Foto: NU menyerahkan bantuan untuk santri korban gempa Lombok. (Satria)

HarianNusa.com – Nahdlatul Ulama (NU) kembali memberikan bantuan untuk korban gempa Lombok. Kali ini NU melalui Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Al-Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMI NU) menyerahkan bantuan.

Bantuan tersebut berupa beasiswa untuk santri di 25 pondok pesantren senilai Rp150 juta. Tidak hanya itu, NU juga menyerahkan bantuan untuk majelis taklim hingga balai latihan kerja (BLK) di pesantren dengan nilai Rp5 miliar.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua PP RMI NU sekaligus menjabat Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan, Gus Rozin, di Aula NU NTB, Kamis, 8 November 2018.

Gus Rozin mengungkapkan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan beberapa mitra di bidang ekonomi untuk membantu pesantren terdampak gempa.

“Kami menyalurkan beasiswa santri terdampak gempa sebanyak 25 pesantren dan 25 majlis pesantren,” ujarnya.

Selain itu, RMI juga memberikan bantuan pada lima pesantren untuk mengembangkan BLK. Masing-masing pesantren mendapatkan Rp1 miliar.

“Kita memberikan pengembangan BLK kepada pesantren terdampak gempa baik di Lombok dan di Palu untuk mempercepat recovery,” katanya.

Ketua Tim NU Peduli sekaligus Rektor Universitas NU NTB, Baiq Mulianah, mengatakan bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian NU terhadap korban gempa.

“Pemberian beasiswa ini merupakan bagian dari program NU Peduli terhadap gempa Lombok-Sumbawa,” katanya.

Selain beasiswa, katanya, juga diberikan BLK pada pesantren untuk memberikan kesempatan kerja bagi para santri.

“Kami berharap dengan adanya BLK di pesantren bisa memberikan kemampuan bagi santri untuk menghadapi dunia kerja,” jelasnya.

Plt Ketua PWNU NTB, Masnun Tahir mengatakan NU Peduli terus melakukan yang terbaik bagi pesantren yang terdampak gempa.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk mempercepat proses rehab pascagempa,” pungkasnya. (sat)

Komentar