Gubernur NTB, Dr.TGH.M . Zainul Majdi menjadi khotib sholat Jumat di Masjid Darurat di Dusun Gubuk Baru, KLU (istimewa)

HarianNusa.com, Lombok Utara – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr.TGH.M. Zainul Majdi menjadi Khotib sholat Jumat di Masjid Darurat, Dusun Gubuk Baru, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, (31/8).

Saat itu, Gubernur menyampaikan bahwa musibah gempa bumi bukanlah sebuah bencana atau hukuman bagi orang-orang beriman. Justeru, musibah merupakan nasehat sekaligus ujian bagi mereka yang taat dan beriman kepada Allah. Ujian itu tidak hanya berbentuk musibah gempa bumi. Namun juga dapat berupa kelaparan dan katakutan.

“Bumi bisa saja berguncang, tapi iman kita harus tetap kokoh,” Tegas Gubernur yang juga tahfidz Qur’an itu.

Ujian lanjut Gubernur, tidak hanya diberikan kepada umat manusia saat ini saja. Namun, nabi dan umat-umat terdahulu telah diberikan ujian yang jauh lebih besar. Misalnya perang, panas, kekurangan rezeki, huru hara, yang terus berulang ulang. Bahkan sampai ada yang bertanya, kapan pertolongan Allah akan datang.

Ujian dan cobaan lanjut Gubernur tidak hanya berupa musibah atau sesuatu yang tidak menyenangkan. Namun kesenangan, kebahagiaan dan kecukupan juga merupakan ujian.

“Yang paling penting adalah sikap kita menerima takdir dari Allah. Yang paling penting adalah bagaimana iman kita, sebebarapa banyak peningkatan iman kita. Seberapa banyak persaudaraan kita,” Jelas Gubernur yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu.

Maka menurut Gubernur, sikap kita untuk menerima ujian tersebut adalah sabar dan syukur. Ketika mendapat kebaikan, kita iringi dengan syukur. Kalau ada ujian, itu harus dihadapi dengan sabar.

“Takdir dan ujian akan berlalu. Senang dan susah akan lewat,” kata TGB.

Untuk itu, TGB mengajak jamaah yang hadir untuk memaknai musibah gempa bumi ini sebagai bagian dari ujian Allah SWT. Sehingga melalui ujian itu, keimanan manusia semakin kuat dan kokoh.

“Rugi rasanya jika musibah besar, tidak melahirkan dan meningkatkan kecintaan kita kepada Allah,” ungkapnya. (f3)

Komentar