Kampoeng Ramadan 1447 H di Teras Udayana, Kota Mataram. (Ist)

    Pegawai Kantor Pertanahan Kota Mataram Ikut Ambil Bagian dalam Transformasi Pelayanan ATR/BPN

    HarianNusa, Mataram –  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pelayanan publik yang profesional dan terpercaya melalui penyelenggaraan Penilaian Kompetensi dalam rangka Transformasi Pelayanan. Kegiatan ini akan berlangsung pada awal Maret 2026 di tiga lokasi utama, yakni Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, dan Kanwil BPN Provinsi Bali.

    Penilaian kompetensi ini menjadi bagian penting dari penerapan sistem merit dan manajemen talenta, dengan tujuan memetakan potensi serta kompetensi pegawai secara menyeluruh. Hasilnya akan menjadi dasar pengembangan talenta dan pembinaan karier aparatur, sehingga pelayanan pertanahan dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

    Ratusan pegawai dari berbagai jenjang jabatan tercatat sebagai peserta, mulai dari administrator, pengawas, fungsional, hingga pelaksana. Tidak hanya dari Bali, Jawa Timur, dan Sumatera Utara, tetapi juga pegawai dari Kantor Pertanahan Kota Mataram turut ambil bagian. 

    Untuk lingkup Kanwil BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat, pelaksanaan penilaian dipusatkan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, sehingga menjadi momentum kolaborasi lintas wilayah.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti serangkaian ujian yang meliputi tes potensi, simulasi manajerial dan sosial kultural, tes teknis, serta wawancara. Mereka diwajibkan hadir dengan seragam dinas lengkap, membawa perangkat laptop sesuai spesifikasi, serta mengikuti briefing daring yang telah dijadwalkan sebelumnya.

    Kepala Biro Sumber Daya Manusia ATR/BPN, Budi Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini harus diprioritaskan oleh seluruh satuan kerja tanpa mengganggu jalannya pelayanan pertanahan. 

    “Transformasi pelayanan hanya bisa berjalan dengan dukungan sumber daya manusia yang unggul. Penilaian kompetensi ini adalah fondasi untuk memastikan aparatur kita siap menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan,” ujarnya dalam surat resmi.

    Dengan langkah ini, ATR/BPN menunjukkan keseriusan dalam membangun aparatur yang berintegritas, adaptif, dan profesional. Penilaian kompetensi bukan sekadar ujian, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak pegawai yang mampu membawa pelayanan pertanahan menuju standar yang lebih tinggi. (*)

    Ket. Foto: 

    Pegawai kantor Pertanahan Kota Mataram dalam kegiatan kompetensi transformasi pelayanan. (Ist)

    Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien

    HarianNusa, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah mengembangkan aplikasi Dashboard Sumber Daya Manusia (SDM) guna mendukung proses mutasi dan promosi pegawai agar lebih efektif dan efisien. Aplikasi yang dibangun oleh Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang (Pusdatin) bersama Biro SDM ini disiapkan sebagai instrumen pemetaan kompetensi dan pengisian jabatan berbasis sistem merit.

    “Saya berharap aplikasi Dashboard SDM ini bisa segera jadi, untuk memenuhi kebutuhan pengisian jabatan. Jadi kegiatan mutasi, promosi dan sebagainya bisa berjalan secara efektif dan efisien,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat membuka Sosialisasi Dashboard SDM yang dilaksanakan secara daring dan luring di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (03/03/2026).

    Pemetaan melalui Dashboard SDM dilakukan untuk mengidentifikasi serta mengelompokkan pegawai berdasarkan sejumlah aspek, seperti kompetensi, pendidikan, pengalaman, dan posisi jabatan. Menurut Dalu Agung Darmawan, langkah ini menjadi fondasi utama dalam penguatan penerapan sistem merit di lingkungan Kementerian ATR/BPN sehingga kebutuhan pengisian jabatan dapat dipenuhi dengan lebih cepat dan tepat.

    “Kalau sekarang, jika ingin mencari kandidat Eselon 3 dan 4 harus ada ujian terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke KRS (Kelompok Rencana Suksesi, manajemen talenta). Ke depan, dengan Dashboard SDM ini, sudah jelas kandidatnya, masuk ke dalam manajemen talenta,” jelas Sekjen ATR/BPN.

    Kepala Pusdatin, I Ketut Gede Ary Sucaya, menyampaikan bahwa pengembangan Dashboard SDM merupakan inisiasi Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, yang menginginkan sistem merit dan jenjang karier di Kementerian ATR/BPN berbasis pada data kepegawaian yang akurat.

    “Dashboard SDM ini untuk mencari talenta-talenta terbaik berdasarkan beragam kriteria yang telah ditetapkan dalam _career path_, yang nantinya akan tertuang dalam Peraturan Menteri. Jadi, dari Dashboard SDM ini kita bisa mendapatkan gambaran yang sempurna tentang _talent pool_ digabungkan dengan kinerja masing-masing ASN,” terang Kepala Pusdatin.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro SDM, Budi Santosa, mengimbau seluruh jajaran agar rutin memperbarui data diri pada sistem kepegawaian Kementerian ATR/BPN. Hal ini menurutnya demi menjaga validitas data yang akan ditampilkan dalam Dashboard SDM.

    “Kami butuh Bapak/Ibu sekalian untuk melakukan _update_ kembali terkait identitas pegawai, tolong harus lengkap, mulai dari pendidikan, kompetensi di bidang apa, diklat yang diikuti, penghargaan yang diraih, dan sebagainya. Karena, karier Bapak/Ibu semua tergantung dari data di Kepegawaian,” ungkap Budi Santosa.

    Hadir dalam kesempatan ini, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator Kementerian ATR/BPN. Sosialisasi Dashboard SDM ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha pada Kantor Wilayah BPN Provinsi serta Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. (*)

    Ket. Foto: 

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan membuka kegiatan Sosialisasi Dashboard SDM yang dilaksanakan secara daring dan luring di Kementerian ATR/BPN. (Ist)

    Dinamika dan Penguatan SDM, PPPK Kantah Kota Mataram Ikuti Mutasi di Lingkungan Kementerian ATR/BPN

    HarianNusa, Mataram – Dalam rangka mendukung dinamika organisasi dan penguatan sumber daya manusia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan mutasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan kementerian.

    Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kinerja serta pemerataan kompetensi pegawai di seluruh satuan kerja. Sejumlah PPPK pada Kantor Pertanahan Kota Mataram turut mengikuti mutasi sebagai bagian dari penataan organisasi tersebut.

    Kepala Kantor Pertanahan Kota Mataram,  Halid Aslamudin Putra Utama, menyampaikan bahwa mutasi merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karier pegawai, sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada pegawai untuk mengemban amanah baru.

    “Mutasi adalah dinamika yang wajar dalam sebuah organisasi. Kami percaya, di mana pun ditempatkan, seluruh pegawai akan tetap menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu, (4/3/26).

    Dengan adanya mutasi ini, diharapkan para PPPK yang mendapatkan penugasan baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta terus mendukung terwujudnya pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan terpercaya.

    Kantor Pertanahan Kota Mataram berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan organisasi serta menjaga kualitas layanan kepada masyarakat sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan di lingkungan ATR/BPN. (*)

    Ket. Foto: 

    Kegiatan Mutasi BPN Kota Mataram. (Ist)

    Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

    HarianNusa, Aceh – Bencana alam yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi menanamkan kekhawatiran di benak masyarakat. Bencana bisa menimbulkan kerusakan pada akses, fasilitas, hingga rumah beserta aset yang berada di dalamnya, termasuk sertipikat tanah. 

    Dampak itulah yang juga menimpa Helmi Ismail, nazir tanah wakaf Yayasan Pendidikan di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh pada November 2025 lalu ikut menghanyutkan sertipikat tanah milik yayasannya. 

    Sadar akan nilai yang dimiliki sertipikat tersebut mendorong Helmi Ismail untuk segera bertindak. Dua minggu setelah banjir mulai surut, ia berkomunikasi dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang untuk mengajukan permohonan penggantian sertipikat yang hilang. Meski proses penggantian sertipikat dilakukan di posko sementara karena Kantah juga terdampak banjir, ia tak menyangka dalam waktu kurang dari sepekan sertipikat pengganti yayasannya sudah bisa dimiliki kembali.

    “Alhamdulillah sangat responsif. Kurang dari seminggu sertipikat baru sudah terbit. Kami sangat bersyukur atas respons cepat dari Kantah di Aceh Tamiang,” ujar Helmi Ismail.

    Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi Helmi. Ia menyadari di tengah risiko bencana yang terus mengintai, perlindungan dokumen fisik saja tidak lagi cukup. Sertipikat dalam bentuk elektronik yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pun ia pandang sebagai solusi yang relevan dan mendesak.

    Sertipikat pengganti yang diterbitkan kali ini sudah diperbaharui menjadi Sertipikat Elektronik. Digitalisasi itu Helmi Ismail pahami bukan sekadar perubahan bentuk, melainkan perubahan cara pandang terhadap keamanan aset. 

    “Digitalisasi ini sangat kami sambut baik. Praktis, mudah, dan dokumentasinya lebih aman. Kalau terjadi kehilangan, salinannya bisa disimpan secara digital, misalnya di Google Drive. Bisa dicek lewat aplikasi juga. Jadi tidak perlu khawatir lagi dengan dokumen fisik,” tuturnya.

    Pengalaman serupa juga dialami Nazarudin, warga Kota Langsa. Banjir setinggi satu meter yang merendam rumahnya juga merusak berbagai dokumen penting, termasuk sertipikat tanah tempat tinggalnya. Beruntung, melalui pengajuan sertipikat pengganti yang kini berbentuk elektronik, legalitas tanahnya dapat diverifikasi dengan cepat dan aman.

    “Kalau kita lihat bentuknya, ini lebih praktis. Informasinya lebih mudah diakses, dan saat terjadi bencana seperti banjir, kami tidak perlu khawatir lagi,” kata Nazarudin.

    Di wilayah Aceh yang kerap dilanda banjir, alih media dari sertipikat analog ke Sertipikat Elektronik menjadi langkah preventif yang rasional. Legalitas tetap terjamin sekaligus risiko kehilangan akibat bencana dapat ditekan secara signifikan. Kepala Kantah Kota Langsa, Dedi Rahmat Sukarya lantas mengimbau masyarakat untuk segera mengalih mediakan sertipikat tanah mereka yang masih belum berbentuk elektronik.

    “Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Langsa untuk segera melapor, baik ke Kantah maupun ke kepala gampong (desa), untuk mengalih mediakan seluruh sertipikat tanah menjadi Sertipikat Elektronik. Ini agar dokumen lebih aman, lebih mudah diakses, dan lebih terjaga,” ucap Dedi Rahmat Sukarya.

    Kisah Helmi Ismail dan Nazarudin menjadi pengingat di tengah risiko bencana yang bisa terjadi tak terprediksi, perlindungan aset tidak lagi cukup hanya dengan menyimpan tersembunyi di rumah. Era modern menawarkan tambahan keamanan dengan data pertanahan yang tersimpan secara digital di sistem _online_ Kementerian ATR/BPN. Transformasi ke Sertipikat Elektronik bukan sekadar inovasi administratif, melainkan bentuk adaptasi terhadap realitas zaman, menjaga hak atas tanah agar tetap aman, meski bencana terkadang datang tanpa permisi. (*)

    Ket. Foto: Helmi Ismail, nazir tanah wakaf Yayasan Pendidikan di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. (Ist)

    Sumber : Biro Humas dan Protoko Kementerian ATR/BPN

    Pemohon Apresiasi Layanan Roya Kantor Pertanahan Kota Mataram

    HarianNusa, Mataram –  Kantor Pertanahan Kota Mataram mendapatkan apresiasi dari masyarakat atas pelayanan yang diberikan, khususnya pada layanan roya (penghapusan hak tanggungan).

    Salah satu pemohon, Bapak I Nyoman Widiarsana, menyampaikan langsung testimoni positifnya saat diwawancarai setelah menyelesaikan proses pengurusan roya di Kantor Pertanahan Kota Mataram.

    “Saya merasa sangat terbantu dengan pelayanan roya di Kantor Pertanahan Kota Mataram. Prosesnya jelas, petugasnya ramah, dan alurnya dijelaskan secara rinci sehingga saya tidak kebingungan. Waktu penyelesaiannya juga sesuai dengan yang diinformasikan,” ujar I Nyoman Widiarsana.

    Widiarsana juga menambahkan, bahwa sistem pelayanan yang tertata serta adanya petugas yang sigap memberikan arahan membuat proses administrasi berjalan lancar dan nyaman.

    Kepala Kantor Pertanahan Kota Mataram, Halid Aslamudin Putra Utama,  menyampaikan bahwa testimoni masyarakat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kepuasan masyarakat adalah prioritas kami,” ungkapnya, Jumat, (27/2/26).

    Layanan roya sendiri merupakan bagian penting dalam administrasi pertanahan, khususnya bagi masyarakat yang telah melunasi kewajiban kreditnya dan ingin memastikan status sertipikatnya bersih dari hak tanggungan.

    Kantor Pertanahan Kota Mataram terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan guna memberikan kemudahan serta kepastian hukum kepada masyarakat. (*)

    Ket. Foto: Pemohon layanan pertanahan,  I Nyoman Widiarsana, saat melakukan permohonan Roya di Kantor BPN Kota Mataram. (Ist)

    BBPOM Mataram OTT Ibu Rumah Tangga, Amankan Ratusan Tablet Obat Keras Ilegal

    HarianNusa, Mataram – Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial E di wilayah Kota Mataram pada Rabu 25 Februari 202, yang diduga terlibat dalam peredaran obat tanpa izin edar dan/atau tidak memenuhi standar serta persyaratan keamanan, mutu dan khasiat.


    Kepala Balai Besar POM di Mataram, Yogi Abaso, menjelaskan bahwa penindakan tersebut dilakukan setelah tim penyidik memperoleh informasi terkait dugaan peredaran obat-obatan keras secara ilegal di wilayah Kota Mataram.


    “Dari hasil OTT, kami mengamankan sejumlah obat yang diduga diedarkan tanpa izin edar dan berpotensi disalahgunakan,” ujar Yogi Abaso di Mataram.


    Dalam kegiatan tersebut, penyidik mengamankan barang bukti berupa 15 strip tablet diduga Tramadol dengan total 150 tablet serta 10 strip Alprazolam 1 mg dengan total 100 tablet. Kedua jenis obat tersebut termasuk obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan tenaga medis.


    Yogi menegaskan, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul obat, jalur distribusi, serta peruntukan peredarannya. Langkah tersebut penting untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat.


    “Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana obat ini diperoleh dan kepada siapa saja didistribusikan. Jika terbukti melanggar ketentuan perundang-undangan, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


    Ia menambahkan, penindakan ini merupakan bentuk ultimum remedium atau upaya terakhir dalam penegakan hukum, setelah sebelumnya dilakukan langkah pembinaan dan pengawasan. Pendekatan tersebut dilakukan guna memberikan efek jera sekaligus mencegah penyalahgunaan obat keras di tengah masyarakat.


    BBPOM di Mataram, lanjut Yogi, berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan, khususnya obat-obatan yang berisiko tinggi disalahgunakan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli obat keras tanpa resep dokter serta melaporkan jika menemukan dugaan peredaran obat ilegal di lingkungan sekitar.


    “Peran serta masyarakat sangat kami harapkan. Tujuan utama kami adalah melindungi masyarakat dari risiko penyalahgunaan obat yang dapat membahayakan kesehatan,” pungkasnya. (F3)

    Ket. Foto: Seorang IRT saat kedapatan menjual obat terlarang oleh tim Penyidik BBPOM di Mataram. (Ist)

    Bukber Hingga Lebaran Lebih Praktis, Ini Rekomendasi Produk MODENA untuk Dapur Rumah yang Serba Bisa

    HarianNusa, Mataram – Momen kebersamaan kerap terasa lebih hangat di tengah acara buka puasa bersama di bulan Ramadhan. Rumah sering menjadi pusat berkumpul, seperti buka puasa bersama, hingga open house silaturahmi keluarga di hari lebaran Idul Fitri. Dapur pun berubah jadi ruang interaksi, tempat cerita dibagi sambil menyiapkan hidangan favorit untuk dinikmati bersama.

    Seiring meningkatnya aktivitas memasak di rumah, kehadiran kitchen appliances yang andal menjadi kebutuhan penting. MODENA, brand yang telah lama dipercaya masyarakat di kategori dapur, menghadirkan beragam solusi peralatan elektronik dapur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap rumah tangga. 

    Didukung teknologi modern, MODENA menghadirkan rekomendasi kulkas dengan kapasitas besar yang hemat energi, sampai kompor dan oven dalam satu produk sebagai solusi 2-in-1 yang praktis.

    “Untuk keluarga dengan jumlah anggota yang banyak, Side by Side Refrigerator RF 4670 SABK menjadi pilihan tepat karena kapasitas yang besar, namun tetap hemat energi berkat teknologi PowerHub™ Inverter. Sementara itu, Freestanding Cooker FC 0535 BABM menghadirkan solusi 2-in-1 dengan Stainless Steel Cooktop yang membuat kualitas kompor tahan lama serta gas oven, sehingga memudahkan proses memasak berbagai menu sekaligus untuk banyak orang,” Harys Hadinata, Branch Manager MODENA Bali dan Nusa Tenggara, Jumat, (27/2).

    Dengan kapasitas penyimpanan yang optimal dan solusi memasak yang fleksibel, proses menyiapkan hidangan untuk acara kumpul di rumah akan terasa lebih praktis tanpa mengorbankan kualitas. Side by Side Refrigerator RF 4670 SABK dan Freestanding Cooker FC 0535 BABM dari MODENA menjadi rekomendasi tepat untuk mendukung kebutuhan dapur selama Ramadhan hingga Lebaran. Berikut beberapa keunggulannya:

    *Kulkas Dua Pintu dengan Teknologi Hemat Energi*

    Untuk rumah yang sering menjadi tuan rumah bukber atau open house lebaran, kapasitas kulkas sangat krusial. Bahan makanan mentah, hidangan siap saji, hingga minuman dingin harus tersimpan rapi dalam jumlah besar. Tantangannya, kulkas berukuran besar sering lebih boros listrik. Kulkas yang kurang berkualitas juga kerap memiliki sirkulasi udara kurang merata sehingga bau makanan bercampur, hingga munculnya bunga es yang memengaruhi kualitas dan ruang penyimpanan.

    Side by Side Refrigerator RF 4670 SABK menjawab kekhawatiran tersebut dengan performa yang tetap efisien meski digunakan secara intensif. Teknologi PowerHub™ Inverter menjaga konsumsi daya tetap terkendali dengan menyesuaikan kerja pendinginan sesuai kebutuhan, sehingga kulkas tetap optimal tanpa membuat penggunaan listrik berlebihan.

    Untuk menjaga kesegaran, sistem AirFresh Deodorizer membantu mengurangi bau tak sedap di dalam kulkas, sehingga berbagai jenis bahan makanan dapat disimpan bersamaan tanpa aroma saling bercampur. Selain itu, teknologi No-Frost memastikan tidak ada penumpukan es yang bisa mengganggu stabilitas suhu maupun kualitas tekstur bahan makanan. Kulkas ini juga punya Smart Ice Maker untuk membuat es dengan lebih cepat dengan jumlah besar, cocok untuk menyiapkan es buah atau es campur untuk takjil saat berbuka puasa. 

    *Masak Praktis dengan Kompor dan Oven Satu Paket*

    Memiliki kompor dan oven dalam satu paket memberi kepraktisan lebih dibanding membeli terpisah. Tidak hanya lebih ringkas dari sisi penempatan, tetapi juga memudahkan koordinasi memasak berbagai menu sekaligus. Saat satu kompor digunakan untuk menumis dan merebus, oven bisa memanggang atau menghangatkan hidangan tanpa perlu berpindah perangkat.

    Freestanding Cooker FC 0535 BABM hadir dengan empat tungku gas yang memberi fleksibilitas memasak beberapa menu bersamaan. Permukaannya sudah menggunakan Stainless Steel Cooktop yang dirancang tahan lama dan mudah dibersihkan. Untuk dapur yang sering memasak besar, permukaan kompor yang kokoh dan tidak mudah meninggalkan noda membantu dapur tetap rapi meski digunakan intensif.

    Kualitas burner juga berperan besar dalam hasil akhir masakan. Kompor MODENA sudah memiliki sistem penyalaan otomatis dan burner berkualitas tinggi, sehingga api yang dihasilkan lebih stabil dan merata. Kualitas burner dapat ditandai dari warna api yang dihasilkan kompor. Api berwarna biru menandakan pembakaran yang optimal, sehingga panas tersalurkan dengan konsisten untuk menjaga kematangan masakan yang merata.

    Sementara, oven gas yang menyatu dengan kompor memudahkan proses memanggang tanpa perlu perangkat tambahan. Pemantik otomatis membuat penggunaan lebih praktis dan aman, dan lampu di dalam oven memungkinkan pengguna memantau tingkat kematangan tanpa harus membuka-tutup pintu oven. Suhu pun tetap stabil, sehingga hasil panggangan lebih maksimal dan proses memasak terasa lebih efisien.

    Beragam produk kulkas dan freestanding cooker MODENA, dapat ditemukan di MODENA Home Center Nusa Tenggara Barat di Jl. A. A Gede Ngurah, Cakranegara, Mataram. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai produk-produk, tips, trik, dan program MODENA, kunjungi situs resmi MODENA di www.modena.com atau ikuti akun Instagram resmi di @mhc_ntb.

    MODENA merupakan Perusahaan Multinasional yang didirikan di Italia sejak 1967, berdomisili di Asia, dan dimiliki oleh Indonesia. Sejak tahun 1981, MODENA secara strategis telah memindahkan basis operasionalnya dari Italia Utara ke Asia. Lingkup bisnis grup ini mencakup 12 pilar: Elektronik, Energi, IoT (Internet of Things), Water Solutions, Mobilitas, Industri Berat, Retail Cloud, E&C (Engineering and Construction), Logistik, Peralatan Medis, ICT, dan Layanan Keuangan, dengan jejak industri global. 

    Saat ini, visi MODENA adalah menjadi penggerak menuju sebuah dunia yang tar interkoneksi. Dirancang secara canggih dengan desain modern dan teknologi mutakhir seperti IoT, MODENA berkomitmen untuk menghadirkan inovasi paling cerdas dan terhubung bagi konsumen modern demi dunia yang lebih baik, masa depan yang lebih cerah, dan kehidupan yang lebih mudah. 

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi tim Humas MODENA di pr@modena.com. (***)

    Ket.Foto:

    Side by Side Refrigerator RF 4670 SABK, Kulkas dua pintu hemat energi. Menjadi rekomendasi peralatan elektronik dapur dari MODENA untuk solusi praktis memasak untuk banyak keluarga di momen Ramadhan. (Ist)

    error: Content is protected !!