More
    Beranda blog Halaman 87

    Aklamasi, Winengan Pimpin Kodrat NTB

    0

    HarianNusa, Mataram – Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Drajat (Kodrat) NTB memilih H. Lalu Winengan sebagai pemimpin Cabor Tarung Derajat secara aklamasi.

    ”Alhamdulillah, saya dipercaya pimpin Kodrat NTB. Insyaallah saya akan membawa Cabor Tarung Derajat lebih baik,” kata Winengan, Kamis (7/7).

    Winengan yang juga Kepala Dinas Pertanian Lobar ini menyebut, kepercayaan yang diberikannya itu akan dijalankan semaksimal mungkin. Kendati demikian, pihaknya juga meminta dukungan dari sejumlah pihak, termasuk KONI NTB supaya target yang diberikan sebanyak 3 emas untuk PON Aceh-Sumut 2024 itu bisa terealisasi.

    Baginya, target 3 emas itu gampang, bahkan pihaknya menargetkan empat emas dengan catatan KONI NTB mau memberikan uang pembinaan terhadap cabor yang dipimpinnya. Dengan demikian, sejumlah target medali yang dibebankan bisa direalisasikan.

    “Jangankan tiga emas, empat emas saja kita akan kasih. Tapi dengan syarat, uang pembinaan itu ditambah,” ucapnya.

    Sementara itu, Pelatih Cabor Tarung Derajat NTB Abdul Khair mengatakan, beban target tiga emas itu harus selaras dengan uang pembinaan. Adapun target empat yang dipasang ketua terpilih dinilai cukup realistis, karena sosok ketua terpilih memiliki semangat baru dan lebih menggairahkan.

    Di samping itu, selama roda organisasi dengan program yang dijalankannya selaras dan seirama. Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin, selama perjuangan dibarengi dengan tekad yang sungguh.

    “ Tidak ada yang gak mungkin, selama semua yang kita butuhkan berjalan selaras,” tutupnya. (f*)

    Suhu Udara Lebih Dingin, Begini Penjelasan BMKG

    0

    HarianNusa, Mataram – Suhu udara di wilayah Nusa Tenggara Barat terasa lebih dingin dari biasanya. Kenapa demikian? Begini penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

    Menurut Prakirawan BMKG Aprilia Mustika Dewi, saat ini sebagian besar wilayah NTB telah memasuki musim kemarau, ketika musim kemarau telah tiba suhu akan terasa lebih dingin dari biasanya karena dipengaruhi oleh angin monsoon Australia yang membawa massa udara kering dan bersifat dingin, angin tersebut bergerak dari Australia menuju Asia melewati Indonesia khususnya Nusa Tenggara Barat.

    “Saat musim kemarau kelembaban udara relatif rendah, serta tutupan awan yang sedikit akan mempengaruhi suhu saat malam hingga menjelang pagi,” jelasnya, Jumat, (8/7/2022).

    Lebih lanjut Aprilia menerangkan, bahwa pada saat siang hari matahari akan terasa terik dan menyengat karena sedikitnya tutupan awan, pada saat itu gelombang pendek yang terpancar dari matahari akan terserap sempurna oleh permukaan bumi.

    “Kemudian saat malam hari yang cerah dan tidak terdapat tutupan awan gelombang panjang akan terpancarkan seluruhnya ke angkasa tanpa adanya pantulan kembali oleh awan sehingga suhu akan terasa dingin dari biasanya,” terang Aprilia. (F3)

    NTB Terus Upayakan Angka Kemiskinan 1 Digit di Tahun 2023

    HarianNusa, Lombok Tengah – Wakil Gubernur, NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2023, turun sebanyak 1 digit.

    “Ini memang targetnya lumayan tinggi, tetapi jika kita bersinergi semua pihak dan kita bekerja by data sehingga pekerjaan kita bisa fokus, maka target itu, InsyaAllah akan bisa tercapai dengan baik,” tutur Ummi Rohmi.

    Acara Rapat Koordinasi TKPK dan TPPS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB bertajuk “Mengefektifkan Gerakan Bersama Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting Menuju Kota Layak Anak Provinsi NTB” berlangsung di Raja Hotel, Lombok Tengah, Kamis (07/07).

    Penurunan tingkat kemiskinan per bulan Maret 2021 sebanyak 14,14%, kemudian menjadi 13.83% per September 2021.

    Selain itu, sebanyak empat elemen yang harus diperhatikan dalam penanganan kemiskinan dan stunting, yaitu validasi data, sistem yang baik, sinergitas dan koordinasi.

    “Penurunan angka kemiskinan secara signifikan harus memperhatikan validasi data. Kunci dari validasi data berada di desa, kita harus bisa mewujudkan Desa Gemilang,” pungkas Ummi Rohmi.

    Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi., M.Si mengatakan bahwa perencanaan pembangunan yang berkualitas menjadi kunci untuk keberhasilan pembangunan daerah yang secara nyata dapat mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat.

    ” Kami berharap melalui rapat koordinasi ini kita dapat terus meningkatkan gerakan bersama untuk menurunkan angka kemiskinan dan Stunting di Provinsi NTB,” jelasnya. (f*)

    Unram dan Polinema Teken MoU Bidang Tri Dharma

    0

    HarianNusa, Mataram – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D. dan Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., pada Rabu, (6/7), sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Universitas Mataram.

    Prof. Bambang menyambut baik kunjungan Direktur Polinema yang didampingi oleh Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama, Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D. Rektor Unram juga menyampaikan bahwa kunjungan dalam rangka kerjasama ini merupakan kesempatan yang berharga bagi Unram, terutama untuk mengimplementasikan bentuk kerjasama itu demi kemajuan masing-masing universitas.

    “Kita membuat MoU yang tentunya ke depan kita tindaklanjuti dengan MoA dan juga actionnya. Karena kalau tidak ada tiga nilai tersebut maka tidak terhitung kerja samanya. Jadi MoU, MoA dan Action,” ujar Rektor Unram.

    Rektor sekaligus Guru Besar Fakultas Pertanian Unram itu juga berharap melalui MoU yang disepakati, Unram dan Polinema tidak hanya menjadi wadah berbagi pengalaman dan sumber daya manusia (SDM), tetapi juga relasi-relasi yang dimiliki. Ia juga menyampaikan rencananya untuk mengumpulkan para dosen Unram yang memilik relasi baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini ditujukan agar kerjasama Unram tidak hanya dilakukan oleh pimpinan tetapi juga oleh dosen dan segala unsur yang ada di perguruan tinggi Unram.

    “Prinsipnya adalah kalau kita berkerja sama tentunya kita maju bersama. Sekiranya memang jika ada komunikasi pihak Politeknik Negeri Malang baik dalam maupun luar negeri, kita bisa sama-sama bermitra. Kita bisa share tidak hanya sumber daya manusia, tapi juga kita share relationnya. Jadi mungkin ini yang agak kurang diterapkan oleh banyak perguruan tinggi di Indonesia,” tutur Prof. Bambang.

    Rektor Unram juga menambahkan bahwa kerjasama yang dilakukan adalah demi kemajuan bagi anak didik Unram dan Polinema, karena esensi dari kerjasama yang dilakukan ialah untuk meningkatkan kualitas mahasiswa.

    Kunjungan Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T. tidak hanya untuk kerjasama melainkan juga untuk silaturahmi. Ia menuturkan bahwa Polinema membutuhkan bantuan dari Unram, sehingga kerjasama ke depannya dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

    “Jadi karena kita kebetulan di kementerian yang sama, visi misi kita sama, kita juga diberikan misi yang sama untuk kehidupan berbangsa. Maka tidak ada salahnya kalau kami tentunya berharap kampus-kampus yang sudah maju lebih dulu, yang sudah besar, bisa ikut membimbing kita kampus-kampus yang lebih kecil,” ucap Direktur Polinema.

    Beberapa ruang lingkup Nota Kesepahaman yang ditandatangani, di antaranya berkaitan dengan Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Peningkatan SDM, dan Tata Kelola. (*)

    Unram Gagas Program SALL di Setiap Fakultas

    0

    HarianNusa, Mataram – Universitas Mataram (Unram) menggelar workshop bertajuk Desain Pengelolaan Program Kelas Internasional dan Self-Access Language Learning (SALL) pada Senin (4/7/2022) di Hotel Santika. Workshop ini bertujuan untuk membahas sistem Self-Access Language Learning (SALL) dan akreditasi internasional bagi program studi di Unram, yang digagas oleh Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agt.St., Ph.D.

    SALL merupakan program yang dibentuk untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa dan dosen. Wakil Rektor Bidang Akademik, Agusdin, SE., MBA., DBA. menyampaikan bahwa akan ada program SALL di masing-masing unit Unram.

    “Dalam RKU bulan Mei lalu kita sudah sepakati di masing-masing unit itu ada SALL. Unit ini yang nantinya akan melayani mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris,” terang Agusdin.

    Wakil Rektor Bidang Akademik juga menjelaskan dalam mempersiapkan Unram di tahap internasionalisasi, terdapat konsekuensi yang harus dihadapi yakni kemampuan berbahasa Inggris. Mulai tahun 2022 telah diberlakukan placement test (tes penempatan bahasa Inggris – red) di Pusat Bahasa bagi mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Hal ini ditujukan untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa baru.

    “Saya melihat hasilnya secara keseluruhan nilai tertinggi 563 dan terendah 253, atau rata-rata 366 skor TOEFLnya, jadi masih jauh di bawah 400. Dan kita memiliki tanggung jawab untuk bagaimana kita harus menyiapkan kemampuan mahasiswa tidak hanya melalui mata kuliah tetapi juga fasilitas,” ungkap Agusdin.

    Terkait akreditasi internasional, saat ini Unram sedang mempersiapkan sekitar 13 program studi untuk sertifikasi dan akreditasi internasional, dengan syarat memiliki kelas internasional. Unram juga telah mengimplementasikan syarat skor TOEFL 400 bagi mahasiswa S1, 450 untuk S2, dan 500 bagi S3 sebagai syarat kelulusan.

    Adapun beberapa materi workshop yang dipaparkan di antaranya adalah Program SALL yang disampaikan oleh Kepala UPT Pusat Bahasa, Drs. I Made Sujana, M.A.; Pengelolaan Kelas Internasional oleh Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST., MT., M.Eng. dari Universitas Udayana (Unud) yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Internasional Unud; serta Pengelolaan Kerjasama Internasional oleh Kepala Kantor Urusan Internasional Unram, Prof. Ir. Dahlanuddin, M.Rur.Sc., Ph.D. (*)

    ACT Pertanyakan Keputusan Pencabutan Izin dari Kemensos

    HarianNusa, Jakarta – Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menegaskan selalu berusaha bersikap kooperatif untuk membuka transparansi pengelolaan keuangan. ACT juga menyayangkan keluarnya keputusan Menteri Sosial No 133/HUK/2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan kepada Yayasan ACT di Jakarta Selatan pada Rabu (6/7).

    “Kami perlu menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami sangat kaget dengan keputusan ini,” kata Presiden ACT, Ibnu Khajar, dalam keterangannya kepada media di kantor ACT di Jakarta Selatan, Rabu (6/7).

    Ibnu mengaku pada Selasa (5/7) pagi pihaknya telah memenuhi panggilan dari Kemensos. Dalam proses tersebut, ia mengaku, semuanya telah dijelaskan secara rinci. Bahkan dari hasil pertemuan tersebut, ia mengatakan, adanya rencana kedatangan tim Kemensos untuk melakukan pengawasan pada Rabu (6/7).

    “Artinya kami telah menunjukkan sikap kooperatif. Kami juga sudah menyiapkan apa saja yang diminta oleh pihak kemensos, terkait dengan pengelolaan keuangan,” ujarnya.

    Tim legal Yayasan ACT, Andri TK, SH., menilai keputusan pencabutan izin yang dilakukan oleh Kemensos ini terlalu reaktif. Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI No 8/2021 tentang Penyelenggaraan Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) pasal 27 telah dijelaskan adanya proses yang harus dilakukan secara bertahap.

    “Melalui Pasal 27 itu disebutkan sanksi administrasi bagi penyelenggara PUB yang memiliki izin melalui tiga tahapan. Pertama, teguran secara tertulis, kedua penangguhan izin, dan ketiga baru pencabutan izin. Hingga kini kami masih belum menerima teguran tertulis tersebut,” jelasnya.

    Masih berdasarkan aturan tersebut, Andri juga menjelaskan sanksi administratif berupa teguran secara tertulis itu harus diberikan kepada penyelenggara PUB paling banyak tiga kali dengan tenggang waktu paling lama tujuh hari kerja antara teguran pertama dan teguran selanjutnya.

    “Di sinilah kami menjadi heran, mengapa begitu cepat keputusan pencabutan izin itu dilakukan,” kata Andri.

    Sementara itu Ibnu kembali menjelaskan selama 17 tahun terakhir ini, ACT telah memberikan kontribusi dan telah menjalankan amanah yang dititipkan umat. Ini ditunjukkan dengan peran aktif dan nyata dari ribuan relawan ACT yang selalu berusaha hadir memberikan bantuan di sejumlah wilayah Indonesia yang mengalami musibah bencana.

    “Jadi dengan adanya keputusan yang dikeluarkan oleh Kemensos ini, kami akan mematuhi keputusan tersebut. Namun untuk dana yang sudah terhimpun sebelum keputusan ini ditetapkan, kami akan tetap beraktivitas dan menyalurkannya sebagaimana amanah yang sudah diberikan,” kata Ibnu menegaskan.

    Dalam kesempatan ini, Ibnu juga mengatakan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan terhadap tata kelola keuangan lembaga yang dipimpinnya. “Kami tentunya membutuhkan dukungan semua pihak untuk bisa melewati tantangan yang sekarang ini dihadapi. Insya allah kami terus berkomitmen,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, Ibnu mengakui polemik terkait pengelolaan dana ACT ini sesungguhnya hasil dari kepemimpinan sebelumnya. Tanpa hendak melempar tanggung jawab, ia menegaskan pihaknya siap untuk membuka diri dari banyak pihak untuk mengaudit.

    “Kepemimpinan yang dilakukan secara kolektif ini menjadi bukti nyata bahwa kami berusaha melakukan perbaikan, terutama dalam mengelola dana yang telah dihimpun. Semua keputusan sekarang dilakukan secara kolektif kolegial di bawah pengawasan Dewan Pengawas,” ujarnya.

    Pemkab Lobar Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha 2022

    0

    HarianNusa, Lomok Barat – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), menggelar pasar murah di Kecamatan Sekotong yang bertempat di halaman kantor Camat Sekotong, Senin, (4/7/2022).

    Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten II Setda Lobar, para Kepala OPD Kabupaten Lombok Barat, perwakilan Bank Indonesia, Kabag Perekonomian Setda Lobar, Camat Sekotong beserta Forkopimcam, dan seluruh Kepala Desa wilayah Sekotong.

    Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dalam sambutannya saat membuka gelaran pasar murah mengatakan, menjelang hari raya besar keagamaan seperti hari raya idul adha ini sering kali terjadi lonjakan harga pasar yang berdampak pada masyarakat. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), berupaya untuk menstabilkan harga bahan pokok strategis pada saat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah melalui kegiatan Operasi Pasar Murah.

    “Ini adalah Kegiatan rutin pemerintah daerah sebagai tindakan antisipasi kenaikan harga saat Hari Raya Idul Adha 2022,” katanya.

    Ia mengatakan, kegiatan operasi pasar murah ini adalah bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dengan Bank Indonesia (BI). Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sasaran dari program ini tersebar di 3 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini disesuaikan dengan basis data terpadu penanggulangan kemiskinan Kabupaten Lombok Barat. Diharapkan untuk ke depannya acara pasar murah seperti ini bisa difasilitasi kembali oleh Bank Indonesia (BI) di kecamatan-kecamatan yang lain.

    Adapun jenis komoditas yang akan disalurkan melalui kegiatan pasar murah adalah dalam bentuk sembako yaitu beras, gula dan telur dan beberapa komoditas seperti cabe merah, cabe rawit, tomat, bawang merah dan bawang putih. Kegiatan ini melibatkan OPD terkait yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Lombok Barat serta beberapa agen distributor seperti Alfamart, Indomart, JB Mart dan pihak Bulog.

    Wabup berharap, dengan adanya Operasi Pasar Murah ini, dapat membantu meringankan beban biaya belanja yang harus dikeluarkan oleh masyarakat dengan harga normal seperti hari biasa.

    Sementara itu, Asisten ll Setda Lobar Rusditah S, Sos dalam laporannya menjelaskan, tujuan dilaksanakan pasar murah ini ialah untuk mengendalikan lonjakan harga yang terjadi di pasar. Menurutnya jelang hari besar agama seperti idul fitri dan idul adha sering kali terjadi kenaikan harga. Hal ini perlu diantisipasi oleh Pemerintah daerah sehingga Pemda dalam hal ini TPID berkewajiban untuk menggelar pasar murah dengan harapan agar bisa menstabilkan harga harga di pasaran.

    “Untuk mengantisipasi kenaikan harga jelang hari besar agama tentu kita melalui TPID menggelar pasar murah untuk meringankan beban masyarakat dan untuk menstabilkan harga,” terangnya.

    Ia menambahkan, program program seperti ini dilakukan sebagai wujud untuk kita meraih TPID Award yang setiap penilaiannya dilakukan setiap tahun. Ia berharap agar tahun ini Lombok Barat masuk dalam TPID Award. “Mudah mudah tahun ini kita masuk dalam TPID Award,” harapnya. (*)

    Tujuh Terduga Kasus Narkoba Ditangkap Tim Opsenal Resnarkoba Polresta Mataram

    0

    Mataram NTB – Tujuh terduga pengguna ataupun pengedar Narkotika jenis Sabu di wilayah Karang Bagu, Cakranegara, Kota Mataram berhasil ditangkap Sat Resnarkoba Polresta Mataram

    Ketujuh terduga yang ditangkap tersebut 5 orang diantaranya berasal dari Kota Mataram, yakni HI, (31) alamat Karang Bagu, Kota Mataram, SB (34) asal Sandubaya Kota Mataram, HO (34) Alamat Cakranegara, kota Mataram, Ay, (23) alamat karang Bagu, kota Mataram, dan TI (23) alamat Cakranegara kota Mataram.

    Sedangkan 2 orang lainnya berasal dari Kabupaten Sumbawa, yakni DF (24) alamat Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, dan AZ (27) alamat Plampang, Kabupaten Sumbawa. Ketujuh terduga tersebut berjenis kelamin laki-laki.

    “Ke 7 terduga telah kami amankan di Mapolresta Mataram, dimana dua diantaranya dari Sumbawa dan 5 terduga lainnya dari Kota Mataram. Mereka diamankan beserta barang bukti,” jelas Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK, (03/07/2022).

    Ia menjelaskan saat tim opsnal melakukan penggeledahan yang disaksikan aparat lingkungan setempat, ditemukan bubuk kristal yang diduga sabu dengan berat brutto 2,14 gram. Barang tersebut diamankan bersama alat komunikasi, alat konsumsi sabu, alat menjual sabu, dan sejumlah uang tunai hasil penjualan sabu.

    “Saat digeledah salah seorang terduga sempat menyimpan barang jenis sabu tersebut di salah satu ventilasi rumah tersebut, namun berhasil ditemukan dan diamankan,” ucap Yogi.

    Berdasarkan keterangan singkat beberapa terduga yang diamankan, yang berperan sebagai penjual adalah HI, sedangkan HO sebagai perantara sementara yang lainnya masih dalam proses pendalaman pemeriksaan.

    “Salah satu terduga yang bernama HI ini sudah pernah diamankan, dan dari hasil pemeriksaan dan barang bukti saat itu belum cukup sehingga di bebaskan,” jelas Yogi.

    Sebagai tindak lanjut, Satresnarkoba Polresta Mataram akan melakukan tes urine terhadap ketujuh terduga, melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti yang telah diamankan.

    “Untuk peran terhadap semua terduga, kami sedang mendalami secara intensif agar siapapun dibalik ini semua kami akan telusuri,” jelas Yogi.

    Atas keberhasilan mengamankan barang bukti dan terduga, kami atas nama Polresta Mataram menyampaikan terimakasih kepada masyarakat kota Mataram yang telah aktif membantu dalam pemberantasan peredaran dan penggunaan narkoba di kota Mataram.

    “Terimakasih kepada masyarakat kota Mataram yang telah mensupport pekerjaan kami, sehingga kita bisa menggagalkan secara bersama-sama peredaran sabu di kota Mataram,” pungkasnya. (f*)

    Festival Balap Sampan Tradisional Lombok Dipastikan Jadi Event Rutin Pariwisata

    0

    HarianNusa, Lombok Timur – Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur dipastikan masuk dalam kalender event pariwisata di Pulau Lombok.

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah,
    saat membuka Festival Balap Sampan Tradisonal ini, pada Minggu (3/7/2022). Menurutnya event ini pantas dijadikan event rutin untuk pariwisata di Pulau Lombok.

    “Saya akan pastikan event ini akan tetap berlanjut di tahun depan. Tidak hanya Kades Cup namun Gubernur Cup,” ungkapnya.

    Lebih lanjutnya, Gubernur juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kepala Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur dalam menyelenggarakan event Balap Sampan Tradisional se-Pulau Lombok.

    Menurutnya, ini merupakan hal yang tak mudah untuk mengadakan event ditengah kondisi dan segala keterbatasan yang ada.

    “Saya apresiasi kepada Pak Kades beserta jajarannya telah mengadakan event ini. Tentu ini bermanfaat dan menyenangkan bagi masyarakat sekitar” ucap Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini.

    Kepala Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Sahman mengungkapkan terimakasih karena kesediaan Gubernur membuka secara langsung event balap sampan tradisional ini.

    “Terimakasih Pak Gubernur telah membuka kegiatan ini, saya mewakili jajaran merasa terhormat pak Gub membuka secara langsung event balap sampan ini,” katanya.

    Event balap sampan tradisional ini diikuti oleh 60 peserta yang tersebar dari seluruh pulau lombok. Event ini dimulai pada hari Minggu (03/7/2022) ini hingga puncaknya Minggu 10 Juli 2022 mendatang. (*)

    Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah (baju biru) mengapresiasi Kepala Desa Pare Mas atas penyelenggaraan lomba balap sampan atau SampanGP

    Miliki Tempat Representatif, MTQ ke-29 di Lombok Timur Diyakini Berjalan Sukses

    0

    HarianNusa, Lombok Timur – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. yakin penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Lombok Timur ini akan sukses dengan memiliki tempat yang representatif dan indah.

    Hal tersebut disampaikan Wagub saat memberikan sambutan pada malam ta’aruf bagi seluruh Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dari 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB, bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, ((29/06/2022).

    Seperti yang dikatakan Bupati Lombok Timur, kata Umi Rohmi sapaan akrab Wagub, bahwa penyelenggaraan MTQ ini sebagai ajang silaturahmi. Karena yang paling utamanya adalah silaturahmi. Sehingga kompetisinya nanti akan menyenangkan.

    “Yang terus-menerus kita lakukan adalah mengevaluasi bagaimana kemampuan putra putri terbaik NTB baik di tingkat Provinsi maupun ditingkat Nasional. Karena sejatinya Provinsi NTB memiliki potensi yang luar biasa. Terlebih di 10 kabupaten/Kota ini

    Dengan potensi tersebut yang ada di 10 Kabupaten/Kota, diharapkan kedepan harus terus menerus digali, dikembangkan, diwadahi, diberi ruang dan diperhatikan sehingga MTQ menjadi ajang yang membanggakan bagi Provinsi NTB.

    “Mudah-mudahan MTQ kali ini betul-betul semakin menambah kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan untuk akhirnya kita memiliki energi yang semakin besar membangun NTB kedepan. Selamat berkompetisi dengan riang gembira, mudah-mudahan NTB ini berkah dan sukses,” pungkasnya.

    Sementara itu, Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, MM., menyampaikan terimakasih atas diberikan kepercayaan oleh Pemerintah Provinsi NTB sebagai tuan rumah MTQ yang ke-29. Serta mengucapkan selamat datang kepada seluruh Kafilah, Dewan Hakim, dan para pendamping kafilah dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi NTB pada MTQ ke-29 yang diselenggarakan di Kabupaten Lombok Timur.

    Mudah-mudahan ajang MTQ ini, selain untuk membumikan Al-Quran sebagai tuntunan sekaligus mempererat tali silaturahmi mewujudkan NTB yang relegius, toleran, dan menjunjung nilai-nilai islami sebagaimana tuntunan Al-Qur’anul Karim.

    “Selamat berlomba bagi seluruh Kafilah, mari hidupkan Al-Qur’an dalam sanubari kita, sebagai tuntunan dan petunjuk menuju NTB yang baldatun toyyibatun warobbun gofur,” tandasnya. (*)

    error: Content is protected !!