Beranda blog Halaman 123

Wujud Rasa Syukur dan Doa, Suhaimy Santuni 70 Anak Yatim dan Jompo

0

HarianNusa.com, Sumbawa – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia untuk periode 2019-2024, Drs. H. Lalu Suhaimy Ismy menggelar tasyukuran bersama masyarakat Sumbawa, Kamis (18/03/2021) pagi.

Acara tasyakuran ini dihelat Suhaimy bersama keluarga di Sumbawa dan memberikan 70 paket sembako untuk anak yatim dan lansia. Sekira 175 orang warga masyarakat nampak hadir dalam acara ini.

“Kegiatan tasyukuran ini dalam rangka rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga Sumbawa atas do’a dan dukungannya sehingga bisa melanjutkan 2 periode di DPD RI,” ungkap Suhaimy saat ditemui awak media.

“Jangan pernah lupa atas segala jasa dan dukungan dari keluarga ketika kita sudah berhasil”, imbuhnya.

Menurutnya, sebagai perwakilan daerah di pusat, kesempatan ini juga dimanfaatkannya untuk melihat kondisi, situasi dan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Ada satu inisiatif dewan perwakilan daerah yang sedang diperjuangkan sudah masuk prioritas tahun 2021 (Program Legislasi Nasional/Prolegnas), rancangan undang-undang daerah kepulauan, kenapa ini penting karena belum benar-benar imbang pembangunan dengan daerah daratan dan kepulauan,” tuturnya.

Ia berharap pembangunan dapat lebih merata terutama daerah kepulauan dan terpencil.

Sumenda, warga masyarakat yang hadir pada acara ini mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, para wakil rakyat memang sudah seharusnya sering turun mengunjungi warga masyarakat, baik yang memilihnya ataupun yang tidak.

“Alhamdulillah ya sebagai masyarakat kita sangat berterima kasih kepada beliau, selaku orang tua kita di negara kesatuan RI ini, tidak melihat kita sebelah mata. Artinya ketika beliau jadi orang besar dinegara ini beliau masih mau melihat kita langsung. Yang mendukung langsung atau tidak mendukung langsung bagi beliau sama warga masyarakat dan sama warga negara,” terang Sumemda, S.Pd, M.Pd, seorang asesor sekolah madrasah di Nusa Tenggara Barat.

Lagi, ACT NTB Berikan Sembako Untuk Warga Hu’u yang Terdampak Banjir

0

HarianNusa.com, Dompu – Banjir deras menerjang Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Februari 2021. Pada pukul 02.00 WITA dini hari, ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Hu’u hancur dalam sekejap.

Merespon bencana banjir tersebut Minggu, (14/03/21) Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Korda Dompu membagikan 102 paket pangan untuk warga terdampak banjir di Desa Daha dan Desa Marada Kecamatan Hu’u. Bantuan paket pangan ini merupakan bentuk respon ACT NTB bersama para relawan untuk membantu warga yang terkena musibah banjir bandang.

Salah satu relawan MRI Dompu yang akrab disapa Bang Nas menjelaskan, bantuan paket pangan yang diberikan tersebut diantaranya berisi beras, minyak goreng, gula, dan makanan instan lainnya.

"Sembari kami mengumpulkan data kerusakan insyaAllah akan ada bantuan tahap dua yang akan dibagikan kepada warga terdampak lainya yang belum menerima bantuan," katanya.

Dari data yang didapatkan di masyarakat dan pihak terkait di Desa Daha terdapat 36 rumah hanyut, 443 rusak berat. Satu mobil pick-up, 15 sepeda motor, 6 ekor sapi, 5 kerbau, dan puluhan kambing serta hewan ternak lainnya ikut hanyut terbawa arus.

Sedangkan di desa lainnya, 9 rumah rusak berat dan 2 rumah hanyut. Tak hanya merusak rumah, banjir juga telah merendam sawah seluas 50 hektar yang kini terancam gagal panen.

Kepala Cabang ACT NTB, Juaini Pratama atau yang akrab disapa Bang Tatang, mengajak semua organisasi mahasiswa dan seluruh element masyarakat yang ada di NTB untuk ikut aktif membantu para korban banjir Dompu.

"Saudara kita di Dompu yang terkena musibah banjir, masih banyak yang membutuhkan bantuan baik berupa makanan atau kebutuhan sehari-hari mereka, karena dampak dari banjir tersebut banyak rumah yang hanyut dan rusak berat," tambah Juaini. (*)

Polres Bima Kota Bubarkan Judi Sabung Ayam dan Musnahkan Satu Gelanggang

0

HarianNusa.com, Kota Bima – Unit Patmor Sat Sabhara Polres Bima Kota membubarkan sabung ayam di Kelurahan Tanjung, Sabtu (13/3) sekitar pukul 11.00 Wita. 3 ekor ayam aduan pun disembelih di tempat dan satu gelanggang dimusnahkan.

Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPTU Jufrin menyampaikan, awalnya Unit Patmor menerima laporan dari masyarakat bahwa di Kelurahan Tanjung sedang ada kelompok warga yang sedang judi sabung ayam dan sangat meresahkan warga sekitar. Tidak menunggu lama, tim menuju lokasi untuk membubarkan aktivitas tersebut.

Melihat Unit Patmor tiba di lokasi, para pelaku judi lari berhamburan dan meninggalkan 3 ekor ayam aduan serta satu gelanggang.

“Tidak ada pelaku yang diamankan, karena mereka cepat melarikan diri saat melihat Unit Patmor datang ke lokasi,” ungkapnya.

Jufrin mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan judi sabung ayam, selain melanggar hukum, aktivitas itu dapat menimbulkan kerumunan dan dapat menjadi sebab menularnya Covid-19. Ia meminta, jika masyarakat mengetahui adanya kelompok warga yang sedang melakukan judi sabung ayam, segera laporan ke Polisi terdekat, agar segera ditindaklanjuti.

“Kami akan tindak tegas bagi warga yang melakukan sabung ayam di wilayah Polres Bima Kota,” tegasnya. (*)

Bupati Lombok Utara Serahkan Jadup di Desa Pemenang Timur

0

HarianNusa.com, KLU – Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu, SH., menyerahkan Jaminan Hidup (Jadup) untuk warga Desa Pemenang Timur (9/3/2021). Turut hadir mendampingi Kadis Sosial PPA Drs Faisol MSi, Camat Pemenang Suhadman S.Sos Pihak Pimpinan Bank BNI Cabang Tanjung beserta Kepala Kepala Desa se-Kecamatan Pemenang.

Dalam sambutannya, Bupati Djohan menyampaikan, akhirnya penantian panjang terhadap bantuan gempa 2018 berupa Jadup dari pemerintah pusat bisa diberikan pada saat sekarang.

"Untuk dimaklumi, keterlambatan ini karena kondisi keuangan negara dan bukan hanya KLU saja yang terdampak, tetapi daerah lain di Indonesia. KLU baru bisa terealisasi pada tahun ke-3 setelah gempa. Oleh karena itu, terimalah secara ikhlas dan manfaatkan dengan baik. Adapun jumlah yang diterima satu bulan dengan jumlah bervariasi, mengacu pada banyaknya anggota keluarga," tuturnya.

Sementara itu, Kadis Sosial KLU, Drs Faisol, MSi., menyatakan, jumlah jadup untuk korban bencana gempa tahun 2018 yang diusulkan di Kementerian Sosial sebanyak 75.551 Kepala Keluarga (KK), tetapi untuk tahap pertama ini diberikan setengah dari yang diusulkan yaitu sebanyak 37.501 KK.

"Untuk di Kecamatan Pemenang jumlah penerimanya berjumlah 6.280 KK. Hari ini kita serahkan untuk Desa Pemenang Timur 1.350 KK," pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan secara simbolis Buku Rekening Jadup oleh Bupati Lombok Utara kepada perwakilan masyarakat penerima Jadup. (*)

Apes, Terduga Jambret di Loteng Ditangkap Polisi

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Nasib apes menimpa seorang lelaki berinisial M (31) tahun, warga Praya Timur, Lombok Tengah. Pasalnya ia ditangkap Polisi karena diduga melakukan aksi jambret di Jalan Raya Desa Langko, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, Minggu (7/3) pukul 16.00 Wita.

Kapolsek Janapria, IPTU H. Muhdar mengatakan, kejadian itu berawal saat korban bernama Sulhaeni (34) warga Desa Setuta, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah Bersama anaknya menggunakan sepeda motor. Saat tiba di TKP, secara tiba-tiba pelaku memepet korban sehingga keduanya ( Sulhaeni dan M) terjatuh dari sepeda motornya.

“Korban langsung mengamankan barang berharga miliknya berupa kalung dan mencabut kunci motor milik M,” ujarnya.

Terduga M mengancam korban apabila tidak diberikan kunci sepeda motornya, dia akan membunuh korban dengan cara menabraknya, namun korban meminta tolong kepada warga setempat sambil berteriak jambret.

“Melihat warga yang datang, M langsung melarikan diri ke tengah sawah,” terang Kapolsek, dalam keterangan tertulis, Senin, (8/3).

Lanjut Kapolsek, personil yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi kejadian, kemudian dibantu warga untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan.

“Pelaku Bersama BB berupa satu unit motor Honda Beat Street DR 5624 UI sudah kita amankan di kantor,” ungkap H. Muhdar.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Polsek Janapria saat ini sedang melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. (*3)

Tips Memilih Situs Pinjol untuk Pinjaman Modal Usaha

Sejak diluncurkan pertama kali di Indonesia, pinjaman online terbukti telah membantu banyak orang mengatasi masalah finansial. Persyaratannya yang mudah dan tidak ribet membuat produk keuangan ini dapat dijangkau hampir semua kalangan masyarakat. Bagi Anda membutuhkan dana untuk modal usaha juga bisa memanfaatkan layanan pinjaman online ini. Namun saat memilih pinjaman modal usaha, Anda harus berhati-hati. Jangan sampai malah terjebak pinjol abal-abal. Untuk menghindari ini, simak ulasan tips memilih situs pinjol berikut:

1. Pastikan Terdaftar di OJK

Sebagai lembaga resmi negara yang mengawasi kegiatan jasa keuangan di Indonesia, sudah seharusnya Anda memanfaatkan layanan pinjol yang terdaftar di OJK. Pinjol yang sudah terdaftar dapat dipastikan jika kebijakan dari layanannya sesuai dengan aturan OJK. Hal ini tentunya membuat Anda menghindari risiko mendapatkan suku bunga terlampau tinggi, denda yang tidak wajar, dan lain sebagainya. 

Untuk mengeceknya Anda bisa kunjungi website resmi OJK. Jika situs pinjol yang Anda pilih ada di dalam daftar, bisa dikatakan layanannya aman untuk dimanfaatkan begitupun sebaliknya.

2. Menyediakan Layanan Konsumen

Pilihlah pinjol yang menyediakan layanan konsumen atau customer service. Hal ini untuk membantu Anda dan pemberi pinjaman dapat melangsungkan kontak dengan jelas dan akurat. Tidak adanya layanan konsumen menunjukkan pinjol tersebut abal-abal alias penipu.

3. Situs Layanan Menjamin Keamanan Data

Sebagai perusahaan pinjaman online, biasanya memiliki website atau aplikasi. Hal ini untuk menjaga betul keamanan dari data pribadi para nasabahnya. Bahkan, agar bisa menggunakan layanannya, tak sedikit pinjol yang mewajibkan nasabahnya melakukan berbagai langkah security, seperti memasukkan password dan PIN.

4. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Walaupun meminjam untuk modal usaha, Anda tetap harus pinjam sesuai kebutuhan. Selain dapat meringankan cicilan di masa mendatang, hal ini juga dapat mengelakkan Anda dari potensi ketagihan mengajukan pinjaman online. Oleh karena itu, hitung dulu dengan tepat berapa banyak dana yang dibutuhkan sebagai tambahan modal usaha sebelum mengajukan pinjaman modal usaha.

5. Pelajari Kontrak Pinjaman

Ketika memilih pinjaman online Anda harus mengetahui segala ketentuan, poin, dan isi kontrak pinjaman. Jika ada beberapa hal yang tidak dipahami, jangan sungkan untuk menanyakannya dengan  jelas dan tidak ada pernyataan yang ambigu sehingga memicu salah paham, atau bahkan menjebak Anda.

Hal tersebut penting untuk Anda lakukan karena isi dari kontrak inilah yang nantinya menjadi rujukan jika terjadi masalah saat proses meminjam tersebut. Setiap penyedia pinjaman online tentunya memiliki kebijakan dan isi kontrak yang berbeda. Maka selalu membaca dengan seksama dan teliti kontrak pinjaman sebelum menandatangani.

Itulah tips memilih situs pinjaman modal usaha online yang harus Anda perhatikan sebelum meminjamnya. Pinjaman online terbaik yang bisa Anda pilih adalah Tunaiku. Aplikasi pinjol tanpa jaminan ini berbeda dengan pinjol lainnya, Tunaiku dikelola sendiri oleh perbankan sehingga risiko pinjaman online yang selama ini dihadapi ketika berhadapan Fintech P2P relatif lebih kecil.

Situs Tunaiku menawarkan Plafon pinjaman mulai dari Rp. 2 juta hingga Rp. 20 juta dengan masa tenor pinjaman antara 6 bulan hingga 20 bulan. Selain itu, Tunaiku juga membebaskan biaya provisi dan tidak mengenakan biaya tambahan jika Anda yang ingin melunasi semua pinjaman lebih cepat dari jatuh tempo. Banyak kemudahan yang ditawarkan Tunaiku layak Anda pilih sebagai pinjaman untuk modal usaha. Apalagi Tunaiku juga sudah terdaftar di OJK sehingga keamanannya sangat terjamin. Jadi, tunggu apalagi? Segera gunakan Tunaiku sekarang juga ya!

Bangkitkan Ekonomi di masa Pandemi, Bupati Lombok Utara Buka Bazar Produk UMKM Bayan

0

HarianNusa.com, Lombok Utara – Salah satu upaya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, Himpunan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Bayan menggelar Bazar produk UMKM se-Kecamatan Bayan yang dibuka oleh Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH bertempat di Lapangan Umum Desa Sambik Elen (7/3/2021). Hadir pada kesempatan tersebut, Wabup Lombok Utara Danny Karter Febrianto ST MEng, Ketua TP PKK KLU Dra Hj Galuh Nurdiah, Perwakilan IPEMI KLU, Pelaku UMKM se-Kecamatan Bayan serta undangan lainnya.

Bupati Djohan dalam sambutannya mengatakan punya komitmen dan tekad untuk mulai membangkitkan ekonomi masyarakat dari ujung timur Bayan. Kendati kondisi sekarang masih memperihatinkan, karena pandemi Covid-19. Ikhtiar pertama membangun UMKM yang selama beberapa tahun ini mengalami kemandekan.

"Pemda sekarang akan mengaktifkan UMKM, karena salah satu usaha yang bisa menggeliatkan masyarakat kita adalah UMKM. Ini akan kita lakukan ke depan," tegasnya.

Ditambahkannya, ikhtiar petani masih bagus, sementara UMKM belum bisa sehingga harus didampingi serius bukan hanya sekadar seremonial. Apalagi APBD sekarang ini berkurang 300 miliar. Kalau tidak mulai dari sekarang kapan lagi.

"Makanya saya hadir di sini supaya bisa menyemangati kita semua untuk mengembangkan usaha. Sementara pada pariwisata kita belum menerima wisatawan luar, karena tidak diperbolehkan negaranya keluar. Negara kita juga belum bisa menerima wisatawan dari luar, semua ini karena pandemi Covid-19," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Djohan berpesan kepada Kepala Desa Sambik Elen untuk mengaktifkan kembali usaha pelaku UMKM dan bantu kelompok-kelompok yang mau berusaha supaya bisa menghidupi keluarga, untuk menopang ekonomi keluarga dan menjaga ketahanan pangan keluarga.

"Saya ingin kita kompak bersatu kalau kemarin ada kubu ‘Siap’ dan ‘Sanggup’ tapi sekarang harus melebur jadi satu untuk membangun daerah kita, karena kita ingin menyejahterakan masyarakat KLU sesuai visi kita saat terbentuknya Lombok Utara dulu," tuturnya.

Bayan merupakan kecamatan yang ditemui banyak penenun. Sudah tumbuh beberapa UMKM yang bahkan menjadi ciri khas Lombok Utara yakni Tenun Bayan yang terkenal dengan Jong Bayan nya. Ini harus diperhatikan dan dibina secara serius sampai menjadi sentra industri.

Bupati Djohan juga menyampaikan, dalam 100 hari kerja ini berkeliling ingin mendengar aspirasi masyarakat.

"Saya yakin dan percaya kita bisa membangun daerah ini. Jika ada kerja sama. Silahkan dilakukan dengan tujuan membangun KLU dan menyejahterakan masyarakat Lombok Utara," urainya.

Dalam pada itu, Kades Sambik Elen Muhammad Katur mengatakan sesuai visi misi akan bersilaturahmi ke masyarakat dan merupakan kebanggaan buat masyarakat Sambik Elen dalam kunjungan bupati dan wabup di Kecamatan Bayan bisa berada di Desa Sambik Elen.

Dijelaskannya, Desa Sambik Elen mendapat pagu 1,9 miliar rupiah, menurun dibandingkan tahun 2020. Kemungkinan pembangunan fisik tidak ada karena 425 sasaran BLT mencapai 1 miliar 300 juta, ditambah 80 persen dianggarkan untuk penanggulangan Covid.

"Hampir semua dana desa habis untuk BLT dan Covid jadi harapan kami dapat sisa anggaran untuk bisa mengcover pembangunan baik SDM, SDA, kelompok tani dan UMKM," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris UMKM Bayan Rusli melaporkan, acara Bazar merupakan program awal UMKM Bayan dan ini yang pertama, rencananya dilanjutkan pada tiap desa.

"UMKM Bayan bergabung sejumlah 50 Pelaku UMKM. Harapan kami semoga UMKM di Kecamatan Bayan bisa meningkatkan jumlah produk, kualitas dan kuantitasnya," pungkasnya.

Rangkaian acara berjalan lancar, diakhiri peninjauan stand-stand produk UMKM oleh bupati, wabup dan hadirin tamu undangan. (sap). (*)

Ratusan Pejabat Lobar Divaksin

HarianNusa.com, Lombok Barat – Ratusan orang dari pejabat pemerintah Eselon II, III, dan IV Pemkab Lobar menjalani vaksinasi Covid-19 di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar),Gerung, Jum’at (5/3/2021).

Mulai dari Camat, Kadis, dan Asisten Pemerintahan Kabupaten Lobar pun ikut menjalani penyuntikan, mereka terlebih dahulu menjalani serangkaian tes sebelum disuntik vaksin COVID-19.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan, Kabupaten Lobar, dr. Ahmad Taufiq Fathoni mengatakan, target vaksinasi maksimal 250 orang yang ikut berpartisipasi dalam program tersebut.

"Tensi di atas 150 itu masih bisa dilakukan penyuntikan. Dua orang lagi ada gula darah. Yang pasti tensi itu merupakan screening awal," ujar Fathoni.

dr. Fathoni meminta masyarakat, termasuk para pejabat untuk mendukung program vaksinasi Covid19. Tujuannya, agar upaya penuntasan pandemi bisa dilakukan secepatnya.

"Nantinya, ini akan dilakukan selama du tahap yakni Jum’at Tanggal 5 Maret 2021 dan Senin 8 Maret 2021, untuk itu kami harapkan kepada semua pegawai pemerintahan Lobar untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini selain membentengi diri, keluarga,dan orang di sekeliling kita," ujarnya.

Di tempat yang sama, Bendahara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lobar H. Winengan berpesan, vaksinasi ini sangat menguntungkan karena selain gratis tentunya aman dan halal digunakan.

“Kita tidak rugi untuk melakukan vaksin ini,karena ini semua gratis, aman dan tentunya halal,” ujarnya.

Senada dengan Winengan, kepala bagian organisasi H. Subardi, mengajak semua untuk menyukseskan vaksinasi demi memutuskan rantai penyebaran Covid 19.

"Mari kita sukseskan vaksinasi ini untuk menjaga diri kita dan keluarga yang utama, dan perlu diketahui kami baru selesai divaksin dan tidak ada efek yang seperti diberitakan oleh beberapa media yang tidak benar mengenai vaksin ini. Ayo kita sama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19 ini untuk mewujudkan Lobar yang aman dan sehat,” ajaknya. (*3)

Wabup dan Aparatur Pemda KLU Divaksin Tahap Kedua

0

HarianNusa.com, Lombok Utara- Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto, ST.MEng., mengikuti vaksinasi tahap dua bagi aparatur pelayanan publik di Aula Kantor Bupati (4/3/2021). Selain wabup, vaksin tahap dua juga diikuti para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Setda KLU.

Dikatakan Wabup, adanya vaksinasi sebagai upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 yang sudah setahun melanda Indonesia termasuk KLU.

"Pemerintah KLU sudah melakukan banyak ikhtiar sampai saat ini, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Mulai dari sosialisasi, penyemprotan disinfektan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Penerapan prokes sudah dilakukan dan pada hari ini vaksinasi," ungkapnya.

Lanjut Wabup menyampaikan agar setiap lingkungan instansi pemerintah tetap menjaga dan menjalankan prokes, mulai dari ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat mesti menggunakan standar Covid-19, termasuk dalam program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati. Memberikan pelayanan prima.

"Kami percayakan kepada tenaga kesehatan. Walaupun sudah divaksinasi, kita harus tetap menjaga prokes di manapun kita berada dan peran semua pihak dengan perubahan tatanan baru," tuturnya.

Ia mengatakan usai divaksin kondisi badannya tetap normal.
"Hari ini saya divaksin, menjadi langkah awal yang baik. Setelah divaksin tidak merasakan apa-apa dan normal seperti biasanya," tandasnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan KLU, dr H. Lalu Bahrudin dalam laporannya menyampaikan, sudah setahun berjibaku berjuang melawan Covid-19 di KLU yang terus berlangsung hingga hari ini, tidak tahu sampai kapan berakhir.

"Sekarang ini, sesuai dengan penyampaian Wamenkes bahwa virus Covid-19 terjadi mutasi menjadi B117 dan ini sudah mulai ditemukan di Indonesia. Virus ini memiliki penularan yang lebih cepat. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi langkah baik untuk membentuk antibodi yang kuat," ujarnya.

Target vaksinasi bisa mencapai 100 persen, sesuai dengan sasaran yang diberikan Kemenkes. Dikatakannya, untuk kasus sampai saat ini di KLU, ada 189 orang positif secara akumulatif dan 161 orang sudah sembuh, sisanya masih diisolasi 15 orang. Sedangkan meninggal ada 9 orang.

"Untuk vaksinasi ada beberapa tahapan dimana tahap pertama sasarannya seluruh sumber daya yang ada di kesehatan dan capaian 98,6 persen. Kemudian dosis kedua tahap pertama sampai saat ini baru 74 persen, dengan dilampauinya 70 persen maka Kemenkes memberikan untuk tahap kedua dosis pertama yang diperuntukkan bagi TNI, Polri, Tokoh Agama, Para Atlet serta seluruh pelayan publik yang ada di Lombok Utara. Tentu, harapannya semua bisa tervaksin," pungkasnya. (*)

Diduga Curi Mesin Engkel, WW dan AS Dibekuk Polisi

0

HarianNusa.com, Dompu – Dua orang pemuda berinisial WW (28) dan AS (21) warga Kempo, diamankan aparat Polsek Kempo, Selasa (2/3/2021) sekira pukul 10.30 Wita, lantaran diduga mencuri 1 (satu) unit mesin Engkel merk Kubota milik Edy Chandrawan (46) warga setempat.

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ 05 / III /2021/NTB/Res. Dompu/Sek Kempo, tanggal 2 Maret 2021.

Polsek Kempo Iptu Zuharis dalam keterangan tertulis menyampaikan, bahwa dari keterangan korban, mesin tersebut disimpan di bagasi mobil samping rumahnya. Sementara pagar rumah saat itu dalam keadaan memang tidak terkunci. Saat korban keluar dari dalam rumah menuju bagasi, korban tidak menemukan mesin tersebut. Menyadari hal itu, korban langsung melaporkannya ke unit SPKT Polsek Kempo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kempo, Iptu Zuharis memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga. Setelah mengumpulkan sejumlah informasi, kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua orang terduga pelaku yaitu WW dan AS. Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Kempo.

"Di hadapan petugas, terduga pelaku mengaku, sebelum melakukan aksi pencurian, keduanya terlebih dahulu melihat dan mempelajari situasi di sekitar rumah korban," tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah mendapat kesempatan saat itu, kedua terduga masuk ke rumah korban melalui pagar rumah yang kebetulan tidak terkunci menuju ke bagasi rumah. Kemudian mengangkat mesin tersebut dan membawanya ke area sekitar Kantor PLN Unit Kempo menggunakan sepeda motor.

"Hebatnya, tempat penyimpanan barang curian tersebut juga sudah lebih dulu mereka (terduga) siapkan," ungkapnya.

Kini keduanya ditahan di rutan Polsek Kempo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak kejahatan lainnya. Atas perbuatannya kedua terduga pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 dengan ancaman 7 tahun penjara. (*3)

Ket. Foto:
Terduga WW dan AS saat diamankan di Polsek Kempo. (Istimewa)