HarianNusa.com – Peringati HUT Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ((HKGB) ke- 66 tahun 2018, Ketua Umum Bahayangkari, Tri Tito Karnavian meminta seluruh istri polisi ingatkan netralitas suami pada pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Risna Achmat Juri saat membacakan sambutan Ketua Umum Bhayangkari pada peringatan HUT HKGB ke- 66 tahun 2018, di Mataram, Kamis (25/10/2018).

Bhayangkari dan keluarga harus ikut mengingatkan kenetralan suami sebagai aparat kepolisian untuk tidak melibatkan diri dalam politik praktis pada pemilu 2019 mendatang.

Bhayangkari berharap semoga pemilu 2019 berkualitas dari mulai proses sampai akhir nanti.

“Semoga Bhayangkari dalam bermasyarakat bisa membawa pesan damai dalam berdemokrasi nanti. Jangan mempengaruhi pilihan masyarakat dengan cara tidak etis,” ujar Istri Kapolda NTB membacakan sambutan Ketua Umum Bayangkari.

Mengingat kondisi NTB yang baru saja terdampak bencana gempa bumi, Bhayangkari turut berperan aktif meringankan beban masyarakat terdampak dengan melakukan berbagai kegiatan bhakti sosial diantaranya bersama Polri membangun dapur umum.

”Awalnya kami membangun 4 dapur umum, atas motivasi dari ketua umum, ibu Tri Tito Karnavian. Kemudian berkembang menjadi 7, sampai akhirnya kami bisa membangun 27 dapur umum yang semuanya ada di Lombok,” ungkapnya.

Selain membangun dapur umum, Istri Kapolda NTB itu juga mengatakan Bhayangkari melaksanakan kegiatan trauma healing kepada anak-anak korban gempa bumi.

Risna berharap, masyarakat Nusa Tenggara Barat dapat segera bangkit dari bencana gempa yang melanda Lombok-Sumbawa beberapa waktu lalu dan menata kembali kehidupan yang lebih baik.

“Melalui peringatan HUT HKGB ke-66 ini kami juga ingin menyampaikan pesan agar masyarakat Lombok segera pulih, demikian pula kepada anak-anak korban gempa untuk dapat menjadi anak yang tangguh dalam mencapai cita-cita,” harap Risna . (f3)

Komentar