Beranda blog Halaman 225

Qatar Foundation dan Pemprov NTB Jajaki Kerjasama Bidang Pendidikan

0

HarianNusa.Com – Qatar Foundation yang telah bekerjasama dengan 200 lebih Universitas di dunia, akan melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Ponpes-ponpes yang ada di NTB untuk diberikan beasiswa Diploma kepada siswa lulusan SMA/MA, dengan syarat menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris. Selain beasiswa full, mahasiswa yang lulus juga akan diberikan pekerjaan.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menyambut baik penjajakan kerjasama dengan Qatar Foundation tersebut, dan berharap momentum ini direspon dengan baik oleh Ponpes-ponpes yang ada di NTB.

“Saya rasa ini sangat bagus dan profesional, dengan melihat secara langsung gambaran terkait rekrutmen calon penerima beasiswa di NTB,” ujar Wagub saat menerima Audiensi Direktur Qatar Foundation Ms. Suhair Taufiq Salah dan Ms. Sahar J. Bakrie, terkait investasi dalam bidang pendidikan, di Ruang Kerjanya, Senin, (25/3/2019).

Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga akan segera menindak lanjuti dengan berkoordinasi untuk menyelesaikan regulasi-regulasi yang dibutuhkan untuk membangun kerjasama tersebut. (f3)

 

Wagub NTB Ingatkan Listrik dan Jaringan Tidak Terganggu Selama UNBK

0

HarianNusa.Com – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd mengingatkan selama proses pelaksanaan UNBK agar listrik dan jaringan jangan sampai terganggu. Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan pemantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di SMK Negeri 6 Mataram, Senin (25/03).

Wagub meminta, pihak penyelenggara mempersiapkan perangkat cadangan untuk memback up jika terjadi kemungkinan terburuk. Hal itu untuk menjaga agar konsentrasi siswa jangan sampai teganggu, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, Wagub juga mengingatkan agar anak-anak zaman sekarang harus lebih diperhatikan perkembangannya secara psikologinya. Menurutnya yang terpenting adalah menamkan sikap kepercayaan diri dan ethos kerja. Karena yang utama saat ini adalah mempersiapkan mental siswa untuk bersaing dan berjuang.

“Jika mental sudah terbangun dalam pendidikan kita, saya yakin mereka akan surfive. Jangan lembek jadi anak NTB, harus kuat, harus tahan banting, harus mau bekerja keras,” kata Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Drs. H. M. Suruji yang turut mendampingi Wagub saat itu berharap agar peluang untuk anak-anak bekerja setelah tamat, salah satunya melalui kerjasama Pemerintah Provinsi bersama ITDC yang selama ini sudah terjalin dapat dimanfaatkan. Ia mengatakan ITDC atau Indonesia Tourism Development Corporation akan memfasilitasi praktek, termasuk juga dengan memberikan tenaga pendidik.

“Alhamdulillah, ITDC tidak hanya pariwisata, untuk pertanian juga ITDC menyiapkaan lahan 10 hektar untuk praktek budidaya tanaman,” jelas Suruji.

NTB memiliki masa depan yang cerah jika dilihat dari perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, sumber daya manusianya harus disiapkan dan diasah agar nantinya tidak menjadi penonton akan hingar bingar pembangunan.

Kepala bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aidi Furqon menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UMBK se-NTB sebanyak 2.051 siswa, data saat ini masih diikuti 100%, karena sampai dengan pelaksanaan ujian, belum ada data siswa yang berhalangan atau tidak mengikuti ujian.

Untuk mengatasi masalah teknis seperti listrik padam, Ia mengatakan sekolah telah menyiapkan Genset untuk memback up agar tidak terjadi gangguan dalam pelasanaan UNBK. Sedangkan untuk mengatasi masalah IT seperti jaringan dan kerusakan komputer, sekolah juga telah menyediakan komputer cadangan untuk mengganti komputer yang rusak.

“Khusus untuk siswa yang berada di lokasi terdampak gempa, pemerintah memberikan keringanan dengan mengurangi tingkat kesulitan soal ujian,” jelasnya.

Pemantauan UNBK oleh Wagub dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB turut didampingi Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Mataram Ridha Rosalina, beserta tenaga pendidik di SMKN 6 Mataram. (f3)

Gubernur Ajak BEM NTB Gagas Program yang Bermanfaat bagi Masyarakat

0

HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam kegiatan Silaturrahmi BEM Raya mengajak seluruh jajaran mahasiswa, khususnya yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa di NTB untuk menggagas program yang bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tidak lagi berkutat pada wacana, orasi serta pidato seperti aktivis-aktivis terdahulu. Sebab menurutnya, dunia saat ini sudah berubah.

Dalam acara yang bertema “Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang” itu, Gubernur mengatakan dulu mahasiswa merupakan satu-satunya elemen elit masyarakat yang menjadi sandaran. Sebab, saat itu mahasiswa merupakan kelompok kecil masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Sehingga, katika masyarakat memiliki keluhan atau isi hati, maka kepada mahasiswalah mereka menyampaikan, lalu kemudian mahasiswa menyampaikannya kepada pemerintah atau penguasa.

Namun dunia sudah berubah, kata gubernur, zaman sudah berganti, dimana saat ini membutuhkan gagasan-gagasan besar untuk masyarakat. Misalnya saja, persoalan sampah, banjir, kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa.

“NTB Gemilang adalah NTB baru, dimana kita memberi ruang kepada siapa saja, apapun suku, agama, warna kulit, bentuk mata dan warna rambut, kalau dia punya capacity, punya kemampuan, maka dia bisa menjadi pemain di daerah ini,” tegas Gubernur di Aula IKIP Mataram, Senin, (25/3/19).

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu menyambut baik kegiatan silaturrahmi BEM Raya sebagai wadah untuk mendiskusikan hal-hal produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan wadah itu, kata Dia, para mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri, termasuk bahasa asing.

“Kenapa kita mengirim banyak anak muda NTB ke luar negeri, bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk fast trip, menggesa ketertinggalan daerah kita dari daerah-daerah lain,” kata Gubernur

Sebelumnya, Rektor IKIP Mataram, Prof. Drs. Kusno DEA, Ph. D menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini akan memberikan banyak inspirasi bagi BEM di seluruh NTB. Sehingga, kontribusi positifnya adalah dapat ikut terlibat membagun NTB yang lebih baik.

“Mari kita bergandengan tangan ke depan, berbuat untuk semua, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” ajaknya. (f3)

 

Lombok Barat Targetkan Predikat SAKIP A

0

HarianNusa.Com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tahun lalu telah mampu meraih predikat B dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kementrian PAN-RB dengan poin 62,60. Raihan tersebut diberikan Kementerian PAN-RB karena Pemkab Lobar dinilai telah baik, efektif, dan efisien dalam pemerintahan dan pengelolaan anggarannya.

Sekretaris Daerah Lombok Barat, H. Moh. Taufiq menegaskan bahwa Pemkab Lobar tahun ini menargetkan predikat A. Hal itu dinilai mudah untuk dicapai dengan syarat semua OPD yang ada mampu meningkatkan dan memprioritaskan kebutuhan dasar sesuai RPJMD.

Untuk memenuhi target tersebut, kata dia, Pemkab Lobar harus meningkatkan 20 hingga 30 poin untuk mencapai nilai 90, sedangkan nilai rata-rata SKPD berkisar 80 persen. Artinya, untuk meraih predikat A sangat memungkinkan serta poin yang harus dikumpulkan cukup tipis untuh meraihnya.

“Berbicara SAKIP, artinya berbicara tentang perencanaan, penganggaran dan pelaporan. Untuk itu, semua OPD harus lebih memperhatikan dan terus meningkatkan akuntabilitas kinerja. Tanpa kerja sama teman-teman OPD semua, nilai A ini tidak akan mungkin bisa kita raih,” tegas Taufiq saat membuka Rapat Kerja SAKIP di Aula Kantor Bupati Lobar, Senin (25/3)

Ada beberapa OPD yang menurut Taufiq harus kerja lebih ekstra, diantaraya Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial, Kecamatan Batulayar, Kecamatan Gerung, dan Kecamatan Lingsar.

Evaluasi SAKIP sendiri bukan merupakan sebagai ajang kompetisi tentang keberhasilan mencapai indikator penilaian, melainkan lebih kepada bagaimana mengasistensi, mendampingi dan memberi saran perbaikan kepada Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Lobar, H. Rachmat Agus Hidayat lebih rinci memaparkan beberapa persoalan yang ada di OPD. Ia meminta agar semua OPD untuk mencermati perencanaan yang telah disusun sehingga mencapai nilai 90 persen. Menurutnya, jika hal tersebut dalam setahun tidak tercapai akan menjadi “penyakit” di Kabupaten Lombok Barat. Persoalan juga sering terjadi pada konsultan perencana di masing-masing OPD.

“Konsultan diharapkan agar tidak sekedar memakai paket 50an. Misalkan di perencanaan, pembangunan tidak bisa tuntas 100 persen, maka untuk perencanaan yang lain bisa dialihkan untuk mencapai pembangunan 100 persen tersebut,” jelasnya.

“Pada bidang pelaporan, jangaan sampai hanya menggugurkan kewajiban. Tapi perencana harus paham serta Sekertaris harus juga agar mengecek per triwulan sebelum dinaikkan ke Kepala OPD,” pungkasnya menambahkan. (f3)

 

Pemprov NTB Pererat Kerjasama dengan Polandia

HarianNusa.Com – Pemerintah Provinsi NTB terus menjalin komunikasi dan aktif dalam membina kerja sama dengan negara Polandia. Pada Minggu (24/3/2019) Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menemui para delegasi daru negeri Putih Merah itu di Katamaran Hotel, guna menjajaki berbagai peluang kerjasama terbaru.

“Welcome to Lombok, so happy you can visit our here,” sambut Gubernur pada para Delegasi Polandia tersebut.

Diketahui, bentuk Peluang kerjasama yang akan segera dilakukan adalah penandatanganan LOI (Letter of Intent) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah (daerah) Torun, Polandia sebagai bentuk follow up dari kunjungan ke Polandia sebelumnya. Dari LOI tersebut, terdapat peluang kerjasama dalam bidang pendidikan, pariwisata, dan ekonomi – bisnis.

Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi berencana akan mengirimkan Mahasiswa ke Kota Torun, dengan bekerjasama dengan 3HK (Institute of Sustainable Development EU-Asean) dalam mempromosikan budaya melalui duta pendidikan. Pemerintah Torun juga berniat memulai kerjasama pariwisata dengan mengirim jurnalis dari Polandia untuk melihat keindahan NTB dan membantu mempromosikan di Polandia.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, peluang kerjasama diharapkan akan mampu mendatangkan investasi dari Polandia ke NTB.

“Penandatanganan LOI adalah awal untuk memulai kerja sama dalam berbagai bidang. Kami berharap selain melanjutkan kerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi dan bisnis bisa dimulai. Kami juga berharap melalui promosi wisata di Polandia akan mendatangkan investasi di Lombok dan Sumbawa dari pengusaha – penguasa di Polandia” ujar Sylwwia Tubielewicz, Director of the International Cooperation Department Kujawy Pomorze.

Senada, Marcin Schmidt, President of the Board 3HK juga menyatakan dukungan dan sangat mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB.

“Pemprov NTB melalui program – program nya sangat fokus pada Sustainable Development Goals. Kami siap membantu, terlebih lagi dengan semangat dan visi misi Pak Gubernur yang sangat aktif dan secara holistik memikirkan perkembangan NTB dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Gubernur pada kegiatan itu turut didampingi Kepala BKD Drs. H. Fathurrahman, M. Si, Kepala Biro Kerja Sama Ahmad Nur Aulia, S. STP, Karo Humas Protokol NTB Najamuddin Amy, S. SOS, MM, serta Tim Beasiswa NTB. (f3)

Dit.Polair Polda NTB Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ribuan Bibit Lobster

0

HarianNusa.Com – Dit. Polair Polda NTB berhasil menggagalkan penyelundupan bibit lobster yang rencananya akan diselundupkan melalui Bandara Sultan Salahuddin Bima.

Kasubdit Gakum Polairud NTB Kompol Luqman Pujo Prasetyo, S.I.K.M.H mengatakan berdasarkan laporan masyarakat bahwa akan dilakukan penyelundupan baby lobster yang akan diselundupkan melalui Bandara Sultan Hasanuddin Bima menuju Makassar untuk diselundupkan ke luar negeri. Atas laporan tersebut sejak tanggal 15 Maret 6 anggota Polairud NTB melakukan penyelidikan dan pada tanggal 24 Maret berhasil menggagalkan penyelundupan baby Lobster sebanyak 22 plastik atau 19.800 ekor dengan kerugian negara sekitar 3,9 milyar.

“Ini adalah penyelundupan terbesar sepanjang tahun 2018-2019 ini,” ungkapnya di Mako Dit.Polair Polda NTB, di Lembar, Senin, (25/3/19).

Adapun jenis bibit Lobster yang akan diselundupkan tersebut berjenis Mutiara yang didapatkan dari 3 Kecamatan di Lombok yaitu Jerowaru, Labuhan Haji dan Kopang. Baby Lobster ini, kata dia, rencananya akan dibawa ke Makassar kemudian akan diselundupkan ke Singapura dengan tujuan akhir ke Vietnam.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku berinisial R alias L dan J alias S dijerat dengan pasal 88 Undang-undang perikanan, dengan hukuman penjara diatas 5 tahun.

Suprayogi, kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Mataram di tempat yang sama menyampaikan apresiasi atas atensi Dit. Polair Polda NTB yang telah berhasil menggagalkan penyundupan bibit Lobster tersebut.

“Kami sangat berterimakasih atas atensi Polairud yang telah menggagalkan penyeludupan bibit Lobster ini,” ungkapnya.

Menurutnya, Lobster bisa saja dilalulintaskan atau diperdagangkan asalkan beratnya diatas 200 gram dan jangan yang petelur.

“Lobster yang diperjualbelikan harus diatas 200 gram dan jangan yang petelur,” ungkapnya.

Polairud NTB bersama BKIPM Mataram kemudian melepas baby Lobster tersebut di perairan Gili Nanggu, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (f3)

Dit. Polair Polda NTB bersama BKIPM menunjukkan barang bukti ribuan bibit Lombster yang akan diselundupkan namun berhasil digagallkan.(Hariannusa.com/f3).
Dit. Polair Polda NTB bersama BKIPM menunjukkan barang bukti ribuan bibit Lombster yang akan diselundupkan namun berhasil digagallkan.(Hariannusa.com/f3).

Wagub NTB Resmikan Desa Wisata “Anggur” Desa Senanggalih Lombok Timur

HarianNusa.Com – Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan desa wisata anggur Desa Senanggalih Kecamatan Sambalie Lombok Timur, Minggu (24/3/19).

Dalam sambutannya, Umi Rohmi, sapaan akrab wagub, meminta kepada masyarakat khususnya Pokdarwis yang ada di Desa Senanggalih untuk serius menggarap potensi desa mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita jangan sampai terhenti hanya sampi ceremonial nya saja. Yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita dapat memastikan keberlanjutan dari program yang kita lakukan itu,” pesan Wagub.

Desa Senanggalih menjadikan anggur sebagai icon desanya. Caranya adalah bukan dengan fokus menanam di satu tempat saja melainkan dengan melibatkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya ditanami dengan tanaman anggur.

“Dari pantauan kami, di Desa Senanggalih, terlihat masyarakatnya sudah banyak yang menanam anggur di pekarangan rumahnya. Bahkan, ada yang sudah berbuah dan siap panen,” ujarnya.

Wagub NTB yang akrab disapa Umi Rohmi itu juga berkesempatan melakukan panen anggur di salah satu pekarangan rumah warga yang telah disediakan.

Hadir mendampingi Wagub adalah Asisten 3 Provinsi NTB Ir. Hj. Hartina, MM, Kepala Bappeda NTB Ir. Ridwansyah, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si, dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal. (f3).

Wagub NTB, Dr. Hi. Sitti Rohmi Djalillah melakukan pemotongan pita peresmian desa wisata anggur Desa Senangalih, Lotim. (istimewa)
Wagub NTB, Dr. Hi. Sitti Rohmi Djalillah melakukan pemotongan pita peresmian desa wisata anggur Desa Senangalih, Lotim. (istimewa)

Universitas Hamzanwadi Gelar Simposium antar Bangsa “Trauma Healing Pasca Gempa”

0

HarianNusa.Com – Universitas Hamzanwadi menggelar Simposium antar Bangsa Seminar dan Workshop Trauma Healing Pasca Gempa dengan tema “Develoving holistical psychology after the earthquake tragedy”, yang dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Minggu (24/3/19).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya ini pasti akan banyak bermanfaat untuk NTB terutama bagi wilayah yang terkena dampak bencana.

Universitas Hamzanwadi bersama kampus luar Negeri seperti Persatuan Kaunselor Pendidikan (PEKA) Malaysia. Mereka memberikan bantuan berupa materi dan bantuan terapi psikologis kepada para korban gempa Lombok selama tiga hari yakni 24-26 di YPH PPD NW Pancor.

Dr. Muhammad Halqi, salah seorang Dosen di Universitas Hamzanwadi mengatakan selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) melalui kerjasama dari pengurus di tingkat pusat dengan pengurus ABKIN yang ada di daerah yang diketuai Musifuddin selaku wakil rektor III dan dosen BK di Universitas Hamzanwadi.

“Kami juga mengapresiasi teman-teman Ikatan Konselor Indonesia (IKI) yaitu Dr. Ifdil dan rekan-rekan di Universitas Negeri Padang (UNP) dan di Universitas lain yang tergabung di dalamnya, yang telah berkali-kali juga memberikan kunjungan serta bantuan materi dan trauma psikologis yang sangat berarti bagi korban gempa yang ada di Lombok,” katanya.

Melalui simposium ini, Dia berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut demi keberlangsungan masyarakat Lombok pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Termasuk kepada seluruh guru-guru yang mengabdikan diri untuk memajukan generasi yang hadir dalam forum ini,” ucapnya.

Bagi Halqi, peran para guru dalam mendampingi trauma peserta didik di sekolah merupakan tugas yang berlangsung terus menerus yang memerlukan keahlian khusus, dengan berbagai pendekatan terapi.

Pembukaan Simposium ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub. Hadir pula dalam acara tersebut, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Moh. Rum. (f3)

Ermalena Ajak Warga Lobar Menjadi Konsumen Cerdas dengan “CEKLIK”

0

HarianNusa.Com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan mengawasi peredaran obat serta makanan dengan cara “Ceklik”.

Ajakan itu disampaikannya dalam sosialisasi tentang bahaya obat, makanan dan kosmetik melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang digelar bersama BPOM Mataram di halaman kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat, Sabtu (23/3).

“Mari kita sama-sama melakukan pengawasan agar tidak mengakibatkan gangguan kesehatan terhadap tubuh dengan melakukan ceklik,” ajaknya.

Ermalena menekankan kepada warga agar dapat benar-benar memperhatikan produk makanan, kosmetik dan obat yang beredar dengan cara “Ceklik”.

“Ceklik” yang dimaksud merupakan upaya yang ditujukan bagi konsumen sebelum membeli produk obat, kosmetik dan makanan.

Cek berarti memeriksa produk. K pada kata Klik adalah akronim dari kata kemasan, dimaksudkan untuk cek kemasan dalam kondisi baik. L adalah label, dimaksudkan untuk membaca informasi produk yang tercantum dalam label. I adalah Izin edar, dimaksudkan untuk memastikan produk memiliki izin edar dan K adalah Kedaluwarsa, cek masa kedaluawarsa produk.

“Terkait dengan makanan dan minuman olahan atau kemasan, harus dilihat ceklik dengan membedakan makanan yang mengandung pengawet, pewarna atau tidak, yakni apabila ditemukan makanan yang tidak dikerumuni lalat masyarakat diharapkan waspada bahwa makanan tersebut mengandung formalin. Apabila makanan yang mengandung bahan pengawet kemudian dikonsumsi akan mengakibatkan penyakit hati, ginjal, dan lain-lain,” jelas Ermalena.

Ermalena meminta untuk produk kosmetik masyarakat melakukan ceklik demi menghindari kosmetik yang mengandung bahan mercury yang dapat mengakibatkan kanker dan gangguan kesehatan lainnya.

Ermalena juga meminta masyarakat waspada sebelum membeli obat tradisional lantaran tidak sedikit obat tradisional yang ditemukan mengandung zat kimia.

Dengan melakukan ceklik terlebih dahulu diharapkan setiap orang akan mampu menjadi pengawas obat dan makanan bagi dirinya sendiri.

Dalam kesempatan itu Bupati Lombok Bara, H. Fauzan Khalid menyambut baik kegiatan itu. Ia memberikan apresiasi kepada Hj. Ermalena yang dinilai telah berjasa mendukung dan mengawal program-program kesehatan di Kabupaten Lombok Barat.

“Sebagai percontohan kasus anak dengan pertumbuhan lambat atau stunting. Lombok Barat menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dijadikan percontohan penurunan angka stunting karena berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan,” ungkap Bupati.

Sosialisasi turut dihadiri Kepala Badan POM Mataram, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih. (f3)

Hari Air se- Dunia ke XXVII, BWS Nusa Tenggara I Gelar Bersih Sungai

0

HarianNusa.Com – Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih di sepanjang ruas Sungai Bengok yang berada di Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Jum’at (22/3). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Air Se-Dunia ke-XXVII sekaligus menyemarakkan HUT Kabupaten Lombok Barat ke-61.

Kepala BWS Nusa Tenggara I, Hendra Ahyadi dalam sambutannya mengatakan peringatan Hari Air se-Dunia ditujukan sebagai usaha untuk menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan untuk usaha pengelolaan air yang berkelanjutan.

Menurutnya, saat ini penggunaan air di dunia naik dua kali lipat namun ketersediaannya untuk siap dipakai menurun diakibatkan penambahan jumlah penduduk dan kerusakan lingkungan yang merupakan salah satu penyebab berkurangnya air bersih, abrasi pantai dan pembuangan limbah sampah sembarangan.

“Sungai bukan tempat sampah sementara. Semua pihak berwajiban menjaga sungai akar tidak terkontaminasi. Kegiatan ini adalah salah satu upaya kita untuk memelihara sungai sehingga tidak menimbulkan daya rusak sungai atau pencemaran air sehingga akan dapat terdampak kepada makhluk hidup dan lingkungannya,” katanya.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kesra Setda Lombok Barat, H. Fathurrahim mewakili bupati sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar BWS Nusa Tenggara I.

“Di Lombok Barat terdapat 33 sungai dan kita mulai dari sungai Bengok di Dasan Geres. Ini adalah titik awal kita untuk memulai membersihkan sungai kita sehingga komoditas yang ada di sungai ini tetap masih kita wujudkan dan pelihara bersama,” ujarnya.

Fathurrahim berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan sungai dan dapat memperlakukan alam dan mengelola air dengan baik untuk kehidupan seterusnya. (f3)