More
    Beranda blog Halaman 100

    Ratusan Bungkus Tembakau Iris Ilegal Disita Bea Cukai Mataram

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Sebanyak ratusan bungkus tembakau iris tanpa cukai disita oleh Kantor Bea Cukai Mataram dan Sat Pol PP Lombok Barat, Kamis, (9/9/2021).

    Ratusan bungkus tembakau iris tanpa cukai yang didapatkan dari sejumlah pedagang di pasar kediri dan kios-kios sekitarnya tersebut diamankan ke Kantor Bea Cukai Mataram untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

    "Untuk Sementara barang bukti (ratusan rokok iris ilegal) nya kita bawa ke Kantor, nanti kita akan melakukan penelitian lebih lanjut apakah ada unsur kesengajaan atau tidak," ungkap Resma selalu Pelaksana Pemeriksa Kantor Bea Cukai Mataram, saat diwawancara di sela-sela kegiatan penindakan di Pasar Kediri, Lombok Barat.

    Resma menjelaskan, tembakau iris yang disita tersebut menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya, bahkan ada yang tanpa pita cuka sekaligus.

    "Sebagian besar ini modusnya pita cukai yang 4 garam dipakai untuk kemasan 8 gram, jadi ada selisih empat gram," ungkapnya.

    Ratusan bungkus tembakau iris tanpa cukai yang disita tersebut terdiri dari dua merk yakni merk UD Kapal Terbang dan UD Kembang.

    Sementara, Kasat Pol PP Lombok Barat diwakili anggotanya, Jamhur mengatakan, bahwa Sat Pol PP terus bersinergi dengan Bea cukai Mataram dalam hal melakukan penertiban dan penindakan.

    "Kita mengamankan rekan-rekan dari Bea Cukai Mataram disaat turun melakukan penertiban," ungkapnya.

    Sebelum terjun melakukan penertiban, sebelumnya tim Pol PP Lombok Barat terlebih dahulu melakukan tahapan sosialisasi dan pendataan.

    "Jadi ada tiga tahan yang kita lakukan yakni sosialisasi, pendataan, dan terakhir penertiban ini," ucapnya.

    Dari penertiban yang dilakukan di pasar Kediri ini, pihaknya menemukan banyaknya pengepul tembakau iris ilegal.

    "Karena disini (pasar Kediri) peredaran untuk tembakau iris ini banyak . Dan bisa dikatakan rata-rata se Lombok Barat terbanyak di Kediri," pungkasnya.

    Peredaran rokok dan tembakau iris ilegal tentu berpotensi pada penurunan pendapatan daerah dan berdampak pada kerugian negara. Karena Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) peruntukannya dihajatkan untuk kesejahteraan masyarakat. (*3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan penertiban rokok dan tembakau iris tanpa cukai di pasar Kediri. (HarianNusa)

    Paripurna DPRD KLU Bahas KUA PPAS APBD Perubahan 2021

    0

    HarianNusa, KLU – Ketua DPRD KLU Nasrudin, SH.I, memimpin Rapat Paripurna Penjelasan Kepala Daerah terhadap KUA PPAS APBD Perubahan Tahun 2021, dihadiri Bupati Lombok Utara, H.Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto Ridawan, ST, M.Eng, Sekretaris DPRD KLU Kartady Haris, SH, Wakil Ketua I DPRD KLU Burhan M Nur, SH, Waka II Mariadi S.Ag beserta Para Anggota DPRD KLU, unsur Polres Lotara dan unsur OPD se-KLU, Senin (6/9/2021) di Ruang Sidang DPRD setempat.

    Ketua DPRD KLU Nasrudin SH.I membuka jalannya paripurna menyatakan KUA PPAS Tahun Anggaran 2021 mengatur batas akhir penyerahan rancangan KUA PPAS perubahan oleh kepala daerah kepada DPRD terkait penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD oleh kepala daerah kepada DPRD paling lambat minggu kedua bulan September 2021.

    "Sedangkan penentuan persetujuan bersama DPRD bersama kepala daerah pada akhir September 2021," ungkapnya.

    Wabup Danny dalam penyampaian penjelasan kepala daerah mengatakan

    sebenarnya pada triwulan ke-2 tahun 2021 perkembangan ekonomi secara nasional mengalami pertumbuhan cukup positif. Namun pendapatan daerah terutama Pendapatan Asli Daerah di Lombok Utara masih kesulitan mencapai target yang ditetapkan.

    "Semua ini tak lepas dari aktivitas berbagai sektor ekonomi yang selama ini menjadi sumber pendapatan masih stagnan. Bahkan harus melakukan pemulihan terlebih dahulu. Untuk itulah, kami menyusun dan menyampaikan rencana rancangan perubahan untuk dibahas dan sepakati, bersama pimpinan dan anggota dewan," urainya.

    Selain itu, lanjut Wabup Danny, terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendukung Penanganan Virus Corona berdampak bagi transfer daerah yang mengalami perubahan alokasi dan penggunaan untuk Kabupaten Lombok Utara. Adapun besaran pengurangannya sebesar 33, 99 miliar. Dengan mempertimbangkan realisasi diproyeksikan sebagai dampak Covid 19, tidak mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBD tahun 2021.

    "Secara umum pendapatan pada perubahan APBD tahun 2021 diproyeksikan mengalami penurunan. Walaupun terdapat beberapa komponen pendapatan mengalami peningkatan dari target sebelumnya. Penurunan tersebut sebesar 4,25 persen dari target sebelumnya sebesar 915,4 miliar rupiah lebih menjadi 876,21 miliar rupiah,” ujarnya.

    Diakhir sambutannya, Wabup Danny melalui kesempatan tersebut mengajak semua untuk meningkatkan kerja sama bahu membahu dan bekerja keras dalam rangka menangani Pandemi Covid-19 beserta dampaknya, sehingga kehidupan masyarakat pada semua aspek dapat segera pulih untuk mewujudkan Kabupaten Lombok Utara yang inovatif, sejahtera dan religius, sebagaimana visi bersama. Adapun proses paripurna tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti melalui pembahasan Badan Anggaran DPRD KLU. (*)

    8 Jenis Sandal Wanita Pilihan Terbaik

    0

    Sandal wanita sekarang ini menjadi salah satu jenis alas kaki yang semakin diperhatikan dan dinilai menjadi bagian dari fashion. Maka dari itu tampilan sandal diusahakan agar tampak bagus dan bahkan tampak indah jika dilihat orang.

    Bagi Anda yang ingin memiliki sandal wanita terbaik bisa memilih jenis sandal seperti berikut ini.

    • Wedges

    Salah satu jenis sandal yang menjadi rekomendasi bagi kebanyakan wanita adalah wedges. Sandal ini biasanya memiliki tinggi sekitar 5 hingga 9 cm dan alas kakinya terbuat dari bahan kayu.

    Rupanya wedges ini sangat cocok untuk Anda yang emmiliki kaki jenjang sehingga bisa terkesan memiliki tubuh yang ramping dan proporsional.

    • Sandal gladiator

    Jenis sandal lainnya yang juga bisa menjadi pilihan terbaik bagi para wanita adalah sandal gladiator. Sandal ini rupanya sangat cocok untuk digunakan di berbagai acara santai serta saat Anda sedang bepergian menikmati liburan.

    Dengan bentuk yang memiliki ciri adanya banyak tali maka sandal jenis ini cocok bila dipadukan dengan jeans bergaya kasual.

    • Peep toe heels

    Sandal lainnya yang juga banyak dicari dan diburu oleh para wanita adalah jenis peep toe heels. Sandal yang satu ini memiliki bentuk dan tampilan sangat manis sehingga cocok bila digunakan di berbagai acara pesta.

    Sandal ini memiliki heels atau hak dengan sedikit platform berbentuk kotak kecil tepatnya di bagian belakang.

    • Flat

    Bentuk sandal flat rupanya menjadi favorit bagi banyak wanita karena bisa memberikan tampilan yang minimalis dan anti ribet. Maka tak heran bila banyak ornag yang sering menggunakan sandal jenis ini.

    Umumnya sandal flat cocok bila dipadukan dengan berbagai amcam gaya pakaian. Sebut saja mulai dari pakaian dress hingga pakaian kasual.

    • H square

    Hadir pula melengkapi berbagai jenis sandal untuk wanita yaitu sandal h square. Sandal bentuk h square ini sebenarnya merupakan bagian dari sandal flat namun bagian depan sandal memiliki model menyerupai bentuk huruf H.

    Tentunya jenis sandal yang satu ini bisa memberikan kesan elegan bagi saiapa saja yang emnggunakannya di berbagai macam acara atau event dan di berbagai kesempatan.

    • Flip flops

    Anda yang suka memakai sandal simple berbentuk sandal jepit bisa membeli dan memakai sandal jenis flip flops. Seperti halnya sandal jepit pada umumnya maka sandal flip flops ini memiliki model simple dan cenderung lebih mudah dibersihkan serta ada juga yang terbuat dari karet.

    • Sepatu sandal

    Para wanita biasanya juga sangat gemar mengoleksi jenis sepatu sandal yang tampak sangat modis dan bisa digunakan kapan saja. Tentu saja sandal jenis ini sangat digemari oleh para wanita karena nyaman bila digunakan.

    Awalnya memang sandal sepatu ini identik dengan sepatu gunung. Namun di masa sekarang ini sandal sepatu memiliki model yang semakin bervariasi sehingga bisa membuat penampilan Anda tampak makin modis.

    • Mules

    Mules rupanya juga menjadi salah satu jenis sandal yang banyak dicari dan digunakan oleh para wanita karena terkesan simple. Sandal jenis ini memiliki bentuk menyerupai sepatu di bagian depan sehingga tampak formal namun menimbulkan rasa nyaman di kaki.

    Sandal wanita di atas bisa menjadi pilihan yang paling tepat untuk seluruh wanita dari berbagai kalangan. Namun sebaiknya pilihlah sandal yang memang sesuai dengan kebutuhan agar bisa lebih nyaman saat digunakan.

    Modus Bisa Gandakan Uang, Enam Terduga Pembuat Uang Palsu asal Lingsar Ditangkap Polisi

    HarianNusa, Mataram – Enam orang laki-laki asal Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat kini harus mendekam di balik jeruji besi Polresta Mataram. Mereka ditangkap Tim Puma Polresta Mataram bersama jajarannya di Polsek Lingsar pada Minggu 15/08/2021 di wilayah Dusun Gegelang Lauk, Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat lantaran diduga memproduksi uang palsu (upal).

    Kapolresta Mataram, Kombespol Heri Wahyudi, SIK, MM., menyampaikan,
    terungkapnya kasus pembuatan uang palsu ini atas laporan masyarakat sekitar TKP ke Polsek Lingsar, bahwa seseorang telah membelanjakan uang yang diduga palsu di salah satu warung di wilayah Gegelang, Lingsar.

    Atas dasar informasi tersebut, lanjut Heri, Polsek Lingsar berkoordinasi dengan Polresta Mataram dan setelah mengadakan penyelidikan atas informasi tersebut ahirnya diperoleh asal usul dari uang palsu yang telah dibelanjakan di warung tersebut.

    "Berkat informasi itu Tim mendatangi kediaman MST (yang membelajakan Upal ke warung), dan setelah di interogasi, MST mengaku telah menyimpan ratusan lembar Upal nominal 100.000 di rumah MN," ungkap Heri didampingi Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa,ST, SIK dan Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Erny Anggraeni, SH., dalam Konferensi Pers ungkap kasus pembuatan uang palsu yang digelar Kamis, (19/8), di Gedung Graha Wira Pratama Polresta Mataram.

    Berdasarkan pengembangan Tim Reskrim, dari kediaman MN berhasil mengamankan satu karung rupiah palsu nominal seratus ribu yang berdasarkan pengakuan MST uang tersebut didapat dari seseorang yang berinisial AD.

    "Setelah informasi dari MST dan MN dikembangkan, akhirnya 4 terduga lainnya yaitu MH, AD, JN serta PY yang merupakan pembuat atau pencetak Rupiah palsu yang dimaksud," lanjutnya.

    Dari penggeledahan terhadap ke enam terduga ( MST, laki 58 tahun, MN, laki 60 tahun, MH, laki 58 tahun, AD, laki 52 tahun, JN, laki 34 tahun, serta PY, laki 17 tahun ), tim berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit laptop merk Acer, 1 lembar kertas A4, 1 unit printer canon, 238 lembar Upal pecahan 100.000 dengan nomor seri MED742568, 3.998 lembar Upal pecahan 100.000 dengan no seri BAO287333.

    Selain itu, juga diamankan 3 lembar Upal pecahan 100.000 dengan nomor seri DMG706990, 5 lembar yang bernomor seri CFF672775, 4 lembar Upal dengan nomor seri FGT087040, serta 1 lembar Upal dengan nomor seri DGQ659315 dengan masing-masing pecahan 100.000

    "Keenamnya telah diamankan bersama barang bukti peralatan untuk membuat uang palsu bersama upal yang telah diproduksinya," jelasnya.

    Kapolresta mengungkapkan, dari pengakuan terduga, mereka membuat uang palsu dengan motif penggandaan Uang. Dimana salah satu dari 6 terduga tersebut ada yang bertindak sebagai orang pintar (Dukun, red) penggandaan uang.

    "Uang tersebut rencananya akan di do’akan agar menjadi uang asli, begitu keterangan salah satu pelaku yang bertindak sebagai Dukun," tuturnya.

    Dengan demikian, keenam terduga dijerat pasal 36 ayat (1)(2)(3) Jo pasal 26 UU no 8 tahun 2011 tentang Mata uang, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara paling lama atau pidana denda maksimal 10 miliyar. (*)

    Ket. Foto:
    Kegiatan konfrensi pers ungkap kasus pembuatan uang palsu, bertempat di Kapolresta Mataram. (Istimewa)

    Kesadaran Masyarakat Berantas Rokok Ilegal Meningkat

    0

    HarianNusa, Mataram – Sosialisasi cukai rokok ilegal yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Kantor Bea Cukai Mataram telah mampu menekan pedaran rokok dan tembakau iris ilegal.

    Kasat Pol PP Lombok Barat, Baiq Yeni Satriani Ekawati, S. Sos., diwakili Kepala Seksi Pembinaan dan Penyuluhan, H. Lalu Saifullah menyampaikan sosialisi tentang pemberantasan peredaran cukai rokok ilegal yang gencar dilakukan pihaknya bersama Kantor Bea Cukai Mataram berdampak pada pemahaman masyarakat tentang perbedaan produk rokok atau tembakau iris yang menggunakan cukai dan non cukai.

    "Kesadaran masyarakat untuk menjual dan membeli rokok yang menggunakan cukai semakin meningkat," ungkapnya saat melakukan penindakan, Kamis, (19/8), di pasar Sigerongan Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

    Dia mengatakan, dari beberapa kali sosialisasi yang telah dilakukan kepada masyarakat di sejumlah desa di Lombok Barat hasilnya sangat berdampak, hal ini terlihat dengan minimnya rokok ilegal yang ditemukan dipasaran maupun di kios-kios saat penindakan yang dilakukan.

    "Alhamdulillah kesadaran para pedagang dan pembeli sudah meningkat," ujarnya.

    Sementara Resma selalu Kepala Pemeriksa Kantor Bea Cukai Mataram menyampaikan hal yang sama. Menurutnya dibanding tahun sebelumnya, tahun 2021 ini data penindakan menunjukkan adanya penurunan.

    "Ada kemungkinan tingkat kepatuhan lebih tinggi dari para pengusaha tembakau," ungkapnya saat diwawancara pada kegiatan yang sama.

    Dari dua lokasi pasar yang berbeda di Kecamatan Lingsar (pasar Endut dan pasar Sigerongan, red) dan sejumlah kios yang didatangi, ia bersama tim menemukan ada lima merk tembakau iris ilegal yang masih beredar.

    "Tadi kita menemukan ada lima merk tembakau iris ilegal yang masih beredar," tuturnya. Namun ia mengaku belum bisa memastikan apakah kelimanya merk yang sama yang didapatkan sebelumnya dikarenakan tidak menghafal nama-nama kelima merk tembakau iris ilegal yang disita tersebut. (*3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan sidak dan Penindakan peredaran rokok dan tembakau ilegal di kecamatan Lingsar. (HarianNusa)

    Bukan Sekadar Impian, Ini 5 Tips Memiliki Rumah di Usia Muda

    0

    Siapa yang tidak ingin memiliki rumah di usia muda. Tetapi untuk mewujudkannya Anda tentu perlu strategi yang bagus. Apalagi keinginan ini untuk sebagian orang hanya dijadikan mimpi belaka.

    Punya rumah di usia 20 sampai 30-an menjadi hal yang tentunya bisa dibanggakan tidak hanya kepada orang tua, tetapi merupakan pencapaian besar dalam hidup. Terlebih rumah merupakan salah satu aset yang punya nilai investasi meningkat setiap tahun. 

    Memiliki Rumah di Usia Muda

    Ada banyak anak muda yang ingin punya rumah masa depan di usia dini, tetapi gagal melakukannya. Mungkin saja karena tidak tahu strategi atau tips yang tepat. Berikut cara memiliki rumah di usia muda

    1.    Membuat Target

    Anda bisa coba untuk melakukan pembuatan rencana yang disertai tenggat waktu. Dengan target seperti ini, Anda bisa fokus pada satu tujuan saja. Pembuatan rencana, bisa membantu Anda untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan agar bisa membeli rumah impian.

    Menentukan target waktu sebaiknya dilakukan secara rasional. Anda tidak perlu terlalu cepat hanya karena ingin berlomba dengan teman lainnya yang sudah memiliki rumah. Karena untuk mencapai target Anda juga harus disesuaikan dengan pendapatan dan tabungan yang bisa disisipkan.

    2.    Tingkatkan Dana Tabungan

    Untuk bisa memiliki rumah di usia muda maka Anda harus meningkatkan persentase gaji secara perlahan setiap tahunnya. Jika tahun ini Anda menyisihkan tabungan sebanyak 15% per bulan, maka tahun depan harus lebih ditingkatkan menjadi 25%. 

    Ini membantu target lebih cepat tercapai sehingga sudah bisa merencanakan rumah seperti apa yang akan dibeli. Bahkan Anda tidak perlu segan untuk menghubungi developer rumah, karena target sebentar lagi akan terpenuhi. 

    3.    Melakukan Penghematan

    Jika Anda adalah seseorang yang belum menikah, maka mencapai target untuk memiliki rumah impian tentu saja bisa lebih cepat terwujud. Anda bisa mencoba untuk melakukan penghematan biaya setiap bulan. Penghematan bisa Anda coba dengan mulai mengubah budaya belanja online. 

    Selain itu, para milenial yang hobinya makan di luar sebaiknya mulai sekarang belajar masak. Anda bisa melakukan penghematan dari biaya pengeluaran untuk beli makanan. Memasak makanan sendiri jauh lebih hemat dan juga terjamin kesehatannya. Di sisi lain, tentu saja Anda akan merasakan penekanan biaya pengeluaran untuk makan sehari-hari jika memilih masak di rumah.

    4.    Mencari Penghasilan Tambahan

    Jika gaji belum cukup untuk disisihkan sebagai tabungan karena untuk menutupi biaya tiap bulan, maka ada jalan lain yaitu mencari penghasilan tambahan. Tidak ada salahnya mencari penghasilan tambahan di sela-sela pekerjaan utama. Yang penting pekerjaan kantor Anda tidak akan terganggu oleh pekerjaan sampingan tersebut.

    Ada banyak pilihan pekerjaan sampingan yang bisa Anda coba. Mulai dari berjualan online hingga menjadi seorang freelancer. Apalagi jika Anda punya skill berjualan online, ini tentu tidak hanya menjadi sebagai pekerjaan sampingan tetapi sumber penghasilan kedua yang menguntungkan. 

    5.    Jadikan Prioritas

    Untuk memiliki rumah di usia muda, maka Anda harus menjadikan rumah sebagai prioritas. Artinya Anda tidak boleh menunda membelinya. Ketika Anda sudah memiliki dana yang cukup, maka bisa saja mencoba untuk ajukan KPR.

    Memiliki rumah KPR juga menjadi salah satu solusi tepat untuk punya rumah di usia 20-an. Karena dengan cara seperti ini, Anda jadi punya tanggung jawab untuk benar-benar menargetkan uang untuk biaya KPR setiap bulan. Jangan lupa sebelum membeli rumah KPR, lakukan survei terlebih dahulu. 

    Itulah beberapa tips agar bisa memiliki rumah di usia muda. Karena salah satu cara mewujudkan kepemilikan rumah di usia milenial adalah menabung, maka Anda perlu memilih tempat menabung yang tepat. Salah satunya Anda bisa mencoba di Aplikasi Senyumku. 

    Download Aplikasi Senyumku dan rasakan kemudahan untuk menabung masa kini lewat smartphone. Di aplikasi ini, Anda tidak hanya bisa menabung tapi juga melakukan pengelolaan keuangan dengan lebih baik lagi.

    Bagi yang ingin melakukan investasi, Senyumku menghadirkan fitur tabungan deposito. Menabung lebih muda dan cerdas lakukan hanya lewat aplikasi terbaik yakni Senyumku.

    Bupati Lombok Utara Pantau Apel Randis

    0

    HarianNusa, Lombok Utara – Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., meninjau langsung pengecekan pada Apel Pemantauan Kendaraan Dinas (Randis) lingkup Pemerintah Daerah Lombok Utara di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung (10/8/2021). Hadir mendampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan H Simparudin, SH., Kepala BPKAD Sahabudin, MSi., serta unsur pimpinan OPD lainnya. Kegiatan dimulai dengan pengecekan Randis baik sepeda motor maupun roda empat secara menyeluruh.

    Kepada awak media, Bupati Djohan menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka mengecek jumlah kendaraan dan diadakan penyesuaian dengan jumlah kebutuhan masing-masing instansi.

    "Kondisi dari randis baik roda empat maupun roda dua, jika nanti Randis berlebihan, kita akan lakukan penarikan kemudian untuk proses selanjutnya dilelang. Jangan sampai kita memelihara kendaraan dalam situasi keuangan terbatas, tentu ini menjadi (beban) persoalan," tandasnya.

    Saat ini, jumlah sepeda motor 723 unit, dinilai bisa pemborosan di tengah keadaan APBD yang mengalami penurunan. Oleh karena itu, lanjut Bupati Djohan, diharapkan kepada BPKAD untuk melakukan pengecekan secara langsung.

    "Jika memang rusak dan masih bisa diperbaiki kita perbaiki. Jika tidak bisa, kita jual (pelelangan) agar tidak menjadi beban daerah, karena kita harus melakukan penghematan menghadapi kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini," pungkasnya.

    Hari pertama dilakukan pemantauan Randis pada 10 instansi. Berlanjut pada hari Kamis (12/8/2021) hingga Jum’at (13/8/2021), untuk instansi lainnya. (*)

    Polres Lotara Goes to Campus Percepat Vaksinasi

    0

    HarianNusa, Lombok Utara – Kepolisian Resor ( Polres ) Lombok Utara ( Lotara ) Goes to Campus untuk mensukseskan program vaksinasi. Kali ini menyasar
    STKIP Hamzar KLU.

    Kapolres Lotara, AKBP Feri Jaya Sayriansyah, SH., dalam keterangan persnya menyampaikan, vaksinasi goes to kampus merupakan salah satu terobosan yang terus dilakukan untuk percepatan vaksinasi. Sebelumnya Polres Lotara telah membuat inovasi vaksinasi door to door.

    “Kita terus melakukan percepatan vaksinasi di wilayah hukum Polres Lotara. Kali ini kita mengajak mahasiswa untuk mensukseskan gerakan vaksinasi guna mewujudkan herd immunity," ujarnya, Senin (9/8/2021).

    Kegiatan Vaksinasi yang dimulai pukul 09.00 hingga Pukul 12.00 wita menyasar 150 mahasiswa dan mahasiswi dari STKIP Hamzar. Ini sebagai bentuk dukungan penuh serta sinergitas TNI Polri dan Pemda KLU. Sementara Untuk pelaksanaannya tim vaksinator terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 7 orang yaitu dari RSUD 1 orang, Dinkes KLU 2 dan Polres Lotara 4 orang.

    "Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur mulai dari tahap pendaftaran, screening, hingga Injeksi vaksin peserta Vaksinasi. untuk Vaksin kita siapkan 15 vial untuk 150 orang, baik dari mahasiswa dosen dan warga yang berada di area kampus," ulas Kapolres.

    Kegiatan turut dihadiri Kabidkum Polda NTB Kombes Pol Abdul Azaz Siagian,SH MH., Dir Tahti Polda NTB Kombes Pol Rifai,SH., Sekda KLU yang diwakili Asisten 1 Kawit Sasmita, Pasi Intel Kodim 1606 Mataram Mayor jalaludin, para pejabat utama Polres Lotara dan petugas vaksin dari Dokes Polres Lotara

    Rektor STKIP Hamzar, Muhazirin Ramzi, S.Pd, menyampaikan ungkapan berterimakasih atas telah dipilihnya STKIP Hamzar untuk program vaksinasi Presisi goes to campus.

    "Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk menyukseskan program vaksinasi nasional," ucapnya. (*)

    Ket. Foto:
    Kegiatan vaksinasi "goes to campus" Polres Lotara. (Istimewa)

    Bantu Warga Binaan, Polres Lotara Serahkan Bantuan untuk Anandira

    0

    HarianNusa, Lombok Utara -Kepala Kepolisian ( Kapolres ) Lombok Utara ( Lotara ) Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah, S.H., mengunjungi Bayi Anandira yang baru berusia satu bulan, putra pasangan Lalu hadi mulyadi dan ibu Ingsah warga Dusun Karang, Desa Pemenangnya, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara ini terlahir prematur.

    Kapolsek Pemenang Polres Lombok Utara, AKP Evi Febriani, dalam keterangannya, Selasa, (03/08) mengatakan, bahwa dalam kunjungan tersebut, Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH., juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang tunai kepada orang tua Anandira (bayi yang terlahir prematur tersebut, red).

    “Apa yang dilakukan Kapolres Lombok Utara ini sebagai bentuk kepedulian kepada bayi Anandira yang lahir dalam kondisi prematur," ujar AKP Evi Febriani

    Lebih lanjut mantan Kasat Binmas Polres Loteng ini menyampaikan, bayi Anandira yang diketahui berjenis kelamin perempuan ini lahir pada tanggal 3 juli 2021 di Puskesmas Pemenang pada usia kandungan 8 bulan dengan berat 1,3 kg namun salah satu kembarannya meninggal dikarenakan kondisinya sangat lemah.

    Diantu Bhabinkamtibmas Desa Pemenang Barat, Brigadir Sahardi, orang tuanya membawa Anandira ke RSUD Tanjung untuk mendapat perawatan intensif. Namun setelah menjalani perawatan selama 2 pekan Anandira di bawa pulang oleh kedua orang tuanya karena alasan keterbatasan biaya.

    “Bapak Kapolres hari ini langsung menuju rumah bayi Anandira untuk menyerahkan bantuan sekaligus melihat kondisinya," tutup Kaplsek Pemenang. (*)

    Ket. Foto:
    Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH., juga menyerahkan bantuan kepada orangtua Anandira. (Istimewa)

    WS, Pria Lajang asal Mataram Ditangkap Polisi Karena Sabu

    HarianNusa, Mataram – Tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram kembali menangkap terduga pengedar Narkotika. Kali ini seorang laki-laki yang diduga mengedarkan Sabu, berinisial WS (41), warga Kelurahan Abian Tubuh Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, ditangkap pada Jumat 30 Juli 2021 lalu di rumahnya.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K., membeberkan peristiwa penangkapan terduga WS tersebut.

    "Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersebut sering terjadi transaksi narkotika. Kemudian selanjutnya Tim Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penangkapan di lokasi tersebut," bebernya saat menggelar pres rilis di Mapolresta Mataram, Selasa, (03/08).

    Tim yang tiba di lokasi menemukan pintu gerbang dalam posisi terkunci. Sementara terduga WS mencoba melarikan diri dan bersembunyi di rumah orang yang tidak dikenalnya, namun ia berhasil diringkus.

    "Hasil penggeledahan, kami menemukan Sabu dengan berat bruto 15 gram serta uang tunai sebesar Rp 5 juta," ungkap Yogi.

    Kepada petugas, WS yang diketahui masih berstatus lajang ini mengaku mendapatkan barang haram (sabu,red) tersebut dari seseorang di wilayah Abian Tubuh juga dan kini masih dalam penyelidikan.

    "Saya jual dengan paket harga dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu," kata WS saat diintrogasi petugas.

    Dari hasil penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti poket Sabu, sejumlah uang tunai, alat Isap, beberapa kartu ATM dan beberapa alat komunikasi.

    Peristiwa penangkapan WS sempat berlangsung dramatis, beberapa anggota keluarga sempat berteriak tidak terima saat petugas menggelandang terduga pelaku. Namun Tim di lapangan berhasil melerai.

    Atas tindak pidana yang dilakukannya, terduga pelaku disangkakan Pasal 114 Ayat (2) dan 112 Ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

    "Dan besok akan kami cek urin, jika terbukti positif, akan kami terapkan pasal 127 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009," tutup Kasat Narkoba Polresta Mataram. (*)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Pres Rilis kasus narkoba di Polresta Mataram. (Istimewa)

    error: Content is protected !!