More
    Beranda blog Halaman 95

    Bea Cukai dan Pemda Lobar Kolaborasi Berantas Peredaran Rokok Ilegal

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dalam rangka menekan sekaligus memberantas peredaran rokok ilegal, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Mataram pada Kamis, (21/4), melaksanakan Operasi Gabungan (Opgab) di Pasar wilayah kecamatan Gunungsari.

    Bertepatan dengan peringatan hari kartini momentum emansipasi Wanita, gelaran Operasi pasar tersebut berbeda dengan operasi sebelumnya yaitu seperti yang ditunjukkan puluhan srikandi prajawati Satpol PP Lobar, mereka memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa cinta kepada pahlawan wanita R.A. Kartini yaitu dengan menggunakan pakaian wanita (Kebaya).

    Bahkan diakui meski menggunakan pakaian kebaya, puluhan prajawati Pol PP ini tetap semangat dan tidak kesulitan dalam melaksanakan tugasnya.

    Kasat Pol PP Lobar Baiq Yeni. S Ekawati melalui Kabid Penegakan Zuhandi mengatakan, dalam gelar operasi pasar hari ini tidak banyak yang kita temukan Pack Tembakau Iris (Tis) tanpa disertai pita cukai.

    “Ini dikarenakan sebelum operasi ini, kami bersama tim sering turun melakukan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat dan pedagang mengenai TIS,” ungkapnya.

    Zuhandi menyebut, operasi kali ini menyasar PKL, toko-toko retail modern dan pasar dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat dalam berjualan tanpa mengedarkan rokok ilegal yang tidak punya cukai dan motif lainnya, sekaligus mengimbau kepada pedagang agar tidak menerima rokok yang tidak punya cukai.

    Dikatakannya, dalam perasi gabungan ini juga sebagai langkah sosialisasi kepada masyarakat untuk terus bersama-sama memberantas rokok ilegal.

    Sementara itu, Pelaksana pemeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Mataram I Kadek Agus Wana Anggara Putra mengatakan, adapun
    tujuan dari operasi ini yaitu untuk menekan peredaran rokok dan tembakau ilegal di wilayah Lombok Barat dan kegiatan ini juga untuk memaksimalkan daerah terkait Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diperoleh Lombok Barat dari Kementerian Keuangan RI.

    Adapun temuan tim dalam operasi ini hanya 1 atau 2 temuan saja dalam artian di wilayah pasar Gunungsari kebanyakan pedagang-pedagang ini sudah tertib dari perhitungan SPT.

    “Apalagi kita bersama tim sudah melakukan sosialisasi di wilayah pasar Gunungsari ini,” terangnya.

    “Untuk para pedagang yang kedapatan menjual tembakau tanpa cukai kami peringatkan agar tidak lagi menjual tembakau ilegal ini. Pedagang juga diingatkan agar meminta pihak yang menjual tembakau untuk mengurus izin supaya legal,” tambah Kadek.

    Dengan adanya operasi ini diharapkan kedepannya tidak ada lagi peredaran rokok maupun tembakau iris tanpa cukai.

    “Harapan kedepannya mudahan tidak ada lagi yang jual rokok ilegal, supaya kami bersama tim turun kelapangan tidak perlu untuk menyita dan menegur,” pungkasnya. (f*)

    Ket. Foto:
    Tampak petugas Bea Cukai Mataram dan anggota Pol PP Lobar sedang mengecek tembakau iris dari para pedagang. (Istimewa)

    PKS Putuskan Yek Agil Gantikan Abdul Hadi sebagai Pimpinan DPRD Provinsi NTB

    0

    HarianNusa, Mataram – Setelah sebelumnya pergantian pimpinan DPRD NTB dari Partai Gerindra mencuat, kini giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut mengganti posisi pimpinan Dewan di Udayana.

    Ketua DPP PKS BPW Bali Nusra, H. Johan Rosihan, membenarkan adanya pergantian tersebut. Kursi Kepemimpinan Wakil Ketua III DPRD NTB yang semula diduduki H. Abdul Hadi kini digantikan oleh Ketua DPW PKS NTB Yek Agil Al Haddar

    “Benar (diganti, red),” singkat H. Johan Rosihan yang juga anggota DPR RI ini, Sabtu (23/04) terkait beredarnya Surat Keputusan Pergantian tersebut.

    Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar sebagi rotasi kinerja partai di parlemen dari Fraksi PKS.

    “Dalam rangka rotasi dan dinamisasi kinerja partai di parlemen dari Fraksi PKS DPRD NTB dibutuhkan rekomendasi pergantian Wakil Ketua DPRD NTB yang saat ini bertugas yaitu Haji Abdul Hadi memutuskan digantikan oleh Yek Agil ,” jelasnya.

    Karenanya, diharapkan semua anggota partai wajib menaati segala peraturan yang berkenaan dengan fungsi, wewenang dan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD merangkap sebagai anggota dewan dan anggota Fraksi PKS sebagai mandatori partai di DPRD. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan hingga selesainya masa jabatan DPRD NTB periode 2019-2024.

    “Setelah saya terima dari Sekjen DPP PKS langsung kami sampaikan kepada DPW agar segera diproses melalui mekanisme DPRD NTB sesuai Tatibnya. Mungkin saat ini DPW PKS NTB sedang memprosesnya untuk dilaksanakan,” pungkasnya.

    Terpisah, Yek Agil selaku anggota Komisi II DPRD NTB sekaligus Ketua DPW PKS NTB menuturkan, pergantian ini adalah sesuatu hal yang biasa dalam suatu organisasi. Dalam konteks ini, DPP PKS berpandangan bahwa pergantian sebagai rotasi dan dinamisasi dalam rangka kerja PKS di DPRD NTB.

    Selain itu, semua berproses melalui musyawarah berjenjang yang melibatkan struktur partai dan sesuai dengan AD/ART yang ada, dengan suasana musyawarah yang terbuka dan produktif. Serta memperhatikan kebutuhan partai ke depan.

    “Karena itu kami di PKS diajarkan dan sudah menjadi tradisi bahwa semua keputusan musyawarah Insya Allah akan diterima dan dijalankan sungguh-sungguh oleh semua pihak, tanpa ada dinamisasi yang berlebihan apalagi intrik-intrik personal yang negatif dan kontra dengan keputusan partai. Di PKS itu jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan dunia akhirat bukan kemuliaan atau prestise,” tutupnya.

    Dalam surat keputusan DPP PKS Nomor:220/SKEP/DPP-PKS/2022 tentang pergantian Wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Keadilan Sejahtera menyebutkan, sebelumnya telah membaca surat DPW PKS NTB Nomor 097/D/AY-PKS/2022 perihal usulan pergantian Wakil Ketua DPRD NTB per tanggal 6 Maret 2022 dan surat DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Bali, NTB, NTT Nomor 48-B/PW5-PKS/2022 perihal usulan pergantian Wakil Ketua DPRD NTB per tanggal 12 April 2022. (f*)

    Ket. Foto:
    Ketua DPP PKS BPW Bali, NTB, NTT H. Johan Rosihan (kanan) berbincang-bincang bersama Ketua DPW PKS NTB Yek Agil saat buka puasa bersama di kantor DPW PKS NTB, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

    Dinas Pertanian Lobar Gelar Bukber dan Khataman Quran

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat menggelar buka bersama (bukber) sekaligus khataman Al Qur’an bulan Ramadhan 1443 Hijriyah, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Lombok Barat, Jumat, (22/04/2022).

    Bupati Lombok Barat, H. Fuzan Khalid, yang hadir pada kesempatan itu, mendorong semua dinas lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar, menggelar khataman Alqur’an lebih-lebih di bulan Ramadhan.

    “Saya harapkan Dinas Pertanian bisa mengkhatamkan Alqur’an sekali dalam satu bulan, ini juga saya dorong kepada semua dinas lainnya,” ungkap Fauzan dalam sambutannya.

    Menurut Fauzan, tidak ada ajaran agama di dunia mengajarkan umatnya kepada hal-hal yang tidak baik.

    “Semua kitab agama-agama mengajarkan kebaikan. Tidak mungkin ada kitab suci yang mengajarkan kejelekan,” ucap Fauzan.

    Dalam kesempatan bukber itu, Fauzan juga mengajak semua umat beragama khususnya di Lombok Barat, agar membiasakan diri membaca kitab sucinya.

    “Membaca kitab suci adalah salah satu cara melawan hoaks,” ujarnya.

    Sementara Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat , HL. Winengan mengatakan, bukber itu adalah kegiatan dalam upaya menggapai berkah Ramadhan 1443 Hijriyah/2022 Miladiyah.

    “Bukber ini rangkaian dari khataman Alqur’an dalam memperingati Nuzulul Quran, untuk menggapai keberkahan bulan Ramadhan,” katanya.

    Diungkapkan, berkah Ramadhan tidak akan didapat kalau tidak berupaya meraihnya.

    “Nah, apa yang kami lakukan ini untuk tujuan itu dan ini dilakukan oleh teman-teman yang mau dan mendukung. Alhamdulillah, upaya kami ini juga didukung oleh Pak Bupati,” tuturnya.

    Bukber yang turut dihadiri seluruh karyawan Dinas Pertanian Lombok Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. (F3)

    Ket. Foto:
    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat HL. Winengan saat memberikan sambutan pada kegiatan khataman Alqur’an dan buka puasa bersama di kantornya. (HarianNusa)

    Masuk Tahap Dua, Kasus Ketua KSU Rinjani Dilimpahkan ke Kejati

     

    HarianNusa, Mataram – Penyidik Ditreskrimsus Polda NTB melimpahkan tahap kedua (tersangka dan barang bukti) kasus ujaran kebencian yang menjerat Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani dr. Sri Sudarjo ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, pada Kamis, (21/04/2022).

    Kanit Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB, AKP Prayit Harianto, SH., mengatakan, pihaknya menetapkan kasus tersangka kepada Ketua KSU Rinjani tersebut tentunya didukung dengan alat bukti.

    “Polisi tidak berani tetapkan tersangka tanpa alat bukti,” singkatnya.

    Sementara itu, Ketua KSU Rinjani dr. Sri Sudarjo yang pada kesempatan itu didampingi oleh para penasehat hukumnya dan penyidik Ditreskrimsus Polda NTB mengatakan, sangat keberatan dengan penetapan dirinya sebagai tersangka, justru ia menyebut dirinya merupakan korban.

    “Saya adalah korban dan seharusnya saya dilindungi,” ucapnya.

    Karena itu Ia bersama dengan penasehat hukumnya telah melakukan upaya hukum berupa Pra Peradilan (PP) yang saat ini sedang berjalan.

    “Kita akan melakukan perlawanan dan akan mengorganisir masyarakat sebagai bentuk perlawanan,” tegasnya.

    Ketua KSU Rinjani ditetapkan sebagai  tersangka  dalam kasus dugaan menyebarkan informasi hoaks yang menimbulkan keresahan masyarakat yang menyebarkan video melalui kanal YouTube berisi hoaks pemerintah menyembunyikan dana PEN  dan menggagalkan program pemerintah tentang bantuan tiga ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani senila Rp100.000.0000

    Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB telah menetapkan Sri Sudarjo sebagai tersangka sejak 14 Februari 2022 dan dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

     

    Ket. Foto:

    Kanit Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB, AKP Prayit Harianto, SH. dan Ketua KSU Rinjani dr. Sri Sudarjo saat diwawancara di depan Ditreskrimsus Polda NTB. (HarianNusa)

    Unram Siapkan Lokasi Tes bagi 12.845 peserta UTBK-SBMPTN di Kampus Utama Unram dan di Pulau Sumbawa

    0
    HarianNusa, Mataram – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) berakhir pada Sabtu, 16 April 2022 lalu. Tercatat sejumlah 12.845 orang yang mendaftar UTBK-SBMPTN akan mengikuti tes di Universitas Mataram (Unram).
    Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) selaku lembaga yang menyelenggarakan tes masuk Perguruan Tinggi bagi calon mahasiswa baru telah merilis Daftar Pusat UTBK PTN Seluruh Indonesia dan salah satu di antaranya adalah Unram.
    Sebagai salah satu Pusat UTBK PTN, Unram telah mempersiapkan lokasi tes UTBK-SBMPTN 2022 di Kampus Utama Unram. Selain itu, untuk memudahkan akses calon mahasiswa, Unram juga telah mempersiapkan lokasi tes di Pulau Sumbawa, yaitu di SMKN 1 Sumbawa Besar, SMKN 2 Sumbawa Besar, dan SMKN 3 Sumbawa Besar. Berdasarkan data jumlah pendaftar tersebut, tercatat 12.008 calon mahasiswa akan melaksanakan ujian di Kampus Utama Unram dan 837 calon mahasiswa lainnya memilih lokasi ujian di Sumbawa.
    Wakil Rektor Bidang Akademik Unram, Agusdin, SE., MBA, DBA saat ditanya perihal UTBK-SBMPTN mengatakan, bahwa terdapat kenaikan angka pendaftar calon mahasiswa Unram di jalur SBMPTN pada tahun ini.
    “Di tahun 2021 terdapat 12.114 orang pendaftar, sementara di tahun 2022 naik menjadi 12.845 orang, jadi ada kenaikan 731 orang atau 6,03%,” tuturnya, Rabu, (20/04).
    Pelaksanaan UTBK gelombang pertama akan berlangsung dari tanggal 17-23 Mei 2022, dan gelombang kedua pada tanggal 28 Mei-3 Juni 2022.
    Sementara itu, Koordinator Akademik Dwi Siswanto menjelaskan, bahwa pelaksanaan ujian UTBK-SBMPTN sepenuhnya diatur oleh LTMPT. Ia juga mengimbau agar calon mahasiswa jeli membaca ketentuan yang terdapat pada kartu ujian peserta.
    “Peserta harus ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan di kartu ujiannya, sama seperti pelaksanaan tahun lalu juga demikian,” paparnya.
    Dwi juga menambahkan jika Unram telah menyiapkan sarana dan prasarana UTBK sesuai protokol kesehatan.
    “Sedangkan untuk syarat khusus seperti harus swab dan vaksin booster tidak ada,” tambah Dwi.
    Pada tahun ini kuota SBMPTN Unram sebanyak 50% atau sekitar 3.000 mahasiswa. Untuk informasi selengkapnya mengenai penerimaan mahasiswa baru Unram dapat dilihat pada laman https://pmb.unram.ac.id/ . (*)
    Ket. Foto:
    Ilustrasi kegiatan tes UTBK-SBMPTN di Universitas Mataram. (Istimewa)

    Wagub Apresiasi Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

    0

     

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengungkapkan kebanggaannya terhadap Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang selama ini tetap konsisten terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan.

    Bagi Wagub, pembangunan kesehatan dan pendidikan ini tidak bisa terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tidak seperti membalik telapak tangan. Berbeda halnya dengan pembangunan infrastruktur akan terlihat hasilnya signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Pembangunan Kesehatan dan pendidikan betul-betul butuh konsistensi.

    “Pencapaian Lobar di sektor pendidikan dan kesehatan saat ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Indek pembangunan Manusia (IPM) Lobar dari waktu ke waktu menunjukkan grafik yang signifikan. Dan Lobar berhasil menduduki peringkat empat pencapaian IPM dari 10 Kabupaten/kota se NTB,” kata Wagub NTB pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke -64 sekaligus Deklarasi PAM-RT (Pilar STBM) dan penyerahan sertifikat RSUD, Minggu (17/4) di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat.

    Lebih jauh, Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini mengemukakan, seperti diketahui IPM di dalamnya terdapat tiga Komponen penting. Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pendidikan termasuk indikatornya harapan dan rata-rata lama sekolah dan komponen kesehatan menyangkut angka harapan hidup.

    “Saya bisa mengerti kenapa IPM ini bisa meningkat karena memang poin harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup diperhatikan dengan baik. Jadi berkaitan dengan IPM Kabupaten Lombok Barat tentu berkaitan juga dengan apa yang saat ini dilakukan Lobar yakni Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM). 5 Pilar STBM ini kalau betul-betul kita perjuangkan artinya kita ingin mewujudkan kehidupan yang sehat di daerah kita,” tandas Ummi Rohmi.

    Wagub juga menambahkan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang pertama kali melaksanakan 5 pilar STBM ini. Dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan kabupaten pertama yang melaksanakan hal tersebut. Dari 10 kab/kota di NTB yang paling cepat mengikuti 5 pilar STBM ini setelah KSB yakni Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Lobar.

    “Padahal kita mengetahui Kabupaten Lotim dan Lobar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dan 5 pilar STBM ini bukan hal yang mudah untuk kita capai, karena ini berbicara Rumah Tangga. Artinya kalau pelaksanaan sukses di lingkungan Rumah Tangga, maka menjadi sebuah kesuksesan di kabupaten tersebut. Ini kerja besar dan tidak main-main. Dan ini hanya bisa dicapai dengan koordinasi yang luar biasa dari semua pihak,” terang Wagub NTB.

    Dikatakan, dengan tingkat kesehatan masyarakat Lobar yang semakin meningkat, angka harapan hidup bisa lebih lama. Termasuk angka stunting Lobar yang semakin menurun. Dan dengan ODF ini akan semakin turun, termasuk di dalamnya angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil juga turun sehingga angka harapan hidup dan IPM Lobar juga akan naik.

    Atas semua itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur ini mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Lobar dan semua pihak yang membuat Lobar semakin maju dalam bidang kesehatan.

    Wagub juga memberi apresiasi terhadap kenaikan kelas dua RSUD di Lombok Barat yakni RSUD Patut Patuh Patju yang semula kelas C menjadi kelas B. Begitu pula RSUD Air Awet Muda, Narmada yang naik kelas dari D ke C. Untuk naik kelas sebuah RSUD tidaklah gampang. Namun Lobar sudah membuktikannya.

    “Terima kasih kepada Pemkab Lobar yang telah berusaha semaksimal mungkin sehingga parameter-parameter kesehatan ini naik cukup signifikan Artinya dengan predikat ini RSUD Lobar sudah siap melayani seluruh masyarakat Lobar secara mandiri. Apa yang bisa dipenuhi di Lobar bisa digunakan. Tidak perlu harus meminta rujukan ke RS Provinsi. Dan kita di NTB tahun 2022 ini sudah mencanangkan untuk layanan-layanan One Servis itu di RSUD NTB. Artinya rujukan-rujukan ke luar daerah kita usahakan distop di 2022 ini,” ungkap Wagub.

    Selain itu kata Wagub, belum lama ini, juga RSU NTB juga sudah bekerjasama dengan RS Harapan Kita dan RS lainnya untuk penanganan tumor, penanganan jantung, dan penanganan stroke.

    “Jadi ini kita usahakan ndak lagi rujukan ke luar NTB selesai di RSUP NTB. Usahakan juga di RSUD Lobar perlu dibenahi juga untuk meminimalisir rujukan ke RS Provinsi. Kecuali yang memang untuk hal-hal yang sangat penting,” ujarnya.

    Wagub juga memberi motivasi kepada Pemkab Lobar untuk tetap memperbaiki peringkat IPM nya di NTB dengan target peringkat satu seluruh kabupaten se NTB dan peringkat ketiga diantara 10 kabupaten/kota se NTB. Bagi Wagub NTB dalam hal ini tidak ada yang tak mungkin. Terlebih komitmen Pemkab Lobar sangat tinggi di bidang kesehatan dan pendidikan.

    “Untuk itu mari Posyandu keluarga yang ada di setiap dusun di seluruh lobar ini bisa diyakinkan berkualitas. Karena itu menjadi pusat edukasi berbasis dusun. Begitu pula agar diyakinkan bahwa di setiap desa di Lobar yang belum selesai pendidikan SMA untuk bisa ikut paket C, SMP bisa ikut paket B dan belum tamat SD bisa ikut paket A. Sehingga angka rata-rata lama sekolah kita bisa naik dan IPM kita juga bisa naik,” kata Wagub perempuan pertama di NTB ini.

    Terakhir Wagub juga mengungkapkan, NTB ke depannya akan banyak digelar berbagai event internasional. Ia berharap Lombok Barat bisa mengambil peran dan kesempatan untuk memajukan pariwisata dengan potensi keindahan alamnya yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. Deikian juga dengan hasil-hasil UMKM nya bisa memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan baik.

    Sebelumnya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menjelaskan, kebanggan Lombok Barat di HUT ke 64 2022, berdasarkan data BPS, Lobar menduduki peringkat pertama di NTB angka rata-rata Lama Sekolah yakni 12,3 tahun. Artinya seluruh masyarakat lobar punya harapan lama sekolah yang meningkat .

    “Dan kami juga Pemkab Lobar punya komimen agar IPM Lobar tahun 2023 untuk meraih peringkat satu dari 8 kabupaten se NTB dan Nommor tiga dari Kabupaten Kota se NTB. Dan kebanggaan lainnya naiknya kelas RSUD Patut Patuh Patju dan RSUD Air Awet Muda, Narmada,” kata Fauzan yang sebelumnya Ketua KPUD NTB ini.

    Sekda Lobar Dr. H. Baihaqi, MM melaporkan, rangkaian HUT Lobar 64 berbagai kegiatan dilakukan. Diantaranya, Safari Subuh Ramadhan yang menjangkau 10 Kecamatan, khataman Al Qur’an, Deklarasi 5 pilar STBM, penyerahan sertifikat kenaikan kelas RSUD Tripat dan RSUD Air Awet Muda, pemberian santunan anak yatim, peresmian proyek, penandatanganan prasasti oleh Bupati Lobar, Deklarasi komitmen Camat se Lobar dalam rangka upaya percepatan akses Lobar tuntas 5 pilar STBM dan penanganan air minum rumah tangga 10 Kecamatan di Lobar. (*)

    Ket. Foto: Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah saat mengahdiri puncak peringatan HUT Lombok Barat ke 64. (Istimewa)

     

    Lagi Marak Korban Tertusuk Panah di Bima, Dua Pelaku Ditangkap

    0

    HarianNusa – Pelaku pemanah yang memanah korban Fadli (20), pemuda asal Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, akhirnya dibekuk aparat Kepolisian Sektor Lambu.

    Korban Fadli yang tengah duduk, tetiba saja terkena panah yang dilesatkan dua terduga. Peristiwa itu terjadi Sabtu (16/4) malam kemarin di wilayah Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.

    Kapolsek Lambu Iptu Ruhdin, Minggu (17/4) membenarkan peristiwa penangkapan pelaku pemanah ini.

    Dua pelaku pemanah yang dibekuk, jelas Iptu Ruhdin, masing-masing HB (22) dan AD (21) keduanya warga Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.

    Tidak butuh waktu lama, setelah peristiwa pemanahan yang mengakibatkan korban Fadli tertusuk anak panah di punggungnya dan langsung melaporkan kejadian yang menimpanya.

    Tim Opsnal Polsek Lambu langsung memburu para pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu.

    Selain mengamankan dua terduga pihaknya juga menyita barang bukti busur dan panah yang digunakan para pelaku memanah korban Fadli.

    Akibat kejadian itu, sambung Iptu Ruhdin, keluarga korban sempat emosi, mencari pelaku. Motor yang digunakan pelaku sempat dibakar pihak keluarga korban.

    Pihaknya langsung mengamankan situasi hingga kondusif. Apalagi kata Kapolsek, keluarga korban yang telah disulut emosi, berniat membakar rumah pelaku.

    “Kami langsung mengamankan suasana yang sempat panas dengan meminta pihak keluarga korban agar menyerahkan proses hukum pada pihak kepolisian,” jelasnya.

    Disampaikannya, situasi di Lambu dalam keadaan kondusif, semua pihak berhasil diredam.***[Ha]

    Keterangan foto: Dua pelaku pemanah di Bima diamankan polisi (Humas Polres Bima Kota).

    Berkah Ramadhan, IOSKI NTB Bagikan Ribuan Takjil

    HarianNusa, Mataram – Ikatan Olahraga Senan Kreasi Indonesia (IOSKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan Ramadhan 1443 Hijriyah ini melakukan kegiatan bakti sosal dengan berbagi takjil dan sembako di sejumlah lokasi di Kota Mataram dan Lombok Barat.

    Ketua IOSKI NTB, Hj. Sri Yulianti mengatakan pembagian takjil dan sembako pada hari Sabtu (16/04/2022) ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan di bulan Ramadhan ini. Namun pada bulan-bulan sebelumnya IOSKI NTB sering melakukan berbagai kegiatan bakti sosial lainnya.

    “Alhamdulillah hari ini kami diberikan kesempatan untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu serta kepada anak Yatim dan masyarakat sekitar,” ungkap Sri Yulianti.

    Adapun seribu lebih takjil dan sejumlah beras kemasan tersebut dibagikan di beberapa titik yakni di Rumah Yatim, Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Mandalika, TPA Kebon Kongok Lombok Barat, seputaran Islamic Center, dan sejumlah lokasi yang tempat mangkalnya ojek online dan tukang sapu jalanan.

    Pembagian takjil dan beras ini berasal dari inisiasi para anggota IOSKI NTB yang tidak ingi melewatkan moment Ramadhan yang penuh berkah ini untuk saling berbagi dengan sesama. Selain itu, ada juga sejumlah pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari para anggotanya.

    Aida selaku salah seorang ibu asuh di Rumah Yatim Mataram mengaku senang dengan kedatangan ibu-ibu yang tergabung dalam IOSKI NTB ini. Menurutnya bantuan tersebut twntu sangat bermanfaat bagi para Yatim piatu asuhannya.

    “Alhamdulillah, senang dan semoga berkah,” ucapnya. (F3)

    Ket. Foto:
    IOSKI NTB saat membagikan takjil dan beras kemasan kepada sejumlah warga kurang mampu dan anak yatim di Kota Mataram. (HarianNusa)

    Gubernur NTB Kunjungi Korban Kebakaran Karara Bima

    0

    HarianNusa, Bima – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah meninjau korban kebakaran di Lingkungan Karara, Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Sabtu (16/4/2022).

    Menurut Sunardi (36), warga yang menjadi sasaran si jago merah, Gubernur NTB dengan sigap datang dan memberikan bantuan kepada dirinya.

    “Alhamdulillah tadi saya sempat dikunjungi Gubernur NTB, bapak Zulkieflimansyah. Saya menyampaikan ucapan terimakasih telah membantu dan mengunjungi kami, bantuannya sangat membantu sekali,” kata Sunardi.

    Pria asli Jawa Tengah yang berprofesi sebagai penjual bakso, yang baru 3 bulan mengontrak rumah warga Kota Bima ini, mengakui, sejak kebakaran terjadi hingga pagi, hanya Gubernur NTB orang pemerintah yang memberikan support.

    “Bapak Gubernur sempat berpesan agar sabar dan tabah menghadapi musibah ini, namun sangat menyentuh dan membekas di hati saya pak,”ucapnya.

    Apalagi, sambungnya, dikunjungi ditengah duka dan musibah yang dialami, seluruh harta benda dan usahanya ludes dalam hitungan jam.

    “Kerugian saya sekitar 100-150 juta rupiah, termasuk 2 unit motor dan penggilingan mi dan alat usaha lainnya,” ungkapnya.

    Sementara itu, pemilik rumah yang terbakar, Warga Kota Bima, Parto mengapresiasi rasa simpati dan kepedulian Gubernur NTB.

    “Tadi beliau mengunjungi korban Sunardi, dan memberikan bantuan,” kata pria berkumis tersebut.

    Ia yakin Pemerintah Kota Bima juga akan turun ke lokasi untuk meninjau rumahnya.

    Menurut informasi kejadian kebakaran yang terjadi di Lingkungan Karara, Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, terjadi sekitar pukul 02.40 Wita Sabtu (16/4/2022).

    Api yang terlihat muncul dari atas genteng dan membakar seluruh rumah, tidak sempat menyambar rumah lain disekitar, karena pihak pemadam kebakaran kota Bima dapat memadamkan api dengan cepat. Sunardi beserta istri dan kedua anaknya dapat selamat dari kobaran api karena cepat menyelamatkan diri dan dibantu oleh warga. (*)

    Ket. Foto :
    Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat meninjau korban kebakaran di Lingkungan Karara, Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. (Istimewa)

    BI NTB Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2022 Meningkat Hingga 6,2 Persen

    0

    HarianNusa, Mataram – Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2022 meningkat sebesar 5,2 hingga 6,2 persen dibanding tahun 2021 lalu.

    Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Heru Saptaji mengungkapkan bahwa proyeksi peningkatan pertumbuhan ekonomi NTB tahun 2022 tersebut didukung dengan indikator produktivitas sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, transportasi, hingga pertambangan yang mulai berjalan sesuai harapan.

    “Kita optimis proyeksi pertumbuhan ekonomi NTB tahun 2022 akan lebih baik dari tahun 2021.dimana kita melihat pergerakan aktivitas ekonomi sudah lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkap Heru, (14/04) di Mataram.

    Selain itu, dengan adanya berbagai event di NTB diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat.

    “Kita punya event World Superbike sebelumnya, MotoGP, MXGP nanti event berikutnya juga ada. Mudah-mudahan akan terakumulasi menjadi suatu sumber pertumbuhan ekonomi yang meningkat bagi NTB,” jelasnya.

    Pada triwulan 4 tahun 2021 lalu, ekonomi NTB tetap tumbuh sebesar 3,16 persen. Sedangkan secara keseluruhan sepanjang tahun 2021 pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 2,30 persen. Karenanya ia optimis Pertumbuhan ekonomi lebih besar lagi di tahun 2022 ini.

    “Selain pengendalian covid 19 yang lebih baik, vaksinasi juga meningkat. Jadi mobilitas masyarakat juga meningkat,” ungkapnya. (F3)

    error: Content is protected !!