HarianNusa.com Gempa bumi bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, pukul 15.12 Wita, Kamis, 28 Februari 2019.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto, mengatakan episenter gempa terletak pada koordinat 8,05 LS dan 117,91 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 km barat laut Dompu, NTB pada kedalaman 33 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat hasil interaksi Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust),” ujarnya.

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Bima III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. (sat)

Komentar