Beranda blog Halaman 215

Forum LLAJ Lombok Barat Gelar Rapat Menbahas Sejumlah Aduan Masyarakat

0

HarianNusa.Com – Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat pada Mei 2019 ini menerima sebanyak 23 aduan masyarakat terkait infrastruktur jalan yang rusak dan berlobang, penerangan jalan umum (PJU) yang mati, trafik light yang tidak berfungsi, PDAM yang bocor, pohon tumbang, dan sampah yang belum tertangani dengan baik.

FLLAJ Lombok Barata bersama instansi dan dinas terkait membahas aduan-aduan masyarakat tersebut dalam rapat bulanan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Lombok Barat yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Lobar, Selasa, (28/5/19).

Dari jumlah tersebut, ada aduan yang sudah ditindaklanjuti langsung oleh dinas terkait dan ada juga yang masih dalam tahap proses penyelesaian.

Ketua FLLAJ sekaligus Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, H. Akhmad Saikhu, Se., MM., dalam sambutan singkatnya menyampaikan kedepannya Forum LLAJ ini bisa memfaisitasi dan melakukan presentasi publik terhadap semua kegiatan penyelenggaraan lalu lintas angkutan jalan di Lombok Barat.

“Terkait dengan aduan masyarakat, kami berharap aduan tersebut melalui forum LLAJ ini, karena apapun aduan masyarakat melalui forum ini selalu kita tindak lanjuti,” ungkapnya.

Salah satu pengaduan yang berulang kali adalah terkait kerusakan jalan ruas Lendang Re – Loang-Longan, Kecamatan Sekotong yang telah cukup membahayakan. Karena kerusakan jalan ini akibat bencana alam, BPBD Lombok Barat melalui Sekretarisnya, Sri Ernawati
mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebanyak 200 juta untuk penanganan sementara. Sedangkan untuk penanganan permanennya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait karena membutuhkan biaya yang lebih besar. Adapun kerusakan jalan tersebut sepanjang 1,1 kilo dengan lebar 5 meter.

“BPBD telah menyiapkan anggaran 200 juta untuk penanganan sementara terkait kerusakan jalan ruas Lendang Re – Loang-Longan,” jelasnya saat menghadiri rapat Forum LLAJ.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, Sekretaris Dinas Perhubungan Lombok Barat, Ketua Pokja FLLAJ Lobar, Perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Polres Lombok Barat, anghota sekretariat FLLAJ Lombok Barat, serta anggota Forum LLAJ Lombok Barat. (f3)

Ket. Foto:
Forum LLAJ Kabupaten Lombok Barat saat menggelar rapat bulanan di Aula Kantor Dinas Perhubungan Lombok Barat. (HarianNusa.Com/f3)

KPK Sita Lima Dus dan Empat Koper di Kantor Imigrasi Mataram

HarianNusa.com – Sekitar empat petugas Komisi Pemberatasan Korupsi atau KPK dengan dibantu Personel Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, menggeledah Kantor Imigrasi Kelas I Mataram. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 14.30 Wita hingga malam ini, Rabu, 29 Mei 2019.

KPK menggeledah ruangan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, pasca operasi tangkap tangan atau OTT kemarin. Tidak hanya itu, KPK dikabarkan turut menggeledah ruangan Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin.

KPK keluar membawa tiga dus berisi barang bukti dan satu buah koper berwarna hitam. Petugas KPK kemudian masuk kembali ke Kantor Imigrasi. Kemudian pukul 22.05 Wita, KPK keluar lagi membawa dua dus dan dua koper.

Tanpa berkomentar, petugas KPK kemudian pergi menggunakan tiga mobil.

Sebelumnya, KPK menangkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin dan Penyidik PNS Imigrasi Mataram, Ayyub Abdul Muqsith di tempat terpisah.

OTT tersebut bermula dari kasus penyalahgunaan izin tinggal dua warga negara asing di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang ditangani Imigrasi Mataram.

Baca:
🔴 KPK OTT Kepala Imigrasi Mataram
🔴 Ini Dia Tiga Pejabat Imigrasi Mataram Yang Di-OTT KPK
🔴 Pasca OTT KPK, Layanan di Imigrasi Mataram Tetap Berjalan

KPK juga menangkap Liliana Hidayat selaku Direkur PT Wisata Bahagia yang juga menjabat pengelola Wyndham Sundancer Lombok, WYU selaku staf Liliana dan JHA selaku General Manager Wyndham Sundancer Lombok di Wyndham Sundancer Lombok.

Liliana diduga menyuap pejabat Imigrasi Mataram untuk menghentikan penyidikan dua WNA berinisial BGW dan MK asal Australia dan Singapura yang memiliki kasus pelanggar izin tinggal di Lombok.

KPK juga telah menetapkan tiga tersangka. Masing-masing Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin dan Liliana Hidayat selaku Direkur PT Wisata Bahagia yang juga menjabat pengelola Wyndham Sundancer Lombok. (sat)

Pasca OTT KPK, Baliho Antikorupsi Kepala Imigrasi Mataram Diturunkan

HarianNusa.com – Baliho Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, diturunkan dari papan reklame di depan Kantor Imigrasi Mataram, Rabu pagi, 29 Mei 2019.

Baliho tersebut bergambar foto Kurniadie dengan mengacungkan lima jari menandakan stop korupsi. Pada baliho itu bertulis “katakan tidak pada korupsi.”

Pantauan media ini, seorang pria menurunkan baliho tersebut dengan disaksikan petugas Imigrasi Mataram.

Baliho tersebut diturunkan sehari pasca operasi tangkap tangan atau OTT KPK pada Kurniadie, Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin dan Penyidik PNS Imigrasi Mataram, Ayyub Abdul Muqsith, serta pemberi suap Liliana Hidayat selaku Direkur PT Wisata Bahagia yang juga menjabat pengelola Wyndham Sundancer Lombok.

Baca:
🔴 KPK OTT Kepala Imigrasi Mataram
🔴 Ini Dia Tiga Pejabat Imigrasi Mataram Yang Di-OTT KPK
🔴 Pasca OTT KPK, Layanan di Imigrasi Mataram Tetap Berjalan

Liliana Hidayat diduga memberikan suap pejabat Imigrasi Mataram dengan uang senilai Rp1,2 miliar. Uang suap tersebut agar pejabat Imigrasi Mataram menghentikan penyidikan kasus pelanggaran izin tinggal dua warga negara asing asal Australia dan Singapura.

Sementara malam ini petugas KPK telah melakukan penggeledahan di beberapa ruangan Imigrasi Mataram. KPK membawa lima dus dan empat koper berisi barang bukti. (sat)

Mi6 dukung Edi Setiawan Bertarung di Pilkada KLU

0

HarianNusa.Com – Dalam perhelatan Pilkada KLU 2020 Mi6 akan mencalonkan kader sendiri yakni Edi Setiawan untuk tampil dan bertarung sebagai Calon Kepala Daerah.

Edi Setiawan yang seorang entrepreneurship muda dipandang mampu menjadi kepala daerah yang baik dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat KLU.

Mi6 menilai sebagai sosok pengusaha muda , Edi Setiawan memiliki track record ( rekam jejak) yang baik dan tidak sedang memiliki problem sosial akut di lingkungan masyarakat di KLU .

Menurut Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, SH., keputusan final Mi6 mencalonkan kadernya sendiri di Pilkada KLU , Kota Mataram dan Lombok Tengah sebagai bentuk membangkitkan kesadaran moral dan politik sekaligus syiar politik Mi6 agar masyarakat terbiasa dengan pilihan berbeda dalam menentukan calon kepala daerah yang hendak dipilih nantinya .

“Masyarakat harus senantiasa dibiasakan dengan pilihan-pilihan alternatif dalam konstestasi elektoral 2020 agar bisa menimbang dan memilahnya untuk calon pemimpin di daerahnya,” kata Didu , panggilan akrab Dir Mi6 dalam rilis yang disampaikan ke media ini, Rabu, (29/5/19).

Didu menambahkan, Mi6 akan terus mendorong agar Pemilukada 2020 tujuh kabupaten/ kota di NTB bisa menampilkan dan memunculkan calon kepala daerah yang baru dengan berbagai visi dan misinya yang lebih progresif dalam memajukan daerah .

“Prinsip dalam demokrasi yang baik , makin besar partisipasi rakyat dalam memilih pemimpinnya , makin kuat legitimasi kepemimpinannya , termasuk dalam hal ini makin banyak calon kepala daerah yang maju makin dinamis kontestasi pilkada tersebut,” tambah Didu .

Ia menegaskan Mi6 setuju dan mendukung apabila parpol lebih mengedepankan kadernya untuk head to head bertarung dalam konstestasi Pilkada tujuh kabupaten/kota 2020.

“Jika setiap Parpol mengusung kader sendiri, maka giroh pilkada mendatang akan semarak , masyarakat akan antusias terlibat aktif karena ada nuansa baru calon kepala daerah,” imbuh Direktur Mi6 itu.

M16 memandang terhadap calon kepala daerah yang tidak bisa memakai jalur parpol bisa lewat jalur perseorangan atau independen. Menurut Didu, untuk pilkada kota Mataram dan KLU tidak terlalu rumit melengkapi persyaratan administrasi form dukungan KTP karena jumlah pemilihnya relatif tidak besar. .

Mi6 memprediksi Pilkada serentak 2020 akan diikuti lebih banyak Paslon baik dari jalur parpol dan independen. Paslon yang lewat jalur parpol tidak akan lagi membuat koalisi besar atau memborong dukungan parpol, selain tidak efektif juga tidak efisien .

“Paslon Cakada 2020 yang maju jalur parpol akan memakai dukungan parpol sejumlah persyaratan kursi yg ditetapkan KPU. Tidak ada lagi aksi borong kursi parpol,” tambah Didu .

Demikian pula dengan jalur independen , Mi6 memprediksi akan banyak Paslon yang maju lewat jalur perseorangan , selain lebih efisien juga lewat jalur ini Paslon sudah dapat memprediksi jumlah dukungannya. Selain itu lewat jalur perseorangan akan memudahkan Paslon untuk berinteraksi dan melakukan penetrasi basis langsung.

Selain itu Mi6 mengingatkan untuk Pilkada serentak 2020 , khusus calon independen agar memperkuat saksi disetiap TPS agar perolehan data C1 dan DA-1 bisa diakses langsung dan valid .

“Untuk itu rekruitmen dan pendidikan untuk Saksi dan pengumpulan KTP bisa dimulai saat ini mengingat waktunya masih longgar untuk meminimalisir benturan double dukungan KTP dari warga ” tegas Didu .

Mi6 akan Galang keswadayaan dan Gotong Royong bersama Rakyat

Selanjutnya Didu menambahkan terkait pencalonan Edi Setiawan untuk Pilkada KLU dan Lalu Athari Fathullah untuk kota Mataram dan Lombok Tengah akan lebih mengedepankan gerakan keswadayaan dan gotong royong bersama rakyat. Untuk itu Mi6 akan mendorong partisipasi aktif warga untuk mempromosikan figur yang dicalonkan Mi6 lewat berbagai networking maupun taktik lain, salah satunya lewat campaign media.

“Mi6 akan intervensi di tujuh pilkada kota/ kabupaten agar Kepala Daerah yang dipilih rakyat merupakan figur yang dapat membawa kesejahteraan rakyat dalam arti yang sesungguhnya, bukan capaian sebatas angka-angka statistik semata,” pungkasnya. (f3)

Ket. Foto:

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto dan Sekretarisnya Lalu Athari Fathullah. (istimewa)

Kepolisian Makau dan BNN Bahas Kerja Sama Penanggulangan Narkoba

HarianNusa.Com – Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H bersama jajaranya dan serta anggota Delegasi RI lainnya seperti konsulat Bea Cukai dan Polri dan KJRI Hongkong bertatap muka secara langsung dengan Head of Intelligence and Support Department, Fong Hou, pada Selasa (28/5).

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN memperkenalkan delegasi RI sekaligus menjelaskan tentang struktur dan tugas pokok BNN. selain itu, Kepala BNN juga mengundang Kepolisian Makau untuk mengikuti pelatihan/Capacity Building di JCLEC, Semarang, Pusat Laboratorium Narkoba dan Unit K9.

Pada pertemuan tersebut, Delegasi Indonesia juga memaparkan tentang kejahatan narkoba yang berkaitan dengan money laundering yang dipaparkan oleh Penyidik Utama TPPU.

Sementara itu, Supervisor of Special Investigation of Division Kepolisian Macau memaparkan, bahwa saat ini ada tiga orang WNI yang dipenjara di Makau karena terlibat kasus narkoba.

“Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak menyambut baik terkait upaya untuk meningkatkan hubungan kerja sama dalam bidang intelijen dan informasi kriminal serta penanganan counter terrorisme di masa mendatang,” ungkap Karo Humas BNN, Kombes Sulistyo Podjo melalui siaran persnya. (f3)

Pertemuan Kepolisian Makau dan BNN. (istimewa)
Pertemuan Kepolisian Makau dan BNN. (istimewa)

 

Pasca OTT KPK, Layanan di Imigrasi Mataram Tetap Berjalan

HarianNusa.com – Komisi Pemberatasan Korupsi atau KPK menangkap tiga pejabat di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram. Masing-masing Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin dan Penyidik PNS Imigrasi Mataram, Ayyub Abdul Muqsith.

Mereka ditangkap lantaran diduga menerima suap terkait perpanjangan izin tinggal wisatawan asing di salah satu hotel berbintang di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Pasca penangkapan, layanan di Kantor Imigrasi Mataram tetap berjalan seperti biasa. Masyarakat dapat mengurus paspor.

“Kami pastikan pelayanan berjalan normal karena Kanwil Kemenkumham NTB telah menunjuk Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Rahmat Gunawan,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Denny Chrisdian, Selasa, 28 Mei 2019.

Pagi tadi, KPK juga telah menyegel ruang Kepala Imigrasi. “KPK menyegel ruang Kepala Kantor, tapi kami meminta kerjasama untuk menggambil paspor yang ada di ruang yang disegel, sehingga pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya.

Denny Chrisdian, mengatakan awalnya KPK menangkap Kepala Seksi Inteldakim, Yusriansyah Fazrin di sebuah hotel di Kota Mataram pukul 22.00 Wita, Senin, 27 Mei 2019.

“Kemudian sekitar pukul 02.00 dini hari Kepala Kantor Imigrasi ditangkap di rumah dinasnya,” ungkap Denny.

Kemudian KPK juga menangkap Penyidik PNS Imigrasi Mataram, Ayyub Abdul Muqsith di rumah dinasnya di Kekalik, Kota Mataram. (sat)

Baca juga: KPK OTT Kepala Imigrasi Mataram

Kapal Rute Lombok-Bali Kandas di Perairan Bali

HarianNusa.com – Kapal penumpang Swarna Cakra rute Lombok, Nusa Tenggara Barat menuju Bali, kandas di perairan Bali, pukul 00.15 Wita, Minggu, 26 Mei 2019.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat kandas sekitar 400 meter dari Pelabuhan Padangbai, Bali.

Kapal tersebut mengangkut sekitar 194 penumpang. Para penumpang dievakuasi Basarnas menggunakan speedboat.

Dalam keterangan tertulis SAR Mataram, rencananya kapal tersebut akan berlabuh di Pelabuhan Padangbai. Namun, kapal itu terbawa arus di perairan dangkal dan kandas. Proses evakuasi penumpang memakan waktu selama lima jam.

“Proses evakuasi berlangsung sekitar lima jam lebih, semua penumpang dan ABK berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.45 Wita, selanjutnya kapal sudah bisa ditarik menuju dermaga oleh Tug Boat Pertamina Depo Manggis,” ujar Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo dalam keterangan pers.

Evakuasi juga dibantu kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi. (sat)

Manfaatkan Ramadhan, TP.PKK Lobar Berbagi Berkah

0

HarianNusa.Com – Memanfaatkan momen Bulan Suci Ramadhan, Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Lombok Barat kembali mengunjungi beberapa daerah terdampak gempa di wilayah utara Lombok Barat. Setelah sebelumnya mengunjungi Meninting di Batulayar, kemarin (25/5) organisasi yang dipimpim Hj. Khairatun Fauzan Khalid ini mengunjungi Dusun Batu Kantar di Desa Narmada, Kecamatan Narmada.

Ada 100 Paket Santunan dari TP-PKK Lombok Barat diberikan untuk anak yatim dan lansia di wilayah itu.

“Kita harapkan di Bulan Suci Ramadhan ini, anak-anak kita bisa senang gembira. Kita bawa sekedar bingkisan. Jangan dilihat dari isinya, kalau dilihat dari isinya mungkin tidak seberapa, tapi mari lihat dari niat kami,” kata Hj. Khairatun sebelum menyerahkan santunan.

“Kehadiran kita juga tidak henti-hentinya untuk bersilaturrahmi bersama masyarakat. Karena silaturrahmi itulah yang melekatkan, ibaratnya memberikan lem pada hubungan pemerintah kepada masyarakatnya, hubungan manusia dengan manusia,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi Khairatun, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), pihak Kecamatan Narmada.

Sementara itu, Camat Narmada Baiq Yeni Satriani Ekawati memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini.

“Mudah-mudahan apa yang diselenggarakan ini dapat memberikan dampak bagi masyarakat luas. Mari manfaatkan di 10 hari terakhir di bulan suci ramadhan untuk kita berbagi dan memperbanyak ibadah,” ajaknya. ( f3)

Ket. Foto:
Hj. Khairatun Fauzan Khalid menyerahkan bingkisan kepada masyarakat Lombok Barat. ( Istimewa)

Sering Lemas saat Buka Puasa, Ini Penyebabnya

HarianNusa.com – Usai berbuka puasa ditemui banyak kasus kondisi tubuh lemas dan pingin tidur. Karena kondisi tubuh yang sangat lemas tidak jarang banyak yang tidak melaksanakan tarawih.

Penyebab badan lemas saat berbuka puasa beraneka ragam, tapi gejala tersebut umumnya karena tubuh mengalami defisit kalori dan cairan sehingga tubuh menjadi lemas. Padahal seharusnya berbuka puasa dapat mengembalikan tubuh menjadi segar. Dilansir dari halodoc, tubuh menjadi lemas saat berbuka disebabkan berbagai faktor di antaranya:

Kadar gula darah rendah (Hipoglikemia)

Kondisi ini terjadi jika saat berbuka puasa terlalu mengkonsumsi makanan manis seperti kolak, cendol, es dan makanan soda lainnya. Makanan tersebut berbentuk karbohidrat simpleks, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membentuk kadar gula darah meningkat drastis. Namun kadar gula darah yang meningkat drastis dapat memicu juga pengeluaran hormon insulin berlebihan yang menyebabkan menurunnya gula kadar gula darah. Sehingga menimbulkan gejala lemas dan pusing.

Makan terlalu cepat

Mengkonsumsi makanan terlalu cepat saat berbuka puasa menyebabkan perut menjadi penuh. Kondisi lambung yang penuh bisa menimbulkan gejala lemas, pusing dan mual. Sehingga itu dianjurkan berhenti memakan sebelum kenyang.

Radang lambung (Gastritis)

Ini merupakan penyakit lambung karena terlalu mengkonsumsi makanan pedas atau asam.

Konsumsi MSG berlebihan

Monosodium glutamat alias MSG adalah salah satu bahan makanan yang paling banyak mendapatkan pemberitaan buruk. Penyebab rasa atau micin dinilai buruk untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Seperti bakso, mie instan, aneka jajanan yang mengandung bahan pengawet, frozen food, dll.

Lainnya

Faktor lainnya seperti anemia, dehidrasi jika kurang minum saat buka puasa, hipotensi atau tekanan darah rendah, stres, flu dan diabetes.

[td_smart_list_end]

Solusi

Untuk mencegah tubuh lemas saat berbuka puasa, dianjurkan melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Jangan mengonsumsi makanan manis atau makanan apapun juga secara berlebihan saat berbuka puasa.
  • Penuhi kebutuhan cairan dan hindari minuman bersoda dan kafein saat berbuka puasa
  • Hindari makanan pedas
  • Hindari merokok
  • Mengkonsumsi makanan bergizi untuk pemenuhan kalori dan tidak terlalu berlebihan
  • Tidur yang cukup.

(sat)

 

Kodim Bima Gelar Karya Bhakti di Masjid dan TPQ Penatoi

0

HarianNusa.Com – Dalam rangka meningkatkan stabilitas wilayah, menjaga keharmonisan dan kerjasama dengan masyarakat serta kenyamanan dalam melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, Kodim 1608/Bima menyelenggarakan karya bhakti di dua lokasi yakni di Masjid Al Istiqomah dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Abu Bakar Ashidiq Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Jumat (24/5/19).

Menurut Danrem 162/WB, kegiatan tersebut dilakukan selain dalam rangka menjaga agar hati tetap bersih selama melaksanakan ibadah puasa, juga tidak kalah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagaimana hadist yang mengatakan kebersihan sebagian dari iman.

Karya bhakti di lingkungan TPQ Abu Bakar Ashidiq akan berlangsung selama beberapa hari dengan target mengerjakan penambahan teras dan bangunan lantai dua.

Selain itu, sambung Danrem, kegiatan juga bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dengan warga Penatoi, dengan harapan terjalinnya komunikasi yang aktif dan harmonis antara anggota TNI khususnya Kodim dengan masyarakat binaannya.

“Ini dilakukan untuk menjalin kebersamaan dan silaturrahmi dengan saudara-saudara kita di Penatoi,” ujar Danrem.

Danrem berharap semoga kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan, namun juga harus dilakukan kapanpun sehingga lingkungan terlihat tetap bersih, asri dan nyaman, serta memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaan karya bahkti, selain melibatkan anggota Kodim 1608/Bima juga melibatkan anggota Kompi A Yonif 742/SWY dan puluhan masyarakat setempat.

Seusai melaksanakan karya bhakti, Danrem bersama anggota Kodim melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Istiqomah Penatoi dengan Khutbah Jumat disampaikan oleh Ustaz Muhamad Zaidon.

Karya bhakti turut dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Lurah Penatoi, beberapa tokoh agama setempat Ustaz Muhammad Zaedon, Ustaz Gunawan dan Ustaz Lahmudin. (f3)

Ket. Foto:
Kegiatan Karya Bhakti Kodim 1608/Kota Bima di Panatoi. (istimewa)