fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Mei 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
20,796
Total Kasus
Updated on 23/05/2020 1:03 am
Beranda Gaya Hidup Kesehatan Wagub NTB: Kesehatan dan Kebersihan Jadi "PR" Bersama

Wagub NTB: Kesehatan dan Kebersihan Jadi “PR” Bersama

HarianNusa.Com – Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj.Siti Rohmi Djalilah mengungkapkan bahwa mewujudkan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan masalah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan agar tetap asri dan lestari masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama untuk diatasi.

Hal itu disampaikan Wagub pada Hari Bakti Dokter Indonesia ke-111, di Rangkai Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, kerjasama Yayasan Jantung Indonesia NTB dan IDI NTB, di arena Care Free Day pada Inspiratif Ekspo di Jalan Udayana Mataram, Minggu (21/7/19).

Wagub yang lebih akrab disapa Umi Rohmi itu menegaskan bahwa kesehatan sangat erat kaitannya dengan budaya hidup bersih dan komitmen menciptakan lingkungan yang bersih.
Karena itu, pemerintah Provinsi NTB bersama-sama seluruh pemerintah Kabupaten/kota sangat konsen menangani masalah sampah melalui gerakan program bebas sampah (Zero waste).

“Menjadi tugas kita bersama untuk membangun kesadaran semua elemen masyarakat tentang kebersihan. Sekaligus mengubah mindset tentang sampah,” tegas Wagub.

Untuk mewujudkan semua itu dibutuhkan proses dan sinergitas dari semua pihak untuk membangun mindset yang benar tentang sampah. Masyarakat, kata Wagub, harus terus di edukasi dan diberikan contoh serta desiminasi informasi bagaimana memilah dan membuang sampah pada tempatnya.

Menurutnya, apabila budaya memilah sampah, antara sampah plastik dan sampah organik yang dapat dijadikan pupuk, sudah berhasil dibudayakan, ia meyakini kedepan, sampah bukan lagi menjadi sumber penyakit, tetapi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Maka kedepan, kata Umi Rohmi, tidak hanya muncul istilah “buanglah sampah pada tempatnya saja”. Tetapi juga “jual-lah sampah pada tempatnya”. Oleh karena itu, orang nomor dua di NTB itu, mengajak seluruh pihak untuk berjuang bersama.

“PKK, IDI dan NGO serta seluruh instansi lainnya, mari kita bergerak bersama, sehingga kita bisa yakin bahwa dalam 5 tahun kedepan, sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya tinggal 30 persen saja,” ajaknya.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, bahwa kerja sama semua pihak untuk mewujudkan NTB Gemilang sangatlah diperlukan.

“PKK kedepan siap bekerja sama dengan IDI dalam mengimplementasikan berbagai program mewujudkan NTB sehat cerdas, termasuk lingkungan yang asri-lestari melalui program Zero Waste,” pungkasnya. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

SKB Tentang Salat Idul Fitri DICABUT ! Gubernur NTB Serukan Salat Idul Fitri di Rumah dan Mall Ditutup

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas Corona.“Kami mengimbau masyarakat...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...