More
    Beranda blog Halaman 102

    Peringati HUT KLU, Bupati Djohan Serahkan Paket Sembako di Kecamatan Gangga

    0

    HarianNusa, KLU – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-13 Lombok Utara Bupati, H. Djohan Sjamsu SH menyerahkan bantuan sosial kebutuhan dasar untuk Lansia, Disabilitas, Anak terlantar dan trauma berupa paket Sembako di Kecamatan Gangga (13/7/2021). Hadir pula Kadis Sosial P3A Drs Faisol MSi, Plt Camat Gangga Parihin S.Sos dan unsur masyarakat para penerima manfaat.

    Bupati Djohan menyampaikan mulai dari kemarin (12/7/2021), Pemda KLU membagikan sembako untuk 2.758 jiwa yang ada di lima kecamatan Lombok Utara. Termasuk 524 jiwa, diserahkan hari ini untuk Kecamatan Gangga.

    "Paket sembako ini sebagai wujud kepedulian pemda kepada disabilitas, lansia, anak terlantar, dan trauma di Lombok Utara. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini dibutuhkan masyarakat. Terimalah seikhlasnya dan seadanya, untuk memenuhi kebutuhan keluarga tiga bulan ke depan," tuturnya.

    Lebih lanjut Bupati Djohan menambahkan, untuk dimaklumi masyarakat, Covid-19 masih ada dan terus mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker. Bersama melindungi diri, keluarga dan masyarakat sekitar. (*)

    Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu menyerahkan paket sembako ke salah seorang penerima di Kecamatan Gangga. (Istimewa)

    Bupati Fauzan Tinjau Pilkades Serentak di Lombok Barat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid meninjau beberapa Desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021, Senin (12/7/2021). Di Kabupaten Lombok Barat sendiri, pelaksanaan Pilkades Serentak dilaksanakan oleh 24 desa dari 8 Kecamatan.

    Adapun 8 kecamatan tersebut adalah Sekotong, Lembar, Gerung, Kuripan, Labuapi, Narmada, Gunungsari, dan Batulayar. Hanya 2 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di Lombok Barat yang tidak termasuk didalamnya, yaitu Kecamatan Lingsar dan Kediri.

    Bupati didampingi ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah, Kadis PMD Lobar Heri Ramadhan mengunjungi beberapa desa
    antara lain Desa Senggigi, Desa Batulayar Barat dan Desa Senteluk. Ketiga desa tersebut di Kecamatan Batulayar.

    Kemudian di Kecamatan Gunungsari yakni, Desa Taman Sari dan Desa Mambalan dan di Kecamatan Narmada yaitu Desa Sembung, Desa Batu Kuta, dan Desa Gerimak Indah.

    “Alhamdulillah dari pantauan kita, pemilihan Kepala Desa ini berjalan lancar dan aman, sampai siang ini pemilihnya rata-rata sudah 70 persen masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya.
    tingkat partisipasi masyarakat luar biasa dan saya kira ini bagus untuk perkembangan Demokrasi khususnya di tingkat Desa,” ungkap mantan Ketua KPU NTB.

    Lebih lanjut H.Fauzan Khalid mengatakan, pemantauan pilkades serentak di Lombok Barat dibagi menjadi tiga Tim.

    “Untuk pemantauan, kami bagi menjadi III Tim, saya di Tim I meliputi tiga kecamatan yakni Kecamatan Batulayar, Gunungsari dan Narmada," jelasnya.

    Sementara Tim II dipimpin Wakil Bupati Hj. Sumiatun yang memantau 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Sekotong dan Lembar.

    Kemudian Tim III, pemantauannya di 3 Kecamatan meliputi Kecamatan Kuripan, Labuapi dan Gerung, dipimpin oleh Sekda Lobar, H. Baehaqi

    "Dan dari komunikasi yang kita lakukan, Alhamdulillah di tempat-tempat itu juga berjalan lancar dan aman," tutup bupati Lobar yang terkenal jamaq-jamaq ini. (*)

    Ket. Foto:
    Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid meninjau gelaran pilkades di slalah satu Desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa di Lombok Barat. (Istimewa)

    POL PP Lobar Siap Hadapi Gugatan STIE AMM Senilai 10 Miliar

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Gugatan hukum yang dilayangkan oleh STIE AMM atas langkah POL PP Lombok Barat yang akan melakukan proses eksekusi dan pengosongan lahan STIE AMM mendapat respon biasa dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Barat.

    Sekretaris Pol PP Lobar, Ketut Rauh yang hadir dalam sidang gugatan tersebut menyampaikan, Pol PP Lombok Barat sudah sangat siap menghadapi gugatan dari pihak STIE AMM. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Satpol PP Lobar sebagai tergugat 1 bersama dengan Kabag Hukum Setda Lombok Barat dan Kabid Aset DPKAD.

    Menurut Ketut Rauh langkah yang dilakukan oleh Satpol PP yang mempersiapkan eksekusi dan pengosongan melalui surat yang dikirim ke pihak STIE AMM merupakan langkah yang tepat. Hal ini karena aset tersebut merupakan milik pemkab Lombok Barat. Sehingga Pol PP sudah memiliki kewajiban untuk melakukan pengamanan terhadap aset yang dimiliki oleh pemkab Lombok Barat.

    "Kami sesuai dengan tupoksi memiliki tugas untuk menegakan peraturan daerah dan mengamankan aset daerah sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

    Karenanya, pihaknya sudah sangat siap untuk menghadapi gugatan ini. Pihaknya bersama pihak DPKAD dan Bagian Hukum Setda Lombok Barat telah menyiapkan berbagai bahan untuk menghadapi gugatan dari pihak AMM. Hal ini menurutnya merupakan sesuatu yang biasa dan tentu pihaknya berpegang pada aturan yang berlaku.

    Sementara itu Ahmad Nuralam, Kepala Bagian Hukum Setda Lombok Barat mengatakan bahwa gugatan ini sebagai bentuk respon pihak STIE AMM terhadap langkah penertiban yang akan dilakukan oleh Satpol PP. Pemerintah Daerah tentu memiliki langkah tegas untuk mengamankan aset ini. Pihaknya bersama satpol PP sudah sangat siap menghadapi gugatan hukum ini. Ia mengatakan bahwa pihak STIE AMM tentu akan melakukan berbagai upaya untuk tetap bertahan di tanag aset milik Pemkab Lombok Barat. Dalam kesempatan ini Ahmad Nuralam juga mengatakan bahwa Pemkab tentu khawatir karena ada indikasi tanah tersebut dijadikan agunan di bank. Karenanya pemkab perlu melakukan pengamanan terhadap aset tersebut.

    "Pada prinsipnya gugatan ini merupakan langkah hukum yang diambil oleh STIE AMM dan Pihak Satpol PP siap menghadapi gugatan ini," ujarnya.

    Seperti diketahui pihak STIE AMM melalui kuasa hukumnya melayangkan gugatan terhadap Satpol PP Lombok Barat atas langkah satpol PP Lobar yang ingin mengeksekusi dan mengosongkan lahan aset Pemkab di STIE AMM.

    Pihak STIE AMM menganggap langkah satpol PP tersebut tidak menghormati putusan TUN Surabaya. Dalam gugatan ini pihak STIE AMM merasa dirugikan secara materil dan imateril dan menuntut ganti rugi sebesar 10 miliar rupiah.

    Sidang perdana dilaksanakan pada hari Selasa 6 Juli 2021 kemarin di pengadilan Negeri Mataram. Dalam sidang tersebut pihak penggugat dan tergugat hadir namun setelah dibuka oleh hakim, sidang ditunda untuk memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak melakukan mediasi. (*)

    Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Lombok Barat dan Kantor Bea Cukai Mataram Lakukan Sosialisasi

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Untuk menekan peredaran rokok ilegal di Lombok Barat, Pemkab Lobar bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram menggelar sosialisasi terkait Bea dan Cukai hasil tembakau.

    Sosialisasi yang dikemas dalam Talkshow bertajuk Gempur Rokok Ilegal ini menghadirkan narasumber Sekda Lombok Barat H. Baehaqi, Kabag Ekonomi Setda Lobar Agus Rahmat Hidayat, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Mataram Riyanto Hadi Saputro, dan Kepala Seksi Kepabeanan Cukai dan Dukungan KPPBC Mataram Arseto Triyowingsatyo, di kantor Radio Giri Menang Lombok Barat, Selasa, (6/7/2021).

    Kepala Seksi Kepabeanan Cukai dan Dukungan KPPBC Mataram menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan atas dukungan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Tujuannya, agar masyarakat memahami bahwa hasil tembakau tersebut dikenakan cukai.
    Hasil cukai itu, nantinya dipergunakan untuk program-program kesehatan, kesejahteraan, dan pengawasan rokok ilegal.

    "Jika peredaran rokok ilegal ditekan maka pengusaha rokok akan merasa tenang dalam memasarkan hasil tembakaunya," terang Arseto Triyowingsatyo saat diwawancara usai kegiatan.

    Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Mataram Riyanto Hadi Saputro menyebutkan, selama kurun waktu enam bulan (Januari-Juni 2021) ini, pihaknya sudah melakukan 75 penindakan peredaran cukai hasil tembakau ilegal di Pulau Lombok. Dari angka tersebut Lombok Barat menduduki predikat kedua tertinggi.

    "Berdasarkan daerah penindakan, Lombok Barat sebesar 27 persen," ungkapnya.

    Dari hasil penindakan tersebut, pihaknya memberikan sangsi administrasi hingga pemusnahan BKC. "Periode 2021 ini kami telah memberikan saksi administrasi sebanyak 8 kali," katanya.

    Sebelumnya Kabag Ekonomi Lombok Barat, Agus Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Lombok Barat bersama stakeholder terkait terus berupaya menekan peredaran cukai hasil tembakau ilegal di Lombok Barat.

    Diharapkan kedepannya ada peraturan daerah terkait penyelesaian atau proses pemenuhan peraturan bea cukai itu sendiri.

    "Kedepannya kita akan bekerjasama dengan dinas perizinan dan pihak-pihak terkait supaya bisa membantu memudahkan masyarakat terutama pengusaha tembakau," ujarnya. (*)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Talkshow gempur rokok ilegal di Kantor Radio Giri Menang Lombok Barat. (HarianNusa)

    Antusias Masyarakat Sekotong untuk Divaksin Terus Meningkat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Desa Kedaro dan Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat umum.

    Masyarakat di kedua desa tersebut sangat antisipasi mengikuti kegiatan tersebut. Meski berada di daerah perbukitan yang jauh dari keramaian, tak menghalangi niat baik warga untuk mendapatkan vaksin sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mencegah menyebarnya Covid 19.

    Kegiatan vaksinasi massal yang di selenggarakan di halaman Kantor Desa Kedaro, Senin, (5/7/2021) ini diikuti 338 orang yang dinyatakan telah divaksin dosis pertama.

    “Warga yang dilayani vaksin oleh Puskesmas Pelangan yang terdaftar sebanyak 349 orang. Sementara yang bisa dilayani 338 orang, dan tertunda 11 orang,” terang Ari Sigit dari Promkes Pelangan.

    Sementara itu di Desa Taman Baru, UPT Puskesmas Sekotong sebagai pelayan vaksin kewalahan melayani warga. Dari 150 yang ditargetkan, warga yang mendatangi Kantor Desa Taman Baru sebanyak 400 orang.

    “Dari target 150 orang, kami vaksin hampir mencapai 250 orang, sasaran yang hadir hampir 400 orang, kami kehabisan Vaksin,” ungkap Kepala Puskesmas Sekotong, drg.I Nyoman Adnyana Putra.

    Suksesnya pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Kedaro dan Desa Taman Baru ini, tidak terlepas dari komitmen lintas sektor yang ada di Kecamatan Sekotong. Dengan koordinasi dan sosialisasi yang baik, masyarakat Kecamatan Sekotong secara sadar bersedia untuk di vaksin.

    Masyarakat Kecamatan Sekotong sekarang ini sudah tidak merasa enggan atau takut lagi untuk di vaksin. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya warga masyarakat yang hadir pada hari ini. Terimakasih kepada semua lintas sektor yang telah membantu suksesnya vaksinasi.

    Kepala Puskesmas Pelangan Ns Zulqutbi, S.Kep. menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan vaksinasi ini.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat Sekotong, Kapolsek Sekotong dan Danramil Sekotong yang selalu hadir bersama kami, Para Kepala Desa dan Kepala Dusun, serta pihak lainnya yang telah mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam vaksin ini,” ucapnya. (*)

    Puluhan Pemuda Lombok Barat Dilatih Menjadi Pengusaha Milenial di Era Digital

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Kabupaten Lombok Barat melakukan langkah cepat dalam mempersiapkan milenial atau kaum muda dalam menghadapi perkembangan tekhnologi informasi di era digital. Melalui kerjasama dengan BPSDMP (Badan Pengembangan Sumber daya Manusia Perhubungan) Kementerian Kominfo Balai Teknis Surabaya dan Digital Talent Scholarship, Lombok Barat melakukan pelatihan bagi kaum muda untuk menjadi pengusaha di Era Digital.

    Kadis Kominfo Lombok Barat, Ahad Legiarto mengatakan, pelatihan ini merupakan langkah nyata Pemerintah kabupaten Lombok Barat dalam mengembangkan bakat dan kemampuan para pemuda serta upaya Pemkab Lombok Barat untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

    Ahad mengatakan hal ini sebagai komitmen Lombok Barat untuk menciptakan wirausaha muda dalam bersaing di era digital atau lebih dikenal dengan era 4.0. Pelatihan Digital Enterprenuer Academy ini diikuti oleh sekitar 70 orang pemuda yang berdomisili di Lombok Barat dan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 2 Juli 2021 hingga 3 Juli 2021, dengan mendatangkan sejumlah narasumber dari Kementerian Kominfo dan Digital Talent Scholarship serta dari Dinas Kominfotik Lombok Barat.

    Dalam kesempatan ini Ahad juga mengatakan bahwa selama dua hari mengikuti pelatihan para milenial atau kaum muda Lombok Barat telah diberikan materi dan praktik tentang digital marketing, cara membuat website, cara membuat konten digital dan cara membuat konten pemasaran di media sosial. Ia juga menambahkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung di Kompleks Kantor Bupati Gerung Lombok Barat.

    Jumlah peserta yang mendaftar secara online sebanyak 130 orang namun kouta untuk pelatihan tahap 1 maksimal sebanyak 70, sehingga sisanya akan mengikuti pelatihan tahap 2 yang akan diadakan beberapa bulan ke depan. Menurut Ahad, materi pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan para pemuda untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan kuat dalam bersaing di era digital.

    "Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan wirausaha muda di era digital dan kita berharap Lombok Barat dapat menjadi pelopor bagi terwujudnya pengusaha muda yang tangguh di era digital," ujar Ahad usai acara penutupan Pelatihan Pengusaha di Era Digital, Sabtu, (3/7/ 2021) di Giri Menang Gerung

    Sementara itu Plt Sekretaris Dinas Kominfotik Lombok Barat, Sumaedy Radjiman mengatakan, bahwa acara ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Salah satu syarat mengikuti kegiatan adalah peserta wajib mengikuti tes swab antigen satu hari sebelum melaksanakan kegiatan ini.

    "Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan sesuai dengan protap kegiatan dari kementerian," terangnya.

    Sementara itu salah seorang peserta pelatihan Diang Novan mengatakan, bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para pemuda dan pemula. Pelatihan ini, ungkapnya, membuat dirinya dan peserta yang lain memahami tentang digital marketing dan teknik-teknik yang efektif dalam membuat konten digital marketing. Menurutnya selama ini ia berpikir untuk memulai bisnis dalam digital marketing sangat sangat sulit namun setelah mengikuti pelatihan ini wawasannya dan pengetahuannya tentang digital marketing menjadi sangat luas.

    "Kami akan segera mencoba untuk mempraktekkan dan mengaplikasikan ilmu yang kami peroleh dalam pelatihan ini. Semoga kami bisa sukses dan dapat bisnis kami berkembang pesat melalui digital marketing ini," ujarnya.

    Ia mengatakan bahwa pelatihan seperti ini sangatlah bermanfaat dan perlu diselenggarakan lagi agar para milenial dapat memulai dan membuka bisnis baru di era digital ini. Tak lupa iapun menyampaikan terima kasih kepada pemkab Lombok Barat dalam hal ini Dinas Kominfotik serta BPSDMP Kementerian Kominfo Balai surabaya dan pihak DTS (Digital Talent Scholarship) yang telah mengadakan pelatihan ini di Lombok Barat. (*)

    Ketua TP PKK NTB Road Show Sekaligus Lantik Pengurus LASQI Lombok Utara

    0

    HarianNusa, KLU – Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widyawati didampingi Ketua TP PKK KLU Hj Galuh Nurdiyah berkegiatan road show di Aula Kantor Bupati Lombok Utara (2/7/2021). Hadir pula Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Kadis P2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Plt Kadis Dukcapil KLU tresnahadi SPt, serta Ketua GOW KLU Yuniata Aprilina dan tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj Niken berharap Pengurus TP PKK KLU memiliki semangat dan keikhlasan untuk berjuang membangun daerah. Kreatifitas dan kerja sama antar lembaga terkait juga dibutuhkan, tetap ikut serta dalam mendukung program pemerintah.

    ”Sumberdaya manusia dibutuhkan untuk menjalankan roda organisasi,” sambungnya.

    Sementara itu Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mewakili Bupati Lombok Utara menyampaikan pentingnya peran serta PKK dalam rangka membantu mensosialisasikan capaian pembangunan di daerah melalui pengurus dari kabupaten hingga desa. Selain itu pula, menurutnya, pelantikan pengurus LASQI KLU dapat berpartisipasi pada pentas aspek seni budaya yang bernuansa religi.

    Dalam pada itu, Ketua TP PKK KLU Hj Galuh menyampaikan ingin bersinergi lebih untuk kemajuan perekonomian masyarakat KLU, bekerja sama dengan UMKM, sehingga pada tiap event yg ada di KLU, terdapat produk-produk lokal hasil UMKM.

    “Kita inginkan supaya kegiatan apapun itu, melibatkan produk UMKM. Agar kita bisa membeli produk lokal,” jelasnya.

    Ketua TP PKK KLU Hj Galuh menambahkan tetap diperlukan adanya kerja sama dan bimbingan TP PKK Provinsi NTB, terutama pada terwujudnya PAUD Holistik Integratif, sesuai dengan rencana aksi nasional.

    “Semoga apa yang kami sampaikan mendapat perhatian dan dukungan pemerintah daerah," tuturnya.

    Pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK KLU yang juga Ketua DPW LASQI NTB sekaligus melantik pengurus LASQI KLU dengan harapan LASQI di Lombok Utara bisa terus berprestasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan berjalan dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol Covid-19, dilanjutkan dengan foto bersama dan kunjungan lapangan ke posyandu. (*)

    Bupati Lombok Utara Tanam Pohon, Ajang Gawe Gawah Lokoq Sekoah

    0

    HarianNusa, KLU – Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka Gawe Gawah Lokoq Sekoah bertajuk Gerakan Menanam Untuk Masa Depan yang berlokasi di Dusun Leong Timur Desa Tegal Maja (3/7/2021). Hadir pula Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, Direktur Perumda Amerta Dayan Gunung Firmansyah ST, Kepala Desa Tegal Maja Boby Rahman, Tokoh Masyarakat Ardianto SH, Pengurus IPNU KLU, Para Mahasiswa KKN Unram dan masyarakat setempat.

    Bupati Djohan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi IPNU KLU dan Mahasiswa KKN Unram, dalam rangka menjaga dan melestarikan alam khususnya di tempat yang memiliki sumber mata air. Terlebih di Dusun Leong Timur menjadi daerah subur.

    "Apapun yang kita tanam akan tumbuh dan berhasil (karena tanahnya subur), di tempat ini juga memiliki daya tarik wisatawan dengan Air Terjun Lokoq Sekoah yang begitu indah dan menjadi daya tarik wisatawan," tuturnya.

    Sekitar 2000 bibit pohon buah-buahan yang ditanam terdiri dari pohon Durian, Alpukat dan Sirsak sehingga menjadi ciri khas Leong dan Kabupaten Lombok Utara nantinya. Potensi lainnya yang dimiliki KLU, namun belum tergali sepenuhnya yaitu ada sekitar 200 lebih sumber mata air.

    "Tentu potensi ini kita pelihara dengan baik. Salah satunya melalui penanaman pohon agar tetap terjaga dengan memilihara alam yang indah subur dan makmur. Menanam lebih baik daripada menebang," pungkasnya.

    Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon oleh Bupati beserta tamu undangan lainnya, dilanjutkan dengan peninjauan Air Terjun Lokoq Sekoah. (*)

    Bersama Pelaku Wisata, Pemkab Lombok Barat Lakukan Berbagai Upaya Hadapi Pandemi Covid-19

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Masa Pandemi ini menjadi situasi sulit bagi semua masyarakat di Indonesia. Tidak terkecuali masyarakat Lombok Barat yang bergerak di bidang pariwisata sangat merasakan dampak pandemi corona yang telah berlangsung satu tahun lebih.

    Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr.H. Baehaqi mengatakan, situasi ini tentu menjadi sangat berat bagi masyarakat karena pandemi ini telah menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan menurun drastis. Karenanya Pemkab Lombok Barat melakukan berbagai upaya agar masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata dapat tetap beraktivitas.

    "Tentu Pemerintah terus memperhatikan ini dan mengambil langkah langkah serta kebijakan untuk menopang masyarakat atau pelaku wisata terdampak," ujarnya, Jumat, (2/7/2021).

    Selain melalui bantuan pra kerja dari Pemerintah Pusat dan santunan bagi masyarakat dan pelaku wisata terdampak serta pemberian sertifikat CHSE bagi tempat wisata, Pemerintah Daerah terus berupaya mencari terobosan agar pelaku wisata dan pedagang kecil di senggigi dapat tetap beraktivitas. Baehaqi mengatakan bahwa Pemkab Lombok Barat terus mengajak ASN menghidupkan wisata senggigi melalui program goyong royong rutin para ASN setiap hari Jumat. Menurut Sekda upaya ini dilakukan untuk konsolidasi pelaku wisata di Senggigi agar tetap terjaga di masa pandemi yang cukup sulit ini.

    "Kebijakan ini sesuai dengan perintah bapak bupati untuk tetap menjaga konsolidasi para pelaku wisata dan masyarakat sehingga tetap solid dalam menghadapi masa pandemi yang sangat berdampak pada sektor pariwisata," ujarnya.

    Baehaqi menambahkan, Pemkab Lombok Barat memberikan perhatian terhadap semua pelaku wisata di Lombok Barat. Menurutnya perhatian itu dapat berupa pemenuhan kebutuhan infrastruktur atau berbentuk fisik dan pemenuhan Kebutuhan non fisik berupa pengembangan SDM dan Kebijakan yang dapat memiliki multiplier effect seperti kegiatan gotong royong rutin di kawasan wisata. Menurut Baehaqi kegiatan gotong royong di Lokasi wisata ini tentu memiliki multiplier effect dikalangan pelaku wisata.

    "Tentu kami mengambil kebijakan ini agar memberikan dampak positif bagi para pelaku wisata agar tetap bertahan dan tetap kuat di masa pandemi saat ini," katanya.

    Sementara itu Kadis Kominfotik Lombok Barat, Ahad Legiarto mengatakan bahwa program bersih-bersih di Lokasi wisata merupakan program rutin pemkab Lombok Barat yang di inisiasi oleh Dinas Pariwisata Lombok Barat. Kebijakan ini menurutnya menjadi sangat positif dan dapat memberikan pengaruh baik bagi para pelaku wisata. Melalui kegiatan ini para pelaku wisata merasa tetap diperhatikan oleh Pemerintah dan Pemkab tetap hadir pada saat masa masa sulit yang dihadapi masyarakat saat ini.

    "Pemkab tentu mengambil kebijakan ini dengan berbagai pertimbangan salah satunya adalah agar masyarakat khususnya para pelaku wisata tetap merasakan kehadiran Pemerintah dalam setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di masa pandemi ini," ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa Pemkab Lombok Barat dan masyarakat terus menjaga kebersihan destinasi wisata walaupun saat masa pandemi. Hal ini agar tempat wisata tetap terlihat asri dan nyaman sehingga dapat dikunjungi setiap saat oleh wisatawan.

    Sementara itu Maknah, salah seorang pedagang di kawasan wisata Senggigi mengatakan, bahwa kedatangan para ASN untuk bergotong royong cukup menggembirakan. Menurutnya kegiatan bersih pantai memiliki dampak positif. Selain kawasan wisata Senggigi menjadi bersih. Kegiatan ini juga memiliki dampak baginya dan para pedagang lainnya.

    Ia mengatakan bahwa dagangannya banyak terjual dengan kedatangan para ASN Lombok Barat. Ia berharap agar kegiatan seperti iniagar terus dilaksanakan setiap pekan. "Dagangan kami laku dengan kedatangan para pegawai ini, jauh berbeda dengan hari hari sebelumnya,"ujarnya. (*)

    Ket. Foto:
    Kegiatan bersih-bersih tempat wisata di Lombok Barat. (Istimewa)

    Lombok Barat Menuju Smart City

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Komitmen Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung gerakan Menuju Smart City tidak perlu diragukan lagi. Berbagai langkah telah dilakukan oleh Kabupaten Lombok Barat menuju smart city atau Kota Cerdas. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr. H. Baehaqi di ruang kerjanya Senin, (28/6/2021).

    Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang terpilih dan lulus seleksi yang dilakukan secara ketat oleh Asesor dari Kementerian Kominfo. Menurut Baehaqi, hal ini membutuhkan berbagai persiapan matang oleh Pemerintah Daerah hingga dinyatakan lulus dalam seleksi menuju smart city bersama 48 Kabupaten Kota yang masuk dalam Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan 3 Kabupaten Kota yang masuk IKN (Ibu Kota Negara).

    "Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang lulus seleksi atau assesmen menuju smart city yang ditandai dengan penandatanganan MOU bersama Menteri Kominfo dan sejumlah Kepala Daerah bersamaan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional," ujarnya.

    Sekda mengatakan setelah dilakukan penandatanganan MoU, Lombok Barat sedang menyiapkan penyusunan master plan kota cerdas atau smart city yang dipantau langsung oleh Kementerian kominfo.

    Disampaikan pula, bahwa smart city ini sangatlah penting untuk Lombok Barat agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan Pemerintahan berbasis Digital atau Teknologi Informasi dan Komunikasi.

    Ia mengatakan bahwa smart city ini merupakan salah satu konsep pengembangan kota/kabupaten berdasarkan prinsip teknologi informasi yang dibuat untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien. Dalam penerapan konsep smart city, terdapat beberapa unsur yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah smart government.

    Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kominfotik (Komunikasi, Informasi dan Statistik) Kabupaten Lombok Barat Ahad Legiarto mengatakan, bahwa Lombok Barat sedang mempersiapkan berbagai kelengkapan yang dibutuhkan menuju gerakan Smart City. Salah satunya adalah penyusunan Master Plan rencana induk Kota Cerdas.

    Ia mengatakan bahwa Kementrian Kominfo dalam hal ini Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) melakukan pendampingan dalam penyusunan master plan smart city di Lombok Barat.

    "Melalui pendampingan ini Kementerian Kominfo mendorong agar Lombok Barat sebagai kawasan pariwisata prioritas menjadi kawasan yang berkelas global dengan kearifan lokal," ungkapnya.

    Ahad Legiarto mengatakan, bahwa Program Smart City yang dilaksanakan Kementerian Kominfo bersama kementerian dan lembaga lain menekankan fokus pembangunan pada 6 Pilar Utama Kota Cerdas, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment.

    Ia berharap agar program ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Lobar sesuai dengan perintah dan instruksi pimpinan daerah Lombok Barat.(*)

    Ket. Foto:
    Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr. H. Baehaqi. (Istimewa)

    error: Content is protected !!