Beranda blog Halaman 126

Cegah Penyebaran Covid-19, Patroli Skala Besar Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru

0

HarianNusa.com, Mataram—Tim gabungan menggelar patroli skala besar malam tahun baru di Kota Mataram. Patroli dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Mataram. Mulai dari tempat tongkrongan, lokasi wisata hingga taman terbuka yang biasanya ramai dikunjungi warga masyarakat. Menurunkan sejumlah perlengkapan. Patroli skala besar digelar Kamis malam (31/12/2020) dimulai pukul 22.00 Wita.

Dipimpin Dandim 1606 Lombok Barat, Kolonel Arm Gunawan, didampingi Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik, patroli skala besar ini menurunkan 61 personil gabungan. Dengan rincian, 28 personil TNI, 15 personil Polresta Mataram, 9 personil Satpol PP Kota Mataram, 5 personil Dishub Kota Mataram, 4 personil BPBD Kota Mataram.

Petugas gabungan langsung membubarkan warga masyarakat yang dijumpai di sejumlah tempat. Diantaranya membubarkan kerumunan di Pantai Ampenan. Dimana di salah satu sudut pantai Ampenan ditemui masih banyak warga masyarakat yang berkumpul menantikan malam pergantian tahun

‘’Bubar semuanya, tidak boleh ada yang berkerumun seperti ini,’’ ungkap Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik saat itu.

Perintah petugas ini langsung dituruti warga dengan membubarkan diri. Petugas selanjutnya mendatangi Jalan Udayana yang menjadi pilihan warga untuk berkumpul. Di lokasi ini petugas masih mendapati puluhan warga yang berkumpul bersama sahabat dan keluarga. Petugas pun langsung membubarkan kerumunan ini.

“Ini sudah melewati waktu. Silahkan bubar dan pulang ke rumah masing-masing. Tutup juga dagangannya,’’ tegas Taufik.

Masih di sekitar Jalan Udayana. Di bagian Selatan masih banyak yang berkumpul. Petugas gabungan langsung memerintahkan warga untuk membubarkan diri. Warga cukup terkejut dengan kedatangan petugas dan langsung membubarkan diri.

“Ini sudah kita informasikan dan imbau sebelumnya. Jangan ada yang beraktivitas. Ini koq masih berkumpul juga. Penyebaran Covid-19 sekarang lagi naik jangan ada yang berkumpul. Itu pakai juga maskernya,’’ kata Taufik.

Petugas gabungan juga mendapati warga berkerumun di Lapangan Sangkareang. Warga yang menunggu momen pergantian tahun itu langsung dibubarkan petugas.

‘’Kami sudah sampaikan tidak boleh ada yang berkerumun. Pulang saja ke rumah masing-masing,’’ bebernya.

Patroli skala besar berikutnya dilanjutkan menuju Jalan Lingkar Selatan. Petugas mendatangi sekitar Gerbang Tembolak. Kemudian menuju Taman Loang Baloq. Kedua tempat ini didapati sepi pengunjung.

Patroli skala besar tidak hanya mencari kerumunan massa. Petugas juga menyasar dan mencari pedagang petasan yang masih nekat berjualan. Pedagang petasan yang dijumpai petugas. Langsung diminta menutup dagangannya dan pulang ke rumah serta tidak berjualan lagi.

‘’Cepat tutup dagangannya. Nanti kami balik lagi. Kalau masih berjualan kami sita dagangannya,’’ ungkap Taufik.

Dandim 1606 Lombok Barat, Kolonel Arm Gunawan menyampaikan, sesuai rencana malam pergantian tahun tidak boleh ada kerumunan yang bisa mengakibatkan pelanggaran protokol kesehatan. Kedua tetap mengantisipasi adanya masyarakat merayakan malam pergantian tahun dengan cara yang tidak sepatutnya. Seperti minum minuman keras, mabuk-mabukan, membakar petasan atau kembang api yang membahayakan.

“Imbauan sudah lama kita sampaikan. Penjual dan dan pembeli yang tidak faham larangan. Sudah kita antisipasi dengan melakukan penertiban tiga hari sebelumnya. Namun jika ada ditemukan akan diberitahukan dengan cara humanis dan tegas sesuai arahan Wali Kota Mataram, ’’kata Dandim 1606 Lombok Barat.

Secara keseluruhan patroli skala besar dimalam tahun baru berjalan aman dan lancar. (f3)

Frustasi Ditinggal Istri, Pria di Loteng Gantung diri dalam Rumahnya

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Seorang pria bernama Marsan (38) warga Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya, Kamis (31/12). Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya, karena frustasi ditinggal istrinya.

Kapolsek Batukliang, Iptu Gede Gisiyasa mengatakan, dari informasi keluarga bahwa korban memiliki permasalahan internal dengan istrinya. Sehingga istrinya pergi meninggalkan rumah dengan membawa tiga anaknya untuk menenangkan diri.

“Diduga hal itulah membuat korban frustasi, sehingga nekat gantung diri dengan tali,” ujarnya kepada wartawan.

Peristiwa tersebut berawal saat salah seorang warga setempat merasa curiga dengan kondisi rumah korban yang sampai malam hari lampunya tidak menyala dan pintu rumah terkunci dari dalam.

Dimana sebelum, saksi bertemu dengan korban pada malam sebelumnya dan korban akan beristirahat. Sehingga saksi sangat khawatir dan selesai solat magrib mencari korban dengan menggunakan tangga melalui lubang angin rumah korban. Saksi melihat korban telah dalam posisi gantung diri.

“Kemudian saksi teriak untuk meminta tolong dan warga setempat mendobrak pintu rumah korban. Selanjutnya, jasad korban diturunkan,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya yang menerima informasi langsung turun melakukan identifikasi dan mengecek kondisi korban. Peristiwa tersebut murni kasus gantung diri yang mengakibatkan nyawa korban melayang.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, dan menerima peristiwa itu sebagai musibah,” pungkasnya. (f3/*)

Hari Ini PKS Muswil Serentak di 34 Provinsi Se-Indonesia

0

HarianNusa.com, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27 Desember 2020 dan Musyawarah Daerah (Musda) pada 28 Desember 2020 secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini istimewa dan berbeda dengan Muswil dan Musda sebelumnya karena dilaksanakan virtual, secara serentak dan dalam waktu bersamaan di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia.

Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan langkah ini diambil untuk menyiasati kondisi pandemi yang masih belum berakhir.

“Sampai saat ini kita masih pada masa pandemi Covid-19, sehingga pertemuan fisik dengan dalam jumlah yang banyak kita hindari. Hal ini yang mendorong PKS untuk melaksanakan kegiatan ini secara serentak dan dalam waktu bersamaan secara daring menggunakan teleconference. Ini adalah terobosan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan mekanisme organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Habib Aboe Bakar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/12/2020)

Aboe Bakar Al-Habsyi, Sekjen DPP PKS

Lebih lanjut Aboe Bakar menjelaskan peserta kegiatan ini terbagi dua, yaitu ada yang hadir secara fisik dan ada yang hadir secara virtual. Kehadiran peserta ada yang melalui daring ada pula yang luring. Kegiatan utama berada di DPP PKS yang akan dihadiri secara terbatas oleh para pimpinan PKS, antara lain Presiden PKS, Sekjen, Bendum, Ketua MPP, Ketua DSP, dan para Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah.

“Kemudian di seluruh Provinsi nantinya para pengurus DPW akan mengikuti kegiatan kegiatan ini secara bersama-sama. Selain itu para pengurus di berbagai tingkatan, anggota legislatif PKS di berbagai tingkatan, Kepala Daerah di berbagai tingkatan, dan seluruh kader serta simpatisan PKS juga akan mengikuti secara daring,” ujar Habib Aboe.

Aboe Bakar menjelaskan agenda utama dari Muswil adalah pergantian kepengurusan di tingkat Wilayah/Provinsi. “Setelah kemarin dilaksanakan pergantian kepemimpinan di tingkat pusat melalui Munas V, ini adalah suksesi kepemimpinan PKS di tingkat Wilayah. PKS ini adalah partai kader, tentunya kita melakukan kaderisasi, salah satunya melalui forum Muswil V seperti ini; begitu juga dengan Musda untuk tingkat kabupaten/kota,” paparnya.

Agenda pelantikan dan pembacaan sumpah jabatan seluruh kader yang akan mengemban amanah sebagai pimpinan partai di tingkat Wilayah dan pimpinan partai di tingkat Kabupaten/ Kota merupakan hasil dari proses demokrasi yang dilaksanakan PKS dengan melibatkan seluruh kader.

“Terakhir akan ada Pidato Politik Presiden PKS, H Ahmad Syaikhu dengan tema ‘Songsong Kemenangan 2024 dengan Mewujudkan Kepemimpinan yang Tangguh’ di level nasional dan daerah,” tambah Aboe.

Meskipun dilakukan secara daring, Aboe Bakar menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Muswil dan Musda dilaksanakan sebagaimana mestinya. Mereka yang terpilih sebagai Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW), akan dilantik oleh Presiden PKS pada 27 Desember 2020, sedangkan mereka yang terpilih sebagai Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), akan dilantik oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah masing-masing.

Setelah pelantikan, agendanya adalah membahas amanah Muswil dan amanah Musda, rencana kerja, serta rencana anggaran. Seluruh rangkaian Muswil dan Musda dilaksanakan sesuai panduan yang ditetapkan oleh partai.

SMA IT Samawa Cendekia Juara 2 Ajang Penelitian Internsional di Brazil

HarianNusa.com, Sumbawa – Tim SMA IT Samawa Cendekia, Arsyadilla Sophia Fidduha dan Adilah Nur Salsabila meraih penghargaan dengan judul penelitian “Biomaterial Analysis of The Potential of Corn Cob Bricket, Candlenut and Coconut Sheel as Renewable Energy”. Tim dari sekolah yang baru berusia dua tahun ini, berhasil meraih Juara 2.

Peneliti muda SMA IT Samawa Cendekia ini meneliti tentang potensi arang briket dari bongkol jagung, tempurung kemiri dan tempurung kelapa sebagai sumber energi terbarukan yang begitu melimpah di Kabupaten Sumbawa.

Ajang Penelitian Internasional Mostra de Ciencias e Tecnologia da Escola Acai (MCTEA) 2020 diselenggarakan secara online dari Brazil, dan diikuti oleh tim dari berbagai sekolah di seluruh penjuru dunia.

Kepala Sekolah SMAIT Samawa Cendekia, Muslim, Minggu (20/12/2020) mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh siswanya.

“Sekolah kami ini baru terbentuk 2 tahun, namun sudah mengukir prestasi yang mengharumkan nama Sumbawa, NTB bahkan Indonesia,” ucapnya bahagia.

Dengan raihan juara ini lanjutnya, bertambah lagi prestasi yang telah diraih oleh SMA IT Samawa Cendekia yang berada dibawah naungan Sekolah Islam Terpadu Samawa Cendekia.

Baca Juga:
SMA IT Samawa Cendekia Mewakili NTB dalam LKIR Ke-52 LIPI 2020
Siswi SMA IT Samawa Cendekia Mewakili Indonesia Dalam Ajang Penelitian Internasional RTIC di Brazil

“Walaupun sekolah ini masih baru, namun telah mampu mencetak prestasi-prestasi membanggakan nama sekolah, daerah, nasional dan internasional,” terangnya.

“Terima kasih kepada ustad dan ustazah yang mampu memberikan bimbingan kepada anak-anak SMA IT sehingga mampu meraih prestasi yang sangat bergengsi ini,” sambung beliau.

Arsyadilla Sophia Fidduha dan Adilah Nur Salsabila, siswi SMA IT Samawa Cendikia

Jadi Rektor, Illah Sailah Siap Wujudkan Universitas Binawan Terdepan di Indonesia

0

HarianNusa.com, Jakarta – Universitas Binawan menunjuk Dr. Ir. Illah Sailah, MS, sebagai rektor baru. Serah terima jabatan rektor dari Plt Rektor Dr. Ayu Dwi Nindyati, M.Si., Psikolog berlangsung hari ini, Selasa (22/12/2020), di Auditorium Universitas Binawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Illah menyatakan siap menjadikan Universitas Binawan sebagai kampus yang berakhlak, berbasis digital, dan berdaya saing internasional.

“Saat ini Universitas Binawan sedang bertransformasi untuk mencapai visi 2025 sebagai pusat pendidikan tinggi unggulan yang berdaya saing global dan terdepan di Indonesia,” kata Illah dalam sambutan sertijab.

Illah melanjutkan, untuk mewujudkan hal tersebut maka akan terus dilakukan perbaikan yang berkelanjutan secara internal. Dengan demikian hasilnya dapat dirasakan masyarakat sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sebelumnya Dr. Ayu Dwi Nindyati menjadi Plt Rektor Universitas Binawan menggantikan Drs. Sofyan Hawadi, MA pada 13 Juni 2020.

Universitas Binawan berdiri sejak era 2000-an dikenal sebagai pencetak alumni-alumni yang banyak diterima diberbagai perusahaan di luar negeri. Hal tersebut karena Universitas Binawan berstandard Internasional, berbasis Digital, serta berpedoman akhlak yang baik.

Anyaman Ketak Produk Binaan BTPN Syariah Tembus Pasar Korea dan Jepang

0

HarianNusa.com, Mataram – Murnah (55) Salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah mataram, sehari-hari memproduksi kerajinan anyaman berbahan tumbuhan Ketak (semacam lidi) yang banyak tersedia di Pulau Lombok. Produk kerajinan yang dihasilkan Murnah berupa tas cantik, wadah sendok, dan keranjang sampah. Produk yang dihasilkan tidak hanya diserap pasal lokal dan Indonesia, kini sudah dipasarkan hingga ke Korea dan Jepang. Ia menuturkan akan mengirim sebanyak 500 ribu buah kerajinan keranjang ke Korea Selatan dan 1.000 buah tempat sendok dari anyaman Ketak ke Jepang pada Januari 2021 nanti.

Inaq (ibu) Murnah adalah salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah Mataram berbagi kisah perjalanan usahanya kepada awak media, Selasa (22/12/2020) di  SD Aisiyah 2 Kota Mataram. Perempuan berusia sekitar 55 tahun ini, sengaja dihadirkan untuk berbagi cerita perjalanan usahanya selama didampingi para bankir pemberdaya BTPN Syariah kepada para guru dan nasabah serta warga sekitar sekolah.

“Rencananya barang akan dikirim pada Januari 2021. Pengiriman dilakukan bekerja sama dengan pengusaha besar di Kabupaten Lombok Tengah,” kata Murnah, di sela peringatan Hari Ibu yang digelar oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah di SD Aisiyah 2 Mataram.

Corporate Communications BTPN Syariah Ainul Yaqin mengatakan, Murnah merupakan salah satu dari 3,8 juta nasabah pembiayaan BTPN Syariah dari kalangan perempuan di seluruh Indonesia.

Ainul Yaqin, Kepala Corporate Communication BTPN Syariah

“Kami memberikan pendampingan kepada Ibu Murnah di saat-saat kondisi usahanya dalam kondisi tidak menentu, terutama pascagempa. Dan sekarang juga di saat pandemi. Selain membina dari sisi usaha, kami juga memberikan edukasi terkait dengan protokol kesehatan COVID-19,” ujar Ainul.

BTPN Syariah memberikan pembiayaan kepada pengrajin ketak Bina Usaha dari Desa Batu Mekar, Kabupaten Lombok Barat itu sejak 2017. Namun usaha kerajinan ketaknya sempat menurun akibat gempa bumi yang mengguncang Lombok 2018 silam, ditambah dengan pandemi COVID-19 sejak Maret 2020.

Inaq Murnah tidak bekerja sendiri, Ia juga mengajak dan memberdayakan tetangganya untuk memenuhi pesanan. Jumlah pesanan yang tinggi menggairahkan kembali semangat para pengrajin Ketak di Dusun Gubuk Baru, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

“Selain saya memproduksi sendiri, saya juga menjalin kemitraan dengan para pengrajin di dusun saya. Ada 200 pengrajin yang menjadi mitra, sebagian besar kaum wanita,” ujarnya dalam Bahasa Sasak.

Awalnya, pembiayaan yang diberikan sebesar 3 juta rupiah selama satu tahun, namun mampu dilunasi Murnah sebelum masa pinjaman berakhir. Pada 2018, BTPN Syariah kembali memberikan pembiayaan sebesar 6 juta rupiah, dan mampu dilunasi sebelum satu tahun. Karena kinerja yang baik tersebut, Murnah kembali mendapatkan pembiayaan sebesar Rp10 juta pada 2019 dan mampu diselesaikan dalam waktu 10 bulan.

“Sekarang saya mau mengajukan pembiayaan sebesar 15 juta di BTPN Syariah. Sebenarnya ditawari 25 juta, tapi saya tidak berani, takut nanti tidak bisa dilunasi,” tutur Murnah yang sempat menjadi buruh tani bersama suaminya selama tujuh bulan sejak pandemi COVID-19.

Hari Ibu 2020, BTPN Syariah Berbagi Inspirasi dari Inaq Murnah

HarianNusa.com, Mataram –  Inaq (ibu) Murnah, salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah Mataram berbagi kisah perjalanan usahanya kepada awak media, di  SD Aisiyah 2 Kota Mataram, Selasa (22/12/2020). Perempuan berusia sekitar 55 tahun ini, sengaja dihadirkan untuk berbagi cerita perjalanan usahanya selama didampingi para bankir pemberdaya BTPN Syariah kepada para guru dan nasabah serta warga sekitar sekolah.

Sehari-hari, Murnah memproduksi kerajinan anyaman berbahan tumbuhan Ketak (semacam lidi) yang banyak tersedia di Pulau Lombok. Produk kerajinan yang dihasilkan Murnah berupa tas cantik, wadah sendok, dan keranjang sampah. Produk yang dihasilkan tidak hanya diserap pasal lokal dan Indonesia, kini sudah dipasarkan hingga ke Korea dan Jepang. Ia menuturkan akan mengirim sebanyak 500 ribu buah kerajinan keranjang ke Korea Selatan dan 1.000 buah tempat sendok dari anyaman Ketak ke Jepang pada Januari 2021 nanti.

“Rencananya barang akan dikirim pada Januari 2021. Pengiriman dilakukan bekerja sama dengan pengusaha besar di Kabupaten Lombok Tengah,” kata Murnah, di sela peringatan Hari Ibu yang digelar oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah di SD Aisiyah 2 Mataram.

Inaq Murnah, Pengrajin Ketak yang menjadi Nasabah Inspiratif BTPN Syariah.

Inaq Murnah tidak bekerja sendiri, Ia juga mengajak dan memberdayakan tetangganya untuk memenuhi pesanan. Jumlah pesanan yang tinggi menggairahkan kembali semangat para pengrajin Ketak di Dusun Gubuk Baru, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

“Selain saya memproduksi sendiri, saya juga menjalin kemitraan dengan para pengrajin di dusun saya. Ada 200 pengrajin yang menjadi mitra, sebagian besar kaum wanita,” ujarnya dalam Bahasa Sasak.

BTPN Syariah memberikan pembiayaan kepada pengrajin ketak Bina Usaha dari Desa Batu Mekar, Kabupaten Lombok Barat itu sejak 2017. Namun usaha kerajinan ketaknya sempat menurun akibat gempa bumi yang mengguncang Lombok 2018 silam, ditambah dengan pandemi COVID-19 sejak Maret 2020.

Awalnya, pembiayaan yang diberikan sebesar 3 juta rupiah selama satu tahun, namun mampu dilunasi Murnah sebelum masa pinjaman berakhir. Pada 2018, BTPN Syariah kembali memberikan pembiayaan sebesar 6 juta rupiah, dan mampu dilunasi sebelum satu tahun. Karena kinerja yang baik tersebut, Murnah kembali mendapatkan pembiayaan sebesar Rp10 juta pada 2019 dan mampu diselesaikan dalam waktu 10 bulan.

Ainul Yaqin, Kepala Corporate Communication BTPN Syariah

“Sekarang saya mau mengajukan pembiayaan sebesar 15 juta di BTPN Syariah. Sebenarnya ditawari 25 juta, tapi saya tidak berani, takut nanti tidak bisa dilunasi,” tutur Murnah yang sempat menjadi buruh tani bersama suaminya selama tujuh bulan sejak pandemi COVID-19.

Corporate Communications BTPN Syariah Ainul Yaqin mengatakan, Murnah merupakan salah satu dari 3,8 juta nasabah pembiayaan BTPN Syariah dari kalangan perempuan di seluruh Indonesia.

“Kami memberikan pendampingan kepada Ibu Murnah di saat-saat kondisi usahanya dalam kondisi tidak menentu, terutama pascagempa. Dan sekarang juga di saat pandemi. Selain membina dari sisi usaha, kami juga memberikan edukasi terkait dengan protokol kesehatan COVID-19,” ujar Ainul.

Tanam Pohon Kebangsaan, Cara Johan Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

HarianNusa.com, Sumbawa Besar – Sekretaris Fraksi PKS yang juga anggota Badan Pengkajian MPR-RI H. Johan Rosihan, ST melakukan kegiatan tanam pohon kebangsaan di Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, Jumat (18/12/2020).

Kegiatan peduli lingkungan ini diikuti oleh Wakil Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah, Dandim Sumbawa, Perwakilan Polres Sumbawa, Camat Unter Iwis, ketua DPD PKS Sumbawa, Gerakan Pramuka Kwarcab Sumbawa, Komunitas Pegiat Lingkungan dan anggota masyarakat lainnya.

Menurut Johan, sosialisasi 4 Pilar tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kegiatan seminar dan diskusi didalam ruangan, tapi dapat juga dilakukan dalam bentuk kegiatan lain seperti menanam pohon dan melestarikan lingkungan.

“Tujuan dibentuknya negara dan pemerintahan itu adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Nah menanam pohon dan melakukan penghijauan adalah salah satu wujud pelaksanaan tujuan negara tadi. Karena jangan sampai air hujan yang sebenarnya rahmat itu berubah menjadi bencana karena kondisi hutan kita banyak yang gundul dan rusak,” ujar pria kelahiran Empang, Sumbawa ini.

Selanjutnya, Johan meminta komitmen bersama masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan hutan. Pembacaan ikrar bersama dipandu Johan dan diikuti seluruh peserta yang hadir dan ditandatangani perwakilan yang hadir.

Setelah pembacaan dan penandatanganan ikrar, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di lokasi sekitar Okay Ojong.

Pembacaan ikrar bersama untuk menjaga alam dan lingkumgan.
Penandatanganan ikrar bersama oleh Johan Rosihan, Wakil Bupati Sumbawa, dan perwakilan kelompok peduli lingkungan.
Penyerahan bibit tanaman oleh Johan Rosihan kepada perwakilan masyarakat.

Johan Tasyakuran Kemenangan Mo-Novi

HarianNusa.com, Sumbawa Besar –  Anggota DPR-RI Fraksi PKS H. Johan Rosihan, ST., menggelar syukuran atas kemenangan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mo-Novi di Rumah Aspirasinya, Sumbawa Besar Kamis (17/12/2020) sore.

Acara syukuran dihadiri oleh Wakil Bupati terpilih Dewi Noviany, sejumlah tokoh masyarakat, Pengurus DPD PKS Sumbawa, anggota fraksi PKS DPRD Sumbawa, dan ratusan warga relawan.

“Hari ini kita bersyukur karena banyak kegembiraan. Hari ini bertepatan dengan HUT NTB yang ke-62, dan hari ini juga KPU Sumbawa sudah menetapkan hasil pemungutan suara dengan Mo-Novi sebagai pemenang,” ujar Johan disambut tepuk tangan para hadirin.

KPUD Kabupaten Sumbawa menuntaskan rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati pada Rabu (16/12/2020) tengah malam. Dan menetapkan hasil penghitungan suara melalui surat keputusan Kamis(17/12/2020) sekitar pukul 1 dini hari.

Berdasarkan Surat Keputusan KPU Sumbawa nomor 716/HK.03.1-Kpt/5204/02/KPU-Kab/XII/2020, pasangan calon nomor urut 4 Drs. H. Mahmud Abdullah-Dewi Noviany, M.Pd (Mo-Novi) memperoleh 69.683 suara. Disusul pasangan nomor urut 5 Ir. H. Syarafuddin Jarot MP—Ir. H. Mokhlis M.Si (Jarot—Mokhlis) dengan 68.801 suara. Selisih 882 suara.

Urutan ketiga ditempati oleh pasangan nomor urut 3 Ir. Talifuddin M.Si-Sudirman S.IP (Talif-Sudir) 51.169 suara, dan H. M Husni Djibril B.Sc-Dr. H. Muhammad Ikhsan M.Pd (Husni-Ikhsan) di urutan keempat dengan 43.938 suara. Urutan terakhir, pasangan Nurdin Ranggabarani SH, MH-H. Burhanuddin Jafar Salam SH, MH (Nursalam) dengan perolehan 41.275 suara.

Dewi Noviany, M.Pd, Wakil Bupati Sumbawa terpilih

Dalam sambutannya, Novi menyampaikan terima kasih atas perjuangan dan kerja keras para pendukungnya.

“Melalui kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu semua. Tanpa peran bapak ibu dan saudara sekalian, kita tidak akan sampai pada titik ini. Dan perjuangan harus kita lanjutkan bersama untuk mewujudkan Sumbawa yang Gemilang,” kata Novi dengan senyum lebar disambut riuh tepuk tangan.

Musholla di Rumah Aspirasi Johan Rosihan

Musholla Aspirasi

Pada kesempatan itu, Johan meresmikan sebuah  Musholla di lingkungan rumah aspirasinya. Musholla ini nantinya dihajatkan  sebagai tempat ibadah dan kegiatan masyarakat.

“Musholla ini untuk melengkapi rumah aspirasi. Silahkan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan masyarakat, kalau susah cari tempat acara hajatan pakai saja. Tidak perlu sewa tempat kursi dan lain lain, cukup jaga kebersihan saja dan kasi tau mas Ari yang stand by disini,” ujar Johan.

Sekretaris Fraksi PKS MPR-RI ini membangun sebuah rumah aspirasi di Sumbawa Besar sejak terpilih mewakili daerah pemilihan NTB 1 (Pulau Sumbawa).

Kongres Pertama, SNNU Siapkan Sejuta Asuransi untuk Nelayan

HarianNusa.com, Lombok Tengah- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siradj membuka Kongres perdana Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) secara virtual yang berlangsung di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah asuhan Mustaysar PBNU TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin, Senin 14 Desember 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Erlangga Hartanto, Menteri Ketenagakerjaan (Menkaker) Ida Faudziyah secara virtual. Selain itu, hadir di lokasi acara Ketua PBNU KH Eman Suryaman, Ketua PWNU NTB Prof Dr TGH Masnun Tahir, Kadis Nakertrans NTB, Kadis Perikanan dan Keluatan NTB Yurson Hadi, Diskrimsus Polda NTB, Perwakilan Danrem Wirabakti 162 beserta PW SNNU se-Indonesia dan seluruh unsur banom lembaga NU NTB.

Kiai Said menegaskan, PBNU mendukung segala aktivitas SNNU yang dipimpin oleh Witjacksono. Potensi laut yang bisa dikonsumsi dan dimanfaatkan harus dapat dikelola dengan maksimal.

“Semua potensi laut harus bisa dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan nelayan. Kami minta SNNU menjaga keutuhan dan kelestarian laut,” tegasnya

Sementara, Menaker Hj Ida Fauziyah menyebutkan kehadiran SNNU sebagai angin segar bagi nelayan di Inodenia. Ia berharap program SNNU dapat memberikan dorongan untuk kemajuan serta kesejahteraan para nelayan sebagai penyumbang angka ketenagakerjaan yang cukup signifikan di Indonesia.

“Saya melihat dengan terbentuknya SSNU ini menjadi sebuah langkah nyata dan juga tentu sebagai angin segar untuk para nelayan yang dapat menikmati program yang akan dijalankan kedepannya,” katanya.

Untuk itu, perlunya adanya dukungan dari seluruh stakeholder yang ada, baik dari pemerintah maupun pihak organisasi kemasyarakatan dalam berkolaborasi mewujudkan kesejahteraan para nelayan, karena mereka menjadi ujung tombak dari negeri maritim ini.

Sebelumnya, Ketua Umum PP SNNU Witcaksono menyebutkan dua agenda besar SNNU dalam mensejahterakan nelayan.
Pertama, bidang perkonomain. Menurutnya SNNU telah menyusun kerjasama dengan para investor asing untuk mengelola potensi laut, khususnya benur agar masyarakat sekitar pesisir ikut dalam pembesaran benur.

Kedua bidang jaminan sosial. SNNU telah menyiapkan satu juta asuransi jiwa kepada nelayan Indonesia.

“Kami semua sudah siapkan program yang akan segera launching setelah berakhirnya Kongres SNNU ke-I ini yaitu program satu juta asuransi jiwa untuk nelayan yang berada di pesisir dan daerah terpencil,” katanya.

“Ini bukan sekedar janji. Mulai bulan juanuari 2021 akan mulai didistribusikan,” kata Witcaksono.