Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB dari Prijono kepada Achris Sarwani di Gedung Serbaguna Kantor Perwakilan BI provinsi NTB, Jumat (26/1). (istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi diganti. Achris Sarwani resmi menjabat Kepala BI NTB baru menggantikan Prijono. Acara serah terima jabatan (Sertijab) tersebut digelar di Aula Gedung Serbaguna BI, Jumat (26/1).

Sertijab Kepala Perwakilan BI NTB tersebut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia-Sugeng, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Rosiady Sayuti, Anggota Komisi XI DPR RI, H. Wilgo Zainar, Bupati dan Walikota se-Provinsi NTB, Anggota Komunikasi Pimpinan Daerah Prov/Kab/Kota, Pimpinan SKPD Prov/Kab/Kota, serta Pimpinan instansi vertikal di Provinsi NTB.

Dengan dilaksanakannya serah terima jabatan tersebut, menandai berakhirnya masa tugas Prijono selama tiga tahun memimpin Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB. Kepemimpinan BI NTB kemudian dilanjutkan oleh Achris Sarwani yang sebelumnya bertugas di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta.

Deputi Gubernur BI, Sugeng menyatakan bahwa estafet kepemimpinan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB merupakan momen yang penting dan strategis.

Menurutnya hal tersebut juga bertujuan untuk mendukung pencapaian visi Bank Indonesia tahun 2024 yaitu menjadi Bank Sentral yang kredibel dan terbaik di regional, melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta pencapaian inflasi yang rendah dan nilai tukar yang stabil.

“Bank Indonesia senantiasa berupaya untuk terus memperkuat peran kantor perwakilan di daerah, sehingga dapat mengikuti dinamika perkembangan, tantangan, dan potensi ekonomi di wilayah masing-masing,” kata Sugeng dalam sambutannya.

Perbaikan ekonomi global dan nasional, kata Sugeng, dapat mendukung peningkatan perekonomian NTB ke depan. Ekonomi Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan membaik dengan pertumbuhan sebesar 5,1% (yoy), didukung dengan inflasi yang terus menurun dengan capaian inflasi 2017 sebesar 3,61% (yoy).

Terkait Provinsi NTB, Bank Indonesia Provinsi NTB memiliki banyak potensi untuk dioptimalkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi kedepan. Salah satu potensi tersebut terlihat dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, berbagai penghargaan yang diperoleh NTB dalam bidang pariwisata seperti Best Halal Tourism Destination dan Best Halal Honeymoon Destination akan menjadi momentum yang positif guna mendorong pariwisata daerah.

“Peran Bank Indonesia ke depan akan terus diperkuat dalam berbagai aspek diantaranya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, pemenuhan kebutuhan uang layak edar di masyarakat, serta penguatan fungsi sistem pembayaran dalam hal penyaluran bantuan sosial non-tunai serta penertiban kepada penyelenggara KUPVA dan transfer dana ilegal,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Rosiady Sayuti mewakili Gubernur NTB menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Prijono atas segala dedikasi yang telah diberikan selama mengemban amanah sebagai Kepala Perwakilan BI NTB.

“Apresiasi disampaikan terhadap berbagai pencapaian yang diraih, mulai dari menjaga laju inflasi serta mendorong pengembangan UMKM di sektor rill,” ungkapnya.

Kedepannya diharapkan dengan kepemimpinan yang baru oleh Achris Sarwani, segala pencapaian yang telah diraih selama ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

“Hal tersebut tentunya didukung dengan penguatan sinergi antara Bank Indonesia dengan seluruh pemangku kepentingan guna mencapai tujuan bersama untuk mendorong perekonomian NTB yang lebih baik,” pungkasnya. (f3)

Komentar