More
    Beranda blog Halaman 103

    Lobar Targetkan Posyandu Keluarga 100 Persen Tahun Ini

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Saat ini, pemerintah kabupaten Lombok Barat memiliki 935 jumlah Posyandu. Dari jumlah itu, sebanyak 133 sudah menjadi posyandu keluarga. Kemudian sisanya yang sebanyak 802, pemerintah Kabupaten Lombok Barat menargetkan seluruh Posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga di akhir tahun 2021 mendatang.

    Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi pemerintah kabupaten Lombok Barat yang konsen mempercepat program revitalisasi posyandu yang dicanangkan oleh pemerintah Provinsi NTB dan menargetkan semua posyandu sudah menjadi posyandu keluarga pada tahun ini.

    "Alhamdulillah, semoga kekompakkan semua pihak dapat mempercepat revitalisasi posyandu. Sehingga Posyandu keluarga menjadi layanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa," harap Wagub yang didampingi Bupati Lombok Barat, H Fauzan Halid saat meresmikan 63 Posyandu Keluarga se Kecamatan Kuripan, Rabu (23/06).

    Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga mengingatkan bahwa posyandu yang sudah melaksanakan pelayanan dasar kesehatan seperti kesehatan ibu dan anak, remaja dan lansia, serta Pos Pelayanan Terpadu tinggal ditambahkan literasi serta konseling remaja, pernikahan dini, narkoba sampai buruh migran. Ditambah pula sedapat mungkin terintegrasi dengan PAUD dan bank sampah.

    Ummi Rohmi juga mengingatkan, mulai 2021, basis penggunaan Dana Desa adalah SDGs atau Sustainable Development Goals Desa dengan 18 indikator. Salah satunya adalah pendidikan dan kesehatan.

    "Jadi orientasi pemerintah desa bukan lagi infrastruktur fisik tapi kepada membangun sumber daya manusia", tegas Wagub.

    Bupati Lombok Barat H Fauzan Halid, menargetkan seluruh Posyandu di Lobar menjadi Posyandu Keluarga.

    "Kami menganggarkan Rp 5 juta per Posyandu pada tahun ini agar seluruh Posyandu bisa menyelenggarakan Posyandu Keluarga", sebut Fauzan di Dusun Batu Banteng, Desa Kuripan, Kuripan Timur, Rabu (23/06).

    Dikatakan Fauzan, ia sangat mengapresiasi atensi pemerintah provinsi terhadap gerakan masyarakat sehat lahir dan bathin ini.

    Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Lobar juga akan memastikan Posyandu Keluarga mendapatkan perhatian sebagai keberlanjutan program yang sangat strategis ini. Saat ini, Lombok Barat yang memiliki 935 Posyandu, 133 buah sudah menjadi Posyandu Keluarga. (*)

    Kakanwil Kemenkumham NTB Serahkan SK Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Di Lombok Barat

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Haris Sukamto, menyerahkan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Lombok Barat terkait Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021.

    Surat Keputusan tersebut diantaranya diserahkan kepada Kepala Desa Gunungsari, Maliki, pada Selasa (22/6/2021).

    Dalam sambutannya, Haris memberikan apresiasinya terhadap 20 desa yang ditetapkan sebagai Desa Binaan Sadar Hukum di Kabupaten Lombok Barat.

    Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga memperkenalkan Mobil Layanan Terpadu (Biladu) yang digunakan untuk memberikan layanan dengan mendatangi masyarakat secara langsung.

    Sementara itu Kepala Desa Gunungsari, Maliki mengucapkan rasa terima kasihnya atas penetapan desa yang dipimpinnya sebagai Desa Sadar Hukum dan juga atas kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah beserta para Penyuluh Hukum ke desanya tersebut.

    "Penyuluhan hukum yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat serta warga dapat menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pengetahuan," harapnya.

    Adapun sejumlah desa yang mendapat predikat Desa Binaan Sadar Hukum di Kabupaten Lombok Barat yaitu
    3 (tiga) desa di Kecamatan Lembar, 6 (enam) desa di Kecamatan Narmada, 2 (dua) desa di Kecamatan Lingsar dan 1 (satu) desa di Kecamatan Batulayar, 2 (dua) desa di Kecamatan Kediri, 2 (dua) desa di Kecamatan Gunungsari, 1 (satu) desa di Kecamatan Labuapi, 1 (satu) desa di Kecamatan Kuripan serta 2 (dua) desa di Kecamatan Gerung.

    Perlu diketahui bahwa desa yang ditetapkan menjadi Desa Binaan Sadar Hukum harus memenuhi kriteria yang disyaratkan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Hukum Nasional Nomor: HN.03.05.73 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. (*)

    Ket. Foto:
    Penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Lombok Barat terkait Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021. (Istimewa)

    Tingkatkan NIlai Tambah dan Pendapatan Petani, Komisi IV DPR RI Tanam Padi Khusus di Lahan Terbatas

    0

    HarianNusa, Bogor – Tanam perdana demplot varietas unggul baru padi khusus spesifik di areal seluas 2 hektare (ha) di Kelurahan Situgede, bagian dari demplot seluas10 ha di Kota Bogor dihadiri Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Yudi Sastro, Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, peneliti, dan beberapa jajaran dari Pemerintah Daerah Kota Bogor, Minggu (20/6/2021).

    Upaya Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) kali ini, adalah sebagai penyediaan varietas unggul padi khusus spesifik lokasi dan teknologi pendukungnya. Ditargetkan hasil tanam perdana diareal yang sangat terbatas bisa dikuti petani-petani lain dan bisa dihasilkan benih unggul padi khusus untuk memenuhi kebutuhan benihnya.

    Varietas padi khusus dan fungsional yang dimaksud adalah varietas Pamera (padi merah aromatik), Pamelen (padi merah pulen), Paketih (padi ketan putih), Arumba, Inpari IR Nutri zinc, Baroma, Tarabas dan Jaliteng.

    Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry pada beberapa kesempatan menyampaikan bahwa telah terjadi pergeseran terhadap fungsi beras, yang tidak lagi hanya sebagai makanan pokok saja namun juga untuk memenuhi gizi tambahan. Perakitan varietas unggul padi di Balitbangtan salah satunya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan atas permintaan beras yang bermanfaat untuk kesehatan.

    “Ketersediaan varietas padi khusus dengan kualitas tinggi akan memberikan pilihan bahan pangan sehat dan membuka peluang pasar yang luas dan menekan impor,” lanjutnya.

    Sementara, Kepala BB Padi Yudi Sastro dalam keterangannya menyampaikan bahwa dalam rangka mempercepat hilirisasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tahun 2021 Balitbangtan melakukan kolaborasi dengan Komisi IV DPR-RI dalam mendekatkan dan menghadirkan inovasi teknologi padi kepada petani dengan melakukan kegiatan Demplot VUB Padi Khusus/Spesifik lokasi di beberapa lokasi.

    “Tanam perdana kali ini merupakan rangkaian kegiatan Balitbangtan bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI di beberapa tempat di seluruh Indonesia. Varietas yang ditanam adalah varietas padi khusus serta diikuti dengan inovasi budidaya yang baik. Diharapkan demplot ini dapat menjadi percontohan bagi masyarakat dan kedepannya masyarakat sendiri yang akan mengembangkannya”, terangnya.

    Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati merasa bangga adanya demplot di Dapilnya dan berharap kedepan bisa dikembangkan masyarakat luas dan mencapai kesejahteraan petani.

    “Jadi saya sangat bangga ini kalau Balai Besar Sukamandi bisa menyediakan benih yang lebih unggul karena benih-benih padi khusus kita diharapkan masyarakat untuk bisa dikembangkan lagi. Saya berharap benih yang nantinya kita tanam hari ini bisa mencapai kesejahteraan petani karena padi khusus ini harganya mahal dan pembelinya orang-orang tertentu,” ungkap Endang.

    Oknum Honorer di Bima Diringkus Polisi, Ini Sebabnya

    0

    HarianNusa, Kota Bima– Seorang oknum pegawai honorer di salah satu instansi di Bima, berinisial AY, ditangkap aparat kepolisian karena diduga menjual narkoba jenis sabu.

    Kapolres Bima Kota melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin, Senin (21/6) dalam keterangannya mengatakan, oknum pegawai honorer warga Desa Nae Kecamatan Sape Kabupaten Bima itu, ditangkap Tim Opsnal Res Narkoba, Sabtu sore lalu di rumahnya di Dusun Amba di Desa Nae.

    Dari tangan AY, polisi berhasil mengamankan barang haram jenis sabu dengan berat bersih 4.06 gram dalam belasan kemasan plastik klip.

    Tak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti berupa tas, dompet warna timbangan elektrik, plastik klip bening, rangkaian bong, handphone, gunting dan uang sejumlah Rp 800 ribu.

    Iptu Thamrin menjelaskan, penangkapan AY oleh Tim Opsnal berawal dari informasi masyarakat, dimana dirumahnya atau di TKP penangkapan, sering dijadikan transaksi narkoba.

    Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, sambung Kasat Narkoba, Tim Opsnal melakukan penggerebekan dan menggeledah badan dan sekitar rumah AY. Dari penggeledahan itu, polisi mendapatkan barang- barang bukti tersebut.

    “AY telah diamankan untuk ditindak lanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)

    Perfect Health Indonesia Hadirkan Produk Baru untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat Anda

    HarianNusa, Mataram – Memiliki hidup yang berkualitas baik dan merasa bahagia selalu menjadi dambaan setiap orang. Salah satu faktor penentunya adalah kesehatan, baik fisik dan mental. Sayangnya, tekanan pekerjaan, stres, dan tantangan hidup sering membuat kondisi kesehatan menurun. Pada situasi seperti ini, tubuh memerlukan relaksasi untuk menurunkan stres agar tetap sehat.

    Relaksasi memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kesehatan mental dan fisik seseorang. Bahkan dalam jangka panjang, relaksasi berperan menentukan kualitas hidup.
    Dengan mengusung konsep relaksasi ala Jepang, Perfect Health Indonesia menghadirkan massage chair atau Kursi Pijat untuk membantu masyarakat tetap sehat dan merasa relaks.

    “Saat kita merasa stres karena tuntutan hidup, tekanan pekerjaan, atau situasi yang serba tidak pasti akibat pandemi, tandanya tubuh dan jiwa kita memerlukan relaksasi. Apabila relaksasi dilakukan secara terus-menerus dan konsisten, tubuh dan jiwa kita pun akan merasakan manfaat kesehatan yang besar. Diantaranya mengurangi efek stres pada pikiran dan tubuh, menurunkan tekanan darah, menjaga level gula darah normal, meningkatkan mood dan konsentrasi, serta merasakan peace of mind,” jelas Adi Prasetyo, General Manager Perfect Health Indonesia, dalam keterangan persnya, Sabtu, (19/6/2021).

    Adi Prasetyo memaparkan, ada beragam teknik relaksasi yang bisa dicoba seperti yoga, mindfulness, olahraga, atau meditasi. Satu teknik yang sangat akrab dan mengakar dalam budaya orang Indonesia adalah pijat. Sudah sejak lama orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk mendatangi tempat pijat apabila merasa capek, stres, dan kurang bugar. Sayangnya, akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, tempat pijat dan spa menjadi beberapa lokasi yang paling harus dihindari selama pandemi.

    Produk-produk baru Perfect Health Indonesia yang ada di Epicentrum Mall Mataram – NTB.

    Sebagai brand alat kesehatan nasional yang telah hadir sejak tahun 1996 dengan visi membangun gaya hidup sehat masyarakat Indonesia, Perfect Health Indonesia menghadirkan massage chair canggih berteknologi Jepang yang membantu masyarakat untuk tetap relaks, bugar, dan sehat kapanpun merasa perlu relaksasi.

    Selama masa pandemi, Perfect Health tetap konsisten dengan Produk-produk berkualitas untuk mendukung gaya hidup Sehat Anda. Terlihat dari naiknya penjualan secara signifikan di industri kesehatan khususnya di Perfect Health.

    “Masyarakat Indonesia sejak dulu selalu membutuhkan relaksasi berupa massage saat merasa stres dan capek setelah beraktivitas. Massage chair atau kursi Pijat menghadirkan pengalaman relaksasi yang maksimal berteknologi Jepang. Dilengkapi dengan 3D massage, sebuah teknik pijatan terpadu dimana bola pijat bisa bergerak ke atas, bawah, kiri, dan kanan sehingga lebih mengena pada bagian otot luar yang lebih lembut dibandingkan pijatan tradisional,” ungkapnya.

    Kursi Pijat Perfect Health didesain menggunakan bahan kulit premium agar pengguna merasa nyaman, merasa rileks sepenuhnya dengan fitur pengubah posisi duduk hingga 180 derajat, serta menikmati musik saat berelaksasi dengan fitur pemutar musik secara otomatis lewat voice control.

    “Masyarakat tak perlu ragu untuk menggunakan produk-produk Perfect Health Indonesia karena semua produk telah memperoleh sertifikat lolos uji dari Kementerian Kesehatan sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya, serta Perfect Health sudah tersebar di toko maupun di konter yang ada departemen store ternama di seluruh Indonesia,” tambah District Manager Perfect Health Indonesia, Pius Tarung.

    Perfect Health memperkenalkan 2 produk baru dalam Roadshow Pameran Perfect Health di Epicentrum Mall Lombok Lt. Dasar yang sudah dibuka dari tanggal 1 Desember 2020 hingga saat ini. Produk terbaru dari line-up Kursi Pijat yakni Perfection II “Intelligent Massage Chair” dan Grand Modish II “Queen Massage Chair”.

    Perfection II juga didesain sedemikian rupa dengan menggunakan bahan kulit premium agar pengguna merasa nyaman, merasa rileks sepenuhnya dengan fitur pengubah posisi duduk hingga 180 derajat, serta menikmati musik saat berelaksasi dengan fitur pemutar musik secara otomatis lewat voice control.

    Produk terbaru dari line-up relaksasi & therapy ada Perfect Alkaline “Water Converter” yang bisa mengubah air Netral menjadi Air Alkali dengan PH (Potential Hydrogen) di atas 8 yang bagus untuk imun Tubuh, dan Perfect Sleek Alat Pijat Refleksi yang bisa dibawa kemana-mana.

    “Ada 10 jenis produk Perfect Health Indonesia yang sudah ada di NTB,” ungkap Arfi’in selaku sistem manager saat memaparkan berbagai keunggulan produk-produk Perfect Health Indonesia di Epicentrum Mall Mataram.

    Arfi’in selaku sistem manager memaparkan keunggulan produk Perfect Health Indonesia di hadapan konsumen di Epicentrum Mall Mataram. (HarianNusa)

    Perfect Health memberikan diskon khusus, menggunakan kartu kredit bank apapun akan mendapatkan cashback hingga Rp5.000.000 dan Trade in Kursi Pijat Lama Anda dihargai hingga Rp7.000.000. Serta penawaran spesial untuk Anda yang sudah divaksin dengan menunjukkan sertifikat bebas Covid akan mendapatkan harga spesial Perfect Alkaline Water Converter Rp399.000 dari Rp1.200.00 beserta varian massage chair lainnya.

    Dalam Roadshow Pameran Perfect Health di Epicentrum Mall Lombok ini masyarakat juga bisa mendapatkan timbangan multifungsi Body Fat Scale dengan harga spesial Rp.199.000,- dan tumbler Rp. 19.000,- bila menunjukkan struk belanja minimal Rp.200.000,- atau kartu membership mall.

    Promo spesial ini bisa didapatkan mulai tanggal 19 Juni 2021 di Perfect Health Epicentrum Mall Lombok Lt. Dasar. (*)

    Ditresnarkoba Polda NTB Gagalkan Peredaran Ganja Seberat 3 Kilogram

    0

    HarianNusa, Mataram – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, pada Rabu, (16/06/2021) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis tanaman ganja seberat 3 kilogram yang dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang di Kota Mataram.

    Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian juga menangkap dua orang terduga penyalahguna narkotika berinisial DU, Laki-laki (24) asal Dompu dan FR laki-laki (22) asal Tangerang beralamat di Kota Mataram.

    Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf diwakili Wadir Reserse Narkoba AKBP Erwin Ardiansyah, SIK. MH., menyampaikan penangkapan itu dilakukan berdasarkan laporan tentang adanya pengiriman barang narkotika jenis tanaman ganja dari Medan ke Mataram melalui salah satu jasa pengiriman barang di kota Mataram.

    Selanjutnya Team OPS Ditresnarkoba Polda yang di Pimpin langsung Ka Team OPS Iptu Hendry Christianto S,sos melakukan penangkapan dan pengeledahan terhadap paketan yang di terima DU dan FR tersebut.

    “Dari penggeledahan paketan tersebut ditemukan 1 bungkus besar narkotika jenis tanaman ganja seberat 3 kilogram yang dikemas dalam pakaian,” terang Erwin di Mataram, Kamis, (17/6/2021).

    Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 3 Buah Pakaian, 1 Unit Motor Honda Vario nopol DR 6132 CS, 1 Unit Hp iPhone 10, 1 Unit Hp redmi 8.

    Dari identitasnya Kedua terduga (DU dan FR) diketahui merupakan mahasiswa di salah satu universitas ternama di Kota Mataram.

    Atas perbuatannya tersebut keduanya disangkakan pasal 111 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman melebihi 1 kilo atau melebihi 5 batang pohon, dengan pelaku ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

    Kini kedua terduga diamankan di Ditresnarkoba Polda NTB untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*3)

    Lihat Video:
    https://www.youtube.com/watch?v=AwtJ5JsLn6M

    Rajut Relasi, Humas-Pewarta KLU Diskusi hingga Bersihkan Area Pantai

    0

    HarianNusa, KLU – Dalam rangka memajukan daerah, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyadari peran penting media sebagai kanal informasi yang menghubungkan pemerintah daerah dengan masyarakat. Disamping itu, media berperan sebagai pilar demokrasi.

    Demikian disampaikan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH., saat membuka kegiatan Pertemuan Forum Pewarta bertajuk "Merajut Relationship Pewarta-Kehumasan", berlangsung di Hotel Pesona Bulan Baru Desa Malaka Pemenang, (11/6) lalu. Hadir pula Pewarta senior HM. Amin dan Kongso Sukoco.

    "Masyarakat sekarang cepat sekali mendapatkan berbagai macam informasi akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian informasi program pelaksanaan pembangunan, pemerintah maupun pelayanan yang diberikan pemerintah dapat diakses masyarakat, baik melalui media online, elektronik maupun cetak," tuturnya.

    Menurutnya, wartawan harus betul-betul mengedepankan profesionalisme, mesti bersandar dengan peraturan yang ada, terutama UU Pers. Media massa sebagai salah satu pilar pembangunan memberikan informasi tepat yang konstruktif dan tidak menyebarkan fitnah dengan tujuan tertentu.

    “Pemda KLU memandang penting peran pers yang bisa berkonstribusi positif dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Pentingnya meningkatkan relasi dengan media massa sehingga informasi yang sampai ke masyarakat tepat, akurat dan tepercaya,” urainya.

    Dikatakannya, dampak positif yang didapatkan dari peran media selama ini, sebagai pengontrol jalannya pemerintahan yang bersifat independen. Kegiatan Forum Pewarta itu, tandasnya, menjadi penting. Bagaimana relationship mesti elegan dan egaliter, dengan merajut relasi yang terbuka, saling mendukung, saling menginspirasi, saling memotivasi, dan memberdayakan satu dengan lainnya.

    “Saya mengajak para wartawan bermitra untuk membangun daerah, melalui karya-karya jurnalis yang menyejukkan. Para pewarta menjadi salah satu penentu terciptanya persatuan dan kesatuan di KLU. Adanya kontrol dan kritik yang membangun sebagai penyeimbang untuk perbaikan dan indikator kemajuan sebuah daerah,” imbuhnya.

    Selain itu, kegiatan Forum Pewarta dan Kehumasan tersebut diisi pula dengan diskusi menarik, dengan narasumber Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB, Boy Mashudi.

    Dalam paparannya, Boy memantik spirit para wartawan seraya mengajak semua pemilik media, khususnya media online agar betul-betul bisa meningkatkan kesejahteraan para pewarta.

    “Untuk menciptakan hasil yang baik maka jangan sampai ada kata putus asa untuk menjalin komunikasi dengan pihak manapun. Selama ini saya harus bertemu dengan berbagai unsur, baik pemerintahan maupun swasta sampai 17 kali. Hal ini bertujuan memberikan keyakinan agar dapat menjalin kerja sama dengan pihak kita,” urainya.

    Oleh karena itu, lanjutnya, keberadaan JMSI sebagai kumpulan pimpinan perusahaan pers yang mengarahkan para anggota medianya lebih berpikir kesejahteraan dan kolaborasi.

    "Sebagai Ketua, jangan memikirkan keuntungan sendiri tetapi sejahterakanlah anggotanya, sehingga ini menjadi sebuah kekuatan besar untuk melaksanakan berbagai program yang diinginkan pada masa yang akan datang," jelasnya.

    Dalam pada itu, Kabag Humas dan Protokol KLU Mujaddid Muhas mengatakan kegiatan Forum Pewarta menjadi agenda rutin yang diantaranya bertujuan merekatkan relasi silaturahmi antara para pewarta dengan kehumasan. Banyak hal yang dapat didiskusikan ketika semua pewarta berkumpul baik konten jurnalistik maupun dari sisi pemberdayaannya.

    “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi perekat dan menumbuhkan empati lingkungan melalui kegiatan sosial seperti bersih-bersih area pantai maupun gotong royong yang mengajak masyarakat untuk peduli dengan alam,” tuturnya.

    Sementara keesokan harinya, (12/6/2021), kegiatan diisi dengan gotong-royong membersihkan sampah di sepanjang pantai Live is Good (LG) di Dusun Lendang Luar, Malaka. Tampak puluhan awak media yang tergabung yang dalam Forum Pewarta liputan KLU bersama kru Humaspro Setda KLU membersihkan area pantai tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan futsal bersama pada area yang telah dibersihkan.

    Pada kesempatan bersih-bersih pantai itu, dirinya menyatakan rangkaian kegiatan tersebut, salah satu progam kerja Humas dan Protokol Setda KLU dengan segenap wartawan yang bertugas di Lombok Utara. Setelah kegiatan tersebut dilaksanakan, diharapkan adanya kesadaran bersama terhadap bahaya sampah plastik, apalagi kalau membuang sampahnya sembarangan.

    "Kita sering melihat banyak sampah plastik dan lainnya yang tercecer di sepanjang pesisir. Padahal pantai ini punya potensi debur gelombang ombak yang bagus untuk para peselancar (surfing). Kami berterima kasih atas kerja sama dengan para awak media yang respek dan peduli dengan alam. Saat bersih-bersih pantai juga dibantu oleh orang yang sering di pantai ini," tandasnya.

    Usai aksi bersih-bersih area Pantai LG, perwakilan pewarta dan kehumasan menyerahkan kelengkapan kebersihan seperti sapu lidi, kantong sampah serta sekop diserahkan kepada penjaga pantai Harsono dan keluarganya, dengan harapan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (*)

    Pohon Tumbang Tewaskan Seorang Pengendara Motor

    HarianNusa, Lombok Tengah – Seorang pengendara sepeda motor tewas tertimpa pohon tumbang. Anggota Polsek Pujut Resor Lombok Tengah segera melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pohon tumbang yang membawa korban jiwa di Dusun Perigi, Desa Ketara Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa tanggal 15 Juni 2021 pukul 14.30 Wita.

    Menurut Kapolsek Pujut, IPTU Lalu Abdurrahman, saat kejadian pengendara yang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy yang diketahui bernama Suherman (40), warga Dusun Pengadang Desa Kawo meninggal di tempat setelah ditimpa pohon tumbang.

    "Korban melaju sepeda motornya DR 2857 U datang dari arah timur ke barat, namun sampai di TKP seketika ditimpa pohon dan langsung meninggal di tempat," jelas Kapolsek.

    Kapolsek mengungkapkan, pohon tersebut tumbang lantaran terlihat sudah lapuk dan pohonnya sudah lama mati.

    "Jadi begitu pengendara sepeda motor itu melintas di jalan dekat pohon, tiba-tiba pohon itu tumbang dan menimpa korban," kata Kapolsek.

    Sementara dua orang pengendara lainnya yakni Sahdi dan Jannah warga Tempos Lauk Desa Pesanggrahan yang berboncengan menggunakan sepeda motor di belakang korban, menabrak pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Keduanya terjatuh dan mengalami luka lecet di bagian siku dan telinga.

    "Jasad korban Suherman saat ini sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," tandas Kapolsek. (*)

    Pemkab Lobar Terima Hibah Mobil Pemadam dan Ambulans dari Korsel

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Untuk mendukung operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Pemerintah Republik Korea Selatan menghibahkan dua mobil yakni satu Mobil Pemadam Kebakaran dan satu unit Ambulans berstandar Internasional.

    Hibah tersebut diberikan melalui Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Senin, (14/6/2021).

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran H.Syahlan, ditemui usai meninjau Mobil Pemadam dan Ambulans bersama Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid mengatakan, sebelum mendapatkan hibah dari Negeri Ginseng Korea Selatan, pihaknya mengajukan proposal. Sehingga tidak serta merta langsung dapat tapi berproses.

    Demikian juga, jelasnya, saat itu Bupati Fauzan bersama asisten menghadap langsung ke Direktur Pemadam di Kementerian Dalam Negeri.

    "Dan pada Bulan Januari lalu ada keputusan Lombok Barat dapat dan kami susul dengan semua persyaratan termasuk berita acara sudah ditandatangani, nota hibah ditandatangani oleh Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri," ujarnya.

    Untuk tahun 2021 ini, lanjutnya, yang mendapatkan hibah yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Malang, Kabupaten Serdang Bedagai, Bengkulu dan Aceh.

    Khusus Lobar mendapat satu unit Ambulans langsung dari Korea Selatan dan Mobil Pemadam Kebakaran dengan volume 6 ribu liter.

    "Ini sangat besar dan bisa kita andalkan. Ini mobil luar negeri dan semua menggunakan elektrik tidak manual, dan alhamdulillah operator sudah bisa mengoperasionalkan," katanya.

    "Mudah-mudahan ini lancar dan dapat membantu masyarakat Lombok Barat," harap Syahlan.

    Sementara itu, Bupati Lobar. H.Fauzan Khalid, menyambut baik kedatangan dua unit mobil tersebut.

    "Meskipun ada tambahan armada Pemadam Kebakaran tetap masih kurang kalau sesuai kebutuhan ideal," ujarnya usai mengecek kendaran hibah tersebut.

    Ke depan, kata Fauzan, akan mengusahakan melengkapi Dinas Pemadam Kebakaran untuk kebutuhannya.

    "Kembali menunggu kita melengkapi secara ideal itu kita tetap berharap," sebutnya.

    Untuk itu, rekan-rekan Dinas Pemadam dimintanya tetap semangat dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lobar.

    "Memang seringkali kerja dari teman-teman cenderung dilupakan. Ketika kebakaran terjadi bahwa ada petugas pemadam kebakaran ketika ada kebakaran. Jika tidak ada kebakaran bahkan setelah selesai kebakaran itu cenderung masyarakat sering melupakan," ujarnya.

    Tapi dengan slogan "pantang pulang sebelum padam" Fauzan berharap teman-teman tetap semangat, sehat terus, jaga kekompakan, jaga kebersamaan, dan jaga kepekaan.

    "Yang namanya kebakaran kalau tidak cepat sulit sekali diatasi di sini butuh kepekaan," katanya.

    Selanjutnya, bupati dua periode itu juga berharap rekan-rekan Pemadam dapat mengisi waktu yang bermanfaat ketika tidak ada kegiatan.

    "Semakin banyak waktu tidak ada kegiatan tentunya itu semakin bagus diisi dengan kegiatan positif sebelum panggilan datang, karena itu bermanfaat secara sosial dan bermanfaat secara ekonomi dan seterusnya," sambungnya.

    "Kami sendiri di pemerintah daerah akan terus berusaha termasuk secara maksimal untuk berusaha meningkatkan kebutuhan operasional dari Dinas Kebakaran," janji Fauzan. (*)

    Tujuh Siswi Dugaan Korban Pencabulan Oknum Kepsek di Kota Bima Divisum

    HarianNusa, Kota Bima – Kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala SDN 30 Kota Bima berinisial HS kepada puluhan siswinya beberapa waktu lalu terus berproses.

    Kasus pencabulan anak yang dilaporkan orang tua masing-masing siswi di SPKT Polres Bima Kota, kini telah ditangani langsung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bima Kota. Unit PPA terus mengembangkan penyidikan.

    Dari 20 siswi yang diduga menjadi korban pencabulan, 7 diantaranya divisum. Sayangnya, hasil visum ketujuh anak ini tidak bisa dipublikasikan.

    "Iya, sudah kami visum. Tapi untuk hasilnya tidak bisa kami publish karena privacy korban," jelas Kasat Reskrim Polres Bima Kota, melalui Kanit PPA Aipda Saiful.

    Ia menyebutkan, ada total 20 siswi yang mengaku menjadi korban. Hanya saja, katanya, tidak bisa menetapkan semuanya sebagai korban karena harus didukung dengan bukti.

    "Ada kemungkinan jumlah korban akan kita kerucutkan kurang dari 20 orang itu, karena melihat bukti-bukti yang ada," katanya.

    Sebagaimana berita yang sebelumnya, dugaan pelecehan seksual di SDN 30 Kota Bima terungkap setelah adanya siswi setempat mengadu ke orang tuanya setelah dilecehkan oknum kepsek berinisial HS.

    Modusnya, HS berpura-pura bertanya apakah siswinya memiliki uang jajan atau tidak. Kemudian, HS memeriksa kantong siswa yang kemudian tangannya meraba tubuh dan menyentuh bagian sensitif bocah-bocah tersebut.

    Kepada Wartawan saat dikonfirmasi, HS membantah telah melakukan pelecehan seksual, karena yang dilakukannya hanya sebatas mencubit pipi siswi-siswinya sebagai tanda sayang guru. (*)

    error: Content is protected !!