Beranda blog Halaman 226

Tokoh-tokoh di NTB Akan Sambut Kedatangan Prabowo

HarianNusa.com – Kunjungan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto ke Lombok pada Selasa, 26 Maret 2019 nanti dipastikan akan semakin memperkuat dukungan masyarakat NTB untuk kemenangan pasangan 02 Prabowo-Sandi di Pilpres tanggal 17 April nanti.

Prabowo juga diagendakan bakal menggelar silaturahmi dengan sekitar 50 orang tokoh penting di NTB, termasuk jajaran pimpinan Partai Gerindra se NTB di kediaman Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) di kawasan Senggigi, Lombok Barat.

“Jadi sebelum rapat kampanye terbuka di lapangan Sekarbela, Kota Mataram, Pak Prabowo dan rombongan, inshaa Allah akan bersilaturahmi dan makan siang bersama dulu dengan puluhan tokoh NTB di rumah saya”, kata HBK, yang juga dikenal sebagai Samurai Prabowo, Minggu, 24 Maret 2019.

HBK yang juga adalah Caleg DPR RI dari Partai Gerindra dengan Nomor Urut 1 untuk Dapil NTB 2/P. Lombok menjelaskan, Prabowo dan rombongan BPN Prabowo-Sandi akan tiba di Bandara Lombok International Airport (LIA) menggunakan pesawat pribadi, Selasa siang langsung dari Denpasar sekitar pukul 13.02 WITA.

Selanjutnya Capres 02, Prabowo dan rombongan dengan pengawalan langsung menuju ke kediaman HBK di daerah Senggigi.

“Mampir di kediaman saya, Pak Prabowo akan istirahat sejenak, makan siang bersama dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh penting di NTB. Ini tentu akan sangat memperkuat kemenangan 02 di NTB,” papar HBK.

HBK menambahkan, setelah pertemuan dengan para tokoh dan pimpinan Partai Gerindra se NTB, sekitar pukul 15.45 Wita (usai sholat Ashar) Pak Prabowo dan rombongan berangkat menuju tempat kampanye terbuka di lapangan Sekarbela, Kota Mataram bersama puluhan ribu pendukung 02.

Prabowo bersama HBK dan seluruh elemen atau sumber daya yang dimiliki Partai Gerindra NTB, termasuk sejumlah kekuatan relawan Prabowo-Sandi, dan masyarakat NTB pendukung 02, akan semakin memantapkan arah perjuangan dan kemenangan pasangan 02.

Seperti diketahui kunjungan Prabowo juga sudah dipastikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB yang saat ini terus merapatkan barisan untuk menyambut dan mensukseskan kehadiran Prabowo di NTB.

Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat menyatakan, jajarannya sangat siap menerima dan mensukseskan kedatangan Capres Prabowo ke P. Lombok.

H. Ridwan Hidayat mengatakan, bahwa lapangan Sekarbela, selain memiliki daya tampung massanya yang besar, juga bisa diakses dari empat penjuru dengan jumlah penduduk yang sangat besar di sekitar lapangan.

Ia menegaskan, Kota Mataram dipilih sebagai lokasi kampanye Rapat Umum Capres Prabowo karena Kota Mataram dikenal sebagai simbol Kota Multi-Etnik yang menggambarkan keberagaman penduduknya dari strata sosial. (sat)

Pemkab Lobar Akan Bangun Satu Puskesmas di Desa Sesela

0

HarianNusa.Com – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatkan dengan jumlah penduduk yang besar, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tahun ini rencananya akan menambah satu buah puskesmas lagi untuk Kecamatan Gunungsari. Rencananya akan dibangun di Desa Sesela. Ia mengatkan Pemkab Lobar membuat kebijakan sesuai kebutuhan.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara tasyakuran gedung baru UPTD BLUD Puskesmas Penimbung yang berada di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Sabtu (23/3/19).

“Misalnya di Kecamatan Gunungsari kita akan imbangi jumlah penduduk dan kebutuhan fasilitasnya. Sekarang belum imbang jumlah penduduk dan jumlah puskesmas di Gunungsari. Untuk itu kita bangun kembali di Sesela tahun ini,” jelas bupati yang saat itu didampingi istri Hj. Khairatun Fauzan Khalid.

Bupati tidak lupa mengajak masyarakat untuk menjaga puskesmas dan fasilitas yang ada.

“Tidak mungkin kepala dinas dan kepala puskesmas akan menjaga kecuali masyarakat ikut menjaga. Puskesmas ini milik negara. Tentu itu milik masyarakat juga,” pungkas Fauzan.

Kepala UPTD BLUD Puskesmas Penimbung, H. L. Wirawan Srigede dihadapan Bupati menyampaikan

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sebelumnya berlokasi di Desa Penimbung ini pindah lantaran beberapa hal.

“Faktor utama adalah banjir. Kalau musim hujan air sungai naik. Belum lagi kiriman dari atas, karena lokasi kita di bawah. Setahun bisa 2-3 kali kita kebanjiran. Pernah sepinggang kita tingginya. Alat-alat habis rusak semua,” terangnya.

Selain banjir, lokasi puskesmas yang berdekatan dengan pasar sering mengakibatkan kemacetan sehingga proses rujukan pasien terganggu.
Wirawan mengaku lega dengan lokasi baru puskesmas yang dinilainya cukup strategis membuat kunjungan pasien meningkat jauh.

“Kita mulai pindahan Februari kemarin secara bertahap. Pindahan jalan tapi pelayanan non-stop, tidak ada jeda. Di sini pasien meningkat dua kali lipat. Kalau di lokasi lama pasien lebih banyak ke Puskesmas Gunungsari,” katanya

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat H. Rachman Sahnan Putra mengajak masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan itu dengan maksimal.

“Tidak hanya diperuntukan bagi orang-orang sakit saja, puskesmas juga boleh dimanfaatkan masyarakat yang sehat untuk mengecek kesehatannya. Masyarakat Lombok Barat saat ini mengalami peningkatan untuk penyakit tidak menular seperti hipertensi dari 7% naik menjadi 20%. Untuk itu silahkan cek kesehatan dengan rutin,” ajak Rachman.

UPTD BLUD Puskesmas Penimbung sendiri memiliki luas bangunan 900 meter persegi dan menelan biaya Rp. 3,9 milliar dari dan Dana Alokasi Khusus(DAK). (f3)

Bangunan baru UPTD BLUD Puskesmas Penimbung, Gunung Sari Lombok Barat. (istimewa)
Bangunan baru UPTD BLUD Puskesmas Penimbung, Gunung Sari Lombok Barat. (istimewa)

Doktor Zul Resmikan Dua Masjid di KLU

0

HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan dua bangunan masjid di Kabupaten Lombok Utara. Pertama, meresmikan Masjid Haqqul Yaqin dan Peringatan Isra’ Mi’raj, di Dusun Lengkukun, Desa Kayangan, Kacamatan Kayangan. Masjid itu merupakan bantuan dari Al-Irsyad dan RS Ummi Bogor. Masjid kedua yang diresmikan Gubernur adalah masjid Haqqul Yaqin Pandanan Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Sabtu, (23/3/19).

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan musibah yang melanda NTB tahun lalu itu memiliki banyak hikmah. Salah satunya terbangunnya masjid-masjid indah di KLU itu.

“Tidak hanya indah fisiknya, namun juga substansi isinya,” kata orang nomor satu di NTB itu.

Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul itu mengatakan, masjid yang terbangun itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Dimakmurkan dan dijadikan tempat untuk merenung kebesaran Allah SWT.

“Kita berharap akan banyak orang yang berkunjung ke masjid ini. Tidak hanya kita tapi dari seluruh dunia,” harap Gubernur.

Gubernur mengutip ungkapan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama. “Kita tidak akan berani berjalan panjang kalau tidak dimulai dengan langkah pertama,” ujarnya menutup sambutannya.

Bupati KLU, Dr. Najmul Ahyar, SH., MH., pada kesempatan yang sama menyampaikan, peletakan batu pertama masjid ini merupakan momentum meningkatkan semangat membangun masyarakat KLU. Terutama, melakukan percepatan pemulihan pasca gempa.

“Sekarang, kita tidak hanya membangun rumah, tapi juga tempat ibadah, sekolah dan banpguanan lain yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati mengapresiasi kemandirian masyarakat KLU untuk membangun tempat ibadah. Ia berharap agar masjid itu betul-betul dimakmurkan. (f3)

BeKraf Sosialisasi Kreatifood 2019 untuk Membuka Peluang Pasar Kuliner Lokal

0

HarianNusa.Com – BeKraf menggelar sosialisasi Kreatifood yang mempertemukan para pelaku rintisan kuliner dengan konsumen serta pelaku pemasaran seperti reseller, distributor, dan investor guna membuka peluang pasar.
Kreatifood merupakan program kerjasama antar BeKraf melalui Deputi Pasaran dan Deputi Akses Permodalan bersama Perkumpulan FoodStartup Indonesia (FSI).

Kreatifood akan memfasilitasi 200 pelaku usaha rintisan kuliner hasil kurasi Program FSI 2016-2019 yang dilaksanakan Deputi Akses Permodalan.
Ajang Kreatifood 2019 ini juga terbuka bagi non FSI yang mempunyai kapasitas produksi skala eksport.

Fahmy Akmal selaku Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran BeKraf mengatkan dipilihnya Mataram sebagai lokasi sosialisasi Kreatifood karena melihat banyaknya jumlah pelaku FSI pada tahun 2016-2019 asal Mataram. Ia menargetkan 100 pelaku kuliner asal Mataram dapat mengikuti program Kreatifood tahun ini yang akan di gelar di Surabaya 5-7 Juli mendatang.

“Melalui program Kreatifood diharapkan para pelaku usaha kuliner memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya,” ungkap Fahmi kepada Wartawan usai melakukan Sosialisasi Kreatifood 2019, di Mataram, Jumat (22/3/19).

Hanifah, Kepala Sub Direktorat Dana Masyarakat menambahkan Sosialisasi Kreatifood 2019 di Mataram ini juga untuk membantu para pelaku usaha di Lombok yang terdampak musibah gempa untuk bangkit dan dapat mengembangkan usahanya.

“Apalagi kita tahu Lombok, baru-baru ini tertimpa musibah gempa. Kami ingin membantu pelaku usaha kuliner untuk bangkit dan mengembangkan usahanya,” ungkap Hanifah menambahkan.

Kreatifood 2019 diharapkan dapat menjadi wadah showcase produk-produk FoodStartup Indonesia. Produk-produk terpilih adalah produk berkualitas tinggi baik dari segi rasa yang disukai masyarakat banyak, packing yang menarik, proses pembuatan yang higienis, dan standar operasi yang baku sehingga kualitas produk akan terjaga di setiap produksinya.

Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf ) merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif. (f3)

Fahmy Akmal selaku Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran BeKraf dan Hanifah, Kepala Sub Direktorat Dana Masyarakat. (HarianNusa.Com/f3)
Fahmy Akmal selaku Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran BeKraf dan Hanifah, Kepala Sub Direktorat Dana Masyarakat. (HarianNusa.Com/f3)

Hari Ini Di Lombok, Jokowi Janji Bangun Tiga Infrastruktur

0

HarianNusa.Com – Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB,
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo berjanji akan segera membangun dan menyelesaikan tiga infrastruktur prioritas yang akan mendukung event bergengsi MotorGP tersebut.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Indonesia itu, dalam wawancaranya didampingi Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, usai meninjau progres pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) korban gempa di Dusun Pengempel Indah, Kelurahan Bertais, Kota Mataram, Jum’at (22/3/2019).

Dihadapan awak media kepala negara menjelaskan, ketiga infrastruktur penunjang itu adalah perbaikan fasilitas pelabuhan yang ada, pengembangan jalan by pass BIL menuju Kuta dan perpanjangan Runway Bandara Internasional Lombok.

Presiden berjanji akan menyelesaikan infrastruktur tersebut sampai tuntas, mulai tahun 2019 dan akan selesai pada tahun 2020 mendatang.

“Semua pekerjaan itu dari Pelabuhan, jalur by pass BIL ke Kuta dan perpanjangan runway bandara, sudah saya perintahkan Menteri PU dan Menteri Perhubungan untuk mengerjakannya, mulai tahun ini dan insya Allah tahun depan selesai,” pungkas Gubernur.

Seperti diketahui Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional MotoGP pada tahun 2021.
(f3)

Presiden Joko Widodo bersama Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah usai melihat Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok. (Foto: Humas NTB)
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah usai melihat Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok. (Foto: Humas NTB)

Lombok Barat Ditetapkan Sebagai Unit Metrologi Legal

0

HarianNusa.Com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai Unit Metrologi Legal (UML). Penetapan ditandai dengan penanda tanganan prasasti untuk 251 daerah tersebut oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Rabu (20/3/).

Acara penandatanganan prasasti itu menjadi salah satu rangkaian dari kemeriahan perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 yang secara internasional jatuh setiap tanggal 15 Maret.

Harkonas 2019 itu dipusatkan di Lapangan Gasibu Area Parkir Gedung Sate Bandung dan telah berlangsung dua hari, 19-20 Maret. Tema perayaan Harkonas tahun ini adalah “Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya”.

Dalam sambutannya, Enggartiasto mengatakan bahwa pemerintah berperan menjamin hak para konsumen dalam perbaikan produknya.
“Peran pemerintah sebaga abdi masyarakat adalah untuk menjamin hak-hak konsumen guna perbaikan produk yang berkelanjutan,” kata Enggartiasto.

Adanya metrologi legal, lanjut Enggar, semata-mata untuk menciptakan tertib hukum agar konsumen terlindungi, baik saat membeli maupun purna beli atas sebuah produk.

Enggartiasto menjelaskan, total tahun ini, setidaknya ada 300 UML yang sudah diresmikannya dan ditujukan untuk memberi perlindungan terhadap konsumen.

“Pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap konsumen dengan memperhatikan aspek keselamatan, standar kualitas produk, harga, dan ketepatan ukuran,” tegasnya.

Dalam perspektif Presiden Joko Widodo, Enggartiasto mengatakan, ada dua pilar yang dipegang oleh pemerintah di sektor perdagangan, yaitu memfasilitasi produsen untuk maju dan berkembang, serta memberdayakan konsumen.

Di kesempatan terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan memastikan bahwa Lombok Barat bersama Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat telah ditetapkan sebagai UML.

“Setelah ini, kita sudah bisa melaksanakan pelayanan tera/tera ulang, menyusul Kota Mataram dan Lombok Timur yang terlebih dahulu diresmikan kelembagaan UML-nya,” terang Agus.

Kelebihan ditetapkan sebagai UML, lanjut Agus, maka bagi para pelaku usaha di Lombok Barat sudah bisa diayani secara mandiri, tidak perlu lagi meminta fasilitasi dari Pemerintah Pusat, dan bahkan bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

Agus optimis, setelah kelembagaan UML ini ditetapkan, pihaknya sudah bisa memberikan pelayanan tera atau tera ulang atas sebuah produk sehingga konsumen dapat disuguhkan kepastian ukuran.

“Kita sudah punya SDM yaitu tenaga penera terampil. Kita sudah punya 1 orang sesuai persyaratan minimal dan peralatan kita juga sudah memenuhi persyaratan minimal,” tegas Agus.

Agus mengatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lobar berjanji akan mulai melakukan pelayanan tera/ tera ulang di bulan April mendatang, hal tersebut adalah untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

“Kita sudah bisa mulai untuk melayani semua pemilik UTTP, seperti pompa ukur di SPBU, gas elpigi, timbangan jembatan, dan timbangan di pasar tradisional,” pungkas Agus Gunawan . (f3)

penanda tanganan prasasti untuk 251 daerah yang ditetapkan sebagai UML oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
penanda tanganan prasasti untuk 251 daerah yang ditetapkan sebagai UML oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Gubernur NTB: Pencegahan Harus Jadi Perhatian KPK

0

HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah membuka Rapat Koordinasi Dan Supervisi Pencegahan Terintegrasi dengan Unit Kerja Koordinasi Wilayah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Provinsi NTB di Gedung Sangkareang, Kamis (21/3).

“Harapan kita kepada KPK untuk tidak hanya fokus pada eksekusi pelaku korupsi tetapi terlebih kepada pencegahan,” ujar Gubernur saat itu.

Gubernur berharap kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi pimpinan serta aparat daerah. “Sosialisasi dan koordinasi dilakukan dengan harapan mudah-mudahan para pimpinan daerah, aparat kita dan lain sebagainya sampai dengan tingkat desa mengerti betul mana yang gratifikasi dan korupsi sehingga kita mampu melakukan pencegahan dari awal,” Kata Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu menyampaikan rasa terimakasih kepada KPK yang telah banyak berkontribusi atas pencegahan tindak pidana korupsi.

”Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terimakasih kepada KPK yang bukan hanya hari ini berkoordinasi dengan kami, karena inilah yang kita butuhkan, KPK yang bersahabat dan memberikan pencerahan kepada aparat kita untuk mencegah korupsi dikemudian hari,” Pungkasnya.

Koordinator Wilayah V , Djakiyul Fikri mengajak agar pemerintah berkomitmen penuh dalam pelayanan kepada masyarakat.

”Kami dari KPK mengajak pemerintah pusat maupun daerah untuk komitmen penuh dan nyata agar dapat memberikan tata kelola dan itikad melayani di daerah masing-masing dengan segala tantangannya, kita harap acara ini bisa berjalan dengan baik,” Jelas Djakiyul. (f3)

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah berjabat tangan dengan para peserta Rapat Koordinasi Dan Supervisi Pencegahan Terintegrasi dengan Unit Kerja Koordinasi Wilayah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Provinsi NTB. (istimewa)
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah berjabat tangan dengan para peserta Rapat Koordinasi Dan Supervisi Pencegahan Terintegrasi dengan Unit Kerja Koordinasi Wilayah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Provinsi NTB. (istimewa)

Prabowo akan ke Lombok Akhir Maret Ini

HarianNusa.com – Prabowo Subianto rencananya akan mengunjungi Lombok pada 26 Maret 2019. Segala persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 02 ini.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB merapatkan barisan dengan menggelar pertemuan koordinasi dengan seluruh elemen DPC Partai Gerindra se-kabupaten/kota, anggota Fraksi Partai Gerindra, termasuk sejumlah kekuatan Relawan Prabowo-Sandi, Kamis, 21 Maret 2019. Hadir dalam rapat koordinasi, antara lain Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono atau yang akrab disapa HBK.

Rapat koordinasi yang dipimpin Ketua DPD Paryai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat pada prinsipnya mengutarakan kesiapan seluruh jajaran Partai Gerindra se-NTB, baik pengurus, kader, simpatisan, Caleg-caleg maupun para Relawan Prabowo Sandi untuk mensukseskan kedatangan Capres Prabowo ke Lombok.

“Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari pegangan dan pedoman bagi semua personil yang akan terlibat untuk menyambut kehadiran Bapak Presiden kita,” kata Ridwan Hidayat bersemangat.

Ketua DPD Gerindra NTB juga menjelaskan, bahwa untuk menindaklanjuti informasi yang firmed dan terkonfirmasi untuk kedatangan Prabowo Subianto dari Vikrah, LO DPP Partai Gerindra untuk Lombok, maka dirinya sudah menghubungi KPU terkait penggunaan fasilitas lapangan kampanye yang berada di Kota Mataram, yang boleh dipakai untuk kampanye terbuka Capres Prabowo.

“Pihak KPU menegaskan, ada tiga lapangan umum yang bisa dipakai untuk kampanye terbuka yaitu Lapangan Sekarbela, Lapangan Selagalas dan Lapangan Babakan,” kata Ridwan Hidayat sembari mengatakan akan memakai Lapangan Karang Pule di Kecamatan Sekarbela dengan berbagai pertimbangan.

Selanjutnya Ridwan Hidayat mengatakan Lapangan Karang Pule, Sekarbela selain memiliki daya tampung massanya yang besar, juga bisa diakses dari empat penjuru dengan jumlah penduduk sekitar Lapangan yang rapat. Ridwan Hidayat kemudian mengutarakan alasan pemilihan tempat kampanye Rapat Umum Capres Prabowo di Kota Mataram tersebut adalah karena Kota Mataram sebagai simbol Kota multi-etnik yang menggambarkan keberagaman penduduknya dari strata sosial.

“Dan yang terpenting sesuai arahan dari LO DPP Gerindra, pemilihan lokasi kampanye terbuka Bapak Prabowo di Kota Mataram ini adalah untuk mengefektifkan waktu dan jarak tempuh yg tidak terlalu lama dari Bandara menuju lokasi acara, tidak lebih dari 30 menit perjalanan,” sambung Caleg DPRD Provinsi dari Dapil Kota Mataram dengan Nomor Urut-1.

Ridwan Hidayat menginfokan, untuk persiapan di lapangan dan untuk urusan perizinan, pihaknya sudah berkoordinasi dan menyampaikan pemberitahuan awal via lisan ke Polda NTB. Untuk administrasi permintaan izin atau STTP akan diurus dan disampaikannya secara tertulis ke Polda NTB, termasuk permintaan izin kepada pihak Angkasa Pura terkait penggunaan fasilitas Angkasa Pura yakni ruang VVIP untuk penjemputan Capres Prabowo Subianto dan rombongan.

Terakhir, Ridwan Hidayat menegaskan bahwa jumlah massa yang menyambut kehadiran Prabowo Subianto disepanjang jalan mulai dari Pagesangan sampai di lokasi kampanye, dipersiapkan minimal 20 ribu orang. “Tapi jumlah tersebut tidak tertutup kemungkinan bisa bertambah seiring dengan antusiasme warga P. Lombok dan P. Sumbawa dalam menyambut Capres kesayangannya,” tukasnya.

Titik Rawan yang Harus Diwaspadai

Terpisah, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono (HBK) menginfokan bahwa malam kemarin Sespri Prabowo telah menyampaikan bahwa kedatangan Prabowo sudah fix yakni pada hari Selasa, tanggal 26 Maret 2019. “Beliau di tanggal itu, pagi ada kegiatan di Bali dan setelah itu berkegiatan di NTB,” kata HBK.

Berdasarkan pengalamannya dalam mendampingi Prabowo Subianto di berbagai acaranya, HBK menyarankan agar di acara puncak yakni pada saat mendengarkan orasi politik dari Prabowo Subianto itu dilaksanakan setelah solat Ashar.HBK mengingatkan tentang titik-titik yang krusial saat penjemputan, seperti dalam memastikan ruang VVIP di Bandara, kendaraan penjemputan yang harus prima kondisinya,” kata HBK.

Selanjutnya HBK juga mengingatkan para Panitia untuk titik rawan lainnya yakni panggung kampanye. “Panggung kampanye harus dibuat yang bermartabat, kuat dan kokoh. Juga sound system-nya harus maksimal,” tambah HBK.

Untuk penyambutan, HBK yakin masyarakat Lombok dan Sumbawa yang mencintai Prabowo, tidak terlalu sulit untuk dihadirkan dalam menyambut kedatangan pak Prabowo. “Relawan juga perlu dilibatkan untuk pengerahan massa aksi kunjungan Bapak Prabowo ini. Seluruh relawan Prabowo Sandi perlu dilibatkan. Mau relawan, simpatisan dan lain2 harus diakomodir dan dilibatkan dalam menyukseskan acara ini,” ujar HBK.

“Kalau memang nanti ada space khusus, sebelum Pak Prabowo ke tempat lokasi, saya akan siapkan safe house atau tempat istirahat sejenak di kediaman saya,” sambungnya.

HBK juga mengutarakan, bahwa di setiap hajatan partai selalu saja struktur yang terlibat. “Saya usulkan untuk kali ini, supaya acara penyambutan kedatangan Bapak Prabowo diserahkan kepada Fraksi Partai Gerindra, baik DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota supaya Ketua DPD Partai Gerindra NTB tidak mengurusin hal2 yang bersifat tehnis sehingga bisa fokus dalam mendampingi Pak Probowo dan rombongan,” pungkasnya. (sat)

Wagub NTB Berbagi Kiat Sukses Pengelolaan Keuangan di Rakornas PIP 2019

0

HarianNusa.Com – NTB menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang secara nasional dinilai berhasil mengelola keuangan daerah dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan tujuh kali secara berturut-turut, Nusa Tenggara Barat memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, diundang menjadi pembicara dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah (PIP) 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI guna berbagi kiat sukses NTB dalam mengelola keuangan dan pembangunan di NTB, di Hotel Bidakara Jakarta,Kamis (21/3/19)

Dalam paparannya, wagub yang akrab disapa Umi Rohmi ini menyampaikan bahwa, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih itu harus dimulai dari komitmen kepala daerah.

“Bersyukur NTB dalam sepuluh tahun terakhir punya pemimpin yang memiliki komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih. Mulai dari kepala daerah yang kemudian diikuti oleh pejabat di bawahnya menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih itu,” papar Wagub.

Sebagai upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian-capaian NTB dalam lima tahun ke depan, bersih dan melayani dijadikan sebagai salah satu misi yang tertuang dalam RPJMD NTB 2019-2023.

“Bersih dan Melayani kami tempatkan diurutan kedua dalam misi NTB lima tahun kedepan sebagai wujud komitmen dan keseriusan kami untuk menjalankan pemerintahan yang akuntabel di NTB,” jelasnya.

Selain aparat, lanjut wagub, NTB juga melibatkan peran aktif dari semua pihak dan masyarakat dalam mengawal pembangunan di NTB.

“Setiap Jum’at pagi, kami mengadakan jumpa dengan masyarakat untuk berdialog dengan mereka terkait dengan berbagai hal yang menyangkut NTB. Selain itu, kami membuat aplikasi NTB Care untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan langsung ke pemerintah untuk kemudian segera ditindaklanjuti oleh OPD atau dinas terkait,” paparnya.

Acara Rakornas ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia HM. Jusuf Kalla. Hadir mendampingi wagub adalah Asisten 3 Setda NTB Ir. Hj. Hartina, MM dan Inspektur Provinsi NTB,bnu Salim, S.H, M.S.i. (f3).

Acara Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2019 di Jakarta. (istimewa)
Acara Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2019 di Jakarta. (istimewa)

Melalui Majelis Taklim, Ponpes Darul Fallah Rawat Pemilu Damai

HarianNusa.com Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fallah Pagutan, Kota Mataram, menggelar pengajian mengajak masyarakat menyongsong pemilu damai dan harmonis.

Ribuan santri dan masyarakat dengan khusyuk mendengar ceramah Pimpinan Ponpes Darul Fallah Pagutan, Tuan Guru Muammar Arafat.

Tuan Guru Muammar berpesan pada para santri dan warga, untuk ikut serta dalam pemilu dengan tetap menjaga persatuan dan perdamaian.

“Jadi harus ikut serta (pemilu), tetapi ingat kita Majelis Badruttamam harus menciptakan pemilu yang damai, bukan pemilu dengan caci maki, bukan pemilu yang isinya fitnah, kebohongan,” ucapnya dalam ceramah, Kamis malam, 21 Maret 2019.

Tuan Guru Muammar mengatakan, Ponpes sangat berperan penting dalam menciptakan pemilu damai. Karena Ponpes sangat dekat dengan masyarakat, dan melalui sarana dakwah, pengajian maupun kegiatan keagamaan akan diselipkan pesan damai dalam menghadapi pemilu 2019.

“Pondok pesantren itu sangat dekat dengan masyarakat yang ada di akar rambut. Di mana beberapa bulan terakhir kita lihat konstalasi politik Indonesia cenderung orang-orang atau elit politik kayak berkelahi, sehingga ini berdampak pada masyarakat,” ungkapnya.

“Sehingga, pesantren yang sangat dekat dengan masyarakat merasa terpanggil untuk mengingatkan pada masyarakat bahwa pemilu ini adalah pesta rakyat, pemilu bukan perang, tapi pesta yang kita harus senang,” sambungnya.

Dia memberikan ilustrasi pemilu ibarat belanja di sebuah warung. Pembeli akan bebas memilih dan mengkonsumsi menu sesuai pilihan masing-masing tanpa ada keributan antar pembeli.

“Walaupun beda makanan kita di pesta, seperti orang di warung ada yang makan soto, ada yang makan bakso apa mereka bertengkar, tidak,” ungkapnya.

Lantas, strategi apa yang digunakan pesantren dalam menjaga pemilu berjalan sesuai koridor? Tuan Guru Muammar memberikan pemahaman pada masyarakat melalui pengajian.

“Kita berikan pemahaman pada masyarakat seperti apa pemilu ini, contoh majelis bulanan kita ini. Ini kesepakatan kita menyampaikan pesan damai. Kita juga turun ke masyarakat,” tuturnya.

Kapolda NTB, Inspektur Jenderal Polisi Achmat Juri beserta rombongan turut hadir dalam Majelis Badruttamam itu. Antusias masyarakat dengan fokus mendengar ceramah yang diberikan. Meskipun hujan mengguyur, banyak warga dan santri tak beranjak dari lapangan terbuka tempat berlangsungnya pengajian tersebut.

Kapolda mengapresiasi peran pesantren yang sejak dulu selalu menjadi depan dalam mengawal pemilu damai. Dia berharap Ponpes Darul Fallah akan menjadi contoh peran pentingnya dalam ikut menjaga NKRI.

“Ponpes mengawal pemilu damai dari dulu sudah terbukti. Selama masih dalam kerangka NKRI dan bhinneka tunggal Ika maka ponpes akan terus mengawal,” ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk menjadikan pemilu sebagai sebuah pesta yang harus dinikmati dengan damai.

“Mari kita laksanakan pesta demokrasi dengan penuh kedamaian, kerukunan. Kita berharap sukses karena demokrasi warisan dari leluhur kita yang harus dijaga, dilestarikan dan dicapai cita luhur itu,” terangnya.

Acara malam itu semakin meriah dengan suguhan atraksi kesenian beladiri yang dipentaskan para santri. Tarian dengan pedang dan obor sangat memanjakan mata para penonton melihat performa yang menegangkan. (sat)