More
    Beranda blog Halaman 129

    Kasat Pol Airud Perintahkan Anggotanya Berjemur di Atas Kapal Guna Menghindari Penyebaran Virus Covid 19

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Seluruh personal Pol Airud Polres Lobar melakukan kegiatan berjemur dan olahraga pagi sebelum melaksanakan rutinitasnya.

    Kegiatan ini sesuai dengan arahan Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Satrio Wibowo, SIK melaui Kasat Pol Airud polres Lobar IPDA I.Gst Made Suarjaya bahwa dalam mencegah penyebaran virus corona di berbagai daerah di Indonesia disarankan untuk melaksanakan kegiatan berjemur selama 3x sehari (pagi, siang, sore).

    Made Suarjaya mengatakan, selain itu juga, untuk meningkatkan imunitas tubuh personilnya, maka ada cara lain yang dilakukannya yaitu dengan bersama-sama berjemur di pantai maupun di kapal masing-masing dengan bertelanjang dada agar pelaksanaannya maksimal.

    "Giat ini akan tetap dilakukan secara rutin baik yang piket di Kapal Pangkalan Lembar ataupun di Senggigi," ungkapnya kepada media ini, Minggu, (29/03).

    Dalam berjemur ,Made Suarjaya mengarahkan anggotanya menjaga jarak yang cukup satu sama lainnya, untuk mencegah anggota bersentuhan langsung sesama anggota.

    Made Suarjaya mengungkapkan bahwa dengan berjemur dapat meningkatkan imunitas tubuh, khusus untuk mencegah virus corona lebih bagus dilakukan di atas pukul 10.00 Wita.

    "Harapannya bila sudah berjemur kurang lebih selama 15 menit, dapat meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh," ungkapnya.

    Ini mengungkapkan kegiatan ini merupakan langkah-langkah antisipasi, untuk itu agar semua saling mengingatkan, dengan berkembangnya situasi saat ini. Oleh karenanya Made Suarjaya mengajak anggotanya untuk mengingatkan masyarakat termasuk keluarganya masing-masing, bila perlu jangan keluar rumah, agar tetap berada di dalam rumah.

    "Virus Covid 19 ini jangan dianggap remeh, dengan perkembangan situasi saat ini sehingga tantangan tugas polri semakin berat, untuk itu agar anggota melindungi diri salah satunya dengan kegiatan (berjemur) seperti ini," katanya.

    Made Suarjaya mengatakan bahwa sebagai Kepala Satuan Pol Airud Lobar dirinya selalu memikirkan kondisi tubuh anggotanya dalam melaksanakan tugas. Untuk itu Ia terus menekankan agar para personelnya selalu antisipasi terhadap penyebaran virus covid 19 ini.

    "Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan informasi-informasi yang didapatkan bahwa sinar matahari di atas pukul 10.00 waktu setempat, mengandung ultraviolet yang dibutuhkan tubuh kita," ucapnya.

    Kandungan Ultraviolet ini memiliki kandungan Vitamin D, dimana kandungan vitamin D ini membentuk suatu imun dalam tubuh.

    "Mudah-mudahan dengan imunitas yang cukup, anggota Polairud Polres Lombok Barat bisa lebih menjaga kekebalan tubuhnya," harap Kasat Pol Airud Lobar yang humanis itu. (f3)

    ACT – TNI Kolaborasi Nasional Tangani Pandemi Corona

    0

    JAKARTA – Gerakan dan kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan untuk penanganan wabah Covid-19, termasuk juga yang Aksi Cepat Tanggap (ACT) lakukan bersama dengan TNI. Bertempat di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, ACT membangun koordinasi dengan personal TNI yang menjadi salah satu garda depan penanganan pandemi corona.

    Dalam kunjungan ke markas TNI, ACT juga menyerahkan bantuan pangan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian bagi TNI. Presiden ACT Ibnu Khajar yang menyerahkan langsung bantuan pangan ini di Mabes TNI Cilangkap mengatakan, sinergi dengan berbagai pihak saat ini sangat penting dilakukan. Hal itu mengingat saat ini wabah Covid-19 semakin luas dampaknya.

    “Efek pandemi corona tak hanya masyarakat biasa, namun juga prajurit TNI. Oleh karenanya kami juga mendistribusikan paket pangan untuk TNI sebagai garda depan penanganan corona, seperti halnya tenaga medis. Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia,” jelas Ibnu.

    Dengan menggunakan armada logistik, ACT menyerahkan 1.150 karung beras wakaf kemasan 5 kilogram, 230 kemasan minyak goreng, 230 karton air minum wakaf, serta 50 hand sanitizer.
    Ke depannya, kolaborasi ACT dan TNI tak akan berhenti sampai di sini. Koordinasi penanganan corona antar dua lembaga ini akan terus berjalan.

    Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo menyambut baik adanya bantuan pangan dari ACT untuk prajurit TNI. Ia mengatakan, saat ini TNI terus berjibaku ikut mengatasi bencana wabah corona. “Pasukan TNI telah dikerahkan untuk mengatasi wabah, termasuk ikut membangun rumah sakit Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Selain itu, berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti ACT, juga kami lakukan untuk memaksimalkan penanganan,” jelasnya.

    Selain dukungan pangan bagi pasukan TNI, ACT sudah membagikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan. Bantuan ini diterima langsung oleh Kolonel Laut (K) dr. Hisnindarsyah SE M.Kes. MH. CFEM selaku Kepala SPI RSAL Marinir Cilandak dan Letkol Laut (K) dr. Taufik Wijayakresna G. M.kes. SpAn. selaku Wadan Rumah Sakit Marinir TNI Angkatan Laut (Rumkitalmarinir) Cilandak.

    Aksi lanjutan lainnya adalah distribusi ratusan paket makanan siap santap dari Humanity Food Truck pada Kamis (26/3) ini yang merupakan hasil kolaborasi dengan Wardah. Dokter Taufik mengatakan bantuan ini dapat membantu untuk menambah gizi para tenaga medis yang sedang bertugas. Ia berharap program bantuan logistik maupun APD tidak hanya berhenti sampai sini saja. Hal ini mengingat masa-masa ini baru awal dari merebaknya Covid-19, jika dibandingkan dengan Wuhan.

    “Kita masih memasuki awal dari pada suatu wabah yang belum tahu kapan selesainya. Kalau kita berpikir dari Wuhan, maka Wuhan itu menyelesaikannya 91 hari dan akhirnya mereka berhasil dengan kekuatan militer dan kepolisian yang mereka gunakan untuk mencegah keluar-masuknya barang maupun orang yang lalu-lalang di Wuhan. Mudah-mudahan kita juga tidak seperti Wuhan, yang merupakan suatu episentrum besar,” kata dokter Taufik. Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak fisik, memakai masker, dan sebisa mungkin tinggal di rumah.

    Selain RSAL Marinir, ACT juga bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit lainnya. Tujuannya untuk membantu tenaga medis yang tengah berjuang menangani pasien virus corona. Selain pangan, bantuan yang diberikan adalah APD yang sangat dibutuhkan tenaga medis.

    Sebaran virus corona (COVID-19) semakin bertambah. Sampai informasi ini diturunkan, Hingga saat ini, jumlah total pasien positif Covid-19 tercatat sebanyak 893 orang dengan korban yang meninggal sebanyak 78, dan yang sembuh 35 orang. Tidak tinggal diam, ACT akan terus berkolaborasi memberikan bantuan berupa operasi pangan gratis, support tenaga medis, pemeriksaan kesehatan mobile serta hygiene kit, dan program-program lainnya. Untuk itu, mari terus bersamai kami untuk lawan corona, sekarang juga!

    Unram akan Melaksanakan UTS secara Online

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Universitas Negeri Mataram (Unram) akan melaksanakan Ujian Tengah Semester secara daring (online).

    Keputusan pelaksanaan UTS yang akan digelar pada awal bulan April 2020 secara online atau tugas mandiri tersebut berdasarkan atas Surat Edaran (SE) terbaru yang dikeluarkan oleh Rektor Unram.

    Wakil Rektor Unram, Prof. Kurniawan membenarkan atas pelaksanaan UTS secara online atau tugas mandiri.

    "Hal tersebut diatur berdasarkan Surat Edaran Rektor Unram terbaru Nomor:3099/UN.18/HK/2020
    Tentang Pencegahan Meluasnya Penyebaran Wabah Covid-19 di Universitas Mataram,"ucapnya Kamis (26/03/2020).

    Menurutnya dalam SE tertanggal 26 Maret 2020 tersebut terdapat dua point, yakni: point pertama, Ujian Tengah Semester (UTS) yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 6-17 April 2020 agar dilakukan secara daring (online) atau Tugas Mandiri; sedangkan point kedua, penilaian hasil belajar mahasiswa diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing Fakultas/Pascasarjana/Prodi dengan prinsip tidak merugikan mahasiswa.

    Dimana SE terbaru ini untuk memperpanjang dua (2) Surat Edaran Rektor sebelumnya yaitu SE Nomor 1468/UN. 18/HK/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Antisipasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Universitas Mataram dan SE Nomor 2944/UN.18/TU/2020 tanggal 18 Maret 2020 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Universitas Mataram.

    SE berlaku sampai dengan hari Jum’at, 29 Mei 2020 atau menunggu arahan pemerintah serta perkembangan lebih lanjut penyebaran wabah COVID-19. (f3)

    Cegah Corona, Pemprov NTB Pasang Bilik Disinfektan di Sejumlah Obyek Vital

    0

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Sebagai salah satu wujud dari keseriusan pemerintah, guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona di NTB, Pemerintah Provinsi NTB melakukan pemasangan Bilik Disinfektan, di Bandara, Kamis (26/3).

    Proses pemasangan dan uji coba alat tersebut langsung dilakukan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, didampingi Danrem 162/WB, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, GM Angkasa Pura I, Nugroho Jati dan Tim Satgas penanganan Virus Corona di NTB.

    Selain di Bandara, Bilik Disinfektan yang diproduksi Industri Kecil Menengah (IKM) di STIP Banyumulek ini, untuk tahap awal akan dilakukan pemasangan di Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Kayangan, Rumah Sakit Selong dan Rumah Sakit Provinsi NTB.

    Tahap awal produksi alat ini sebanyak 40 unit dan akan terus ditambah. Karena selain dipasang di semua objek vital, alat ini juga akan dipasang di sekolah-sekolah di NTB, subagai upaya serius pemerintah mencegah penyebaran Virus Corona di NTB.

    Danrem 162/WB yang ikut mendampingi Gubernur dalam pemasangan alat tersebut mengatakan, pasangan penyemprot Disinfektan di Bandara itu, merupakan langkah serius pemrintah provinsi NTB dalam mencegah masuknya Virus Corona di NTB.

    Menurutnya alat ini sangat efektif untuk mencegah masuknya Virus Corona di NTB. Ia sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan perintah ini. Untuk itu Danrem berharap alat ini bisa diproduksi lebih banyak sehingga bisa juga dilalukan pemasangan di tempat lain di NTB. (*)

    Sidak di Senggigi, Bupati Lobar dan Tim Mendapat Perlawanan

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Hingga hari ini, Selasa (24/3/2020), Pandemik virus Co’rona (Covid-19) tercatat telah menjangkiti lebih dari 378 ribu orang di seluruh dunia dengan jumlah korban lebih dari enam belas ribu lima ratusan orang. Di Indonesia sendiri, hingga kemarin berdasarkan rilis Kementerian Kesehatan, tercatat 579 orang positif corona, 49 orang meninggal dan 30 orang berhasil sembuh. Untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), per hari ini (Selasa, 24/3/2020) Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkifliemansyah telah memastikan satu pasien positif terjangkit virus Covid-19. Perempauan 50 tahun tersebut disinyalir terjangkit virus saat mengunjungi daerah dengan zona merah dalam 14 hari yang lalu.

    Dengan kondisi tersebut jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten/ Kota tidak berdiam diri. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) sendiri telah melakukan berbagai upaya pencegahan, di antaranya adalah dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik di area wisata sekitar Senggigi, Selasa (23/3).

    Sidak ini adalah untuk menindaklanjuti Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) serta Surat Edaran Gubernur yang ditindak lanjuti juga oleh Bupati Lombok Barat dengan membuat edaran tentang hal yang sama.

    Sayangnya, selain mendapat sambutan yang baik dari beberapa penyedia jasa hotel dan hiburan, ada juga perlawanan dari pemilik jasa hiburan.

    Dipimpin oleh Bupati H. Fauzan Khalid dan didampingi Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lobar, Bagus Satriyo Wibowo dan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1606/ Lobar, Kolonel Czi. Efrijon Scroll, beserta tim masing-masing, sidak dimulai dengan mendatangi Hotel Aruna Senggigi. Untuk sidak di hotel maupun pusat-pusat oleh-oleh, tim gabungan sidak ingin memastikan ketersediaan hand sanitizer, alat infra red pengukur suhu tubuh, masker, serta tempat mencuci tangan bagi pelanggan dan karyawannya. Untuk Hotel Aruna dan Toko Oleh-Oleh Sasaku, tim mendapatkan kedua tempat tersebut menyediakan peralatan dan fasilitas walaupun tidak seluruh pegawai menggunakan masker sebagai Alat Pelindung Diri (ADP).

    Selain menyasar Hotel dan Toko Oleh-Oleh tersebut, tim kemudian bergerak menuju Hotel Green Leaf yang juga menyediakan fasilitas SPA.

    “Kami tidak menerima tamu,” ujar seorang pegawai yang mengaku sebagai supervisor meyakinkan tim dengan cukup ramah.

    Meski demikian, Kapolres Bagus mengingatkan agar SPA tersebut mengikuti maklumat Kepolisian dan Edaran Pemerintah Daerah agar benar-benar tutup sementara waktu selama masa pencegahan virus Corona itu.

    “Tampilannya juga harus menggambarkan bahwa tempat ini ditutup, lampu dimatikan, jendela ditutup bahkan bila perlu disegel,” tegas Kapolres Lobar, Bagus Satriyo Wibowo.

    Suasana berbeda ditemui tim saat menyidak Ratu SPA. Di lokasi ini, tim menemukan pemilik jasa SPA ini masih menjalankan usahanya. Bahkan wanita yang kemudian diketahui sebagai istri pemilik SPA dengan sengit seperti menolak kehadiran tim.

    “Saya tidak mau (SPA) saya saja sementara yang lain juga (tetap) buka,” ujar perempuan itu setengah berteriak.

    Diperlakukan demikian, Kapolres Bagus yang awalnya berbicara lembut spontan berubah keras.

    “Sudah ada edaran yang membijaksanai untuk tempat hiburan kayak gini untuk ditutup. Kita datang ke sini untuk memastikan itu. Tidak ada yang lain dan tidak ada diskriminasi,” tegas Kapolres keras namun sesekali masih disambut bantahan dari si perempuan pemilik jasa SPA itu.

    Bagus menegaskan bahwa tim melakukan pengecekan ke semua jasa hiburan dan akan menindak bila tetap “ngeyel” membuka usahanya.

    Di tempat yang sama, Bupati Fauzan Khalid menyampaikan kekecewaan dengan sambutan pemilik Ratu SPA.
    “Terus terang kita kecewa dengan sambutan teman-teman di sini. Padahal ini yang ketiga yang kita datangi. Ada sambutan yang luar biasa baik, kecuali di tempat ini,” kata bupati kecewa.

    Senada dengan Kapolres, dilanjutkan bupati, sidak yang dilakukan untuk memastikan apakah surat edaran dalam bentuk perintah untuk menutup tempat-tempat keramaian itu ditaati. Tujuannya tidak lain dalam konteks bagaimana mengantisipasi penyebaran corona demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

    Menurut Fauzan, kebijakan Pemerintah jangankan untuk tempat hiburan, bahkan masjid pun mendapat perlakuan serupa agar menghindarkan masyarakat dari kegiatan berkumpul yang akan mempermudah penyebaran virus Corona.

    “Kalau misalnya ada nanti ketidaktaatan sesuai dengan surat kawat dari Pak Kapolri, itu bisa dipidanakan,” ujar bupati tidak kalah tegas namun dengan suara yang tetap datar.

    Sebelum mengakhiri
    sidaknya, Bupati Lombok Barat menegaskan tidak boleh lagi ada satu tempat hiburan pun yang buka. (f3/hms)

    Waspada Penyebaran Corona, Fauzan Minta Pelabuhan di Lombok Barat Diperketat

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Khusus kembali digelar, Selasa (24/3) di Ruang Kerja Bupati Lombok Barat, di Giri Menang, Gerung.

    Rapat itu dilakukan mengingat situasi terkini Kabupaten Lombok Barat dalam menghadapi Corona. Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengungkapkan, hingga saat ini untuk kasus Covid-19 Lombok Barat masih tetap zona hijau atau negatif corona. Namun demikian, kata Fauzan, kewaspadaan harus tetap dilakukan termasuk dengan memperketat jalur keluar masuk ke Lombok Barat yaitu Pelabuhan Lembar.

    “Meski demikian kita harus tetap dalam kewaspadaan dan tidak boleh lengah akan status yang kita sandang saat ini ,” tukas orang nomor satu di Lombok Barat ini.

    Ditegaskan bupati, jalur keluar masuk dari dan ke Lombok Barat yakni melalui Pelabuhan Lembar harus dilakukan pengawasan dan pemeriksaan para penumpang.

    “Jangan sampai kita kecolongan, tidak saja dari jalur resmi seperti Pelabuhan Lembar, namun juga dari jalur-jalur masuk lainnya yang tidak resmi perlu mendapatkan perhatian yang lebih ekstra. Karena kalau sekali saja kecolongan akan berakibat fatal bagi banyak orang dan kita berharap hal ini tidak boleh terjadi. Setiap orang yang masuk ke wilayah Lombok Barat harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” kata bupati.

    Di kesempatan yang sama, perwakilan ASDP Lembar, Yulianto menjabarkan hal-hal yang telah dilakukan pihaknya.

    "Kami juga komit tidak hanya melakukan penyemprotan kepada manusia, tapi juga kendaraan agar tidak ada penularan," terang Yulianto.

    Sayangnya, imbuh Yulianto, pihaknya sangat kekurangan bahan untuk penyemprotan dan Alat Pelindung Diri (ADP).

    "Ruang Tunggu harusnya disemprot tiga kali, tapi kekurangan alat dan bahan membuat kami kesulitan melakukannya sesuai kebutuhan," aku Yulianto.

    Bagi Yulianto, para petugas yang bekerja di kapal dan pelabuhan juga sangat rawan dengan penularan

    "Karena mereka pegang tiket dan pegang uang. Sama dengan anak buah kapal yang melayani penumpang," terang Yulianto.

    Pemkab Lombok Barat sendiri sangat serius mengatensi jalur strategis ini. Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Lombok Barat telah beberapa kali melakukan Sidak, bahkan menyelenggarakan simulasi penanganan pasien di Pelabuhan Lembar. Semua itu untuk memastikan kesiapan Lombok Barat menghadapi wabah pandemi itu.

    Dalam Rapat Khusus ini juga terungkap masih minimnya tenaga kesehatan maupun Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan para petugas selama menjalankan misi kemanusiaan ini.

    Menurut bupati, Pemerintah Daerah akan berupaya untuk memback-up kerja-kerja tenaga medis tersebut dengan tujuan untuk menghambat laju penyebaran virus Corona. Fauzan juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing oleh informasi-informsi yang tidak jelas melalui media sosial lalu menyebarkannya kembali ke berbagai akun Medsos.

    "Itu justru akan semakin meresahkan dan menakutkan masyarakat. Masyarakat hendaknya hati-hati bermedsos apalagi menyebarkan informasi yang tidak bertanggungjawab,” imbaunya.

    Pada pertemuan tersebut, selain menghadirkan unsur Forkompimda juga dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Kepala BPBD Lobar, Camat Lembar, Polsek Lembar, Posramil Lembar, Kepala Puskesmas Jembatan Kembar dan seluruh otoritas jasa pelabuhan seperti ASDP, KKP, KSOP, Adpel Lembar, Pelindo dan lainnya. (f3/hm)

    Wisata Kuliner di NTB yang Wajib Kamu Coba

    0

    Nusa Tenggara Barat atau biasa juga disingkat NTB merupakan salah satu surga pariwisata di Indonesia. Begitu banyak destinasi wisata menarik di NTB. Sebut saja salah satunya seperti Lombok, pulau Gili dan yang lainnya. Keindahan pantai dan laut di NTB sudah diakui oleh dunia. Bukan hanya wisata alam, NTB juga memiliki wisata kuliner yang sangat unik dan menarik. Soal rasa tak perlu diragukan, karena kuliner NTB sudah sangat populer di mana mana. Untuk kamu yang ingin berlibur ke NTB, kuliner berikut ini jangan sampai kamu lewatkan. 

    Ayam Taliwang

    Kalau makanan yang satu ini mungkin sudah pernah kamu rasakan, karena Ayam Taliwang sudah sangat populer di Indonesia. Walaupun Ayam Taliwang dapat kita cicipi di tempat lain, tentunya pasti lebih nikmat jika menyantap Ayam Taliwang di tempat asalnya. Buat kamu yang belum tahu, Ayam Taliwang merupakan makanan khas NTB yang terbuat dari olahan ayam. Ayam tersebut diberi bumbu rempah rempah lalu dibakar sehingga menghasilkan rasa yang sangat khas. Ayam Taliwang bahkan sudah menjadi ikon kuliner di NTB. 

    Sate Rembiga

    Sate merupakan makanan khas asli Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki olahan sate yang juga sangat unik. Di NTB juga terdapat sate yang sangat unik, namanya Sate Rembiga. Sate yang satu ini terbuat dari daging sapi. Banyaknya sapi di NTB membuat sate Rembiga sangat mudah ditemui di mana mana. Sate Rembiga berbeda dengan sate pada umumnya, karena tidak diberi bumbu saat proses pembakaran. Bumbu tabur pada sate saat daging sapi masih direndam. Nantinya bumbu harus direndam minimal 3 jam, agar meresap ke daging sapi. Hal ini lah yang membuat rasa sate Rembiga sangat gurih dan daging sapinya sangat empuk. 

    Sate Bulayak

    Selain sate Rembiga masyarakat NTB juga memiliki kuliner sate lain, yakni sate Bulayak. Sate Bulayak juga berbeda dengan sate pada umumnya. Sate Bulayak biasanya disajikan bersama lontong. Lontong yang digunakan juga sangat khas  karena terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun kelapa. Sehingga rasa lontongnya jadi terasa gurih dan manis. Untuk bumbu satenya sendiri lebih didominasi oleh kacang tanah yang dipadukan dengan santan dan bumbu lain. Sehingga rasa bumbu sate Bulayak nantinya mirip seperti bumbu kari. Daging yang digunakan pada sate Bulayak biasanya dibentuk tipis sehingga teksturnya sangat lembut dan mudah dikonsumsi. 

    Kelaq Kelor

    Kuliner lain yang juga sangat cocok dicicipi saat liburan ke NTB adalah Kelaq Kelor. Kelaq Kelor merupakan makanan khas NTB yang terbuat dari olahan sayur. Sayur ini diolah dari daun kelor yang dipadukan dengan bumbu khas setempat. Tampilan Kelaq Kelor sendiri lebih terlihat seperti sayur bening, karena kuah dari Kelaq Kelor terlihat sangat bening. Walaupun demikian, rasa dari kuah Kelaq Kelor sendiri sangat nikmat, karena menggunakan bumbu bumbu khas daerah setempat. Bagi kamu yang pecinta makanan kaya serat, Kelaq Kelor ini sangat cocok untuk kamu santap. 

    Nasi Balap Puyung

    Untuk olahan nasi, masyarakat NTB juga memiliki kuliner yang sangat menarik namanya nasi Balap Puyung. Nasi Balap Puyung merupakan perpaduan dari nasi yang diberi lauk sambal daging yang dibuat dengan sangat pedas. Daging yang digunakan biasanya daging ayam atau daging sapi. Daging tersebut diolah berjam jam bersama racikan bumbu pedas, sehingga tekstur daging nantinya jadi terlihat hancur dan lembut. Selain sambal daging, pada nasi balap juga dilengkapi kacang panjang serta kacang tanah. Lalu diatasnya ditaburi irisan kentang goreng yang dibuat sangat tipis dan renyah. Nasi Balap juga cukup populer di NTB. 

    Jika kamu berkunjung ke NTB, sangat sayang jika kuliner tersebut tidak sempat kamu cicipi. Karena kelezatannya tidak akan pernah kamu lupakan. Jika kamu mau berlibur sekarang juga ke NTB, kamu bisa memesan tiket perjalananmu lewat Traveloka. Di Traveloka kamu akan mendapatkan tiket murah dari berbagai maskapai penerbangan, seperti Lion Air. Kamu juga bisa melakukan web checkin lion air, sehingga perjalanan kamu jadinya lebih mudah. 

    Pemkab Lombok Barat Semprot Disinfektan Puluhan Ponpes

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Usai melakukan bimbingan teknis (Bimtek) Sabtu lalu (21/3), Tim Penyemprot Disinfektan Lombok Barat (Lobar) mulai turun untuk melakukan penyemprotan, Senin (23/3).

    Setelah melakukan briefing di Bencingah Agung, tim yang terdiri dari 30 anggota TNI, 40 angota Kepolisian, 4 perwakilan staff setiap Perangkat Daerah dan sekitar 20 orang dari kelompok tani yang ada di Lombok Barat ini menyasar 95 pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Lombok Barat.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar, Mahnan selaku Kepala Pelaksana menyebutkan jika Ponpes merupakan salah satu titik prioritas penyemprotan di Lobar.

    “Ini sasarannya tempat, bukan orang. Di Ponpes aktivitas pembelajaran itu kan standby, apalagi santri-santri ini belajar dan langsung tinggal di sana, makanya kita prioritaskan ponpes ini juga,” jelasnya.

    Keterlibatan kelompok tani dalam tim penyemprotan juga disebutkan Mahnan merupakan hal yang sangat penting. Dijelaskannya jika para petani itu justru yang menjadi petugas penyemprotan, dan mereka juga yang menyiapkan 100 hand sprayer yang digunakan dalam kegiatan ini.

    “Kita libatkan kelompok tani itu karena secara teknis mereka (petani) yang lebih paham bagaimana menggunakan hand sprayer (alat penyemprotan, red) ini, nanti tekanan itu juga akan mempengaruhi keefektivitasan penyemprotan,” papar mantan Kasat POL PP Lobar ini.

    Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Lobar H. Baehaqi menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan ini.

    “Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya atas keikhlasan kita semua dalam rangka memberikan pelayanan, perlindungan dan keamanan kepada masyarakat,” ucap Baehaqi

    Baehaqi juga menyebutkan jika kegiatan ini merupakan bentuk kekompakan dari semua pihak, dari pemerintah serta masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan bersama.

    Saef (45), salah satu anggota kelompok tani asal Kecamatan Gerung menyatakan antusiasmenya bisa ikut membantu proses penyemprotan.

    “Kami diminta ikut serta sama pak KCD, tentu kami iyakan, ini kan membantu masyarakat yang lain juga,” tuturnya.

    Saat ditanya tentang kekhawatiran dan bahaya wabah virus corona, Saef tidak terlalu khawatir.

    “Yang penting kita sudah jaga kebersihan sesuai arahan dan pakai pelindung saat penyemprotan seperti ini, apalagi ini kan buat orang lain juga, Insya Allah tidak apa-apa,” terang Saef. (f3/hms)

    SatPol Airud Lobar Periksa Kapal di Pelabuhan Lembar, Lakukan Tes Suhu Tubuh dan Penyemprotan Disinfektan

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Sinergitas TNI – Polri dalam memerangi penyebaran virus corona atau covid 19 terus dilakukan. Hari ini, Senin, 23 Maret 2020, Sat Pol Airud Polres Lobar melaksanakan penyemprotan disinfektan ke kapal-kapal yang berlayar dari dalam maupun luar negeri yang bersandar di dermaga bongkar muat peti kemas pelabuhan Pelindo III.

    Kasat Pol Airud Polres Lobar, Ipda I Gst Made Suarjaya mengatakan kegiatan ini sesuai dengan perintah Kapolda NTB Irjen. Pol. Tomsi Tohir melalui para Kapolres di masing-masing Polres.

    Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K menekankan agar kegiatan ini dilaksankan serentak bagi jajaran Polres Lobar oleh para Kasubsatker dan Polsek.

    "Sasaran kami (Sat Pol Airud Polres Lobar) sesuai tupoksi adalah wilayah laut dan kolam bandar pelabuhan," kata Made Suarjaya.

    Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 Wita ini, Sat Pol Airud Polres Lobar menggandeng mitra kerja di wilyah pelabuhan Lembar diantarax TNI AL, BASARNAS, dan KPLP juga memberikan imbauan kepada seluruh pekerja kapal, pemilik kapal, ABK, dan masyarkat sekitar pelabuhan bongkar muat barang dari luar maupun dalam negeri.

    Dengan menggunkan 3 kapal dan melibatkan personil gabungan Sat Pol Airud Lobar menyisir pelabuhan bandar ke kapal-kapal barang yang lego jangkar di areal kolam bandar dengan menaiki kapal dan mengumpulkan ABK kapal yang ada di dalam kapal dan melakukan penyemprotan disinsfektan serta imbauan pencegahan penyebaran covid 19.

    "Kegiatan ini bertujuan mencegah dan memutus mata rantai peredaran virus corona yang masuk mlalui jalur laut terutama kapal-kapal yang baru datang berlayar lintas negara yang masuk ke Indonesia terutama masuk melalui pelabuhan Lembar," ungkapnya. (f3)

    Kasubsektor Kuripan Berikan Imbauan Terkait Pencegahan Virus Corona

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Jajaran Polres Lombok Barat mengimbau agar tidak melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Menindak lanjuti imbauan tersebut, Kasubsektor Kuripan, Iptu Agus Supriadi menyambangi Masjid Al Faruq BTN Gria Menang Asri Dusun Monto Desa Kuripan Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Dimana, pada saat itu di Masjid Al Faruq telah berlangsung pengajian yang diikuti oleh Jemaah mesjid Al Faruq BTN GMA Dusun Monto Kuripan.

    Saat menyambangi lokasi di Mesjid Al Faruq Dusun Monto, diketahui bahwa kegiatan tersebut bukan pengajian melainkan berupa tausiah yang diberikan kepada jamaah yang berjumlah sekitar 20 orang yang telah selesai melaksanakan sholat maghrib.

    Isi tausiyah Ustad Nurul Huda saat itu, diantaranya adalah sosialisasi tentang virus corona, cara pencegahannya dengan obat-obat yang dianjurkan agama termasuk pandangan virus corona dari sisi agama.

    Selain itu disampaikan juga imbauan-imbauan dari Pemerintah dan MUI tentang apa yang harus dilakukan selama masa penyebaran virus corona.
    Diantaranya anjuran untuk sholat fardhu secara berjamaah di rumah serta adanya imbauan dari pemerintah untuk tidak berkumpul dan berdiam di rumah sampai tanggal yang telah ditentukan oleh pemerintah.

    Pada kesempatan tersebut Kasubsektor Kuripan juga memberikan imbauan melalui pengurus masjid sekaligus touch masyarakat setempat, Lalu Supari Waharto, agar masyarakat disarankan tidak melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak.

    "Tetap memperhatikan imbauan atau anjuran dari pemerintah pusat serta daerah dengan selalu menjaga kebersihan," imbau Kasubsektor Kuripan, Iptu Agus Supriad yang disampaikan
    Kasubbag Humas Polres Lombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa, SH dalam rilisnya.

    Untuk diketahui bahwa di Mesjid Al Faruq Dusun Monto telah disediakan Handsatizer oleh pihak masjid, dan Selama tausiyah kegiatan para jamaah duduk dengan jarak berjauhan.
    Giat berahir dan berjalan aman dan tertib. (f3)

    error: Content is protected !!