More
    Beranda blog Halaman 54

    Dua Mahasiswa Diamankan ke Polresta Mataram Gegara Diduga Curi HP Rekannya

    0

    HarianNusa, Mataram – Dua orang yang masih berstatus mahasiswa diamankan oleh Satreskrim Polresta Mataram, Selasa (3/9/24) sekitar pukul 22.00 WITA, lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian dan persekongkolan jahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP dan Pasal 480 KUHP. Keduanya berinisial AR, (20) asal Praya, Lombok Tengah dan LZS (20) asal Tanjung Lombok Utara.

    Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK, MH., membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/228/IX/2024 tanggal 03 September 2024 , korban berinisial MRZ (21) asal Kediri, Lombok Barat, merupakan teman terduga.

    "Dengan kempat kejadian perkara (TKP) di Taman Suranadi, Narmada,. Kejadian pada Sabtu, tanggal 01 Juni 2024 Malam sekitar pukul 23.30 wita," ucapnya, Rabu, (03/09/2024)

    Lebih lanjut Kompol Yogi menjelaskan, awalnya korban saat itu datang ke Taman Suranadi untuk melaksanakan kegiatan malam keakraban yang dilaksanakan oleh BEM FKIP Unram dan kegiatan dimulai pada hari Sabtu tanggal 01 Juni 2024 dari sekitar Pukul 10.00 Wita sampai dengan hari Minggu tanggal 02 Juni 2024.

    "Pagi hari setibanya korban dan teman-temannya langsung memasang tenda, siang harinya istirahat, dilanjutkan kegiatan pada sore hari yaitu kegiatan Lomba, setelah magrib yang lainnya beristirahat dilanjutkan pada malam hari dengan menyalakan api unggun yang disertai pentas seni," jelasnya.

    "Kemudian saat itu korban duduk disebelah Api Unggun dan meletakkan HP Merk Samsung Galaxy A15 diatas tanah samping korban duduk dan baru sadar sekitar Pukul 02.00 wita bahwa HP korban sudah tidak ada atau hilang, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.000.000,- ," lanjutnya.

    Berdasarkan keterangan tersebut Tim Resmob Polresta Mataram berhasil mengamankan terduga pelaku dan barang bukti ke Polresta Mataram untuk proses hukum dan penyidikan lebih lanjut. (HN3)

    Ket. Foto:
    Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK, MH.(Ist)

    Ribuan Pengemudi Ojol dan Kurir “Serbu” Jakarta: Ada Apa di Balik Aksi Besar-Besaran Ini?

    Jakarta, 29 Agustus 2024 – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dan kurir dari Jabodetabek turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta pada Kamis ini. Aksi ini menimbulkan perhatian luas karena para pengemudi memusatkan protes mereka di berbagai titik strategis, termasuk Istana Merdeka, kantor Gojek, dan Grab.

    Aksi ini dipicu oleh beberapa alasan utama, seperti tarif yang dianggap tidak memadai dan algoritma aplikasi yang dianggap tidak adil. Selain itu, para pengemudi juga menuntut kejelasan status ketenagakerjaan serta perlindungan sosial yang memadai.

    “Kami Bukan Mesin, Kami Manusia!”

    Salah satu tuntutan utama dari aksi ini adalah revisi tarif yang dianggap tidak memadai. Pengemudi mengeluhkan bahwa tarif saat ini tidak sebanding dengan biaya operasional harian mereka. “Kami bukan mesin, kami manusia! Tarif yang ada sekarang tidak cukup untuk menutup biaya bensin, perawatan motor, apalagi kebutuhan keluarga,” ujar salah satu pengemudi yang turut serta dalam aksi tersebut.

    Selain itu, para pengemudi juga memprotes algoritma aplikasi yang mereka anggap tidak adil. Mereka merasa sistem pembagian order sering kali tidak transparan dan merugikan pengemudi yang sudah lama bekerja. “Kadang kami sudah standby berjam-jam, tapi order malah jatuh ke pengemudi lain yang baru saja login,” keluh seorang kurir yang ikut dalam aksi.

    Status Ketenagakerjaan Ojol yang Tidak Jelas

    Para pengemudi ojol dan kurir juga menyoroti ketidakjelasan status ketenagakerjaan mereka. Sebagai pekerja lepas, mereka merasa tidak mendapatkan perlindungan sosial yang memadai, seperti asuransi kesehatan atau jaminan hari tua. Mereka menuntut agar perusahaan aplikasi memberikan hak-hak yang layak sesuai dengan status mereka sebagai pekerja.

    Bantahan Terkait Order Ojol

    Sementara itu, beredar kabar bahwa pada hari aksi ini, para pengemudi ojol tidak menerima order apapun sebagai bentuk solidaritas. Namun, pihak perusahaan aplikasi membantah hal tersebut dan menegaskan bahwa sistem tetap berfungsi normal. Meskipun demikian, beberapa pengemudi mengaku sengaja tidak menerima order sebagai bentuk protes mereka terhadap perusahaan .

    Aksi unjuk rasa ini diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari, dengan pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik. Para pengemudi berharap, aksi ini akan membuka mata para pemangku kebijakan dan perusahaan untuk segera memperbaiki kondisi kerja mereka. Akankah aksi ini membuahkan hasil? Ataukah hanya akan menjadi satu dari sekian banyak demonstrasi yang berlalu tanpa perubahan? Hanya waktu yang bisa menjawab.

    Persoalan Sampah di Gili Trawangan Belum Terurai, KPK Dorong Perbaikan Tata Kelola

    0

    HarianNusa, Lombok Utara – Permasalahan pengelolaan sampah di Gili Trawangan masih menjadi persoalan serius, yang belum usai. Hal itu ditemukan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah V ketika melakukan tinjauan lapangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (18/8).
    Km
    Adapun, hulu permasalahan diketahui berkaitan dengan penumpukan sampah, yang bahkan mencapai tinggi 9,5 meter, dan tidak bisa lagi didaur ulang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gili Trawangan.

    Kepala Satuan Tugas Direktorat Korsup KPK, Dian Patria, menegaskan, bahwa penumpukan sampah di kawasan wisata ini bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga mencerminkan lemahnya tata kelola yang berpotensi merugikan daerah secara ekonomi dan layanan publik yang diberikan.

    "Di Gili Trawangan, saat high season jumlah sampah yang dihasilkan mencapai 18 ton dan low season 15 ton per hari, namun kapasitas pengolahan hanya sekitar 2 hingga 3 ton saja per hari. Artinya, hanya 16% yang bisa diproses setiap harinya. Ada selisih besar yang menyebabkan penumpukan sampah secara signifikan. Jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah ini akan terus meningkat dan menjadi masalah yang semakin sulit diatasi," ucap Dian pada Senin (19/8), usai meninjau langsung TPA dan TPST di Gili Trawangan.

    Dalam tinjauan di lapangan, terlihat botol-botol plastik masih disortir manual oleh petugas, sementara sampah recycling, botol kaca, dan organik, dipilah menggunakan dua mesin conveyor. Lantas, untuk sisa residu yang tidak dapat didaur ulang, langsung dibuang ke TPA. Di bibir pantai juga ditemukan adanya sampah yang belum diangkut, yang hanya ditutup plastik.

    “Ini kan tidak elok, ya. Sampah belum diangkut, hanya ditutup plastik saja. Bisa saja, lho, sampah itu terbawa ke laut padahal di sana banyak wisatawan. Bagaimana kalau wisatawan kapok karena pantainya kotor?” tutur Dian.

    Temuan Tim Satgas Korsup KPK Wilayah V terkait pengelolaan sampah di Gili Trawangan cukup disayangkan. Pasalnya, skor Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Lombok Utara tahun 2023 berada di angka 85%, yang masuk dalam kategori terjaga. Dengan kata lain, dalam implementasinya masih ada persoalan perihal tata kelola keberlangsungan pemerintahan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) KLU.

    Pengurus TPST Gili Trawangan Cahyo Kurniawan, di kesempatan yang sama menjelaskan, bahwa TPA Gili Trawangan masih bersebelahan dengan TPST. Sisa sampah ditumpuk di sana hingga menjadi gunungan sampah yang tak elok di pandang. Sedangkan, untuk sampah yang bisa didaur ulang, setiap 30 hari sekali akan diangkut secara manual ke darat, tepatnya ke Teluk Dalam, Kabupaten Lombok Utara, untuk diproses lebih lanjut.

    TPST Gili Trawangan sendiri dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang bekerja sama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dikenal sebagai Front Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL). Selama ini, Cahyo menuturkan, peran DLHK sebagai pemberi izin atas pengelolaan sampah serta asosiasi terkait dalam pengelolaannya. Namun, terkait solusi penanganan sisa sampah di Gili Trawangan, masih belum ada.

    “Harapan besar kami, sisa residu bisa dibawa keluar pulau Gili Trawangan. Kami juga berharap KPK bisa mendorong pemerintah daerah lebih fokus dan peduli tentang penanganan sampah yang lebih optimal, karena sekarang tempat pembuangan sampah yang ada di sebelah TPST itu sudah overload bahkan sering terjadi kebakaran besar. Kalau dibiarkan, Gili Trawangan bisa terancam,” jelas Cahyo.

    Cahyo menjelaskan bahwa pengolahan sampah di TPST dilakukan setiap hari tanpa henti, dengan tenaga kerja sekitar 28 orang yang bekerja selama 8 jam sehari. Namun, hal itu masih belum efektif karena untuk sampah 18 ton per hari, butuh waktu pemilahan selama 9 hari. Sedangkan, sampah baru setiap harinya terus bertambah.

    Mengingat adanya keterbatasan alat dan tenaga kerja, untuk membantu mempercepat proses pengolahan sampah, TPST Gili Trawangan masih membutuhkan beberapa alat, seperti excavator mini, incinerator, hingga generator untuk mensuplai pasokan listrik jika listrik dari PLN mati.

    *Pembenahan Tata Kelola Untuk Mendongkrak PAD*

    Untuk itu, KPK menekankan pentingnya pembenahan dari segi pengelolaan sampah, bukan sekadar untuk pelestarian keindahan alam, tetapi juga mendukung keberlanjutan pariwisata demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, jika permasalahan ini terus berlanjut, wisatawan enggan datang dan PAD bisa mengalami penurunan.

    Pada tahun 2023, pendapatan daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berada di angka Rp958,7 miliar dengan 16,13% berasal dari PAD; 8,9% berasal dari pajak; dan 1,2% dari retribusi. Angka ini menjadi angka terkecil di antara Kabupaten Lombok lainnya, seperti Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp1,87 triliun, Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp2,3 triliun, dan Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp2,8 triliun.

    "Jangan sampai disisipkan politik anggaran juga untuk pengelolaan sampah ini. Pemda harus memberikan perhatian khusus pada infrastruktur dan pengelolaan sampah di kawasan wisata seperti Gili Trawangan. Sampah yang menumpuk ini bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga dapat merusak citra pariwisata yang menjadi sumber pendapatan utama daerah," ujar Dian.

    KPK mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera mengalokasikan anggaran yang memadai untuk perbaikan fasilitas dan alat pengolahan sampah. KPK juga mengajak masyarakat dan pengusaha di Gili Trawangan untuk lebih aktif dalam mengelola sampah, baik melalui pengurangan sampah sejak dari sumbernya, maupun mendukung upaya daur ulang.

    Dian juga memberikan rekomendasi pada Pemda KLU agar bisa menelurkan kebijakan terkait permasalahan sampah, misalnya, wisatawan diwajibkan untuk membawa kembali sampah-sampah yang dibawa ke pulau.

    Lebih lanjut, KPK akan terus memantau perkembangan penanganan masalah sampah ini dan siap memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola lingkungan di Gili Trawangan.

    "Kami berharap langkah-langkah ini dapat segera diimplementasikan demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan pariwisata di Gili Trawangan," pungkasnya. (HN3)

    Ket. Foto:
    Tim Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah V ketika melakukan tinjauan lapangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (18/8). (Ist)

    Marselino Ferdinan: Perjalanan Menuju Oxford United

    0

    Marselino Ferdinan, pemain sepak bola muda berbakat dari Indonesia, telah mencuri perhatian banyak orang sejak memulai karier profesionalnya. Dengan bergabungnya Marselino dengan klub Oxford United di divisi Championship Liga Inggris, mari kita telusuri perjalanan dan potensi pemain ini.

    Asal Usul dan Karier Awal

    Marselino memulai karier sepak bola di Indonesia, bermain untuk klub Persebaya Surabaya. Bakatnya segera terlihat, dan dia menarik perhatian klub-klub Eropa. Pada musim 2023-24, Marselino pindah ke KMSK Deinze di Belgia. Di sana, dia terus mengasah keterampilannya dan menunjukkan performa yang mengesankan.

    Performa di Timnas Indonesia

    Marselino juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Dalam 26 penampilannya, dia berhasil mencatat tiga gol. Kontribusinya di lapangan membuatnya menjadi pemain yang diandalkan oleh pelatih dan rekan setimnya. Ketekunan dan semangatnya dalam mewakili negara di level internasional patut diacungi jempol.

    Prestasi dan Penghargaan

    Pada Indonesian Sports and Entertainment Awards 2024, Marselino dianugerahi Piala Atlet Baru Terbaik. Penghargaan ini mengakui potensinya sebagai pemain muda yang berbakat dan berdedikasi. Oxford United tentu berharap Marselino dapat membawa semangat dan kualitasnya ke dalam tim.

    Ekspektasi di Oxford United

    Oxford United memiliki harapan besar terhadap Marselino. Pelatih kepala, Des Buckingham, menyebutnya sebagai pemain yang menarik dan bersemangat untuk berkembang. Dengan bakat dan dedikasinya, Marselino memiliki peluang besar untuk bersinar di Liga Inggris Championship.

    Semoga Marselino sukses dalam perjalanan barunya bersama Oxford United! 🌟

    Universitas Paramadina Membuka Program Studi Magister Psikologi

    0

    HarianNusa, Jakarta – Universitas Paramadina resmi membuka Program Studi Magister Psikologi tahun akademik 2024/2025. Program studi ini secara resmi dimulai setelah Universitas Paramadina menerima Surat Keputusan (SK) tentang Pendirian, Perubahan Perguruan Tinggi, serta Pembukaan, Perubahan, dan Penutupan Program Studi di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III.

    Penyerahan SK tersebut dilakukan hari ini di Gedung LLDIKTI Wilayah III, dengan diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., kepada Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D.

    Turut hadir dalam acara ini rombongan Universitas Paramadina, yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Fatchiah E. Kertamuda, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr. Handi Risza, M.Eng., Dosen Psikologi, Dr. Devi Wulandari, Muhammad Iqbal, Ph.D, Psikolog, Wakil Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban, Dr. Fuad Mahbub Siradj, serta Direktur Kemahasiswaan, Aris Subagio, M.Si., Humas Media, Arif Haryadi, MM.

    Pembukaan Program Studi Magister Psikologi ini merupakan langkah strategis Universitas Paramadina dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi yang berkualitas di bidang psikologi, serta berkomitmen untuk mencetak lulusan yang siap berkontribusi dalam dunia kerja, penelitian, dan pengembangan ilmu psikologi di Indonesia.

    Dengan adanya program ini, Universitas Paramadina bertekad untuk terus mengembangkan inovasi dan kualitas pendidikan di lingkungan kampus, serta menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing global.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Studi Magister Psikologi Universitas Paramadina, dapat menghubungi telp +62 815-9181-185.

    Danrem 162/Wira Bhakti Resmi Buka Turnamen Bola Voli Danrem Cup 2024

    HarianNusa, Lombok Tengah – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipenuhi dengan semangat dan antusiasme saat Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., Komandan Korem 162/Wira Bhakti, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli "Danrem Cup dan Gala Desa 2024" pada hari Minggu, 18 Agustus 2024. Acara yang diselenggarakan di GOR Tastura, Jl. Diponegoro No. 27, Praya, Kabupaten Lombok Tengah ini menandai dimulainya salah satu turnamen voli paling bergengsi di wilayah ini, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

    Dalam sambutannya, Brigjen Agus Bhakti menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tim peserta dan masyarakat yang mendukung. “Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperkuat sportivitas, kerja sama tim, dan membangun rasa kebersamaan. Saya berharap setiap pertandingan tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama NTB di tingkat nasional,” ujarnya.

    Turnamen Danrem Cup 2024 diikuti oleh 40 tim dari berbagai kategori, baik putra maupun putri, dengan total hadiah sebesar Rp50.000.000,-. Kompetisi ini diharapkan menjadi platform bagi para atlet voli untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan menarik perhatian pencari bakat dari berbagai daerah.

    Dengan tujuan mempererat hubungan antar komunitas dan memberikan peluang bagi generasi muda untuk berprestasi dalam olahraga voli, Brigjen Agus Bhakti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta meramaikan dan mendukung setiap pertandingan. Turnamen ini diharapkan menjadi momen penting dalam kalender olahraga NTB.

    Acara pembukaan berlangsung meriah dengan sorak-sorai para penonton, menandakan dukungan kuat terhadap turnamen yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2024. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, diharapkan Danrem Cup 2024 akan sukses dan menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga voli di masa depan. (HN-PK)

    Ket. Foto:
    Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., memberikan sambutan saat membuka secara resmi Turnamen Bola Voli Danrem Cup 2024 di Lombok Tengah. (Ist)

    KPU Lombok Barat Optimis Tingkatkan Partisipasi Pemilih dan Petakan Titik Rawan Pilkada 2024

    0

    HarianNusa, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Barat optimis angka pemilih pada Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Lombok Barat bisa mencapai 90 persen atau melampaui capaian pemilu legislatif dan Pilpres 2024 lalu yang berada di angka 87,90 persen.

    Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Lombok Barat, Hamdi, M.AP., mengungkapkan, untuk meraih target tersebut, pihaknya akan terus berupaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2024, terutama di titik-titik yang masih rendah angka partisipasi pemilihnya.

    “Kami optimis bisa lebih tinggi. Insyaallah hingga 90 persen . Kami akan tingkatkan terutama di daerah yang masih kecil angka partisipasi pemilihnya seperti Kecamatan Batu Layar yang hanya mencapai 74 persen pada Pemilu legislatif dan Pilpres,”kata Hamdi.

    Ia menambahkan, jumlah pemilih pemula dan gen Z di Lombok Barat juga menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi sebesar 64 persen. Adapun mengenai adanya pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput yang mencapai sekitar 15 persen, disebabkan beberapa faktor seperti pindah domisili atau karena sedang ke luar daerah atau luar negeri.

    “Kami memang tidak punya data valid berapa angka pemilih yang disebut pemilih rasional, irasional, transaksional ataupun swing voter alias masa mengambang itu.Belum pernah kami lakukan riset,” jelasnya.

    Sementara, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Lombok Barat, Riadi, M.Pd.I., mengungkapkan, bahwa KPU Lombok Barat juga memetakan sejumlah kerawanan dalam Pilkada serentak sebagaimana pengalaman Pemilu legislatif dan Pilpres, seperti di Bagian Selatan yakni Kecamatan Sekotong, Lembar dan wilayah Utara yakni Gunungsari dan Batu Layar.

    “Di wilayah Selatan kita sudah paham masalahnya. Sedangkan di wilayah utara, kita juga mengantisipasi kemungkinan masalah rendahnya angka partisipasi pemilih, juga soal persaingan antar pendukung paslon. Mengingat kemungkinan ada tiga paslon dari wilayah utara dengan jarak yang berdekatan. Ini rentan menimbulkan gesekan di antara pendukung paslon. Termasuk juga kemungkinan terjadinya rawan bencana, mengingat November itu masuk musim hujan,” terang Riadi. (HN3)

    Ket. Foto:
    Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Lombok Barat, Hamdi, M.AP., bersama Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Lombok Barat, Riadi, M.Pd.I. (HarianNusa)

    Ini Tahapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Lombok Barat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Barat Siap menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November 2024. Baik Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat.

    Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Lombok Barat, Hamdi, M.AP., dalam acara Media Gathering Tahapan Pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Pada Pilkada Serentak 2024, yang digelar di Kantor KPU Lombok Barat, Minggu, (18/8).

    Hamdi mengungkapkan bahwa media massa mempunyai peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi-informasi terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2024 agar diketahui oleh masyarakat luas.

    "Media adalah pilar keempat demokrasi selain partai politik, keberadaanya sangat penting sehingga informasi yang disampaikan KPU diketahui oleh khalayak banyak," ungkapnya.

    Pada kesempatan itu, Hamdi juga memaparkan tahapan pelaksanaan Pilkada serentak NTB dan Lombok Barat 2024, yakni:

    1. Persiapan Pendaftaran Pasangan Calon (Pengumuman 24 – 26 Agustus 2024)

    2. Pendaftaran Pasangan Calon (27 – 29 Agustus 2024)

    3. Pemeriksaan Kesehatan (27 Agustus – 2 September 2024

    4. Penelitian Persyaratan Administrasi Calon oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota (29 Agustus – 4 September 2024)

    5. Pemberitahuan dan Pengumuman Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota (13 -14 September 2024

    6. Penelitian Perbaikan Persyaratan Administrasi Calon dan Penelitian Dokumen syarat calon Pengganti oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota (6 -14 September 2024). (HN3)

    Ket. foto:

    Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Lombok Barat, Hamdi, M.AP., saat diwawancara dalam acara Media Gathering Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat pada Pilkada serentak 2024.

    Jalan Sehat Desa Perampuan, Ribuan Masyarakat Kelilingi Semua Dusun

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Desa Perampuan, kecamatan Labuapi, kabupaten Lombok Barat NTB, menggelar kegiatan jalan sehat yang diikuti ribuan masyarakat Desa pada Minggu (18/8) pagi. Selain untuk memeriahkan peringatan HUT RI Ke-79, kegiatan ini juga sebagai rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun Desa Perampuan yang ke-29.

    “Diperkirakan sekitar 4 ribu orang warga kita ikut jalan sehat dari semua kalangan, Warga desa, staf pemdes, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemuda pemudi,” ungkap Kades Perampuan, H.M. Zubaidi, S.Ag., M.Pd.I., kepada wartawan.

    Zubaidi, menjelaskan star rute jalan sehat dimulai dari kantor Desa Perampuan kemudian berkeliling ke setiap Dusun yang ada di desa tersebut dan Finish di kantor desa setempat.

    Dalam kegiatan jalan sehat ini, Pemdes Desa Perampuan menyiapkan berbagai hadiah door prize menarik diantaranya 1 unit sepeda listrik, 1 unit kulkas satu pintu,kompor gas, kipas angin, magicom, setrika dan banyak lagi hadiah hiburan lainnya.

    “Untuk kegiatan HUT RI dan HUT Desa Perampuan ke 29 ini, Kami dari pemerintah desa sudah menganggar di APBDes,” jelas Kades Perampuan yang akrab disapa H. Zubed ini.

    Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan jalan sehat ini sengaja diinisiasi pihaknya mengingat pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan bagi masyarakat. Bahkan di sela-sela kegiatan jalan sehat tersebut juga diisi dengan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan setiap Dusun. Ia mengaku selama ini masyarakatnya susah diajak berolahraga sehingga momentum jalan sehat selain bisa berolahraga juga bisa menjadi ajang silaturahmi antar warga, serta untuk menghilangkan penat setelah sebelumnya warga capek beraktifitas bekerja sehari-hari.

    “Sehat itu penting, selama ini kan masyarakat susah diajak olahraga. DI dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” ucapnya sambil membacakan sebuah hadis tentang pentingnya hidup sehat.

    Kegiatan jalan sehat ini sengaja mengambil rute keliling semua Dusun supaya masyarakat memiliki kepedulian dan kebanggaan dengan desanya serta bisa menyaksikan langsung seperti apa pembangunan di desa tersebut selama pemerintahan dirinya. Warga bisa menyaksikan langsung pembangunan mulai dari pembangunan infrastruktur fisik maupun non fisik.

    “Mulai dari rabat jalan dan jalan dusun. Ini Lo (kita sudah membangun) Desa, bukan diam,” pungkasnya.

    Usai jalan sehat kemudian dilakukan pemotongan pemotongan nasi tumpeng dan pembagian hadiah yang dilakukan secara undi dan penyerahan piala bagi juara pertandingan Kades Perampuan Cup 2024. (HN3)

    error: Content is protected !!