Politisi PAN NTB Dukung Kader PAN Keluar dari Kabinet Joko Widodo

36
Politisi PAN NTB Burhanuddin Jafar Salam

HarianNusa.com, Mataram – Ketua DPD PAN Kabupaten Sumbawa, Burhanuddin Jaffar Salam mendukung langkah Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amin Rais yang meminta kader PAN Asman Abnur keluar dari kabinet pemerintahan Joko Widodo. Sabtu, (5/8).

Hal itu disampaikan Burhanuddin kepada HarianNusa.com dengan alasan bahwa PAN menginginkan koalisi yang pro rakyat, bukan mengedepankan kepentingan salah satu pihak.

Terlepas dari itu, politisi yang juga Anggota DPRD Provinsi NTB ini menyampaikan bahwa perbedaan pandangan politik merupakan kebebasan Parpol yang tidak bisa diganggu gugat oleh pihak lain, dan ketika hal itu dilanggar maka PAN memilih untuk tidak tunduk dan siap keluar dari koalisi Pemerintah.

Saat ditanya HarianNusa.com terkait kebebasan yang dikekang koalisi? Ia menyatakan bahwa selama ini, beberapa kebijakan politik PAN dianggap keluar dari prinsip koalisi, salah satu yang paling anyar adalah pilihan PAN untuk menolak RUU Organisasi Masyarakat (Ormas).

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa PAN adalah Parpol yang menjadikan demokrasi sebagai landasan dalam praktik politiknya, oleh sebab itu, hal yang sama dilakukan PAN dalam mengambil dan menentukan kebijakan politiknya. Salah satunya menolak RUU Ormas tesebut.

“Karena aspirasi yang kami dapatkan di masyarakat ya seperti itu. Ormas menolak RUU ini. Kami mendengar masyarakat lah,” katanya.

Terkait dengan koalisi sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah? Burhanuddin menyampaikan bahwa PAN akan selalu tunduk dan patuh pada pemerintah sebagai perwakilan rakyat, termasuk terhadap koalisi, selama koalisi tersebut pro aktif terhadap aspirasi rakyat. Ketika hal itu tidak dijalankan, maka PAN akan siap mengambil keputusan yang berbeda dengan koalisi.

“Kita patuh kalau urusan dengan rakyat. Kalau kepentingan tertentu kami menolak,” katanya.

Untuk diketahui, Saat ini PAN memiliki satu kursi menteri di kabinet, yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.
Selain itu, ada juga Kepala Komite Ekonomi dan Industri Nasional yang ditempati Sutrisno Bachir. (sta)

iklanbebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online